cover
Contact Name
Indra Rio Saputro
Contact Email
indra.rio@unsoed.ac.id
Phone
+6282187028772
Journal Mail Official
fitrodarwis@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kampus Lemonade Desa Daruba Kec. Morotai Selatan Kab. Pulau Morotai, Maluku Utara
Location
Kab. pulau morotai,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Silitek
ISSN : 28085825     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.51135/bn7cvw06
Core Subject :
Jurnal Teknik SILITEK adalah jurnal teknik dan rekayasa yang merupakan wadah publikasi artikel ilmiah dalam rangka menyebarluaskan hasil riset dan kajian analisis yang berkaitan dengan keteknikan. Jurnal Teknik SILITEK diterbitkan 4 kali dalam setahun yakni di bulan Januari, April, Juni dan bulan Oktober. Cakupan dari ruang lingkup Jurnal Teknik SILITEK meliputi : 1. Teknik Sipil 2. Teknik Informatika 3. Teknik Lingkungan 4. Teknik Industri 5. Ilmu Teknik lainnya, serta 6. Sains lainnya
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BBM DENGAN METODE MESIN FAST PIROLISIS DI BANK SAMPAH MANDIRI KELUARGA HARAPAN WILAYAH BOJONEGORO Bintang Aji Tamadinata; Oktavianus Cahya Anggara
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/m737ca72

Abstract

Permasalahan sampah plastik merupakan isu lingkungan yang terus meningkat seiring dengan tingginya konsumsi plastik sekali pakai. Salah satu alternatif pengolahan yang berpotensi mengurangi dampak pencemaran sekaligus menghasilkan energi adalah teknologi pirolisis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) menggunakan mesin fast pirolisis di Bank Sampah Mandiri Keluarga Harapan, Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode partisipatif, observasi lapangan, studi pustaka, dan dokumentasi. Proses fast pirolisis dilakukan pada suhu hingga 500°C dalam kondisi minim oksigen dengan waktu operasi sekitar 7–8 jam per siklus produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 kg sampah plastik, terutama jenis polypropylene (PP) dan polyethylene (PE), dapat dihasilkan sekitar 4–5 liter bahan bakar setara bensin dan ±10 liter bahan bakar setara solar. Produk BBM yang dihasilkan kemudian melalui proses treatment menggunakan bentonit dan bahan aditif untuk meningkatkan kualitas, menurunkan kandungan zat pengotor, serta memperbaiki bau dan warna. Teknologi fast pirolisis terbukti mampu mengurangi volume sampah plastik secara signifikan serta menghasilkan bahan bakar cair dengan potensi pemanfaatan sebagai energi alternatif. Dengan pengelolaan yang tepat, teknologi ini dapat menjadi solusi efektif dan berkelanjutan dalam pengolahan limbah plastik berbasis masyarakat.    
KAJIAN KUALITAS AIR BERSIH DAN SKENARIO PERBAIKAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR PDAM MOROTAI SELATAN Marwis Aswan; Rohima Wahyu Ningrum; Aminullah Thaib; Suryani Taib; Halleyna Widyasari; Muhammad Reza Kusman
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/gzhnz287

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis proses pengolahan air, menilai kualitas air bersih yang didistribusikan kepada masyarakat, dan mengembangkan skenario perbaikan untuk Instalasi Pengolahan Air (IPA) di PDAM Morotai Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, pengujian laboratorium terhadap sampel air (inlet, outlet, dan keran pelanggan), wawancara, serta kuesioner. Uji laboratorium mengukur parameter fisik (kekeruhan, TDS), kimia (pH, besi), dan mikrobiologi (total coliform, E. coli). Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPA beroperasi secara kurang optimal; proses-proses krusial seperti koagulasi-flokulasi (termasuk pembubuhan bahan kimia), sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi tidak berfungsi atau tidak diterapkan. Akibatnya, selama musim hujan, air yang didistribusikan menjadi keruh dan tidak memenuhi standar baku mutu Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Hasil uji kualitas air selama musim hujan menunjukkan kekeruhan yang tinggi (21.53-36.62 NTU), TDS tinggi (1.201-2,31 mg/L), kadar besi tinggi (1,032-2,796 mg/L), serta kontaminasi mikrobiologi yang sangat tinggi (E. coli 90-127; total coliform 198-245 per 100 ml). Berdasarkan analisis jar test, ditentukan dosis koagulan optimal sebesar 1 ml/L tawas 5% untuk memenuhi standar air bersih. Skenario perbaikan IPA yang komprehensif diusulkan, meliputi penambahan bar screen, serta optimalisasi unit koagulasi-flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi dengan dosis klorin 4 ml/L (konsentrasi 0,1%) serta waktu kontak 20 menit. Penerapan skenario ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas air secara signifikan bagi masyarakat.
DESAIN STABILITAS LERENG DENGAN PERKUATAN GEOTEXTILE PADA KELURAHAN TABONA Julham Adingku; Muhammad Reza Kusman; Arni Zuhairini A Sibua
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/cyje9477

Abstract

Kondisi lereng dengan kemiringan yang curam dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran sehingga diperlukan sebuah perkuatan lereng, salah satunya yaitu dengan geotekstil. Geotekstil sering digunakan karena memiliki beberapa keunggulan, antara lain mudah dalam pelaksanaan, murah, dan dapat meningkatkan stabilitas lereng secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur menghitung stabilitas lereng Kelurahan Tabona dalam kondisi eksisting, dan mengetahui bagaimana cara menghitung stabilitas lereng Kelurahan Tabona menggunakan perhitungan manual dengan perkuatan geotextile. Dalam penelitian ini digunakan metode Fellenius untuk menganalisis lereng kondisi eksisting. Sedangkan untuk menganalisis lereng setelah perkuatan mengacu pada pedoman konstruksi bangunan No.003/BM/2009. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh FK=1,1 pada lereng untuk bidang longsor dengan jari- jari R=9,0 m (tidak aman). Sementara dengan mengubah geometri lereng diperoleh FK =1,3 (tidak aman) Selanjutnya setelah menggunakan perkuatan geotextile dengan tipe woven polypropylene tensile strength (CD) sebesar 50 kN/m diperoleh FK=3,1 artinya  aman dari kelongsoran. Geotextile yang digunakan adalah sebanyak 7 lapis dan setiap lapisan memenuhi faktor aman baik terhadap cabut tulangan (FKP) maupun faktor aman terhadap putusnya tulangan (FKr) yaitu syarat FKP dan FKr ≥1,5. Dari 7 lapis geotextile tersebut didapatkan FKP Minimum = 10 dan FKr Minimum = 1,7 yang artinya semua lapisan geotextile yang digunakan aman terhadap cabut dan aman terhadap putusnya geotextile tersebut.
PEMANFAATAN RUMPUT TEKI (CYPERUS ROTUNDUS) SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN Regina Widya Putri Lestari; Laily Agustina Rahmawati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/b866mf26

Abstract

Penggunaan pestisida sintetis dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi Rumput Teki (Cyperus rotundus) sebagai bahan pestisida alami melalui metode ekstraksi sederhana berbasis air. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif-aplikatif melalui kegiatan ekstraksi, penyaringan, dan aplikasi larutan ekstrak di lapangan menggunakan alat semprot pertanian konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan ekstrak Rumput Teki dapat diaplikasikan dengan baik pada dosis 40 ml per 15 liter air dan kompatibel dengan peralatan lapangan, dengan kendala teknis yang relatif minimal apabila proses filtrasi dilakukan secara optimal. Secara biologis, potensi pestisida alami Rumput Teki diduga berkaitan dengan kandungan senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid dan alkaloid yang memiliki aktivitas alelopati dan toksisitas terhadap organisme pengganggu tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rumput Teki berpotensi dikembangkan sebagai alternatif pestisida nabati yang ramah lingkungan dan mendukung penerapan Pengendalian Hama Terpadu
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM MENINGKATKAN KESADARAN PETANI TERHADAP PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN DI KABUPATEN BOJONEGORO Nadia Zalfa Pujianti; Heri Mulyanti
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/kdp8s574

Abstract

Penerapan pertanian ramah lingkungan menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian serta kelestarian lingkungan. Namun, rendahnya kesadaran petani terhadap dampak negatif penggunaan input kimia masih menjadi tantangan utama. Penyuluhan pertanian memiliki peran strategis dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani agar mampu menerapkan praktik pertanian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan kesadaran petani terhadap pertanian ramah lingkungan di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini adalah 23 penyuluh pertanian yang berasal dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Kabupaten Bojonegoro. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pelaksanaan penyuluhan, metode yang digunakan, serta materi penyuluhan yang disampaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden menyatakan adanya program penyuluhan pertanian ramah lingkungan di wilayah kerja masing-masing. Metode penyuluhan lapangan menjadi metode yang paling dominan digunakan oleh penyuluh, didukung oleh penyuluhan kelas dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pendukung. Materi penyuluhan yang paling sering disampaikan meliputi penggunaan pupuk organik, pestisida nabati, serta konservasi tanah dan air. Meskipun demikian, pelaksanaan penyuluhan masih menghadapi kendala, terutama terkait resistensi petani terhadap perubahan dan rendahnya partisipasi petani. Oleh karena itu, diperlukan strategi penyuluhan yang lebih adaptif dan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas penerapan pertanian ramah lingkungan
ANALISIS STATISTIK DISTRIBUSI UKURAN BUTIR SEDIMEN DASAR (BEDLOAD) PADA SUNGAI GANDONG, KECAMATAN BENDO, MAGETAN, JAWA TIMUR Adinda Jihan Azahra
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/x089gm75

Abstract

Sungai Gandong di Kabupaten Magetan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas irigasi dan keberlanjutan lingkungan, namun saat ini mengalami permasalahan sedimentasi yang berpotensi memengaruhi stabilitas dasar sungai dan kapasitas aliran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik statistik distribusi ukuran butir sedimen dasar (bedload) Sungai Gandong sebagai indikator dinamika fluvial dan kondisi morfologi sungai berdasarkan konsep sedimentologi fluvial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pengambilan lima sampel sedimen dasar pada lokasi yang berbeda di sepanjang Sungai Gandong. Data diperoleh melalui analisis saringan (sieve analysis) dan pengujian berat jenis di laboratorium. Analisis statistik ukuran butir dilakukan menggunakan metode grafis menurut Folk dan Ward (1957) serta metode momen menurut Krumbein dan Pettijohn (1938) untuk menentukan parameter mean, sorting, skewness, dan kurtosis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sedimen dasar Sungai Gandong didominasi oleh fraksi pasir kasar hingga pasir sangat kasar dengan tingkat pemilahan butir yang umumnya tergolong buruk hingga sangat buruk. Distribusi ukuran butir memperlihatkan pola unimodal, bimodal, dan polymodal yang mencerminkan variasi energi aliran di setiap lokasi. Secara keseluruhan, metode grafis dan metode momen menunjukkan konsistensi yang baik dalam merepresentasikan karakteristik sedimen dasar Sungai Gandong
PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK DENGAN SISTEM INTEGRASI MAGGOT DI BANK SAMPAH MANDIRI KELUARGA HARAPAN BOJONEGORO Baruna Hafitz Xavire Zolana; Heri Mulyanti
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/kmnxp481

Abstract

Pengelolaan limbah organik merupakan salah satu tantangan utama dalam pengendalian pencemaran lingkungan di tingkat masyarakat (Sofian, 2006; Sulistiyorini et al., 2015). Salah satu metode yang berkembang adalah pemanfaatan larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot sebagai agen biokonversi limbah organik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengolahan limbah organik dengan sistem integrasi maggot di Bank Sampah Mandiri Keluarga Harapan (BSM-KH) Bojonegoro serta mengkaji manfaat lingkungan dan ekonomi yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, partisipasi langsung selama kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL), wawancara dengan pengelola, serta studi literatur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengolahan limbah organik menggunakan maggot BSF mampu mengurangi volume sampah hingga 70–80% serta menghasilkan produk bernilai guna berupa maggot segar sebagai pakan alternatif dan kasgot sebagai pupuk organik. Sistem integrasi yang diterapkan mendukung konsep ekonomi sirkular dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
ANALISIS KEPATUHAN OUTLET IPAL INDUSTRI REDRYING TEMBAKAU X TERHADAP PERGUB JAWA TIMUR NO.72/2013 BERDASARKAN PARAMETER BOD DAN COD Susmika Adi Saputra; Solikahti Indah Purwaningrum
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/pw1v0h11

Abstract

Industri redrying tembakau menghasilkan limbah cair dengan kandungan senyawa organik tinggi, seperti nikotin, tar, dan senyawa fenolik, yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak diolah secara optimal melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Parameter Biological Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) digunakan sebagai indikator utama dalam menilai tingkat pencemaran organik air limbah serta kinerja IPAL terhadap pemenuhan baku mutu lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan outlet IPAL Industri Redrying Tembakau X terhadap baku mutu air limbah berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 melalui parameter BOD dan COD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Data yang digunakan berupa data sekunder hasil uji laboratorium kualitas air limbah outlet IPAL selama periode Februari–Maret 2025 yang telah tersertifikasi, serta data pendukung terkait unit redrying, threshing, dan sistem IPAL. Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil pengujian terhadap nilai ambang batas baku mutu guna menilai tingkat kepatuhan effluent yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi BOD pada bulan Februari dan Maret 2025 masing-masing sebesar 6,6 mg/L dan 12 mg/L, sedangkan COD sebesar 17 mg/L dan 35 mg/L. Seluruh nilai tersebut berada di bawah ambang batas baku mutu Kategori I, yaitu 150 mg/L untuk BOD dan 300 mg/L untuk COD. Temuan ini menunjukkan bahwa outlet IPAL Industri X telah memenuhi standar kepatuhan lingkungan, meskipun terjadi peningkatan konsentrasi pada bulan Maret yang diduga dipengaruhi oleh peningkatan beban produksi dan faktor operasional IPAL
ANALISIS KUAT TEKAN BETON TERHADAP CAMPURAN LIMBAH BATU BATA DENGAN SERBUK KAPUR SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN Adnan; Andi Sulfanita; Kasmaida
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 03 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/s1xap877

Abstract

Analisis Kuat Tekan Beton terhadap Campuran Limbah Batu Bata dengan Serbuk Kapur sebagai Pengganti Sebagian Semen. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan limbah batu bata dan serbuk kapur sebagai material substitusi pada campuran beton. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental dengan variasi campuran beton yang terdiri dari 0%, 5%, 10%, dan 20% dengan perbandingan 40:60 substitusi semen. Performansi dari masing-masing campuran diukur melalui pengujian kuat tekan pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase substitusi, semakin rendah kuat tekan beton. Kuat tekan beton normal mencapai 25,18 MPa, sedangkan beton dengan substitusi 20% menunjukkan penurunan kuat tekan hingga 16,41 MPa. Hal ini disebabkan oleh pengurangan proporsi semen yang berpengaruh pada kepadatan struktural. Temuan ini menunjukkan potensi pemanfaatan bahan limbah dalam konstruksi yang ramah lingkungan, meskipun masih dalam batas yang tidak direkomendasikan untuk elemen struktural
EVALUASI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK PENGENDALIAN BANJIR RUMAH POMPA MUKTIHARJO KOTA SEMARANG Arifah; Asri Nuraeni; Kartono Wibowo
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/sy9dpz54

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan bagian integral dari sistem manajemen perusahaan yang bertujuan untuk mengendalikan risiko terkait kegiatan kerja guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien, dan produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan SMK3 pada Proyek Pengendalian Banjir Rumah Pompa Muktiharjo Kota Semarang, mengidentifikasi tingkat kemungkinan terjadinya potensi bahaya dan risiko K3, menilai tingkat kesesuaian penerapan 10 Golden HSE Rules, serta mengidentifikasi tingkat ketidaksesuaian SMK3 yang terjadi di proyek. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 29 responden yang terdiri dari tenaga ahli tim kontraktor pelaksana PT. PP (Persero), observasi lapangan, serta telaah dokumen Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK). Pengolahan data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, dan hasil kuesioner responden dilakukan perhitungan Indeks Kepentingan Relatif (IKR) menggunakan program SPSS. Dari uji validitas didapatkan nilai R hitung tertinggi 0,8509 dengan keterangan valid pada variabel ketidaksesuaian SMK3. Dari uji reliabilitas didapatkan nilai Cronbach's Alpha 0,770 dengan keterangan reliabel pada variabel ketidaksesuaian SMK3. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kemungkinan terjadinya bahaya dan risiko K3 pada semua aktivitas konstruksi tergolong rendah dengan nilai mean berkisar 1,103–1,414. Tingkat penerapan 10 Golden HSE Rules seluruhnya tergolong tinggi dengan nilai mean berkisar 2,552–2,966. Tingkat ketidaksesuaian SMK3 seluruhnya tergolong rendah dengan nilai mean berkisar 1,103–1,310.