cover
Contact Name
Khathibul Umam Zaid Nugroho
Contact Email
nugrohoumam@gmail.com
Phone
+6285218222294
Journal Mail Official
nugrohoumam@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mayor Toha, Air Kuti, Kec. Lubuk Linggau Tim. I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan 31625
Location
Kota lubuk linggau,
Sumatera selatan
INDONESIA
Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technolog
ISSN : 31103162     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology merupakan publikasi ilmiah yang berfungsi sebagai media publikasi tentang Pendidikan, Sains dan Teknologi. Prosiding ini memuat artikel penelitian dan karya ilmiah yang diselenggarakan secara terbuka melalui seminar nasional. Beberapa topik yang dibahas dalam antara lain: Pendidikan MIPA Sistem Informasi Teknologi Informasi Ilmu Komputer ⁠Deep Learning Sosial dan Humaniora ⁠Evaluasi Pembelajaran ⁠Sains (Fisika,Kimia,Biologi) ⁠STEM ⁠PTK
Arjuna Subject : -
Articles 145 Documents
Systematic Literature Review: Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis PMRI Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Novitri Puspita Utami; Lucy Asri Purwasi; Rani Refianti
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of Student Worksheets (LKPD) to improve mathematical problem-solving and conceptual understanding is an important effort in secondary mathematics education. Indonesian Realistic Mathematics Education (PMRI) provides a contextual learning approach that connects mathematical concepts with real-life situations. This study employed a Systematic Literature Review (SLR) following the PRISMA 2020 guidelines to analyze publication trends, material distribution, validity, practicality, and the effectiveness of PMRI-based LKPD for junior high school students. An initial search identified 28 articles, of which 15 were excluded for not meeting the inclusion criteria, resulting in 13 eligible studies for analysis. The findings indicate that PMRI-based LKPD consistently achieved very high validity (Aiken’s V = 0.80–0.92) and practicality (79.0%–98.6%). Geometry was the most frequently investigated topic (50%), reflecting its strong connection to visualization and real-world contexts. Overall, PMRI-based LKPD was found to be effective in enhancing students’ mathematical problem-solving, conceptual understanding, reasoning, critical thinking, and metacognitive skills. These findings support the integration of PMRI-based LKPD as an effective instructional resource for mathematics learning at the junior high school level.
Eksplorasi Tumbuhan Obat Suku Sunda di Desa Mulyoharjo: Spesies dan Cara Pengolahan Devi Anggraeni Cleo; Fitria Lestari
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa Masyarakat Suku Sunda di Desa Mulyoharjo masih memanfaatkan tumbuhan obat sebagai alternatif pengobatan tradisional selain menggunakan pengobatan modern. Hal ini juga didorong dengan keterbatasan ekonomi serta kemudahan dalam membudidaya tumbuhan obat diperkarangan rumah, kondisi ini menjadikan pengetahuan etnobotani lokal tetap hidup dan relavan namun masih belum terdokumentasi secara ilmiah sehingga berpotensi hilang seiring perubahan generasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendokumentasikan dan menganalisis pemanfaatan tumbuhan obat oleh Suku Sunda di Desa Mulyoharjo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-etnobotani melalui wawancara dengan Masyarakat sekitar, observasi lapangan, dokumentasi morfologi, dan identifikasi taksonomi tumbuhan. Hasil penelitian menemukan 26 spesies tumbuhan obat dari 18 famili, dengan famili Zingiberaceae dan Lamiaceae paling banyak dimanfaatkan. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah daun dan rimpang, dengan teknik pengolahan utama yaitu perebusan. Seluruh spesies mengandung senyawa bioaktif seperi flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid yang terbukti secara ilmiah berkhasiat sebagai antihipertensi, antidiabetes, antiinflamasi, dan antioksidan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal Suku Sunda di Desa Mulyoharjo memiliki nilai ilmiah yang kuat dan berpotensi menjadi solusi kesehatan yang terjangkau secara ekonomi dan dan mudah dibudidayakan.
Eksplorasi Tumbuhan Berpotensi Sebagai Etnoveteriner Di Suku Sunda Devi Chantika; Tiara Jesika; Fitria Lestari
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada masyarakat Desa Belumai I di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, khususnya kelompok etnis Sunda, di mana teknik pengobatan tradisional masih banyak digunakan karena faktor ekonomi; pengobatan ini terjangkau dan tanaman bahannya mudah dibudidayakan. Tanaman memiliki beragam manfaat, termasuk untuk pencegahan penyakit pada ternak. Metode penelitian eksploratif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini mengidentifikasi 20 spesies tanaman dari berbagai famili yang memiliki potensi untuk aplikasi etnoveteriner. Famili yang paling banyak ditemukan adalah Zingiberaceae. Bagian tanaman yang paling umum digunakan untuk tujuan etnoveteriner adalah daun (50%). Metode pengolahan yang dilakukan meliputi perebusan, pengeringan, penumbukan, dan pengirisan. Temuan ini menunjukkan bahwa tanaman obat memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam inisiatif pendidikan masyarakat, khususnya untuk penanganan penyakit ternak.
Eksplorasi Etnobotani Tumbuhan Berpotensi Sebagai Bahan Kerajinan di Desa Kayu Ara Dea Najla Afifah; Fitria Lestari
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Desa Kayu Ara memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan kerajinan. Masyarakat Desa Kayu Ara menggunakan tumbuhan untuk membuat sesuatu yang lebih bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan, organ tumbuhan yang dimanfaatkan, serta proses pengolahannya sebagai bahan kerajinan, untuk mengeksplorasi pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan tumbuhan sebagai bahan kerajinan. Penelitian dilaksanakan pada 11 Mei 2026 menggunakan Metode penelitian survei dengan wawancara langsung, observasi langsung di lapangan dengan pendekatan PEA (Participatory Ethnobotanical Appraisal), pencatatan data wawancara dengan masyarakat di Desa Kayu Ara, dan identifikasi tumbuhan sebagai bagian dari proses pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 20 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan. Jenis yang paling dominan digunakan adalah pisang, bambu, rotan, eceng gondok, dan kelapa. Organ tumbuhan yang dimanfaatkan meliputi batang, daun, buah, serat, dan rimpang, dengan batang sebagai bagian yang paling banyak digunakan (90%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Kayu Ara memiliki pengetahuan yang baik dalam memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan kerajinan, sehingga berpotensi mendukung pelestarian dan peningkatan nilai ekonomi masyarakat.
Eksplorasi Spesies Gastropoda Air Tawar di Perairan Siring Agung Kota Lubuklinggau Nura Maziyyatul Izza; Sifa`u Rahmah; Riska Rahmadhani; Penti Fidiana; Enjellica Dwi Ariyani; Dian Samitra
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastropods are one of the animals used as bioindicators of aquatic environmental quality. The presence and abundance of gastropods can reflect the condition of an ecosystem, while low numbers may indicate disturbances or changes in habitat quality. This study aims to identify the species of freshwater gastropods found in the Siring Agung Waters, Lubuklinggau City. The research method used was a survey method involving direct sampling at predetermined locations. Species identification was based on the morphological characteristics of the organisms found in the field. The results of the study indicate that four species of freshwater gastropods were found in the Siring Agung Waters, namely the apple snail (Pomacea canaliculate), the African giant snail (Achatina fulica), the Javanese pond snail (Filopaludina javanika), and the Melanoides sp.
Invertarisasi Laba-laba (Areneae) Di Area Kampus PGRI Silampari Muhammad Bagas Abisali; Putri Octariani; Naysila Imelda; Sela Sulistia; Dewi Liamawati; Dian Samitra
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laba-laba memiliki peran ekologis yang sangat penting sebagai predator puncak dalam rantai makanan invertebrata, serta berfungsi sebagai bioindikator stabilitas ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan keberadaan spesies laba-laba (Araneae) di sekitar kampus Universitas PGRI Silampari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak empat kali antara bulan Mei dan Juni 2026. Penelitian ini mengidentifikasi spesies laba-laba berikut: Pholcus phalangioides, Aculepeira ceropegia, Agriope sp., Chericanthium sp., dan Deinopis sp. Disimpulkan bahwa terdapat lima spesies laba-laba di kampus Universitas PGRI Silampari.
Eksplorasi Habitat Mollusca Di Sungai Anak Air Kuti, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan Sebagai Bioindikator Kualitas Air Sungai Nara Dienti Anjini; Winanti Putri Aprilia; Linda Nur Ulfa; Destien Atmi Arisandy
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang habitat mollusca di sungai Anak Air Kuti, kecamatan Lubuk linggau Timur I sebagai bioindikator pencemaran air. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik analisis data menggunakan metode, yang terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil observasi menunjukkan terdapat 2 spesies dari kelas Gastropoda. Famili Ampullariidae merupakan kelompok yang ditemukan, yaitu keong mas dan siput air. Indikasi pencemaran di sungai Anak Air Kuti dapat dilihat dari kondisi sungai yang cukup kotor, begitu besar tekanan ekologis yang terjadi di sungai, maka perlu bioindikator kualitas perairan di sungai Anak Air Kuti dalam upaya observasi kualitas air sungai.
Inventarisasi Kupu-Kupu (Lepidoptera) sebagai Indikator Kondisi Habitat di Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas Utara Dea Najla Afifah Afifah; Anisa Aprila; Riri Afrilia; Destien Atmi Arisandy
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kupu-kupu merupakan serangga yang mengalami metamorfosis sempurna dengan tahap telur, larva, pupa, hingga imago. Kupu-kupu berperan penting dalam ekosistem sebagai penyerbuk serta bioindikator kualitas lingkungan. Keberadaan dan keragaman kupu-kupu sangat dipengaruhi oleh kondisi habitat seperti ketersediaan tumbuhan pakan, suhu, kelembapan, dan vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis kupu-kupu serta mengkaji potensinya sebagai indikator kondisi habitat di Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara. Penelitian dilakukan pada 23 Mei 2026 pukul 09.00–11.00 WIB menggunakan metode jaring penangkap pada beberapa titik pengamatan. Spesimen yang diperoleh kemudian diidentifikasi berdasarkan karakter morfologi untuk menentukan jenis dan familinya. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 18 jenis kupu-kupu yang termasuk dalam 5 famili, yaitu Lycaenidae, Nymphalidae, Papilionidae, Pieridae, dan Riodinidae. Famili Nymphalidae menjadi yang paling dominan. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi habitat di Karang Dapo masih cukup baik dan mendukung kehidupan kupu-kupu, sehingga dapat digunakan sebagai indikator kualitas lingkungan.
Formicidae di Taman Olahraga Silampari Yulita Olpy Insani; Peli Marjihan; Nayra Naysila; Dian Samitra
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman kota merupakan habitat buatan yang mengalami tekanan antropogenik yang dapat memengaruhi struktur komunitas organisme tanah, termasuk semut dari famili Formicidae. Formicidae penting untuk dipelajari karena memiliki peran ekologis sebagai predator, pengurai, penyebar biji, dan bioindikator perubahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi morfotipe Formicidae yang ditemukan di Taman Olahraga Silampari, Kota Lubuklinggau, berdasarkan karakteristik morfologi eksternal dan kondisi mikrohabitat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, metode umpan, perangkap jebak (pitfall traps), dan pengambilan sampel langsung di lima titik pengamatan dengan kondisi habitat yang berbeda. Hasil penelitian mengidentifikasi kelompok-kelompok berikut: Oecophylla smaragdina, Paratrechina longicornis, Odontomachus sp., Linepithema sp., Ponerinae sp., Solenopsis sp., dan Polyrhachis sp. Disimpulkan bahwa terdapat 7 spesies Formicidae di Taman Olahraga Silampari.
Eksplorasi Tumbuhan Obat Pada Suku Bali Desa Campur Sari Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas Winanti Putri Aprilia; Deca Anggraini; Fitria Lestari
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan obat sebagai salah satu tradisi masyarakat Suku Bali, Desa Campur Sari, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan etnobotani. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode yang terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 21 spesies dari berbagai famili. Famili Zingiberaceae merupakan kelompok yang paling banyak ditemukan, yaitu temu tis, kunyit, kencur, lengkuas, dan jahe. Pemanfaatan tumbuhan obat ini merupakan tradisi turun-temurun oleh orang tua terdahulu. Berbagai jenis tumbuhan tidak hanya digunakan sebagai sarana pengobatan tradisional, tetapi juga memiliki peran krusial dalam upacara adat dan keagamaan. Disimpulkan bahwa pemanfaatan tumbuhan diharapkan dapat menjadi upaya pelestarian keanekaragaman hayati dan mendokumentasikan pengetahuan tradisional di Suku Bali.

Page 11 of 15 | Total Record : 145