Jurnal Abmas
Jurnal Abmas is a peer‑reviewed community‑service journal published by the Directorate of Research and Community Service (DPPM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). The journal disseminates results of Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) that address pressing socio‑economic, environmental, and educational challenges in Indonesia and other emerging countries, with explicit relevance to the Sustainable Development Goals (SDGs). By documenting innovative, context‑sensitive service projects, the journal aims to strengthen the link between university‑based community engagement and sustainable development at local, national, and global levels.
Articles
303 Documents
Pelatihan pemanfaatan limbah kotoran sapi di Desa Sukamanah Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung untuk mendukung program Citarum Harum
Wanjat Kastolani
Jurnal Abmas Vol. 18 No. 1 (2018): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/abmas.v18i1.218
Desa Sukamanah merupakan salah satu desa di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung yang merupakan desa penghasil susu sapi dan sayuran. Sampah organik dari sisa tanaman sayuran dan kotoran hewan sapi selama ini hanya ditimbun dan dialirkan ke sungai, sehingga semakin berat pencemaran sungai Citarum. Untuk mengurangi masalah tersebut maka pelatihan pemanfaatan sampah organik dan limbah kotoran sapi yang diolah secara mikrobial untuk menjadi media tanam akan menjadi solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan ini tentunya mendukung program Citarum Harum yang diusung oleh pemerintah dengan mengurangi pencemaran dari hulu sungainya. Metode yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan metode ceramah dan praktek. Ceramah dilaksanakan dalam ruangan untuk penyampaian materi mengenai sampah terhadap sungai Citarum dan praktek dilaksanakan di luar ruangan untuk pemanfaatan kotoran sapi dengan menggunakan mikroorganisme lokal yang langsung menjadi media tanam pada saat itu juga.
Analisis implementasi rencana strategis (Renstra) perguruan tinggi (studi kasus Renstra ITB)
Ade Budhi Salira
Jurnal Abmas Vol. 19 No. 1 (2019): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/abmas.v19i1.36462
Perencanaan komprehensif mengintegrasikan segala sumber daya (resources) dan memperhatikan kemampuan lembaga serta memiliki orientasi yang jelas akan tujuan jangka panjang yang akan dicapai. Dibutuhkan perencanaan strategik sebagai proses yang continuous, iterative dan crossfunctional yang bertujuan untuk menjamin agar perguruan tinggi mampu menyesuaikan diri dengan dinamika perubahan yang ada. Analisis Implementasi Rencana Strategis Perguruan Tinggi dengan studi pada implementasi Renstra ITB 2011-2015 meliputi aspek; bagaimanakah efektivitas implementasi rencana strategis ITB? bagaimanakah efisiensi implementasi rencana strategis ITB? dan bagaimanakah sustainabilitas implementasi rencana strategis ITB? Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, di mana peneliti menjadi instrumen langsung dalam penelitian melalui keterlibatan dan wawancara serta didukung analisa terhadap dokumen. Ke arah efisiensi implementasi rencana strategis, ITB dapat menggunakan dari dua pendekatan, pertama melihat jika dua jenis tindakan memberikan hasil yang sama dalam rangka pencapaian tujuan organisasi maka salah satu harus dipilih yang mengakibatkan pendekatan biaya paling minimal. Pendekatan kedua, jika dua jenis tindakan mengakibatkan pengeluaran biaya yang memungkinkan sama persis atau mendekati sama, maka salah satu dipilih yang dapat menghasilkan lebih banyak. Untuk sustainabilitas rencana strategis di ITB yang baik, ITB harus menyiapkan sebuah proses di mana kerangka program dan kinerja program untuk setiap unit baik pada unit akademik maupun unit pendukung yang disusun melalui serangkaian proses konsultasi — koordinasi dalam menyusun rencana kerja program.
Penjernihan minyak berbasis sains terapan melalui adsorbsi lempung montmorilonit pada waste oil yang beredar di Jayapura
Florida Doloksaribu;
Irwandi Yogo Suaka
Jurnal Abmas Vol. 19 No. 1 (2019): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/abmas.v19i1.36463
Masyarakat Jayapura juga tidak berbeda dengan masyarakat Indonesia pada umumnya, yaitu mengonsumsi makanan jajanan pasar hasil olahan waste oil. Masyarakat penjual maupun pembeli tak pernah sadar bahwa kondisi tersebut sangat rawan dalam pemicu penyakit kanker. Karena fokus pikiran penjaja makanan hanyalah keuntungan, dan fokus pembeli hanyalah kenikmatan mulut dan perut. Namun sebagai dosen yang berkewajiban melaksanakan tridharma perguruan tinggi, akan selalu berusaha memberikan kontribusi melalui penerapan penelitian berbasis sumber daya alam Papua. Tim pelaksana pengabdian menerapkan penelitian dengan tujuan sumber daya alam dapat digunakan sebagai bahan adsorben penjernih waste oil. Implementasi kegiatan ini, diharapkan pikiran masyarakat lebih terbuka pada resiko kesehatan akibat limbah minyak bekas.
Pelatihan konstruksi bahan ajar kimia konteks kimia bahan galian berbasis berpikir penelitian kepada calon guru kimia
Irwandi Yogo Suaka;
Florida Doloksaribu
Jurnal Abmas Vol. 19 No. 1 (2019): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/abmas.v19i1.36464
Bahan ajar sebagai pegangan guru kimia secara khusus di Papua, merupakan kebutuhan untuk membantu siswa dan guru melaksanakan kegiatan PBM yang lebih efektif. Guru harus fokus melihat inti pembelajaran yang akan disampaikan kepada siswa. Azas ini disebut dengan konstruksi bahan ajar berbasis kebutuhan PBM secara signifikan. Guru harus selalu peka dalam pengembangan metode agar materi PBM agar dapat tersampaikan dengan baik. Pada pengabdian ini, tim pelaksana melakukan pelatihan bahan ajar kimia konteks posfat dan kuarsa pada calon guru kimia, dan pemilihan materi disesuaikan dengan kondisi kebutuhan PBM. Pelatihan diperlukan agar calon guru kimia mempunyai modal pengetahuan bila bekerja di lapangan pendidikan. Konstruksi bahan ajar menekankan konteks materi terintegrasi berpikir penelitian. Pelatihan ini telah memberikan kontribusi sangat baik kepada peserta, karena mampu membuat bahan ajar berbasis MER. Tanggapan peserta pada pelatihan sangat positif.
Program pelatihan media pembelajaran berbasis Computer-Based Learning untuk guru-guru MGMP matematika SMP di Kabupaten Bandung Barat
Nurjanah Nurjanah;
Ade Rohayati;
Yudi Wibisono
Jurnal Abmas Vol. 19 No. 1 (2019): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/abmas.v19i1.36465
Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk melatih guru matematika SMP dalam merancang, membuat serta menggunakan media pembelajaran berbasis computer-based learning. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini mengacu pada pola pemberdayaan masyarakat Participatory Action Learning System (PALS). Ada empat tahapan dalam metode ini, yaitu awareness, participating, scaffolding, institutionalization. Hasil pelatihan ini mampu memberikan pengetahuan tentang penggunaan media pembelajaran berbasis computer-based learning, dapat mengubah cara pandang guru matematika dalam mengajar, terutama dalam pemanfaatan IT/ICT, serta dapat membantu guru dalam merancang, membuat, serta menggunakan media pembelajaran computer-based learning.
Lattupa: Alat bantu kupas kelapa untuk mempermudah petani dan pedagang kelapa dalam mengupas buah kelapa di Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu
Rahmat Hidayat;
Rizki Achmad Darajatun
Jurnal Abmas Vol. 19 No. 1 (2019): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/abmas.v19i1.36466
Permasalahan umum yang sering terjadi pada petani kelapa dan buruh pengupas kelapa yaitu minimnya alat kupas yang membantu pekerjaan mereka dalam mengupas buah kelapa dengan mudah, cepat, aman, efektif dan efisien. Selain itu, permasalahan khusus yang dialami kelompok mitra adalah (1) minimnya produk teknologi yang dimanfaatkan petani kelapa dan buruh kupas (2) rendahnya kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) petani dan buruh kupas terkait dengan bidang teknologi dan manajemen (3) rendahnya kemampuan kelompok sasaran dalam pemanfaatan teknologi pertanian alat kupas buah kelapa sebagai sarana meningkatkan hasil pertanian buah kelapa. Solusi dalam program ini adalah (1) pemanfaatan produk teknologi untuk masyarakat petani kelapa dan buruh kupas di Kecamatan Cikedung Indramayu, (2) pelatihan penggunaan teknologi, perawatan dan pembuatan melalui program produk teknologi yang didesiminasikan ke masyarakat (3) peningkatan kemampuan SDM petani dan buruh dalam bidang teknologi. Produk teknologi yang didesiminasikan ke masyarakat yang telah dilakukan adalah memproduksi alat bantu kupas kelapa (LATTUPA), diklat penggunaan LATTUPA, penerapan teknologi LATTUPA dan serah terima LATTUPA kepada mitra kegiatan. Hasil yang didapat kelompok sasaran atau mitra dari program ini dapat disimpulkan bahwa warga khususnya petani atau buruh pengupas kelapa dapat mengetahui pemanfaatan alat bantu kupas kelapa (LATTUPA) dengan baik, juga warga khususnya buruh pengupas kelapa dapat mengetahui berbagai macam bagian dan manfaatnya. Alat kupas ini menurut warga berdampak pada peningkatan kesejahteraan serta ekonomi.
Peningkatan profesionalisme guru melalui implementasi kurikulum 2013 bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Bandung
Rusman Rusman;
As'ari Djohar
Jurnal Abmas Vol. 19 No. 1 (2019): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/abmas.v19i1.224
Bulan Juli 2013. Implementasi kurikulum tersebut diharapkan mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dan proses pendidikan pada setiap satuan pendidikan yang mengarah pada upaya peningkatan mutu pembelajaran dan pendidikan. Kurikulum 2013 mengalami beberapa kali revisi, sehingga pemberian informasi dan pelatihan harus diberikan kepada guru, agar perubahan tersebut cepat dilaksanakan guru di dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Dilatarbelakangi oleh adanya penerapan kurikulum baru tersebut, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini ingin menjawab permasalahan yang berkenaan dengan "Sejauhmanakah pengetahuan dan pemahaman guru tentang konsep kurikulum 2013? Bagaimana pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013? Bagaimana pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pendekatan saintifik dalam kegiatan pembelajaran? Bagaimana pemahaman dan keterampilan guru dalam melakukan penilaian autentik?". Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat bagi para guru SD terhadap implementasi kurikulum 2013 di Disdik Kabupaten Bandung berjalan dengan baik, para guru lebih memahami tentang kurikulum 2013, baik dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum 2013. Setelah dilakukan kegiatan praktek membuat penilaian HOTS para guru sekolah dasar lebih memahami tentang penilaian autentik dalam implementasi kurikulum 2013.
Pengembangan optimalisasi program Citarum Harum yang berkelanjutan dengan pengolahan sampah organik menggunakan mikroorganisme lokal
Wanjar Kastolani
Jurnal Abmas Vol. 19 No. 1 (2019): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/abmas.v19i1.225
Penguatan optimalisasi program Citarum Harum dengan pelatihan pengolahan sampah organik secara mikrobial bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pengolahan sampah organik yang berada di sekitar daerah aliran sungai Citarum. Sampah organik paling banyak berasal dari kegiatan rumah tangga dan kegiatan pasar. Sampah jenis ini jika tidak langsung diolah akan menimbulkan bau busuk, pemandangan yang tidak sedap dan menjadi sumber bibit penyakit. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan sampah organik yang efektif dan berkelanjutan yaitu dengan pengolahan sampah organik secara mikrobial yaitu dengan menggunakan mikroorganisme lokal (MOL). Metode pelatihan yang dilakukan dalam penguatan optimalisasi program Citarum Harum yaitu dengan ceramah dan praktek pengolahan sampah organik yang dilakukan di tiga (3) desa yang berada di daerah aliran sungai Citarum. Tiga desa yang menjadi sasaran adalah Desa Jelekong, Desa Bojongsari dan Desa Rancamanyar. Luaran dari penguatan optimalisasi program Citarum Harum adalah (1) laporan pelatihan, (2) modul pelatihan dan (3) artikel pada jurnal nasional.
Penerapan model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar
Sumianto Sumianto;
Hertien Koosbandiah Surtikanti;
Wahyu Sopandi
Jurnal Abmas Vol. 19 No. 2 (2019): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/abmas.v19i2.226
Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pengaruh penggunaan model pembelajaran problem based learning dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini dilakukan agar siswa selalu memiliki kebiasaan untuk berfikir sisi baik dan sisi buruk sebelum memutuskan suatu keputusan dalam kehidupan siswa kelak. Penelitian ini dilakukan di SDIT Raudhatur Rahmah Pekanbaru dengan subjek berjumlah 60 orang siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain kuasi eksperimen dan menggunakan pendekatan kuantitatif. lnstrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan berfikir kritis digunakan soal bentuk uraian dan menggunakan angket untuk mengukur sikap peduli lingkungan siswa. Perhitungan analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan bantuan software SPSS Versi 16.0 for windows dan Microsoft Excel 2013. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model PBL dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan sikap peduli lingkungan lebih baik bila dibandingkan dengan peningkatan pada kelas yang menggunakan pembelajaran secara konvensional.
Bimbingan kelompok dengan pendekatan behavioral teknik modeling untuk mereduksi perilaku agresif anak
Hananda Fitra Pranatha
Jurnal Abmas Vol. 19 No. 2 (2019): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/abmas.v19i2.227
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya fenomena perilaku agresif pada anak, sehingga penelitian ini berfokus pada cara untuk mereduksi perilaku agresif dengan memberikan layanan berupa bimbingan kelompok dengan pendekatan behavioral teknik modeling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara empirik keefektifan program bimbingan kelompok dengan pendekatan behavioral teknik modeling dalam mereduksi perilaku agresif. Setelah pemberian layanan pada kelompok eksperimen maka dilakukan uji statistik yaitu menggunakan uji Mann Whitney dan didapatkan hasil Asymp.Sig. (2-tailed) = 0,501 > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji statistik, tidak terjadi perbedaan yang signifikan setelah pemberian layanan. Namun apabila dilihat dari hasil observasi dan perubahan skor post-test tiap-tiap siswa pada kelompok eksperimen, maka dapat diasumsikan bahwa teknik modeling dapat mereduksi perilaku agresif anak.