cover
Contact Name
Muhamad Sahiddin
Contact Email
jurnaljktp@gmail.com
Phone
+6281342494099
Journal Mail Official
msahiddin@gmail.com
Editorial Address
Jalan Padang Bulan II, Hedam, Distrik Heram, Kota Jayapura
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Tropis Papua
ISSN : -     EISSN : 26545756     DOI : https://doi.org/10.47539
Core Subject :
Peer-reviewed, open-access journal publishing original research articles, systematic reviews, and nursing case studies in the field of nursing science and practice. Scientific coverage focuses on tropical nursing, with an emphasis on malaria, tuberculosis, dengue fever, and other neglected tropical diseases, as well as all fundamental fields of nursing practice in eastern Indonesia and similar tropical settings.
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
EKSPLORASI PENGETAHUAN DAN PERSEPSI REMAJA PAPUA TENTANG SEKS PRANIKAH DAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL: EXPLORATION OF PAPUA ADOLESCENTS' KNOWLEDGE AND PERCEPTIONS OF PREMARRIAGE SEX AND SEXUALLY TRANSMITTED DISEASES Hesti Elvia; Hotnida Erlin Situmorang; Yunita Kristina; Guruh Suprayitno
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i2.307

Abstract

Seks pranikah merupakan suatu perilaku seks yang dilakukan sebelum adanya ikatan pernikahan dimana hal ini juga berisiko terjadi pada remaja. Pada masa remaja, organ seksual memasuki fase kedewasaan, rasa ingin tahu, dan pencarian jati diri yang sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengetahuan dan persepsi remaja tentang seks pranikah dan penyakit menular seksual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan partisipan dalam penelitian ini ditentukan menggunakan prosedur purposive yang berjumlah 7 orang. Data kualitatif dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian ini mendapatkan 4 tema yaitu gaya hidup remaja, dampak negatif yang ditimbulkan remaja setelah melakukan hubungan seks pranikah, dukungan sosial internal dan eksternal serta harapan akan masa depan yang lebih baik. Remaja memiliki pemahaman tentang dampak negatif yang ditimbulkan akibat melakukan hubungan seks pranikah pada remaja yang dapat mengganggu kesehatan reproduksi remaja dan merusak masa depan mereka. Dukungan orang terdekat seperti orang tua sangat dibutuhkan dalam mengawasi dan mendukung perkembangan remaja dalam pergaulannya di luar. Peran sekolah dan guru sangat penting melalui kegiatan sekolah seperti peningkatan kegiatan ekstrakurikuler, peningkatan kesehatan, dan penertiban peraturan sekolah.
TINGKAT NYERI PADA PASIEN SINDROM KORONER AKUT : THE PAIN LEVELS IN PATIENTS WITH ACUTE CORRONARY SYNDROME Fifin Prakasiwi Yuhartanti; Teguh Santoso; Erika Nurwidiyanti
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i2.308

Abstract

Karakteristik klinis pada pasien dengan sindrom koroner akut (SKA) adalah mual, muntah, sesak napas, dan yang paling sering yakni nyeri dada. Sindrom koroner akut terjadi akibat adanya sumbatan atau kekakuan pada pembuluh darah koroner yaitu pada right coronary artery (RCA), left mean artery (LMA) yang bercabang menjadi left anterior descendent (LAD) dan left circumflex (LCx). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat nyeri dengan lokasi penyumbatan arteri koroner pada pasien SKA. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif dengan pendekatan cross-sectional dengan responden sebanyak 75. Informasi data responden didapatkan dari data sekunder yang berasal dari rekam medis pasien pada bulan Juni-Desember 2020. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia rata-rata responden adalah 65,3±6,12 tahun dengan 74,7% responden berjenis kelamin laki-laki. 64% responden mengalami nyeri kategori berat dan 46,7% lokasi sumbatan atau infark berada di bagian inferior. Uji korelasi antara tingkat nyeri dengan lokasi sumbatan pembuluh koroner didapatkan nilai p= 0,000 dengan nilai korelasi koefisien 0,0799. Artinya, terdapat hubungan yang signifikan dan kuat antara tingkat nyeri dengan lokasi sumbatan koroner.
ASPEK PSIKOSOSIAL PEREMPUAN YANG MENJALANI KEMOTERAPI: PSYCHOSOCIAL ASPECTS OF WOMEN UNDERGOING CHEMOTHERAPY Suci Azzani Senja; Erika Erika; Sri Wahyuni
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i2.310

Abstract

Kemoterapi merupakan salah satu pengobatan kanker yang bekerja dengan cara menghancurkan struktur atau metabolisme sel kanker dengan tujuan untuk menghambat terjadinya metastase. Namun kemoterapi juga memiliki efek samping yang merugikan fisik maupun psikososial. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran aspek psikososial perempuan yang menjalani kemoterapi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan sampel berjumlah 70 responden pasien perempuan yang menjalani kemoterapi di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Instrumen yang digunakan adalah Psychosocial Distress Questionnare-Breast Cancer. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis univariat untuk melihat gambaran karakteristik dan aspek psikososial responden. Hasil penilitian menunjukkan mayoritas responden berusia dewasa (25-65 tahun) (94,3%), diagnosa terbanyak kanker payudara (38,6%), stadium kanker pada stadium IIA (34,3%), lama diagnosa kanker > 6 bulan – 1 tahun (35,7%), frekuensi kemoterapi terbanyak adalah kemoterapi ke 2 (24,3%) dan mayoritas responden didampingi suami selama menjalani kemoterapi (45,7%). Penelitian ini juga menunjukkan hasil bahwa 57,1% responden tidak mengalami distres psikososial dan 42,9% responden lainnya mengalami distres psikososial. Gambaran aspek psikososial mayoritas perempuan yang menjalani kemoterapi di RSUD Arifin Achmad adalah tidak mengalami distres psikososial.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN STASE KEPERAWATAN KOMUNITAS SECARA KONVENSIONAL SEBELUM PANDEMI COVID-19 DAN SECARA DARING SAAT PANDEMI COVID-19: COMPARISON OF THE EFFECTIVENESS OF CONVENTIONAL COMMUNITY NURSING STAGE LEARNING BEFORE COVID-19 PANDEMIC AND ONLINE DURING COVID-19 PANDEMIC Ferdinan Sihombing; Linda Sari Barus
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i2.311

Abstract

Pandemi Covid-19 yang mengharuskan bekerja dari rumah dan belajar dari rumah telah menyebabkan perubahan total metode pembelajaran keperawatan dari konvensional tatap muka menjadi 100% daring, termasuk pendidikan profesi keperawatan, termasuk stasiun keperawatan komunitas. Berbagai metode pembelajaran daring digunakan untuk memenuhi hasil belajar sesuai kurikulum yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efektivitas proses pengajaran profesi ners stase keperawatan komunitas secara konvensional sebelum pandemi Covid-19 dan daring selama pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan rancangan non-equivalent control group posttest only design. Peneliti menggunakan kelompok kontrol dengan proses pembelajaran konvensional dan kelompok eksperimen dengan pembelajaran daring. Penelitian ini dilakukan di STIKes Santo Borromeus 24 - 31 Juli 2022 dengan melibatkan 143 mahasiswa profesi keperawatan STIKes Santo Borromeus yang terbagi dalam dua kelas yaitu kelas A (n= 67) sebagai kelompok kontrol dan kelas B (n= 76 orang) sebagai kelompok eksperimen. Setiap kelompok menjalani pembelajaran praktik keperawatan komunitas selama 3 minggu, 1 kelompok sebelum pandemi dan 1 kelompok pada masa pandemi COVID-19. Pengumpulan data dengan kuesioner daring menggunakan google form. Analisis data menggunakan metode TOPSIS (Technique For Others Reference by Similarity to Ideal Solution) pada kriteria prioritas untuk mengevaluasi keefektifan metode pembelajaran. Pembelajaran konvensional luring sebelum pandemi lebih efektif dari pada daring, didukung oleh 74,5% responden dengan keunggulan kemudahan dalam memahami materi dan fleksibilitas waktu pembelajaran. Institusi pendidikan ners yang menyelenggarakan pembelajaran daring untuk stase keperawatan komunitas dapat segera beralih kembali ke luring, jika telah memungkinkan.
PENERAPAN PURSED LIP BREATHING TERHADAP PENURUNAN FATIGUE PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA: APPLICATION OF PURSED LIP BREATHING TO DECREASE FATIGUE IN CHRONIC KIDNEY DISEASE PATIENTS UNDERGOING HEMODIALYSIS Wiwik Suprihatin; Arum Pratiwi; Kusnanto Kusnanto
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i2.313

Abstract

Salah satu dampak negatif yang paling menonjol pada pasien dengan gagal ginjal yang menjalani hemodialisa adalah kelelahan. Pursed lip breathing merupakan terapi yang dapat diterapkan untuk mengurangi kelelahan pada pasien gagal ginjal kronik. Laporan kasus ini bertujuan untuk melaporkan penerapan pursed lip breathing sebagai tindakan keperawatan terhadap penurunan fatigue pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Desain menggunakan studi kasus yang dilakukan secara rinci dan mendalam pada pasien di Unit Hemodialisa pada bulan September 2022. Pasien diberikan intervensi pursed lip breathing 5 siklus perhari yaitu 1 siklus saat predialisis, 3 siklus saat intradialisis dan 1 siklus saat postdialisis, setiap 1 siklus dilakukan selama 5 menit dengan jeda istirahat selama 15 menit. Pengukuran fatigue menggunakan instrumen Functional Assessment of Chronic Illness Therapy (FACIT). Hasil studi kasus menunjukkan bahwa sebelum pemberian pursed lip breathing level fatigue pasien yaitu 21 (fatigue). Setelah empat hari pemberian pursed lip breathing selama 5 siklus perhari, level fatigue pasien menjadi 33 (tidak fatigue). Penerapan pursed lip breathing pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa berhasil diaplikasikan untuk menurunkan tingkat fatigue.
PERUBAHAN BERAT BADAN AKSEPTOR KONTRASEPSI SUNTIK DEPO MEDROXY PROGESTERONE ACETAT (DMPA) : WEIGHT CHANGES ACCEPTOR CONTRACEPTORS INJECTABLE DEPO MEDROXY PROGESTERONE ACETAT (DPMA) Melania Hairunnisa Ntobuo; Mona S Fatiah; Hasmi Hasmi; Yane Tambing
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i2.315

Abstract

Kontrasepsi suntik Depo Medroxy Progesterone Acetat (DMPA) merupakan salah satu jenis kontrasepsi hormonal yang mengandung hormon progesteron. Penggunaan kontrasepsi suntik DMPA mempunyai efek samping salah satunya adalah perubahan berat badan (BB) pada akseptor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan perubahan BB pada akseptor kontrasepsi suntik DMPA. Penelitian ini berdesain cross sectional, yang dilakukan di Puskesmas Sentani pada bulan April – Agustus 2022. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh akseptor KB pada tahun 2021 sejumlah 1.955 orang, sedangkan sampel pada penelitian ini sejumlah 139 orang akseptor KB DPMA yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data primer. Analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menemukan bahwa faktor yang berhubungan dengan perubahan BB adalah variabel aktifitas fisik (p-value= 0,001; RP= 3,909 (95% CI sebesar 2,403-6,376) dan variabel suku (p-value= 0,039 dengan nilai RP= 1,36 (95% CI sebesar 1,036-1,820). Diharapkan bagi akseptor KB suntik DMPA lebih sering meningkatkan aktifitas fisik sedang agar tidak terjadi peningkatan berat badan yang berlebihan.
PENGETAHUAN DAN TINDAKAN IBU HAMIL DALAM MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN TERTULAR COVID-19: KNOWLEDGE AND ACTIONS OF PREGNANT WOMEN IN CARRYING OUT HEALTH PROTOCOLS FOR THE PREVENTION CONTRACTING OF COVID-19 Muthia Tasya Amara Hudaya; Widia Lestari; Erika Erika
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i2.316

Abstract

Seiring dengan meningkatnya kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19, ibu hamil harus menghindari dengan mengetahui dan melakukan tindakan pencegahan Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan tindakan ibu hamil dalam menjalankan protokol kesehatan untuk pencegahan tertular Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada Mei-September 2022 di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Sampel penelitian sebanyak 96 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil berusia 26-35 tahun (49%), pendidikan terakhir perguruan tinggi (66,7%), bekerja (51%), jumlah kehamilan multigravida (54,2%), usia kehamilan trimester II (55,2%), sumber informasi Covid-19 melalui media sosial (55,2%). Sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan baik dalam menjalankan protokol kesehatan untuk pencegahan tertular Covid-19 (84,4%). Namun, sebagian besar responden memiliki tindakan yang negatif dalam menjalankan protokol kesehatan untuk pencegahan tertular Covid-19 (84,4%). Saran bagi masyarakat adalah dapat menambah informasi serta pengetahuan masyarakat khususnya ibu hamil dan dapat meningkatkan tindakan dalam menjalankan protokol kesehatan untuk pencegahan tertular Covid-19.
HUBUNGAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL DENGAN STRES MAHASISWA DI MASA PANDEMI COVID-19: THE RELATIONSHIP OF SPIRITUAL WELL-BEING WITH STUDENTS STRESS DURING THE COVID-19 PANDEMIC Ferry Apandi; Widuri Widuri; Rista Islamarida
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v6i1.317

Abstract

Perubahan metode pembelajaran yang harus diadaptasi dan tuntutan tugas yang banyak di masa pandemi Covid-19 memungkinkan menjadi salah satu faktor stres bagi mahasiswa. Upaya yang dilakukan mahasiswa dalam menurunkan stres dimasa pandemi salah satunya dengan memenuhi kebutuhan kesejahteraan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesejahteraan spiritual dengan stres mahasiswa di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa STIKES Guna Bangsa Yogyakarta. Sampel penelitian berjumlah 257 responden yang dipilih dengan teknik pengambilan random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Spiritual Well Being, Religious Well Being dan Extenstional Well Being. Metode analisis yang digunakan adalah uji korelasi spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90,3% responden memiliki kesejahteraan spiritual tinggi, sedangkan 9,7% memiliki kesejahteraan spiritual sedang. Dari aspek stres, 57,6% mengalami stres ringan, 40,1% stres sedang, dan 2,3% stres berat. Hasil analisis dengan uji korelasi spearman rank diperoleh nilai p= 0,000 (<0,05) dengan nilai correlation coefficient (R=-0,386) yang artinya memiliki keeratan hubungan dalam kategori lemah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kesejahteraan spiritual dengan stres mahasiswa di masa pandemi Covid-19.
INTRADIALYTIC EXERCISE SEBAGAI EVIDENCE BASE PRACTICE UNTUK MENGURANGI KELELAHAN PADA PASIEN HEMODIALISIS: INTRADIALYTIC EXERCISE AS EVIDENCE BASE PRACTICE TO REDUCE FATIGUE IN HEMODIALYSIS PATIENTS Rizky Amalia Herabare; Dian Hudiyawati; Arif Putra Purnama
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v6i1.319

Abstract

Hemodialisa merupakan terapi yang dilakukan oleh pasien yang mengalami Chronic Kidney Disease (CKD). Kelelahan sering dialami oleh pasien CKD yang menjalani hemodialisa. Studi ini bertujuan untuk menerapkan evidence base practice yaitu terapi intradialytic exercise pada pasien hemodialisa. Desain studi ini menggunakan pre-post design. Studi ini menggunakan kuesioner FAS (Fatigue Assesment Scale) dengan interpretasi tingkat kelelahan normal (skor <22), ringan (skor 23-32), sedang (skor 33-34), berat (skor >35). Sampel penelitian berjumlah 3 responden. Penelitian dilakukan pada bulan September 2022 di unit Hemodialisa RS PKU Aisyiyah Boyolali. Terapi intradialytic exercise dilakukan pada 1 jam terakhir selama sesi hemodialisa dengan durasi waktu 10 menit dalam satu kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan tingkat kelelahan pada responden setelah dilakukan terapi intradialytic exercise. Didapatkan data pada 2 responden saat pretest menunjukkan skor FAS dalam kategori berat yaitu dengan skor 36 dan 1 responden dalam kategori sedang yaitu 33. Saat posttest, ketiga responden mengalami penurunan skor FAS yaitu responden dalam kategori skor FAS berat menurun menjadi kategori sedang, sedangkan responden dengan kategori sedang mengalami penurunan menjadi kategori ringan. Penerapan evidence base practice berupa terapi intradialytic exercise yang dilakukan dapat menurunkan skor FAS yang menandakan adanya penurunan tingkat kelelahan pada pasien yang menjalani hemodialisis di RS PKU Aisyiyah Boyolali.
KEJADIAN KONSTIPASI PADA LANSIA DI POST PELAYANAN TERPADU LANJUT USIA: THE INCIDENCE OF CONSTIPATION IN THE ELDERLY IN THE POST INTEGRATED SERVICE FOR THE ELDERLY Helsa Adristi Fairus Shafa; Edy Soesanto; Ernawati Ernawati
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i2.322

Abstract

Konstipasi merupakan kondisi dimana feses mengeras sehingga susah dikeluarkan melalui anus dan menimbulkan rasa terganggu atau tidak nyaman pada rektum dan pada umumnya ditandai dengan frekuensi buang air besar yang rendah yaitu kurang dari 3 kali dalam 1 minggu. Konstipasi sering dialami oleh lansia karena adanya perubahan pada sistem pencernaan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kejadian konstipasi pada lansia. Desain penelitian ini adalah penelitian survey deskriptif yang dilakukan di Posyandu Lansia Adi Yuswa Kelurahan Kedungmundu Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada bulan Juli 2022. Subjek penelitian diambil menggunakan teknik non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 72 responden yang dinilai kejadian konstipasi menggunakan kuesioner Constipation Scoring System (CSS). Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat yang disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan umur responden yaitu paling banyak di rentang usia 60-74 tahun (86,1%), berjenis kelamin perempuan (68,1%), dan pekerjaan didominasi oleh ibu rumah tangga (43,1%). Sebagian besar lansia mengalami konstipasi (59,7%). Sebagian besar lansia mengalami frekuensi defekasi 1 kali seminggu (50%), mengalami kesulitan defekasi (51,4%), merasa tidak tuntas setelah defekasi (44,4%), kadang merasa nyeri/tidak nyaman pada perut (41,7%), defekasi selama 5-10 menit (45,8%), tidak menggunakan laksatif (80,6%), tidak berhasil defekasi selama 24 jam (30,6%), dan memiliki riwayat konstipasi 5-10 kali dalam 1 tahun (37,5%). Lansia perlu diberikan penyuluhan untuk memperbaiki gaya hidup terutama konsumsi makanan berserat, konsumsi air putih yang cukup serta meningkatkan aktivitas fisik.

Page 6 of 15 | Total Record : 147