cover
Contact Name
Joko purwanto
Contact Email
Joko.purwanto@uit.ac.id
Phone
+6285322468667
Journal Mail Official
Jurnalpsikologiskiso@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rappocini Raya No. 202-206, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL PSIKOLOGI SKIsO (Sosial Klinis Industri Organisasi)
ISSN : 26571447     EISSN : 26571455     DOI : https://doi.org/10.36090/jps.v1i1.1561
Core Subject :
JURNAL PSIKOLOGI SKIsO (Sosial Klinis Industri Organisasi) merupakan jurnal yang memuat karya ilmiah dan artikel-artikel dari berbagai bidang ilmu psikologi seperti psikologi klinis, psikologi Sosial, psikologi pendidikan,psikologi industri, psikologi Organisasi, psikologi gender dan psikologi perkembangan anak maupun prenatal. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur setiap 5 bulan sekali yaitu pada bulan April dan bulan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWI DITINJAU DARI PENGGUNAAN MAKE UP: KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWI DITINJAU DARI PENGGUNAAN MAKE UP Dewi Angraeni; Joko Purwanto
JURNAL PSIKOLOGI SKIsO (Sosial Klinis Industri Organisasi) Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL PSIKOLOGI SKIsO
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur (UIT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepercayaan Diri Mahasiswi Ditinjau dari Penggunaan Make Up. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepercayaan diri mahasiswi Universitas Indonesia Timur Makassar ditinjau dari penggunaan kosmetika wajah atau make up. Permasalahan ini penting dikaji karena penampilan sering berkaitan dengan penilaian diri, kenyamanan sosial, serta keberanian individu dalam berinteraksi di lingkungan kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara terstruktur. Partisipan penelitian terdiri atas lima mahasiswi berusia 18-22 tahun dari beberapa fakultas di Universitas Indonesia Timur Makassar yang dipilih berdasarkan status sebagai mahasiswi aktif dan pengalaman menggunakan make up. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta pengodean tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa make up dipahami sebagai alat untuk mempercantik diri, menutupi kekurangan pada wajah, dan mendukung kenyamanan dalam situasi sosial. Seluruh partisipan menyatakan bahwa penggunaan make up dapat meningkatkan kepercayaan diri, meskipun alasannya berbeda, seperti menutupi kulit berminyak, noda wajah, flek hitam, membuat wajah tampak lebih segar, terlihat lebih cantik, dan merawat kulit wajah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa make up memiliki fungsi psikologis sebagai seduction dan camouflage, yaitu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus menutupi kekurangan fisik.
DINAMIKA PSIKOLOGIS PRIA LAJANG USIA DEWASA MADYA Joko Pur Purwanto; Askari Hasanuddin; Muhammad Yusuf Alwi
JURNAL PSIKOLOGI SKIsO (Sosial Klinis Industri Organisasi) Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi SKIsO
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur (UIT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36090/10.36090

Abstract

This qualitative phenomenological study explores the psychological dynamics of unmarried men in middle adulthood (40–60 years) in Makassar, Indonesia. Two participants (aged 43 and 51) were selected purposively and interviewed through semi‑structured interviews, supported by observation and field notes. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model (data reduction, display, and conclusion drawing) with credibility strategies such as triangulation and member checking. Findings show that both participants interpret singlehood as freedom and personal autonomy, yet simultaneously perceive marriage as an important developmental task and social expectation. Persisting singlehood was driven by the desire to remain independent, selectiveness toward a preferred partner, concerns about dowry/financial readiness, and relational boredom. Psychologically, single status was associated with fluctuating emotions, loneliness, shame, and reduced happiness, expressed differently across individuals—from avoidant and risk‑taking behaviors to more goal‑oriented efforts to prepare for marriage. The study highlights how socio‑cultural pressures and personal meanings interact to shape emotional, cognitive, and behavioral responses among unmarried men in middle adulthood.
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN CHATGPT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR MAKASSAR Siti Solika Maharani; Joko Purwanto; Askari Hasanuddin
JURNAL PSIKOLOGI SKIsO (Sosial Klinis Industri Organisasi) Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Psikologi UIT SKIsO
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur (UIT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36090/

Abstract

Pengaruh Intensitas Penggunaan ChatGPT terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Universitas Indonesia Timur Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan ChatGPT terhadap motivasi belajar mahasiswa Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan ChatGPT di kalangan mahasiswa yang menimbulkan pengaruh bersifat dualistik terhadap motivasi belajar, baik yang bersifat mendukung maupun yang berpotensi menimbulkan ketergantungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana. Sampel penelitian berjumlah 91 mahasiswa aktif UIT Makassar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria telah menggunakan ChatGPT minimal empat kali dalam seminggu untuk keperluan akademik. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Motivasi Belajar dan Skala Intensitas Penggunaan ChatGPT yang telah teruji valid dan reliabel (Cronbach's Alpha 0,948 dan 0,899). Hasil uji asumsi menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki hubungan yang linear. Hasil analisis regresi menunjukkan nilai R sebesar 0,815, R Square sebesar 0,665, serta nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif antara intensitas penggunaan ChatGPT terhadap motivasi belajar, dengan kontribusi pengaruh sebesar 66,5%. Mayoritas mahasiswa berada pada kategori intensitas penggunaan ChatGPT dan motivasi belajar yang sedang. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan ChatGPT secara bijak dan proporsional guna menjaga motivasi belajar mahasiswa.
PERAN EMPLOYEE AGILITY DAN PRINCIPAL SUPPORT TERHADAP KESIAPAN MENGHADAPI PERUBAHAN PADA KARYAWAN Mutamimah Mutamimah; Reza Ahmadiansah
JURNAL PSIKOLOGI SKIsO (Sosial Klinis Industri Organisasi) Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Psikologi UIT SKIsO
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur (UIT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36090/

Abstract

Peran Employee Agility dan Principal Support Terhadap Kesiapan Mneghadapi Perubahan pada Karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee agility dan principal support terhadap kesiapan menghadapi perubahan (readiness for change) pada karyawan PT Bank Syariah Nasional (BSN) Kantor Cabang Semarang. Di era disrupsi digital, institusi perbankan syariah dituntut untuk beradaptasi dengan cepat agar tetap kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap seluruh karyawan BSN Kantor Cabang Semarang sebagai partisipan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee agility dan principal support memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan menghadapi perubahan. Nilai koefisien determinasi (R-square) sebesar 0,642 mengindikasikan bahwa 64,2% varians dalam kesiapan menghadapi perubahan dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut, sementara 35,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menegaskan bahwa kelincahan individu yang didukung oleh lingkungan kerja kondusif dari manajemen merupakan faktor krusial bagi keberhasilan transformasi organisasi. Penelitian ini memberikan implikasi manajerial bagi pemimpin perbankan syariah untuk memperkuat kapasitas SDM melalui program pelatihan berbasis agilitas serta penerapan gaya kepemimpinan yang suportif. Upaya ini sangat penting untuk memastikan keberlangsungan dan keberhasilan inisiatif transformasi digital di sektor perbankan.
GAMBARAN REGULASI EMOSI REMAJA WANITA FATHERLESS DI LKSA FURQAN SUMANG Tarima Husnun Baderiyyah; Dewi Angreini; Syamsul Bchri Thalib
JURNAL PSIKOLOGI SKIsO (Sosial Klinis Industri Organisasi) Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Psikologi UIT SKIsO
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur (UIT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36090/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan regulasi emosi remaja wanita yang mengalami fatherless di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Furqan Sumang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Subjek dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu dua remaja wanita berusia 18–21 tahun yang mengalami fatherless dan tinggal di LKSA Furqan Sumang, dengan pengasuh dan kerabat subjek sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman fatherless memengaruhi cara subjek dalam memilih dan memodifikasi situasi, mengalihkan perhatian, serta mengubah cara berpikir terhadap pengalaman emosional, sejalan dengan strategi regulasi emosi berfokus anteseden yang dikemukakan oleh Gross. Kedua subjek cenderung menyelesaikan tekanan emosional secara mandiri dan selektif dalam memilih tempat bercerita, namun masing-masing mengembangkan strategi adaptif berupa penerimaan dan pemaknaan positif seiring waktu. Dukungan pengasuh dan teman sebaya di lingkungan LKSA turut membantu subjek mengembangkan regulasi emosi yang lebih adaptif, meskipun kesulitan dalam mengekspresikan dan mengelola emosi terkait ketidakhadiran figur ayah masih dirasakan. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pengembangan intervensi psikologis bagi remaja dengan pengalaman fatherless, khususnya yang tinggal di lembaga kesejahteraan sosial anak.
PENGARUH NOMOPHOBIA TERHADAP INTERAKSI SOSIAL MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS Universitas Indonesia Timur Jumatri Hollong; Andi Resvi; Sri Hasrini
JURNAL PSIKOLOGI SKIsO (Sosial Klinis Industri Organisasi) Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Psikologi UIT SKIsO
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur (UIT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36090/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nomophobia terhadap interaksi sosial pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Timur Makassar. Nomophobia merupakan kecemasan yang muncul ketika seseorang tidak dapat mengakses atau menggunakan ponselnya, dan kondisi ini diduga menurunkan kualitas interaksi sosial secara langsung pada Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 51 Mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria penggunaan smartphone lebih dari enam jam per hari. Data dikumpulkan menggunakan Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) dan skala interaksi sosial, kemudian dianalisis dengan teknik regresi linear sederhana melalui program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar Mahasiswa berada pada kategori nomophobia sedang (54,9%) dan tinggi (45,1%), sementara tingkat interaksi sosial Mahasiswa sebagian besar berada pada kategori sedang (82,4%). Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara nomophobia terhadap interaksi sosial (t = -3,533, p = 0,001), dengan sumbangan pengaruh sebesar 20,3 persen (R² = 0,203). Artinya, semakin tinggi tingkat nomophobia yang dialami Mahasiswa, semakin rendah kualitas interaksi sosial yang dimilikinya. Temuan ini menegaskan pentingnya langkah preventif seperti program literasi digital dan kegiatan kampus yang mendorong interaksi tatap muka guna mengurangi dampak negatif nomophobia terhadap kehidupan sosial Mahasiswa
RESILIENSI INDIVIDU PENGHUNI SENTRA GAU MABAJI DI KABUPATEN GOWA zulfikar; Munaing; Dewi Angreini
JURNAL PSIKOLOGI SKIsO (Sosial Klinis Industri Organisasi) Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Psikologi UIT SKIsO
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur (UIT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36090/

Abstract

Resiliensi Individu Penghuni Sentra Gau Mabaji di Kabupaten Gowa. Lanjut usia yang tinggal di lingkungan pelayanan sosial menghadapi keterpisahan dengan keluarga, kehilangan orang terdekat, penurunan kondisi fisik, dan tuntutan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan menggambarkan resiliensi penghuni lanjut usia di Sentra Gau Mabaji Kabupaten Gowa. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif fenomenologis dengan dua subjek yang dipilih secara purposif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui transkripsi, kondensasi data, pemberian kode, pengelompokan kategori, pembentukan tema, serta verifikasi kesimpulan. Resiliensi berkembang bertahap dan memiliki bentuk berbeda. Subjek pertama beradaptasi melalui membaca, penyesuaian sosial, aktivitas fisik, dan harapan bertemu keluarga. Subjek kedua bertahan melalui kesabaran, doa, membaca buku agama, merajut, dan menghindari konflik di tengah keterbatasan mobilitas serta kehilangan keluarga. Dukungan petugas, aktivitas bermakna, dan spiritualitas memperkuat resiliensi, sedangkan keterpisahan keluarga, konflik sosial, keterbatasan fisik, dan melemahnya orientasi masa depan menjadi penghambat. Pelayanan sentra perlu memadukan dukungan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual secara terpadu.
PENGARUH INTENSITAS BERMAIN GAME MOBILE LEGENDS TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL DI KELAS XI MAN 1 KOTA MAKASSAR Yayang Ayuni Mailavaisya; Faizal Ramdhan; Joko Purwanto; Marlina Lina
JURNAL PSIKOLOGI SKIsO (Sosial Klinis Industri Organisasi) Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Psikologi UIT SKIsO
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur (UIT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36090/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas bermain game Mobile Legends terhadap perilaku prososial siswa Kelas XI MAN 1 Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional ex post facto. Populasi penelitian terdiri atas 360 siswa Kelas XI, sedangkan data yang valid dan dapat dianalisis berasal dari 78 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert untuk mengukur intensitas bermain game Mobile Legends dan perilaku prososial. Instrumen menunjukkan reliabilitas tinggi, dengan Cronbach’s Alpha sebesar 0,936 pada variabel intensitas bermain dan 0,912 pada variabel perilaku prososial. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas bermain Mobile Legends dan perilaku prososial sama-sama dominan berada pada kategori sedang, masing-masing sebesar 78,9%. Uji normalitas menunjukkan kedua variabel berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis memperoleh signifikansi 0,002 (<0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan antara intensitas bermain Mobile Legends terhadap perilaku prososial. Arah pengaruh bersifat positif, tetapi kontribusinya sangat kecil dengan R² sebesar 0,62%. Temuan ini menunjukkan bahwa intensitas bermain game tidak dapat dipandang sebagai satu-satunya faktor yang menjelaskan perilaku prososial siswa

Page 3 of 3 | Total Record : 28