cover
Contact Name
Pipin Firdaus
Contact Email
pipin@upi.edu
Phone
+6285135062385
Journal Mail Official
abmas@upi.edu
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Setiabudhi No. 229, Isola, Sukasari Kota Bandung, Jawa Barat 40154 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Abmas
ISSN : 14121891     EISSN : 27981436     DOI : https://doi.org/10.17509/abmas
Core Subject :
Jurnal Abmas is a peer‑reviewed community‑service journal published by the Directorate of Research and Community Service (DPPM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). The journal disseminates results of Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) that address pressing socio‑economic, environmental, and educational challenges in Indonesia and other emerging countries, with explicit relevance to the Sustainable Development Goals (SDGs). By documenting innovative, context‑sensitive service projects, the journal aims to strengthen the link between university‑based community engagement and sustainable development at local, national, and global levels.
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
Penulisan artikel penelitian tindakan kelas Eka Prihatin Disas
Jurnal Abmas Vol. 20 No. 2 (2020): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v20i2.36886

Abstract

Budaya menulis dapat kita tingkatkan untuk pengembangan diri menjadi lebih profesional dalam melakukan layanan pendidikan. Bisa diawali dengan melakukan penelitian sederhana dan sangat mudah melalui penelitian tindakan kelas, di mana data dan informasi yang menarik untuk dikaji ada di kelas. Temanya bisa dari berbagai komponen yang mempengaruhi proses belajar mengajar di kelas. Hasilnya diinformasikan secara luas untuk menjadi kajian bagi pembacanya, bisa juga bahan diskusi atau bisa dijadikan rujukan dalam penyelesaian masalah yang serupa, sehingga penulisan artikel ini dapat memberikan manfaat yang besar untuk bersama-sama bergerak menjadi lebih profesional.
Pelatihan pembelajaran berbasis digital bagi guru-guru biologi untuk mendukung keberhasilan siswa di era revolusi industri 4.0 Siti Sriyati; Ari Widodo; Widi Purwianingsih; Riandi Riandi; Diana Rochintaniawati
Jurnal Abmas Vol. 20 No. 2 (2020): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v20i2.240

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan, memahamkan dan melatih guru-guru biologi pada pembelajaran berbasis digital khususnya augmented reality (AR) untuk mendukung keberhasilan siswa di era revolusi industri 4.0. Kegiatan ini diadakan pada bulan Juli sampai September 2019 di Gedung Pascasarjana UPI dan salah satu SMA di Parongpong sebagai tempat implementasi pembelajaran berbasis AR. Peserta kegiatan ini terdiri dari 25 orang guru MGMP Biologi Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan dilakukan melalui tiga kali pertemuan yang meliputi: pemaparan AR, workshop pembuatan RPP berbasis AR dan implementasi pembelajaran berbasis AR di dalam kelas. Angket guru dan siswa diberikan untuk mengumpulkan data tentang tanggapan guru dan siswa terhadap kekuatan dan kelemahan pembelajaran berbasis AR. Berdasarkan hasil analisis angket guru diketahui bahwa penggunaan AR membuat siswa lebih aktif belajar, materi menjadi lebih konkrit walaupun ada kelemahan diantaranya tidak semua siswa mempunyai smartphone yang mendukung pembelajaran AR dan jaringan internet yang kurang baik. Dari angket siswa dapat diketahui bahwa pembelajaran berbasis AR menyenangkan, materi lebih mudah dipahami dan lebih nyata.
Pelatihan pemanfaatan vetiver secara mikrobial untuk mendukung program Citarum Harum di Desa Bojongsari Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung Wanjat Kasiolani; Darsiharjo Darsiharjo; Iwan Setiawan
Jurnal Abmas Vol. 20 No. 2 (2020): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v20i2.36468

Abstract

Desa Bojongsari merupakan salah satu desa di Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung yang termasuk dalam program Citarum Harum. Salah satu permasalahan yang menjadi fokus utamanya adalah konservasi bantaran sungai yang tererosi oleh derasnya arus sungai. Untuk mengurangi masalah tersebut adalah dengan melakukan penanaman rumput Vetiver di lereng bantaran sungai. Berdasarkan hal tersebut maka pelatihan pemanfaatan Vetiver secara mikrobial penting untuk dilaksanakan agar warga desa menjadi pelopor utama upaya konservasi lahan kritis. Dengan program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan ini tentunya mendukung program Citarum Harum yang diusung oleh pemerintah. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah dengan ceramah dan praktik langsung di lapangan. Pelatihan dilaksanakan dengan mengikuti protokol Covid-19 dengan menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga jarak. Ceramah untuk memberikan materi tentang pemanfaatan Vetiver dan penggunaan mikroorganisme lokal yang sebelumnya akan dilaksanakan dalam ruangan pada pelatihan ini dilakukan langsung di lapangan.
Penerapan pendekatan kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik membuat karya seni kriya di wilayah Nusantara dengan background bahan triplek pada mata pelajaran seni budaya Wasit Djunaedi
Jurnal Abmas Vol. 20 No. 2 (2020): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v20i2.242

Abstract

Penerapan pendekatan kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik membuat karya seni kriya di wilayah Nusantara dengan background bahan triplek pada mata pelajaran seni budaya. Hasil pelaksanaan penelitian tindakan kelas yang dilakukan penulis dengan menggunakan melalui tindakan pada siklus I dan siklus II, baik berupa data yang diperoleh dari data hasil nontes maupun praktik, setelah dilakukan analisis selanjutnya perlu pembahasan sebagai berikut. Berdasarkan analisis hasil tes teori (27%) dan hasil unjuk kerja praktik (73%) adalah sebagai berikut: (1) Nilai rata-rata hasil meningkat sebesar 2% dari kondisi awal ke siklus I, dan 5% dari siklus I ke siklus II, (2) Jumlah siswa yang mencapai nilai $\ge$ 75 kondisi awal = 57% atau 17 siswa, siklus I = 73% atau 22 siswa dan siklus II sebesar 87% atau 26 siswa. Dengan demikian terdapat peningkatan jumlah siswa yang mencapai nilai $\ge$ 75 sebesar 13% dari kondisi awal ke siklus I dan 14% dari siklus I ke siklus II, (3) Jumlah siswa pada kondisi awal yang nilainya kurang dari 75 sebanyak 17 siswa (57%), pada siklus I sebanyak 22 siswa (73%), dan pada siklus II jumlah siswa yang nilainya kurang dari 75 sebanyak 4 siswa (13%). Berdasarkan hasil observasi terhadap aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 17%. Sedang aktivitas belajar siswa ada perubahan tingkah laku dari cukup berubah menjadi baik. Dengan demikian, aktivitas belajar siswa terhadap pembelajaran dengan pendekatan kooperatif tipe jigsaw dapat memberikan respon yang positif.
Upaya mengembangkan sikap siswa melalui nilai dan moral dalam bacaan dan dongeng pada siswa kelas VII-C di SMP Negeri 1 Sumedang Kabupaten Sumedang Yoyoh Rokayah
Jurnal Abmas Vol. 20 No. 2 (2020): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v20i2.243

Abstract

Berbicara bukan sekadar bercakap-cakap tanpa makna. Dalam pembelajaran Berbicara sering dijumpai beberapa siswa enggan berbicara. Keengganan ini disebabkan beberapa faktor, di antaranya 1) kurang adanya ide yang akan diungkapkan, 2) terbatasnya penguasaan kosakata dan tata bahasa, 3) keraguan terhadap ucapan yang benar. Bagaimana cara mereka mampu dan mau berbicara di depan kawan-kawannya? Terutama dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di kelasnya? Salah satu cara agar mereka mampu dan mau berbicara adalah dengan mengerti ketertarikan siswa. Merangsang siswa agar merasa tertantang untuk berbicara. Media yang mampu membuka kreativitas dan menjawab tantangan ini salah satunya adalah gambar kartun yang lucu, mereka akan menerjemahkannya sehingga tersusun kalimat yang dapat diungkapkan dalam bentuk lisan (presentasi) maupun tulisan. Inilah yang dilakukan dalam penelitian tindakan kelas di SMP Negeri 1 Sumedang Kabupaten Sumedang dengan subjek penelitian 36 siswa Kelas VII-C semester genap tahun pelajaran 2010/2011. Tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus I selama 4 jam pelajaran tatap muka pertama, dan siklus II selama 4 jam pelajaran tatap muka kedua. Selama penelitian tindakan kelas pada siklus I dan II diobservasi oleh seorang guru mata pelajaran, diperoleh data perubahan perilaku positif tentang kegiatan guru, kegiatan siswa sebagai partisipan, dan siswa sebagai penyaji dalam presentasi bergilir. Hasil analisa data menunjukkan bahwa telah terjadi partisipasi pembelajaran berbicara secara aktif pada siswa, baik sebagai penerjemah gambar kartun menjadi cerita (100%), melaksanakan presentasi bergilir (100%) maupun sebagai partisipan (91,02%). Sebagai kesimpulan adalah serangkaian gambar kartun dan presentasi bergilir mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran berbicara.
Pemberdayaan komunitas seni melalui produksi pertunjukan berbasis kearifan lokal untuk penguatan desa wisata Juju Masunah; Trianti Nugraheni; Ayo Sunaryo
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 1 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i1.35470

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk melaporkan hasil Pengabdian kepada Masyarakat dalam rangka pemberdayaan komunitas seni melalui produksi karya inovasi pertunjukan seni wisata di Desa Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang, Subang. Metode yang digunakan adalah participatory action research. Tahapan kegiatan adalah: 1) membuat perencanaan dan perancangan produksi karya seni wisata berbasis kearifan lokal; 2) mengimplementasikan rancangan produksi karya inovasi; 3) melakukan observasi dan refleksi. Kelompok sasarannya adalah seniman muda Subang yang tergabung dalam Komunitas LIKA 04. Hasil kegiatan PkM ini adalah karya pertunjukan berjudul "Rampak Buluh". Rampak artinya permainan secara bersama, buluh berarti bambu, dengan kata lain rampak buluh artinya memainkan alat musik bambu secara bersama. Rampak buluh disusun secara medley mulai dari helaran, rampak kohkol, perkusi jembatan, rampak toleat, ansambel angklung, dan jaipongan. Melalui kegiatan ini diharapkan komunitas seni dan masyarakat di Desa Cibuluh, Subang mendapatkan nilai tambah secara sosial, budaya, dan ekonomi.
Efektivitas pelatihan penyusunan dokumen portofolio untuk guru PJOK di Jawa Barat berbasis Zoom Meeting Dian Budiana; Asti Dewi Rahayu Fitrianingsih
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 1 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i1.35504

Abstract

Pelatihan penyusunan portofolio perlu dilakukan melihat masih banyaknya penemuan dokumen portofolio yang belum sesuai dengan ketentuan, adanya pandemi COVID-19 mengharuskan pelatihan dilakukan secara online misalnya dengan Virtual Meeting. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan pra-experimental design dan dilakukan secara one group pre-test dan post-test pada satu kelompok sampel dan dilakukan kepada guru-guru PJOK di Jawa Barat. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive dan t-dependent test digunakan untuk menganalisis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan pengetahuan guru-guru PJOK sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan (p value = 0,001, CI : -3,474 sampai - 1,135) dengan tingkat efektivitas kurang (nilai rata-rata N-Gain 52,82%). Sebaiknya fasilitator memiliki rencana lain selain melalui Zoom Meeting misalnya dengan membuat video-based learning dan perlu upaya pemerintah seperti melakukan kolaborasi perguruan tinggi dengan operator telekomunikasi untuk melaksanakan pelatihan jarak jauh yang bisa difasilitasi oleh Dewan Teknologi Informasi Nasional.
Analisis perbandingan IPM pendidikan di Kecamatan Culamega dan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020 Syarip Hidayat; Wirda Nur Aulia
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 1 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i1.35469

Abstract

Analisis ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar Indeks Pembangunan Manusia bidang pendidikan dengan dicarinya nilai harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah di Kecamatan Culamega dan Cisayong. Sehingga kedua kecamatan dapat dilihat perbandingannya dan mencari rekomendasi untuk meningkatkan pembangunan manusia bidang pendidikan sesuai dengan keadaan masing-masing kecamatan. Metode yang digunakan yakni metode deskriptif, dokumentasi dan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam artikel ini adalah data jumlah penduduk dari masing-masing jenjang pendidikan dari SD sampai perguruan tinggi. Jenis data yang digunakan dalam analisis ini adalah data sekunder. Data ini merupakan data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah Kecamatan Culamega dan Cisayong dengan data statistik jumlah sekolah masing-masing kecamatan. Hasil tersebut terbukti dari adanya nilai Harapan Lama Sekolah (HLS) Kecamatan Culamega yaitu, 6.08 tahun, ada harapan bagi penduduk di kecamatan tersebut untuk menamatkan pendidikan sampai jenjang SD/sederajat. Sedangkan Kecamatan Cisayong nilai HLS-nya yaitu, 8.04 tahun, ada harapan bagi penduduk di kecamatan tersebut untuk menamatkan pendidikan sampai jenjang SMP/sederajat. Namun, didapatkan nilai Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Kecamatan Culamega yaitu 7.98 dan Kecamatan Cisayong yaitu 14.02. Data statistik jumlah sekolah pun menunjukkan bahwa tidak setiap kecamatan terdapat SMA. Sehingga pemerintah perlu menyelenggarakan SMA di Kecamatan Culamega agar memudahkan masyarakat dalam menempuh pendidikan. Pemerintah juga perlu menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pendidikan.
Pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 1 Manonjaya Titing Sulastri; Syarip Hidayat; Yusuf Suryana
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 1 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i1.35467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 1 Manonjaya. Hipotesis yang diuji yaitu: terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas V SDN 1 Manonjaya. Populasi dalam penelitian menggunakan seluruh siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri 1 Manonjaya yang berjumlah 41 siswa terdiri dari 21 siswa kelas VA dan 20 siswa kelas VB. Jenis penelitian adalah ex post facto. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kecerdasan emosional sedangkan prestasi belajar matematika sebagai variabel terikat. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket kecerdasan emosional dan dokumentasi prestasi belajar matematika. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan teknik analisis regresi sederhana. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat kecerdasan emosional siswa secara umum termasuk dalam kategori sedang dengan persentase 63,4%. Sedangkan gambaran hasil belajar matematika siswa secara umum termasuk dalam kategori sedang dengan persentase 61,0%. Dari hasil analisis inferensial menggunakan regresi linier sederhana, diperoleh persamaan Y = 70,636 + 0,081X. Dari hasil uji signifikan diperoleh nilai signifikan sebesar 0,028 di mana nilai signifikan < 0,05 (0,028 < 0,05), dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika.
The cultivation of students' creativity through the theater extracurricular program in primary school level Syarif Hidayat; Suciati Nur
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 1 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i1.35468

Abstract

Extracurricular activities play an important role in character education, especially the character of student creativity. There are several types of extracurricular; and drama or theater is an alternative extracurricular program that can foster student creativity. Drama or theater activities can facilitate students to develop their creativity in work. The students can express themselves through acting, dancing, playing musical instruments, script writing, and craft making. In the context of education, the character education is needed to instill students' creative attitudes. However, the space to create creative ideas for students is still limited. Therefore, the theater extracurricular activities provide space for students to cultivate their creativity. This study aims to reveal implementation, planning, operation, evaluation, support, and educational barriers to the character education of students' creativity by the theater extracurricular. Exposing qualitative approach, this research reveals the phenomenon of student creativity cultivation by means of theater extracurricular activity in primary school level. The data were revealed through observation, interviews, and documentation. Subsequently, the data was analyzed by using descriptive qualitative analysis with three stages: data reduction, data display, and data verification. Based on the interpretation of the results, students' creativity is grown and developed optimally through the theater extracurricular with 4P (personal, push, process, product) strategy and peer tutor method. Still, there is lack of appreciation of the school to the students' work and facilities that need to be updated and equipped.