cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 703 Documents
ANALISA KEANDALAN KOMPONEN KRITIS PADA SISTEM ELEKTRONIK INTERNAL ELECTRIC VEHICLE CHARGING STATION MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) Deny Ari Putra; Gunawan Dwi Haryadi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) merupakan elemen kunci dalam mendukung adopsi massal kendaraan listrik (EV) dan integrasi dalam sistem transportasi berkelanjutan. Penelitian ini mengaplikasikan metode Failure Modes and Effects Analysis (FMEA) untuk mengevaluasi keandalan SPKLU. Dengan menggunakan pendekatan FMEA, studi ini menganalisis berbagai modus kegagalan potensial dalam sistem SPKLU, termasuk kerusakan perangkat keras, gangguan perangkat lunak, dan masalah konektivitas. Data dikumpulkan dari instalasi SPKLU yang beragam, dan setiap modus kegagalan dievaluasi berdasarkan dampaknya terhadap operasional dan ketersediaan layanan. Penelitian ini tidak hanya mengidentifikasi kegagalan-kegagalan kritis dan dampaknya terhadap sistem, tetapi juga menilai efektivitas protokol pemeliharaan yang ada serta mengusulkan perbaikan berbasis analisis risiko untuk meningkatkan keandalan operasional dan kepuasan pengguna. Temuan dari studi ini memberikan wawasan penting bagi para pemangku kepentingan dalam ekosistem EV, termasuk pembuat kebijakan, penyedia infrastruktur pengisian, dan produsen kendaraan, dengan tujuan meningkatkan keandalan jaringan SPKLU dan mendukung transisi menuju sistem transportasi yang lebih berkelanjutan.
SIMULASI NUMERIK CFD-DEM PADA AGITATED PACKED BED DRYER PADA MATERIAL BERDENSITAS TINGGI Reka Adiyasa Cahyapala; Eflita Yohana; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengeringan merupakan tahapan penting dalam pemanfaatan biomassa kayu karena kadar air yang tinggi dapat menurunkan efisiensi konversi energi. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi temperatur inlet terhadap proses pengeringan biomassa kayu dalam sistem agitated packed bed dryer menggunakan pendekatan Computational Fluid Dynamics–Discrete Element Method (CFD–DEM). Simulasi dilakukan dengan variasi temperatur inlet udara panas sebesar 333 K, 343 K, dan 353 K untuk menganalisis dinamika perpindahan panas dan massa pada skala partikel. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan temperatur inlet mempercepat penurunan moisture content partikel biomassa akibat meningkatnya driving force termal antara fase fluida dan fase padatan. Laju evaporasi tertinggi terjadi pada tahap awal pengeringan dan menurun seiring berkurangnya kandungan air partikel. Agitasi terbukti meningkatkan homogenitas distribusi temperatur dan kelembapan di dalam unggun, meskipun fluktuasi lokal tetap teramati akibat perubahan porositas dan dinamika kontak antar-partikel. Selain itu, koefisien perpindahan panas, bilangan Nusselt, dan bilangan Sherwood menunjukkan peningkatan seiring kenaikan temperatur inlet, namun cenderung mengalami keterbatasan pada kondisi temperatur tertinggi. Studi ini menunjukkan bahwa pendekatan CFD–DEM efektif untuk memahami mekanisme pengeringan biomassa kayu dan dapat digunakan sebagai dasar optimasi kondisi operasi pengeringan.
PENGARUH BEDA PERSENTASE KATALIS ZEOLIT ALAM DAN BINDER KAOLIN DENGAN KALSINASI TERHADAP NILAI YIELD BIODIESEL BERBAHAN MINYAK GORENG KELAPA SAWIT DENGAN TRANSESTERIFIKASI Danny Ferdiana; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan konsumsi bahan bakar diesel untuk kendaraan dan industri meningkatkan potensi biodiesel sebagai alternatif, terutama dari minyak nabati seperti minyak kelapa sawit yang dimana produksi di Indonesia terbesar di dunia. Katalis diperlukan dalam proses transesterifikasi biodiesel, namun umumnya sulit dipisahkan, sehingga katalis heterogen berbahan zeolit alam dapat digunakan. Penambahan binder kaolin bertujuan memperkuat kekuatan mekanis katalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan mekanis pelet katalis serta kuantitas yield biodiesel dengan variasi komposisi katalis zeolit alam dengan kaolin seberat 1,2%wt serta dikalsinasi. Pelet katalis yang menggunakan paduan binder kaolin secara konsisten menunjukkan ketahanan mekanis yang lebih baik dibandingkan dengan pelet katalis yang terbuat dari 100% zeolit alam. Hasil biodiesel dengan rasio metanol:minyak 6:1 dan variasi katalis zeolit alam 100% memiliki yield 99,333, dimana lebih tinggi dibandingkan jika biodiesel dengan variasi katalis zeolit:kaolin 80:20 yang memiliki yield 98,667%.
PERANCANGAN ULANG KONVEYOR SABUK DENGAN KAPASITAS 2000 TON/JAM Jeremy Sahat; Djoeli Satrijo; Ojo Kurdi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konveyor merupakan peralatan pemindahan dalam industri yang digunakan untuk memindahkan suatu benda dengan jarak yang tetap serta muatan yang tetap. Konveyor terbagi menjadi beberapa jenis, salah satu yang paling umum digunakan adalah konveyor sabuk. Konveyor sabuk terdiri dari beberapa komponen utama diantaranya ialah: belt, pulley, sistem pengerak, dan idler. Penelitian ini dilakukan untuk merancang sebuah konveyor menggunakan bantuan CAD (Computer aided design) dengan kapasitas 2000 ton/jam dengan material angkut batu bara. Perancangan menggunakan CAD menghasilkan geometri sebagai berikut, panjang drive pulley 1600 mm, diameter drive pulley 800 mm, panjang tail pulley 1600 mm, diameter tail pulley 630 mm, panjang bend/snub pulley 1600 mm, diameter bend/snub pulley 500 mm, panjang shaft pulley 2180 mm, diameter shaft pulley 130 mm, panjang carrying idler 530 mm, diameter carrying idler 159 mm, panjang return idler 1600 mm, diameter return idler 159 mm. Analisis FEA yang dilakukan pada drive pulley menghasilkan total deformasi maksimal 0,50757 mm dan minimum 0,00038796 mm, shear stress maksimal 93,062 Mpa dan minimum -89,963 Mpa, dan tekanan kontak maksimal 0,19748 Mpa dan minimum 0 Mpa. Analisis FEA yang dilakukan pada take-up pulley menghasilkan total deformasi maksimal 0,27867 mm dan minimum 0 mm, shear stress maksimal 82,097 Mpa dan minimum -85,04 Mpa.
ANALISIS PENGARUH TATA LETAK FINE-PORE AERATION TUBES TERHADAP PERFORMA AERASI PADA TAMBAK UDANG VANAME MARINE SCIENCE TECHNO PARK – UNDIP Ghinna Nur Akram; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dissolved oxygen (DO) adalah parameter penting dalam kualitas air untuk budidaya udang vaname. Untuk meningkatkan konsentrasi DO di tambak udang, metode aerasi menggunakan aerator jenis fine-pore aeration tubes dapat diterapkan. Alat ini memiliki beberapa keunggulan seperti efisiensi aerasi tinggi, instalasi mudah, dan risiko penyumbatan rendah. Dalam penggunaannya, fine-pore aeration tubes bisa diatur sesuai kebutuhan sehingga tata letak mempengaruhi performa aerasi. Penelitian menggunakan metode computational fluid dynamics (CFD) dilakukan untuk menganalisis distribusi DO, sirkulasi air, dan performa aerasi pada berbagai tata letak aerator yaitu straight-type, ring-type, dan square-type di tambak udang vaname Marine Science Techno Park (MSTP)-Undip. Hasil menunjukkan tata letak straight-type memberikan distribusi DO terbaik dengan penyebaran merata di seluruh kolam. Namun, ketiga tata letak tidak menunjukkan sirkulasi air yang baik karena aliran air hanya terjadi di sekitar gelembung udara yang naik.
KARAKTERISASI MATERIAL PERAPAT SOFC BERBASIS RHA, ALUMINA, DAN MAGNESIA Raka Ramananda; Sulistyo Sulistyo; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis energi global dan tuntutan dekarbonisasi mendorong pengembangan teknologi Solid Oxide Fuel Cell (SOFC). Namun, efisiensi jangka panjang SOFC sangat bergantung pada integritas komponen sealant (perapat) dalam mencegah kebocoran gas pada suhu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan material sealant berbasis sistem SiO₂-Al₂O₃-MgO yang ekonomis dan berkelanjutan dengan memanfaatkan limbah Abu Sekam Padi (RHA) sebagai sumber silika amorf. Material komposit difabrikasi melalui metode pencampuran mekanik (ball milling) dan kompaksi dengan variasi pengikat Polyvinyl Alcohol (PVA) sebesar 0,3 g, 0,35 g, dan 0,4 g, diikuti proses sintering pada suhu 1300°C. Karakterisasi material dilakukan menggunakan XRF, XRD, SEM, dan uji permeabilitas gas standar ASTM D6539-13. Hasil uji XRF menunjukkan peningkatan konsentrasi silika menjadi 25,80% pasca-sintering akibat dekomposisi material organik. Analisis XRD mengungkap terbentuknya fasa kristalin dominan Cristobalite (±77,0%) yang memberikan stabilitas termal, berdampingan dengan fasa amorf yang berfungsi mengisi celah antar-partikel, serta fasa Corundum sebagai penguat mekanik. Pengamatan SEM memperlihatkan mikrostruktur yang terintegrasi baik dengan porositas tertutup. Evaluasi kinerja menunjukkan bahwa formulasi dengan 0,3 g PVA menghasilkan nilai permeabilitas terendah dan paling stabil pada kisaran 0,018–0,019 Darcy. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komposit keramik berbasis RHA memiliki karakteristik struktur dan kemampuan penahanan gas yang memenuhi persyaratan sebagai material perapat SOFC yang efektif.
PRODUKSI MATERIAL MAGNESIUM OKSIDA MENGGUNAKAN PROSES ELEKTROLISIS DENGAN JEMBATAN GARAM VERTIKAL DAN VARIASI JUMLAH ELEKTRODA Muhammad Fathur Rohman Basir Nasution; Sulistyo Sulistyo; Yusuf Umardani
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Magnesium oksida (MgO) merupakan material dengan berbagai aplikasi industri, seperti katalis, refraktori, dan adsorben. Salah satu sumber utama magnesium adalah limbah bittern, yang kaya akan ion magnesium, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Metode produksi MgO konvensional sering kali memerlukan energi tinggi dan bahan kimia tambahan, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi magnesium oksida (MgO) dari limbah bittern melalui proses elektrolisis menggunakan jembatan garam vertikal dengan variasi jumlah elektroda. Proses elektrolisis dilakukan dengan variasi arus listrik dan jumlah elektroda untuk mengoptimalkan pembentukan endapan magnesium hidroksida (Mg(OH)2), yang kemudian dikalsinasi menjadi MgO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jumlah elektroda berpengaruh signifikan terhadap efisiensi elektrolisis dan rendemen Mg(OH)2 yang diperoleh. Karakterisasi menggunakan XRF menunjukkan bahwa MgO yang dihasilkan memiliki tingkat kemurnian tinggi. Dengan demikian, metode elektrolisis dengan jembatan garam vertikal dapat menjadi alternatif yang efisien dalam produksi MgO dari limbah bittern, sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya yang lebih berkelanjutan.
PENGGUNAAN SOLIDWORKS FLOW SIMULATION DALAM ANALISIS PENGARUH KELENGKUNGAN BILAH PADA TURBIN ANGIN SAVONIUS DI INDONESIA Septian Dwi Nugroho; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi listrik Indonesia terus meningkat, mencapai 1.173 kWh pada 2022, dan diperkirakan naik 13,9% pada 2023. Saat ini, 85,9% kebutuhan listrik masih bergantung pada energi tidak terbarukan, sementara energi terbarukan hanya 14,1% [6]. Potensi energi terbarukan mencapai 3.686 GW, namun pemanfaatannya masih rendah, termasuk energi bayu yang hanya memanfaatkan 0,15 GW dari potensi 155 GW [5]. Kecepatan angin yang rendah menghambat pembangunan PLTB skala besar, tetapi turbin Savonius menjadi alternatif yang cocok untuk kondisi ini.Penelitian ini menggunakan program Computer Fluid Dynamic (CFD) SolidWorks Flow Simulation untuk menganalisis performa tiga bentuk bilah turbin Savonius—classical, swirling, dan golden ratio—dalam kecepatan angin rendah. Hasil menunjukkan bahwa bilah golden ratio menghasilkan daya tertinggi pada kecepatan angin rendah (1,5–4,1 m/s), sedangkan bilah classical lebih optimal pada kecepatan angin tinggi (>4,1 m/s). Coefficient of Power (Cp) dan Coefficient of Torque (Ct) bilah golden ratio menurun setelah tip speed ratio (λ) 0,7, sedangkan bilah classical terus meningkat. Secara keseluruhan, bilah golden ratio efektif pada kecepatan angina rendah, dan bilah classical sesuai untuk kecepatan angina tinggi. Penelitian ini mendukung penerapan SolidWorks dalam analisis CFD untuk turbin Savonius dan pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia.
ANALISIS KINEMATIK ANGGOTA GERAK TUBUH ATAS YANG DITERAPI MENGGUNAKAN ROBOT MEJA TERAPI BAHU Elang Lyra Bayuh Aji; Rifky Ismail; Toni Prahasto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan kondisi medis serius yang disebabkan oleh kematian sel-sel otak akibat kurangnya pasokan oksigen, dengan prevalensi sebesar 10,9% di Indonesia. Penyakit ini menjadi penyebab utama kematian serta disabilitas jangka panjang. Rehabilitasi yang tepat sangat penting untuk membantu pasien stroke mencapai kemandirian dan fungsi motorik optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan parameter kinematik sebagai alat ukur dalam menilai kemajuan pasien stroke yang menjalani terapi robotik. Parameter kinematik yang dianalisis meliputi Movement Accuracy (MovAcc), Speed Metric (SM), Jerk Metric (JM), Movement Duration (MDur), Peak Speed (PS), dan Number of Peak Speed (nPS), yang digunakan untuk menilai berbagai aspek gerakan pasien. Data gerakan yang direkam selama terapi diolah menggunakan program Python untuk menghasilkan evaluasi kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan perbaikan pada beberapa parameter kinematik setelah 18 sesi terapi. Movement Accuracy membaik dari 22,3 ke 6,48, Movement Duration membaik dari 118 detik menjadi 78 detik, serta kehalusan gerakan mengalami peningkatan, dengan Speed Metric dan Jerk Metric meningkat dari 0,12 ke 0,18 dan 11,96 ke 20,9. Peak Speed membaik dari 258 m/s menjadi 117 m/s, sementara Number of Peak Speed meningkat dari 407 ke 448.Hasil analisis ini menunjukkan bahwa parameter kinematik memberikan evaluasi yang objektif dan komprehensif terhadap perkembangan pasien stroke selama terapi dan memungkinkan penyesuaian rehabilitasi yang lebih efektif untuk mempercepat pemulihan pasien.
ANALISIS RELIABILITY SISTEM ELECTRIC VEHICLE CHARGING STATION MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DAN FAULT TREE ANALYSIS Alfani Tri Kurniawan; Ismoyo Haryanto; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat pencemaran tertinggi di dunia terutama pada kota kota besar salah satunya kota Jakarta dengan menduduki peringkat ke-5. Pencemaran udara merupakan masalah yang sangat mengkhawatirkan yang dapat mempengaruhi kesehatan bagi manusia dan aktifitas bagi masyarakat terutama di kota besar. Penyebab pencemaran udara yang terjadi belakangan ini salah satunya yaitu polisu udara dari kegiatan manusi dan transportasi. Indonesia mempunyai program pengambangan ekonomi hijau untuk mendukung pengurangan pencemaran udara pada sektor transportasi. Emisi gas rumah kaca secara umum disebabkan oleh gas buang pada kendaraan berbahan bakar fosil, sehingga kendaraan listrik merupakan inovasi untuk mencapai keberhasilan program pengambangan ekonomi hijau di Indonesia. Kendaraan listrik tidak lepas dari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sarana pengisian daya untuk konsumsi bahan bakar kendaraan listrik. Tugas akhir ini membahas seberapa besar fungsi dari komponen dan resiko kerusakan yang  dapat terjadi pada komponen  Stasiun Pengisian Kendaran Listrik Umum (SPKLU). Metode yang digunakan adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) dengan pengumpulan data menggunakan studi literatur. Hasil yang diperoleh dari analisis tersebut mendapatkan empat komponen kritis yaitu wired & wireless connectivity, surged protection, circuit breaker dan power contactor beserta akar permasalahan dari penyebab kerusakan yang terdapat pada empat komponen kritis tersebut. Dari kedua hasil analisi tersebut akan sangat mempengaruhi Reliability pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026 Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026 Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025 Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025 Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024 Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue