cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
REKAYASA NILAI PRODUK RUMAH TINGGAL MENGGUNAKAN VALUE STUDY STUDI KASUS PERUMAHAN MONTONGSARI INDAH WELERI – KENDAL Andik Sutrimo; Susatyo Nugroho WP; Darminto Pujotomo
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekayasa nilai (VE) didefinisikan sebagai suatu usaha yang dilakukan secara sistematik dan terorganisir untuk melakukan analisis terhadap fungsi sistem, produk, jasa dengan maksud untuk mencapai atau mengadakan fungsi yang esensial dengan life cycle cost yang terendah dan konsisten dengan kinerja, keandalan, kualitas dan keamanan yang disyaratkan. PT. Didi Agenda adalah pengembang perumahan Montongsari Indah, ada 3 (tiga) tipe yang ditawarkan yaitu: lavender 29/72, mawar 36/88, melati 45/120. Pada rumah tipe lavender 29/72 ditemukan adanya value problem berupa ketidaksesuaian harga dibandingkan dengan performa (dinding, atap, dan instalasi) dari rumah tipe lavender 29/72 yang telah dirasakan oleh konsumen. Hal ini akan berpengaruh pada penurunan penjualan rumah tipe ini, selain dipengaruhi oleh produk subtitusi maupun beberapa faktor lainnya. Sehingga perlu dilakukan suatu value analysis untuk memperbaiki value suatu rumah tinggal dengan fungsi yang sama tetapi dengan harga yang lebih murah. Setelah dilakukan suatu job plan value enggineering pada rumah tipe lavender 29/72, terjadi peningkatan value dari 1,375 menjadi 1,305 melaui penurunan harga jual sebesar Rp. 1.454.000,00 dari Rp. 55.000.000,00 menjadi Rp. 52.230.000,00. Sehingga meningkatkan ekspektasi konsumen maupun calon pembeli terhadap rumah tipe ini. Nantinya diharapkan dengan peningkatan ekspektasi produk di mata konsumen ini akan berpengaruh pada penjualan produk Abstract Value engineering (VE) is defined as a systematic effort and organized to conduct an analysis of system functions, products, services with a view to reach or hold the essential functions with the lowest life cycle cost and consistent with the performance,reliability, quality and safety is required. PT. Didi Agenda is the developer of Montongsari Indah resident, there are 3 (three) types on offer are: lavender, 29/72, 36/88 mawar,melati 45/120. At type of lavender 29/72 found any problem in the form of value pricing discrepancies compared with the performance (walls, roofs, and installation) of 29/72 lavender  type that has been perceived by consumers. This will affect home sales decline in this type, but influenced by the product substitution or some other factor. So we need to do a value analysis to improve thevalue of a home stay with the same functionality but with a cheaper price. Having done a jobplan value enggineering on the lavender type 29/72, an increase in value from 1.375 to 1.305 via reduction in the selling price of Rp.1,454,000.00 from Rp. 55,000,000.00 to Rp. 52,230,000.00. Thus increasing expectations of consumers and prospective buyers of homes of this type. Might be expected with increased consumer expectations in the eyes of these products will have an effect on product sales 
Algoritma Transportasi untuk Optimalisasi Pendistribusian Semen Bulk melalui Kapal pada PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Bowie Adriano; Sriyanto Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.878 KB)

Abstract

Laporan ini mendeskripsikan penentuan rute dan penugasan 5 kapal yang kapasitasnya berbeda di Packing Plant Tuban ke 3 tujuan berbeda yakni PP Ciwandan, Banyuwangi dan Sorong. Untuk mengetahui kebutuhan di tiap tujuan, terlebih dahulu dilakukan Forecasting melalui Software Minitab yakni dengan metode MA, SES dan DES. Dari hasil pengukuran error dengan parameter U-Theil diperoleh hasil forecasting demand untuk 1 periode atau 7 hari mendatang  di tiap PP yakni Ciwandan 23928 Ton, Banyuwangi 8322 Ton dan Sorong 1122 Ton. Selain itu untuk biaya transportasi diperoleh melalui estimasi jarak dan biaya berdasarkan model matematis yang dikembangkan sehingga matriks biaya dapat digunakan di tabel tranportasi. Dan diantara Metode Algoritma Transportasi yang digunakan yakni NWC, LC dan Vogel dengan kasus dummy diperoleh total estimasi biaya termurah sebesar Rp 4,718,434,405 dengan metode NWC. Dan dari hasil pengujian melalui Direct Shipping with Milk Run diperoleh bahwa sistem distribusi Direct Shipping sudah optimal dalam maksimasi keuntungan karena menghasilkan laba yang jauh lebih besar walaupun dari segi minimasi biaya lebih mahal.     ABSTRACT This paper describes the transhipment and assignment of the 5 vessels of different capacities at the packing plant Tuban to 3 different destination namely PP Ciwandan, Banyuwangi and Sorong. To find out the needs in each destination, first performed Forecasting through Minitab Software with the method of MA, SES and DES. From the measurement error with the parameters of U-Theil, forecasting demand result obtained for the first period or the next 7 days in each of the Ciwandan PP 23 928 Tons, 8322 Tons Banyuwangi and Sorong 1122 Tons. For the cost of transport is obtained through the distance and cost estimates based on a mathematical model which is developed so that the cost matrix can be used in the transportation table. And among the transport algorithm methods  which is used, ie NWC, LC and Vogel with dummy cases,  then acquired the lowest total estimated cost of Rp 4,718,434,405 with NWC method. And the results of testing via Direct Shipping with Milk Run is obtained that the distribution system of Direct Shipping is optimal in maximizing profits because it produces a much larger profit even though in terms of cost minimization is more expensive.  
PERENCANAAN PENJADWALAN LIFTING PRODUK DENGAN METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP) (Studi Kasus pada PT. TOBA PULP LESTARI, Tbk) Glory Audina Situmorang; Aries Susanty
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.036 KB)

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan penjadwalan lifting produk pada PT. Toba Pulp Lestari, Tbk dengan metode Distribution Requirement Planning (DRP) pada bulan Januari 2017. Perencanaan dan penjadwalan aktivitas distribusi merupakan bagian vital dalam perusahaan. Perencanaan dan penjadwalan yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan dan mengakibatkan terjadinya kekurangan atau kelebihan persediaan pada gudang yang akan menambah biaya simpan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan penjadwalan aktivitas pendistribusian produk pulp dan membandingkan hasil perhitungannya dengan realisasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode Distribution Requirement Planning(DRP). Dan hasil yang didapat antara lain jadwal lifting yang menggunakan metode DRP untuk produk ke China diperoleh 8 kali lifting dengan target produksi sebanyak 8550 ton, untuk produk ke Taiwan diperoleh sebanyak 11 kali lifting dengan target produksi 9000 ton. Dan berdasarkan Short Term Survey (STS), target produksi ke China sebanyak 8500 ton dan ke Taiwan sebanyak 8350 ton. Perbedaan antara metode DRP dilakukan 11 kali sedangkan realisasi yang terjadi sebanyak 10 kali. Sedangkan untuk produk ke China tidak ada perbedaan jumlah lifting. Dari target produksi, diperoleh hasil menggunkan metode DRP lebih mendekati target produksi STS dibandingkan realisasi. Hasil menggunakan DRP diperoleh hasil 100,59% dan 107,78% untuk produk ke China dan Taiwan. Sedangkan realisasi diperoleh hasil 110,23% dan 114,76% untuk produk ke China dan Taiwan. ABSTRACT [Planning Of Product Lifting Scheduling Using Distribution Requirement Planning (DRP)] This study aims to plan product lifting scheduling at PT. Toba Pulp Lestari, Tbk with the method of Distribution Requirement Planning (DRP) in January 2017. Planning and scheduling of distribution activities is a vital part of the company. Uncontrolled planning and scheduling can cause huge losses to the company and result in shortages or excess inventory in the warehouse that will increase the cost of savings. This study aims to plan scheduling of pulp product distribution activities and compare the results of calculations with realization. This research was conducted using the Distribution Requirement Planning (DRP) method. And the results obtained include lifting schedules using the DRP method for products to China obtained by eight lifting with a production target of 8550 tons, 11 products for Taiwan were obtained with a production target of 9000 tons. And based on the Short Term Survey (STS), the production target to China is 8500 tons and to Taiwan as many as 8350 tons. The difference between the DRP methods is carried out 11 times while the realization occurs 10 times. Whereas for products to China there is no difference in the amount of lifting. From the production target, the results obtained using the DRP method are closer to the STS production target than realization. The results of using DRP obtained results of 100.59% and 107.78% for products to China and Taiwan. While the realization of the results obtained 110.23% and 114.76% for products to China and Taiwan.
ANALISIS PENGARUH PERIKLANAN, KUALITAS PRODUK, DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA BEAT Dian Ratnasari; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan bisnis sepeda motor di Indonesia yang ketat menyebabkan perusahaan harus dapat menentukan strategi yang tepat untuk mempromosikan produk. Salah satu promosi yang digunakan oleh perusahaan yaitu periklanan. Periklanan merupakan sumber informasi bagi produsen ke konsumen untuk memasarkan produk. Sebelum memutuskan untuk membeli sepeda motor, konsumen tidak hanya melihat produk dari tampilan luar saja akan tetapi konsumen melihat produk dari kualitas dan harga. Honda Beat merupakan sepeda motor matic dengan tampilan yang disukai oleh masyarakat kota Pati, akan tetapi penjualan sepeda motor Honda Beat lebih rendah dibandingkan sepeda motor Vario. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh periklanan, kualitas produk, dan harga terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Beat.Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian dari regresi berganda menunjukkan bahwa periklanan dan kualitas produk mempunyai pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian. Sedangkan harga tidak mempunyai pengaruh terhadap keputusan pembelian. Hal ini terjadi jika harga sepeda motor Honda Beat suatu saat naik dan kenaikan harga tidak terlalu jauh dari harga terdahulu maka tidak akan mempengaruhi keputusan pembelian sebab kenaikan harga sepeda motor dianggap hal yang lazim bagi konsumen.ABSTRACTCompetition motorcycles in Indonesia tight cause the company should be able to determine the appropriate strategy to promote products. The company do the advertising as one of promotion. Advertising is a source of information for producers to market products to consumers. Before deciding weeks to buy a motorcycle, consumer not only see the product of the outward appearance but consumers see the products of quality and price. Honda Beat is a matic motorcycle that looks favored by the people of the Pati city, but sales of Honda motorcycles Beat lower than the Vario motorcycle. The analysis of this study is to determine the effect of advertising, product quality, and price to the purchasing decision of Honda motorcycles Beat.The analytical method used is multiple linear regression. The results of multiple regression study showed that advertising and product quality has a positive influence on purchasing decisions. While prices have no influence on purchasing decisions. This happens if the price of Honda motorcycles Beat a time of rising and rising prices are not too far from the previous price then it will not affect the purchase decision because the rising prices of motorcycles are considered common thing for consumer.
ANALISA MODA DAN EFEK KEGAGALAN UNTUK MENGURANGI RISIKO TERJADINYA CACAT MIX UP PADA PAKAN TERNAK (Studi Kasus di PT. CHAROEN POKPHAND INDONESIA - semarang) Noor Charif Rachman; Dyah Ika Rinawati; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.699 KB)

Abstract

PT. Charoen Pokphand Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha pembuatan pakan ternak. Dalam  melakukan aktivitas produksinya tersebut  perusahaan mengalami masalah tentang kualitas produk. Pada bulan februari, maret, juli, agustus, september, oktober, november dan desember tahun 2012 jumlah cacat telah melebihi target yang sudah ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar 400.000 kg/bulan. Mix up merupakan jenis cacat yang paling dominan pada tahun 2012, dengan jumlah keseluruhan adalah 4.293.900 kg/tahun atau 60,29 % dari jumlah cacat keseluruhan. Dampak mix up terhadap hewan  ternak yaitu dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada ternak serta kematian ternak. Untuk mengidentifikasi risiko terjadinya cacat mix up pada produk pakan, maka dalam penelitian ini digunakan metode FMEA. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menentukan prioritas kegagalan dari terjadinya cacat mix up dan memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi risiko cacat mix up pada pakan. Berdasarkan hasil perhitungan nilai RPN dapat dilihat bahwa moda kegagalan kecepatan vibrator berkurang dan roll pellet aus memiliki nilai RPN tertinggi yaitu masing-masing sebesar 105. Rekomendasi untuk kegagalan kecepatan vibrator berkurang yaitu dengan mengganti selang yang bisa menahan tekanan angin sebesar 5 bar secara berkala serta membuat prosedur pemasangan selang vibrator, sedangkan untuk roll pellet aus yaitu dengan mengganti roll pellet secara berkala serta membuat prosedur pemasangan roll pellet.
ANALISIS IDENTIFIKASI PENYEBAB TERJADINYA ADDITIONAL DELIVERY DENGAN MENGGUNAKAN TOYOTA BUSINESS PRACTICE (Studi Kasus: PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia) Aziz, Tagiy Al; Suliantoro, Hery
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.669 KB)

Abstract

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia merupakan salah satu perusahaan otomotif di Indonesia yang mengedepankan mutu dan pelayanan terbaik terhadap pelanggannya. PT. TMMIN ini memproduksi mobil dan komponen – komponen mobil yang akan didistribusikan kedalam negeri dan luar negeri. Pada PT. TMMIN ini sering terjadi additional delivery atau pengiriman tambahan di luar dengan pengiriman yang sudah direncanakan. Hal ini dapat menyebabkan bertambahnya biaya operasional perusahaan. Penignkatan biaya operasional ini sangat berdampak terhadap keuangan perusahaan sehingga perusahaan harus mengetahui penyebab terjadinya additional delivery. Penelitian ini mencari tahu penyebab terjadinya additional delivery yaitu adanya fluktuasi produksi, ekstra empty pallet¸ dan trafic banned. Penyebab terbesar terjadinya additonal delivery ialah adanya penumpukan empty pallet terutama pada route RN pada area Karawang Plant 1. Untuk mengurangi hal tersebut dapat dilakukan hal – hal sebagai berikut : mengintegrasikan sistem informasi antara logistic partner dengan PT. TMMIN, melakukan replanning antara jadwal produksi dengan jadwal pengiriman, melakukan reschedule kegiatan overtime pada bagian produksi, dan memilih route lain yang tidak mengalami traffic banned.  ABSTRACTIDENTIFICATION ANALYSIS CAUSES ADDITIONAL DELIVERY BY USING TOYOTA BUSINESS PRACTICE (Case Study: PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia). PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia is one of the automotive companies in Indonesia that prioritizes quality and best service to its customers. PT. TMMIN manufactures cars and automobile components that will be distributed domestically and abroad. At PT. TMMIN is often an additional delivery occured with a unplanned delivery. This can lead to increased operating costs. Increased operational costs are very impact on corporate finance so the company must know the cause of additional delivery. This research find out the cause of additional delivery that is the fluctuation of production, extra empty pallet¸ and traffic banned. The biggest cause of the occurrence of additonal delivery is the empty pallet piling, especially on the RN route in the area of Karawang Plant 1. To reduce it can be done things as follows: integrate information system between logistics partner with PT. TMMIN, performs a replacement of production schedules with delivery schedules, reschedulates overtime activities in the production section, and selects other routes that do not have traffic banned.
ANALISIS RISIKO DAN USULAN STRATEGI UNTUK MITIGASI RISIKO PADA RANTAI PASOK (STUDI KASUS: CV. ABC SEMARANG) Inggit Ramadhani; Purnawan Adi Wicaksono
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian atau bencana alam dapat memberikan dampak terhadap keberlangsungan supply chain, gangguan tersebut dapat berdampak panjang terhadap perusahaan. CV. ABC sebagai perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi hospital equipment sering dihadapkan pada berbagai risiko yang dapat menyebabkan gagalnya sebuah tujuan yang akan dicapai. Untuk mengantisipasi risiko-risiko tersebut perlu dikembangkan supply chain risk management (SCRM). Evaluasi dan analisis risiko dilakukan dengan pengembangan Failure Modes and Effect Analysis (FMEA) dan Quality Function Deployment (QFD), yang kemudian didapat formulasi Risk Index Priority (RPI) untuk menentukan prioritas agen risiko yang akan dimitigasi. Analisa hubungan korelasi dilakukan dengan menggunakan House of Risk (HOR). Hasil analisa tersebut digunakan untuk memetakan strategi mitigasi. Dari hasil penelitian ini, didapatkan sebanyak 50 risk event teridentifikasi dengan 22 risk agent. Pada pemetaan risiko terdapat 8 risk event berada pada area merah dan 8 pada area oranye yang menjadi prioritas perbaikan. Dari pengembangan HOR diusulkan 3 strategi yang dilakukan untuk memitigasi dampak risiko,yaitu memperbaiki manajemen SDM perusahaan, memperbaiki hubungan dengan supplier, dan memperbaiki aliran produksi dan sistem perawatan mesin.
ANALISIS PENENTUAN UKURAN LOT PESAN DAN INTERVAL ORDER DALAM PENGENDALIAN PERSEDIAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU TRI UNTUK PEMBUATAN PRODUK ALKYD 9937 PADA PT. PARDIC JAYA CHEMICAL Muhammad Ardifa Rizki; Susatyo Nugroho W.P
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.219 KB)

Abstract

Aktivitas pemesanan bahan-bahan kimia untuk komposisi bahan baku menyebabkan ketidakoptimalan proses produksi “alkyd 9937” di PT. Pardic Jaya Chemical, karena memerlukan banyak pekerja untuk aktivitas bongkar muat, penyortiran barang kiriman, dan lain lain. Selain itu, biaya yang dikeluarkan untuk melakukan pemesanan cukup besar, yaitu sebesar Rp 700.000,- yang terdiri dari biaya shipping dan biaya tracking. Terdapat juga biaya simpan sebesar Rp. 50,- per kilogram. Sebagai langkah perbaikan, PT. Pardic Jaya Chemical melakukan penelitian tentang teknik lot sizing untuk menentukan ukuran lot pesan dan interval pemesanan dengan menggunakan teknik lotting single level dengan kapasitas tak terbatas. Teknik lot sizing yang digunakan antara lain LFL, EOQ, FOQ, POQ, FPR, PPB, LTC, LUC, dan AWW. Dari perhitungan dengan teknik lot sizing tersebut dapat dihasilkan total biaya yang terkait dengan biaya pesan dan biaya simpan. Dari perbandingan total biaya tersebut, dapat dipilih teknik lot sizing single level dengan biaya terkecil yaitu dengan teknik lot sizing WWA (Wagner Within Algorithm). Dengan menggunakan teknik ini, total biaya menurut perhitungan adalah Rp. 6.239.000,-, sehingga total biaya dapat tereduksi sebesar Rp. 2.161.000 untuk satu periode selama 12 bulan. Abstract(LOTTING AND INTERVAL ORDER ANALYSIS IN SUPPLY CONTROL OF TRI PRODUCT AS A RAW MATERIAL FOR THE PRODUCTION OF ALKYD 9937 IN PT. PARDIC JAYA CHEMICAL) Procurement activity of chemical materials as the key ingredient of the main product can lead to a not optimal production process of “alkyd 9937” at PT. Pardic Jaya Chemical. One of the issue is in the scope of human resource that the company needs in loading & unloading process, inspection, and other activities. Furthermore, the procurement cost is not cheap, at a nominal of Rp 700.000,- consisting of shipping and tracking cost. Moreover, there is also inventory cost at a rate of Rp 50,- per kilogram. To that end, PT. Pardic Jaya Chemical is conducting a research about lot sizing technique with unlimited capacity. The lot sizing technique that are used are LFL, EOQ, FOQ, POQ, FPR, PPB, LTC, LUC, and AWW. The total cost is resulted after doing the calculation, considering also the order and inventory cost. After compiling all the result, we can compare the result and then pick the lot sizing single level techniques with the lowest cost. All things considered, WWA (Wagner Within Algorithm) techniques is the one with lowest cost, at a nominal of Rp. 6.239.000,-, resulting in a cost reduction of Rp 2.161.000,- for a period of 12 months.
USULAN PEMBERIAN INSENTIF PEKERJA DI BAGIAN FINGER JOINT LAMINATING BERDASARKAN TIME MOTION STUDY (Studi kasus Perum Perhutani KBM IK Brumbung) Hamidi Widayat; Darminto Pujotomo
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perum Perhutani KBM IK Brumbung berorientasi pada produk masal dan mempunyai keterbatasan dalam menggunakan sumber daya. Agar jumlah produksi dapat memenuhi pesanan, biasanya perusahaan memberlakukan jam lembur. Sedangkan kapasitas produksi yang melebihi jam reguler juga menimbulkan kerugian karena perusahaan harus membayar ongkos lembur yaitu 1,5 kali dari gaji perjam karyawan. Permasalah yang timbul di Perum Perhutani KBM IK Brumbung di bagian FJL adalah upah yang di terima tidak sesuai dengan yang di kerjakan sehari – hari tidak sesuainya  dalam pemberian upah dan insentif yang diberikan. Upah yang di terima tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup, dan padatnya jam kerja membuat para pekerja untuk bekerja melebihi waktu normal supaya bisa mendapatkan insentif atau bonus gaji untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari.metode yang digunakan untuk melakukan pengukuran waktu atas aktivitas untuk karyawan Perum Perhutani KBM IK Brumbung di bagian FJL supaya dapat menerima upah dan insentif yang sesuai maka mengusulkan dengan menggunakan  metode time & motion study. Sedangkan metode time & motion study adalah analitis sistematis dan pengembangan metode kerja dalam menentukan bahan baku, desain output, proses, alat, tempat kerja, dan perlengkapan untuk setiap langkah dalam suatu proses, aktivitas manusia yang mengerjakan setiap aktivitas itu sendiri.  Dari metode tersebut dapat dilihat pula adanya peningkatan produktivitas atas waktu dan pergerakan karyawan dengan hasil yang dicapai oleh perusahaan.             Dari hasil penelitian,mendapatkan upah yang layak bagi para pekerja terjadi di bagian FJL ( Finger Joint Laminating)  perum perhutani KBM IK Brumbung dengan usulan metode Time motion study di peroleh besarnya upah yang berbeda – beda di tiap elemen kerja dari produk Finger Jhoint Laminated.  ABSTRAKPerhutani KBM IK Brumbung mass-oriented products and has limitations in the use of resources. So that the amount of production can fulfill orders, usually companies impose overtime hours. While the production capacity in excess of regular hours also result in losses because companies must pay the cost of overtime that is 1.5 times that of the salary of the employee. Perhour. The problems arising in the Perhutani KBM IK Brumbung in part a wage at FJL is received does not correspond to that in working on day today not correspond in the provision of wages and an incentive is given. Wages in received cannot fulfill the needs of living, and dense working hours make the workers to work more than the normal time to be able to get these incentives or bonus a salary to fulfill the needs a day.the method used to make the measurement of time of activity for employees of Perhutani KBM IK Brumbung in order to receive wages FJL and appropriate incentive then suggested using time & motion study. While the method time & motion study is a systematic and analytical development of working methods in determining the raw materials, the design output, process, tools, work, and equipment for each step in a process, the human activity on each activity itself. Of those methods can be seen as an increase in productivity over time and movement of employees with the results achieved by the company.From the results of research, get a decent wage for workers in parts of FJL (Finger Joint Laminating) perhutani KBM IK Brumbung with the proposed method of Time-motion study in getting the magnitude of different wage difference in each element of  work  Joint Laminated Finger. 
ANALISIS KAPABILITAS PROSES TRIAL 1 PADA TOP COVER CM-219 (Studi Kasus: PT.Techpack Asia) Findy Nurlitasari Nampira; Ary Arvianto
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.99 KB)

Abstract

PT. Techpack Asia merupakan perusahaan kemasan kosmetik yang diresmikan pada tanggal 23 Juli 2003. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang berasal dari negara Perancis. Dalam memenuhi keinginan pelanggan, PT.Techpack Asia terutama pada Departemen Development Engineering melakukan beberapa analisa sebelum produk diproduksi agar produk yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan spesifikasi pelanggan, serta melakukan pengujian terhadap beberapa sampel produk tersebut dengan melakukan 2 kali trial sebelum melakukan produksi sesungguhnya guna mencapai kesesuaian produk baik untuk kepentingan pelanggan sendiri dengan produk yang sesuai dengan desain yang diinginkan serta untuk kepentingan perusahaan sendiri dengan memberikan produk yang berkualitas tinggi. Oleh sebab itu, akan dilakukan analisa kapabilitas proses berdasarkan pengukuran panjang, lebar, tebal serta berat dari top cover produk CM-219 dengan menentukan apakah proses dianggap capable serta menentukan indeks performansi kane berdasarkan sigma dari produk. Dengan melakukan analisa tersebut, diharapkan dapat diperoleh spesifikasi yang optimum, cara mencapai spesifikasi tersebut serta dapat didapatkan beberapa saran alternatif. Metode yang digunakan adalah metode kapabilitas proses untuk mengukur kapabilitas pada proses injeksi khususnya unutk produk CM-219 pada bagian top cover.  Pengolahan data yang dilakukan untuk melakukan uji visual dari top cover CM-219 untuk melihat apakah produk yang dihasilkan semua sesuai dengan spesifikasi yang diberikan pelanggan atau tidak, kemudian desain sesuai keinginan pelanggan, bahan, warna serta kualitas yang diinginkan pelanggan. Diperoleh hasil pada kapabilitas proses untuk panjang adalah sebesar 0,89, lebar 2,32 , tinggi 1,44 , dan berat 2,00 namun hasil Cpk masih berada di bawah nilai 1. Alternatif perbaikan yang disarankan terdapat empat alternatif, yaitu melakukan perubahan ukuran produk, melakukan pemesanan mold yang baru, pemilihan material yang digunakan serta melakukan penyetingan mesin kembali. Pemilihan alternatif juga memperhatikan beberapa aspek selain aspek ketepatan dalam menciptakan produk sesuai spesifikasi juga memperhatikan aspek waktu dan biaya.AbstractPT. Techpack Asia is a cosmetics packaging company that was inaugurated on July 23, 2003. The company is a French company. In order to satisfy the customers' wishes, PT.Techpack Asia, especially in the Department of Engineering Development, conducted some analysis before the product was produced so that the product produced was really in accordance with the customer's specification, and tested several samples of the product by doing 2 trials before doing real production in order achieve product suitability both for the benefit of the customers themselves with products that fit the desired design and for the benefit of the company itself by providing high quality products. Therefore, a process capability analysis based on measuring the length, width, thickness and weight of the top cover of CM-219 product by determining whether the process is considered capable and determines the kane performance index based on the sigma of the product. By doing the analysis, it is expected to get the optimum specification, how to reach the specification and can get some alternative suggestion. The method used is process capability method to measure capability in injection process especially for CM-219 product on top cover. Data processing is performed to perform visual test of CM-219's top cover to see whether the product is all in accordance with customer's specification or not, then design according to customer's desire, materials, color and quality desired by customer. The results obtained on the process capability for the length is 0.89, width 2.32, height 1.44, and weight 2.00 but the result of Cpk is still below 1. Alternative improvements suggested there are four alternatives, namely to change the size product, ordering new molds, selection of materials used and re-engine setup. Alternative selection also paid attention to several aspects other than the aspect of accuracy in creating products according to specifications also pay attention to aspects of time and cost.

Page 51 of 126 | Total Record : 1253


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue