cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : 27212882     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta diterbitkan dalam rangka seminar tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 532 Documents
Upaya Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Wanita Usia 49 Tahun dengan Abses Diabetes Melitus Siti Zulfatul Afifah; Idoviari Putriyantiwi; Sri Rahayu Rendra Amiliya; Stefi Meidiana; Burhannudin Ichsan
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ny. S mengeluhkan tungkai kaki kanannya bengkak bernanah, keluhan tersebut dirasakan pasien sejak 1 bulan. Keluhan kaki bengkak sudah dirasakan beberapa hari setelah menjahit tetapi pasien tetap menggunakan kaki nya untuk menjahit sehingga lama kelamaan bengkak semakin membesar dan menghitam sehingga mengganggu kegiatan sehari-hari pasien, Keluhan pasien dirasakan terus-menerus tidak berkurang dengan minum obat penghilang nyeri ataupun dalam kondisi istirahat. Keluhan tersebut dirasa memberat saat digunakan untuk beraktifitas dan saat posisi kaki digantung, keluhan terasa ringan saat kaki pasien diluruskan. Sebelum ke puskesmas pasien sudah memeriksakan keluhannya ke perawat terdekat, tetapi keluhan belum membaik. Pemeriksaan Status lokalis : terdapat oedem di regio calcaneal dekstra diameter kurang lebih 5 cm, kemerahan (+), kehitaman (+), nanah (+), darah (-), suhu lebih hangat dari daerah sekitarnya. Pada penilaian fungsi fisiologis dengan menggunakan Family APGAR Score didapatkan didapatkan bahwa nilai fisiologis keluarga Ny. S adalah 10, Tn. H adalah 10, dan Sdr. R adalah 10. Maka dapat disimpulkan nilai fisiologis Ny. S adalah keluarga sehat. Intervensi yang diberikan adalah terapi farmakologi dari Puskesmas, dan dari tim penulis, memberikan edukasi tentang pentingnya rutin minum obat, dan membuat program diet seimbang.
Edukasi Pengobatan Asma dan Hipertensi serta Pola Makan pada Tn. W dengan Asma, Hipertensi Stage III, dan Obese Stage II Oktaberika Putri Indah Yasinta; Novita Ardilla; Ismatu Aghni Fatwa Izzati; Eka Pramudian Rismayanti; Rizka Aulia Rahmah; Tri Nugroho Wibowo; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang pria berusia 45 tahun terdiagnosis Asma sejak kecil hingga sekarang. Penyakit pasien sering kambuh tiap malam dan pagi hari. Terdapat Riwayat hipertensi dan cut off tensi pasien juga tinggi yaitu 180/ 100. Pasien juga tergolong obese grade II karena IMT pasien 31,2. Riwayat keluarga tidak ada yang menderita hal serupa, sehingga kemungkinan besar penyebabnya karena gaya hidup yang kurang sehat. Diketahui pasien merupakan pekerjawiraswasta yaknin memiliki pabrik dan tambang pasir yang mobilitas kerjanya tinggi dan juga pasien kurang memperhatikan gaya hidup dan pola makananya. Pasien hidup 1 rumah dengan anggota keluarganya yaitu ada istri, anak, dan ayahnya. Hubungan antar keluarga harmonis, APGAR family menunjukkan fungsional sehat. Fungsi SCREEM pasien baik. Diagnosis biomedik Asma derajat persisten sedang, dengan serangan sedang, hipertensi grade II dan juga obese grade II. Pengetahuan pasien tentang penyakit baik, namun pasien tidak mematuhi anjuran doktern dan hanya mengkonsumsi obat saat serangan asma muncul, juga tidak meminum obat untuk mengontrol hipertensinya. Intervensi yang telah diberikan yaitu obat yang didapat dari konsultasi dengan dokter pada aplikasi online yaitu diberikan Seretide, lalu pasien sempat di UGD puskesmas grogol dan dilakukan nebulasi. Oleh karena itu kami memberikan tatalaksana komprehensif dengan pendekatan kedokteran keluarga meliputi 5 level pencegahan, serta kuratif dan rehabilitatif.
Upaya Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Tn. W dengan TB MDR dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Kepatuhan Konsumsi Obat Diyah Pangestu Wiranti; Izzah Tsaqoofah Jati; Salsabila Nurussyifa; Zukhrufa Delima Majid; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman Mycobacterium tuberculosis menular melalui udara (airborne disease). Terdapat tiga kategori utama yang digunakan untuk surveilans dan pengobatan TB Resisten Obat yakni TB-MDR, TB-RR dan TBXDR. TB MDR merupakan kasus TB yang disebabkan oleh resistensi bakteri Mycobacterium tuberculosis terhadap isonizaid (H) dan rifampisin (R). Di Indonesia terdapat 6.800 kasus baru TB dengan Multi Drug Resistance (TB MDR) setiap tahun. Diperkirakan 2% dari kasus TB baru dan 12% dari kasus TB pengobatan ulang merupakan kasus TB MDR. Ketidakpatuhan berobat pasien yang menimbulkan kegagalan dan kekambuhan pada penderita sehingga muncul resintensi obat dan penularan penyakit secara terus menerus. Di Puskesmas Bulu, TB MDR merupakan penyakit yang termasuk dalam 10 besar penyakit rawat jalan dengan jumlah yang sangat meningkat dari tahun ke tahun. Kami melaporkan kasus TB MDR pada Tn.W. Keluhan yang dirasakan Tn. W yaitu batuk yang tidak kunjung sembuh dengan hasil tes TCM menunjukan positif TB MDR rifampisisn resistance. Keluarga Tn.W berbentuk keluarga dengan fungsi holistic yang cukup baik, penilaian fungsi fisiologis mengunakan APGAR Family Tn.W didapatkan skor 8 dimana dapat disimpulkan bahwa nilai fisiologis keluarga Tn.W sehat. Penilaian fungsi patologis menggunakan SCREEM didapatkan ekonomi yang tergolong cukup, mempunyai pendidikan terakhir SD, rutin berobat dan mempunyai asuransi kesehatan. Prioritas masalah pada Tn.W yaitu rendahnya tingkat pengetahuan terhadap penyakit yang diderita sehingga pasien perlu dilakukan edukasi secara menyeluruh meliputi promotif, preventif, kuratif serta rehabilitatif.
Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Wanita Usia 67 Tahun dengan Hipertensi Muhammad Iqbal Ilyasa; Nabila Safhira Titan Kencana; Dahlia Winda Nurarifah; Kunari Mahanani; Burhannudin Ichsan
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau biasa disebut dengan tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup berbahaya di dunia. Seseorang didiagnosis hipertensi jika hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan hasil tekanan sistol (angka yang pertama) ≥ 140 mmHg dan/atau tekanan diastol (angka yang kedua) ≥ 90 mmHg pada lebih dari 1(satu) kali kunjungan. Hasil pengamatan di Puskesmas Sukoharjo pada tahun 2021 jumlah estimasi penderita hipertensi ≥15 tahun di Kecamatan Sukoharjo yaitu 27.268 orang dan jumlah orang yang mendapatkan pelayanan kesehatan yaitu 15,2% atau sejumlah 4.143 orang Kami melaporkan kasus hipertensi pada Ny.S. Keluhan yang dirasakan Ny.S adalah kepala sering terasa pusing dan nyeri dada di sebelah kanan, sementara pengukuran tekanan darah 180/ 90 mmHg. Keluarga Ny.S berbentuk keluarga dengan fungsi holistic yang cukup baik, penilaian fungsi fisiologis menggunakan APGAR Family Ny.S didapatkan skor 8,6 dimana dapat disimpulkan bahwa nilai fisiologis keluarga Ny.S sehat. Penilaian fungsi patologis menggunakan SCREEM didapatkan ekonomi yang tergolong menengah kebawah, mempunyai pendidikan terakhir SD dan rutin kontrol hipertensinya. Prioritas masalah pada Ny.S yaitu rendahnya tingkat pengetahuan terhadap penyakit yang diderita sehingga pasien perlu dilakukan edukasi secara menyeluruh meliputi promotif, preventif, kuratif serta rehabilitatif.
Persepsi Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMS terhadap Soal CBT IKM UKMPPD, Sebuah Evaluasi: Studi Kualitatif Dahlia Winda Nurarifah; Burhannudin Ichsan; Flora Ramona Prakoeswa; Ratih Pramuningtyas
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelulusan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) merupakan salah satu syarat calon dokter untuk mendapatkan sertifikat kompetensi. Salah satu bagian soal yang sering menjadi masalah adalah soal dari bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk mengevaluasi persepsi mahasiswa FK UMS terhadap soal IKM UKMPPD. Pengambilan data menggunakan wawancara mendalam yang melibatkan 6 mahasiswa FK UMS yang terdiri dari 3 mahasiswa yang langsung lulus setelah sekali ujian dan 3 mahasiswa yang belum lulus tetapi belum sampai ujian yang ke-3. Analisis menggunakan content analysis. Kategori yang ditemukan yaitu: 1) kategori soal IKM yaitu sedang-sulit, sebab jarang bimbingan ketika state profesi, materi sangat luas sedangkan soal hanya keluar sedikit, 2) literasi mahasiswa terkait soal IKM tidak harus dari sumber yang valid, 3) belajar IKM UKMPPD kurang diprioritaskan karena lebih mudah belajar bidang yang mengarah ke diagnosis dan sistem, 4) statistik, metodologi penelitian, epidemiologi, serta soal yang memerlukan hitungan maka cenderung dainggap sulit, 5) walaupun fakultas sudah cukup memberi materi tetapi secara kualitas perlu ditingkatkan, 6) secara umum mahasiswa memahami jenis-jenis soal IKM UKMPPD, namun kurang memahami perbedaan soal non sistem yang termasuk IKM atau non IKM, 7) Soal JKN BPJS dianggap sulit karena fakultas kurang cukup dalam membekali dan terdapat aturan-aturan yang update, 8) bahan belajar mahasiswa untuk CBT IKM UKMPPD adalah materi bimbingan, kumpulan soal, dan diskusi. Dari kategori-kategori tersebut, ringkasan tema yang dapat ditemukan yaitu dinamisnya persepsi mahasiswa terkait soal IKM UKMPPD, perlunya peningkatan kualitas bimbingan, dan perlunya perhatian pembuat soal.
Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Pengelolaan Hipertensi Tiara Ramadhani; Jatri Amellcia Andriani; Aulia Mega Safira; Aulia Nur Rokhmah; Selly Ayustine Winarta; Stefi Meidiana; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang wanita berusia 51 tahun terdiagnosis hipertensi selama 5 tahun. Diagnosis hipertensi diketahui dari pemeriksaan posyandu lansia. Terdapat riwayat keluarga hipertensi, stroke dari ibunya. Anggota keluarga besar mempunyai perilaku berisiko yakni memakan makanan yang bernatrium tinggi. Tipe keluarga extended family dan memasuki stadium enam menurut Duval. Hubungan antar anggota keluarga harmonis, APGAR Family menunjukkan fungsional sehat. Fungsi SCREEM yang menonjol, pasien berlatar etnis Jawa, tetangga berhubungan baik, memiliki kartu BPJS, serta berpendidikan formal terakhir SMP. Diagnosis biomedik: hipertensi stadium II (197/110 mmHg), dengan IMT normal yaitu 22,34. Diagnosis holistik: Pada awalnya pasien menyangkal dan sempat mengalami Riwayat stres dan depresi kemudian setelah mendapat edukasi dari tenaga kesehatan setempat, pasien bisa menerima kondisi penyakit yang dideritanya Perilaku rawat anggota keluarga baik, tetapi pengetahuan tentang penyakit dan upaya mengelola masih kurang. Intervensi yang diberikan yakni terapi farmakologi dari Puskesmas, dan dari tim penulis, memberikan edukasi pentingnya teratur minum obat, dan dibuatkan program diet berimbang. Tekanan darah turun pada dua kunjungan setelahnya, secara berurutan 197/110 mmHg dan 140/90 mmHg.
Laporan Kasus Penatalaksanaan dan Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Lansia dengan Diabetes Melitus Tipe II Tidak Terkontrol dengan Hipertrigliseridemia Faiz Maulana; Dwi Nonita Nugraheni; Indra Nuroso; Hafid Adi Nugroho; Isnan Aldisa; S Setyaningsih; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang laki-laki lanjut usia berusia 62 tahun terdiagnosis diabetes melitus tipe II tidak terkontrol dengan hipertrigliseridemia. Diagnosis tersebut diketahui pada tahun 2014 ketika pasien memeriksakan dirinya dengan gejala klasik (poliuri, polidipsi, dan polifagi). Tidak terdapat riwayat keluarga dengan yang dialami pasien saat ini. Pasien mengaku sering mengonsumsi minuman manis seperti teh manis yang dikonsumsi setiap pagi dan sering mengonsumsi makanan berlemak seperti lontong sate. Tipe keluarga extended family dan memasuki stadium enam menurut Duval. Hubungan antar anggota keluarga harmonis, APGAR Family menunjukkan fungsional sehat. Fungsi SCREEM tidak ada yang menonjol dan tidak mempengaruhi penyakit pasien. Diagnosis biomedik: diabetes melitus tipe II tidak terkontrol dengan hipertrigliseridemia, berat badan lebih. Diagnosis holistik: secara psikoemosional tidak merasa khawatir berkaitan dengan apa yang akan terjadi pada penyakitnya dimasa yang akan datang. Perilaku rawat anggota keluarhga baik, namun diet tidak berimbang. Intervensi yang diberikan yakni terapi farmakologi dari Puskesmas, dan dari tim penulis, memberikan edukasi pentingnya teratur minum obat, dan dibuatkan program diet berimbang. Hasil pemeriksaan GDP, asam urat dan trigliserida turun pada kunjungan ketiga secara berurutan GDP 269 mg/dL, Asam Urat: 6,8 mg/dL, Trigliserid 874 mg/dL dan GDP 193 mg/dL, Asam Urat: 6,3 mg/dL, Trigliserid 612 mg/dL.
Edukasi Kesehatan Jiwa pada Pasien dengan Skizofrenia Residual melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Zahra Hafizha Fitria Anam; Ayu Meilasari Aris; Rahma Pranesti; M. Fabri Nashrullah; Ahmad Isa Wijaya; Zukhrufa Delima Majid; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang laki-laki, Tn. K berusia 67 tahun datang ke poli umum puskesmas Bulu, Sukoharjo untuk memeriksakan keluhan anaknya yaitu Tn. W (33 tahun) yang sering diam. Terdapat riwayat penyakit terdahulu berupa skizofrenia tak terinci sejak tahun 2013. Pasien kooberatif namun memiliki beberapa kebiasaan yang kurang sehat seperti merokok. Selain pasien, ayah pasien yang tinggal satu rumah dengan pasien juga melakukan perilaku yang serupa. Tipe keluarga nuclear family dan berada pada stadium enam menurut Duval. Hubungan antar anggota keluarga harmonis, APGAR Family menunjukkan fungsional sehat. Fungsi SCREEM yang menonjol, pasien berlatar etnis Jawa, cenderung pendiam dan menghindar dari sosialisasi. Paisen memiliki JKN-KIS dalam perawatannya. Diagnosis holistik: adalah Skizofrenia Residual yang masih menjalankan pengobatan. Perilaku rawat anggota kelurga baik, tetapi pengetahuan tentang penyakit dan upaya mengelola terutama dalam meningkatkan produktivitas pasien masih kurang. Selain itu ada beberapa kebiasaan yang masih kurang sehat sehingga mempengaruhi kebiasaan dari pasien. Oleh karena itu, intervensi yang diberikan yakni edukasi kesehatan jiwa secara holistic dan komprehensif melalui pendekatan kedokteran keluarga.
Upaya Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Seorang Wanita Usia 58 Tahun dengan Tuberkulosis Disertai Hipertensi dan Diabetes Melitus Yoga Prasadja; Wanda Mitra Nugraha; Gefeira Otiratu; Atika Fatwa Yukhabilla; Tasya Rasyidah; Ida Dwi Rahmawati; Anika Candrasari
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Secara global pada tahun 2016 terdapat 10,4 juta kasus insiden TBC (CI 8,8 juta – 12, juta) yang setara dengan 120 kasus per 100.000 penduduk. Lima negara dengan insiden kasus tertinggi yaitu India, Indonesia, China, Philipina, dan Pakistan. Sebagian besar estimasi insiden TBC pada tahun 2016 terjadi di Kawasan Asia Tenggara (45%)—dimana Indonesia merupakan salah satu di dalamnya—dan 25% nya terjadi di kawasan Afrika (KEMENKES RI, 2018). Kami melaporkan kasus tuberkulosis dengan diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi pada Ny. S. Keluhan yang dirasakan Ny. S adalah batuk lama yang tak kunjung sembuh. Keluarga Ny. S merupakan keluarga dengan fungsi holistik yang cukup baik, penilaian fungsi fisiologis menggunakan APGAR Family Ny. K didapatkan skor 10 dimana dapat disimpulkan bahwa nilai fisiologis keluarga Ny. S adalah keluarga sangat fungsional. Penilaian fungsi patologis menggunakan SCREEM didapatkan ekonomi yang tergolong cukup, riwayat pendidikan tidak bersekolah dan memiliki BPJS dan sering berkunjung ke fasilitas kesehatan. Prioritas masalah pada Ny. K yaitu rendahnya tingkat pengetahuan terhadap penyakit yang diderita sehingga pasien perlu dilakukan edukasi secara menyeluruh meliputi promotif, preventif, kuratif serta rehabilitatif.
Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi di Usia Produktif dengan GEMAS (Gerakan Masyarakat Aktif dan Sehat) di Sukoharjo Pantes Irsa Mahendriyansa; Wynanda Laksmita; Kurnia Lutfi Fauzia; Nining Lestari; Siti Nurjanah
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit yang menurunkan sistem imun yang paling umum di dunia dan merupakan masalah epidemik dunia yang serius. Menurut WHO populasi orang yang terinfeksi HIV terbesar di dunia adalah benua Afrika sekitar 25,7 juta kasus. Salah satu negara di Asia yaitu Indonesia HIV ini masih rentan akibat dampak perubahan ekonomi dan kehidupan sosial. Berdasarkan data, jumlah total orang dengan HIV/AIDS di Kabupaten Sukoharjo sebanyak 664 orang. Menurut data sekunder didapatkan dari Puskesmas Grogol sejak 2019-2020 terdapat 3294 orang yang telah mendapat pelayanan VCT dan terdapat 35 orang dinyatakan positif HIV. Berdasarkan penemuan kasus HIV yang masih rendah, kami membuat laporan kesehatan masyarakat mengenai usulan program berdasarkan masalah yang sudah ditentukan. Prioritas masalah ditentukan dengan menggunakan metode USG (Urgency, Seriuosness, Growth), identifikasi masalah dipaparkan dalam diagram ishikawa atau fishbone. Setelah didapatkan akar masalah yang terdiri Minim fasilitas pemeriksaan lanjutan, kurangnya pengetahuan alat pelindung kondom, kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya dan gejala HIV. Kami mengusulkan beberapa alternatif solusi untuk pemecahan masalah.