cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : 27212882     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta diterbitkan dalam rangka seminar tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 532 Documents
Diagnosis, Tata Laksana, dan Prognosis Hepatitis A Annisa Khotimatul Husna; Iin Novita Nurhidayati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hepatitis A merupakan infeksi sistemik akut yang dominan menyerang hati, bersifat self-limiting disease yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Seorang wanita berusia 19 tahun datang dengan keluhan sering muntah dan muntah setiap makan sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit. Keluhan disertai demam, nyeri kepala, dan nyeri ulu hati. Urin berwarna gelap seperti teh dan feses berwarna putih pucat seperti dempul. Pemeriksaan fisik didapati sklera ikterik, hepatomegali dua jari di bawah arcus aorta. Hasil pemeriksaan pada hari pertama masuk rumah sakit terdapat elevasi enzim hepar SGOT 310 U/L dan SGPT 459 U/L, serta kadar bilirubin total didapatkan 4,2 mg/dL, bilirubin direk 2,7 mg/dL, dan bilirubin indirek 1.5 mg/dL. Pemeriksaan serologi IgM anti- HAV reaktif. Pasien mendapat terapi SNMC (Stronger Neo-Minophagen C) injeksi 40 ml per hari, Curcuma tab 20 mg 3x2/hari, Ursodeoxycholic acid tab (UDCA) 250 mg 3x1/hari, ondansetron injeksi dan infus cairan D5% dengan kecepatan 20 tetes permenit. Terapi medikamentosa diberikan kepada pasien, didapatkan hasil sembuh sempurna dan hasil laboratorium kembali normal.
Upaya Pendekatan Kedokteran Keluarga Pada Ny. S Usia 58 Tahun dengan Stroke dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Distya Ayu Renatasari; Meilita Tri Kurnia Dewi; Niken Sari Oktafiani; Eva Yuliana Nurafinda; Anika Candrasari; S Sulistyaningsih
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan kelainan fungsi otak yang timbul mendadak yang disebabkan karena terjadinya gangguan peredaran darah otak dan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis dan memberikan penatalaksanaan pasien dengan implementasi layanan dokter keluarga holistik berdasarkan pendekatan kedokteran berbasis bukti dengan pendekatan yang berpusat pada pasien dan keluarga. Metode: Penelitian ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis (langsung dari pasien dan tidak langsung dari anggota keluarga), pemeriksaan fisik, dan kunjungan rumah untuk melengkapi data keluarga, psikososial, dan lingkungan. Data sekunder diperoleh dari rekam medis pasien di puskesmas. Penilaian didasarkan pada diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Seorang perempuan berusia 58 tahun dinyatakan menderita Stroke disertai dengan hipertensi primer dan hepatitis B. Pasien mengakui pertama kali mengetahui terdiagnosis Stroke pada usia 50 tahun. Hasil evaluasi didapatkan keluhan dan kekhawatiran pasien berkurang, pengetahuan pasien dan keluarga mengenai Stroke dan hipertensi sudah baik namun pengetahuan mengenai hepatitis B masih kurang dan perlu diedukasi lebih lanjut. Kesimpulan: Stroke dengan Hipertensi primer dan Hepatitis B pada pasien disebabkan oleh penyakit genetik, pola hidup pasien, dan tidak patuh berobat.
Seorang Laki-Laki Usia 33 Tahun dengan Fraktur Completa Metacarpal Digiti 5 Manus Dextra R. Safil Rudiarto Hendroyogi; Meitri Tsani Putri
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya. Fraktur metakarpal adalah hal yang sering ditemukan dalam hand injury, dari 1.475 fraktur yang terjadi di tangan, 495 darinya terjadi di tulang metacarpal. Terdapat fraktur akut, subakut, atau kronik. Ada banyak tipe fraktur yang dapat dialami oleh tulang, khususnya metakarpal. Terdapat tipe fraktur yaitu fraktur terbuka dan fraktur tertutup, fraktur transverse, oblique, spiral, dan comminuted, fraktur intraarticular dan extraarticular, serta fraktur displaced dan non displaced. Pasien laki-laki usia 33 tahun, datang dengan keluhan utama nyeri di tangan sebelah kanan. Pasien datang ke RS Ortopedi pada tanggal 20 Juni 2023. Keluhan dirasakan sejak 2 hari yang lalu. Pasien mengatakan sebelumnya melakukan olahraga muay thai kemudian tangannya terasa sakit dan bengkak. Penyembuhan dari fraktur metakarpal terbagi menjadi dua bagian besar, yakni operative, atau secara pembedahan, dan non-operative atau konservatif.
Seorang Wanita 15 Tahun dengan PDA (Patent Ductus Arteriosus), Edem Paru Distya Ayu Renatasari; Hamid Pramusyahid
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patent ductus arteriosus (PDA) adalah kelainan kongenital yang ditandai adanya kegagalan penutupan duktus arteriosus (DA) segera setelah lahir. Penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan bentuk kelainan jantung yang sudah didapatkan sejak bayi baru lahir. Manifestasi klinis kelainan ini bervariasi dari yang paling ringan sampai berat. Pada bentuk yang ringan, sering tidak ditemukan gejala, dan tidak ditemukan kelainan pada pemeriksaan klinis. Sedangkan pada PJB berat, gejala sudah tampak sejak lahir dan memerlukan tindakan segera. Kelainan ini sering dijumpai pada bayi kurang bulan dengan insiden Angka kejadian PDA secara umum adalah 5% - 10% dari seluruh penyakit jantung bawaan, sedangkan insiden pada bayi cukup bulan (BCB) lebih kecil yaitu, 1 per 2000 kelahiran, Perbandingan perempuan dan laki-laki yaitu 2:1. Peningkatan risiko PDA pada bayi prematur termasuk sindrom gangguan pernapasan, volume cairan intravena yang tinggi (>170 mL/kg per hari) pada minggu pertama, sepsis, ketuban pecah berkepanjangan, furosemid, jenis kelamin laki-laki.
Seorang Anak Perempuan Usia 8 Tahun dengan Bronkopneumonia Kautsar Prastudia Eko Binuko; Dessy Wahyuni
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi repiratori merupakan penyebab terpenting morbiditas dan mortalitas pada anak. Yang dimaksud infeksi tersebut adalah mulai infeksi repiratori atas dengan adneksanya hingga parenkim paru. Infeksi respiratori dibedakan menjadi infeksi respiratori atas dan bawah, dimana pada sebagian besar kasus hanya berbatas pada infeksi repiratori atas, namun 5% diantaranya melibatkan laring dan respiratori bawah sehingga berpotensi menjadi serius. Infeksi respiratori bawah diantaranya yaitu pneumonia, yaitu radang paru-paru yang mengenai satu atau beberapa lobus paru-paru yang ditandai dengan adanya bercak-bercak infiltrat yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, maupun benda asing. Dilaporkan seorang anak perempuan (usia 8 tahun) datang ke IGD RSUD Dr Harjono Ponorogo dengan keluhan batuk berdahak sejak 5 hari SMRS. Anak tersebut datang ke RSUD Dr. Harjono S. Ponorogo pada tanggal 1 September 2023 rujukan dari Puskesmas Balong dengan keluhan batuk berdahak disertai panas sejak 5 hari sebelum masuk puskesmas, pasien dirawat di puskesmas dari hari Senin hingga Kamis (28 Agustus 2023 - 31 Agustus 2023). Kelurarga mengatakan demam turun sehari setelah pasien dibawa ke Puskesmas, pasien mengeluhkan batuk berdahak disertai sesak nafas, serta seluruh tubuh terasa nyeri, pilek, nyeri kepala dan nafsu makan menurun. Batuk berdahak timbul lebih dulu lalu disertai panas setelahnya di hari yang sama. Pasien menyangkal adanya mual (-), muntah (-), diare (-), nyeri perut (-). BAK dan BAB tidak ada keluhan.
Asupan Kalsium, Magnesium dan Tingkat Stres sebagai Faktor Resiko Premenstrual Syndrome (PMS) pada Remaja Putri Riski Tri Wijayanti; Mohammad Shoim Dasuki
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah menstruasi yang umum terjadi pada wanita usia reproduksi yaitu premenstrual syndrome (PMS). Angka kejadian premenstrual syndrome menurut WHO, cenderung lebih tinggi di negara Asia dibandingkan Barat. Di Indonesia rata-rata prevalensi premenstrual syndrome mencapai 85% dari populasi wanita usia reproduksi. Asupan zat gizi khususnya kalsium dan magnesium serta tingkat stres merupakan faktor resiko terjadinya premenstrual syndrome. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan kalsium dan magnesium, serta tingkat stres dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja putri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 136, pengambilan sampel secara purposive sampling, menggunakan data primer yang diambil di SMA Muhammadiyah 1 Surakarta dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2023. Uji chi square terdapat hubungan asupan kalsium dengan kejadian premenstrual syndrome p=<0,001 (OR=6,279), dan terdapat hubungan asupan magnesium dengan kejadian premenstrual syndrome p=0,01 (OR=2,638), serta terdapat hubungan tingkat stres dengan kejadian premenstrual syndrome p=<0,001(OR=20,106). Hasil analisis uji regresi logistic menunjukkan terdapat hubungan asupan kalsium, magnesium dan tingkat stress dengan kejadian premenstrual syndrome dengan masing masing nilai p 0,01; 0,018; 0,005. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan signifikan antara asupan kalsium, magnesium, dan tingkat stres terhadap premenstrual syndrome.
Psoriasis Pustula Generalisata pada Wanita Usia 35 Tahun Reza Salmaa Nur Aziizah; Milany Harirahmawati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Psoriasis ialah suatu kondisi peradangan kulit yang menyebabkan lapisan luar kulit lebih cepat melepaskan sel-selnya dan mempercepat proses keratinisasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis dan memberikan penatalaksanaan pada pasien dengan psoriasis pustula generalisata. Metode: Penelitian ini merupakan studi case report dengan menggunakan data primer. Hasil: Cae, seorang wanita berusia 35 tahun, mengeluhkan rasa gatal, terbakar, dan bercak berisi nanah di sekujur tubuhnya selama tiga hari terakhir. Tampaknya banyak bintik-bintik yang bergabung bersama untuk menciptakan apa yang tampak seperti sebuah danau (danau nanah). Kondisi ini bermanifestasi sebagai sebuah danau nanah yang terbentuk dari pustula beberapa milimeter hingga lentikular, beberapa di antaranya memiliki dasar dan sisik plak eritematosa. Dua tahun lalu, riwayat pasien sangat mirip. Diagnosis psoriasis pustular luas ditegakkan didasarkan pada riwayat pasien, hasil pemeriksaan fisik, dan bukti pendukung. Methotrexate dua kali, loratadine dua kali, krim lasodex dua puluh gram dicampur desoxymetason dua puluh gram, suntikan vitamin C satu gram setiap dua puluh empat jam, suntikan omeprazole dua belas jam, dan suntikan kortikosteroid metilprednisolon enam puluh 2,5 mg semuanya merupakan bagian dari terapi. Kesimpulan: Pasien didiagnosis dengan Psoriasis Pustulosa Generalisata (PPG) dan hasil anamnesis didapatkan keluhan gatal-gatal di badan dan kulit meradang.
Kejang Demam Sederhana pada Anak Usia 3 Tahun Idoviari Putriyantiwi; Rahma Anindita
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejang demam didefinisikan sebagai bangkitan yang terjadi pada anak yang berumur sekurang kurangnya 6 bulan hingga 5 thun yang diikuti kenaikan suhu tubuh diatas normal( suhu > 38 C dengan metode pengukuran apapun) yang tidak disebabkan oleh proses intrakranial. Kejang terjadi karena kenaikan suhu tubuh, bukan karena gangguan elektrolit atau metabolik lainnya, bila ada riwayat kejang tanpa demam sebelumnya maka tidak disebut sebagai kejang demam. Kami melaporkan kasus seorang anak laki-laki berusia 3 tahun datang ke Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Sayidiman Magetan dengan keluhan kejang didahului demam, saat kejang pasien tampak kelojotan dan kekakuan, mata melirik keatas, mengigit lidah, saat kejang pasien tidak sadar (tidak merespon saat dipanggil), setelah kejang pasien sadar dan bisa menjawab panggilan ibunya. Kejang 1x24 jam. Durasi kejang <15 menit. Pasien belum pernah mengalami kejang sebelumnya. Keluhan lain sebelum kejang adanya diare pada anak. Tanda vital pada pasien baik GCS E4V5M6, kesadaran compos mentis frekuensi nadi 120x/menit, nafas 28x/menit, suhu 38.5˚C, SpO2 98 % (room air). Pada ekstremitas superior/inferior didapatkan CRT <2 detik, akral hangat. Pemeriksaan Neurologis, untuk pemeriksaan reflek fisiologis dalam batas normal, tidak didapatkan reflek patologis. Pada pemeriksaan laboratorium elektrolit serum dan gula darah sewaktu dalam batas normal.
Hubungan Hipoglikemia dan Anemia dengan Kejadian Stroke Iskemik Nastiti Farasvita Putri; Dwi Kusumaningsih; S Sulistyani; Safari Wahyu Jatmiko
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Stroke iskemik adalah jenis stroke yang disebabkan oleh tersumbatnya arteri serebral, arteri vertebral, atau vena serebral sehingga terjadi kematian jaringan otak. Stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian dan disabilitas utama di banyak negara dengan lebih dari 7,6 juta kasus baru tiap tahunnya. Patologi utama stroke iskemik adalah adanya aterosklerosis pembuluh darah besar yang dapat menyebabkan infark. Plak aterosklerotik dapat menyebabkan penyempitan lumen pembuluh darah, iskemi jaringan, dan perubahan metabolik pada jaringan yang divaskularisasi. Kejadian stroke dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, diantaranya faktor yang dapat dimodifikasi dan tidak dapat dimodifikasi. Kadar gula darah dan hemoglobin termasuk ke dalam faktor yang dapat dimodifikasi. Pencegahan stroke dapat dilakukan dengan mengendalikan faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Penelitian pra-klinis menunjukkan adanya hubungan potensial antara risiko kejadian penyakit kardio/serebrovaskular pada pasien hipoglikemia melalui peningkatan katekolamin. Namun, premis ini belum didukung dengan studi klinis yang baik sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa anemia termasuk salah satu faktor risiko terjadinya stroke iskemik. Anemia menyebabkan hiperdinamik sirkulasi darah sehingga terjadi peningkatan ekspresi molekul adhesi pada endotel vaskuler. Beberapa penelitian masih menunjukkan hasil yang kurang konsisten. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan hipoglikemia dan anemia dengan kejadian stroke iskemik. Metode : Penelitian dilakukan dengan metode cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan consecutive sampling. Data yang telah didapatkan dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chisquare dan uji Fisher. Hasil : Analisis bivariat menunjukkan nilai p value hubungan hipoglikemia dengan stroke iskemik adalah 1,0, sedangkan nilai p value hubungan hipoglikemia dengan stroke iskemik adalah 0,57. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara hipoglikemia dan anemia dengan kejadian stroke iskemik.
Seorang Wanita 25 Tahun dengan Tetralogy of Fallot Sindrom Eisenmenger dan Intracerebral Hemorrhage: Laporan Kasus Anna Budiarti; Rizky Hari Fernanda
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eisenmeger sindrom adalah gangguan multisistem yang kompleks yang ditandai dengan adanya aliran darah dari kanan ke kiri (right to left shunting) dan adanya hipertensi pulmonal disertai dengan adanya sianosis. Sindrom ini biasanya merupakan komplikasi adanya kelainan kongenital pada jantung. Pada sindrom eisenmenger dapat bertahan hidup hingga dewasa dengan angka bertahan hidup sekitar 80% dapat bertahan selama 10 tahun setelah didiagnosis, dan 42% selama 25 tahun Sianosis sentral merupakan manifestasi klinis primer yang menyebabkan eritrositosis sekunder dan berbagai komplikasi multiorgan yang meningkatkan morbiditas dan mempengaruhi kualitas hidup. Penatalaksanaan Eisenmeger sindrom dapat dilakukan secara medikamentosa yang bertujuan untuk mengatasi simtomatiknya saja, idealnya dilakukan dengan pembedahan sedini mungkin atau dalam keadaan reversible untuk mengatasi adanya shunt pada jantung pasien. Komplikasi yang tidak diatasi sejak dini meliputi hipoksia spell, abses otak, stroke, perdarahan subarahnoid (SAH) dan koagulopati. Koreksi total pada masa bayi atau anak usia dini dengan tingkat keberhasilanya 90%. Kami melaporkan kasus seorang wanita 25 tahun dengan tetralogy of fallot sindrom eisenmenger dan intracerebral hemorrhage.