cover
Contact Name
Muhamad Sahiddin
Contact Email
jurnaljktp@gmail.com
Phone
+6281342494099
Journal Mail Official
msahiddin@gmail.com
Editorial Address
Jalan Padang Bulan II, Hedam, Distrik Heram, Kota Jayapura
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Tropis Papua
ISSN : -     EISSN : 26545756     DOI : https://doi.org/10.47539
Core Subject :
Peer-reviewed, open-access journal publishing original research articles, systematic reviews, and nursing case studies in the field of nursing science and practice. Scientific coverage focuses on tropical nursing, with an emphasis on malaria, tuberculosis, dengue fever, and other neglected tropical diseases, as well as all fundamental fields of nursing practice in eastern Indonesia and similar tropical settings.
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
PENGARUH REBUSAN DAUN SIRSAK (ANNOVAMURICATAL) TERHADAP KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II Lenny Astuti; Lela Aini; Dewi Rury Arindari; Dessy Suswitha; Dewi Puspita Sari
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 4 No. 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v4i2.234

Abstract

Pengendalian kadar gula darah masih menjadi tantangan tersendiri di Indonesia. Rendahnya kepatuhan dalam diet, kebiasaan olahraga dan minum obat teratur serta gaya hidup yang buruk masih menjadi masalah dalam pengendalian kadar gula darah. Penggunaan tumbuhan obat seperti daun sirsak banyak dilakukan oleh masyarakat yang diyakini menurunkan kadar gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rebusan daun sirsak dalam menurunkan glukosa darah pada penderita diabetes melitus Tipe II di Puskesmas Talang Ubi Pali. Penelitian ini merupakan quasy eksperiment rancangan sebelum dan setelah dengan grup kontrol. Responden dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 18 orang. Terjadi penurunan rata-rata kadar gula darah sebelum dan sesudah intervensi pemberian rebusan daun sirsak sebesar 67 mg/dl. Hasil analisis diperoleh nilai p=0,003, yang berarti bahwa penurunan kadar gula darah signifikan secara statistik. Ada pengaruh yang signifikan intervensi pemberian rebusan daun sirsak pada pasien diabetes melitus tipe II untuk menurukan kadar gula darah. Controlling blood sugar levels is still a challenge in Indonesia. Low adherence to diet, exercise habits and taking the medication regularly, and a bad lifestyle is still problems in controlling blood sugar levels. The use of medicinal plants such as soursop leaves is widely carried out by the community which is believed to reduce sugar levels. This study aims to determine the effect of soursop leaf decoction in lowering blood glucose in patients with Type II diabetes melitus at the Talang Ubi Pali Health Center. This study is a quasi-experimental design before and after with a control group. Respondents were divided into 2 groups, namely the intervention group and the control group, each with 18 people. There was an average decrease in blood sugar levels before and after the intervention of giving soursop leaf decoction of 67 mg/dl. The results of the analysis obtained a p-value=0.003, which means that the decrease in blood sugar levels was statistically significant. There is a significant effect of the intervention of giving soursop leaf decoction in type II diabetes melitus patients to lower blood sugar levels. 
EFEKTIFITAS PEMANTAUAN PEDIATRIC EARLY WARNING SCORING/SYSTEM DALAM ELECTRONIC HEALTH RECORD Herlina Febrianti
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 4 No. 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v4i2.253

Abstract

Pediatric Early Warning System atau Score (PEWS) merupakan instrumen untuk mengidentifikasi perburukan kondisi beberapa jam sebelum terjadi melalui tanda-tanda klinis dengan pengukuran skor. Instrumen ini dapat digunakan dalam Electronic Health Record (EHR), sehingga pengukuran menjadi lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemantauan PEWS dalam EHR. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan penelusuran database online tahun 2016-2021. Kriteria inklusinya adalah full text dan fokus pada anak. Pemilihan sampel pada artikel adalah pemantauan PEWS dalam EHR. Data di review dengan Critical Appraisal Skills Programme tools hingga disimpulkan. Diperoleh 3 studi yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil review menunjukan akurasi dasar mean adalah 71% dan akurasi penerapan kalkulator PEWS sebesar 100%. Waktu untuk membuat grafik adalah 20 menit, sebelumnya 55 menit dan jangkauannya juga berkurang 37% menjadi 27 menit. Adanya pemantauan PEWS menggunakan EHR, lebih akurat dan terhindar dari kesalahan, dibandingkan dengan PEWS manual. Pediatric early warning system or score (PEWS) is an instrument to identify the deteriorating clinical conditions by comparing clinical manifestations’ evaluation to the scoring system. Implementing PEWS in the electronic health record (EHR) system is a way to increase the accuracy of patients’ management in hospitals. This study aimed to evaluate the effectiveness of PEWS monitoring in EHR. This study uses a literature review was conducted in 2021 to review online databases from 2016-2021. All full-text research in children was included to review PEWS monitoring in the electronic medical record system. Data was reviewed with Critical Appraisal Skills Programme (CASP) tools. The results showed three studies are included to show better accuracy of PEWS calculator implementation of 100 percent compared to 71 percent accuracy of manual PEWS. There is decreasing in the median time of graphic plotting from 55 minutes to 20 minutes after intervention. PEWS calculator system also shows better range than manual system. Monitoring of PEWS from electronic medical record systems shows better accuracy and decreases human error than manual PEWS.
PREVALENSI DAN FAKTOR RESIKO INFEKSI STH (SOIL TRANSMITTED HELMINTHS) PADA ANAK SEKOLAH DASAR Azis Mangara; Lismawati Lismawati; Julianto Julianto
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 4 No. 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v4i2.254

Abstract

Infeksi soil transmitted helminths (STH) banyak ditemukan pada anak di kawasan tropis. Prevalensi yang cukup tinggi berkaitan dengan beberapa faktor risiko, utamanya pada kondisi sanitasi dan personal hyginene yang cenderung buruk pada anak sekolah. Efek dari infeksi STH dapat berdampak pada status gizi, gangguan pertumbuhan dan fungsi kognitif pada anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis prevalensi dan faktor risiko infeksi STH pada anak sekolah dasar. Desain studi yang digunakan adalah cross-sectional study yang dilakukan dengan mengambil sampel feses pada subjek penelitian dan pengisian kuesioner. Subjek penelitian yang terlibat dalam studi sebanyak 47 siswa Sekolah Dasar Negeri 101814 Peria Ria Kabupaten Deli Serdang. Data dianalisis menggunakan uji chi-square guna menghasilkan intepretasi pada keterkaitan faktor resiko dan infeksi STH. Hasil pengukuran menunjukkan prevalensi infeksi STH pada anak sebesar 31,9%. Hasil analisis menunjukkan aspek sanitasi (sanitasi lingkungan rumah (p=0,032) dan sanitasi lingkungan rumah (p=0,002)) dan personal hygiene (kebiasaan mencuci tangan (p=0,004), kebiasan memakai alas kaki saat kontak dengan tanah (p=0,004), kebersihan kuku (p=0,036), dan kebiasan buang air besar (p=0,027)) berhubungan dengan infeksi STH pada anak sekolah dasar. Ketersedian sanitasi yang baik di rumah dan sekolah serta akses terhadap air bersih memungkinkan penurunan risiko infeksi STH. Peningkatan kualitas personal hygiene disarankan untuk meminimalisir risiko infeksi STH melalui edukasi dan promosi kesehatan dengan berbagai media yang menarik minat anak. STH infections are often found in children in the tropics. The high prevalence is related to several risk factors, especially sanitation and personal hygiene conditions, which tend to be poor in school children. The effects of STH infection can impact nutritional status, impaired growth, and cognitive function in children. This study analyzes the prevalence and risk factors of STH infection in elementary school children. The study design used was a cross-sectional study conducted by taking stool samples from the research subjects and filling out a questionnaire. The research sample involved in the study was 47 students of the Sekolah Dasar Negeri 101814 Peria Rial, Deli Serdang Regency. Data were analyzed using the Chi-Square test to produce an interpretation of the relationship between risk factors and STH infection. The measurement results showed the prevalence of STH infection in children was 31.9%. The results of the analysis showed aspects of sanitation (home environment sanitation (p=0.032) and home environment sanitation (p= 0.002)) and personal hygiene (handwashing habits (p=0.004), the habit of wearing footwear when in contact with the ground (p=0.004). nail hygiene (p=0.036), and bowel habits (p=0.027) were associated with STH infection in elementary school children. Availability of good sanitation at home and school as well as access to clean water reduce the risk of STH infection. Improving the quality of personal hygiene is recommended to minimize the risk of STH infection through education and health promotion with various media that attract children's interest.
PENGARUH TERAPI AKUPUNTUR TERHADAP PENURUNAN HEMIPLEGIA SHOULDER PAIN PADA PASIEN STROKE: TINJAUAN LITERATUR Santalia Banne Tondok; Sitti Ramdasari Aksan; Eza Kemal Firdaus; Siti Na’imah
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 4 No. 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v4i2.255

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang menyerang sistem saraf pusat yang dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Pada kasus stroke penderita biasanya mengalami nyeri bahu. Teknik akupuntur merupakan salah satu cara yang dapat mengatasi gejala tersebut. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk menemukan bukti pengaruh terapi acupuncture terhadap penurunan shoulder pain hemiplegia pada pasien stroke. Metode yang diterapkan dengan melakukan pencarian literatur publikasi artikel maksimal database yang diperoleh adalah 10 tahun terakhir: Science direct, Cochrane Library dan Pubmed dengan kata kunci stroke AND shoulder pain OR hemiplegia AND acupuncture. Artikel yang dipilih adalah artikel yang asli yang merupakan hasil review yang sesuai dengan kriteria inklusi: teks artikel utuh dan bahasa Inggris. Kriteria eksklusi: rumusan masalah tidak sesuai (PICOT). Review yang dilakukan peneliti adalah melakukan pengecekan duplikasi artikel, judul, dan membaca keseluruhan isi artikel. Setelah itu, melakukan ekstraksi data dari artikel yang telah dipilih. Peneliti menyesuaikan dengan panduan PRISMA flowchart. Diperoleh 4 artikel yang memenuhi kriteria. Akupuntur merupakan terapi komplementer yang efektif dan minim efek samping dalam menurunkan hemiplegia shoulder pain (HSP) pada pasien stroke yang dilakukan dengan menusukkan jarum kecil pada titik meridian kepala, lengan dan bahu.  Stroke is a disease that attacks the central nervous system that can cause paralysis and even death. In this case, the patient usually experiences shoulder pain. Acupuncture technique is one way that can overcome these symptoms. The purpose of this literature study was to find evidence on the effect of acupuncture therapy on reducing shoulder pain hemiplegic in stroke patients. The method applied by searching the literature for publication of articles, the maximum database obtained is the last 10 years: Science Direct, Cochrane Library and Pubmed with the keywords: stroke AND shoulder pain OR hemiplegia AND acupuncture. The selected article is the original article which is the result of a review that meets the inclusion criteria: full article text and English. Exclusion criteria: Incorrect problem formulation (PICOT). The review carried out by the researcher is by checking the duplication of articles, titles, and reading the entire contents of the article. After that, perform data extraction from the selected articles. Researchers adjusted to the PRISMA flowchart guide. Obtained 4 articles that meet the criteria. Acupuncture is a complementary therapy that is effective and has minimal side effects in reducing hemiplegia shoulder pain (HSP) in stroke patients by inserting small needles at the meridian points of the head, arms, and shoulders. 
DURASI NYERI PRE-HOSPITAL BERHUBUNGAN DENGAN LAMA RAWAT PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUANG INTENSIF RUMAH SAKIT JIH, YOGYAKARTA Catur Purnaningsih; Teguh Santoso; Maryudella Afrida
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i1.258

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) terjadi akibat adanya sumbatan pada arteri koroner sehingga mengakibatkan terganggunya suplai oksigen ke otot jantung. Tanda yang sring muncul adalah nyeri dada atau rasa tidaknyaman yang menjalar ke leher, rahang, bahu sebelah kiri hingga punggung. Durasi nyeri yang timbul pada setiap orang dirasakan berbeda-beda. Pasien dengan PJK memiliki peluang menjalani perawatan ulang dalam waktu kurang lebih 30 hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi nyeri pre-hospital dengan lama rawat ini di ruang intensif. Ini merupakan penelitian deskritif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel yakni 66 responden dengan menggunakan total sampling. Data diperoleh dari rekam medis rumah sakit pada bulan Juli sampai Desember 2019. Selanjutnya, data diolah dengan menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa durasi nyeri pre-hospital lebih dari 20 menit pada seluruh responden. Durasi rawat inap pada 49 responden yekni lebih dari 3 hari dan sebanyak 17 responden dirawat kurang dari 3 hari. Hubungan antar variabel menunjukkan terdapat nilai yang signifikan (p < 0.05) dan memiliki keeratan yang kuat. Kesimpulan penelitian durasi nyeri pre-hospital dapat meningkatkan lama rawat inap pada pasien PJK.    Kata Kunci: Penyakit jantung coroner, lama rawat, nyeri, ruang rawat intensif
EFEKTIVITAS PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN TINDAKAN RESUSITASI JANTUNG PARU MAHASISWA KEPERAWATAN Guruh Suprayitno; Jeni Rante Tasik
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 4 No. 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v4i2.264

Abstract

Kondisi kegawatdaruratan salah satunya adalah serangan jantung yang menyebabkan keadaan henti jantung. 60% dari seluruh kematian di negara berkembang disebabkan oleh serangan jantung. Kompetensi perawat dalam bantuan hidup dasar (BHD) merupakan faktor kunci yang menentukan tingkat keberhasilan pasien dengan henti jantung. Tujuan penelitian mengetahui efektivitas pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa keperawatan di kabupaten Mimika. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan pre and post-test without control group. Jumlah sampel sebanyak 64 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Sebelum dan setelah intervensi di lakukan evaluasi (pre-postest) dengan uji analisis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan mahasiswa keperawatan sebelum melakukan simulasi BHD sebesar 65,16±9,257 dan nilai rata-rata pengetahuan setelah melakukan simulasi BHD sebesar 86,09±10,928 dengan nilai p-value yaitu 0,000 (p<0,05). Sedangkan nilai rata-rata keterampilan sebelum mendapatkan pelatihan sebesar 56,09±6,391 dan rata-rata setelah diberikan pelatihan sebesar 90,70±5,029, dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p <0,05). Kesimpulan pelatihan dengan metode simulasi efektif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa keperawatan dalam melakukan bantuan hidup dasar.One of the emergency conditions is a heart attack that causes cardiac arrest. 60% of all deaths in developing countries are caused by heart attacks. The competence of nurses in basic life support (BLS) is a key factor that determines the success rate of patients with cardiac arrest. The purpose of the study was to determine the effectiveness of basic life support (BLS) training on increasing the knowledge and skills of nursing students in Mimika District. The research design used was quasi-experimental with a pre and post-test without a control group. The number of samples as many as 64 students with the sampling technique is purposive sampling. Before and after the intervention, an evaluation (pre-posttest) was carried out with an analysis test using a paired sample t-test. The results of this study indicate the average value of knowledge of nursing students before doing BLS simulation is 65.16±9.257 and the average value of knowledge after doing BLS simulation is 86.09±10.928 with a p-value of 0.000 (p<0,05). While the average value of skills before receiving the training was 56.09±6.391 and the average after being given training was 90.70 and an elementary school of 5.029, with a p-value of 0.000 (p<0.05). The conclusion of the training using the simulation method is effective in increasing the knowledge and skills of nursing students in performing basic life support.
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT: THE RELATIONSHIP OF LEADERSHIP STYLE WITH NURSE WORK MOTIVATION Nanda Meily Fani Nasution; Rapotan Hasibuan
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i2.282

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi kerja adalah gaya kepemimpinan. Hubungan gaya kepemimpinan diduga merupakan faktor yang cukup dominan terhadap tinggi rendahnya motivasi kerja perawat. Oleh sebab itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja perawat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional di Rumah Sakit Umum Haji Medan. Populasi sebanyak 71 perawat dari 5 ruangan rawat inap dengan sampel sebanyak 41 responden yang diambil secara simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square dengan α= 0,05%. Hasil penelitian menemukan bahwa gaya kepemimpinan dalam kategori baik (75,6%) dan motivasi perawat dalam kategori tinggi (82,9%). Hasil uji chi-square diperoleh nilai p= 0,0001 dan PR= 45,000. Penelitian ini menyimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja perawat, dimana persepsi perawat tentang gaya kepemimpinan yang baik dapat memberikan motivasi kerja yang baik sebesar 45 kali dibanding dengan yang mempunyai persepsi gaya kepemimpinan yang buruk. Temuan penelitian ini menyarankan kepala ruangan rawat inap untuk melakukan pengukuran kepada perawat secara langsung, atau menggunakan formulir evaluasi yang disiapkan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kecanggungan antara pimpinan dan perawat di tempat kerja.
HUBUNGAN PERAN EDUKASI PERAWAT DENGAN PERILAKU PENGONTROLAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS SELAMA PANDEMI Selvira Efiskha; Herlina; Agrina
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i1.285

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit paling banyak diderita masyarakat Indonesia. Hipertensi dikategorikan sebagai penyakit berbahaya karena penderita hipertensi tidak tahu dirinya menderita hipertensi hingga memeriksakan tekanan darahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran edukasi perawat dengan perilaku pengontrolan tekanan darah penderita hipertensi di Puskesmas Simpang Tiga selama pandemi. Penelitian ini menggunakan desain deksriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 87 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini sudah di uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan dari 87 responden, lansia (60-74 tahun) sebanyak 50.6%, berjenis kelamin perempuan sebanyak 78.2%, tingkat pendidikan SMA sebanyak 37.9%, ibu rumah tangga sebanyak 60.9%. peran edukasi perawat di kategorikan baik sebanyak 51.7%, perilaku pengontrolan tekanan drah penderita hipertensi di kategorikan baik sebanyak 52.9%. hasil uji chi squere menunjukkan p value (0.111) > α (0.05), yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan. Simpulan dalam penelitian ini selain peran edukasi perawat terdapat banyak faktor yang mempengaruhi perilaku kontrol tekanan darah dari penderita hipertensi.
PENGARUH KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS TERHADAP KEBERHASILAN PENGOBATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HARAPAN Qoriah Nur; Sulistiyani; Lamria Situmeang
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i1.305

Abstract

Wilayah Papua menjadi wilayah endemic TB tertinggi diakibatkan tingkat pengetahuan dan lingkungannya yang tidak mendukung. Hal ini dipengaruhi oleh, faktor lingkungan (perubahan lingkungan global atau iklim dan perubahan lingkungan fisik), faktor pengetahuan, faktor sikap dan faktor perilaku. Salah satu wilayah di Papua yang menjadi Sentral TB adalah kabupaten Jayapura yang merupakan wilayah penyangga dari ibu kota provinsi Papua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan keberhasilan pengobatan TB di Wilayah kerja puskesmas Harapan Tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan teknik sampling jenuh atau sensus karena jumlah populasi kurang dari 30 orang. Penelitian ini diuji dengan uji statistik chi-square. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Harapan dari Oktober sampai November 2021. Hasil penelitian didapatkan hubungan kepatuhan minum obat terhadap keberhasilan pengobatan dengan nilai 0,000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat terhadap keberhasilan pengobatan di wilayah kerja Puskesmas Harapan.
PENGETAHUAN MENCEGAH DAN MENGOBATI PENYAKIT MALARIA SUKU SENTANI KAMPUNG DONDAI DAN KWADEWARE DISTRIK WAIBU KABUPATEN JAYAPURA: KNOWLEDGE OF PREVENTING AND TREATING MALARIA DISEASE OF THE SENTANI TRIBE, DONDAI AND KWADEWARE VILLAGE, WAIBU DISTRICT, JAYAPURA REGENCY Frengki Apay; Mais Maikel Yaroseray; Nouvy Helda Warouw
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i1.306

Abstract

Pengetahuan mencegah dan mengobati Penyakit Malaria merupakan suatu pengetahuan tradisional yang diwariskan secara turun temurun dari generasi terdahulu hingga generasi saat ini, dan pengetahuan dapat dipergunakan dalam praktik dengan cara-cara mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengetahuan mencegah dan mengobati di Suku sentani Kampung Dondai dan kwadeware Kabupaten Jayapura. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan studi naratif, penelitian ini mengambil 10 informan. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah perilaku Pengetahuan mencegah dan mengobati penyakit malaria di suku sentani kampung dondai dan kampung kwadeware Distrik Waibu Kabupaten Jayapura yang menggunakan bahan-bahan dari alam untuk mengusir nyamuk serta mengobati penyakit malaria diantaranya ontel sukun, dan membersihkan halaman rumah, serta pengasapan, sedangkan mengobati malaria adalah dengan meminum rebusan kulit kayu susu, tali kuning, daun pepaya, papeda panas, daun sumbufe dan sambroto serta mandi rebusan air daun campuran yang telah di rebus.

Page 5 of 15 | Total Record : 147