cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 703 Documents
ANALISIS BEBAN PENDINGINAN MENGGUNAKAN METODE CLTD (COLLING LOAD TEMPERATURE DIFFERENCE) PADA KORIDOR RUANG PRODUKSI PT. NUFARINDO SEMARANG Krisna Bagus Setiawan; Paryanto Paryanto; Susilo Adi Widyanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Nufarindo Semarang merupakan salah satu perusahan yang bergerak di bidang produksi farmasi. Pada perusahaan farmasi, sistem pengkondisian udara atau sistem tata udara menjadi hal yang sangat penting. Sistem Tata Udara adalah suatu sistem yang mengondisikan lingkungan melalui pengendalian suhu, kelembaban nisbi, arah pergerakan udara dan mutu udara termasuk pengendalian partikel dan pembuangan kontaminan yang ada di udara. Untuk mendapatkan pengkondisian udara yang tepat diperlukan analisis atau perhitungan beban pendinginan. Pada penelitian ini membahas mengenai analisis beban pendinginan pada koridor ruang produksi PT. Nufarindo Semarang. Analisis beban pendinginan dilakukan menggunakan metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference). Metode CLTD dikembangkan oleh ASHRAE (American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers).  Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam memperkirakan beban pendinginan secara akurat dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti suhu luar, suhu dalam, kelembaban, dan radiasi matahari. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan kurang lebih selama satu bulan untuk memastikan variasi yang cukup dalam kondisi cuaca. Setelah dilakukan pengumpulan dan analisis data, didapatkan nilai beban pendinginan pada koridor ruang produksi sebesar 223.104,2 Btu/hr, dengan 10% safety factor yaitu sebesar 22.310,42 Btu/hr maka untuk total beban pendinginan adalah 245.414,7 Btu/hr. Dimana sistem HVAC yang digunakan untuk menyuplai koridor memiliki kapasitas pendinginan sebesar 250.000 Btu/hr. Maka dapat disimipulkan bahwa kapsitas pendinginan dari sistem HVAC yang digunakan untuk menyuplai koridor telah memenuhi kebutuhan dari beban pendinginan.
ANALISIS KEGAGALAN PADA PISTON HEAD TIPE KPH UNTUK JENIS MOTOR BEBEK Anang Arfan Ramadhan; Sri Nugroho; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bagian penting dalam blok mesin kendaraan ialah kepala piston, dimana piston dalam mesin berfungsi untuk melakukan pembakaran energi dan membuat kendaraan berjalan. Kerusakan atau kegagalan piston dapat menyebabkan masalah serius dalam performa kendaraan dan keandalan sistem pembakaran di ruang bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik material piston yang mengalami kegagalan beserta mekanisme kegagalan yang terjadi dan penyebab kegagalan dengan fokus pada bahan aluminium alloy 4032. Metode uji yang digunakan pada penelitian yaitu pengamatan visual untuk mengetahui secara garis besar kerusakan yang terjadi, pengujian metalografi untuk memeriksa struktur makro serta mikro dari komponen uji, uji mekanik berupa tes microvickers hardness pada piston yang telah digunakan, uji komposisi kimia dari material, dan anlisis ansys untuk mendukung data pengujian yang sudah dilakukan sebelumnya. Dari penelitian ini di dapatkan bahwa piston yang mengalami kegagalan mengandung alumunium sebesar 84% dan silikon 13%. Sedangkan kerusakan yang terjadi diakibatkan oleh pemakaian yang berlebihan dan adanya pembesaran ukuran piston yang menyebabkan clearance dinding silinder menyempit sehingga piston mengalami aus.
DETEKSI DAN PENGHITUNGAN OTOMATIS POHON LENGKENG MENGGUNAKAN YOLO Faishal Irfan Ramadhan; Munadi Munadi; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lengkeng (Dimocarpus Longan Lour) adalah komoditas buah tropis bernilai ekonomi tinggi yang membutuhkan pengelolaan perkebunan secara optimal untuk mendukung produktivitasnya. Penelitian ini memanfaatkan teknologi deep learning dengan model YOLO untuk mendeteksi dan mengklasifikasi pohon lengkeng menggunakan citra drone beresolusi tinggi. Data citra dianotasi melalui platform Roboflow dan digunakan untuk melatih model deteksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki akurasi yang tinggi, dengan mAP50 mencapai 0,854 dan mAP50-95 sebesar 0,563. Sistem deteksi ini dirancang untuk mempercepat proses identifikasi dan klasifikasi pohon, sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual. Dengan demikian, metode ini dapat meningkatkan efisiensi operasional, menurunkan biaya tenaga kerja, dan mendukung manajemen perkebunan yang lebih modern dan efektif.
ANALISIS KONSUMSI DAYA PROTOTIPE MAGNETIC CRAWLER TERHADAP VARIASI DUTY CYCLE MOTOR Hammam Abdirrazzaq Ats Tsaqif; Joga Dharma Setiawan; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prototipe magnetic crawler dirancang untuk bergerak pada permukaan ferrous dengan menggunakan motor listrik yang diatur melalui sistem PWM. Pemahaman mengenai konsumsi daya motor dalam berbagai kondisi operasional penting untuk optimisasi performa dan efisiensi sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi duty cycle terhadap konsumsi daya prototipe magnetic crawler. Prototipe magnetic crawler menggunakan mekanisme adhesi, mekanisme lokomosi, dan mekanisme kontrol. Rangkaian elektronika yang digunakan pada prototipe magnetic crawler dalam penelitian ini meliputi power supply, driver motor BTS7960, motor power window, Arduino UNO, dan Joystick KY-023. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan duty cycle menjadi 50% dan 60%. Data arus dan tegangan selama pengujian didapat menggunakan digital clamp meter Uni-T 204+. Pengujian dilakukan dengan crawler ditempatkan pada dinding besi secara vertikal, kemudian prototipe magnetic crawler digerakkan ke atas. Setelah mendapatkan data hasil arus pada setiap variasi setelah pengujian, data tersebut kemudian dikalikan dengan hasil tegangan yang didapatkan setelah pengujian untuk mengetahui konsumsi daya tiap-tiap variasi. Variasi duty cycle 50% merupakan variasi dengan konsumsi daya terendah, sedangkan variasi duty cycle 60% merupakan variasi dengan konsumsi daya tertinggi. Analisis ini memberikan wawasan tentang hubungan antara variasi duty cycle dan konsumsi daya yang penting untuk optimisasi efisiensi dan performa magnetic crawler dalam penggunaannya di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa duty cycle yang lebih rendah secara signifikan mengurangi konsumsi daya. Penelitian lebih lanjut dapat meneliti mengenai variasi duty cycle minimum yang dibutuhkan Prototipe magnetic crawler pada kondisi yang berbeda.
ANALISIS PENGARUH BEBAN MEKANIS DAN BEBAN TEMPERATUR PADA AIR BAFFLE SIPHONIC ROOF OUTLET TIPE NON-BOWL FINLESS LAMINAR AGITATING FLOW (NOFLAF) DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Adit Rizqi Suarno Putera; Ojo Kurdi; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siphonic roof outlet telah menjadi pilihan yang efisien dalam mengatasi permasalahan pembuangan air hujan dari atap bangunan komersial. Sistem ini berbasis pada prinsip siphon yang memungkinkan air hujan dihisap dengan kecepatan tinggi melalui pipa saluran, sehingga memungkinkan aliran air yang lebih besar dengan menggunakan diameter pipa yang lebih kecil. Penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui material siphonic roof outlet yang paling baik menahan beban eksternal berupa beban statis, beban impak akibat tabrakan sepatu, beban impak akibat tabrakan bola besi dan beban temperatur. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah melakukan simulasi pembebanan dengan  Finite Element Method (FEM) pada sebuah geometri siphonic roof outlet untuk mengetahui nilai dan distribusi equivalent von-mises stress, total deformation dan safety factor. Dalam penelitian ini, material yang disimulasikan adalah Aluminum Alloy Cast 383, Stainless Steel 304, Brass C26800, Polycarbonate, Acrylic, dan PVC pada pembebanan statis dan Stainless Steel 304 serta Polycarbonate pada pembebanan impak. Dari hasil simulasi tesebut didapatkan material terbaik untuk siphonic roof outlet yang mampu menahan beban eksternal adalah Stainless Steel 304. Material ini menunjukkan safety factor terbaik, yaitu 13,06 pada pembebanan statis dan beban temperatur. Selain itu, safety factor terbaik pada pembebanan impak akibat tabrakan sepatu dan beban temperatur sebesar 2,8325 dan total deformation terkecil yang dicapai adalah 2,2025 mm pada pembebanan impak akibat tabrakan bola dan beban temperatur.
PENGUKURAN KEKERASAN, CASE DEPTH, DAN PANJANG PEMBAKARAN CRANKSHAFT R TIPE A123 HASIL INDUKSI HARDENING DAN PENGUJIAN KESESUAIAN DENGAN STANDART DI PT XYZ Muhammad Rafi Saptohadi; Rifky Ismail; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ sebagai produsen motor dengan skala besar di Indonesia memiliki tuntutan produksi yang tetap harus dijaga setiap harinya dari segi kuantitas dan kualitas part. PT XYZ memiliki kewajiban untuk memproduksi part sepeda motor dari yang terkecil hingga part untuk merakit sepeda motor tersebut menjadi suatu unit utuh sepeda motor. Crankshaft yang menjadi pokok bahasan pada penelitian ini adalah suatu part pada sepeda motor dengan fungsi signifikan untuk membuat motor bergerak. Crankshaft tipe A123 yang diproduksi di PT XYZ adalah jenis crankshaft yang didesain untuk motor 160CC dengan tipe matic pada merk XYZ. Pada penelitian ini dilakukan uji pengukuran untuk crankshaft dari segi kekerasan, panjang pembakaran, dan case depth dengan metoda pengujian langsung dengan pengukuran menggunakan alat ukur yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menjaga kualitas suatu part dari parameter kekerasan, panjang pembakaran, dan case depth berdasarkan standar yang digunakan pada PT XYZ. Dengan pengujian beberapa sample part diharapkan penelitian ini dapat mengetahui kesesuaian part hasil hardening dengan parameter yang ingin dicapai. Pada penelitian ini digunakan alat ukur serta alat pendukung untuk membantu pengukuran part serta ditemukan data valid hasil suatu part.  Standar dan target yang ingin dicapai pada proses hardening juga dilampirkan pada penelitian ini untuk menunjang validasi data penelitian ini dengan acuan aktual perusahaan dalam produksi part. Berbagai bentuk perbandingan part sebelum dan setelah hardening juga dilampirkan dalam penelitian ini untuk menunjukan kesesuaian part hasil hardening secara konkret. Studi literatur juga dilakukan untuk menunjang penelitian ini demi mendapatkan perbandingan serta pandangan dari berbagai penelitian yang telah dilakukan. Secara keseluruhan, penelitian ini mencakup bentuk pengukuran secara manual dan wawancara dengan pihak-pihak terkait di perusahaan dalam pengambilan data serta perbandingan melalui berbagai literatur dalam proses pengolahan data. Setelah data diolah dan dianalisis ditarik suatu kesimpulan hasil uji dengan kesesuaiannya dengan standar yang ada.
PREVENTIVE MAINTENANCE MESIN HEIDELBERG SPEEDMASTER CD 102 TERHADAP PENGURANGAN COST OLI MESIN Muhammad Salman Al Farisi; Ajie Muhamad Hertriyanto; Eflita Yohana; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. X  merupakan yang tertua dari beberapa unit perusahaan yang bergerak di bidang percetakan dan pengemasan, didukung dengan unit yang lain seperti pembuatan kertas, konversi, hologram, engineering dan total security system yang terintegrasi. Mesin cetak offset adalah salah satu peralatan utama pada proses produksi PT. X yang memiliki peranan penting dalam mencetak kemasan dalam jumlah yang banyak dan cepat. Sehingga pada mesin cetak offset akan terdapat faktor-faktor yang menyebabkan penurunan performa pada mesin offset, seperti lingkungan mesin yang kotor, setelan rol yang tidak sesuai, kebocoran oli, dan komponen yang aus. Oleh karena itu, pada mesin cetak offset perlu dilakukan preventive maintenance untuk menjaga performa mesin dalam kondisi optimal agar menghasilkan output dengan kualitas yang baik dan lifetime mesin yang maksimal. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan oli yang boros dan untuk mengurangi biaya penggunaan oli dengan metode preventive maintenance. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mesin offset Heidelberg Speedmaster CD 102 dilakukan preventive maintenance dengan cara pengecekan adjusting roll, leakage, oil level, dan noise yang dilakukan setiap hari. Dengan pengecekan tersebut mendapatkan hasil bahwa output yang dihasilkan menjadi lebih terjaga kualitasnya serta lifetime mesin yang meningkat. Peningkatan lifetime mesin ini dapat diketahui dengan adanya hasil semakin menurunnya penggunaan oli mesin dari 1182 liter menjadi 450 liter dan menurunnya biaya yang dikeluarkan untuk perawatan mesin terutama pada oli. Biaya yang dikeluarkan untuk pemakaian oli pada bulan Agustus 2022 – Januari 2023 yaitu mengalami penurunan dari Rp. 82.129.000,- menjadi Rp. 31.275.000,-.
ANALISIS PENGARUH NANOLUBRIKAN TIO2 PADA PELUMASAN THERMOHYDRODYNAMIC TERHADAP PERFORMA TRIBOLOGI THRUST BEARING PERMUKAAN TEKSTUR METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD) Hasna’u Saniiyah; Mohammad Tauviqirrahman; Sulistyo Sulistyo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi pelumas (ISO VG 46 dan Nanolubrikan TiO2) terhadap fenomena thermohydrodynamic pada thrust bearing yang beroperasi pada kecepatan 6000 RPM yang dilakukan pada kondisi permukaan bantalan bertekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelumas Nanolubrikan TiO2  menghasilkan tekanan maksimum dan daya dukung beban tertinggi, sedangkan kondisi thrust bearing berpelumas ISO VG 46 menghasilkan nilai terendah. Penambahan nanopartikel TiO₂ pada pelumas ISO VG 46 secara konsisten meningkatkan tekanan hidrodinamik dan daya dukung beban pada seluruh kondisi permukaan.
ANALISIS VON MISES STRESS PADA TULANG L1 HINGGA L2 DENGAN KONDISI PEMBEBANAN MULTIAXIAL MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Muhammad Rafli; Jamari Jamari; Tri Indah Winarni
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi tegangan von mises pada lumbar spine L1 hingga L2 dengan kondisi pembebanan multiaxial menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Analysis/FEA). Data geometri diperoleh dari CT-scan pasien laki-laki berusia 55 tahun dalam kondisi normal, yang selanjutnya direkonstruksi menjadi model 3D menggunakan perangkat lunak CAD dan disimulasikan dengan Ansys 2023 R2. Simulasi dilakukan dengan pembebanan aksial sebesar 500 N dan variasi momen lentur (2,5 N.m, 5 N.m, 7,5 N.m, dan 10 N.m) dalam enam arah gerak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai von mises stresstertinggi pada bagian cancellous dan endplate ditemukan pada kondisi flexion dengan momen 10 N.m. Namun, terdapat ketidakteraturan pada data endplate, di mana tegangan tertinggi tidak selalu terjadi pada momen tertinggi. Penelitian ini juga menekankan pentingnya evaluasi biomekanis pada struktur cancellous dan endplate yang selama ini kurang diperhatikan, serta menunjukkan peran penting ligamen dalam menjaga kestabilan segmental tulang belakang.
IDENTIFIKASI PARAMETER SISTEM TANDU UNTUK KEPERLUAN SIMULASI SISTEM KONTROL Ayu Aprilia; Joga Dharma Setiawan; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem tandu yang digunakan dalam evakuasi udara, terutama pada helikopter, memerlukan stabilisasi agar tetap seimbang selama operasi. Untuk merancang sistem kontrol yang efektif, diperlukan identifikasi parameter sistem yang akurat guna mendukung simulasi dan analisis performa kendali. Penelitian ini berfokus pada penentuan parameter utama sistem tandu, termasuk massa, momen inersia, gaya aerodinamika, torsi aktuator, serta respons sensor terhadap dinamika sistem. Metode eksperimen dan pemodelan numerik digunakan untuk mengukur serta memvalidasi parameter yang diperoleh. Hasil dari studi ini akan menjadi dasar dalam pengembangan model simulasi sistem kontrol, yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan algoritma kendali stabilisasi tandu dalam berbagai kondisi operasional.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026 Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026 Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025 Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025 Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024 Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue