cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
PERBANDINGAN KONTUR TEKANAN ANTARA PERMODELAN ALIRAN TURBULEN DAN LAMINAR PADA KASUS THRUST BEARING Ben Oni Pugastri; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thrust bearing adalah elemen mesin yang berfungsi untuk menopang beban aksial dari poros yang berputar. Thrust bearing mentransmisikan beban aksial dari poros yang berputar melalui permukaan kontak yang bergerak relatif satu sama lain. Selama bertahun-tahun, berbagai studi telah dilakukan oleh para peneliti dalam upaya meningkatkan performa thrust bearing. Pada penelitian ini, analisis thermohydrodynamic (THD) dilakukan dengan simulasi berbasis computational fluid dynamics (CFD) dengan tujuan untuk menganalisis performa thrust bearing dengan rectangular dimples menggunakan beberapa jenis pemodelan turbulensi. Hasil penelitian ini akan menampilkan perbandingan performa tribologi antara masing-masing model turbulensi dengan mempertimbangkan adanya kavitasi dan kondisi termal pada thrust bearing. Selain itu, hasil ini akan dibandingkan dengan performa thrust bearing dalam kondisi aliran laminar tanpa mempertimbangkan kavitasi. Hasil penelitian ini diinterpretasikan, dibandingkan satu sama lain, dan ditetapkan untuk menemukan performa terbaik di setiap kondisi operasi.
EFEK PERFORATED CONCAVE DELTA WINGLET VORTEX GENERATORS DAN NANOFLUIDA TERHADAP KARAKTERISTIK TERMAL-HIDRAULIK DALAM SALURAN Marta Khoirunnisa; Syaiful Syaiful; Bambang Yunianto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laju perpindahan panas dapat ditingkatkan dengan pemasangan vortex generators dan penggunaan nanofluida. Tujuan dari studi numerik ini adalah peningkatan perpindahan panas dengan menggunakan vortex generators jenis perforated concave delta winglet dan penambahan nanofluida pada fluida utama. Simulasi numerik dilakukan di dalam penampang sirkular, elip dan flat dengan empat jenis aliran berbeda, yaitu udara, air, nanofluida CuO dan Al2O3. Saluran dengan dan tanpa vortex generators diinvestigasi dalam kerja ini. Vortex generators disusun secara inline pada sisi atas dan bawah plat datar yang disisipkan sepanjang saluran dengan sudut serang 30o terhadap arah aliran. Bilangan Reynolds divariasikan antara 4.000 sampai 12.000 dengan interval 2.000. Hasil dari studi numerik ini menunjukkan bahwa nanofluida Al2O3, dan CuO mampu meningkatkan performance evaluation criteria (PEC) adalah berturut – turut 8%, dan 10% lebih tinggi daripada yang dari fluida dasar air.
SIMULASI NUMERIK EROSI PADA CIRCULATION FLUIDIZED BED (CFB) BOILER PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) KALIMANTAN BARAT MENGGUNAKAN ANSYS FLUENT Ahmad Musawwir Azhim; MSK Tony Suryo Utomo; Eflita Yohana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Computational Fluid Dynamic (CFD) telah banyak digunakan untuk mempelajari Circulation Fluidized Bed (CFB) proses pembakaran. Analisa bahan bakar campuran antara batubara dan biomassa dari bahan PKS (palm kernel shell) pada proses pembakaran yang terjadi pada boiler PLTU Kalimantan Barat dilakukan dengan variasi pencampuran penambahan bahan bakar PKS sebanyak 20%, 40%, 60%, dan 80%. Simulasi yang digunakan menggunakan data model set up, material properties, dan boundry condition sesuai dengan data experiment PJB Ketapang. Kemudian dilakukan analisa dengan kecepatan aliran fluida 3.2 kg/s dan ukuran partikel 150 μm, 300 μm, 400 μm, dan 500 μm terhadap erosion rate yang terjadi pada dinding furnace akibat partikel pasir yang ada pada material proses pembakaran PLTU. Berdasarkan hasil simulasi pencampuran bahan bakar antara batubara dan PKS variasi 20% - 80% mengalami penurunan temperature dari 1180oC – 920.03oC akibat perbedaan kalor bahan bakar. Sedangkan untuk erosion rate pada simulasi mengalami kenaikan dari 0.000189 kg/s – 0.001886 kg/s dikarenakan adanya perbedaan ukuran partikel pasir dan kecepatan laju alir masa partikel.
ANALISIS PROGNOSTIK TERHADAP KERUSAKAN BANTALAN PADA POROS KECEPATAN TINGGI TURBIN ANGIN MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING DENGAN PENDEKATAN SUPPORT VECTOR REGRESSION (SVR) David Titian Wiranata; Toni Prahasto; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi energi dari sumber terbaruka, seperti dari sumber air, udara dan sumber lainnya semakin meningkat. Tenaga angin adalah salah satu energi terbarukan yang paling berkembang di seluruh dunia. Untuk menghasilkan energi dari aliran angin diperlukan mesin turbin. Salah satu komponen dalam turbin adalah bearing yang terdapat pada bagian sudu (blade). Bearing atau bantalan merupakan komponen penting dalam suatu mesin berputar seperti pada turbin. Kegagalan pada bantalan adalah salah satu jenis kegagalan yang paling sering dijumpai. Kegagalan ini dapat menyebabkan malfungsi atau kerusakan lainnya pada sistem mesin yang berakibat pada terjadinya downtime yang lama dan maintenance cost yang tinggi Hal inilah yang mendorong dilakukannya proses prognostik untuk memprediksi potensi terjadinya kegagalan dan menentukan estimasi dari Remaining Useful Life (RUL) komponen untuk beroperasi sebelum terjadi kegagalan. Prediksi RUL dilakukan menggunakan data getaran bantalan pada poros kecepatan tinggi turbin angin, kemudian dianalisis secara statistik dan dengan Spectral Kurtosis untuk diperoleh fitur. Fitur tersebut kemudian dipilih yang terbaik dan dilakukan sejumlah proses untuk digunakan sebagai input untuk proses machine learning dengan algoritma Support Vector Regression (SVR). Hasil penelitian menghasilkan 20 variasi model dengan 70% model dengan akurasi prediksi yang beragam namun mampu memberikan estimasi kapan bantalan akan mengalami kegagalan yang diukur dari waktu awal terjadinya kerusakan.
PENGUJIAN SEM DAN BIODEGRADASI MATERIAL DICALCIUM PHOSPHATE DIHYDRATE (DCPD) BERBAHAN CANGKANG RAJUNGAN Abid Muflih Ernandara; Athanasius Priharyoto Bayuseno; Rifky Ismail
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dicalcium Phosphate Dihydrate (DCPD) termasuk dalam salah satu jenis kalsium fosfat yang dapat dibuat dengan bahan baku alami seperti cangkang rajungan (Portunus Pelagicus). Bahan baku dari cangkang rajungan memiliki potensi dalam sintesis dicalcium phosphate dihydrate untuk aplikasi di dunia medis yaitu sebagai bahan calcium phosphate cement (CPC) yang digunakan untuk perawatan tumor tulang jinak. Menggunakan bahan baku cangkang rajungan dapat menguntungkan, karena murah, ketersediaannya terbilang besar dan mudah didapat. Cangkang rajungan memiliki kandungan kalsium karbonat sebesar 70%. Penelitian ini bertujuan untuk sintesis DCPD menggunakan metode aqueous berbahan cangkang rajungan dengan tiga variasi waktu pengadukan yang berbeda dan karakterisasi menggunakan XRD, SEM, dan pengujian biodegradasi untuk mengetahui struktur kristal, morfologi, dan tingkat biodegradable biokeramik DCPD. Metodologi penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan metode eksperimen dan analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji dan membuktikan landasan teori yang telah ditetapkan. Proses sintesis DCPD dilakukan dengan mencampur cangkang rajungan yang terkalsinasi (Ca(OH)2), asam fosfat (H3PO4), dan aquades dengan variasi waktu pengadukan 8, 16, dan 24 jam pada suhu 35 oC pada kecepatan magnetic stirrer sebesar 400 rpm. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sintesis DCPD pada waktu reaksi 16 jam sebagai DCPD terbaik karena struktur kristal berupa monoklinik, morfologi yang berbentuk jajar genjang, dan tingkat biodegradable diatas 15 %.
ANALISA DINAMIK FUNCTIONALLY GRADED MATERIALS CURVED BEAM MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Pandyagalih Jayanimitta; Ismoyo Haryanto; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan jenis komposit pada perkembangan teknologi semakin kompleks dan rumit, untuk itu diperlukan adanya material komposit jenis baru yang dapat memenuhi kriteria tersebut. 30 tahun belakangan ini terciptanya material komposit jenis baru yang bernama functionally graded material yang dapat bertahan pada kondisi ekstrim. Konsep komposit jenis baru tersebut merupakan pengembangan yang terinspirasi dari alan dimana struktur antar lapisan kompositnya saling bergradasi. Penelitian mengenai komposit jenis FGM ini masih sangat sedikit dikarenakan proses produksi serta kecanggihan dari komposit ini. Untuk memenuhi perkembangan teknologi komposit di Indonesia serta pengenalan material komposit jenis FGM ini, maka penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian ini meliputi perbandingan anatara material komposti jenis Functionally graded material dan juga material mono material. Analisa ini menggunakan metode penelitian berjenis metode elemen hingga (Finite element method) menggunakan software COMSOL Multiphysics. Penelitian ini mencakup modus getar yang dapat menghasilkan frekuensi natural, massa efektif, energi kinetic, dan perubahan bentuk benda yang terjadi. Hasil ini juga meliputi kebutuhan akan kereta cepat yang membutuhkan material komposit tahan akan gaya luar, getaran tinggi, massa yang lebih ringan, dan kekuatan akan beban yang dapat ditahan oleh material komposit jenis ini. Setelah mengunpulkan data dari material FGM dan juga mono material kemudian dibandingkan, dan dikorelasikan dengan kebutuhakn dari kereta cepat tersebut. Setelah itu barulah dapat mengetahui kelebihan dari material komposit functionally graded materials tersebut. Tentunya material FGM ini tidak terbatas pada penggunaan pada kereta cepat, masih banyak aplikasi lainnya apabila FGM ini dikembangkan lebih lanjut.
INVESTIGASI DAMPAK BEBAN PADA KONTAK GESEK TREAD BLOCK SBR 25 PADA PERMUKAAN RIGID DENGAN METODE FINITE ELEMENT Daniel Danesworo; Budi Setiyana; Muhammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ban adalah salah satu komponen penting dalam kendaraan, ban memiliki komponen yang disebut tread block yang bergesekan langsung dengan permukaan jalan. Pada saat kendaraan bergerak, tread block akan mengalami pergerakan translasi dan rotasi, sehingga tread block akan mengalami berbagai gaya. Dalam penelitian ini digunakan metode finite element untuk menganalisa gaya gaya yang terjadi pada tread block mengalami tranlasi dimana komponen tersebut akan mengalami penekanan dan pergeseran pada permukaan keras, pembahasan pada penulisan ini akan membahas dampak dari perbedaan kedalaman penekanan dan penggunaan SEF yang berbeda pada tread block saat mengalami penekanan dan pergeseran pada permukaan rigid dengan kecepatan yang konstan. Dengan menggunakan software ABAQUS6.14-5 untuk memodelkan model 2 dimensi akan dimodelkan simulasi penekanan dan pergeseran pada tread block untuk mengetahui dampak penekanan dan perbedaan SEF pada tegangan yang akan terjadi pada tread block gaya – gaya reaksinya pada sumbu vertikal dan horizontal dan koefisien gesek total yang terjadi, serta distribusi tegangan, gaya – gaya reaksi serta distribusi koefisien gesek pada permukaan tread block yang bergesekan langsung pada permukaan jalan.
PERANCANGAN DAN ANALISIS TEGANGAN STRUKTUR FLUIDIZED BED DRYER DENGAN TIPE HORIZONTAL FRAME MENGGUNAKAN METODE SIMULASI NUMERIK Aldian Ghani Rahman; Eflita Yohana; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fluidized Bed Dryer (FBD) merupakan salah satu jenis mesin pengering untuk mengurangi kadar air partikulat basah. FBD juga menjadi referensi yang banyak digunakan dalam berbagai industri, utamanya dalam industri kimia serta makanan dan minuman karena desainnya memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja laju perpindahan massa dan perpindahan panas tanpa adanya reaksi kimia. Salah satu komponen penting pada FBD adalah frame mesin yang menompang kerangka sistem fluidisasi pada FBD. Optimalisasi desain mesin FBD dilakukan dengan meneliti tentang perancangan dan analisis static berupa tegangan von Mises, displacement (deformasi), dan safety factor pada struktur pada frame mesin FBD. Analisis dilakukan secara simulasi numerik dengan software SOLIDWORKS 2020. Hasil simulasi dan analisis statik menunjukkan bahwa desain frame mesin FBD memiliki nilai tegangan von Mises minimum sebesar 5.625×101 dan maksimal 1.596×107 Pa, nilai deformasi maksimum sebesar 0,05486 mm, dan nilai safety factor rata-rata sebesar 13.
ANALISIS RANGKA BICYCLE MOTORCROSS EXTREME (BMX) MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Edward Rissan Girsang; Djoeli Satrijo; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda BMX dicirikan oleh input beban yang kompleks dan berkekuatan tinggi yang dihasilkan dari lompatan, benturan, ketidak teraturan permukaan, dan interaksi pengendara. Untuk memastikan keamanan produk, dan memungkinkan optimalisasi kinerja, pengetahuan yang lebih rinci tentang beban yang diterapkan dan respons struktural sepeda BMX sangatlah penting. Penelitian ini menggunakan Metode Elemen Hingga, untuk menguji rangka sepeda bmx dengan beban statis yang didapat dari berat pengendara pada 5 kasus pembebanan, 4 kasus pembebanan disimulasi dengan simulasi statis 4 posisi pembebanan tersebut yaitu pembebanan pada posisi road bump front wheel Pembebanan pada posisi road bump rear wheel, pembebanan pada posisi statis start up dan pembebanan pada posisi steady state pedalling, distribusi gaya pada keempat posisi pembebanan diambil dari referensi jurnal. Kasus pembebanan terakhir adalah pembebanan pada posisi jatuh dari ketinggian 2 m. Untuk kasus pembebanan terakhir, dianalisis dengan simulasi Linear Static dan Dynamic Explicit. Untuk simulasi linear static, beban ekuivalen dihitung dengan menghitung Impact Factor dari defleksi pada rangka ketika diberi beban static dari berat pengendara dan rangka. Sementar simulasi Dynamic Explicit menggunakan Impactor yang diberi kecepatan sesuai dengan energy kinetic dari rangka dan pengendara yang jatuh dari ketinggian 2 meter. Hasil simulasi Linear static pada empat kasus pertama. Pada simulasi impact dengan simulasi Linear static beban ekuivalen menggunakan Altair Hyperworks Optistruct 2019 didapat Max Von Mises 562 MPa, tegangan yang melewati batas yield strength ada di bottom bracket sekitar sambungan dengan seat tube, chain stays dan down tube. Pada simulasi Impact Dinamic Explicit menggunakan Altair Hyperworks Radioss 2018 didapat Max Von Mises 630.4 MPa pada waktu 0.4 ms, tegangan yang melewati yield strength ada di rear end, bagian bawah head tube dan bottom bracket.
ANALISIS KEGAGALAN PADA KOMPONEN CONNECTING ROD MOBIL KAPASITAS 1300 CC Hidayat Ramadhan; Sri Nugroho; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Connecting rod merupakan komponen dari suatu mesin yang mentransmisikan gerakan dari piston ke poros engkol dan bekerja pada suhu tinggi dalam ruang bakar. Tujuan dari penelitian saya ini adalah untuk mengetahui penyebab kegagalan connecting rod pada mobil 4 langkah kapasitas 1300 CC, yang mengalami deformasi plastis pada bagian leher connecting rod. Dengan riwayat, mobil sering dipakai untuk menerobos banjir serta sering mogok ketika hujan. Jadi, metode analisis yang digunakan diantaranya melakukan pengamatan visual, pengujian spektrometri, pengujian metalografi, pengujian kekerasan dan simulasi numerik. Dari hasil pengamatan visual, diprediksi bahwa connecting rod gagal karena hydrolock sehingga terjadi deformasi plastis. Dari hasil pengujian, diketahui bahwa komposisi kimia komponen connecting rod termasuk ke dalam baja paduan rendah (low alloy steel) seri Chromium-Molybdenum yang memiliki kandungan karbon 0,41 %, sehingga dapat disimpulkan bahwa connecting rod memakai standar baja SAE-AISI 4140. Struktur mikro yang terbentuk yaitu fasa Ferit dan Perlit, dikarenakan dalam proses produksi connecting rod tidak mengalami proses case hardening. Ditandai dengan nilai distribusi kekerasan yang hanya berkisar 200 - 300 HV. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa kegagalan disebabkan hydrolock, dibuktikan dari hasil simulasi analisis tegangan (von Mises) dan eigenvalue buckling yang menunjukkan kemiripan mode kegagalan buckling yang terjadi di lapangan. Dimana beban yang diterima connecting rod jauh diatas pembebanan normal dan terjadi di daerah titik tegangan maksimumnya.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue