cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
USULAN PERBAIKAN POSTUR TUBUH PEKERJA PADA KEGIATAN PERAKITAN (ASSEMBLY) DI PT. HITACHI CONSTRUCTION MACHINERY INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RULA (RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT) Bariqi Rahadyan Putera; Ary Arvianto
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.751 KB)

Abstract

Manual material handling merupakan kajian studi yang sangat penting di dunia industri. Tenaga manusia berperan utama dalam aktivitas manual material handling. Fleksibilitas gerakan merupakan salah satu alasan untuk industri yang masih memanfaatkan penanganan material secara manual. Pada PT. Hitachi Construction Machinery Indonesia (HCMI) memiliki berbagai macam kegiatan pekerjaan secara otomatis ataupun manual. Dalam paper ini akan dibahas tentang kegiatan perakitan (Assembly) yang masih menggunakan pekerja dengan postur yang kurang baik. Disisi lain, postur yang dilakukan pada aktivitas tersebut dapat menyebabkan cidera tulang belakang (Low Back Pain). Oleh karena itu, sebuah rancangan perbaikan akan disarankan agar setiap pekerja kegiatan perakitan (Assembly) menjadi lebih baik dan memiliki tingkat efisiensi dan efektivitas yang baik sehingga para pekerja tidak menjadi korban dari sebuah pekerjaan yang dilakukan. Pada paper ini digunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) yang dapat mengidentifikasi gerakan baru yang diciptakan apakah sesuai dengan tingkat ergonomi yang baik atau tidak sehingga pekerja dapat bekerja dengan nyaman dan aman. Abstract  Manual material handling is a very important study findings in the industrialized world. Manpower play as a key role in the activity of manual material handling. Flexibility of movement is one of the reasons for the industry that still utilize manual materials handling. At the PT. Hitachi Construction Machinery Indonesia (HCMI) has a wide range of work activities automatically or manually. In this paper will be discussed about the activities of the assembly that were still using workers with poor posture. On the other hand, postures performed on these activities can cause low back pain. Therefore, an improvement plan will be recommended that each worker assembly activities for the better and has a better efficiency and effectiveness so that the workers do not become a victim of a work performed. In this paper used the method of RULA (Rapid Upper Limb Assessment) which can identify whether the new movement created in accordance with the level of ergonomics is good or not so workers can work comfortably and safely.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS NASABAH STUDI KASUS DI BANK JATENG CABANG KOORDINATOR SEMARANG Gisha Navitasari; Hery Suliantoro; Diana Puspita sari
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan loyalitas nasabah merupakan dasar bagi bank untuk bertahan dan menghadapi persaingan di industri perbankan yang semakin kompetitif. Obyek dalam penelitian ini adalah Bank Jateng Cabang Koordinator Semarang. Jumlah nasabah tabungan khususnya Tabungan Bima mengalami penurunan selama bulan Desember 2010-April 2011. Selain itu, juga terjadi kasus penutupan rekening tabungan karena alasan nasabah berpindah ke bank pesaing dengan persentase sebesar 22,5% dari total kasus penutupan rekening yang terjadi pada periode Desember 2010 – April 2011. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat masalah loyalitas nasabah yang perlu mendapatkan perhatian dari pihak Bank Jateng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas nasabah dan hubungan antar faktor-faktor tersebut dengan loyalitas nasabah. Setiap variabel diukur dengan skala Likert 5 poin yaitu kualitas layanan (21 indikator), nilai nasabah (13 indikator), kepercayaan (7 indikator), citra (5 indikator), komitmen (5 indikator), dan kepuasan nasabah (6 indikator).  Penyebaran kuesioner menggunakan metode purposive sampling dengan membagikan kuesioner kepada nasabah tabungan Bima Bank Jateng yang masih aktif dalam jangka waktu minimal 1 tahun. Sebanyak 215 kuesioner telah disebar dan terdapat 200 kuesioner yang diisi sah oleh responden. Analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan software Amos 18.0. Hasil penelitian membuktikan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan nasabah, nilai nasabah berpengaruh positif terhadap kepuasan nasabah, kepuasan nasabah berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah, komitmen berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah, citra berpengaruh positif terhadap komitmen, dan kepercayaan berpengaruh positif terhadap komitmen   Customer loyalty is the basis for banks to survive and face the competition in banking industry. Object of this research is Bank Jateng Semarang coordinator branch. Number of customer savings, especially customer of Bima savings declined during the month of December 2010-April 2011. Moreover, there were also cases of closing savings account by reason customers switch to a competitor with a percentage 22.5% of total cases of closing savings account that occurred in the period December 2010 - April 2011. This indicates that there is a customer loyalty issues that need to get the attention from Bank Jateng. This research aims to determine the factors that affect customer loyalty and relationships between these factors with customer loyalty. Each variable is measured using 5 point Likert-scale: perceived service quality (21 indicators), perceived value (13 indicators), trust (7 indicators), image (5 indicators), commitment (5 indicators) and customer satisfaction (6 indicators). Distribution of the questionnaire using purposive sampling method by distributing questionnaires to customers  of Bima Bank Jateng Semarang coordinator branch who are still active within a period of at least 1 year. 215 questionnaires were distributed and there were 200 valid questionnaires completed by respondents. The data were analyzed using Structural equation modeling (SEM) method using AMOS 18.0 software. The results of this study indicate that perceived service quality is related positively with customer satisfaction, perceived value is related positively with customer satisfaction, customer satisfaction is related positively with customer loyalty, commitment is related positively with customer loyalty, image is related positively with commitment, and trust  is related positively with commitment.
PERENCANAAN PRODUKSI AGREGAT PRODUK FLOORING PADA PERUM PERHUTANI INDUSTRI KAYU BRUMBUNG Dwi Rizkiyani; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.5 KB)

Abstract

Tujuan perencanaan produksi adalah menyusun suatu rencana produksi untuk memenuhi kebutuhan total seluruh produk atau permintaan pada waktu yang tepat dengan menggunakan sumber-sumber daya yang tersedia. Perencanaan produksi di dalam perusahaan merupakan dasar untuk mencapai kesuksesan. Perum Perhutani Industri Kayu Brumbung merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kayu hutan serta kegiatan usaha lainnya baik di dalam maupun luar negeri. Dalam perencanaan produksinya, perusahaan belum menerapkan sistem perencanaan produksi yang baik sehingga optimalisasi proses produksinya tidak tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan usulan peramalan permintaan produk flooring untuk 33 periode ke depan, menyusun agregat planning dan merencanakan produksi periode bulan  Oktober 2014 sampai dengan September 2015, dan menghitung Rough Cut Capacity Planning (RCCP). Peramalan dilakukan dengan beberapa metode yang menggambarkan pola data konstan dan metode peramaalan yang terbaik adalah 3-CMA. Metode transportasi land digunakan untuk menghitung rencana agregat, dimana demand hasil peramalan dapat dipenuhi dengan menggunakan reguler time dan overtime. Selanjutnya dari hasil perhitungan RCCP, semua kebutuhan dapat dipenuhi dengan kapasitas yang ada sehingga perhitungan demand dapat dikatakan valid.    AbstractThe purpose of the production planning is composing to meet the needs of the total products or demand at right time by using resources available. Production planning in a company is the basis for achieve success. Perum Perhutani Industri Kayu Brumbung is company processing of forest wood and other business activities in the country and overseas. In production planning, the company not apply planning system production of good so optimzation the process production is not sufficient. The purpose of this research is provide suggestions forecasting demand flooring product for the 33 the period forward, composing agregrat palnning and was planning to production the period October 2014 until September 2015, and calculute Rough Cut Capacity Planning (RCCP). Forecasting accomplished by some method of describing pattern data constant and a method of forecasting best part is 3-CMA. Transportation-land method used to calculate agregrat planning, where demand the result of forecasting could be met by using reguler time an overtime. Furthermore,  the calculation on RCCP, all the needs could be met with the capacity that and calculation demand it can be said valid. 
USULAN DESAIN JIG DAN JUMLAH OPERATOR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PROSES PENGECATAN BATTERY COVER SMARTPHONE POLYTRON PADA MESIN PU BASE COAT UNIT PAINTING (Studi Kasus PT. Hartono Istana Teknologi Kudus) Harun Pamuji; Susatyo Nugroho Widyo Pramono
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.233 KB)

Abstract

PT. Hartono Istana Teknologi (HIT) merupakan salah satu perusahaan manufaktur terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang elektronik. Perusahaan ini memiliki dua lokasi perusahaan, yaitu terletak di Kudus dan Sayung. Unit painting PT. HIT yang berlokasi di Kudus merupakan unit yang digunakan untuk proses pengecatan produk, baik pengecatan dasar maupun pengecatan akhir. Unit ini digunakan dalam proses berbagai macam produk Polytron, termasuk smartphone. Berdasarkan peramalan, permintaan untuk produk smartphone mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut melebihi kapasitas dari unit ini, sehingga perlu dilakukan peningkatan produktivitas, termasuk pada unit ini. Peningkatan produktivitas dapat dicapai dengan berbagai cara, seperti pengembangan peralatan kerja, pengaturan kondisi kerja, dan penggunaan secara maksimal sumber daya yang ada. Dalam meningkatkan produktivitas pada mesin PU base coat unit painting PT. HIT, peningkatan produktivitas diupayakan dengan melakukan pengembangan terhadap peralatan kerja dan efisiensi sumber daya dengan menentukan jumla pekerja optimal. Pengembangan peralatan kerja dilakukan dengan melakukan desain ulang terhadap jig produk menggunakan software AutoCAD. Sementara penentuan jumlah pekerja optimal dilakukan dengan perhitungan waktu standar melalui metode SWTS (Stop Watch Time Study) yang kemudian digunakan untuk menentukan kebutuhan pekerja berdasarkan beban kerja kapasitas pekerja. ABSTRACT PT. Hartono Istana Teknologi (HIT) is one of the largest manufacturing companies in Indonesia that engaged in electronics equipments. This company has two company locations, there are located in Kudus and Sayung. Painting unit of PT. HIT that located in Kudus is a unit used for product painting processes, either basic painting, and final painting. This unit is used in the process of various Polytron products, including smartphones. Based on forecasting, demand for smartphone products has increased. This increase exceeds the capacity of this unit, therefore productivity needs to be increased, including this unit. Increased productivity can be achieved in various ways, such as the development of work equipment, regulation of working conditions, and maximum use of existing resources. In order to increase the productivity of PU  base coat painting machines unit of PT. HIT,  the effort can be cultivated by developing work equipment and resource efficiency by determining the optimal number of workers. Development of work equipment is done by redesigning product jigs using AutoCAD. Then the determination of the optimal number of workers is achieved by calculating standard time through the SWTS (Stop Watch Time Study) method which is then used to determine workers' needs based on the workload capacity.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Kasus pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Bidang Industri, Logam, Mesin dan Tekstil) Mega Permata Sari; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya suatu instansi pemerintahan provinsi didirikan dengan tujuan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang timbul dalam bidangnya masing-masing. Demi tercapainya tujuan instansi tersebut diperlukan kemampuan untuk mengelola organisasi dengan baik dan benar dengan meningkatkan produktifitas SDM nya. Salah satu instansi pemerintah provinsi yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah yang bertugas untuk mengembangkan IKM yang ada di Jawa tengah untuk meningkatkan daya saing industri dalam negeri.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah (Bidang Industri Logam, Mesin dan Tekstil) yang berjumlah 31 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling sensus. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan terlebih dahulu diuji dengan uji validitas dan reliabilitas. Hasil dari penelitian menggunakan alat analisis regresi linear berganda, dapat diketahui bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, apabila gaya kepemimpinan semakin baik dan efektif maka kinerja karyawan juga cenderung meningkat. Motivasi kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, motivasi kerja yang tertanam dalam benak karyawan, maka kinerja karyawan akan meningkat. Kepuasan kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, semakin meningkat kepuasan kerja, maka kinerja karyawan juga akan meningkat.  Abstract In general, a provincial government agency established to resolve the various issues that arise in their respective fields. In order to attain goals that agency is required to manage the organization's ability properly to improve the productivity of its human resources. One provincial government agencies namely the Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah is tasked to develop existing IKM in Central Java to improve the competitiveness of domestic industries.The purpose of this study is to investigate and analyze the influence of leadership style, employee motivation and job satisfaction on employee performance. The population in this study were all employees of the Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah (Division of Industri, Logam, Mesin and Tekstil) with 31 people. The sampling technique used is the census sampling. Analysis tool used is multiple linear regression by first tested with validity and reliability.Results of studies using multiple linear regression analysis, it can be seen that the leadership style of a positive and significant effect on employee performance. That is, if the style is getting better and effective leadership, the performance of employees is also likely to increase. Motivation to work in a positive and significant effect on employee performance. That is, the motivation to work is embedded in the minds of employees, the employee's performance will be improved. Job satisfaction is a positive and significant effect on employee performance. That is, increasing job satisfaction, it will also increase employee performance.
ANALISIS SIMULASI ANTRIAN PADA KEGIATAN MUAT BARANG PT.XYZ Daru Rahmawati; Arfan Bakhtiar
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antrian atau bottleneck pada alur kegiatan proses barang perusahaan manufaktur, dapat muncul disebabkan oleh laju perpindahan barang yang melebihi kapasitas, sehingga barang tersebut tidak dapat segera diproses disebabkan kesibukan pada stasiun kerja. PT.XYZ juga mengalami kejadian antrian pada saat kegiatan muat barang dan bila terjadi peningkatan pengiriman barang, perusahaan akan mengambil kebijakan lembur atau overtime hingga semua barang siap untuk didistibusikan. Namun, jika kebijakan overtime sering dilakukan maka dapat menimbulkan kerugian pada pihak perusahaan dan kelelahan kerja pada operator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem antrian dari kegiatan muat barang PT.XYZ berdasarkan lama antrian dan panjang antrian barang agar dapat ditentukan solusi alternatif yang baik, sehingga tidak terjadi banyak antrian dan dapat ditentukan pula jumlah stasiun kerja yang dibutuhkan pada masing-masing proses kerja sehingga kegiatan muat barang dapat dilalukan dengan efektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode simulasi, yang dibantu dengan perangkat lunak komputer Extend versi 4. Diketahui model alternatif yang baik adalah dengan menerapkan 3 stasiun kerja pada bagian scanner, 2 stasiun kerja pada bagian penimbangan dan I stasiun kerja pada bagian periksa dan muat pada sistem muat barang. AbstractQueues Simulation Analysis On Unloading Goods Activities at XYZ,Inc.Queues or bottlenecks in the flow of process activities goods manufacturing company, may appear due to the movement of goods that exceeds of capacity, so that the goods can not be processed immediately due to busyness at the work station. PT.XYZ also experienced the queues incident during unloading activities of goods and if any increase in freight, the Company will take the overtime policy until all shipment is ready to distribute. However, if the overtime policy is often done, it could caused losses to the company and make occupational fatigue to the operator. The purpose of this study was to determine the queuing system of the loading of the PT.XYZ goods by the waiting of queue and the length of queue, so we can determine an alternative solution that will not make a lot of queuing and we can determine the amount of work stations that required at each of work process, so that the loading of the goods can be done effectively and efficiently. The method that used in this research is the method of simulation, which is assisted by computer software Extend version 4. From this research we can find a good alternative model is to implement three work stations on the scanner, two work stations on the weighing and one work station at the check and load on the system loading.
ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN 7P TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN (STUDI KASUS PT. POS INDONESIA KPC SURABAYA SELATAN) Amelinda Sudarto; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.1 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.829 KB)

Abstract

PT. Pos Indonesia merupakan salah satu badan usaha milik negara yang diberi tugas oleh pemerintah Indonesia menyelenggarakan usaha perposan atau persuratan. Seiring dengan perkembangan jaman menyebabkan timbulnya pesaing sejenis, maka PT. Pos Indonesia mengeluarkan jasa baru dibidang keuangan yaitu POSPAY. POSPAY (Post Payment). POSPAY adalah layanan online payment point untuk melakukan transaksi pembayaran tagihan, setoran dan penarikan tabungan mitra kerja PT. Pos Indonesia. Pada tahun 2013 terjadi penurunan pendapatan, dimana pendapatan ini baru terpenuhi sebesar 30% dari target pendapatan. Penurunan pendapatan juga diiringi oleh penurunan penjualan yang disebabkan oleh konsumen yang tidak tetap, sehingga perusahaan harus aktif dibidang pemasaran. Untuk pemasaran jasa terdiri dari 7 bauran yaitu bauran pemasaran product, price, promotion, place, people, process dan physical evidence. Pemasaran jasa ini nantinya akan mengarah terhadap keputusan pembelian konsumen POSPAY. Analisis pengaruh dilakukan dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Dimana koefisien dari hasil regresi berfungsi sebagai penentu variabel mana yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian POSPAY. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pengaruh bauran pemasaran 7P terhadap keputusan pembelian yaitu hasil uji F sebesar 10.964 dengan variabel physical evidence yang paling dominan. AbstractPT. Pos Indonesia is one of the state-owned enterprises were given the task by the Indonesian government is to undertake postal or correspondence. Along with the development led to the emergence of similar competitors, PT. Pos Indonesia issued a new field of financial services, namely POSPAY. POSPAY (Post Payment). POSPAY is an online service payment point for bill payment transactions, deposits and savings withdrawals partner PT. Pos Indonesia. In 2013 a decline in revenue, which this revenue is met by 30% of the target revenue. The decrease in revenues was also accompanied by a decline in sales caused by consumers who are not fixed, so the company must be active in the field of marketing. For service marketing mix that consists of 7 marketing mix product, price, promotion, place, people, process and physical evidence. Marketing services would eventually lead to consumer purchasing decision POSPAY. Analysis of the effect is done by using multiple linear regression method. Where the coefficients from the regression function as a determinant of where the most dominant variable influencing purchasing decisions POSPAY. The results showed that there was the influence of the marketing mix 7P to the purchasing decision is the result of 10 964 F test with variable most dominant physical evidence.
ANALISIS SOCIAL RETURN ON INVESTMENT PADA KEWIRAUSAHAAN SOSIAL: STUDI KASUS DI UPRENEUR AIESEC UNDIP Donnie Cahya Gumilang Silalahi; Haryo Santoso; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1892.99 KB)

Abstract

Kewirausahaan sosial merupakan alternatif yang efektif mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Model ini mewujudkan dampak yang optimal dan berkesinambungan dengan menginvestasikan kembali profit yang diperoleh ke dalam aktivitas operasional. Problematika yang umum terjadi adalah kegagalan memperoleh pendanaan sehingga bisnis tidak berhasil berkembang. Ini bersumber dari ketidakmampuan melakukan pengukuran kinerja berdasarkan misi mulia terpenting wirausaha sosial: dampak yang berhasil diberikan kepada masyarakat. UPreneur sebagai obyek studi kasus merupakan unit kegiatan kerelawanan AIESEC Universitas Diponegoro, salah satu komite lokal jaringan wirausaha sosial internasional yang bervisi mencapai perdamaian dunia dan membangun kapasitas kepemimpinan melalui pertukaran budaya. Objektif UPreneur dirancang berdasarkan visi itu dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Nomor 8 tentang pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang layak. Dimana pemberdayaan UMKM serta fasilitasi pertumbuhan jiwa berwirausaha adalah aktivitas utamanya. Namun senasib seperti yang lain, UPreneur juga urung mendapatkan pendanaan eksternal, berakibat adanya aktivitas yang gagal terwujud.Pengukuran dampak terdiri atas proses prakiraan, perencanaan, pemantauan kemajuan, evaluasi dan pelaporan. Penelitian ini menggunakan metode yang dikenal dengan imbal balik sosial atas investasi atau SROI. Penghitungan menunjukkan bahwa imbal balik yang diperoleh adalah sebesar 19,03:1. Ini dikategorikan layak secara sosial, yang berarti setiap kontribusi Rp 1 akan menghasilkan manfaat sebesar Rp 19,03.ABSTRACT Social entrepreneurship is an effective alternative to accelerate the achievement of Sustainable Development Goals. This model embodies optimal and sustainable impacts by reinvesting the profits gained into operational activities. The most common problem is the failure to obtain funding so that the business does not succeed in developing. It comes from the inability to perform performance measurement based on the most important noble goal of social entrepreneurship: the impact that has been successfully given to society. UPreneur as the object of case study is a volunteer unit of AIESEC Diponegoro University, one of the local committees of international social entrepreneurship network that has the vision to achieve world peace and build leadership capacity through cultural exchange. The Objectives of UPreneur is designed on the basis of that vision and Sustainable Development Goal Number 8 which aims for decent growth and economic growth. Where the empowerment of UMKM and the facilitation to grow entrepreneurship soul is the main activity. But the same fate as the others, UPreneur also fail to get external funding, resulting in activities that failed to execute.Impact measurement consists of forecasting, planning, monitoring progress, evaluation and reporting process. This study uses a method known as the Social Return on Investment (SROI). The calculation shows that the social return ratio is 19,03: 1. This is categorized as socially viable, which means that each contribution of Rp 1 will generate a benefit of Rp 19.03.
Perbaikan Inspeksi dan Distribusi LPG 3 Kg Untuk Menghilangkan Kecelakaan Ledakan FASTABIQ FILOSOFA P P; Singgih Saptadi
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program konversi minyak tanah ke LPG secara resmi diluncurkan oleh Wakil Presiden M. Yusuf Kalla didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro pada 8 Mei 2007. Sejak itu telah terjadi suatu masalah dalam program ini. Dari awal program diluncurkan telah terjadi ledakan berkali-kali dari penggunaan produk ini. Untuk itu perlu dilakukan penulusuran menggunakan metode RCA agar diperoleh akar penyebab dari ledakan LPG 3 kg yang terjadi selama ini. Penelitian dilakukan di lima tempat kejadian ledakan LPG 3 kg yang semuanya berada di wilayah Semarang. Dalam metode Root Cause Analysis ini dilakukan tahap pengumpulan data, penentuan causal factor, identifikasi root cause, hingga diperoleh rekomendasi dari root cause yang ditemukan tersebut.Root cause yang ditemukan antara lain Kebutuhan pelanggan kurang diperhatikan, Inspeksi produk di bawah standart, pengetahuan konsumen sangat kurang, dan pelatihan dari pemerintah terkait masih di bawah standart. Rekomendasi yang dihasilkan dari root cause yang ditemukan antara lain pelatihan di setiap warung penjual LPG, Pendistribusian yang baik, penyuluhan yang merata, dan inspeksi produk lebih ditingkatkan ABSTRACT Conversion program of  kerosene to LPG was officially launched by Vice President M. Yusuf Kalla was accompanied by Minister of Energy and Mineral Resources (ESDM) Purnomo Yusgiantoro on May 8, 2007. Since then there have been a problem in this program. From the beginning of the program was launched there has been an explosion many times from the use of these products. Therefore we need to research using the RCA method to obtain the root cause of the explosion of LPG 3 kg that occurred during this time. The study was conducted at the scene of the explosion of five LPG 3 kg that are all located in the area of Semarang. In the method of Root Cause Analysis is carried out data collection stage, the determination of causal factors, root cause identification, to obtain recommendations from root cause is found. Root cause found, among others, the customer needs less attention, Inspection products under the standard, consumer knowledge is lacking, and training of relevant government still below standard. Recommendations resulting from the root cause is found, among others, training in every shop selling LPG, good distribution, a uniform extension, and inspection of products is further enhanced.
Analisis Repair Policy dan Preventive Maintenance pada Mesin KDS 800 PT. Phapros Adi Luhung Pekerti; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.49 KB)

Abstract

PT. Phapros merupakan perusahaan yang bergerak dibidang farmasi dengan berbagai jenis produk obat. Dari sekian banyak mesin pada kegiatan produksinya, mesin packaging merupakan mesin yang paling sering digunakan salah satunya adalah mesin KDS 800 yang berfungsi untuk pengepakan obat jenis strip yang merupakan jenis obat yang paling banyak digunankan pada PT. Phapros, sehingga dirasa perlu untuk melakukan kebijakan perawatan mesin yang optimal untuk menjaga kondisi mesin tetap pada kondisi prima, namun menurut data historis perusahaan mesin KDS 800 sering mengalami breakdown yang mengakibatkan kegiatan packaging produk terganggu dan mengakibatkan cost yang harus ditanggung oleh perusahaan, sehingga departemen maintenance merasa perlu untuk mengkaji kebijakan perawatan mesin KDS 800 apakah telah sesuai kebutuhan atau terdapat kesalahan sehingga mengakibatkan performa mesin menjadi tidak optimal dan rawan breakdown, Metode perawatan mesin yang paling sering digunakan adalah kebiajakan preventive maintenance dan preventive maintenance, dan tak jarang kedua kebiajakn ini digabung untuk mendapatkan hasil yang lebih baik 

Page 7 of 126 | Total Record : 1253


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue