cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PART MAKING AREA MENGGUNAKAN JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) DENGAN PENDEKATAN HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) (Studi Kasus CV. Catur Bhakti Mandiri) Rizki Adi Paramananda Bagaskara; Singgih Saptadi
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakZero accident merupakan faktor kunci dalam pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) CV. Catur Bhakti Mandiri perusahan yang bergerak dibidang furniture. CV. Catur Bhakti Mandiri mendapat pesanan dari dalam maupun luar negeri. Dengan banyaknya pesanan yang diterima, perusahaan di tuntut untuk bekerja dengan efektif dan efisien agar mampu mancapai target secara maksimal. Untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan juga sistem keselamatan kerja bagi para karyawan agar karyawan . Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control). Penelitian ini juga menggunakan JSA (Job Safety Analysis) sebagai tools. JSA dipilih karena dapat mengidentifikasikan bahaya dalam setiap aktivitas kerja secara berurutan sesuai dengan langkah kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa potensi risiko terbesar pada proses pembuatan furniture kayu oleh CV Catur Bhakti Mandiri . Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan langsung saat kegiatan berlangsung, serta melakukan survey dengan menggunakan kuesioner kepada 5 orang responden Responden memiliki rentang umur dari 25-40 tahun, dan telah bekerja setidaknya 1 tahun sehingga dianggap telah memiliki pengalaman yang cukup dalam pekerjaan iniKata kunci : Job Safety Analysis, Hazard Control, HIRARC, Likelyhood, Severity
IMPLEMENTASI METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) PADA ANALISIS PEMILIHAN VENDOR UNTUK INDUSTRI MINYAK DAN GAS DI INDONESIA Julia Gabriel; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKinerja PT ABC, sebagai salah satu kontributor produsen gas terbesar di Indonesia, memainkan peran strategis dalam meningkatkan ketahanan energi negara. Pengadaan Vessel atau kapal adalah bagian penting dari rantai pasokan yang membantu operasi bisnis di blok ekstraksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengevaluasi kriteria yang digunakan untuk memilih kontraktor utama kapal dalam rangka keberlanjutan rantai pasokan PT ABC menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Konsensus mengenai kriteria kontraktor kapal dicapai oleh dua spesialis pengadaan perusahaan. Price, performance history, technical capability, financial position, procedural compliance, ship quality, labor relations records, warranties and claim policy, dan communication system adalah kriteria terbesar berturut-turut. Hasil analisis menunjukkan bahwa PT LS adalah kontraktor yang paling sesuai dengan urutan kriteria, diikuti oleh PT DBS dan PT SWP.Kata kunci: Analytical Hirarchy Process, SuperDecision, Pemilihan Supplier, Kriteria Pengadaan VesselAbstractThe performance of PT ABC, as one of the largest contributing gas producers in Indonesia, plays a strategic role in improving the country's energy security. Vessel procurement is an important part of the supply chain that assists business operations in extraction blocks. The purpose of this study is to evaluate the criteria used to select the main contractor of the vessel (ship) in order to sustain the supply chain of PT ABC using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. Consensus on the ship contractor criteria was reached by two company procurement specialists. Price, Performance History, technical capability, financial position, procedural compliance, ship quality, labor relations records, warranties and claims policy, and communication system were the largest criteria respectively. The analysis showed that PT LS was the most suitable contractor in order of criteria, followed by PT DBS and PT SWP.Keywords: Analytical Hirarchy Process, SuperDecision, Suppplier Selection, Vessel Procurement Criteria
ANALISIS KELAYAKAN BOTTOM ASH SEBAGAI SUBSTITUSI MATERIAL ADITIF TRASS MELALUI UJI TIME SETTING SEMEN PCC PADA PT.X Abdul Aziz; Singgih Saptadi
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPerkembangan industri di Indonesia berlangsung sangat cepat seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak terkecuali pada industri manufaktur bahan bangunan seperti manufaktur semen. Secara umum material penyusun semen adalah clinker yang merupakan semen murni dengan komposisi yang terdiri dari Limestone (batu kapur), Clay (tanah liat), Silica sand (pasir silika), Laterite-Iron Ore (pasir besi). Selain clinker, bahan utama dari semen adalah Gypsum, selain itu terdapat bahan tambahan seperti Trass, Limestone tambahan, dan juga Bottom Ash. Penambahan material tambahan dapat berfungsi untuk mengurangi cost, hingga meningkatkan performa dari semen yang dihasilkan. Pada penelitian yang dilakukan, diberikan 10 perlakuan pada campuran semen tanpa pengulangan, dan didapatkan hasil bahwa semua jenis semen tidak berpengaruh secara signifikan dan dapat mengurangi biaya produksi hingga 1,44% untuk semen PCC – Industry dan 1,31% untuk semen PCC.Kata Kunci: Semen, Trass, Bottom Ash, Uji time setting, Limbah BatubaraAbstractThe development of industry in Indonesia takes place very quickly along with the advancement of science and technology, including the manufacturing industry of building materials such as cement manufacturing. In general, the constituent material of cement is a clinker which is pure cement with a composition consisting of Limestone (limestone), Clay (clay), Silica sand (silica sand), Laterite-Iron Ore (iron sand). In addition to clinker, the main material of cement is Gypsum, in addition there are additional materials such as Trass, Limestone additional, and also Bottom Ash. The addition of additional materials can serve to reduce costs, to improve the performance of the resulting cement. In the study conducted, 10 treatments were given to cement mixtures without repetition, and it was found that all types of cement had no significant effect and could reduce production costs by 1.44% for PCC - Industry cement and 1.31% for PCC cement.Keywords: Cement, Trass, Bottom Ash, Time setting test
PENYUSUNAN REKOMENDASI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI (PDN) PADA PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Shania Kamalia; Aries Susanty
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKetidakselarasan data pada perencanaan penggunaan produk dalam negeri (PDN) dan realisasinya pada pengadaan barang/jasa pemerintah (PBJP) merupakan salah satu masalah yang sedang dihadapi pemerintah Indonesia. Perencanaan penggunaan PDN yang mencapai angka 630 triliun rupiah, nyatanya hanya tercapai 35 teriliun saja, atau 5,55% dari target perencanaan pengadaan PDN pada PBJP. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kendala penggunaan PDN pada PBJP dan keterkaitan antarvariabel kendala tersebut yang akan digunakan sebagai referensi dalam melakukan penyusunan rekomendasi perbaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Interpretive Structural Modelling (ISM) untuk proses penilaian hubungan kontekstual antarvariabel, metode DEMATEL untuk mengetahui seberapa besar hubungan antarvariabel, serta metode Delphi untuk penyusunan rekomendasi strategi dengan melibatkan beberapa ahli dari pelaku pengadaan dan penyedia barang/jasa. Empat belas variabel kendala teridentifikasi dengan satu variabel diantaranya ditetapkan sebagai variabel kunci menurut hasil model ISM dan analisis MICMAC, yaitu terkait belum terkonsolidasinya berbagai peraturan terkait penggunaan PDN dalam satu peraturan perundangan-undangan.Kata kunci: Produk Dalam Negeri (PDN), Interpretive Structural Modelling (ISM), DEMATELAbstractData inconsistency in planning the use of domestic products (PDN) and its realization in government procurement of goods/services (PBJP) is one of the problems currently being faced by the Indonesian government. Planning for the use of PDN which reached 630 trillion rupiahs, in fact only reached 35 trillion, or 5.55% of the PDN procurement planning target in PBJP. The purpose of this study was to determine the constraints on the use of PDN in PBJP and the interrelationships between these constraint variables which will be used as a reference in preparing recommendations for improvement. The method used in this study is the Interpretive Structural Modeling (ISM) to assess contextual relationships between variables, DEMATEL method to determine the extent of the relationship between variables, and Delphi method to prepare strategic recommendations. Fourteen constraining variables were identified with one variable among which was determined as a key variable according to the results of the ISM model and MICMAC analysis, namely related to the unconsolidated various regulations related to the use of PDN in one statutory regulation.Keywords: Domestic Product (PDN), Interpretive Structural Modeling (ISM), DEMATEL
PENERAPAN PENERIMAAN SAMPLING UNTUK INSPEKSI KEDATANGAN BAHAN BAKU CAT MENGGUNAKAN ANSI/ASQ Z1.4 Maulida Asri; Singgih Saptadi
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDi dalam proses produksi pabrik perakitan otomotif terdapat permasalahan pada kualitas pengecatan material. Dalam produksi ditemukan sejumlah cacat yang melebihi batas ketentuan perusahaan. Diketahui rata-rata jumlah produk cacat selama tiga bulan terakhir sebesar 4,32% yang telah melebihi standar perusahaan yaitu 3%. Penelitian ini ditujukan untuk mengendalikan kualitas dengan menerapkan Pengendalian Proses Statistik dan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Berdasarkan diagram pareto diperoleh cacat tertinggi pada Bulan Desember 2021 yaitu bintik kotor dengan jumlah cacat 246. Pada FMEA, kurang ketatnya inspeksi kedatangan bahan baku cat dari pemasok memiliki skor RPN tertinggi sebesar 486. Oleh karena itu, usulan perbaikan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu rancangan penerimaan sampling untuk inspeksi kedatangan bahan baku cat dengan menerapkan ANSI/ASQ Z1.4. Sehingga didapatkan dengan level inspeksi normal dan AQL 4.0, ukuran sampel sebesar 20unit dengan angka penerimaan dan angka penolakan yang masing-masing sebesar 2 dan 3 unit.Kata kunci : Pengendalian Proses Statistik, Penerimaan Sampling, FMEA, ANSI/ASQ Z1.4
PENENTUAN JUMLAH TENAGA KERJA OPTIMAL BERDASARKAN WAKTU BAKU DENGAN METODE WORK SAMPLING PADA STASIUN KERJA SCOURING-BLEACHING (STUDI KASUS: PT XYZ) Brigitta Amabel Ashley; Manik Mahachandra
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT. XYZ merupakan bagian dari sebuah jaringan perusahaan tekstil kelas dunia yang dikelola secara profesional. Perusahaan yang berfokus pada spinning, weaving, dyeing, dan finishing ini terdiri atas 18 anak perusahaan yang tersebar di berbagai lokasi. Diketahui bahwa saat ini satu mesinnya dapat memproses sekitar 30.000 meter kain per hari sedangkan perusahaan ingin output produksi bisa mencapai 1,5 kali lipat dari angka tersebut. Saat ini terdapat sekitar 9-10% kain dari keseluruhan hasil produksi yang mengalami defect dan perusahaan ingin banyaknya defect tersebut ditekan sampai 5% dari total keseluruhan produksi. Belum tercapainya jumlah dan kualitas output produksi sesuai target disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah rendahnya efisiensi mesin serta kurangnya jumlah operator mesin. Diketahui bahwa efisiensi mesin saat ini berada pada tingkat 50% dimana masih banyak mesin yang rusak dan tidak diperbaiki sehingga tidak bisa digunakan untuk memproduksi kain, serta kurang sering dilakukan perawatan dan pemeliharaan mesin. Dengan adanya beberapa permasalahan yang telah disebutkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa kurangnya jumlah operator stasiun kerja menjadi salah satu penyebab utama dari tidak tercapainya target jumlah dan kualitas output produksi sesuai dengan yang diharapkan perusahaan. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan penelitian terkait penentuan jumlah tenaga kerja optimal pada stasiun kerja berdasarkan waktu baku dengan metode work sampling.Kata kunci: tenaga kerja, waktu baku, work sampling, perusahaan tekstilAbstract[Determination of the Optimal Number of Workers based on Standard Time with Work Sampling Method at the Scouring-Bleaching Work Station] PT XYZ is a part of professionally managed network of worldclass textile companies. The company, which focuses on spinning, weaving, dyeing, and finishing, consists of 18 subsidiaries spread across various locations.. It is known that currently one machine can process about 30,000 meters of fabric per day while the company wants the production output to reach 1.5 times that figure. There are currently about 9-10% of the fabric from the overall production that has defects and the company wants the number of defects to be reduced to 5% of the total production. Not achieving the target number and quality of production output is caused by several things, including the low efficiency of the machine and the lack of machine operators. It is known that the current machine efficiency is at a level of 50% where there are still many machines that are damaged and not repaired so that they cannot be used to produce fabrics, and less frequent maintenance and maintenance of machines. With some of the problems mentioned earlier, it can be concluded that the lack of the number of workstation operators is one of the main causes of not achieving the target number and number of workstations.Keywords: labor, standard time, work sampling, textile company
USULAN DESAIN SISTEM INFORMASI PENDATAAN TAMU DI PT X SEMARANG DENGAN METODE WATERFALL (STUDI KASUS: AREA TERLARANG) Aqila Tunjung Chandra; Novie Susanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDepot X merupakan bagian dari PT X sebagai anak perusahaan PT Y, sering dikunjungi oleh banyak tamu. Namun dalam proses pendataan tamu yang dilaksanakan masih terdapat kontak fisik dan kesalahan dalam melakukan rekap data, hal tersebut harus segera diperbaiki khususnya pada area terlarang Depot X dikarenakan tamu yang datang merupakan tamu penting. Untuk mengatasinya Depot X perlu melakukan perbaikan sistem informasi pendataan buku. Dengan demikian, perlu dilakukan perancangan sistem informasi menggunakan metode Waterfall. Penelitian ini menghasilkan usulan perbaikan sistem pendataan buku tamu, yang awalnya menggunakan buku tamu secara fisik, kemudian diganti dengan buku tamu berbasis website.Kata Kunci: Sistem Informasi, Waterfall, Pengarsipan DokumenABSTRACTDepot X is part of PT X as a subsidiary of PT Y, often visited by many guests. However, in the process of collecting guest data, there was still physical contact and errors in data recapitulation, this must be corrected immediately, especially in the restricted areas of Depot X because the guests who came were important guests. To overcome this, Depot X needs to improve the book data collection information system. Thus, it is necessary to design an information system using the Waterfall method. This research resulted in a proposal to improve the guest book data collection system, which initially used a physical guest book, then replaced with a websitebased guest book.Keywords: Information Systems, Waterfall, Document Archiving
PENGENDALIAN PROSES SECARA STATISTIK PRODUK SIR 20 TA 77 PADA PABRIK DX DI INDUSTRI GETAH KARET Sri Mardianti Haloho; Singgih Saptadi
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakStatistical Process Control (SPC) adalah salah satu metode yang digunakan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya cacat yang ada dalam proses produksi suatu produk dan membantu memperbaiki tingkat kualitas dari produk yang diproduksi agar dapat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan dan pengolahan karet yang mengahsilkan produk crumb rubber. Jenis cacat yang ada pada produk crumb rubber adalah terdapat kontaminan jenis wood, plastic dan thread. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis pengendalian kualitas pada proses produksi crumb rubber. Dengan menggunakan diagram pareto, didapatkan persentase tingkat kecacatan produk terbesar adalah pada kontaminan wood yaitu sebesar 54,15%, lalu dilakukan analisis menggunakan peta kendali p untuk mengetahui apakan data terkendali dan dilakukan analisis menggunakan fishbone diagram untuk mengetahui penyebab cacat yang terdiri dari faktor man, machine, material, measurement, method dan environment.Kata kunci: 7 tools; fishbone; getah karet; SPCAbstract[Statistical Process Control of SIR 20 TA 77 Product in DX Factory in The Rubber Industry] Statistical Process Control (SPC) is one of the methods used to identify the causes of defects that exist in the production process of a product and help improve the quality level of the products produced in order to comply with the standards set by the company. PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate is one of the companies engaged in plantations and rubber processing that produces crumb rubber products. The types of defects that exist in crumb rubber products are wood, plastic and thread contaminants. Therefore, it is necessary to analyse quality control in the crumb rubber production process. By using a pareto diagram, it is obtained that the largest percentage of product defects is in wood contaminants, which is 54.15%, then an analysis is carried out using a p control map to determine whether the data is under control and an analysis is carried out using a fishbone diagram to determine the cause of defects consisting of man, machine, material, measurement, method and environment factors.Keywords: 7 tools; crumb rubber; fishbone; SPC
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DALAM PEMBUATAN STIKER BUS DENGAN PERBANDINGAN METODE EOQ, POQ, DAN MIN - MAX (Studi Kasus: CV Laksana Karoseri) Kusdinasih Kusdinasih; Purnawan Adi Wicaksono
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKCV Laksana Karoseri yang berlokasi di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industri otomotif. Sistem pemesanan bahan baku pembuatan stiker bus pada CV Laksana Karoseri cukup sering mengalami stock out, terutama bahan baku cutting sticker black. Maka metode yang akan digunakan dalam laporan ini sebagai usulan untuk pengendalian persediaan pada CV Laksana Karoseri adalah metode Economic Order Quantity, Production Order Quantity dan Min-Max. Metode EOQ, POQ, dan Min-Max merupakan metode untuk menentukan persediaan yang tepat dan menentukan titik pemesanan ulang untuk bahan baku pembuatan stiker bus pada CV Laksana Karoseri sehingga dapat meminimalkan cost of capital yang berkaitan dengan biaya simpan. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode yang paling optimal yang dapat diterapkan dalam perusahaan untuk bahan baku Cutting Sticker White, Cutting Sticker Orange, Cutting Sticker Green, Cutting Sticker Lemon Yellow, Cutting Sticker Gold, Cutting Sticker Sky Blue, Cutting Sticker Light Green, Cutting Sticker Yellow, Cutting Sticker Red, Cutting Sticker Blue, Cutting Sticker Yellow Green, Cutting Sticker Light Blue, Cutting Sticker Black, dan Masking Tape adalah memakai metode EOQ karena mempunyai total biaya terkecil dibandingkan metode-metode lainnya bahkan lebih kecil dibandingkan dengan biaya aktual perusahaan.Kata kunci: persediaan; stock out; pengendalian persediaan; EOQ; POQ; Min-MaxABSTRACTCV Laksana Karoseri, located in Ungaran, Semarang Regency, Central Java, is a manufacturing company operating in the automotive industry. The system for ordering raw materials for making bus stickers at CV Laksana Karoseri often experiences stock outs, especially the raw materials for cutting black stickers. So the method that will be used in this report as a proposal for inventory control at CV Laksana Karoseri is the Economic Order Quantity, Production Order Quantity and Min-Max method. The EOQ, POQ, and Min-Max methods are methods for determining the right inventory and determining reorder points for raw materials for making bus stickers on CV Laksana Karoseri so as to minimize the cost of capital related to holding costs. The research results show that the most optimal method that can be applied in the company for raw materials is Cutting Sticker White, Cutting Sticker Orange, Cutting Sticker Green, Cutting Sticker Lemon Yellow, Cutting Sticker Gold, Cutting Sticker Sky Blue, Cutting Sticker Light Green, Cutting Sticker Yellow , Cutting Sticker Red, Cutting Sticker Blue, Cutting Sticker Yellow Green, Cutting Sticker Light Blue, Cutting Sticker Black, and Masking Tape use the EOQ method because they have the smallest total costs compared to other methods and are even smaller than the company's actual costs.Keywords: inventory; stock out; inventory control; EOQ; POQ; Min-Max
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX PADAPEKERJA DEPARTEMEN WORKSHOP (STUDI KASUS: PMKS SEI BASAU PT SURYA AGROLIKA REKSA) Muhamad Abiyu Maulana; Denny Nurkertamanda
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDalam dunia perindustrian, manusia merupakan salah satu sumber daya yang dimiliki perusahaan. Setiap manusia yang bekerja pada suatu industri hendaknya diberi beban kerja yang sesuai dengan kapasitas dirinya, karena pengoptimalan beban kerja akan menghindarkan pekerja dari kelelahan baik secara fisik maupun secara mental. Pada PMKS Sei Basau PT. Surya Agrolika Reksa terdapat keluhan pada pekerja departemen workshop berupa stres, tertekan dan bekerja dalam keadaan terburu-buru yang merupakan indikasi beban kerja mental yang berat. Dengan menggunakan metode pengukuran beban kerja mental NASA-TLX, didapati terdapat 3 orang pekerja yang mengalami beban kerja mental yang berat dari 6 orang pekerja yang diteliti pada departemen workshop. Urutan faktor yang paling mempengaruhi yaitu Mental Demand (MD), Temporal Demand (TD), Physical Demand (PD), Own Performance (OP), Effort (EF) dan Frustration Level (FL).Kata kunci: beban kerja mental; kelelahan; NASA-TLXAbstract[Title: MENTAL WORKLOAD ANALYSIS USING NASA-TLX METHOD FOR WORKSHOP DEPARTMENT WORKERS (Case Study: PMKS Sei Basau PT Surya Agrolika Reksa)] In the world of industry, humans are one of the many resources that a company possess. Every workers on an industry should be given work equal to their capabilities, because the optimalization of workload willreduce physical and mental exhaustion of the workers. On PMKS Sei Basau PT. Surya Agrolika Reksa, there has been complaints by the workers of workshop department about working on a stresful environment with little time allocated to do their work. These complaints indicate an abnormal state of mental workload of the workers. Using NASA-TLX method for measuring mental workload 3 out of 6 workshop department workers are indicated with heavy mental workload. Mental factors that prove to be the most influential in their work from the most influential to the least influential are Mental Demand (MD), Temporal Demand (TD), Physical Demand (PD), Own Performance (OP), Effort (EF) dan Frustration Level (FL).Keywords: mental workload; fatigue; NASA-TLX

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue