cover
Contact Name
Pipin Firdaus
Contact Email
pipin@upi.edu
Phone
+6285135062385
Journal Mail Official
abmas@upi.edu
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Setiabudhi No. 229, Isola, Sukasari Kota Bandung, Jawa Barat 40154 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Abmas
ISSN : 14121891     EISSN : 27981436     DOI : https://doi.org/10.17509/abmas
Core Subject :
Jurnal Abmas is a peer‑reviewed community‑service journal published by the Directorate of Research and Community Service (DPPM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). The journal disseminates results of Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) that address pressing socio‑economic, environmental, and educational challenges in Indonesia and other emerging countries, with explicit relevance to the Sustainable Development Goals (SDGs). By documenting innovative, context‑sensitive service projects, the journal aims to strengthen the link between university‑based community engagement and sustainable development at local, national, and global levels.
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
Peningkatan kompetensi kewirausahaan mahasiswa melalui GROW coaching model Sulastri Sulastri; Dian Herdiana Utama; Girang Razati; Bambang Widjajanta; Puspo Dewi Dirgantari
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.76273

Abstract

The issue of unemployment among university graduates in Indonesia presents a significant challenge that requires strategic solutions. One effective approach is to foster an entrepreneurial spirit among students. This article discusses the implementation of the GROW Coaching Model as an entrepreneurial mentoring approach at the Indonesia University of Education (UPI). The program successfully enhanced students' entrepreneurial competencies by integrating the four key stages: Goal, Reality, Options, and Will. 80 percent of program participants reported being able to develop measurable business plans. The program also contributed to improving soft and hard skills, which are crucial to their business success..   Abstrak Masalah pengangguran lulusan perguruan tinggi di Indonesia menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui pendekatan strategis. Salah satu solusi yang efektif adalah menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Artikel ini membahas implementasi GROW Coaching Model sebagai pendekatan pendampingan kewirausahaan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dengan mengintegrasikan empat tahapan utama yaitu Goal, Reality, Options, dan Will, program ini berhasil meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa. Sebanyak 80 persen peserta program melaporkan mampu menyusun rencana bisnis yang terukur. Program ini juga berkontribusi pada peningkatan soft skill dan hard skill mahasiswa yang berperan penting dalam keberhasilan bisnis mereka. Kata Kunci: coaching model; GROW; kewirausahaan; pengabdian masyarakat
Motivasi jamaah melalui kegiatan bidang keagamaan di Masjid Jami’ Al-Huda Desa Grajagan Adil Siswanto; Nuzulul Rizky Sari Utami
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.67805

Abstract

Mosques have an important function in society as an essential part of religious life and civilization. This study investigates mosque management at Masjid Jami' Al-Huda in Grajagan Village, focusing on how religious activities motivate congregants. The mosque is essential in fostering religious, social, and educational interactions within a community characterized by religious diversity. A qualitative approach involved field observations and interviews with mosque management and community members. The community services aimed to identify the impact of religious activities on congregant motivation and to analyze factors that influence the effectiveness of these activities. The study found that effective management significantly increased participation and engagement, including planning, organizing, and controlling religious activities. Regular programs such as study groups and health services were well-received, contributing to a sense of community and spiritual fulfillment. However, challenges such as limited resources and the need for improved digital integration remain. The findings suggest that mosque management should prioritize strategic planning, engage youth in regular activities, and leverage digital platforms to boost participation and outreach. Collaborating with local institutions could also enhance the mosque’s role in the community.   Abstrak Masjid memiliki fungsi penting dalam masyarakat sebagai salah satu bagian penting dari kehidupan keberagamaan dan peradaban. Pengabdian ini mengkaji manajemen masjid di Masjid Jami' Al-Huda Desa Grajagan, dengan fokus pada bagaimana kegiatan keagamaan dapat memotivasi jamaah. Masjid memiliki peran penting dalam membina interaksi keagamaan, sosial, dan pendidikan di masyarakat yang memiliki keberagaman agama. Metode kualitatif digunakan, dengan observasi lapangan dan wawancara dengan pengelola masjid serta anggota masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak kegiatan keagamaan terhadap motivasi jamaah dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kegiatan tersebut. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa manajemen yang efektif, yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian kegiatan keagamaan, secara signifikan meningkatkan partisipasi dan keterlibatan jamaah. Program rutin seperti pengajian dan layanan kesehatan mendapat respons positif, yang berkontribusi pada terciptanya rasa kebersamaan dan pemenuhan kebutuhan spiritual. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan kebutuhan untuk meningkatkan integrasi digital masih ada. Temuan ini menyarankan agar manajemen masjid memprioritaskan perencanaan strategis, melibatkan generasi muda dalam kegiatan rutin, dan memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan partisipasi dan jangkauan. Selain itu, bekerja sama dengan lembaga lokal dapat memperkuat peran masjid dalam masyarakat. Kata Kunci: integrasi digital; manajemen masjid; motivasi; pengabdian kepada masyarakat; perencanaan strategis
Negara untuk meningkatkan nasionalisme dan ketahanan ideologi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia Dadang Sunendar; Yuliawan Kasmahidayat; Syaifullah Syaifullah
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.72660

Abstract

Pekerja Migran Indonesia (PMI) are Indonesian citizens who work abroad to meet their economic needs and contribute to the national economy.This article discusses efforts to enhance nationalism and ideological resilience among PMI in Malaysia, particularly in Johor Bahru, focusing on strengthening their understanding of rights and obligations as Indonesian citizens. This study used a qualitative approach with a case study method to gather information through interviews, observations, and document analysis. The results indicate that outreach and advocacy activities conducted by various parties, including the Consulate General of the Republic of Indonesia and the Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), positively impact PMI's understanding of their rights and strengthen their sense of nationalism. However, challenges still exist, such as the lack of involvement from relevant stakeholders in providing training on professional skills for PMI. The implications of this study emphasize the importance of closer collaboration between the government, educational institutions, and related organizations to enhance PMI's awareness, knowledge, and skills as responsible citizens of Indonesia.   Abstrak Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka dan berkontribusi pada perekonomian nasional. Artikel ini membahas upaya peningkatan nasionalisme dan ketahanan ideologi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia, khususnya di Johor Bahru, dengan fokus pada penguatan pemahaman terhadap hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara Indonesia. Dalam metodologi penelitian ini, pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk menggali informasi melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan advokasi yang dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), memberikan dampak positif terhadap pemahaman PMI mengenai hak-hak mereka serta memperkuat rasa kebangsaan mereka. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan terkait kurangnya keterlibatan pihak terkait dalam penyuluhan tentang keterampilan profesional PMI. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi terkait untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan PMI sebagai warga negara Indonesia yang baik. Kata Kunci: advokasi; kewarganegaraan; nasionalisme; pekerja migran; Pekerja Migran Indonesia
Pencapaian tujuan SDG’s kapasitas hidup sehat dan sejahtera melalui pola hidup rendah karbon Pekerja Migran Indonesia di Johor Bahru, Malaysia Ida Hamidah; Leni Anggraeni
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.75855

Abstract

Migrant workers often face a variety of health challenges, including exposure to unhealthy work environments, stress, and lack of access to adequate health services. This article discusses community service aimed at improving the capacity of Indonesian migrant workers in Johor Bahru, Malaysia, to adopt a low-carbon lifestyle to achieve the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly in health, clean energy, and climate action. The methods used in this service include identifying and analyzing the needs of migrant workers through surveys and interviews, followed by education through seminars and workshops focused on health, healthy eating, and stress management techniques. The program also includes practical activities such as exercise and implementing environmentally friendly practices, including recycling and reducing plastic usage. Evaluation was conducted to measure the impact of the program on the health and carbon footprint of migrant workers. The results show that the program raised awareness among migrant workers about the importance of a low-carbon lifestyle and positively impacted their health and the environment. Furthermore, the program provides opportunities for replication and expansion to other migrant worker communities, thereby improving quality of life and contributing to environmental sustainability.   Abstrak Pekerja migran sering menghadapi berbagai tantangan kesehatan, termasuk paparan lingkungan kerja yang tidak sehat, stres, dan kurangnya akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Artikel ini membahas pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pekerja migran Indonesia di Johor Bahru, Malaysia, dalam menerapkan pola hidup rendah karbon untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan, energi bersih, dan aksi iklim. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mencakup identifikasi dan analisis kebutuhan pekerja migran melalui survei dan wawancara, diikuti dengan edukasi melalui seminar dan workshop yang berfokus pada kesehatan, pola makan sehat, serta teknik manajemen stres. Program juga mencakup kegiatan praktis seperti olahraga dan penerapan praktik ramah lingkungan, termasuk daur ulang dan pengurangan penggunaan plastik. Evaluasi dilakukan untuk mengukur dampak program terhadap kesehatan dan jejak karbon pekerja migran. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan pengetahuan pekerja migran mengenai pentingnya pola hidup rendah karbon dan memberikan dampak positif terhadap kesehatan serta lingkungan mereka. Selain itu, program ini membuka peluang untuk replikasi dan perluasan di komunitas pekerja migran lainnya, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Kata Kunci: aksi iklim; energi bersih; pekerja migran Indonesia; pola hidup sehat karbon
Pelatihan Sadar Gizi Kader dan Keluarga untuk Pencegahan Diabetes Melitus, Sebuah Upaya Pencegahan Komplikasi Dini Penyakit Metabolik melalui Pendekatan Healthy and Active Lifestyle Imas Damayanti; Nur Faizah Romadona; Euis Heryati; Kurnia Eka Wijayanti
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.76023

Abstract

Diabetes mellitus is a metabolic disorder characterized by high blood sugar levels due to defects in insulin secretion or function. This Community Service Program aims to improve the understanding of community health workers and families of geriatric patients suffering from Diabetes Mellitus (DM) about the importance of a healthy lifestyle in managing the disease. With an approach based on healthy eating, stress management, and regular physical activity, the program targets the prevention of early complications of DM. Elderly people with diabetes are at high risk of complications such as heart disease, stroke, and functional impairments. Therefore, involving families in supporting patients' lifestyle changes is essential. This program includes counseling on blood sugar monitoring, meal planning, pharmacological interventions, and appropriate physical exercises for older adults. The results show that through education and training, families and health cadres can help patients better manage their diabetes, improve their quality of life, and prevent further complications. This program is expected to be expanded to significantly impact the prevention and management of diabetes in the community.   Abstrak Diabetes melitus adalah gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi akibat defek dalam sekresi atau kerja insulin. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader dan keluarga pasien geriatri yang menderita Diabetes Melitus (DM) mengenai pentingnya gaya hidup sehat dalam pengelolaan penyakit ini. Dengan pendekatan yang berbasis pada pola makan sehat, pengelolaan stres, dan aktivitas fisik yang teratur, program ini menargetkan pencegahan komplikasi dini DM. Lansia dengan diabetes berisiko tinggi mengalami komplikasi, seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan fungsional. Oleh karena itu, penting untuk melibatkan keluarga dalam mendukung perubahan gaya hidup sehat pasien. Program ini mencakup penyuluhan tentang pemeriksaan kadar gula darah, perencanaan makan, intervensi farmakologis, serta latihan fisik yang sesuai untuk lansia. Hasilnya menunjukkan bahwa melalui edukasi dan pelatihan, keluarga dan kader kesehatan dapat membantu pasien mengelola diabetes dengan lebih baik, meningkatkan kualitas hidup, dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Program ini diharapkan dapat diperluas untuk menciptakan dampak lebih besar dalam pencegahan dan pengelolaan diabetes di masyarakat. Kata Kunci: diabetes melitus; edukasi kesehatan; gaya hidup sehat; lansia; kader kesehatan
Pelatihan bahasa Perancis pariwisata bagi pegawai hotel dan restoran di Kota Denpasar Provinsi Bali Ariessa Racmadhany; Dadang Sunendar; Yadi Mulyadi; Iis Sopiawati; Rika Widawati
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.77176

Abstract

This Community Service Program is based on the limitations of foreign language skills other than English, namely the French language of hotel and restaurant employees in Denpasar, Bali. Meanwhile, in 2024, the Minister of Tourism and Creative Economy hopes that Bali will be able to attract seven million foreign tourists. French tourists are the seventh most common tourists who come to Bali. Departing from these goals, this service program will implement French tourism training that can provide linguistic insight to hotel and restaurant employees in Denpasar, Bali. It will lead to improving their language quality. This service aims to 1) provide French Tourism training for hotel and restaurant employees in Denpasar - Bali; 2) Conduct a technical simulation of Jeux de rôles- actes de parole. The service is training in Jeux de rôles-actes de parole techniques based on local material in learning French Tourism for hotel and restaurant employees in Denpasar, Bali.   Abstrak Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilandasi oleh keterbatasan kemampuan bahasa asing selain bahasa Inggris yaitu bahasa Perancis para pegawai hotel dan restoran di kota Denpasar, Bali. Sedangkan tahun 2024 ini Menparekraf berharap Bali mampu menjaring tujuh juta wisatawan mancanegara. Wisatawan Prancis, merupakan wisatawan terbanyak ketujuh yang datang ke Bali. Berangkat dari sasaran tersebut, program pengabdian ini akan menerapkan pelatihan bahasa Perancis Pariwisata yang dapat memberikan wawasan kebahasaprancisan kepada para pegawai hotel dan restoran di Denpasar - Bali, sehingga akan bermuara pada peningkatan kualitas kebahasaan mereka. Pengabdian ini bertujuan untuk 1) memberikan pelatihan Bahasa Perancis Pariwisata bagi para pegawai hotel dan restoran di Denpasar - Bali; 2) mengadakan simulasi teknik Jeux de rôles- actes de parole. Bentuk pengabdiannya adalah berupa pelatihan teknik Jeux de rôles-actes de parole berbasis local material dalam pembelajaran Bahasa Perancis Pariwisata bagi pegawai hotel dan restoran di Denpasar – Bali. Kata Kunci: Bahasa Perancis perhotelan dan restorasi; FOS; pelatihan Bahasa Perancis
Pengembangan kompetensi guru dan peserta didik keahlian busana dalam mendesain busana digital dengan Ibis Paint X di SMK Sukapura Tasikmalaya Cucu Ruhidawati; Mila Karmila; Katiah Katiah; Win Win Wiana; Asri Wibawa Sakti
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.75894

Abstract

This community service activity is a follow-up to the mentoring program of the Center of Excellence Vocational School implemented at Sukapura Tasikmalaya Vocational School. The knowledge and skills of fashion design teachers in digital design still need strengthening and development. This condition is one of the bases for implementing community service by lecturers of the Fashion Design Education Study Program, FPTI UPI. Based on these conditions, the proposed community service program based on expertise in the field of science aims to realize a follow-up program from the results of the mentoring of the SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) fashion expertise carried out by Lecturers of the Fashion Design Education Study Program, FPTI UPI. The impact of this program is expected to increase the ability of teachers and students with fashion expertise at SMK PK Sukapura Tasikmalaya to design clothes digitally using the "Ibis Paint X" program. The method used in this community service is carried out by action research, through several steps, including: 1) Planning, at this stage, the team makes preparations starting from preparing proposals, searching for data, potential, problems and coordinating with SMK PK program targets related to the Agency and DUDIKA; 2) Implementation, at the implementation stage, Research, Action and Evaluation of training / mentoring results are carried out as material in the preparation of further Research and Action to realize SMK PK fashion expertise; 3) Monitoring is carried out during the training / mentoring process and after the activity is completed; 4) Evaluation; and 5) Follow-up. Through community service activities, it can be observed that there is an increase in the ability to design clothes digitally, especially with Ibis Paint X, for teachers and students at SMK Sukapura Tasikmalaya.   Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan tindak lanjut dari program pendampingan SMK Pusat Keunggulan yang dilaksanakan di SMK Sukapura Tasikmalaya. Pengetahuan dan keterampilan Guru Tata Busana dalam mendesaian secara digital masih membutuhkan penguatan dan pengembangan. Kondisi ini merupakan salah satu dasar di dalam pelaksanaan pengabdian oleh dosen Prodi Pendidikan Tata Busana FPTI UPI. Berdasarkan kondisi tersebut, program pengabdian kepada masyarakat berbasis kepakaran bidang ilmu yang diusulkan ini bertujuan untuk mewujudkan program tindak lanjut dari hasil pendampingan SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) keahlian busana yang dilakukan oleh Dosen program Prodi Pendidikan Tata Busana FPTI UPI. Dampak dari program ini diharapkan meningkatnya kemampuan guru dan peserta didik keahlian busana di SMK PK Sukapura Tasikmalaya dalam mendesain busana secara digital menggunakan program “ Ibis Paint X. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan kaji tindak atau action research, melalui beberapa langkah, di antaranya: 1) Perencanaan, pada tahap ini, tim melakukan persiapan mulai dari penyusunan proposal, mencari data, potensi, permasalahan dan koordinasi dengan SMK PK sasaran program Dinas terkait dan DUDIKA; 2) Pelaksanaan, Pada tahap pelaksanaan dilakukan Research, Action dan Evaluasi hasil pelatihan / pendampingan sebagai bahan di dalam penyusunan Research dan Action lanjutan untuk mewujudkan SMK PK keahlian busana; 3) Monitoring dilakukan selama proses pelaksanan pelatihan/pendampingan dan pasca kegiatan selesai; 4) Evaluasi; dan 5) Tindak lanjut. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat diamati adanya peningkatan kemampuan mendesain busana secara digital khususnya dengan Ibis Paint X pada guru dan peserta didik di SMK Sukapura Tasikmalaya. Kata Kunci: Ibis Paint x; kompetensi; kompetensi guru; mendesain
Pengentasan Buta Aksara Melalui Metode Arisan Baca Indung Bagi Ibu Rumah Tangga di Garut Tri Indri Hardini; Dadang Sunendar; Lina Siti Nurwahidah; Ghariza Putri Puspita; Silva Tresna Hidayani
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.75587

Abstract

One of the fundamental steps that needs to be taken to improve the quality of human resources is to eradicate illiteracy among the community. This can be done by empowering the National Literacy Movement through various interactive activities, such as Arisan Baca Indung. The implementation of this community service aims to reduce illiteracy rates among mothers, improve the human development index in the education sector, and provide the community with an understanding of the importance of education and reading. This community service program uses an innovative approach called Arisan Baca Indung to provide an engaging and interactive learning experience for housewives. The program participants were 20 members of the Sukalilah Women Farmers Group. The stages of this community service program include program planning, program implementation, and program evaluation. The Arisan Baca Indung program has succeeded in improving reading skills through a creative group learning approach, where participants are involved in social activities such as social gatherings. This program has had an impact in reducing illiteracy rates, increasing awareness of the importance of education, and encouraging women's participation in local economic development through agricultural potential.   Abstrak Salah satu langkah fundamental yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yaitu memberantas buta aksara di kalangan masyarakat. Pemberantasan tersebut dapat dilakukan dengan memberdayakan Gerakan Literasi Nasional melalui berbagai kegiatan yang interaktif, seperti Arisan Baca Indung. Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk menurunkan angka buta aksara di kalangan ibu-ibu, meningkatkan indeks pembangunan manusia di sektor pendidikan, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pendidikan dan membaca. Pengabdian ini menggunakan pendekatan inovatif yang disebut Arisan Baca Indung untuk memberikan pengalaman belajar yang menarik dan interaktif bagi ibu rumah tangga. Partisipasi program yaitu Kelompok Wanita Tani Sukalilah yang berjumlah 20 orang. Tahapan dalam pengabdian ini meliputi perencanaan program, pelaksanaan program, dan evaluasi program. Program Arisan Baca Indung berhasil meningkatkan kemampuan membaca melalui pendekatan kelompok belajar yang kreatif, di mana peserta dilibatkan dalam kegiatan sosial seperti arisan. Program ini berdampak dalam menurunkan angka buta aksara, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan, dan mendorong partisipasi perempuan dalam pengembangan ekonomi lokal melalui potensi pertanian. Kata Kunci: buta aksara; pembelajaran; ibu rumah tangga; membaca; menulis
Empowerment of female farmers through catfish culinary in industrial areas Yoyoh Jubaedah; Asep Maosul; Nenden Rani Rinekasari; Rakhmat Yusuf; Neni Rohaeni; Heni Hernawati
Jurnal Abmas Vol. 26 No. 1 (2026): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v26i1.308

Abstract

Catfish farmers face marketing challenges, resulting in delayed harvests and significant price declines. This program aims to improve the economic capacity of women's farmer groups through catfish-based culinary training in Sukamanah Village, Rancaekek District, an area impacted by industrial waste. The method used was a participatory, learning-by-doing model and a Training-of-Trainers (ToT) approach. The program was implemented over six months, encompassing needs analysis, training, mentoring, and evaluation. Results showed significant improvements in participants' knowledge, food processing skills, and product innovation capabilities. The resulting products, such as siomay (siomay), tofu meatballs, and fried catfish dumplings, have a high level of acceptance and have the potential to become household-based micro-enterprises. This program also contributes to women's empowerment by increasing productivity and family income. Furthermore, the digital-based mentoring approach and the role of PKK (Family Welfare Movement) cadres as local agents have proven to support the program's sustainability. Thus, culinary training based on local potential can be an effective strategy for improving family welfare in areas affected by industrial pollution.   Abstrak Para peternak ikan lele mengalami kesulitan dalam pemasaran, sehingga ikan terlambat dipanen dan harga jual menurun secara signifikan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi wanita kelompok tani melalui pelatihan kuliner berbasis ikan lele di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, yang merupakan wilayah terdampak limbah industri. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis model learning by doing dan pendekatan Training-of-Trainers (ToT). Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan pengolahan pangan, serta kemampuan inovasi produk peserta. Produk yang dihasilkan berupa siomay, baso tahu, dan pangsit goreng ikan lele memiliki tingkat penerimaan yang tinggi dan berpotensi menjadi usaha mikro berbasis rumah tangga. Program ini juga berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan melalui peningkatan produktivitas dan pendapatan keluarga. Selain itu, pendekatan pendampingan berbasis digital dan peran kader PKK sebagai agen lokal terbukti mendukung keberlanjutan program. Demikian, pelatihan kuliner berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di wilayah yang terdampak oleh pencemaran industri. Kata Kunci: diversifikasi produk pangan; ikan lele; kesejahteraan keluarga; pemberdayaan wanita tani