cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
ANALISIS PEMBEBANAN TEKANAN PADA RANGKA BAWAH SURGERY SMART CHAIR UNTUK DOKTER BEDAH LAPAROSKOPI DENGAN SOLIDWORKS Muhammad Luthfi Ridlwan; J Jamari; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fatigue Surgeon merupakan kelelahan yang dialami oleh semua dokter dalam karir bedah. Dalam melakukan operasi, dokter bedah harus melakukan proses bedah dengan berdiri selama beberapa jam, hal ini menyebabkan otot otot pada kaki, punggung, serta leher dokter bedah mendapatkan pembebanan yang kontinyu yang menyebabkan otot otot tersebut kontraksi dan mengalami kekakuan. Kekakuan pada otot kaki ini berdampak jangka panjang pada dokter bedah ditambah dengan pola tidur dokter bedah yang terbatas karena memiliki jam terbang operasi yang tinggi, pola makan, serta terbatasnya waktu untuk olahraga. Pada kasus ini kami berfokus pada dokter bedah laparoskopi yang melakukan operasi selama 2 sampai 4 jam. Hal ini menyebabkan dokter bedah laparoskopi rawan mengalami Fatigue Surgeon. Untuk mengurangi dampak kelelahan ini, dokter bedah laparoskopi menggunakan kursi untuk duduk sambil melakukan operasi, namun kursi yang digunakan merupakan kursi konvensional yang masih kurang nyaman serta minim fitur untuk menunjang kenyamanan dokter bedah. Oleh karena itu dilakukan penelitian ini untuk menganalisis struktur kursi yang telah dirancang yaitu Surgery Smart Chair. Dengan analisis menggunakan solidwork ini akan diketahui apakah struktur kursi sudah cukup kuat bukan hanya dalam proses manufaktur namun juga saat digunakan langsung oleh dokter bedah laparoskopi.
PENGUJIAN TARIK PHOTOPOLYMER SEBAGAI MATERIAL UTAMA TANGAN BIONIK UNIVERSITAS DIPONEGORO Makhfudz Ali; Rifky Ismail; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tangan Bionik Universitas Diponegoro termasuk kedalam jenis tangan prostetik aktif yang menggunakan sumber listrik berupa baterai. Aspek desain prioritas yang diperlukan pengguna tangan bionik yaitu kehandalan, yang berarti tangan bionik mampu mengangkat beban yang besar. Kemampuan tersebut tentunya harus diimbangi dengan kekuatan material yang mumpuni. Diperlukan evaluasi terhadap kekuatan material yang digunakan dalam tangan bionik tersebut sehingga diketahui nilainya secara akurat. Terdapat dua material utama dalam struktur tangan bionik Universitas Diponegoro yaitu photopolymer dan AISI 304. Material photopolymer memiliki kekuatan mekanik yang terlampau jauh dengan material AISI 304. Untuk itu fokus penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kekuatan mekanik material photopolymer dengan pengujian tarik. Standar pengujian tarik untuk material ini adalah ASTM D638 yang mengatur spesimen uji dan kecepatan pengujian. Photopolymer yang digunakan memiliki kekuatan 46-67 MPa berdasarkan lembar data perusahaan produsen. Proses produksi menggunakan mesin pencetak 3 dimensi berjenis stereolithography (SLA). Perlakuan panas setelah pencetakan menggunakan sinar matahari dengan waktu paparan selama 4 jam. Hasil pengujian tarik material photopolymer dengan standar ASTM D638 mendapatkan hasil rata-rata tegangan maksimal sebesar sebesar 56,84 MPa dengan regangan sebesar 3,52%. Regangan kurang dari 5% menunjukkan material berjenis getas. Tegangan maksimal yang diperoleh nilainya belum maksimal sehingga perlu dilakukan pengamatan lebih lanjut terkait dengan waktu pemanasan untuk perlakuan panas setelah pencetakan.
PENGARUH VARIASI JENIS RESIN DAN WAKTU CURING PADA HASIL CETAKAN 3D PRINTING TERHADAP NILAI MATERIAL PROPERTIES Muhammad Ihya Mahendra Adi; Rifky Ismail; Budi Setiyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Printer tiga dimensi sedang meningkat popularitasnya sebagai perangkat untuk membuat prototipe maupun peralatan dengan skala kecil secara cepat. Penggunaan 3D printer ini dapat diaplikasikan dalam berbagai macam bidang seperti tooling, rapid prototyping, rapid manufacturing, cloud-based manufacturing, riset, bio- printing, bahkan peralatan kesehatan. CV. Karya Mandiri Diponegoro memanfaatkan teknologi 3D printer ini guna memproduksi macam macam benda sesuai dengan permintaan konsumen. Salah satunya adalah lengan bionik untuk membantu mengembalikan fungsi kerja dari tangan pasien. Optimasi yang sedang ingin dicapai adalah pembuatan produk dengan biaya produksi serta dimensi yang masih dapat dikurangi lagi. Hal ini dapat dicapai apabila nilai properti material diketahui. Pada produksi selanjutnya, variasi jenis resin dan waktu curing dapat diatur sebaik mungkin sehingga tidak mempengaruhi nilai properti material Ketika digunakan. Pengujian tarik, bending, impact, kekerasan dan densitas dilakukan untuk mengetahui nilai kekuatan sebuah material yang mungkin berubah apabila memakai jenis resin atau waktu curing yang berbeda. Dari pengujian didapat bahwa perbedaan jenisresin dan waktu curing memiliki kecenderungan berbanding lurus dengan peningkatan nilai properti material yang meliputi beban maksimal tarik, tegangan maksimal, regangan, beban maksimal bending, tegangan maksimal bending, harga impact, dan densitas.
RANCANG BANGUN SOL SEPATU ORTHOTIC UNTUK PENDERITA FLATFOOT Dwi Basuki Wibowo; Yusuf Umardani; Nofa Karsa Mustadzanah
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telapak kaki merupakan salah satu organ tubuh manusia yang memiliki peran penting untuk beraktifitas. Dengan kondisi telapak kaki yang sehat, maka seseorang akan lebih seimbang ketika menopang beban tubuhnya.  Tipe telapak kaki manusia dibagi menjadi tiga, yaitu telapak kaki normal, telapak kaki high arch (pes cavus) dan flat foot (low arch atau pes planus). Dikategorikan high arch apabila AI ≤ 0.21, normal apabila 0.26 ≥ AI > 0.21 dan flat foot apabila AI > 0.26. Kondisi flat foot dapat membuat seseorang mudah lelah saat berjalan atau berlari, karena kemampuan penyerapan beban kejutnya menurun. Apabila kondisi tersebut diperparah oleh jaringan otot telapak kaki yang lemah, dampak lainnya membuat penderita akan mengalami nyeri pada tumit. Penelitian tugas akhir ini mengevaluasi flat foot hasil pemindaian 2D dan pemindaian 3D terhadap sudut belakang kaki serta pembuatan shoe insole. Proses perancangan menggunakan software Rhinoceros 7 dan proses manufaktur dengan cara cetak 3D. Hasil perancangan didistribusikan pada lima subjek untuk dilakukan evaluasi dampak penggunaan shoe insole yang terdapat sisipan. Berdasarkan hasil evaluasi shoe-insole, pemakaian shoe insole terbukti efektif dalam mengurangi derajat flat foot. Hal ini dibuktikan dengan subjek nomor 2 derajat flat foot kaki kirinya berkurang 4° dan derajat flat foot kaki kanan berkurang 1° begitupun pada subjek nomor 1 derajat flat foot-nya berkurang 3° untuk masing-masing kaki.
EVALUASI KAPASITAS BUCKET DAN ANALISIS GAYA STATIS PADA MINI HIDROLIK BACKHOE EXCAVATOR CAT 302-CR Hosea Sutan M. Hutagalung; Sumar Hadi Suryo; Bambang Yunianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excavator hidrolik memiliki variasi Bucket yang dapat digunakan sesuai kepentingan suatu proyek. Biasanya Bucket Excavator bekerja di bawah gerakan siklik selama proses penggalian. Karena sifat pekerjaan yang berulang ini, tegangan siklik dapat terjadi pada beberapa bagian Excavator. Untuk mengetahui kekuatan Bucket maka dilakukan pemodelan Bucket terlebih dahulu dan menganalisis tegangan Bucket menggunakan metode elemen hingga kemudian dilanjutkan dengan melakukan evaluasi untuk mengetahui nilai safety factor dan melakukan simulasi untuk mendapatkan umur kelelahan (Life Cycle Fatique) dari Bucket. Hasil penelitian ini didapatkan distribusi gaya yang berpengaruh pada Bucket excavator yang ada di 3 titik, yaitu ujung Bucket teeth (A4), idler point (A11) dan Hinge point (A3). Nilai tegangan (von mises) pada jenis material Hardox-400, ASTM A36, dan SS 400 berturut-turut adalah 401,02 MPa, 399,41 MPa 401,32 MPa. Nilai displacement pada jenis material Hardox-400, ASTM A36, dan SS 400 berturut-turut adalah 1,2212 mm, 1,2212 mm, 1,2278 mm. Sedangkan nilai safety factor pada jenis material Hardox-400, ASTM A36, dan SS 400 berturut-turut adalah 2,54, 0,61, dan 0,58. Dan setelah dilakukan simulasi untuk mendapatkan umur kelelahan dari bucket maka diperoleh nilai pada jenis material Hardox-400, ASTM A36, dan SS 400 berturut-turut adalah 13734 siklus, 2716 siklus, dan 2676 siklus. Sehingga material yang dapat dikatakan aman untuk digunakan sebagai bucket yaitu Hardox - 400 karena nilai safety factor nya ≥ 1.
PERCOBAAN PROSES UNDERWATER FRICTION WELDING DENGAN BAJA ST 41 Rafael Raka Priambadha; Rusnaldy Rusnaldy; Paryanto Paryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Friction Welding adalah pengelasan dimana panas dihasilkan dari konversi energi mekanik menjadi panas pada permukaan benda kerja. Temperatur tinggi dapat menyebabkan sifat mekanik dan struktur mikro sambungan las yang buruk. Maka, dengan mempercepat pendinginan diharapkan sifat mekanik dan struktur mikro lebih baik. Underwater merupakan varian FW untuk mengelas logam dengan menghindari panas berlebih sepanjang garis las dengan media pendingin air. Pengelasan dilakukan dengan mesin bubut 3 variasi kecepatan putar sebagai parameter yaitu 400 rpm, 629 rpm, dan 864 rpm. Material pengelasan adalah Baja ST-41 diameter 15mm. Hasil friction welding melalui pengujian kelayakan Non-Destructive yaitu inspeksi visual. Berdasarkan hasil pengelasan, seluruh spesimen berhasil dilas. Waktu yang dibutuhkan pada rpm yang lebih rendah lebih lama dari pada rpm tinggi. Pada rpm rendah, flash yang dihasilkan mengalami kemiringan atau misalignment. Berdasarkan hasil inspeksi visual, bentuk flash pada underwater friction welding menghasilkan flash yang kecil atau bahkan tidak terbentuk sama sekali. Flash dapat terbentuk akibat tekanan aksial pada saat spesimen mengalami suhu tinggi yang memungkinkan deformasi. Pada metode underwater suhu yang timbul relatif lebih rendah akibat pendinginan, maka dari itu pada saat pemberian tekanan, flash yang terbentuk lebih kecil. Dari hal ini dapat dikatakan bahwa friction welding membutuhkan kecepatan putar yang tinggi agar menghasilkan hasil las yang baik.
ANALISIS KEGAGALAN PADA KOMPONEN KRITIS HYDRAULIC AXIAL PUMP DENGAN KAPASITAS 2000 LITER PER SECOND MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS Grandy Yustisio Rizaldi Ginting; Gunawan Dwi Haryadi; Yusuf Umardani
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa Mesin dikatakan ideal pada prinsipnya jika semua energi yang dihasilkan dapat berhasil diubah. Saat inimesin-mesin modern didesain untuk bekerja secara otomatis,dan padaumumnya mesin-mesin tersebut bekerja dengan kecepatan tinggi atau putaran, dimana getaran yang terjadi merupakan getaran frekuensi tinggi dan tidak lagi  dirasakan oleh indera manusia. Salah satu jenis mesin mekanik yang bekerja pada kecepatan tinggi adalah pompa. Pompa adalah mesin yang mengubah energi mekanik menjadi tekanan dalam fluida yang disirkulasikannya. Pompa yang telah lama beroperasi memerlukan penilaian keandalan untuk mengetahui keandalan sistem dan penyebab kegagalan/kerusakan masing-masing komponen. Elemen pompa biasanya menggunakan bantalan bola untuk membantu rotasi poros..Jika sistem mekanis, seperti pompa, menggunakan komponen bantalan beban, indikasi masalah pemesinan dapat diidentifikasi dari pola getaran yang dihasilkan oleh bantalan. Dalam bisnis, kegagalan sering terjadi karena suku cadang, seperti poros dan bantalan pompa, aus dan memiliki masa pakai yang pendek. Perusahaan menerapkan sistem hidrolik untuk mendapatkan gaya yanglebih besar dari gaya awal yang dilepaskan. Sebagai bagian dari kegagalan pompa, penulis melakukan analisis kegagalan  komponen  pompa menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) sehingga penulis dapat menentukan penyebab kegagalan pompa.
EFEK PENAMBAHAN BINDER BENTONIT TERHADAP KEKUATAN KATALIS ZEOLIT ALAM Alif Athallah; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zeolit alam merupakan mineral berpori yang dapat digunakan sebagai katalis padat, dan sumber daya alam Indonesia yang melimpah membuat zeolit dapat memiliki aplikasi di dunia industri, khususnya di dunia industri  sebagai katalis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menggali potensi  zeolit alam sebagai katalis dalam bentuk padat (pelet) mengingat zeolit belum diaplikasikan sebagai katalis dan masih banyak kekurangan dalam katalisis homogen. Untuk melakukan penelitian ini, zeolit mendapatkan variasi selama proses pembuatannya yaitu variasi kompaksi, meshing, dan persentase bahan pengikat. Untuk mengetahui sifat mekanik, pengujian yang dilakukan yaitu pengujian kompresi atau uji kuat tekan. Metode yang digunakan dalam pengujian kompresi adalah Side Crush Strength (SCS). Dari pengujian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa, penambahan bahan pengikat bentonit pada pelet katalis zeolit alam Asal Indonesia memiliki dampak terhadap kekuatan tekan nya.
PERANCANGAN MESIN PRESS BUKU DENGAN MENGGUNAKAN DONGKRAK HIDROLIK Cleves Ibrahim Akbar; Toni Prahasto; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian, sektor manufaktur sangat berkontribusi terhadap PDB nasional di kuartal kedua 2021, yaitu sebesar 17,34%. Di Solo ada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penerbitan mushaf quran. Salah satu alat dalam proses produksi mushaf quran adalah mesin press buku. Jurnal ini bertujuan untuk merancang dan alat tersebut sehingga alat bisa berfungsi dengan baik dan bisa lebih banyak menghasilkan produk dengan menggunakan biaya seminimal mungkin (efisien). Mesin press buku dirancang dengan menggunakan tenaga hidrolik sebagai tenaga utama penekannya. Sistem hidrolik adalah sistem penerusan daya dengan menggunakan fluida cair. Minyak mineral adalah jenis fluida yang sering dipakai. Prinsip dasar dari, sistem hidrolik adalah memanfaatkan sifat, bahwa zat cair tidak mempunyai bentuk yang tetap namun menyesuaikan, dengan yang ditempatinya.Perancangan akan mengunakan sofware solidwork 2019 dengan mengunakan data - data yang didapat dari Pt.Qomari Prima Publisher sebagai acuan perancangan, setelah itu hasil perancangan akan digambar diagram benda bebas dan diagram geraknya untuk mengetahui gaya- gaya yang terjadi di rancangan mesin press tersebut.dari perancangan didapat gambar hasil rancangan sudah bisa dipakai untuk pembuatan mesin press hidrolik
ANALISIS KINEMATIKA MEKANISME KOPLING OLDHAM Dzaky Nauvalika Ramadhani; Achmad Widodo; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Analisa Kinematika pada Kopling Oldham hasil modifikasi untuk penggunaan pada feeder berhasil dilakukan.Pertama didapatkan dimensi dari kopling oldham hasil modifikasi dan dilakukan pembuatan geometri serta simulasi dengan menggunakan SOLIDWORKS. Analisa kinematika menunjukan bahwa dalam satu periode gerakan yang terjadi apda output disk kopling oldham dapat menghasilkan nilai perpindahan yang konstan di 90° dengan nilai kecepatan dan percepatan maksimum yang masing-masing berada di nilai 873 deg/s dan 3682 deg/s2 . Hasil analisis memberikan gambaran awal bahwa terjadi mekanisme quick-return pada output sehingga kopling oldham hasil modifikasi dapat memberikan efek osilasi untuk digunakan pada feeder

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue