cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
ANALYSIS SYSTEM QUALITY CONTROL AND CAPABILITY PROCESSE WITH COST PT. INDORAMA SYNTHETICS Tbk Aro Namalo L Raja; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.197 KB)

Abstract

Kualitas suatu produk merupakan hal penting yang diperhatikan dalam menghadapi persaingan global dunia industry, maka dari itu proses produksi sangat mempengaruhi kualitas dari produk yang dihasilkan. Untuk mempertahankan kualitas dari produk maka proses produksi harus dikontrol dalam memenuhi standar kualitas yang dapat diterima konsumen. Dalam produksi benang katun terdapat banyak proses yang dapat dikontrol guna mengahsilkan output benang yang memiliki kualitas yang baik.Pada penelitian ini akan digunakan peta kontrol  dan juga akan meniali kapabilitas PT. Indorama Synthetics tbk dalam memproduksi benang. Dengan nilai reject yang ada akan diketahui analisi kerugian akibat reject yang terjadi pada proses pembuatan benang PT. Indorama Synthetics tbk, serta mengetahui faktor-faktor yang dapat dikontrol dalam menekan angka reject produksi.
PERBANDINGAN KUALITAS LAYANAN BIOSKOP MENGGUNAKAN COMPETITIVE ZONE OF TOLERANCE BASED IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (Studi Kasus Pada Bioskop X dan Bioskop Y Kota Semarang) Barus, Monalisa Putri; Prastawa, Heru; Mahachandra, Manik
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.263 KB)

Abstract

Perkembangan industri film di Indonesia yang sangat pesat menyebabkan banyaknya muncul jenis bioskop. Bioskop X sebagai salah satu bioskop yang baru muncul di industri film yang memiliki pesaing Bioskop Y yang telah menguasai pangsa pasar industri film. Agar kedua perusahaan tersebut dapat mengetahui kedudukan bersaingnya, maka dilakukan benchmarking antar keduanya dengan menggunakan metode CZIPA (Competitive Zone of Tolerance based Importance-Performance Analysis). Penggunaan metode CZIPA dilakukan untuk menentukan prioritas masing-masing bioskop dalam melakukan perbaikan. Dimensi yang digunakan adalah dimensi tangible, responsivness, empathy, assurance, reliability, availability, price dan promosi. Tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui indikator kualitas layanan yang lebih unggul yang dimiliki oleh bioskop X dan bioskop Y serta membuat prioritas layanan yang akan ditingkatkan pada kedua bioskop. Data yang dikumpukan melalui kuisioner terhadap 121 responden. Penelitian ini menemukan masalah utama yang dihapai bioskop X adalah promosi yang tidak menjangkau semua media dan tidak tersedianya aplikasi pembelian tiket secara online. Pada bioskop Y, masalah utamanya adalah promosi yang diberikan  bioskop tidak dapat  mempertahankan  jumlah pengunjung.Abstract [Comparison Of The Quality Of Cinema Services Using Competitive Zones of Tolerance Based Importance Performance Analysis] In Indonesia, film  industry is growing rapidly cause many kind of cinema came up. Cinema X is one of newbie cinema in film industry that has a competitor, Cinema Y which dominate the market in film industry. In order to know about each other company competing position, this research figure out about benchmarking between both of company using CZIPA (Competitive Zone of Tolerance based Importance-Performance Analysis). CZIPA method is used to determine the priority of every improvement that each cinema need. The dimension that used in this research are tangible, responsivness, empathy, assurance, reliability, availability, price and promotion. The purpose of this reseach is knowing the best of service quality indicator which Cinema X and Cinema Y have and make the service priority that both of this cinema can improve. Data is collected from 121 participants. This research show that the main problem in Cinema X is promotion doesn’t reach any kind of media and Cinema X doesn’t available ticket booking in online application. In Cinema Y, the main problem is promotion that Cinema Y has  offered can’t keep the number of customer.
ANALISIS KUALITAS PT. INTECH ANUGRAH INDONESIA BERDASARKAN KRITERIA BALDRIGE Rahayu Ningtyas Windaryanti; Bambang Purwanggono
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Intech Anugrah Indonesia merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang bisnis elektronik recycle. Namun sampai saat ini, masih terdapat gap antara target perusahaan dengan keadaan di perusahaan yaitu masalah mengenai target penjualan yang belum tercapai dan masih banyaknya barang jadi yang cacat. Gap inilah yang kemudian diperlukan penilaian mandiri menggunakan kriteria Baldrige. Tahapan dalam penelitian ini terdapat 5 langkah yaitu tahap literatur dan pendahuluan, tahap pengumpulan data, tahap penilaian, tahap analisis, dan rekomendasi. Rekomendasi inilah yang dijadikan untuk meningkatkan kinerja perusahaan ke depannya. Hasil skoring yang didapatkan oleh PT. Intech Anugrah Indonesia sebesar 189,75. Ini menandakan bahwa posisi PT. Intech Anugrah Indonesia masih di level Early Development yaitu masih dalam tahap awal pengembangan dan implementasi approach. Oleh karena itu masih diperlukan usulan perbaikan untuk mendapatkan nilai dan kinerja yang meningkat.
ANALISA BEBAN KERJA MENTAL DENGAN METODE NASA TLX PADA OPERATOR KARGO DI PT. DHARMA BANDAR MANDALA (PT. DBM) Muhammad Arasyandi; Arfan Bakhtiar
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.737 KB)

Abstract

PT Dharma Bandar Mandala adalah perusahaan yang bergerak di bidang kargo, aktivitas yang dilakukan yaitu melakukan shipping kargo yang akan dikirim melalui udara. Dalam melakukan aktivitasnya operator kargo PT DBM tidak jarang mendapat tekanan yang cukup tinggi sehingga beban kerja mental operator meningkat. Untuk itu perlu dilakukan analisis seberapa besar beban kerja mental yang dialami dan faktor apa yang mempengaruhinya. Sehingga PT DBM dapat menentukan langkah yang tepat untuk memperbaiki kondisi tersebut. Salah satu metode yang digunakan untuk mengukur beban kerja mental adalah NASA-TLX. Metode NASA-TLX merupakan metode pengukuran beban kerja mental yang membagi beban kerja ke dalam 6 dimensi aspek elemen kerja. NASA-TLX dibagi menjadi dua tahap, yaitu perbandingan tiap skala dan pemberian nilai terhadap pekerjaan. Dari hasil perhitungan NASA-TLX diperoleh nilai beban kerja mental untuk seluruh pekerja berada pada tingkat sedang dengan indikator beban kerja mental terbesar pada operator PT DBM adalah skala PD (Physical Demand) dan MD (Mental Demand).   Abstract The titled of this research is Mental Workload Analysis using NASA-TLX Method for Cargo Carrier in PT Dharma Bandar Mandala (PT. DBM). PT Dharma Bandar Mandala is a company that engaged in the field of freight, the activities that undertaken is cargo shipment by airfreight. In conducting its activities cargo operator of PT DBM are accustomed to work under high pressure so that the operator mental workload increase. So it is necessary to analyze mental workload and the factors that influence it. So that PT DBM can determine the appropriate steps to improve the condition. The method used to measure mental workload is NASA-TLX. NASA-TLX measure mental workload that divided into 6 dimensional aspects of the working elements. NASA-TLX is divided into two stages, first ratio of each scale and event scoring. From the calculation using NASA-TLX, values that obtained for all operators are at a moderate level with the greatest mental workload indicators scales are PD (Physical Demand) and MD (Mental Demand)  
ANALISA SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN DI PT. JANATA MARINA INDAH SEMARANG BERDASARKAN ISO 14001 Agus Yulianto Subekhi; Darminto Pujotomo
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.86 KB)

Abstract

PT.Janata Marina Indah Semarang merupakan salah satu perusahaan swasta nasional Indonesia, dalam bidang produk dan perbaikan kapal, dimana dalam proses produksinya melalui beberapa tahap yang setiap tahapnya dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Masalah lingkungan itu sendiri mempunyai dampak penting yang terus meningkat bagi perusahaan, tergantung pada bagaimana reaksi pada perusahaan PT. Janata Marina Indah Semarang. Perkembangan perusahaan selalu seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan dan perbaikan sesuai standar-standar yang diberlakukan di pasar global yang menjadi kendala perusahaan dalam era globalisasi ini. Isu penurunan kualitas lingkungan mendorong PT. Janata Marina Indah Semarang untuk memasukan persoalan tersebut kedalam agenda perusahaan. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut PT. Janata Marina Indah Semarang merencanakan untuk menerapkan standar-standar international guna mendukung keberlangsungan perusahaan, yang diantaranya adalah menerapkan sistem manajemen lingkungan yang dikenal dengan istilah ISO 14001.Dari hasil analisa data mengenai kebutuhan Sistem Manajemen Lingkungan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan Sistem Manajemen Lingkungan di PT. Janata Marina Indah Semarang saat ini masih kurang memenuhi prinsip-prinsip ISO 14001. Keadaan tersebut bukan merupakan persiapan yang baik dalam hal mendapatkan sertifikasi ISO 14001. Salah satu Prinsip dalam ISO 14001 yang belum diterapkan Perusahaan yang menandakan kekurangan-siapan perusahaan dapat terlihat pada belum terdokumentasikannya dan terkomunikasikannya kebijakan dan komitmen manajemen puncak tentang Sistem Manajemen Lingkungan perusahaannya. Padahal, kebijakan dan komitmen lingkungan merupakan prinsip utama yang menjadi dasar untuk diterapkannya Sistem Manajemen Lingkungan. Oleh karena itu rancangan perbaikan dibuat sedemikian rupa sehingga dapat berfungsi untuk mendapatkan sertifikasi ISO 14001..  Abstract PT. Janata Marina Indah, Semarang is one of the Indonesian national private companies, in the fields of producy and ship repair, whre in the production process through several stages that each stage can have an impact on the environment. The environmental concerns it self have a significant impact for the company continues to increase, depending on how the company PT. Janata Marina Indah Semarang. The development company is always in lineb with improved quality of care and improvements in accordance with the standards in force in the global markets that constrain companies in the globalization. The issue of environmental degradation encourages PT Janata Marina Indah Semarang  to incorporate these issues into the agenda of the company. To resolve the issue of PT Janata Marina Indah Semarang plan to implement international standards in order to support the sustainability of the company, which include implementing an environmental management system known as ISO 14001.            From the data analysis of the needs conducted an Environmental Managemenet System,it can be concluded that the implementation of Environmental Management Systems at PT. janata Marina Indah Semarang is still not meet the principles of ISO 14001. The situation is not a good preparation in terms of obtaining ISO 14001 certification. One of the principle in ISO 14001 which hasn’t been applied to the preparation privative companies can be seen in yet policy and commitment of top management about yhe company’s Environmental Management System. In fact, environmental policies and commitment are the main principles that form the basis for the implementation of Environmental Management Systems. Therefore, the design improvement were made such that it can serve to obtain ISO 14001 certification.
PERENCANAAN STRATEGIS SUMBER DAYA SISTEM INFORMASI DI UNIVERSITAS DIPONEGORO Ardanesia Ardanesia; Singgih Saptadi; Ary Arvianto
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.081 KB)

Abstract

Pembangunan sistem informasi (SI) Universitas Diponegoro (UNDIP) masih memiliki kendala, antara lain: pembangunan SI dilakukan secara bottom-up, perencanaan pembangunan SI yang terintegrasi belum rampung, dan adanya organisasi tata kelola (OTK) yang relatif baru menyebabkan SI belum terintegrasi. Hal ini menunjukkan UNDIP membutuhkan suatu perencanaan strategis SI yang dapat mendukung pencapaian visi sebagai universitas riset yang unggul pada tahun 2020 dan memperoleh manfaat penerapan SI. Untuk menjalankan dan mengelola SI, maka dibutuhkan sumber daya SI. UNDIP sebagai institusi pendidikan harus memiliki suatu perencanaan strategis sumber daya SI sebagai kerangka acuan dalam pengembangan SI dan proses dokumentasi yang kredibel mengenai sumber daya yang dimiliki. Perencanaan strategis sumber daya SI penting untuk dilakukan agar sumber daya yang diinvestasikan dapat digunakan secara efektif dan efisien. Sumber daya SI terdiri dari infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Perencanaan infrastruktur dilakukan dengan analisis kesenjangan antara kondisi existing dengan ekspektasi yang diinginkan, selanjutnya dilakukan identifikasi prinsip dan tren perkembangan teknologi, sehingga dapat dilakukan usulan pengembangan infrastruktur. Adapun perencanaan SDM dilakukan setelah dilakukan analisis kesenjangan kondisi kemampuan, pengetahuan, dan perilaku pegawai existing dengan ekspektasi yang diinginkan. Hasil perencanaan bersifat adaptif dengan mengadopsi cloud computing sehingga diharapkan proses bisnis UNDIP dapat berjalan efektif, efisien, dan tangkas. Nilai strategis tiap usulan SI dan ketersediaan sumber daya akan dijustifikasi, sehingga akan dapat ditentukan strategi pengadaan untuk tiap usulan SI. Pengadaan usulan SI akan dilakukan dengan strategic partnership, insourcing, outsourcing dan recuperation. Abstract [Title: Strategic Planning for Information Systems’ Resources] Information sytems (IS) development in Universitas Diponegoro (UNDIP) faced several problems which were bottom-up IS development, blueprint of IS development has not been completed yet, and new organization governance, that leaded to unintegrated IS. This showed that UNDIP needs IS strategic planning to support achieving UNDIP’s vision of becoming research university in 2020 and gains advantage of IS implementation. Resources are needed to be IS enablers’. UNDIP as educational institution has to have strategic planning for IS resources as broad outline and credible documentation of owned resources. Strategic planning for IS resources is important in order that  invested resources could be used effectively and efficiently. Resources are consisted of infrastructure and human resources . Infrastructure planning were conducted by performing gap analysis between current infrastructure condition and UNDIP’s expectation, identifying development principle and technology trends, so that it could be concluded as infrastructure development suggestion. Meanwhile, human resources planning were done by performing gap analysis  between current skills, knowledge, and behavior condition of current human resources and UNDIP’s expectation. This resarch resulted adaptive planning by adopting cloud computing which was expected to support UNDIP business process to be effective, efficient, and agile. Strategic value and resources availibility of each IS proposal were justified to decide which sourcing decision would be made. IS proposal should be developed by strategic partnership, insourcing, outsourcing, and recuperation. 
PENYUSUNAN DOKUMENTASI MUTU BERDASARKAN STANDAR ISO 9001 : 2008 (Studi Kasus di CV Valasindo Sentra Usaha) Sari Aji Dwijayanti; Diana Puspitasari; Dyah Ika Rinawatio
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standarisasi sistem manajemen mutu telah menjadi isu utama dalam menghadapi tantangan global. Salah satu sistem manajemen mutu yang sekarang sedang berkembang di pasar internasional adalah ISO 9001:2008. CV Valasindo Sentra Usaha merupakan perusahaan yang bergerak dibidang furniture kayu yang memproduksi garden furniture dan indoor furniture dengan bahan 100% kayu jati yang memasarkan produknya dalam pasar export. Saat ini CV Valasindo Sentra Usaha dituntut pelanggannya untuk menerapkan dan melakukan sertifikasi ISO 9001:2008. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dokumentasi mutu berupa manual mutu dan prosedur mutu yang diperlukan di bagian produksi, mengidentifikasi proses bisnis perusahaan, dan memberikan usulan perbaikan dalam rangka pengembangan sistem manajemen mutu CV Valasindo Sentra Usaha. Dokumentasi mutu disusun melalui hasil pengamatan dan wawancara dengan pihak-pihak terkait di CV Valasindo Sentra Usaha. Selain itu tahapan yang dilakukan dengan mengidentifikasi proses bisnis perusahaan dan melakukan pemetaan awal untuk mengetahui kesenjangan antara kondisi perusahaan dengan standar ISO 9001:2008. Hasil akhir penelitian ini berupa perancangan 1(satu)  manual mutu dan 14 (empat belas) prosedur mutu pada bagian produksi. Prosedur  mutu yang dibuat telah diverifikasi dengan pihak manajemen CV Valasindo Sentra Usaha. Untuk mengembangkan sistem manajemen mutu sesuai ISO 9001:2008 usulan bagi CV Valasindo Sentra Usaha berupa pembuatan instruksi kerja untuk tiap proses produksi, inspeksi dan penggunaan mesin, sebagai panduan dalam melakukan proses produksi, inspeksi, dan penggunaan mesin, selain itu bertujuan untuk menekan tingkat kecelakaan kerja.    Standardization of quality management system has become a major issue in the face of global challenges. One of the quality management system which is now being developed in the international market is ISO 9001:2008. CV Valasindo Sentra Usaha is a company engaged in the manufacture of wooden furniture garden furniture and indoor furniture with 100% teak wood market their products in export markets. Current CV Valasindo Sentra Usaha customers are required to implement and conduct the certification ISO 9001:2008. This study aims to develop quality documentation of quality manuals and quality procedures are required in the production, identifying the company's business processes, and provide improvement suggestions in order to develop a quality management system CV Valasindo Sentra Usaha. Quality documentation compiled through observations and interviews with relevant parties on the CV Valasindo Sentra Usaha. In addition stages performed by identifying the company's business processes and perform the initial mapping to determine the gap between the condition of the company with ISO 9001:2008. The final results of this study design in the form of a quality manual and 14 (fourteen) quality procedures in section  production. Quality procedures are made has been verified by the management of CV Valasindo Sentra Usaha. To develop a quality management system according ISO 9001:2008 proposal for CV Valasindo Sentra Usaha of manufacturing work instructions for each production process, inspection and use of machinery, as a guide in conducting the process of production, inspection, and use of the machine, but it aims to reduce the accident rate of work.
ANALISIS PENERAPAN SUSTAINABILITAS BANK HIJAU PADA BANK MANDIRI SEMARANG Rido Eko Baskoro; Haryo Santoso
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.572 KB)

Abstract

Pemanasan global berdampak pada lingkungan menimbulkan tuntutan perusahaan memberikan solusi dalam aktivitas bisnisnya termasuk bank melalui bank hijau. Bank berperan penting dalam menciptakan lingkungan. Bank membiayai proyek dan menawarkan produk ramah lingkungan. Bank Sentral di Indonesia, mengatur perbankan sebagai lembaga keuangan yang mempertimbangkan sustainabilitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Bank Mandiri telah melaksanakan aktivitas bank hijau dan berkelanjutan serta dampak bagi lingkungan.Metode Penelitian yang digunakan adalah metode dengan kuesioner. Responden penelitian ini adalah karyawan dan nasabah Bank Mandiri di Semarang. Pengambilan sampel dipilih dengan cara purpossive sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Mandiri telah menjalankan sustainabilitas bank dengan baik, bank telah melaksanakan aktivitas bank hijau dan berkelanjutan serta dampak program bagi lingkungan yang cukup besar.Disimpulkan bahwa Bank Mandiri telah melaksanakan aktivitas bank hijau dan berkelanjutan. Bank Indoinesia dan pemerintah segera menerbitkan regulasi bank hijau sebagai acuan penilaian dan arah aktivitas bisnis perbankan..ABSTRACTThe impact of Global Warming towards the environment resulting in company demand to provide solution in its business activities, including bank, with green banking. Bank holds important role in creating environment. Central Bank in Indonesia regulates banking as a financial conversation with sustainability in mind. The purpose of this research is to determine if Mandiri Bank has been implementing green banking activities and environmentally sustainable.The metod used in this research is questionnaire. Respondent of this research varies from working staff to customer of Mandiri Bank Semarang. Sampling process are done with purposive sampling.The research shows that Mandiri Bank has yet to have rating reference in terms of sustainability, despite the fact that green banking activities are implemented and programs’ impact towards environment are noticeable.In conclusion, Mandiri Bank has done sustainable green banking without any reference. Regulation of green banking from Bank Indonesia can be a possible reference of green banking and banking activities. It is recommended for Mandiri Bank to initiate and increase the green banking commitment.
ANALISIS KESIAPAN PRODUK BANDENG PRESTO PADA UKM BANDENG ROZAL MENUJU SERTIFIKASI SNI 4106 TAHUN 2009 DENGAN METODE ANALISIS GAP Najib Fahmi; Arfan Bakhtiar Arfan Bakhtiar
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.189 KB)

Abstract

Bandeng Rozal menyadari pentingnya sertifikasi SNI dalam produk olahan bandeng yang mereka produksi dalam rangka meningkatkan mutu produk. Program peningkatan kualitas tersebut terdapat dalam Quality Manajement System (QMS), QMS tersebut dikembangkan dalam sertifikasi standar ISO 9001. Selain ISO 9001 acuan yang dipakai adalah SNI 4106 tahun  2009, yang berfokus pada sertifikasi bandeng presto. Sebelum melakukan sertifikasi, Bandeng Rozal ingin melakukan pengkajian pada penerapan sistem manajemen mutu, dan kesiapan produk bandeng agar proses sertifikasi dapat berjalan dengan baik sehingga sertifikat dapat diperoleh. Metode yang digunakan untuk melakukan pengkajian serta kesiapan produk adalah Analisis Gap. Pengambilan data dilakukan dengan proses wawancara kepada pemilik bandeng Rozal untuk mengetahui kondisi usaha secara jelas. Setelah dilakukan analisis gap, dapat diketahui  bahwa Bandeng Rozal masih dalam tahap belum siap dalam sertifikasi SNI 4106 serta masih harus meningkatkan kesiapan untuk mendapatkan SNI 4106. Aspek yang paling vital adalah tinjauan manajemen yang memiliki skor 20%, kelengkapan administrasi yang masih sangat kurang serta aspek uji produk yang mana Bandeng Rozal belum pernah melakukan pengujian pada produk mereka. Kesimpulan yang dapat diambil adalah Bandeng Rozal masih perlu berbenah kembali dalam perbaikan manajemen mutu agar proses sertifikasi dapat berjalan dengan lancar.               ABSTRACTReadiness Analysis of Presto milkfish on Bandeng Rozal SMEs towards SNI Certification 4106:2009 with Gap Analysis Method, Bandeng Rozal realizes the importance of SNI certification in processed milkfish products they produce, in order to improve product quality. The quality improvement program is found in the Quality Management System (QMS), the QMS was developed in ISO 9001 standard certification. In addition to the ISO 9001 reference used is SNI 4106: 2009, which focuses on presto milkfish certification. Before certification, Bandeng Rozal wants to conduct an assessment on the implementation of quality management systems, and readiness of milkfish products so that the certification process can run well and certificates can be obtained. The method used to conduct product assessment and readiness is Gap Analysis. Data retrieval is done by interviewing Bandeng Rozal owners to find out the business conditions clearly. After gap analysis, it can be seen that Bandeng Rozal is not ready in SNI 4106 certification and still has to improve its readiness to get SNI 4106. The most vital aspect is management review that has a score of 20%, administrative completeness that are still lacking and aspects product test where Bandeng Rozal has never tested their products. The conclusion that can be taken is that Bandeng Rozal still needs to straighten up in the improvement of quality management so that the certification process can went well.
USULAN MAINTENANCE PLANNING YANG OPTIMAL BERDASARKAN PENILAIAN RESIKO KOMPONEN PADA AIR FIN COOLER DENGAN METODE RISK BASED MAINTENANCE (Studi Kasus Refinery Unit VI Balongan PT PERTAMINA (PERSERO)) Jesika Valentin Sebayang; Aries Susanty
Industrial Engineering Online Journal Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menghasilkan produk yang berkualitas maka salah satu faktor penting yang harus diperhatikan adalah sistem maintenance fasilitas produksi salah satunya air fin cooler. Air fin cooler harus dipertahankan agar berada dalam kondisi yang baik untuk beroperasi. Pada prakteknya selama ini kegiatan maintenance air fin cooler sering mengalami keterlambatan, sehingga mendapatkan penanganan setelah terjadinya kerusakan yang fatal. belum optimalnya kegiatan maintenance planning pada komponen air fin cooler  menyebabkan keterlambatan itu dan kerusakan yang terjadi tidak dapat dideteksi serta reliability yang masih rendah. Hal ini dikarenakan dalam penanganan maintenance belum memperhatikan faktor keandalan yang berdampak terhadap resiko yang ditimbulkan  melebihi dari target perusahaan, maka perlu peninjauan kembali dalam kegiatan maintenance. Berdasarkan tahapan strategi Metode Risk Based Maintenance , diketahui bahwa komponen v-belt dan pulley merupakan komponen yang apabila terjadi kerusakan selama ini melebihi dari perusahaan perkirakan. Hal ini dapat dilihat kedua komponen tersebut tergolong dalam kategori high risk sedangkan untuk komponen lainnya walaupun sama-sama mempunyai probabilitas kerusakan tinggi tapi resiko kerugian pada komponen tersebut tidak melebihi plan cost perusahaan. Melalui penelitian ini telah diperoleh usulan maintenance planning yang sekiranya dapat meminimasi resiko pada komponen yang termasuk dalam kategori high risk dengan meninjau history kerusakan komponen tersebut.AbstractTo produce a high quality product, one of the important factors that should be considered is the maintenance system of production facilities, one of them is air fin cooler. Air fin cooler must be maintained in order to be in good condition to operate. In actual condition, these maintenance activities of air fin cooler often experience delay. The unoptimal maintenance planning activities, The unexpected failure and, The poor realibility are the common problem in causing that delays, with the result that economic loss exceed the company’s plan cost. Based on the Risk Based Maintenance methodology, know that the failure of both v-belt and pulley exceed the company’s cost plan. This can be seen both these components belong in the category of high risk, while for the other components even though both had a high probability of damage but the risk of loss on these components does not exceed the cost of the plan of the company. Through this research have been obtained if the proposed maintenance planning can minimize the risk on the components that are included in the category of high risk by reviewing the history component damage.

Page 52 of 126 | Total Record : 1253


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue