cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
ISSN : 27212882     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta diterbitkan dalam rangka seminar tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 532 Documents
Seorang Wanita 34 Tahun dengan Skizofrenia Paranoid Febri Rizki Diantari; Meiningsih Kusumawati
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang bersifat kronis ditandai dengan penurunan dan kerusakan kognitif sehingga pasien mengalami gangguan memori, perhatian dan kepribadian. Berdasarkan data WHO prevalensi rata-rata skizofrenia di Indonesia mencapai 2 per mil dan pada tahun 2013 mengalami peningkatan menjadi 2,6 per mil. Seorang wanita berusia 34 tahun dibawa ke IGD RSJD dr. Arif Zainudin dengan keluhan menceburkan diri ke dalam sumur, pasien mengatakan terdapat bisikan yang memberikan perintah dan mengatakan keburukan pasien serta pasien mengatakan sering melihat orang yang sudah meninggal. Keluhan tersebut dialami pasien sejak enam tahun yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan dalam batas normal dan tidak terdapat tanda-tanda defisit neurologis. Status psikiatri didapatkan mood disforik, afek sempit, keserasian tidak serasi, terdapat halusinasi auditori dan visual, isi pikir berupa waham kejar, bentuk pikiran non realistik dan didapatkan tilikan derajat tiga. Pasien didiagnosis skizofrenia sejak tahun 2017 dan pernah dirawat inap sebanyak tiga kali. Selama ini pasien rutin kontrol dan mengkonsumsi obat berupa olanzapine, haloperidol dan trihexyphenidyl.
Uretrolithiasis pada Pria Berusia 51 Tahun dengan Retensi Urin Fena Auliany; Riza Mazidu Sholihin
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: kasus retensi urin akut sangat sering dijumpai di Unit Gawat Darurat (UGD). Penyebabnya antara lain adalah pembesaran prostat jinak (Benign prostat hypertrophy/BPH), Striktur uretra dan batu uretra. Insiden batu uretra dilaporkan 7 per 100.000 orang, yang didominasi oleh laki-laki. Laporan Kasus: Seorang pria berusia 51 tahun mengalami keluhan miksi yang menetes sejak 1 minggu yang lalu. Pasien mengeluhkan nyeri saat buang air kecil. Selain itu pasien juga mengeluh adanya benjolan pada daerah penis. Status urologi pada genitalia eksterna didapatkan batu yang nampak di (Meatus uretra eksterna/MUE), nyeri tekan (+) dan teraba keras didaerah MUE. Hasil foto polos abdomen dan pelvis tampak bayangan radioopaqe yang terproyeksi di uretra anterior. Tatalaksana: Dilakukan dorsal meatotomi dengan anestesi lokal. Di dapatkan batu ukuran 2x1 cm, kemudian luka di jahit untuk kontrol perdarahan. Pasca operasi di berikan obat minum antibiotik dan antiyeri Kesimpulan: Retensi urine akut merupakan kedaruratan urologi yang harus segera ditangani sesuai dengan penyebabnya. Tindakan dorsal meatotomi pada kasus retensi urine akut akibat batu uretra bisa dilakukan dengan anestesi lokal.
Seorang Laki-Laki 40 Tahun dengan Penyakit Jantung Rematik disertai Mitral Stenosis dan Atrial Fibrilasi Anna Budiarti; Fiki Susanti; Ravi Assaro Al Adib Putra
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang Laki-Laki berusia 40 tahun datang ke poliklinik jantung RSUD Dr Harjono S Ponorogo pada tanggal 7 November 2022 dengan keluhan utama jantung berdebar dan mudah terasa lelah ketika beraktivitas. Pasien merasa mudah lelah ketika beraktivitas seperti berjalan atau menaiki tangga sudah sejak lama namun memburuk 1 bulan terakhir. Pasien juga merasa dada sering terasa berdebar-debar dalam 1 bulan terakhir. Keluhan lain yang dirasakan sesak napas yang hilang timbul 1 bulan terakhir disertai dengan nyeri dada kiri yang muncul saat kelelahan. Pasien didiagnosis penyakit jantung rematik dengan mitral stenosis berat. Penyakit jantung rematik (PJR) merupakan kelainan katup jantung yang menetap akibat demam rematik akut sebelumnya. Penyakit jantung rematik menimbulkan kelainan katup berupa stenosis atau regurgitasi.
Seorang Laki-Laki Usia 18 Tahun dengan Cedera Kepala Ringan dan Multiple Fraktur Geofany Hargi Findawan; Yudi Eko Prasetiyo
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera kepala adalah (trauma kapitis) adalah cedera mekanik yang secara langsung maupun tidak langsung mengenai kepala yang mengakibatkan luka di kulit kepala, fraktur tulang tengkorak, robekan selaput otak dan kerusakan jaringan otak itu sendiri, serta mengakibatkan gangguan neurologis. Cedera kepala merupakan suatu proses terjadinya cedera langsung maupun deselerasi terhadap kepala yang dapat menyebabkan kerusakan tengkorak dan otak. Cedera kepala yang dialami pada kasus ini disertai dengan adanya kehilangan kesadaran sesaat setelah kecelakaan lalu lintas sebanyak satu kali dan mengeluh pusing yang terasa menekan, namun pasien tidak mengalami keluhan mual dan muntah, sedangkan keluhan lain yang dialami oleh pasien berupa fraktur pada pergelangan tangan dan kaki kanan keluhan pusing berputar yang dilami oleh pasien dipicu dengan posisi duduk. Pada kasus ini terdapat gejala penurunan kesadaran setelah kecelakaan terjadi yang dimana gejala penurunan kesadaran biasanaya ditemukan pada kasus perdarahan subdural dan pasien mendapatkan terapi berupa pemberian manitol 20% selama 24 jam, serta mendapatkan paracetamol dan injeksi methlyprednisolone sebanyak 62,5 mg/12 jam. observasi yang dilakukan selama 6 hari hingga pasien pulang, keluhan pusing berputar sudah membaik dan keluhan yang menyerati berupa nyeri pada pergelangan tangan kanan, kepala dan kaki kanan sduah membaik diamana nyeri yang diarakan pasien sudah berkurang walaupun pada hari le-4 dirawat pasien sempat mengeluhkan nyeri dengan index VAS 7 pada pergelangan tangan dan disertai demam yang membaik di hari ke-5.
Perempuan 66 Tahun dengan Atrial Fibrilasi Hafish Harfian Rajendra; Nanda Nurkusumasari
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atrial fibrilasi atau fibrilasi atrium merupakan aritmia jantung yang memiliki karakteristik RR interval yang ireguler dan tidak repetitif pada pemeriksaan EKG, tidak terdapat gelombang P yang jelas, dan siklus atrial bervariasi dengan kecepatan >300 kali per menit (<200ms). Atrial fibrilasi sebenarnya bukan keadaan yang mengancam jiwa secara langsung, tetapi atrial fibrilasi berhubungan dengan peningkatan angka morbiditas dan mortalitas pasien terutama pada penyakit stoke. Stroke yang terjadi pada seseorang yang menderita atrial fibrilasi memiliki risiko lima kali lebih tinggi dibandingkan orang tanpa atrial fibrilasi. Selain itu, stroke akibat atrial fibrilasi memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk kekambuhan menjadi stroke kembali hingga berakibat kematian. Dasar diagnosis dari atrial fibrilasi berdasarkan dari anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Tatalaksana atrial fibrilasi dengan cara pemberian obat antitrombotik yang berguna untuk mencegah terjadinya stroke, serta obat lain yang berfungsi untuk pengendalian laju dan irama. Kami melaporkan kasus seorang perempuan berusia 66 tahun dengan atrial fibrilasi.
Seorang Anak Perempuan Usia 4 Tahun dengan Benjolan pada Leher Kanan Hana Fadhilla; S Sudarmanto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limfadenopati cervicalis didefinisikan sebagai pembesaran nodus limfatikus cervicalis dengan diameter lebih dari 1 cm. Ketika limfadenopati disertai dengan nyeri, seringkali disebut sebagai limfadenitis. Jumlah insidensi limfadenitis cervical pada anak tidak dapat dipastikan karena banyaknya anak yang mengalami limfadenitis transient akibat infeksi saluran pernapasan atas tanpa ditangani medis secara langsung. Laporan kasus seorang anak perempuan usia 4 tahun datang bersama ibunya dengan keluhan nyeri pada leher kanan. Berdasarkan alloanamnesis dengan ibu pasien, didapatkan nyeri terasa terus menerus sejak 6 hari yang lalu dan disertai demam selama 2 hari. Pada pemeriksaan fisik leher teraba pembesaran kelenjar getah bening cervicalis superficialis dextra, ukuran 1,5x1 cm, konsistensi padat, tidak terfiksasi, dan terdapat nyeri tekan. Diagnosis awal medis yaitu Limfadenitis Cervicalis Dextra. Limfadenitis bakterial akibat infeksi Streptococcus grup A dan Staphylococcus aureus adalah penyebab yang paling sering ditemukan secara global, dengan karakteristik terletak unilateral, nyeri, tidak terfiksasi, dan kulit eritematosa.
Seorang Perempuan 47 Tahun dengan Efusi Pleura Sinistra ec Pneumonia H Hapif; Novita Eva Sawitri
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efusi pleura adalah adanya akumulasi cairan patologis di ruang pleura. Gejala klinis berupa sesak napas, batuk, dan kadang - kadang nyeri dada yang tajam namun tidak menjalar. Dilaporkan kasus seorang perempuam dengan sesak nafas, Sesak dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Keluhan memberat saat beraktivitas seperti berjalan jauh, dan mengangkat barang berat, keluhan membaik dengan istirahat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan penegembangan dada kanan dan kiri simetris, fremitus kiri menurun dibanding dada kanan, pada pemeriksaan perkusi didapatkan dada kiri redup dan kanan sonor, pada auskultasi, Suara Dasar Vesikuler kiri menurun, tidak didapatkan wheezing. Gambaran radiologi menunjukkan adanya corakan vaskuler yang kasar, basal kiri suram, diafragma dan sinus kiri suram, dan Sinus costophrenicus sinistra tumpul. Tujuan utama pengobatan untuk menghilangkan cairan, mencegah cairan dari reakumulasi, mengobati penyebab dari penumpukan cairan. Edukasi dan tatalaksana sesuai pedoman adalah kunci keberhasilan manajemen penyakit.
Wanita Usia 60 Tahun dengan Hemiparese Sinistra et Causa Stroke Non Hemoragik Inggrit Thalasavia Utami; Iman Budiarto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian ketiga tersering di dunia, setelah penyakit jantung dan kanker. Stroke atau serangan otak adalah sindrom klinis yang awal timbulnya mendadak, progresif, cepat, berupa defisit neurologis fokal dan atau global, yang berlangsung 24 jam atau lebih atau langsung menimbulkan kematian dan semata mata disebabkan oleh gangguan peredaran darah otak non traumatik. Stroke memiliki angka kematian dan kecacatan yang tinggi. Stroke merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi pada penderitanya di Indonesia. Sekitar 85% dari semua stroke disebabkan oleh stroke iskemik/infark. Tujuan dari penulisan laporan ini untuk mengetahui lebih lanjut pada pasien stroke non hemoragik. Pada kasus ini seorang wanita berumur 60 tahun dengan keluhan lemas di seluruh tubuh, terutama pada ekstremitas kanan sejak 5 hari yang lalu. Pasien juga mengeluh berbicara pelo atau sulit diajak bicara pada jam 1300 siang, pasien mengeluhkan kaku pada tangan seperti kram sudah lama. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan diabetes mellitus namun tidak terkontrol. Hasil pemeriksaan fisik yaitu kesadaran compos mentis, Glasgow Coma Scale (GCS) E4V4M5, tekanan darah 179/91 mmHg dan GDS 173. Pemeriksaan Computed Tomography (CT) Scan kepala kesan infark di lobus fronto temporo parietalis sinistra. Diagnosis klinis hemiparese ekstremitas sinistra.
Kajian Strategi Promosi Kesehatan Ottawa Charter sebagai Upaya Penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sukoharjo Tausyiah Rohmah Noviyanti; Ira Nurmala; M Muthmainnah; Lutfi Agus Salim; Asma Nadia
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu wilayah dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mencapai Angka Kematian 1,6 dan Insiden Rate (IR) mencapai 48,2/100.000 penduduk melebihi target nasional. Terdapat 440 kasus dan 7 orang meninggal akibat DBD di Kabupaten Sukoharjo. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo. Tujuan: mengkaji strategi promosi kesehatan sebagai upaya penanggulangan kasus DBD yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo berdasarkan strategi Ottawa Charter. Metode: observasi, studi dokumen dan kajian literatur. Hasil: Health Public Policy: peraturan mengenai kesiapsiagaan kasus DBD yaitu Surat Edaran Bupati; Supportive Environment: membentuk Kader Jumantik Cilik pada setiap Sekolah, melakukan siaran keliling yang dilakukan oleh Puskesmas untuk menghimbau masyarakat dalam melakukan PSN melalui G1R1J, refreshing pengetahuan terkait pengendalian DBD pada pertemuan lintas sektor tingkat desa bersama puskesmas; Reorient Health Service: menunjuk lima orang kader pada setiap desa/kelurahan PSN, pemberdayaan masyarakat dalam hal pengendalian vektor di desa seperti penggunaan teknologi tepat guna dan abatisasi; Personal Skill: memberikan pembinaan dan pelatihan tentang Jumantik PSN anak sekolah kepada guru-guru di sekolah, refreshing pengetahuan kader terkait pengendalian DBD pada pertemuan lintas sektor tingkat desa; Community Action: melakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) oleh Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan bersama Tim P2PM, siaran keliling yang dilakukan oleh setiap puskesmas se-kabupaten Sukoharjo untuk menggerakan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan PSN melalui G1R1J serta melakukan upaya 3M. Kesimpulan : Strategi upaya penanggulangan kasus DBD di Kabupaten Sukoharjo sudah mencangkup berdasarkan lima Strategi Promosi Kesehatan Ottawa Charter, akan tetapi perlu pengoptimalan pada setiap strategi untuk bekerjasama pada lintas sektor.
Tinea Kruris pada Laki-Laki Usia 55 Tahun Ivanka Anzalna Rahman; Eddy Tjiahyono
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dermatofitosis adalah infeksi jamur superfisial yang disebabkan oleh jamur dermatofita, Tinea kruris merupakan infeksi jamur dermatofita pada daerah kulit lipat paha, daerah pubis, perineum dan perianal. Seorang Laki-laki Tn. L usia 55 tahun datang ke poliklinik kulit dan kelamin RSUD dr. Sayidiman Magetan dengan keluhan utama gatal serta panas pada kedua paha dan pantat sehingga mengganggu aktivitas pasien. Keluhan gatal dan bercak kemerahan yang awalnya pada pantat sejak 1 bulan yang lalu. Kemudian, semakin lama semakin meluas hingga pada bagian kedua paha, lipat paha, punggung bawah, telapak kaki. Keluhan gatal dirasakan terutama saat pasien berkeringat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum pasien baik, kesadaran compos mentis. Status generalisata dalam batas normal. Status dermatologis pada kedua paha, lipat paha, punggung bawah, telapak kaki didapatkan efloresensi berupa makula eritem, bulat, hiperpigmentosa, tepi tegas, aktif meninggi, central healing. Terapi farmakologis yang diberikan yaitu Ketokonazole 1 x 200 mg, Loratadine 1 x 10 mg dan Ketokonazole krem diaplikasikan pada lesi 2 kali sehari diberikan selama 7-10 hari. Pasien diberikan edukasi mengenai perawatan kulit yang baik.