cover
Contact Name
Indra Rio Saputro
Contact Email
indra.rio@unsoed.ac.id
Phone
+6282187028772
Journal Mail Official
fitrodarwis@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kampus Lemonade Desa Daruba Kec. Morotai Selatan Kab. Pulau Morotai, Maluku Utara
Location
Kab. pulau morotai,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Silitek
ISSN : 28085825     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51135/bn7cvw06
Core Subject :
Jurnal Teknik SILITEK adalah jurnal teknik dan rekayasa yang merupakan wadah publikasi artikel ilmiah dalam rangka menyebarluaskan hasil riset dan kajian analisis yang berkaitan dengan keteknikan. Jurnal Teknik SILITEK diterbitkan 4 kali dalam setahun yakni di bulan Januari, April, Juni dan bulan Oktober. Cakupan dari ruang lingkup Jurnal Teknik SILITEK meliputi : 1. Teknik Sipil 2. Teknik Informatika 3. Teknik Lingkungan 4. Teknik Industri 5. Ilmu Teknik lainnya, serta 6. Sains lainnya
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
KOMBINASI LIMBAH BETON DAN SUPERPLASTICIZER DALAM OPTIMALISASI SIFAT MEKANIS BETON MUTU TINGGI Ardita Febriana; Rahmawati; Hamsyah
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/ytcwfd69

Abstract

Superplasticizer Besmitell merupakan bahan yang dapat meningkatkan mutu beton dengan pengurangan pemakaian air sehingga faktor air semen menjadi lebih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh subtitusi limbah beton terhadap kuat tekan dan tarik belah beton akibat variasi dari penambahan superplasticizer besmittell. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksperimen kuat tekan dan kuat tarik belah beton terhadap beton normal variasi subtitusi limbah beton yaitu, 25%, 50%, dan 75%, maka didapatkan hasil eksperimen kuat tekan beton untuk umur 28 hari pada beton normal dengan rata-rata 22,640 Mpa mengalami kenaikan pada variasi 25% dengan rata-rata 18,110 Mpa, dan mengalami penurunan pada variasi 25%, dengan rata-rata 4,53Mpa,. Untuk variasi 50% limbah beton dengan rata rata 16,22 MPa. Serta untuk variasi 75 % limbah beton dengan rata rata 15,470 MPa .Sedangkan kuat tekan beton normal sebesar 25,38 MPa, BLB0 sebesar 21,89 MPa, BLB400 sebesar 25,10 MPa, dan BLB600 sebesar 20,76 MPa. Sedangkan kuat tarik belah beton normal sebesar 10,44 MPa, BLB0 sebesar 10 MPa, BLB400 sebesar 5,11 MPa dan BLB600 sebesar 4,22 MPa7,778 Mpa, 7,111 Mpa, 6,556 Mpa dan 5,889 Mpa. Menunjukkan bahwa subtitusi agregat kasar dengan menggunakan limbah beton pada penggunaan superplasticizer 400 ml lebih optimal digunakan dibandingkan penggunaan superplasticizer 600 ml dalam meningkatkan kualitas beton dengan tambahan 25% limbah beton.  
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH GYPSUM TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PADA BATA RINGAN Andi Khuznul F.A.Z; A. Sulfanita; Mustakim
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/19gbvy28

Abstract

Bata ringan tersusun dari tiga bahan penyusun utama yaitu semen, agregat dan air. Pengembangan teknologi bata ringan dalam uji coba penambahan campuran bahan terus dilakukan untuk mencapai kekuatan dan mutu yang diinginkan. Pada percobaan ini penambahan limbah gypsum digunakan sebagai campuran bata ringan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kuat tekan dan daya serap airnya dengan variasi substitusi 0%, 5%, 10%, 15% pada umu 28 hari. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental di laboratorium. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan limbah gypsum pada bata ringan meningkatkan kekuatan tekan dengan komposisi optimal 5%, tetapi pada kadar lebih tinggi (10% dan 15%) terjadi penurunan kekuatan akibat perubahan mikrostruktur. Semakin tinggi kadar gypsum, semakin rendah daya serap air bata ringan, dengan kadar 15% mencapai 17,2%, yang menunjukkan pengurangan porositas dan peningkatan ketahanan terhadap kelembaban. 
ANALISA CAMPURAN ASPAL PORUS MENGGUNAKAN MATERIAL DI DESA LIPUKASI KABUPATEN BARRU Imam Fadly; Rahmawati; Nurfahmil
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/d2sjfa14

Abstract

Aspal porus merupakan campuran bergradasi terbuka (open graded) Dengan presentase agregat kasar yang besar, presentase agregat halus yang kecil, sehingga menyediakan rongga udara yang besar. Aspal porus merupakan inovasi untuk mengurangi genangan air di atas permukaan jalan. Aspal porus memiliki nilai stabilitas yang rendah yang disebabkan oleh banyaknya rongga dalam campuran lapisan perkerasan. Aspal porus digunakan pada jalan lalu lintas yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai marshall dan kekuatan material berdasarkan kriteria marshall dengan agregat yang bersumber dari Desa Lipukasi Kabupaten Barru. Rancangan campuran berdasarkan komposisi agregat sesuai dengan persyaratan gradasi (Asphalt Concrete-Wearing Course) atau disingkat AC-WC. Kadar aspal ditetapkan menggunakan aspal penetrasi 60/70 sebagai bahan pengikat dan di buat benda uji marshall dengan 3 variasi tumbukan. Hasil penelitian menunjukkan pada campuran aspal porus didapat hasil yang baik pada variasi tumbukan 50 diperoleh nilai stabilitas 855 kg, flow 3,79 mm, VMA 24,12 %, VIM 23,8 %, MQ 360,12 %. Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh bahwa campuran aspal porus dengan menggunakan material bersumber dari Lipukasi dengan menggunakan bahan pengikat aspal penetrasi 60/70 telah memenuhi spesifikasi dan layak digunakan dalam campuran aspal porus.
ANALISIS PENENTUAN FASE YANG OPTIMUM PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL TERHADAP PANJANG ANTRIAN DAN TUNDAAN Mukhlis Mustamin; H. Hakzah; Jasman
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/3hmm0172

Abstract

Salah satu penyebab tingginya kemacetan di jalan, khususnya di persimpangan, adalah pesatnya pertumbuhan kota. Kinerja Persimpangan menjadi sangat penting untuk manajemen lalu lintas yang efektif.Penulis melakukan evaluasi pengaturan fase pada persimpangan bersinyal untuk menentukan kinerja persimpangan. penulis juga menyelidiki sumber kemacetan di persimpangan. Metode Kapasitas Jalan Indonesia 1997 digunakan untuk mengevaluasi data dari survei lapangan.Hasil evaluasi hasil perhitungan dan analisis data menunjukkan bahwa persimpangan Jl. Jendral Ahmad Yani - Jl. Jendral Sudirman diubah dari 2 fase menjadi 3 fase. Ini menghasilkan derajat kejenuhan 0,86 (DS > 0,75), total kendaraan berhenti 2050 km/jam, dan rata-rata tundaan simpang 33 detik/smp. Untuk mengurangi kemacetan, panjang antrian dan tundaan yang terjadi pada persimpangan Jl.jendaral ahmad yani – Jl.jendral sudirman perlu dilakukan pelebaran jalan ataupun menambah lebar efektif jalan pada persimpangan terkhusus pada ruas Jl.jendral ahmad yani.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI DAN MODACON ADITIF BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON Awaluddin; Andi Sulfanita; Hamsyah; Hendro Widarto; Jasman
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/k63rvt13

Abstract

Studi ini melihat bagaimana penambahan variasi abu sekam padi pada campuran beton dan Modacon memengaruhi kekuatan tekan beton. Meskipun beton masih banyak digunakan dalam konstruksi, permintaan akan beton yang ramah lingkungan semakin meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana abu sekam padi dapat digunakan sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan kinerja beton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan melakukan pengujian kuat tekan beton normal dan variasi campuran selama 28 hari. Hasilnya menunjukkan bahwa kuat tekan beton normal adalah 25,195 MPa dengan penambahan varian 0,5%, 1,5%, dan 2,5% abu sekam padi. Sementara itu, kuat tekan beton dengan penambahan 0,5%, 1,5%, dan 2,5% abu sekam padi menurun. Penelitian ini menawarkan perspektif baru tentang bahan bangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
ANALISA RATING CURVE PASCA REHABILITASI JARINGAN IRIGASI D.I SADDANG SUB UNIT JAMPUE KABUPATEN PINRANG Andi Abdullah Mahmud; Rahmawati; Andi Bustan Didi; Hakzah; Kasmaida
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/0r7fb729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan rating curve setelah rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Saddang Sub Unit Jampue di Kabupaten Pinrang. Rehabilitasi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi distribusi air, yang sangat penting untuk mendukung produktivitas pertanian. Metode yang digunakan meliputi pengukuran tinggi muka air dan debit aliran di beberapa titik strategis sebelum dan sesudah rehabilitasi. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk menentukan hubungan antara tinggi muka air dan debit aliran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam rating curve pasca rehabilitasi, yang mencerminkan peningkatan efisiensi sistem irigasi. Petani melaporkan peningkatan hasil panen berkat perbaikan distribusi air. Penelitian ini juga menegaskan bahwa penggunaan metode rating curve sangat efektif dalam mengevaluasi performa sistem irigasi dan dapat menjadi acuan bagi pengelolaan sumber daya air di masa depan. Berdasarkan hasil analisis, disarankan agar dilakukan pemantauan berkala terhadap kinerja sistem irigasi dan pengembangan infrastruktur lebih lanjut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengelolaan irigasi di Kabupaten Pinrang, serta mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. 
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH PLASTIK DAN ADDITON H.E TERHADAP KARAKTERISTIK BETON Kasmiri; Adnan; Abdul Muis B
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/dbez9086

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana penambahan limbah plastik dan tambahan H.E mempengaruhi sifat beton, terutama dalam hal kekuatan tekan dan lentur. Meskipun beton adalah bahan bangunan yang penting, limbah plastik semakin meningkat menjadi masalah penting bagi lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini melihat penggunaan limbah plastik sebagai bahan tambahan untuk campuran beton. Metodologi yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan variasi penambahan limbah plastik sebesar 0%, 0,5%, 1%, dan 1,5%, serta penambahan additon H.E sebanyak 200 cc. Menggunakan sampel balok dan silinder, uji dilakukan pada usia beton 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 0% limbah plastik dan additon H.E meningkatkan kuat tekan beton rata-rata menjadi 25,761 MPa, sedangkan penambahan limbah plastik di atas 0% menyebabkan penurunan kuat tekan. Namun, kuat lentur mengalami peningkatan pada variasi 0,5% dan 1,5% limbah plastik. Kesimpulan dari studi ini adalah meskipun penambahan limbah plastik dapat mengurangi kuat tekan beton, variasi tertentu dapat memperbaiki karakteristik lainnya, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan penggunaan limbah plastik dalam campuran beton.
ANALISIS NILAI EFISIENSI SALURAN DI DAERAH SADDAGSTUDI KASUS : UPT LANGNGA KABUPATEN PINRANG Andi Bustan Didi; Bustanul Arifin; Ramhawati; Hakzah; Hendro Widarto
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/8vkbvx08

Abstract

Irigasi Saddang merupakan jaringan irigasi di Kelurahan Mattiro Sompe. Pengaliran air disaluran tidak efisien disebabkan adanya kerusakan yang terjadi pada kemiringan dasar saluran, sehingga kecepatan aliran tidak efesiensi akibat terjadi kekurangan air dihilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi saluran primer, sekunder dan tersier. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yaitu dapat dihitung atau diukur langsung yang dinyatakan dengan angka atau bilangan. Waktu penelitian pada bulan Februari 2025. Dari hasil analisis diperoleh nilai efisiensi rata-rata pada saluran primer Langnga 82,2%, dengan debit 22,45 m³/dtk, saluran sekunder Langnga 80,23%, dengan debit 1,26 m³/dtk, saluran tersier Langnga 73,81%, dengan debit 0,048 m³/dtk.
PENAMBAHAN LIMBAH BOTTOM ASH SEBAGAI SUBTITUSI PASIR DAN FLY ASH SEBAGAI SUBTITUSI SEMEN PADA CAMPURAN BETON Aslam A.W; A. Sulfanita; Hendro; Hakzah; Hamsyah
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/hnbg2h06

Abstract

Penggunaan limbah bottom ash sebagai substitusi pasir dan fly ash sebagai substitusi semen pada campuran beton merupakan bagian dari pengembangan teknologi bahan dalam konstruksi beton.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah bottom ash sebagai substitusi pasir dan fly ash sebagai substitusi semen dan kelayakan kuat tekan beton. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif yang dilakukan di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Muhammadiyah Parepare. Variasi substitusi limbah FABA yang digunakan adalah 5%, 10%, dan 15% dari berat semen. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi FABA berpengaruh terhadap kuat tekan beton, dimana pada umur 7 hari meningkat dari 12,55 MPa (beton normal) menjadi 21,23 MPa (FABA 5%) dan 21,89 MPa (FABA 10%). Pada umur 14 hari mencapai 29,63 MPa dan 29,54 MPa dibanding beton normal 22,84 MPa, dan pada umur 28 hari mencapai nilai optimal sekitar 33 MPa untuk FABA 5% dan 10%, jauh melampaui beton normal yang hanya mencapai 25,76 MPa. Namun, substitusi 15% memberikan dampak negatif dengan kuat tekan hanya mencapai 27,74 MPa pada umur 28 hari.
PENGARUH LIMBAH GYPSUM SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON Ardiansyah Putra Basir; A. Sulfanita; Abd Muis B.
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/16kj2533

Abstract

Penggunaan limbah gypsum sebagai bahan substitusi semen merupakan salah satu inovasi dalam teknologi beton yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh substitusi sebagian semen dengan limbah gypsum terhadap workability dan kuat tekan beton. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilakukan di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Muhammadiyah Parepare. Variasi substitusi limbah gypsum yang digunakan adalah 5%, 10%, dan 15% dari berat semen. Pengujian workability dilakukan dengan uji slump, sedangkan pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 14 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi limbah gypsum berpengaruh terhadap workability beton, dimana nilai slump test menurun seiring dengan peningkatan persentase limbah gypsum. Pada beton normal tanpa limbah gypsum, nilai slump test adalah 91,0 mm, menurun menjadi 88,0 mm pada substitusi 5%, 85,0 mm pada substitusi 10%, dan 65,3 mm pada substitusi 15%. Untuk kuat tekan, hasil optimal diperoleh pada substitusi 5% limbah gypsum dengan nilai 25,48 MPa pada umur 14 hari dan 29,06 MPa pada umur 28 hari, lebih tinggi dibandingkan beton normal. Substitusi 10% masih menunjukkan hasil yang memadai dengan kuat tekan 23,59 MPa pada umur 14 hari dan 26,42 MPa pada umur 28 hari. Namun, substitusi 15% memberikan dampak negatif dengan kuat tekan hanya mencapai 11,13 MPa pada umur 14 hari dan 13,40 MPa pada umur 28 hari.