cover
Contact Name
Sahrul
Contact Email
irulcom9@gmail.com
Phone
+6285237222150
Journal Mail Official
irulcom9@gmail.com
Editorial Address
Jln. Bukit Limau FA-06 Perum Permata Puri, Ngaliyan, Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teaching and Learning Research Journal
ISSN : -     EISSN : 30901480     DOI : https://doi.org/10.66770/tlrj
Core Subject :
Teaching and Learning Research Journal is an educational science journal with EISSN: 3090-1480 published by Permata Education. This journal publishes four editions each year in January, April, July, and November. This journal only accepts original scientific research works (not reviews) that have not been published by other media. The focus and scope of the Teaching Learning Riset Journal includes learning strategies in education, learning model design, development of learning tools, and various matters related to learning in the world of education from elementary school to higher education. Authors are invited to submit electronically via the Journal Website no more than 12 pages of the complete paper. The submitted paper must follow the author FORMAT available in the GUIDELINES.
Arjuna Subject : -
Articles 37 Documents
Kualitas Keterlibatan Orang Tua di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): Sintesis Empiris dan Implikasi Terhadap Perkembangan Holistik Anak Atikah Nur Azizah; Rina Monika; Sholikatun Nikmah; Kartika Rahayu; Dyah Kusbiantari
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.88

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir hingga usia enam tahun melalui pemberian rangsangan pendidikan secara terencana dan sistematis guna membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani anak agar memiliki kesiapan optimal dalam memasuki jenjang pendidikan selanjutnya dan kehidupan sosial yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis dan menyintesis temuan-temuan empiris mengenai kualitas, bentuk, dan implikasi keterlibatan orang tua (KO) dalam konteks Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur komprehensif (sintesis) yang mengacu pada model konseptual utama, khususnya Model Enam Bentuk Keterlibatan Epstein. Hasil sintesis menunjukkan bahwa KO yang efektif dan berkualitas memiliki hubungan kausal yang kuat terhadap perkembangan anak di berbagai ranah, meliputi kognitif, bahasa, dan sosial-emosional. Aktivitas kunci yang terbukti signifikan adalah peran orang tua sebagai story teller dalam stimulasi literasi di rumah dan partisipasi dalam mekanisme komunikasi dua arah yang terstruktur dengan satuan PAUD. Namun, analisis juga mengidentifikasi tantangan utama berupa distorsi fokus keterlibatan akibat tekanan tuntutan kesiapan sekolah yang mendorong pengajaran tekstual prematur. Penelitian ini merekomendasikan satuan PAUD untuk mereorientasi program pengasuhan, menekankan pentingnya pembiasaan holistik, dan mengintegrasikan kearifan lokal.
Analisis Perilaku Ketergantungan Anak Usia Dini dalam Perspektif Kemandirian Belajar di Lingkungan Keluarga Fatika Putri Wibowo; Esa Muzarotun Nafisa; Faiza Fajriani; Zaqia Zudhelia Ramadhani; Dyah Kusbiantari
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.90

Abstract

Perilaku ketergantungan pada anak usia dini merupakan fenomena perkembangan yang sering muncul dalam lingkungan keluarga dan berpotensi menghambat perkembangan kemandirian anak. Ketergantungan yang berlebihan dapat berdampak pada rendahnya kepercayaan diri serta kesiapan anak dalam menghadapi tuntutan lingkungan sosial dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku ketergantungan pada anak usia dini di lingkungan keluarga berdasarkan kajian teori dan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian berbasis dokumen. Data diperoleh dari jurnal ilmiah nasional dan internasional, buku referensi, serta dokumen ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dengan tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku ketergantungan anak usia dini dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, khususnya pola asuh overprotektif, kurangnya pembiasaan kemandirian, serta peran keluarga yang terlalu dominan. Perilaku ketergantungan berdampak pada terhambatnya perkembangan kemandirian, sosial, dan emosional anak. Oleh karena itu, diperlukan peran keluarga yang tepat dalam memberikan stimulasi kemandirian sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Menyelesaikan Soal Cerita Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas IV SD Ditinjau Dari Langkahnya Muhammad Fatahul Uyun; Sahrul Sahrul; Ahmad Syafi'; Mia Hafizah Tumangger; Sudarsono Sudarsono; Vivi Andrianingsih; Muhammad Rizky Rochmawan
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.91

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi fundamental yang wajib dikembangkan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Kompetensi ini tidak hanya terkait dengan penguasaan konsep prosedural, tetapi juga kemampuan bernalar dan menerapkan matematika dalam konteks kehidupan nyata. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam kemampuan pemecahan masalah siswa SD kelas IV dalam menyelesaikan soal cerita materi pecahan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal untuk melakukan sintesis bukti yang komprehensif, sistematis, dan transparan mengenai kemampuan pemecahan masalah siswa SD dalam soal cerita materi pecahan. Sintesis literatur sistematis ini mengkonfirmasi bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa SD kelas IV dalam soal cerita materi pecahan masih menghadapi tantangan serius, dengan pola kesalahan yang konsisten meliputi miskonsepsi, kesalahan prosedural, dan hambatan linguistik. Faktor utama penghambatnya meliputi pengetahuan prasyarat yang lemah, kemampuan literasi membaca, dan metode pembelajaran konvensional. Bukti efektivitas intervensi menunjukkan bahwa pendekatan berbasis visual, strategi pemodelan matematika eksplisit, dan scaffolding berbasis diagnosis dapat meningkatkan kemampuan tersebut secara signifikan.
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Bathok Kelapa dan Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Budaya Anak Usia 4-5 Tahun Ita Rahmawati; Maria Wihelmina Ivangka; Lusia Lawa; Dyah Kusbiyantari
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.95

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam menanamkan literasi budaya sebagai fondasi pembentukan identitas nasional sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi media pembelajaran berbasis bathok kelapa dan kearifan lokal dalam meningkatkan kemampuan literasi budaya anak usia 4–5 tahun. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis secara kritis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, buku referensi, serta laporan penelitian yang relevan dengan literasi budaya, media pembelajaran berbasis kearifan lokal, dan perkembangan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa media bathok kelapa memiliki potensi besar dalam memperkenalkan kosakata budaya, makna simbolik benda tradisional, serta nilai-nilai sosial budaya melalui aktivitas bermain yang bermakna. Selain itu, penggunaan media alami berbasis lingkungan lokal dinilai mampu meningkatkan keterlibatan, fokus, dan pengalaman belajar kontekstual anak. Studi ini menyimpulkan bahwa media bathok kelapa berbasis kearifan lokal dapat menjadi alternatif strategis dalam penguatan literasi budaya anak usia dini.
Analisis Telaah Tentang Populasi dan Sampel Pada Penelitian Pendidikan Yenni Wardana; Noor Kholis Majid; Nurul Syakila; Zulpan Zulpan; Ahmad Rusli; Ahmad Syafi’
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.96

Abstract

Populasi dan sampel menjadi unsur utama dalam suatu penelitian karena berkaitan langsung dengan ketepatan serta keberlakuan hasil penelitian. Populasi mencakup seluruh objek atau subjek yang memiliki karakteristik tertentu yang menjadi fokus kajian, sedangkan sampel merupakan bagian dari populasi yang dipilih untuk mewakili keseluruhan anggota populasi tersebut. Penggunaan sampel dilakukan sebagai solusi atas keterbatasan waktu, biaya, dan tenaga yang tidak memungkinkan peneliti untuk meneliti seluruh populasi. Tujuan penelitian ini membahas konsep dasar populasi dan sampel, tujuan pemilihannya, serta beragam teknik pengambilan sampel yang dapat diterapkan sesuai dengan karakteristik populasi. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif dengan dasar kuantitatif, yang berfokus pada pemaparan konsep dan klasifikasi jenis-jenis populasi dan sampel dalam penelitian. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ketepatan dalam menentukan suatu populasi dan pemilihan sampel yang representatif sangat memengaruhi keakuratan hasil penelitian dan kemampuannya untuk digeneralisasikan. Oleh sebab itu, pemahaman yang mendalam tentang populasi dan sampel menjadi hal yang wajib dimiliki oleh setiap peneliti.
Pemahaman Konsep Validitas Serta Pengujiannya Dalam Penelitian Aminah Daulay; Suci Ramadhani; Muhammad Rafli; Zulpan Zulpan; Ahmad Husein; Monica Niken Wulandari
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.97

Abstract

Validitas memegang peranan penting dalam suatu proses pengukuran karena berkaitan dengan ketepatan sebuah instrumen dalam mengungkap apa yang seharusnya diukur. Apabila suatu alat ukur memiliki validitas yang baik, maka data yang dihasilkan akan sesuai dengan tujuan penelitian dan mencerminkan kondisi yang sebenarnya. Sebaliknya, instrumen yang tidak valid berisiko menimbulkan kesalahan dalam penafsiran data. Tulisan ini membahas pengertian validitas, ragam bentuk validitas, serta berbagai cara yang dapat digunakan untuk mengujinya, khususnya dalam penelitian di bidang pendidikan dan sosial. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan metode kajian pustaka yang bersumber dari buku serta artikel ilmiah. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa validitas menunjukkan tingkat kesesuaian antara alat ukur dan objek yang diukur, yang dapat ditinjau melalui validitas isi, validitas konstruk, dan validitas kriteria, baik secara konkuren maupun prediktif. Pengujian validitas dapat dilakukan melalui penilaian para ahli maupun analisis statistik, seperti hubungan antara skor setiap butir dengan skor keseluruhan. Dengan demikian, pemahaman mengenai validitas menjadi hal yang sangat penting guna menjamin keandalan hasil penelitian.
Pemahaman Konsep Statistik dan Jenis-Jenisnya Sebagai Dasar Pengolahan Data Penelitian Dara Anggini; Saidah Putri; Ikhdina Silmi; Zulpan Zulpan; Arianto Arianto; Oktoberty Oktoberty
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.98

Abstract

Statistik adalah ilmu yang mengkaji metode mengakumulasi, kajian, dan pemprosesan data untuk memproduksi data yang benar dan bermanfaat. Statistik memiliki dua karakteristik utama, yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif dipakai untuk menjelaskan informasi, sedangkan statistik inferensial dipakai untuk membuat keputusan akhir tentang populasi sesuai dengan sampel. Statistik dapat diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, sosial, dan ekonomi. Contoh penerapan statistik dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat dari media sosial yang menampilkan data di berbagai platform. Statistik juga dapat digunakan untuk mengukur validitas dan reabilitas hasil ujian. Proses analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis sehingga menghasilkan sintesis yang utuh dan selaras dengan tujuan penelitian. Untuk menjaga keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi sumber dengan membandingkan berbagai referensi yang memiliki kesesuaian tema guna memperoleh kesimpulan yang lebih objektif dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Cara akumulasi data dilaksanakan dengan mengumpulkan, yaitu mengakumulasi data dari studi literatur yang sesuai, membaca, mencatat, dan mengkategorikan informasi yang berhubungan dengan persoalan penelitian Dengan demikian, statistik merupakan alat yang sangat penting dalam mengkaji data dan membuat hasil akhir dengan tepat.
Analisis Konseptual Validitas: Instumen , Jenis-Jenis dan Contohnya Dalam Penelitian Pendidikan Rini Purwanti; Miniatul Ummah; Ali Marwan Khanan Pulungan; Zulpan Zulpan; Ahmad Syafi’; Eddi Indro Asmoro; Monica Niken Wulandari
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.99

Abstract

Instrumen penelitian adalah seperangkat alat, teknik, atau prosedur yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan, mengukur, dan merekam data sesuai dengan variabel yang diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual mengenai validitas sebagai landasan utama dalam penyusunan dan penerapan instrumen penelitian, khususnya dalam penelitian pendidikan di bidang sosial. Validitas sering kali dipahami secara sempit sebagai sekadar pengujian statistik, padahal secara hakikat, validitas merupakan proses logis dan sistematis untuk memastikan adanya kesesuaian antara konstruk teoritis dengan data empiris yang diperoleh di lapangan. Melalui kajian literatur terhadap berbagai pandangan para ahli, artikel ini membahas pengertian validitas, landasan teoritisnya, jenis-jenis validitas seperti validitas isi, validitas konstruk, dan validitas kriteria, serta contoh penerapannya dalam penelitian pendidikan. Selain itu, dibahas pula peran penting pengujian validitas dalam menentukan tingkat keakuratan dan kebenaran data yang diperoleh melalui instrumen penelitian. Instrumen yang dirancang dan diuji validitasnya secara tepat akan menghasilkan data yang mencerminkan kondisi sebenarnya sehingga dapat mendukung kualitas temuan penelitian. Dengan demikian, pengujian validitas menjadi aspek esensial dalam mewujudkan penelitian pendidikan yang unggul, sistematis, dan akurat.
Analisis Hipotesis Pada Evaluasi Pembelajaran: Teori dan Contoh Pengujian Statistik Pendidikan Miftahurrohmah Miftahurrohmah; Ika Madani; Robiatul Adawiyyah; Zulpan Zulpan; Dite Umbara Alfansuri; Irnawati Irnawati
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.100

Abstract

Hipotesis merupakan unsur esensial dalam penelitian kuantitatif karena berfungsi sebagai pernyataan awal yang perlu dibuktikan melalui analisis statistik. Artikel ini bertujuan menjelaskan konsep hipotesis secara sistematis, meliputi definisi, karakteristik, jenis, fungsi, serta langkah-langkah pengujiannya. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menelaah berbagai literatur relevan dan temuan penelitian terbaru. Pembahasan menegaskan bahwa hipotesis tidak hanya menjadi dugaan sementara, tetapi juga berperan sebagai penghubung antara teori dan data empiris dalam proses penelitian. Melalui pengujian yang terstruktur mulai dari perumusan hipotesis nol dan alternatif, penentuan taraf signifikansi, pemilihan teknik statistik yang sesuai, hingga penarikan kesimpulan hipotesis membantu memastikan validitas dan reliabilitas hasil penelitian. Pemahaman yang tepat mengenai hipotesis menjadi landasan penting bagi peneliti, khususnya di bidang pendidikan dan ilmu sosial, untuk menghasilkan penelitian yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Pengujian hipotesis biasanya mulai dari menentukan hipotesis nol (H0) dan alternatif (H1), memilih tingkat signifikansi, sampe memilih uji statistik yang sesuai, lalu akhirnya sampai di kesimpulan. Dengan begitu, penelitian bisa berjalan secara ilmiah dan transparan.
Memahami Tentang Realibilitas Serta Pengujiannya dalam Penelitian:Meningkatkan Konsistensi dan Validitas Hasil Pengukuran Nur Latipah; Surya Angriani; Rizky Alamsyah; Ahmad Husein; Ahmad Syafi'
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.101

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pentingnya realibilitas dan pengujiannya dalam konteks penelitian, serta bagaimana keduanya mempengaruhi kualitas hasil pengukuran. Realibilitas mengacu pada konsistensi hasil yang diperoleh dari instrumen penelitian, yang sangat penting untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan tidak terpengaruh oleh faktor luar yang tidak relevan. Pengujian realibilitas dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti Cronbach's Alpha, tes ulang, dan inter rater reliability, yang bertujuan untuk memastikan alat ukur yang digunakan dapat memberikan hasil yang konsisten dalam kondisi yang berbeda. Melalui pengujian yang tepat, realibilitas dapat meningkatkan validitas hasil penelitian, memberikan kredibilitas pada data yang diperoleh, serta meminimalisir kesalahan pengukuran. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya memahami dan menguji realibilitas untuk memastikan integritas dan ketepatan dalam setiap penelitian.

Page 3 of 4 | Total Record : 37