cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
betty.masruroh@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.sd@gmail.com
Editorial Address
Universitas Negeri Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
ISSN : 08548285     EISSN : 25811983     DOI : 10.17977
Core Subject :
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan publishes articles on conceptual ideas, studies, and application of theories, practical writing, and the results of educational research and teaching of primary schools. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan first appeared in 1992 under the name KREATIF. SEKOLAH DASAR changed its name to Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan starting 2017. In 2018 Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan indexed DOAJ.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
Development of The Vistori Book on Basic Concepts of Division for Grade II Elementary School Students Davina Aurelia; Yulia Linguistika; Goenawan Roebyanto; Ni Luh Sakinah Nuraini
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i12024p14-25

Abstract

In elementary school, the use of textual learning media, which can help improve literacy dan students’ ability to understand stories, is still limited, especially when it is integrated with mathematics. This study aims to create a visual book that explores the fundamental concept of division in second-grade elementary school and evaluates its validity. The ADDIE model, which consist of five phases such as analysis, design, development, implementation, and evaluation, was used in this study. In this research, data collection involved the utilization of interviews, questionnaires, and documentation. Expert validation and student responses were used to determine the score. The result showed that vistori book have excellent qualifications for both validity and attractiveness. Based on the analysis, vistori book that cover the basic concept of division for second-grade elementary school are suitable for use in teaching and learning.
Analisis Metakognisi Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar dalam Memecahkan Masalah Matematika Bangun Ruang dalam Perspektif Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget Ade Firma Handriyani Putri; Dwi Ratna Sulistyowati; Mustika Fittari; Julianto Julianto; Wiryanto Wiryanto
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i12024p26-39

Abstract

This study aims to determine the metacognition activities of elementary school students in solving Mathematics problems in geometric materials. This research is qualitative descriptive with a case study design. The subjects were six fifth-grade students. Data collection techniques by conducting task-based interviews on mathematical problem-solving questions, and documentation studies on students' work results for analysis. The collected data was analyzed by reducing data, and presented as a narrative. The results showed that the subjects showed metacognition activities and carried out the entire problem-solving process, but it was not fully constructed. It can be seen in several stages of indicators of metacognition activity that they can’t do well. This is reviewed from the perspective of Jean Piaget's developmental theory which shows that the subject is still at the stage of concrete operational cognitive development so that the subject can’t present new strategies in terms of formulas and methods obtained previously. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas metakognisi peserta didik sekolah dasar dalam memecahkan masalah Matematika pada materi bangun ruang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah enam anak peserta didik kelas 5 SD. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berbasis tugas pada pertanyaan pemecahan masalah matematika, serta melibatkan studi dokumentasi pada hasil pekerjaan peserta didik untuk dianalisis. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan melakukan reduksi data, kemudian disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian menunjukkan aktivitas metakognisi dan melakukan seluruh proses pemecahan masalah, namun belum terkonstruksi dengan sempurna. Hal ini dapat dilihat pada beberapa tahap indikator aktivitas metakognisi yang tidak dapat mereka lakukan dengan baik. Hal ini ditinjau dari perspektif teori perkembangan Jean Piaget yang menunjukkan bahwa subjek masih berada pada tahap perkembangan kognitif operasional konkret sehingga belum memiliki kapasitas untuk menyajikan strategi baru dalam hal formula dan metode yang diperoleh sebelumnya.
Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi Proses Kemampuan Literasi Sainstek Mahasiswa Pada Kegiatan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka Fine Reffiane; Winarto Winarto; Santiani Santiani
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i12024p40-48

Abstract

Research focuses on student learning activities. In the current technological era, students' scientific and technological literacy skills are needed. Implementation of activities is given in different ways to students to improve the quality of learning in class. The differentiation process carried out includes the processes of observing, doing, and reflecting. The research method uses qualitative analysis methods. The research subjects are education students, especially elementary school teacher education study programs. The research was conducted for 1 semester. Research success includes four indicators, namely: material modification, use of technology, assignments and projects, and continuous feedback. The results obtained were (1) material modification (85 percent in the outstanding category), (2) use of technology (92 percent in the outstanding category), (3) assignments and projects (89 percent in the outstanding category), and continuous feedback (83 percent good category). The results reach the perfect categories as a determinant of research success. Penelitian memfokuskan kegiatan belajar mahasiswa. Kemampuan literasi Saintek mahasiswa diperlukan pada era teknologi saat ini. Proses pembelajaran dilakukan berbeda sehingga mendapatkan hasil pembelajaran yang berbeda. Pelaksanaan kegiatan diberikan dengan cara berbeda ke mahasiswa dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Diferensiasi proses yang dilakukan meliputi proses mengamati, melakukan dan merefleksi. Metode penelitian menggunakan metode analisis kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa kependidikan khususnya mahasiswa program studi pendidikan guru sekolah dasar Penelitian dilakukan selama 1 semester. Keberhasilan penelitian meliputi empat indikator, yaitu: modifikasi materi, penggunaan teknologi, penugasan dan proyek, dan umpan balik yang berkelanjutan. Hasil yang diperoleh adalah (1) modifikasi materi (85 persen kategori baik sekali ), (2) penggunaan teknologi (92 persen kategori baik sekali), (3) penugasan dan proyek (89 persen kategori baik sekali) dan umpan balik yang berkelanjutan (83 persen kategori baik). Hasil mencapai kategori baik dan sangat baik sebagai penentu keberhasilan penelitian.
Optimalisasi Penggunaan Media Pembelajaran untuk Memahami Sistem Pencernaan Manusia pada Tingkat Sekolah Dasar Sri Nengsih; Yuyun Dwi Haryanti; Devi Afriyuni Yonanda
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i12024p49-58

Abstract

The aim of this research is to identify appropriate media for science learning about the human digestive system as an effort to increase the effectiveness of learning in elementary schools. This research collects articles from Google Scholar and Scopus for the period 2019 to 2023 and uses a literature review in the form of a Systematic Literature Review (SLR). Even though there are many media that can be used to learn about the human digestive system, according to this research, pop-up books and comics are the most commonly used materials for learning science in elementary schools, especially about the human digestive system. This is because comics and pop-up picture books are interesting and can be used practically in the learning process. This media has been proven to be able to improve the quality of learning, namely increasing student motivation, interest in learning, understanding of concepts, academic achievement and critical thinking abilities. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi media yang tepat dalam pembelajaran IPA tentang sistem pencernaan manusia sebagai upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini mengumpulkan artikel dari Google Scholar dan Scopus periode 2019 hingga 2023 dan menggunakan tinjauan pustaka berupa Systematic Literature Review (SLR). Meskipun banyak media yang dapat digunakan untuk pembelajaran pada materi sistem pencernaan manusia, namun menurut penelitian ini, media pop-up book dan komik merupakan media paling banyak digunakan untuk pembelajaran IPA di sekolah dasar, khususnya tentang sistem pencernaan manusia. Hal ini dikarenakan komik dan buku bergambar pop-up book menarik dan dapat digunakan secara praktis dalam proses pembelajaran. Media tersebut terbukti dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar, minat belajar, pemahaman konsep, prestasi akademik dan kemampuan berpikir kritis siswa.
Lesson Study-based Microteaching Design in Early Reading Instructional for Prospective Elementary School Teachers Titis Angga Rini; Bagus Cahyanto; Nindya Nurdianasari
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i12024p59-72

Abstract

This study aimed to develop a lesson study-based micro-teaching design for prospective elementary school teachers in early reading instruction. This study utilized an instructional development method from Dick and Carey, comprising seven stages of research procedure. Data were collected through questionnaires, field notes, and documentation, and analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods. In this study, a product successfully developed a lesson study-based micro-teaching design presented in video tutorials for teaching early reading in elementary school. The result shows that development of this micro- teaching design was successfully implemented and served as a guide for early reading instruction in the Indonesian Language Learning in elementary school course. Micro-teaching was developed as tutorial stages for early reading instruction, based on a process approach encompassing pre-reading phase, reading phase, and post-reading phase, combined with a lesson study approach for collaborative and reflective teaching practices.
Tantangan Membelajarkan Materi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar: Systematic Literature Review (SLR) Khusnul Khotimah; Toto Nusantara; Aynin Mashfufah
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i12024p73-81

Abstract

Social studies subjects provide students with the chance to make them good citizens. However, teachers face challenges in teaching social studies materials in elementary school. To comprehensively find out the challenges in teaching social studies, the method used in this research is a literature study, with the stages of identification (344 articles), screening (78 articles), and inclusion (19 articles). The keywords used in data collection are challenges and difficulties in teaching social studies in elementary school. Based on the analysis of the articles, it was found that the challenges in teaching social studies materials in elementary schools include difficulties in integrating STEM subjects with social studies, limited time for social studies learning, lack of resources and access to information, lack of funding for facilities and infrastructure, inadequate evaluation and monitoring by the government, challenges for parents in supporting social studies learning, and limited socialization and guidance for teachers. Mata Pelajaran IPS memainkan peran penting dalam kurikulum SD, memberikan siswa landasan pengetahuan yang kuat tentang dunia di sekitar mereka dan menjadikannya sebagai warga negara yang baik. Namun demikian terdapat tantangan yang dihadapi oleh guru dalam membelajarkan materi IPS di SD. Untuk mengetahui secara komprehensif tantangan dalam membelajarkan IPS, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan tahapan identifikasi (344 artikel), screening (78 artikel), dan inklusi (19 artikel). Kata kunci yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu tantangan dalam membelajarkan IPS, kesulitan dalam membelajarkan IPS, dan pembelajaran IPS di SD. Berdasarkan analisis artikel diperoleh hasil bahwa tantangan dalam membelajarkan materi IPS di SD antara lain kesulitan dalam mengintegrasikan mata pelajaran STEM dengan IPS, terbatasnya waktu pembelajaran IPS, kurangnya sumber daya dan akses informasi, kurangnya dana sarana dan prasarana, tidak memadainya evaluasi dan monitoring oleh pemerintah, tantangan orang tua dalam mendukung pembelajaran IPS, serta terbatasnya sosialisasi dan bimbingan bagi guru.
The Creative Thinking Skills Profile of Primary Education’s Perspective Teacher Adzimatnur Muslihasari; Herawati Susilo; Ibrohim Ibrohim
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i12024p82-89

Abstract

This study aims to analyze the creative thinking skills of primary education’s prospective teachers in science learning. This study uses a descriptive survey to obtain quantitative data without special treatment. The population is students of PGSD Universitas Islam Raden Rahmat for the 2022/2023 academic year who program science courses (125 students). The sample was selected by random sampling technique, which was 84 students. Creative thinking skills are measured by an essay test totaling 8 questions that refer to indicators of fluency, flexibility, originality, and elaboration. The data was analyzed descriptively by calculating the percentage of each indicator to be further adjusted to the level of creative thinking indicator. The results show that students' creative thinking skills is still low in all indicators and included in the non-creative level. Creative thinking skills on the 'fluency' indicator received ‘enough’, while 'flexibility', 'originality', and 'elaboration' were still at the 'low' and 'very low'.
Development of S.Id. TABIR Website on Islamic Learning in Elementary School Ani Nur Aeni; Jenuri Jenuri; Arif Hidayat; Refalina Febriani; Luthfiyah Azzahra P. H.; Wida Kurniawati
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 33 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v33i12024p90-100

Abstract

This research is motivated by the rapid development of technology that has changed the way of learning in the 21st century and the importance of mastering technology by teachers. The purpose of this research is to develop a model of PAI learning on the S.Id TABIR website. The research method used is Design and Development (D&D) and the development design is Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate (ADDIE). The study population was grade 4 students at SDN Talun, with a sample of 25 students selected through purposive sampling technique. Data was collected through interviews, tests, judge expert (expert validation, conducted by media experts and material experts). Data analysis techniques, interviews were carried out descriptively, tests were carried out using SPSS, while for expert validation with a likert scale. The results showed that this website media is feasible based on expert assessment and can be used.
Identifikasi Peserta Didik dengan Gangguan Emosi dan Perilaku di Sekolah Dasar Wening Prabawati; Aini Mahabbati; Gena Diniarti; Edi Purwanta
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i22023p140-151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses identifikasi peserta didik dengan gangguan emosi dan perilaku di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan penelitian survei. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 46 guru yang terdiri dari guru kelas dan guru khusus. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, display data, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 47,83 persen guru belum melakukan identifikasi awal pada peserta didik dengan gangguan emosi dan perilaku, sedangkan sisanya sudah melakukan identifikasi dengan cara meminta bantuan pada hali/lembaga yang menyediakan layanan identifikasi, melalui observasi dan wawancara, serta menggunakan pendekatan functional behavior assessment (FBA). Implikasi dari hasil penelitian ini, diharapkan akan ada instrumen yang bisa digunakan oleh guru untuk membantu mengidentifikasi peserta didik dengan gangguan emosi dan perilaku.
Analisis Penanaman Karakter Semangat Kebangsaan pada Pembelajaran PKn di Madrasah Ibtidaiyah Medan Sri Ayuni Asih; Aufa Aufa
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 32 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v32i12023p25-34

Abstract

This study aims to analyze the inculcation of character towards the national spirit in civics learning activities at MIN 11 Medan City, especially for fifth grade students. The research method used in this research activity is in the process of taking samples using descriptive qualitative research methods. Through observations made on fifth grade students using qualitative research methods, the results obtained also explain data through words or verbally that have been obtained during observation activities. The results show that there is progress in fifth grade students of MIN 11 in Medan City by inculcating national character through civics learning. Children who initially did not know how to sing the national anthem after being implemented the cultivation of the national character became able to know and be able to sing the national anthem, as well as other things related to national character. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanaman karakter terhadap semangat kebangsaan dalam kegiatan belajar PKn pada MIN 11 Kota Medan khususnya pada peserta didik kelas V. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini dalam proses pengambilan sampel dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Melalui pengamatan yang dilakukan pada peserta didik kelas V dengan menggunakan metode penelitian kualitatif maka hasil yang diperoleh juga menjelaskan data melalui kata atau lisan yang telah diperoleh selama kegiatan observasi. Dalam observasi yang telah dilakukan maka diperoleh hasil bahwa terdapat kemajuan pada peserta didik kelas V MIN 11 Kota Medan dengan dilakukannya penanaman karakter kebangsaan melalui pembelajaran PKn. Anak yang awalnya tidak tahu menyanyikan lagu nasional setelah diterapkan penanaman karakter kebangsaan menjadi tahu dan bisa menyanyikan lagu nasional, begitupula pada hal-hal lain yang berkaitan dengan karakter kebangsaan.

Page 2 of 22 | Total Record : 218