cover
Contact Name
Abdan Rosadi Nasution
Contact Email
mandailingpublishernusantara@gmail.com
Phone
+6282260474566
Journal Mail Official
admin@mandailingpublisher.com
Editorial Address
Mompang Julu, Kec. Panyabungan Utara, Kab. Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. mandailing natal,
Sumatera utara
INDONESIA
Mandailing Journal of Education and Sciences
ISSN : -     EISSN : 31248861     DOI : https://doi.org/10.66698/mjoes
Core Subject :
Mandailing Journal of Education and Sciences (MJOES) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel hasil penelitian, kajian konseptual, pengembangan, serta inovasi dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah akademik yang kredibel dalam menyebarluaskan pengetahuan, temuan-temuan mutakhir, serta pengembangan teori dan praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan kemajuan sains. Nama “Mandailing” dipilih sebagai representasi identitas kultural dan semangat pengembangan pendidikan serta ilmu pengetahuan yang berakar pada nilai-nilai lokal dan relevansi global. Mandailing Journal of Education and Sciences (MJOES) menerapkan proses peer-review yang objektif, transparan dengan melibatkan reviewer yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidang keilmuannya. Pengelolaan jurnal ini berlandaskan pada prinsip etika publikasi ilmiah yang mengacu pada pedoman Committee on Publication Ethics (COPE).
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
ANALISIS PENOKOHAN DAN LATAR DALAM NASKAH DRAMA “GADIS KRETEK" KARYA RATIH KUMALA DENGAN TEORI MARQUA Wiwit Rahayu; Khoirul Efendiy; Any Ikawati; Emalia Sustyorini
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 1 (2026): Vol. 1 No. 1, Maret 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini mengkaji penokohan dan latar dalam naskah drama Gadis Kretek karya Ratih Kumala dengan menggunakan teori Marquard sebagai landasan konseptual. Permasalahan penelitian berangkat dari kompleksitas karakter dan latar budaya-historis yang tidak disajikan melalui satu narasi tunggal, melainkan melalui keberagaman sudut pandang, konflik batin, dan pergeseran waktu dramatik. Teori Marquard menekankan pluralisme naratif sebagai penolakan terhadap kebenaran tunggal, pengakuan atas keterbatasan manusia sebagai makhluk historis, serta peran tradisi sebagai sumber orientasi identitas yang sekaligus bersifat membatasi. Kerangka ini relevan untuk menelaah bagaimana tokoh-tokoh dalam drama membangun makna diri melalui negosiasi dengan norma budaya dan tekanan sejarah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi skeptisisme terhadap narasi tunggal, keterbatasan manusia dalam pembentukan karakter, peran latar budaya Jawa dalam konstruksi identitas tokoh, serta pluralisme naratif yang membentuk struktur dramatik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis melalui studi kepustakaan. Data berupa kutipan dialog, petunjuk pementasan, dan unsur tekstual lain dianalisis berdasarkan konsep pluralisme, skeptisisme terhadap monomitos, serta fungsi tradisi dalam teori Marquard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penokohan dan latar saling membentuk secara dialektis dalam menghasilkan struktur dramatik yang reflektif dan kritis.
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM KONTEN KESEHATAN DI MEDIA SOSIAL TIKTOK @TIRTACIPENG TEORI JOHN SEARLE Nurul Istatik Badriyah; Kustyarini Kustyarini; Esa Kharisma M. Nakti; Indria Kristiawan
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 1 (2026): Vol. 1 No. 1, Maret 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i1.2

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah menjadikan platform ini sebagai sarana penyebaran informasi kesehatan yang menjangkau audiens luas, terutama generasi muda. Namun, efektivitas penyampaian pesan kesehatan sangat ditentukan oleh strategi kebahasaan yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam konten kesehatan akun TikTok @tirtacipeng berdasarkan teori John Searle. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian berupa 73 ujaran yang diperoleh dari sepuluh video konten kesehatan yang diunggah pada periode September–Desember 2024, yang dikumpulkan melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan mengklasifikasikan ujaran ke dalam lima jenis tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur asertif mendominasi penggunaan bahasa dalam konten kesehatan, diikuti oleh tindak tutur ekspresif dan direktif, sedangkan komisif dan deklaratif muncul secara terbatas. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi komunikasi akun @tirtacipeng berfokus pada penyampaian informasi kesehatan yang faktual dan edukatif, disertai pendekatan persuasif dan emosional untuk memengaruhi pemahaman serta sikap audiens. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan tindak tutur ilokusi yang tepat berperan penting dalam meningkatkan efektivitas komunikasi kesehatan di media sosial.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI MATERI POKOK SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA KELAS XI SMA NEGERI 2 SIBOLGA Sri Rahmi Tanjung; Rizky Amelia Dona Siregar
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 1 (2026): Vol. 1 No. 1, Maret 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i1.3

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan penggunaan media gambar terhadap prestasi biologi pada mata pelajaran sistem peredaran darah manusia pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Sibolga. Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi sistem peredaran darah, di mana nilai rata-rata siswa sebelum penerapan media gambar masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan oleh sekolah. Hal ini menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari 59 siswa yang menjadi sampel penelitian melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung dan tes tertulis. Analisis data meliputi analisis deskriptif untuk melihat gambaran penggunaan media gambar dan hasil belajar siswa, serta analisis statistik inferensial dengan menggunakan uji-t untuk menguji hipotesis. Berdasarkan analisis deskriptif, rata-rata penggunaan media gambar adalah 3,53, yang dikategorikan “sangat baik”. Rata-rata nilai mata pelajaran sistem peredaran darah sebelum penggunaan media gambar adalah 70,39, dikategorikan “baik”, sedangkan setelah penggunaan media gambar meningkat menjadi 80,81, dikategorikan “sangat baik”. Berdasarkan analisis inferensial, diperoleh t_hitung = 9,50 dan t_tabel = 1,672 pada tingkat kesalahan 5%. Karena t_hitung lebih besar daripada t_tabel (9,50 > 1,672), hipotesis alternatif diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media gambar terhadap prestasi biologi pada mata pelajaran sistem peredaran darah manusia pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Sibolga.
BENTUK, FUNGSI, DAN MAKNA BAHASA SLANG DI TWITTER: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Ince Katoda; Maria Bura Kaka; Nuraina Nuraina; Muh. Irfan Mukhlisin
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 1 (2026): Vol. 1 No. 1, Maret 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena penggunaan bahasa slang di media sosial Twitter dalam perspektif sosiolinguistik dengan menitikberatkan pada bentuk, fungsi, dan maknanya. Isu utama penelitian adalah maraknya variasi bahasa nonformal di ruang digital yang mencerminkan dinamika identitas dan interaksi sosial generasi muda. Penelitian bertujuan mendeskripsikan bentuk linguistik slang, menjelaskan fungsi komunikatifnya, serta mengungkap makna sosial yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi nonpartisipan, simak-catat, dan dokumentasi terhadap 146 tweet berbahasa Indonesia yang mengandung slang, dikumpulkan selama Oktober–November 2025. Data dianalisis melalui reduksi, pengkodean, klasifikasi, dan interpretasi dalam kerangka sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk slang didominasi pemendekan dan serapan bahasa Inggris, fungsi utamanya bersifat ekspresif dan solidaritas sosial, serta maknanya merepresentasikan identitas kelompok dan kedekatan komunitas digital. Disimpulkan bahwa slang di Twitter merupakan strategi linguistik adaptif terhadap karakter komunikasi digital yang cepat dan partisipatif.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SUKU KATA MELALUI MEDIA PAPAN BACA PADA ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL DI SLB HAROPANA HILMI Gita Ligustiana
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 1 (2026): Vol. 1 No. 1, Maret 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i1.5

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan suku kata pada anak disabilitas intelektual kelas III SDLB di SLB Haropana Hilmi. Subjek penelitian terdiri atas dua orang anak disabilitas intelektual dengan inisial F dan H yang belum mampu membaca suku kata terbuka yang tersusun dari huruf bilabial (b, p, m, dan w) yang diikuti huruf vokal (a, i, u, e, dan o). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca suku kata melalui penggunaan media papan baca. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes unjuk kerja, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca suku kata pada kedua subjek. Pada kemampuan awal, anak F memperoleh skor 30% dan anak H 35% dengan kategori kurang. Pada Siklus I, kemampuan membaca meningkat menjadi 65% pada anak F dan 60% pada anak H. Selanjutnya, pada Siklus II kemampuan membaca suku kata meningkat secara sangat signifikan, yaitu menjadi 98% pada anak F dan 95% pada anak H dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media papan baca efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan suku kata pada anak disabilitas intelektual.
ANALISIS TINGKAT MOTIVASI SISWA DALAM MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI DI DAERAH 3T (STUDI KASUS DI KECAMATAN SIMPANG KANAN ACEH SINGKIL) Said Syaifullah; Agustizar Agustizar; Maria Ulfa; Dina Akmalia
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 1 (2026): Vol. 1 No. 1, Maret 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i1.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi siswa di Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Pendekatan yang digunakan yakni kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 61 siswa yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat motivasi siswa, ditinjau dari lima indikator (hasrat untuk berhasil, keinginan pribadi, lingkungan sekolah, dan lingkungan keluarga), berada pada rentang 34,43% hingga 43,17%, yang termasuk dalam kategori sangat kurang. Setiap indikator secara individual juga menunjukkan hasil serupa, di mana mayoritas siswa memberikan tanggapan sangat kurang setuju terhadap pertanyaan yang berkaitan dengan motivasi. Faktor ekonomi dan keluarga menjadi kendala utama bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan.  Kesimpulannya, tingkat motivasi siswa di Kecamatan Simpang Kanan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi berada dalam kategori sangat rendah, dengan kendala utama berasal dari faktor ekonomi dan dukungan keluarga.
ANALISIS LITERATUR SISTEMATIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA MATA PELAJARAN PPKN TINGKAT SMA/SEDERAJAT Aqidatul Izzah; Alik Ulfatus Solikah; Abi Syalom
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 1 (2026): Vol. 1 No. 1, Maret 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i1.7

Abstract

Pembelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di tingkat sekolah menengah atas kerap masih bersifat konvensional sehingga keterlibatan aktif dan hasil belajar siswa kurang optimal. Teams Games Tournament (TGT) adalah model pembelajaran kooperatif yang memadukan kerja tim dan kompetisi untuk menciptakan suasana belajarnya lebih menarik dan bermakna. Meskipun sejumlah penelitian empiris menunjukkan bahwa TGT efektif meningkatkan hasil belajar PPKn, belum tersedia tinjauan sistematis yang mengintegrasikan temuan-temuan tersebut dalam konteks SMA/sederajat pada periode 2021–2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara sistematis bagaimana model TGT diterapkan dalam pembelajaran PPKn dan dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan pencarian artikel ilmiah dari basis data akademik berdasarkan kriteria inklusi yang jelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua penelitian yang dianalisis melaporkan peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan TGT, termasuk nilai rata-rata hasil belajar yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen dibanding kontrol serta kenaikan ketuntasan dan keterampilan kolaboratif siswa dalam konteks pembelajaran PPKn. Selain itu, penerapan TGT juga memiliki pengaruh positif signifikan model TGT terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn. Kesimpulannya, model pembelajaran TGT terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar PPKn siswa SMA/sederajat sehingga direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran berbasis bukti dalam konteks pendidikan kewarganegaraan.
STRATEGI PENERJEMAHAN TERMINOLOGI KLINIS DALAM WHO BROCHURE EAR AND HEARING CARE KE BAHASA INDONESIA I Putu Yupindra Pradiptha; Anastasia Ronauli Hasibuan
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 1 (2026): Vol. 1 No. 1, Maret 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i1.8

Abstract

Penerjemahan teks medis merupakan salah satu bidang yang menuntut ketepatan tinggi karena berhubungan langsung dengan kesehatan dan keselamatan manusia. Salah satu bentuk teks medis yang sering digunakan untuk penyebaran informasi kesehatan publik adalah brosur kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi penerjemahan terminologi klinis yang digunakan dalam penerjemahan brosur Ear and Hearing Care yang diterbitkan oleh World Health Organization (WHO) ke dalam Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan terjemahan berbasis teori strategi penerjemahan Peter Newmark. Data penelitian berupa istilah medis dan terminologi klinis yang terdapat dalam teks sumber (bahasa Inggris) dan teks sasaran (bahasa Indonesia). Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi yang paling dominan digunakan adalah literal translation dan faithfull translation. Penerapan strategi tersebut berkontribusi dalam menjaga keakuratan makna ilmiah sekaligus keterbacaan teks bagi khalayak umum.
AI-DRIVEN VOCABULARY PERSONALIZATION: FILLING THE GAP IN TRANSPARENCY AND LEARNER TRUST IN ADAPTIVE RECOMMENDER SYSTEMS FOR LANGUAGE LEARNING Muhammad Sobri Maulana; Arditya Prayogi; Dwitia Pratiwi
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 2 (2026): Vol. 1 No. 2, Juli 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i2.9

Abstract

AI-driven vocabulary recommender systems can personalize vocabulary practice by using learner data such as prior performance, error patterns, goals, and review schedules. However, many systems remain opaque because they recommend words without explaining why the items are selected or how learners can adjust the recommendation process. This conceptual article examines transparency as a key design issue in technology-enhanced language learning and synthesizes literature on explainable AI, trust in automation, technology acceptance, and self-regulated learning. The results of the synthesis show that transparent vocabulary personalization is most likely to support learning when it strengthens three mechanisms: perceived control, calibrated trust, and sustained adoption. The analysis also indicates that the most appropriate design is not excessive technical disclosure, but concise explanations, on-demand details, and learner controls that allow users to correct or adjust recommendations. These findings suggest that trustworthy vocabulary recommenders should combine pedagogically meaningful explanations with learner agency so that adaptive systems support, rather than replace, self-regulated learning.
PENDIDIKAN ISLAM DAN SELF CONTROL REMAJA DI ERA DIGITAL Azzahra Rizka Putri; Athirah Tsabitah Rahmadini; Dwi Elsa Engka; Endang Switri; Nayzilla Audy; Inayatil Fakhira; Rindi Indah Tri Wahyuni
Mandailing Journal of Education and Sciences Vol. 1 No. 2 (2026): Vol. 1 No. 2, Juli 2026
Publisher : PT Mandailing Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66698/mjoes.v1i2.11

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan siswa yang berpotensi menimbulkan dampak negatif, seperti lupa waktu, menurunnya fokus belajar, konflik pertemanan, paparan konten negatif, dan lemahnya pengendalian diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam membentuk self-control siswa terhadap dampak negatif media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Penelitian ini dilaksanakan melalui penelusuran dan pengkajian berbagai sumber pustaka yang relevan, meliputi artikel jurnal ilmiah, buku, prosiding, dan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pendidikan Agama Islam berperan sebagai dasar moral dan spiritual bagi siswa dalam menggunakan media sosial secara bijak. Internalisasi nilai tersebut terbentuk melalui pemahaman agama, pembiasaan ibadah, nasihat, keteladanan guru, dialog, pendampingan konseling, serta dukungan keluarga. Guru Pendidikan Agama Islam berperan menghubungkan ajaran agama dengan perilaku digital siswa, sedangkan layanan konseling sekolah membantu siswa mengelola emosi dan konflik sosial akibat media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan self-control siswa di era digital memerlukan kerja sama antara siswa, guru, sekolah, dan orang tua agar penggunaan media sosial tetap berlandaskan akhlak, tanggung jawab, dan kesadaran religius.

Page 1 of 3 | Total Record : 30