cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
PENGEMBANGAN LEMARI PAKAIAN PLYWOOD SENO ART GALLERY DENGAN PENDEKATAN REKAYASA NILAI Shynta Dian Permata; Novie Susanto; Wiwik Budiawan
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.834 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung penghematan biaya dari penerapan rekayasa nilai pada produk lemari pakaian plywood Seno Art Gallery. Harga jual lemari pakaian plywood Seno Art Gallery sebesar Rp 5.000.000,- dengan total biaya material sebesar Rp 2.926.500,-. Terdapat 2 alternatif yang diusulkan untuk mengurangi biaya yang digunakan yaitu substitusi material yang digunakan dan reduksi  part. Dari hasil analisis dengan metode zero one yang dilakukan, terpilih alternatif 1 yaitu substitusi material sebagai alternatif terbaik. Berdasarkan analisis alternatif 1 diperoleh total biaya material sebesar Rp 2.485.500,-, harga jual produk sebesar Rp 4.300.000,-. Terdapat penghematan biaya material yaitu sebesar Rp 441.000,-. Abstract DEVELOPMENT OF SENO ART GALLERY PLYWOOD WARDROBE USING VALUE ENGINEERING APPROACH. This study aims to calculate the saving cost from applying value engineering to the Seno Art Gallery plywood wardrobe product. The selling price of Seno Art Gallery's plywood wardrobe is Rp 5.000.000, - with total material cost is Rp 2,926,500,-. There are two proposed alternatives to reduce the cost, first is substitute main material  and eliminate some parts. The result of  zero one analysis is substitute the main material as the best alternative. Based on the analysis, fisrt alternative total material cost is  Rp 2.485.500,-,  and product selling price is Rp 4.300.000,-. There is a material saving cost approximately Rp 441.000,-.
PENGEMBANGAN GARIS BESAR MATERI PELATIHAN GUNA MENINGKATKAN ADOPSI E-COMMERCE PADA UKM Malik Awab Abdillah; Singgih Saptadi
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dapat dipandang sebagai katup penyelamat dalam proses pemulihan ekonomi nasional. Perannya dalam mendorong laju pertumbuhanekonomi dan penyerapan tenaga kerja diharapkan menjadi langkah awal bagi upaya pemerintah menggerakkan sektor produksi pada berbagai lapangan usaha. Sedangkan Penggunaan teknologi informasi dinilai dapat memberikan suatu kemajuan pada perusahaan yang telah melakukan adopsi teknologi informasi dan komunikasi tersebut, dimana dapat meningkatkan kapabilitas perusahaan serta meningkatkan performansi. Dan salah satu teknologi informasi tersebut adalah E-Commerce. Penelitian ini berkaitan dengan adopsi B2B E-Commerce pada ukm manufaktur, penelitian di lakukan pada 53 ukm manufaktur, yang bertujuan untuk mengidentifikasi penetrasi E-Commerce dengan menggunakan pendekatan proses bisnis yang telah menggunakan E-Commerce, proses bisnis yang digunakan sebanyak 20 proses bisnis yang terdiri dari 2 kategori, yaitu pembelian atau pengadaan, marketing, sales, dan aftersales. Serta dalam penelitian ini juga dilakukan identifikasi benefit dari adopsi E-Commerce yang dilihat dalam empat aspek biaya, fleksibilitas, kualitas, dan waktu.
APLIKASI SIX SIGMA DMAIC DAN KAIZEN SEBAGAI METODE PENGENDALIAN DAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK PT. SARANDI KARYA NUGRAHA Bramasta Raga Siwi; Susatyo Nugroho W. P
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.409 KB)

Abstract

PT. Sarandi Karya Nugraha adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang kesehatan dengan hasil produksi berupa peralatan dan furniture rumah sakit yaitu emergency trolley. Dalam menghasilkan produksinya rata-rata per bulan terdapat produk cacat sebesar 12,84%. Maka dari itu penelitian ini digunakan untuk mengetahui kemampuan proses berdasarkan produk cacat yang ada dengan metode DMAIC dan pendekatan six sigma yang kemudian dilakukan pengendalian dengan menganalisis penyebab kecacatan menggunakan Seven Tools serta mengupayakan perbaikan berkesinambungan dengan alat implementasi kaizen berupa Kaizen Five-Step Plan, 5W dan 1H, dan Five-M Checklist. Setelah dilakukan pengolahan data didapat nilai DPMO sebesar 29.043,41 yang dapat diartikan bahwa dari satu juta kesmpatan akan terdapat 29.043,41 kemungkinan produk yang dihasilkan mengalami kecacatan. Perusahaan berada pada tingkat 3,39-sigma dengan CTQ (Critical To Quality) yang paling banyak menimbulkan cacat yaitu cat kasar sebesar 46,5% dari total cacat 7490. Dari hasil analisis berdasarkan alat-alat implementasi kaizen maka kebijakan utama yang harus dijalankan oleh pihak perusahaan yaitu pengawasan atau kontrol yang lebih ketat di segala bidang.  Abstract APPLICATION OF SIX SIGMA DMAIC AND KAIZEN AS A CONTROL METHOD AND QUALITY IMPROVEMENT PRODUCTS at PT. Sarandi Karya Nugraha. PT. Sarandi Karya Nugraha is a company that engaged in health equipment and produce a hospital furniture, such as emergency trolley. In producing an average production per month, the defective product was 12.84%. This research is used to determine the ability of the process based on product defects that exist with the approach of six sigma then be controlled by analyzing the causes of disability using the Seven Tools and seeking continuous improvement by implementing Kaizen Five-Step Plan, 5W and 1H, and the Five-M checklist. After processing the data, obtained DPMO value of 29043.41 which means that from one million opportunity there will be the possibility of disability product produced as much as 29043.41. The Company is at 3.39-sigma level with CTQ (Critical To Quality) most coarse cause paint defects that 46.5% of the total disability 7490. From the analysis by means of the implementation of kaizen, the main policies that should be run by the companies that tighten controls in all areas. 
PERBAIKAN IMPLEMENTASI SENAYAN LIBRARY MANAGEMENT SYSTEM (SLiMS) BERBASIS WEB (STUDI KASUS PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN PATI) Tiara Candra Devi; Sriyanto Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati merupakan sebuah perpustakaan umum di kota Pati yang digunakan sebagai tempat rujukan masyarakat untuk mencari bahan informasi atau wawasan. Perpustakaan Daerah Pati memiliki fasilitas katalog online (OPAC) untuk pencarian koleksi buku di perpustakaan tetapi masih menggunakan jaringan intranet sehingga dalam penyampaian informasi ke pengunjung masih belum efektif dan efisien. Selain itu, informasi bibliografi buku yang ditampilkan untuk pengunjung pada katalog online juga masih kurang lengkap karena proses katalogisasi yang belum baik dan benar. Untuk sistem pemberitahuan keterlambatan yang telah dimiliki juga belum efisien karena masih dilakukan secara manual. Hasil dari penelitian ini adalah berupa perbaikan implementasi aplikasi senayan yaitu sistem katalog online (OPAC) berbasis web, SMS Gateway pengingat keterlambatan buku, penyusunan SOP katalogisasi buku serta membangun website. Sistem katalog online (OPAC) berbasis web dapat memudahkan pengunjung dalam mencari  koleksi buku di perpustakaan secara online tanpa datang secara langsung ke perpustakaan. Sedangkan membangun website digunakan sebagai informasi tambahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Perpustakaan Daerah Pati. Selain itu, petugas perpustakaan dapat melakukan pemberitahuan keterlambatan pengembalian buku secara praktis dan efisien ke anggota perpustakaan melalui layanan sms. Penyusunan SOP katalogisasi buku dapat mempermudah pengunjung dalam memperoleh informasi bibliografi koleksi buku saat pengunjung mengakses katalog online.  ABSTRACT Pati Local Library is a public library in Pati that is used as a place where people of Pati can get information or education. Pati Local Library has online catalogue (OPAC) facility to search books collection, but it is still using intranet network, causing the spread of information to the visitor ineffective and inefficient. In addition, bibliographic information that is shown to visitor is incomplete because the process of cataloging is incorrectly and unwell done. The delay notification is also inefficient because it is done manually. The output of this research is the enhancement of senayan application implementation: web-based online catalogue system (OPAC), SMS Gateway delay notification, drafting SOP of book cataloging, and build up a website. Web-based online catalogue system can make visitors easier to search books in library via online, so the visitors are no need to directly come to the library to check. Build up website is as additional information to enhance service quality in Pati Local Library. In addition, the library officers can manage the delay notification efficiently to the library members through SMS service. The drafting of SOP of book cataloging can make visitors easier to find out bibliographic information when they access the online catalogue.
KEBIJAKAN PENGISIAN KEMBALI PERSEDIAAN UNTUK BARANG JAMAK DENGAN KAPASITAS GUDANG TERBATAS Bryan Eka Putra; Singgih Saptadi; Wiwik Budiawan
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.69 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sistem penyimpanan dengan kapasitas gudang terbatas untuk beberapa item. Setiap item memiliki permintaan pelanggan yang bersifat probabilistik. Penelitian ini mengusulkan kebijakan pengisian kembali persediaan (replenishment) yang optimal untuk mengatasi permasalahan kelebihan persediaan. Peneliti membandingkan kinerja kebijakan perusahaan saat ini dan kebijakan continuous review (r, Q) dengan kapasitas gudang terbatas. Kebijakan (r, Q) meninjau posisi persediaan secara terus menerus dan ketika posisi persediaan turun atau dibawah r, sejumlah Q unit barang dikeluarkan untuk mengisi persediaan. Observasi digunakan untuk mengumpulkan data sekunder. Kebijakan saat ini menghasilkan utilisasi gudang 164% dengan total biaya Rp. 34.643.362.790. Kebijakan (r, Q) menghasilkan utilisasi gudang sebesar 66% dengan total biaya Rp. 28.113.799.986. Berdasarkan hasil tersebut, Kebijakan (r, Q) memberikan hasil yang lebih baik. Kebijakan ini menghemat biaya Rp. 6.529.562.804 atau menghemat 19% dengan tingkat utilisasi gudang 66%. Saran yang dapat diberikan kepada perusahaan untuk memperbaiki kebijakan pengisian kembali persediaan adalah menggantikan kebijakan sebelumnya yang berupa periodic review menjadi continuous review pada item-item yang mengalami overstock maupun stockout, menetapkan besaran ukuran pemesanan dengan model usulan, membuat format review persediaan baik pada Ms. Excel maupun software SAP, persiapan perangkat komputer dengan spesifikasi minimal Prosesor Intel Core i7 7500U-2.7Ghz Turbo 3.5Ghz, RAM 8 GB DDR4L, grafis VGA nVidia 940MX-2GB dengan kapasitas penyimpanan 500 GB plus SSD sebesar 128 GB, dan menggunakan kebijakan mixing truck kapasitas 32 dan 52 pallet AbstractAlgorithm Simulation for Developing Inventory Replenishment Policy (PT. Unilever Indonesia, Tbk).This study discusses about storage systems with limited warehouse capacity for several items. Each items have its particular customers’ demand that is probabilistic. This research propose an optimal replenishment policy to solve overstock problems. Researchers compare the performance of current replenishment policy and continuous review policy (r, Q) with limit warehouse capacity. (r, Q) policy reviews the stock position continuously and whenever the inventory position drops to or below r, an amount of Q units of goods is issued to replenish the system. Observation is used to collect secondary data. The current policy resulted 164% warehouse utilization with total cost Rp. 34.643.362.790. (r, Q) policy resulted 66% warehouse utilization with total cost Rp. 28.113.799.986. Based on these results, (r, Q) policy provides better results. This policy save the cost of Rp. 6,529,562,804 or save 19% with warehouse utilization rate 66%. We suggest to replace periodic review to continuous review on items which have overstock or stockout, set the size of the order with the model proposal, make a good inventory review format on Ms. Excel and SAP software, computer system preparation with minimum specifications are Intel Core i7 7500U-2.7Ghz Turbo 3.5Ghz processor, 8GB DDR4L RAM, nVidia 940MX-2GB VGA graphics with 500 GB of storage capacity plus 128 GB SSD, and use truck with capacity 32 and 52 pallet to distribute the items.
Analisis Resiko Kerja pada Pembuatan Kardus Menggunakan Metode Job Safety Analisys (JSA) di CV MD Palletindo Div. CartonBox Kumara Pinastika Dharaka; Sriyanto Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.723 KB)

Abstract

Pada era globalisasi ini, kegiatan proses produksi yang berjalan di suatu perusahaan akan sangat membutuhkan peralatan dan teknologi yang modern guna menciptakan suatu produktivitas yang tinggi. Hal tersebut juga yang terjadi pada CV MD Palletindo Div. CartonBox yang bergerak di bidang manufaktur penghasil Kardus. Untuk menghindari hal – hal tersebut, perlu dilakukan adanya analisis mengenai potensi atau kemungkinan timbulnya kecelakaan kerja pada proses produksi kardus. Analisis yang dapat digunakan dalam permasalahan ini yaitu Job Safety Analisys (JSA). Job Safety Analysis (JSA) merupakan suatu alat yang dapat menganalisis suatu potensi resiko kerja dalam suatu pekerjaan, JSA dapat diterapkan untuk dapat mengurangi resiko terjadinya kecelakaan kerja. (Glen, 2011). Potensi dan resiko bahaya yang mungkin terjadi dalam pekerjaan ini adalah Pada kategori rendah seperti membawa beban berat. Pada kategori medium terdapat potensi cidera seperti iritasi akibat terkena bahan kimia dan jatuh dari ketinggian. Untuk kategori yang lebih bahaya yaitu pada level tinggi seperti jatuh dari ketinggian, terkena sayatan dari mesin slotter dan slitter. Keseluruhan potensi resiko bahaya tersebut merupakan hasil identifikasi berdasarkan pekerjaan yang ada pada perusahaan itu yang harus ditindaklanjuti untuk dapat menghindari terjadinya kecelakaan kerja. Tahapan dari JSA adalah membagi pekerjaan menjadi unit – unit yang lebih kecil, mengidentifikasi segala potensi cidera pada tiap – tiap pekerjaan, kemudian dilakukan analisis untuk mendapatkan nilai keparahan dan nilai kemungkinan terjadinya kecelakaan, kemudia dikelompokkan pada masing – masing kategori. Usulan yang diberikan adalah lebih berhati – hati dan menaati seluruh kebijakan yang telah ditetapkan dan perbaikan alat bantu ataupun metode baru yang sesuai dengan peraturan dan kebijakan perusahaan.   Abstract In this globalization era, the production process that runs in a company will require modern tools and technology to create a high productivity. It also happens to CV MD Palletindo Div. CartonBox engaged in manufacturing cardboard producer. The analysis can be used in this matter, namely Job Safety Analisys (JSA). Job Safety Analysis (JSA) is a tool that can analyze the potential risks of working in a job, the JSA can be applied to reduce the risk of accidents. (Glen, 2011). And the potential hazards that may occur in this work is On the lower categories such as carrying heavy loads. In the medium category there is potential for injury such as irritation due to exposure to chemicals and falls from height. For more hazard categories are at a high level such as falls from heights, exposed incision of slotter and slitter machine. Overall risk potential hazard is the result of identification based on the existing work in the company which should be followed in order to avoid accidents. Stages of the JSA is to divide the work into units - smaller units, identifying all the potential injuries to each - each job, then analyzed to obtain the value of severity and likelihood of accidents value, later grouped on each - each category. The proposal given was more careful - careful and abide by all policies that have been established and improved tools or new methods in accordance with the rules and policies of the company. 
ANALISIS PENGURANGAN DEFECT PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA PADA UNIT PAINTING SMARTPHONE MERK POLYTRON (Studi Kasus pada PT. Hartono Istana Teknologi Kudus) Sya’roni, Muhammad; Suliantoro, Hery
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.911 KB)

Abstract

PT Hartono Istana Teknologi adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bagian produksi barang barang elektronika.  Pada akhir tahun 2016 PT.HIT mulai melakukan produksi handphone android. Pada pembuatan produksi hp tersebut salah satu proses produksi yang dikerjakan di pabrik Kudus adalah pembuatan Battery cover. Berdasarkan data laporan produksi lini proses Top coat pada 14 desember 2016 – 4 januari 2017, diketahui bahwa jumlah produk yang tergolong dalam kritera defect nilainya cukup tinggi. Persentase jumlah defect dibandingkan dengan total produksi secara keseluruhan adalah 16%. Nilai ini perlu untuk direduksi karena semakin banyaknya produk defect yang dihasilkan maka semakin banyak juga kerugian yang harus ditanggung perusahaan atas material yang terbuang percuma. Salah satu metode yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk meminimalisir kuantitas produk kecacatan adalah dengan menggunakan metode six sigma. Six sigma merupakan target kualitas dengan nilainya yaitu 3,4 DPMO (Defect per Million Oppurtunity) atau 3,4 kecacatan dari per sejuta kesempatan. Adanya pencapaian six sigma yang 3,4 DPMO maka dapat dikatakan realitas untuk dicapai dari kualitas yang berdasarkan pada zero defect. Pengurangan kuantitas kecacatan dalam penelitian menggunakan metode six sigma dengan pembahasan DMAIC (Define, Measure, Analize, Improve, Control). Dari hasil analisis dan penelitian yang telah dilakukan ternyata jumlah produk kecacatan pada lini topcoat unit painting PT. Hartono Istana Teknologi berada di tingkat nilai sigma 3,374 dengan DPMO sebesar 30.438 dari hal tersebut dapat diidentifikasikan bahwa ternyata kualitas produk masih berada jauh dari tingkat produk 6 sigma. Dengan penggunaan alat analisis diagram sebab-akibat dapat diketahui faktor penyebab kerusakan produk dalam produksi yaitu berasal dari manusia, mesin, bahan baku dan lingkungan kerja. (Analysis Of  Defect Production Reduction Using Six Sigma Method In Painting Unit Smartphone Merk Polytron). PT Hartono Istana Teknologi is one of the companies engaged in the production of electronics goods. At the end of 2016 PT.HIT began to produce android phones. In making the production of android phones, one of the production process undertaken at the Kudus factory is the manufacture of Battery cover. Based on the production report of Top Coat process line on 14 December 2016 - 4 January 2017, it is known that the number of products belonging to the criteria of defect is quite high. The percentage of total defect compared to the total production as a whole is 16%. This value needs to be reduced as more defect products are generated the more losses the company will incur on wasted material. One method that can be used by companies to minimize the quantity of disability products is by using the six sigma method. Six sigma is a quality target of 3.4 DPMO (Defect per Million Oppurtunity) or 3.4 defects per million opportunities. The existence of the achievement of six sigma 3.4 DPMO it can be said the reality to be achieved from the quality based on zero defect. Reduction in the quantity of disability in the study using six sigma method with DMAIC discussion (Define, Measure, Analize, Improve, Control). From the results of analysis and research that has been done turns out the number of defects products on topcoat line painting unit PT. Hartono Istana Teknologi is at the level of sigma value 3,374 with DPMO of 30,438 from it can be identified that the product quality is still far from 6 sigma product level. With the use of analysis tools causality diagram can be known factors causing damage to the product in the production that comes from humans, machinery, raw materials and work environment.
ANALISIS POSTUR KERJA DAN PERANCANGAN FASILITAS PEMOTONGAN MATERIAL (Studi Kasus di Kawasan Industri Kecil Barito, Semarang) Dimas Yulian Ananda; Purnawan Adi Wicaksono
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Industri Kecil Barito Semarang merupakan sentra industri kecil yang memproduksi berbagai alat keperluan rumah tangga, seperti penggorengan, panci, oven, kompor minyak, dan  tempat sampah. Kondisi stasiun kerja yang kurang ergonomis sehingga dijumpai beberapa kondisi kerja yang menyebabkan keluhan dan ketidaknyamanan kerja akibat postur pekerja yang statis dan beban kerja yang diterima. Dari hasil pengamatan maka penulis hanya akan melakukan penelitian  pada pekerja pembuatan tempat sampah karena potensi terjadinya keluhan musculoskeletal yang tinggi.Hal ini diperkuat dengan hasil peninjauan awal dengan metode Nordic Body Map. Berdasarkan data kondisi awal kerja tersebut, akan dilakukan evaluasi ergonomi serta rekomendasi fasilitas pendukung terhadap stasiun kerja pemotongan material. Metode yang digunakan untuk melakukan evaluasi ergonomi dengan  metode Rapid Entire Body Assessment dan Rapid Upper Limb Assessment Sedangkan rekomendasi fasilitas pendukung kerja menggunakan evaluasi dan pertimbangan biaya, mekanika teknik dan ergonomis dengan diaplikasikannya data antropometri Dari hasil analisis yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa kondisi kerja awal menunjukkan skor REBA antara 8-11 dan skor RULA antara 6-7 artinya menunjukkan level resiko yang sangat tinggi. Dengan penambahan fasilitas kerja berupa meja potong skor REBA turun menjadi 2 dan RULA menjadi 3 yang menunjukkan level resiko rendah. Hal ini dikarenakan oleh ukuran meja potong telah disesuaikan dengan antropometri pekerja di bagian pemotongan material menghasilkan postur yang lebih ergonomis.
ANALISIS KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) Studi Kasus : Automotive Workshop Semarang Projo Mukti Rifai; Sriyanto Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.371 KB)

Abstract

Bengkel Automotive Workshop adalah unit usaha yang bergerak dalam bidang reparasi, pengecatan dan perawatan kendaraan. Bengkel ini melayani jasa body repair, custom paint modification, colour matching service dan detailing mobil. Pekerjaan yang dilakukan di bengkel sering kali menimbulkan kecelakaan kerja bagi montir yang bekerja. Selama 3 tahun terakhir tercatat kecelakaan kerja di bengkel Automotive Workshop diataranya seperti luka, tangan terpalu, kaki terpeleset, iritasi akibat buangan las, tersetrum dll. Untuk menyikapi permasalahan yang terjadi di bengkel Automotive Workshop tersebut,peneliti melakukan analisis kecelakaan kerja dengan metode Failuere Mode and Effect Analysis (FMEA). Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi potensi bahaya yang dapat terjadi, mengevaluasi pengaruh dari bahaya, serta membangun tindakan perbaikan yang bisa diambil untuk mencegah atau mengurangi peluang terjadinya kecelakaan kerja yang akan terjadi. Metode FMEA akan membantu mengidentifikasi sumber-sumber dan akar penyebab dari suatu masalah dan kemudian dapat diketahui penyebab mana yang menjadi prioritas dan kemudian akan dilakukan perbaikan guna meningkatkan efektifitas proses produksi. Nilai RPN tertinggi yaitu sebesar 25 diperoleh jenis kecelakaan kerja diantaranya yaitu tangan terkena penggaris besi siku, kepala  terkena spon,iritasi mata akibat gas buang las dan tangan tersetrum.   Abstract Automotive Workshop is a business unit that specializes in repair, painting and maintenance of vehicles. This workshop services  body repair, modification custom paint, color matching service and car detailing. Work done in the workshop often caused accidents for the mechanics. Over last 3 years the  accidents recorded in the Automotive Workshop like a wound, hammered hand, slipped  foot, irritation from welding exhaust, electric shock etc. To response the issues at the Automotive Workshop, the researcher do analyze the work accident using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). The purpose of this study is to predict the potential dangers that can occur, evaluate the impact of hazards, and establish corrective actions that can be taken to prevent or reduce the chances of accidents would happened. FMEA method will help identify sources and root causes of a problem and then it can be seen which of these causes is a priority and then it will be improved in order to increase the effectiveness of the production process. The highest RPN number is 25 obtained the type of work accidents among which are hands exposed  stainless ruler bracket, head exposed sponge, eye irritation due to flue gas welding and hand electrocuted
USULAN PERBAIKAN PROSES PADA LINI PRODUKSI 18 BAGIAN JAHIT PT. STAR FASHION UNGARAN MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SGIMA Naurah Witriannisa; Diana Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal volume 3,nomor 4,tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.123 KB)

Abstract

Perkembangan industri yang tumbuh pesat membuat banyak perusahaan harus bekerja lebih ekstra untuk dapat memenangkan persaingan yang ada. PT. Star Fashion Ungaran (SFU) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri garmen. Berdasarkan hasil value stream mapping, pada proses produksi di PT. SFU  masih ditemukan beberapa jenis pemborosan (waste) seperti banyak produk cacat (defect), waiting time, dan unnecessary motion. Pendekatan yang digunakan dalam penyelesaian masalah ini adalah lean six sigma dengan metode DMAI (tanpa tahap control). Dapat diketahui bahwa efisiensi proses produksi di PT. SFU saat ini adalah 65% sedangkan standar institut perawatan Jepang mengatakan bahwa efisiensi proses yang baik adalah di atas 95%. Kemudian tingkat sigma yang ada di perusahaan sebesar 3,75 dimana target yang diharapkan adalah mencapai enam sigma. Hasil tersebut masih jauh dari apa yang diharapkan sehingga perlu adanya perbaikan. Pertama yang harus dilakukan adalah analisis akar penyebab masalah dengan diagram fishbone kemudian dilakukan improve dengan metode 5S. Jika usulan perbaikan diterapkan pada PT. SFU maka dapat diestimasi bahwa terjadi peningkatan kecepatan proses produksi menjadi 84% dan peningkatan nilai sigma menjadi 3,94. AbstractDevelopment of the industry makes companies have to work extra to win the competition. PT. Star Fashion Ungaran (SFU) is one of company that works in the garment industry. Based on the value stream mapping, the production processes at PT. SFU still found some types of waste like defect products, waiting time, and unnecessary motion. The approach used in the solution of this problem is a lean six sigma with methods DMAI (without phase control). It is known that the efficiency of production processes at PT. SFU is 65%, while Japan’s standard of Institute of Plant Maintenance said that good PCE is above 95%. The sigma level in the company is 3,75 which the target is to achieve six sigma. The results are still far from what is expected so that company need for improvement. The first to do is root-cause analysis with fishbone diagram then do improve with the 5S method. If the recommendation is applied to the PT. SFU then it can be estimated that an increase in the production process efficiency to 84% and increase the value of sigma to 3,94. 

Page 6 of 126 | Total Record : 1253


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue