cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
ANALISIS PENGARUH RASIO EKSENTRISITAS PADA PELUMASAN ELASTOHYDRODYNAMIC MULTISTEP JOURNAL BEARING MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS DAN FLUID-STRUCTURE INTERACTION Farhansyah Savero; Muchammad Muchammad; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Journal bearing merupakan jenis bearing dimana kontak antar permukaan dalam bearing dengan shaft dipisahkan oleh fluida pelumas. Pemodelan pelumasan elastohydrodynamic merupakan pemodelan journal bearing yang mempertimbangkan efek deformasi pada bearing akibat tekanan yang dihasilkan dari efek wedge karena adanya eksentrisitas pada saat shaft berputar. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan journal bearing bertekstur multistep dengan pengaruh rasio eksentrisitas menggunakan perangkat lunak CFD. Hasil simulasi menunjukkan dengan adanya pengaruh tekstur multistep pada journal bearing, daya dukung beban meningkat pada rasio eksentrisitas rendah dan menurun pada rasio eksentrisitas tinggi, gaya gesek dan performa akustik menurun pada setiap rasio eksentrisitas.
EFEK KETINGGIAN STEP PADA PEMBENTUKAN SEPARASI DAN RESIRKULASI ALIRAN MELALUI ROUNDED FORWARD-FACING STEP Wimar Sabiq Alfani; Khoiri Rozi; Bambang Yunianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa aerodinamika medan aliran melalui forward-facing step. Efek-efek perubahan ketinggian step dan bilangan Reynolds terhadap karakteristik aliran disimulasikan. Metode dalam studi ini menggunakan software ANSYS FLUENT dengan model turbulen k-ε realizable. Hasil penelitian didapatkan bahwa Area aliran balik kecepatan rendah maupun kecepatan tinggi mengalami penurunan kecepatan seiring pertambahan nilai ketinggian step. Penurunan tekanan secara substansial terjadi seiring penambahan ketinggian step untuk kedua bilangan Reynolds yang diuji. Area aliran berenergi kinetik turbulen tinggi terbentuk pada daerah sangat dekat permukaan wall baik pada sisi upstream maupun downstream. Nilai koefisien friksi hampir sama dari inlet sampai tepat pada permukaan step. Pada sisi downstream nilai koefisien friksi terlihat meningkat untuk ketiga variasi ketinggian step.
ASPEK PROSES BALL MILLING PADA SILIKA RICE HUSK ASH M Faldy Syafar; Sulistyo Sulistyo; Yusuf Umardani
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi merupakan kebutuhan pokok bagi penduduk negara-negara Asia, terutama Indonesia. Dari proses penggilingan padi, diperoleh sekam padi sekitar 20 – 30% dari  bobot gabah sehingga dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan. Sekam padi banyak mengandung silika yang belum termanfaatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh proses ball milling terhadap bentuk struktur kristal silika. Bahan yang digunakan adalah sekam padi yang diambil dari kota Semarang. Sekam padi dicuci kemudian dibakar pada suhu 700 °C agar menjadi Rice Husk Ash (RHA). RHA di-ekstraksi menggunakan larutan NaOH 2M dan dititrasi HCl 2M untuk meningkatkan kandungan  silika yang diperoleh. Selanjutnya silika di ball milling selama 2 jam. Material silika hasil ball milling dilakukan karakterisi dengan pengujian XRD. Hasil penelitian menunjukan, silika hasil ball milling terbentuk senyawa kristalin pada fasa halite (JCPDS no. 96-900-6374), dengan persentase kristal sebesar 14,29% dan ukuran butir sebesar 71,42%.
ANALISIS PENGARUH FILM THICKNESS, PANJANG POCKET, DAN KEKASARAN PERMUKAAN TERHADAP KARAKTERISTIK THERMOHYDRODYNAMIC OPEN POCKET THRUST BEARING DENGAN MENGGUNAKAN CFD (COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS) Muhammad Arya Wavizayyan; Muchammad Muchammad; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di masa industri modern saat ini, kebutuhan akan mesin industri yang mumpuni dan efisien semakin meningkat termasuk komponen-komponen di dalamnya. Salah satu komponen penting dalam mesin adalah bearing, yang berfungsi untuk mengurangi gesekan/friksi antar dua benda yang bergerak relatif satu sama lain. Gesekan yang terjadi pada komponen mesin ini dapat menurunkan efisiensi mesin, meningkatkan suhu, deformasi pada komponen, dan efek negatif lainnya. Antar permukaan pada bearing dipisahkan oleh suatu fluida atau komponen lain seperti ball. Salah satu bearing yang menggunakan pemisah berupa fluida adalah thrust bearing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh film thickness pada thrust bearing dengan menggunakan variasi nilai Hmin yaitu: 15, 20, 25, 30, dan 35 µm terhadap peforma thrust bearing yang dilihat dari nilai distribusi tekanan, load support dan friction force. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa pada pemberian nilai Hmin yang lebih rendah pada thrust bearing menghasilkan nilai dari tekanan, load support, dan friction force yang lebih tinggi. Selain itu untuk hasil dari pemberian kekasaran yakni hasil terbaik didapat dari kekasaran high level pada bagian pocket saja dan kekasaran low level pada bagian full.
ANALISIS KEGAGALAN PADA KOMPONEN BOOM EXCAVATOR TIPE LIEBHERR R9250 Ulya Ramdhani Fikri; Sri Nugroho; Yusuf Umardani
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis alat berat yang terbuat dari mesin di atas roda khusus yang dilengkapi dengan arm, boom dan bucket merupakan bagian dari excavator. Excavator dipergunakan untuk menggali atau mengangkut suatu material seperti tanah, batubara, pasir, dan lain-lain. Pada excavator terdapat satu komponen yang berperan penting dalam fungsinya tersebut adalah boom, dimana komponen ini mengalami kegagalan berupa patah di area bottom mounting pin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme kegagalan boom dengan melakukan beberapa metode seperti pengamatan visual, pengujian komposisi kimia, pengujian metalografi, pengujian kekerasan dan simulasi FEM dengan menggunakan software Ansys 2020. Boom yang digunakan merupakan Liebherr R9250. Hasil pengamatan visual menunjukkan kegagalan yang dialami boom berupa kegagalan fatik dikarenakan tidak ada deformasi plastis yang signifikan serta serangkaian beach marks pada permukaan retak yang menunjukkan perambatan retak. Dari pengujian komposisi kimia, boom memenuhi standar material ST 52 Grade 3. Dari hasil pengujian metalografi menunjukan material berfasa ferit dan perlit. Hasil pengujian kekerasan menunjukan nilai kekerasan rata-rata 221,6 HV pada bagian initial crack. Pada hasil simulasi FEM menunjukkan tegangan von mises tertinggi berada tepat pada lokasi terjadinya patahan.
INVESTIGASI DAMPAK KECEPATAN TERHADAP KONTAK GESEK TREAD BLOCK SBR 25 PADA PERMUKAAN RIGID DENGAN METODE FINITE ELEMENT Andar Naek Kristian Nainggolan; Budi Setiyana; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap material memiliki ciri dan sifat yang berbeda, yang biasa disebut dengan sifat material. Dalam dunia industri pemilihan suatu material sangat diperhatikan karena dapat mempengaruhi proses produksi di industri tersebut. Untuk mengetahui sifat material, pengujian pada material tersebut harus dilakukan. Dalam melakukan suatu pengujian untuk mengetahui sifat suatu material, pemodelan dengan menggunakan program komputasi dapat menjadi solusi yang baik untuk mengurangi biaya yang dikeluarkan. Material hyperelastic merupakan model yang sering digunakan untuk material karet. Banyak peneliti yang telah mengembangkan teori tentang model hyperelastic, seperti Yeoh dan Mooney-Rivlin yang umumnya digunakan untuk material karet jenis styrene-butadiene rubber (SBR) yang diisi dengan carbon black. Pada penelitian ini menyajikan investigasi permodelan kontak gesek antara elastomer dengan permukaan rigid dengan variasi SEF (Yeoh dan Mooney Rivlin) dan variasi kecepatan (100 mm/s, 300 mm/s, 500 mm/s) dengan kedalaman indentasi 0,8 mm menggunakan bantuan software ABAQUS 6.14-5. Hasil dari penelitian berupa hubungan tegangan maksimum, gaya reaksi, dan koefisien gesek total terhadap perpindahan indenter arah horizontal. Berdasarkan hasil simulasi menunjukan bahwa semakin kecil diameter indenter yang mengindentasi elastomer, tegangan maksimum dan koefisien gesek total yang didapat akan semakin besar. Semakin besar diameter indenter yang mengindentasi elastomer, gaya reaksi horizontal dan vertikal yang didapat akan semakin besar.
ANALISIS PENGARUH VARIASI GEOMETRI DAN KEMIRINGAN SUDUT VENTILATION HOLE PADA DISC BRAKE SEPEDA MOTOR TERHADAP PERILAKU TERMAL MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Lovida Ahmad Rifo Alfarizky; Muchammad Muchammad; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaran sudah menjadi kebutuhan bagi manusia, baik kendaran dengan tenaga konvensional maupun yang digerakkan mesin, kendaran bermesin terbagi atas berbagai macam bentuk dan ukuran, dan dengan adanya kendaran bermesin dengan daya laju yang besar, tentu dibutuhkan juga sistem pengeraman yang mempuni. Rem berfungsi untuk mengurangi kecepatan atau memberhentikan laju kendaraan. Salah satu bagian penting dalam rem adalah Disc Brake. Pada saat proses pengereman disk brake akan mengalami kenaikan temperatur karena adanya transfer energi dari energi kinetik berupa laju kendaraan menjadi energi termal. Panas pada Disc Brake ini selanjutnya harus dibuang ke lingkungan untuk mengindari kerusakan Disc Brake atau bagian lainnya. Pembuangan panas yang efektif sangat menunjang performa pengereman yang baik. Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis performa termal Disc Brake sepeda motor dengan variasi sudut lubang ventilasi untuk melihat temperatur maksimum pada setiap model dengan menggunakan ANSYS. Model Disc Brake yang digunakan adalah, drill type dan groove type. Variasi sudut juga digunakan untuk melihat performa termal dari Disc Brake.yaitu dengan kemiringa 15°, 30°, dan 35°. Hasil analisis ini menunjukan bahwa Disc Brake groove and drill type dengan variasi sudut 35° derajat memiliki temperatur maksimal paling rendah sebesar 107.57 °C . Dan Disc Brake groove type dengan variasi sudut. 0°, memiliki temperatur maksimal paling tinggi sebesar 263.49 °C. 
ANALISIS KEGAGALAN PADA PIRINGAN GEAR BELAKANG SEPEDA MOTOR KAPASITAS 150 CC Billy Boazter Sebastian Siregar; Sri Nugroho; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gear atau roda gigi adalah salah satu komponen structural paling fundamental pada proses gerak dan transmisi daya. Roda gigi berguna untuk menstransmisikan daya atau putaran yang cepat. Pada sepeda motor, transmisi daya berupa sistem mekanik yang terbentuk dari 2 gear (dihubungkan dengan rantai) untuk menghasilkan penambahan torsi dan pengurangan RPM pada roda belakang yang memerlukan torsi lebih besar dari output yang dikeluarkan oleh motor. Dari komponen tersebut akan dilakukan beberapa pengujian untuk menganalisis mekanisme dan penyebab dari kegagalan tersebut. Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian spektrometri, pengujian metalografi, pengujian kekerasan, serta uji visual (analisis tegangan dan buckling). Hasil pengujian visual menunjukkan jika kegagalan terjadi dikarenakan adanya beban berlebih. Dari pengujian komposisi kimia menunjukkan jika material yang digunakan adalah AISI 1010, yang kemudian juga dibuktikan dengan pengujian metalografi yang menunjukkan struktur mikro dari AISI 1010. Pengujian kekerasan menunjukkan jika material memiliki kekerasan rata-rata 131,35 HV pada daerah kegagalan dan 106,94 HV pada daerah jauh dari kegagalan. Pengujian simulasi menunjukkan jika desain dari gear dapat menahan beban normal yang terjadi. Terjadi strain hardening pada material, yang menunjukkan bahwa kegagalan terjadi karena beban berlebih seperti jatuh atau tertimpa.
PROSES PEMBUATAN LANTHANUM DOPED CERIA DENGAN METODE BALL MILLING M Faesal Febriandyono; Sulistyo Sulistyo; Jarot Raharjo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah CO2 yang semakin banyak mengakibatkan global warming yang berdampak pada perubahan iklim, sehingga perlu adanya pengembangan energi baru dan terbarukan konversi energi (EBTKE) salah satunya fuell cell. Fuel cell (sel bahan bakar) merupakan peralatan elektrokimia yang mengubahan bahan bakar gas menjadi listrik secara langsung. Pemanfaatan material lanthanum doped ceria (LDC) sebagai elektrolit SOFC saat ini cukup berkembang. Pembuatan LDC menggunakan material lanthanum oxide dan ceria oxide yang di campurkan dengan ball milling selama 10 jam dengan kecepatan 300 rpm. Material lanthanum doped ceria dikalsinasi pada suhu 1350°C sehingga menghasilkan kristal yang berbentuk FCC (faxe centered cubic). Fasa yang terbentuk setelah dikalsinasi adalah CeO2.
STUDI NUMERIK PENGARUH KETINGGIAN STEP TERHADAP KARAKTERISTIK ALIRAN MELALUI BACKWARD-FACING STEP Alvindriyove Alvindriyove; Khoiri Rozi; Berkah Fajar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini behubungan dengan karakterstik aliran yang terbentuk setelah melalui backward-facing step. Karakteristik aliran yang terbentuk terdiri dari separasi aliran, resirkulasi, dan reattachment. Dalam menganalisis karatakteristik aliran ini digunakan metode simulasi dengan software ANSYS FLUENT 2016 dan shear stress transport (SST) k-ω sebagai model turbulennya. Efek-efek perubahan ketinggian step terhadap karakteristik aliran diuji menggunakan bilangan Reynold sebesar Re = 1,3 x 104. Hasil-hasil simulasi dari penelitian ini ditemukan bahwa zona resirkulasi mengalami pembesaran dan titik reattachment mengalami pemanjangan pada daerah downstream. Tekanan dan energi kinetik turbulen berkurang dengan diberikan penambahan ketinggian pada step. Perubahan energi kinetik turbulen secara siknifikan hanya terjadi pada daerah downstream. Sedangkan pada daerah upstream, distribusi energi kinetik turbulen hanya terjadi di dinding dan sedikit di area inlet. Koefisien friksi mengalami fluktuasi cukup kuat pada dinding sisi downstream.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue