cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 404 Documents
ANALISIS ASPEK TEKNIS DAN FINANSIAL ALAT TANGKAP TONDA DI TPI WATUKARUNG KABUPATEN PACITAN Wijaksono, Bayu Putra Nur; Mudzakir, Abdul Kohar; Pramonowibowo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 3: Agustus, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.761 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan Mengetahui konstruksi alat tangkap tonda terutama perbedaan hook buatan nelayan dan pabrik di TPI Watukarung, Kabupaten Pacitan; mengetahui berapa besar nelayan mampu menekan biaya produksi dengan membuat hook dan roller sendiri; menganalisis aspek finansial usaha penangkapan dengan Tonda (tonda) di TPI Watukarung, Kabupaten Pacitan.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2013. Materi penelitian ini adalah unit usaha perikanan Tonda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan jumlah sampel 25 nelayan. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sensus. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara dengan kuisioner, dan pengambilan data sekunder di instansi yang mendukung penelitian.Dari hasil penelitian diperoleh, alat tangkap tonda di TPI Watukarung Kabupaten Pacitan yang digunakan menggunakan ukuran pancing No.6 berbahan kawat baja. Panjang main line 150 m. Dan kapal yang digunakan berukuran panjang 3,5 m, lebar 0,8 m dan tinggi 0,4 m. Mesin yang digunakan pada kapal mancung adalah mesin honda GX. Mesin tempel tersebut memiliki kekuatan 5,5 PK. Selisih harga antara hook buatan nelayan dan buatan pabrik dapat melakukan penghematan sebesar Rp1.622.000,- per tahun.Penerimaan rata-rata per tahun nelayan Tonda sebesar Rp 30.109.840,- dengan biaya total Rp 21.012.157,-/tahun dan keuntungan rata-rata per tahun sebesar Rp 9.097.683,-. Analisis finansial rata-rata yang didapatkan adalah nilai NPV sebesar Rp 17.971.575,-, nilai IRR 40%, PP 11,8 bulan, dan R/C Ratio sebesar 1,43. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa usaha penangkapan tersebut layak untuk dijalankan atau diusahakan. The purposes of research were to analyzed technical aspect of Troll Line fishing gear, to count how much they can reduce their cost with own hook, to assessed economical aspects of asset, cost, revenue and profit, to count the NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), PP (Payback Period), and R/C Ratio for financial fishing analysis.The research conduct on June-July 2013.The subject of the research was  unit of Troll Line fishing efforts. The research used descriptive method with 25 samples of fishermen. The method of collecting the primary data was used sampling method and observation by interview and questionnaire. The secondary data was collected in research-supported instantions.The result of the research shown, Troll Line fishing gear use hook no.6 for fishing. The main line between 150 m. Troll Line fishing gear  used the boat  with 3,5 m long, 0,8 m width and 0,4 m high. The boat called mancung use honda machine with 5,5 PK to sea.The average revenue of fishermen was Rp 30.109.840,- with total cost Rp 21.012.157,- per year and profit Rp 9.097.683 per year. The result of a financial analysis were Rp 17.971.575,- for NPV, 40% for IRR, 11,8 months for PP and 1,43 for R/C Ratio. From these result, artisanal fishing with Troll Line fishing gear in watukarung is profitable and feasible to do.
Analisis Tingkat Pemanfaatan Fasilitas Pelabuhan dan Strategi Pengembangan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing, Lampung Mawarni, Ika; Wibowo, Bambang Argo; Setiyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 4: Oktober 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.51 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing di Provinsi Lampung memegang peranan penting sebagai basis perikanan dalam menunjang perkembangan usaha perikanan terutama penangkapan ikan yang semakin berkembang. Pada kenyataannya hampir semua kegiatan perikanan menghendaki penanganan dan pelayanan melalui fasilitas khusus di pelabuhan perikanan, agar tidak menghambat perkembangan usaha perikanan tangkap di Provinsi Lampung. Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing dilengkapi dengan fasilitas pokok, fasilitas fungsional dan fasilitas penunjang. Penelitian ini tertujuan untuk mengidentifikasi kondisi fasilitas yang ada di PPP Lempasing, Lampung; menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas yang tersedia; dan menyusun strategi pengembangan PPP Lempasing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat survey dengan pengambilan sampel purposive sampling kemudian menggunakan analisis tingkat pemanfaatan dan analisis SWOT. Hasil penelitian diperoleh bahwa fasilitas-fasilitas yang ada di PPP lempasing memiliki perhitungan tingkat pemanfaatan dermaga sebesar 72.86%, kolam pelabuhan sebesar 59.2%, tempat pelelangan ikan (TPI) sebesar 67.31 %, dan alur pelayaran sebesar 74.44%. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa tingkat pemanfaatan fasilitas belum optimal dan perlu untuk dioptimalkan. Hasil analisis SWOT didapatkan hasil urutan untuk menyusun strategi pengembangan, dimana di peroleh hasil penerapan strategi S-O (Strength-opportunity) yang artinya Strategi dalam penerapannya digunakan Kekuatan untuk memanfaatkan peluang dengan kebijakan yang bersifat agresif.
ANALISIS SEBARAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN DENGAN CITRA SATELIT AQUA MODIS PADA ALAT TANGKAP MINI PURSE SEINE DI PERAIRAN DEMAK JAWA TENGAH Widyatmoko, Ahmad Catur; Rosyid, Abdul; Sardiyatmo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 4: Oktober, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.742 KB)

Abstract

ABSTRAK             Sebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut merupakan variabel yang dapat dijadikan indikator daerah penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menghetahui sebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut,  daerah penangkapan ikan dengan alat tangkap mini purse seine, dan hasil tangkapan ikan berdasarkan citra satelit Aqua MODIS melalui klorofil-a dan suhu permukaan laut di Perairan Demak Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Citra satelit yang digunakan adalah Aqua MODIS  dengan resolusi spasial 4 km2 dan resolusi termporal satu hari. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebaran klorofil a di perairan Demak berkisar antara 0,2 sampai 3 mg/m3 dan sebaran suhu permukaan laut berkisar antara 29 sampai 32 0C. Daerah penangkapan mini purse seine PPP Morodemak meliputi perairan Demak, perairan Jepara, perairan Semarang dan perairan Kendal dengan jalur penangkapan berada pada jalur 1B. Berdasarkan uji statistik klorofil a dan Suhu Permukaan Laut  secara bersama-sama berpengaruh terhadap hasil tangkapan mini purse seine di perairan Demak Jawa Tengah. Distribution of chlorophyll -a and sea surface temperature is a variable that can be used as indicators of fishing ground. This reseach  purpose to analyze chlorophyl a and sea surface temperature,  fishing ground of mini purse seine, and composition of catch based Aqua MODIS by chlorophyl a and sea surface temperature in Demak waters, Central Java. Research methode use descriptive and analys methode use multiple linear regretion. Satellite imagery is used by Aqua MODIS with 4 km2 spatial resolution and daily temporal resolution. Result of this research is consentration of chlorophyl a among 0.2 until 3 mg/m3  and sea surface termperature ranges 29 until 32 0C. Fishing ground of mini purse seine in PPP Morodemak such as  waters of Demak, Jepara, Semarang and Kendal with 1b  track of catching area. Based on statistic test both cloropyl a and sea surface temperature influence to catch of mini purse seine in Demak waters, Central Java.
TINGKAT PEMANFAATAN DAN KEBUTUHAN FASILITAS DASAR DAN FUNGSIONAL DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA SIBOLGA TAPANULI TENGAH DALAM MENUNJANG PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP Bangun, Yoel Suranta; Rosyid, Abdul; Boesono, Herry
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 1: Januari, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.241 KB)

Abstract

Wilayah pantai Barat Sumatera yang termasuk dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan RI (WPP-RI) 572 tercatat memiliki potensi sumberdaya perikanan tangkap 1.353.000 ton pertahun dan dari potensi tersebut maka, Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan dan pengembangan ekonomi perikanan yang berbasis perikanan tangkap dan diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas-fasilitas di PPN Sibolga, menganalisa tingkat pemanfaatan dan kebutuhan fasilitas dasar dan fungsional, serta melakukan analisa strategi optimalisasi  PPN Sibolga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2014 di PPN Sibolga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pengambilan sampel Purposive Sampling serta menggunakan analisa data yaitu analisa tingkat pemanfaatan fasilitas, analisa estimasi dan analisis SWOT. Hasil penelitian diperoleh bahwa fasilitas-fasilitas yang ada di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga kondisi fisiknya masih baik dan masih layak pakai, dengan tingkat pemanfaatan alur pelayaran 79%, luas kolam pelabuhan 31%, dermaga 74% dan TPI 19%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Tingkat pemanfaatan dan kebutuhan fasilitas dasar dan fungsional keseluruhan belum termanfaatkan secara optimal. Hasil analisis SWOT didapatkan hasil penerapan strategi S-O (Strength-opportunity) yang artinya Strategi dalam penerapannya menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan suatu peluang. West coast area of Sumatera island is included to fisheries management zone RI (WPP-RI) 572 that known  possessing  fisheries potential up to 1.353.000 ton per year and fronthet prospect Sibolga Nusantara fishing port expected to be the economy growth and development center based on fisheries and expected to have an impact to increasing the social welfare. The study aims to determinate the condition of facilities, to analyze the utilization rate and necessity of the basic and functional facility and analyze optimization strategies to be applied in the development of PPN Sibolga. This study held on march 2014 at Sibolga Nusantara fishing port. The method used in this study was descriptive method and purposive sampling analysis of the utilization rate of facilities, analysis estimated and SWOT analysis were used in this study. The result obtained that the existing facilities at the Sibolga nusantara fishing port was still good condition and still proper to use, with the cruise line utilization rate 79%, 31% harbor pool, pier 74%, 19% TPI. From these result could be concluded than the optimization of basic facilities and fully functional facilities have not been utilized optimally. While the result obtained from the application of SWOT analysis S-O strategy (Strength-Opportunity) which means that the strategy in its application to use force to take advantage of an opportunity.
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN MINI PURSE SEINE DI PPN PENGAMBENGAN, JEMBRANA, BALI Wijayaningrum, Rati; Boesono, Herry; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.877 KB)

Abstract

Nelayan merupakan pekerjaan utama pada masyarakat yang tinggal di daerah pesisir. Namun sering dikatakan bahwa masyarakat nelayan lebih dikenal sebagai masyarakat miskin karena jeleknya pengelolaan keuangan dan tingginya ketergantungan terhadap cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi tingkat kesejahteraan juragan dan ABK mini purse seine di PPN Pengambengan Jembrana Bali. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 Desember 2016 sampai dengan 5 Januari 2017. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat nelayan, yang terdiri dari sub populasi juragan dan sub populasi ABK. Jumlah sampel yang diambil yaitu 9 orang juragan, 5 orang juru panggung, dan 82 orang ABK. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam yang dilengkapi daftar kuisioner dan juga observasi langsung di lapangan. Teknik analisis data indikator kesejahteraan BPS serta analisis Nilai Tukar Nelayan (NTN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan nelayan mini purse seine yang dianalisis menggunakan indikator kesejahteraan BPS, bahwa nelayan juragan dan juru panggung 100% sangat sejahtera dan nelayan ABK 87,4% sangat sejahtera 12,6 % sejahtera. Analisis secara parsial, NTN juragan rata-rata sebesar 1,55 dan NTN ABK rata-rata sebesar 1,11 dan NTN juru panggung sebesar 2,86 yang menunjukkan bahwa nelayan juragan dan ABK termasuk dalam kriteria sejahtera tinggi.
ANALISIS HUBUNGAN PANJANG KAPAL DAN PANJANG JARING PAYANG JABUR (BOAT SEINE) TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI ASEMDOYONG PEMALANG Putri, Meygawati Nugraha; Boesono, Herry; Sardiyatmo, dan
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.441 KB)

Abstract

Kabupaten Pemalang merupakan salah satu daerah pendukung perikanan di Pantai Utara Jawa, yang memiliki perairan potensi untuk daerah penangkapan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara panjang kapal dan panjang jaring Payang Jabur terhadap hasil tangkapan ikan yang didaratkan di PPP Asemdoyong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, bersifat studi kasus. Pengambilan sampel dengan metode proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel 26 kapal. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara dan kuesioner terhadap nelayan Payang Jabur. Analisa data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, uji normalitas residual dan regresi linier berganda yang diolah dengan SPSS 16. Hasil analisis regresi berganda diperoleh nilai F-hitung 70,444 > F-tabel 3,42 dengan signifikasi 5% (α=5%) dan Y = 158.231 + 0,153 X1 + 0,006 X2 + e. Beberapa jenis ikan hasil tangkapan utama jaring Payang Jabur antara lain ikan Teri Nasi (Stolephorus sp), Tenggiri (Scomberomerusi sp), Tongkol (Auxis sp), Bawal Hitam (Formio sp), Kembung (Rastrelliger sp) dan Tembang/Jui (Sardinella fimbriata). Sedangkan dari uji t dapat disimpulkan bahwa penggunaan kedua variabel bebas secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan ikan terutama dari variabel panjang jaring Payang Jabur tersebut.
UJI KECEPATAN PERAHU SOPEK DENGAN MENGGUNAKAN PROPELLER DUA DAUN DAN TIGA DAUN DI PERAIRAN TAMBAK LOROK SEMARANG Aini, Ida Nur; Boesono, Herry; Setiyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 4: Oktober, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.864 KB)

Abstract

Salah satu penentu keberhasilan opersai penangkapan ikan adalah faktor kecepatan kapal. Kecepatan kapal merupakan jarak yang ditempuh dalam kurun waktu tertentu untuk menghasilkan tangkapan. Kecepatan ini dipengaruhi oleh besaran mesin, umur mesin, Jumlah daun propeller, dan sudut kemiringan as propeller. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2015 di perairan Tambak Lorok Semarang. Tujuan penelitia ini adalah menganalisis perbedaan kecepatan yang dihasilkan pada perahu dengan perbedaan jumlah daun propeller, menganalisis efisiensi pemakaian bahan bakar minyak bensin, serta menganalisis propeller yang sesuai dan lebih efisien. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental fishing dan metode deskriptif. Analisa data diolah menggunakan Ms. Excel dengan uji t-Test. Hasil analisa data menunjukkan bahwa perbedaan jumlah daun propeller berpengaruh terhadap kecepatan perahu dan konsumsi bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan untuk pengaruh perbedaan propeller terhadap kecepatan perahu yang dihasilkan propeller 2 daun lebih tinggi yaitu 9,07 knot, bila dibandingkan dengan  propeller 3 daun 8,99 knot. Berdasarkan hasil efisiensi pemakaian bahan bakar minyak bahwa penggunaan propeller 3 daun selama 30 menit dengan nilai 50,925% sedikit lebih efisien, bila dibandingkan dengan propeller 2 daun dengan nilai 49,075%. One of the success factor of fishing operation is boat speed.  Boat speed is the distancewithin  a certain period to produce catches. This speed is influenced by the amount of machinery, machine age, number of propeller shaft, and the angle of the propeller axles. The research was conducted in April 2015 in Tambak Lorok, Semarang. The aim of the research is analyzing the difference of speed which is generated by boat with a difference number of propeller shaft, to analyze the efficiency of fuel consumption, and analyzing appropriate and more efficient propeller. The method used experimental fishing method and descriptive methods. Analysis of the data is processed  by Ms. Excel withT-Test. Results of the analysis showed that the difference  number of propeller shaft affects to the boat speed and fuel consumption. The results showed,effect of difference propeler toward speed boat which is generated by 2 propeler shaft  is higher at 9.07 knots, compared with the 3 propeller shaft 8,99 knots. Based on the results of the use of fuel efficiencyis the use of 3 propeller shaft  for 30 minutes with a value of 50.925% slightly more efficient, when compared with the 2 propeller shaft   with a value of 49,075%.
PERBANDINGAN EFISIENSI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) DI KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR Atid, Afaf Munirohq; Sardiyatmo, Sardiyatmo; Mudzakir, Abdul Kohar
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 7, No 1: Januari, 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Tuban memiliki lima Tempat Pelelangan Ikan untuk melakukan pelelangan ikan, melalui pelelangan dimana proses penjualan ikan dilakukan dihadapan umum dengan cara penawaran tertingkat. Usaha peningkatan efisiensi umumnya dihubungkan dengan biaya kecil untuk memperoleh suatu hasil tertentu sehingga diperoleh hasil yang lebih banyak. Lokasi penelitian di 5 TPI yaitu yaitu TPI Bulu Bancar, TPI Glodonggede Tambakboyo, TPI Kaliuntu Jenu, TPI Karangagung Palang dan TPI Karangsari Tuban Penelitian ini mengidentifikasi fasilitas, mengukur tingkat efisiensi dan mengetahui tingkat pemanfaatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kabupaten Tuban. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2017. Penelitian menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan pendekatan dokumentasi, observasi dan wawancara. Metode yang digunakan untuk menganalisis efisiensi TPI menggunakan analisis DEA (Data Envelopment Analysis)dan memakai software aplikasi Banxia Frontier analyst 3. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 4 TPI di Kabupaten Tuban yang telah efisien dengan skor 100% yaitu TPI Bulu Bancar, TPI Glodonggede Tambakboyo, TPI Kaliuntu Jenu, dan TPI Karangagung Palang. Sedangkan yang belum mencapai efisien ada 1 yaitu TPI Karangsari Tuban dengan nilai efisiensi sebanyak 41,5%. TPI yang tidak efisien disebabkan oleh tidak adanya aktivitas pelelangan,beberapa faktor diantaranya area TPI sedang dalam pembangunan banyak karyawan yang mengaggur, tidak ada aktifitas pelelangan karena hasil tangkapan ikan tidak tentu maka nelayan beralih buruh pabrik.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN NELAYAN TERHADAP PELAYANAN PENYEDIAAN KEBUTUHAN MELAUT DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) PRIGI KABUPATEN TRENGGALEK, JAWA TIMUR Nurhayatin, Okta Tri; Mudzakir, Abdul Kohar; Wibowo, Bambang Argo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.69 KB)

Abstract

Nelayan sebagai pengguna fasilitas pelabuhan sangat menginginkan pelayanan yang optimal, sehingga setiap pelabuhan perikanan seharusnya dapat memberikan pelayanan yang dibutuhkan oleh nelayan secara tepat, cepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fasilitas pokok, fungsional, dan penunjang yang ada di PPN Prigi, menganalisis tingkat kepuasan nelayan terhadap pelayanan penyediaan kebutuhan perbekalan melaut, mengenalisis tingkat prioritas pelayanan setiap atribut pelayanan terhadap kinerja pelayanan penyediaan kebutuhan perbekalan melaut, menganalisis tingkat kesenjangan tingkat kinerja dan tingkat kepentingan kebutuhan melaut. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode deskriptif. Analisis yang digunakan menggunakan analisis tingkat kepuasan pelanggan diantaranya Customer Satisfaction Indeks (CSI), Importance Performance Analysis (IPA), dan tingkat kesenjangan (Gap). Hasil dari penelitian ini menunjukkan tingkat kepuasan nelayan terhadap kebutuhan solar diperoleh sebesar 55,21% cukup puas, kebutuhan air bersih diperoleh sebesar 73,9% puas, kebutuhan es sebesar 62,3% puas.Tingkat kesenjangan terbesar terhadap kebutuhan solar 1,80 (pengetahuan petugas dalam menangani pembayaran), kesenjangan terkecil (-2,13) (harga solar) dan kebutuhan air bersih terbesar 2,40 (kapasitas fasilitas produksi), terkecil (-0,93) (ketersediaan air bersih, dan sistem penerimaan keluhan). Tingkat kesenjangan kebutuhan es terbesar 0,23 (pengaruh  keberadaan agen dan terkecil (-2,63) (ketersediaan jumlah es). Fisherman as user of port facilities has hope an optimal services, so every fishing port should be providing service which it take of fisherman in the right, fast and efficient. This research had purpose to identify of basic facilities, functional facilities, and supporting facilities on Prigi Archipelago Fishing Port, to analized level of satisfaction fisherman in providing service of supply, and to analized level of services priority every attribute service on the performance service of providing supply. This research used descriptive method. This research used several analysis level satisfaction customer, which were Customer Satisfaction Indeks (CSI), Importance Performance Analysis (IPA), anddiscrepancy level (Gap). Result from this researched, showed between level of satisfaction fisherman to level solar need  55.21% enough satisfied, fresh water need 73.9% satisfaction, ice needed 62.3% satisfied. The highest level gap toward solar needed 1.80 ( by the officer handled payment), The lowest gap (-2.13) (solar price), and fresh water needed 2.40 ( capacity production facility), the lowest (-0.93) ( availability fresh water, and system acceptance of gripe). The highest level ice needed 0.23 (influence by existence agent and the lowest (-2.63) (the availability of ice).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA IKAN LAYUR (Trichiurus sp) PADA ALAT TANGKAP PANCING ULUR DI PPN PALABUHANRATU, JAWA BARAT Devi, Ultania Shinta; Ismail, -; Sardiyatmo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 3: Agustus, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.37 KB)

Abstract

Ikan layur (Trichiurus sp) merupakan ikan ekonomis penting di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu. Pancing ulur merupakan alat tangkap dominan yang digunakan dalam menangkap ikan layur. Total produksi ikan layur (Trichiurus sp)  pada tahun 2013 sebesar 83.936 kg. Harga merupakan salah satu penentu keberhasilan karena harga menentukan seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh dari penjualan produknya baik berupa barang maupun jasa. Tujuan dari penelitian ini adalah adalah identifikasi distribusi pemasaran ikan layur (Trichiurus sp), menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga ikan layur (Trichiurus sp) dan menganalisis faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap pembentukan harga ikan layur di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2014 di PPN Palabuhanratu, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus yang bersifat deskriptif, dimana data yang mula-mula disusun, dijelaskan dan kemudian dianalisa. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dan korelasi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi harga ikan layur (Trichiurus sp) adalah jumlah produksi, mutu dan berat ikan layur. Hairtail (Trichiurus sp) is one of an economical and important fish at Palabuhanratu Fishing Port. The most dominant fishing gear using handline for catching hairtail. The total production of hairtail (Trichiurus sp) in 2013 is equal to 83.936 kg. Price is one of the indicators to determine the success because the price influences the profit of the product selling, either for selling goods or providing service. The purpose of this research were to identify the marketing distribution of hairtail (Trichiurus sp), to analysis the factors that affected to the price of hairtail (Trichiurus sp), and to analysis the most factors influence the price of hairtail (Trichiurus sp) at Palabuhanratu Fishing Port. This research was conducted in January – February 2014 at Palabuhanratu Fishing Port, West Java. The method used descriptive case studies. The data was classified, described, and then analyzed. The sampling method used purposive sampling. The data was analyzed using multiple linear regression and multiple linear correlation. The result proved is the factors that affected to the price of hairtail (Thrichiurus sp) are total production, quality and size of hairtail.