cover
Contact Name
SYLVIE INDAH KARTIKA SARI
Contact Email
sylvie.indah21@ub.ac.id
Phone
+6281555883821
Journal Mail Official
sylvie.indah21@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono 167, Malang 65142
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 30479231     EISSN : 31105742     DOI : 10.21776/ub.jrsmi
Core Subject :
JRSMI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri) dibentuk pada tahun 2022 dengan tujuan untuk mengenalkan keilmuan Teknik Industri dan Manajemen Industri. JRSMI berkomitmen untuk memajukan kualitas dan kuantitas karya ilmiah di Indonesia melalui publikasi karya ilmiah di bidang Teknik Industri dan Manajemen Industri. JRSMI menerbitkan jurnal secara berkala yaitu 10 artikel setiap bulannya. Adapun bidang kajian dari JRSMI adalah sebagai berikut. 1. Rekayasa Kualitas dan Teknik Keandalan 2. Sistem Manufaktur 3. Ergonomi, Sistem Kerja/Perancangan Kerja, dan Inovasi Produk 4. Optimasi Industri dan Sistem Informasi 5. Rantai Pasok dan Logistik 6. Rekayasa Bisnis dan Manajemen Industri 7. Analisis Data 8. Industrial Psychology 9. Safety and Health
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
MANAJEMEN PERSEDIAAN DI RESTORAN DENGAN METODE KLASIFIKASI ABC Alamanda, Aninditya; Azlia, Wifqi
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan merupakan faktor penting yang harus dikelola secara efektif dan efisien dalam upaya memberikan keuntungan bagi perusahaan. Rumah Makan (RM) ayam geprek dalam menjalankan usahanya sering mengalami permasalahan pada persediaan salah satunya yakni tidak tercapainya tujuan investasi persediaan yang akan berpengaruh pada kinerja perusahaan untuk meningkatkan keuntungan rumah makan. Sementara itu, sistem klasifikasi yang digunakan perusahaan tidak dapat menjadi dasar yang kuat dalam pengambilan keputusan. Sehingga langkah pertama dalam mendefinisikasn mekanisme pengendalian persediaan yang efektif adalah dengan melakukan klasifikasi pada item persediaan. Pada penelitian ini dilakukan pendekatan untuk mengelompokkan persediaan menggunakan klasifikasi ABC untuk dapat menyesuaikan kebijakan yang tepat untuk setiap item persediaan serta memudahkan rumah makan dalam pengambilan keputusan. Hasil penelitian dengan menggunakan klasifikasi ABC, 31 unit tergolong dalam kelas A, 61 unit dalam kelas B dan sisanya berada pada kelas C.
EVALUASI KINERJA PEKERJA HARIAN LEPAS BAGIAN PRODUKSI DAN NON PRODUKSI DENGAN METODE RATING SCALE (STUDI KASUS: PT TEMPRINA MEDIA GRAFIKA MALANG) Putri, Vivien Saskia; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Temprina Media Grafika Malang bergerak di bidang industri jasa percetakan dan packaging. Penilaian kinerja pekerja harian lepas belum dilakukan secara optimal yang mengakibatkan terjadinya ketidaksesuaian dalam pengangkatan menjadi karyawan kontrak. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kriteria dan subkriteria penilaian kinerja, melakukan penilaian kinerja menggunakan metode rating scale, dan memberikan rekomendasi dari hasil penilaian. Perhitungan bobot kriteria dan subkriteria dengan Analytical Hierarchy Process (AHP) dilakukan untuk mengetahui tingkat kepentingan tiap kriteria dan subkriteria. Hasil penilaian kinerja pekerja harian lepas untuk divisi produksi dan teknik 5 kriteria dan 20 subkriteria, regu security sebanyak 4 kriteria dan 16 subkriteria, regu umum sebanyak 4 kriteria dan 17 subkriteria, divisi PPIC sebanyak 5 kriteria dan 19 subkriteria. Pekerja harian lepas yang berpotensi untuk diangkat sebanyak 13 orang dan 7 orang membutuhkan perbaikan. Perbaikan yang direkomendasikan adalah memberikan motivasi kepada pekerja, pemberian upah yang adil dan sesuai, dan melibatkan pekerja untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan.
EVALUASI KELAYAKAN USAHA TAMBAK BANDENG DI KABUPATEN SIDOARJO DARI PERSPEKTIF FINANSIAL Manurung, Yan Dwi Cahya; Tama, Ishardita Pambudi; Azlia, Wifqi
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor perikanan budidaya merupakan sektor yang menjanjikan, hal ini tercermin dari peningkatan target produksi oleh pemerintah. Kondisi ini dapat dijadikan peluang bagi daerah pesisir, khususnya Kabupaten Sidoarjo yang merupakan salah satu daerah penghasil bandeng terbesar di Jawa Timur. Namun, pada saat ini banyak dari para petani tambak yang beranggapan bahwa menjalankan usaha tambak sudah tidak menguntungkan untuk terus dilanjutkan, dikarenakan tidak adanya prediksi pendapatan pada masa mendatang, sehingga banyak dari petani yang menjual lahan tambaknya kepada investor karena dianggap lebih menguntungkan. Pada penelitian ini, dilakukan analisis finansial menggunakan metode NPV, IRR dan PI untuk mengetahui kelayakan usaha budidaya ikan bandeng untuk 10 tahun kedepan jika dibandingkan dengan alternatif pembanding, yaitu mendepositokan hasil penjualan lahan tambak dan mengolah hasil panen bandeng menjadi produk olahan. Hasil penelitian ini, dari 3 metode kelayakan finansial yang digunakan, alternatif mengolah sebagian hasil panen menjadi produk olahan menjadi alternatif terpilih untuk dijalankan dimana memiliki nilai NPV sebesar Rp1.329.494.007, IRR sebesar 147,06% dan metode PI dengan nilai 1,044.
PENGURANGAN CACAT PRODUKSI PADA CEILING PANEL BERTEKSTUR MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA Anwar, Agustinus Alfian; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Petrojaya Boral Plasterboard Gresik merupakan perusahaan penghasil papan gipsum. Salah satu produknya adalah CP bertekstur. Pada proses produksi CP Bertekstur masih terdapat permasalahan berupa ditemukannya produk cacat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan pengendalian kualitas menggunakan metode six sigma. Penerapan six sigma pada penelitian ini terbatas hingga tahap improve. Terdapat dua jenis cacat yaitu cacat warna dan cacat bentuk. Hasil pengukuran menggunakan peta kendali p menunjukkan terdapat 16 data yang berada diluar batas kendali. Kemudian hasil perhitung nilai DPMO adalah sebesar 4287.311 dengan nilai level sigma sebesar 4.129 dan nilai kapabilitas proses sebesar 1.376. Analisa diagram sebab akibat dan analisa potensi kegagalan menggunakan FMEA menunjukkan terdapat sembilan faktor penyebab cacat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pada tahap improve diberikan empat rekomendasi perbaikan sebagai upaya untuk meminimalisir jumlah produk cacat pada produksi CP Bertekstur.
ANALISIS GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA WORKSTATION PENGELASAN DENGAN METODE QEC DAN OWAS (STUDI KASUS: CV SUMBER BARU REKSO) Hermawan, Rahadian Tri; Sugiono
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangan industri saat ini masih banyak perusahaan yang kurang memperhatikan postur kerja yang dilakukan pekerja saat melakukan pekerjaan. kurangnya perhatian postur kerja dapat menjadi risiko besar untuk mengalami musculoskeletaldisorder. Dari hasil penyebaran kuesioner Nordic Body Map menunjukkan workstation pengelasan menjadi workstation paling berisiko dengan mendapat skor 60. Metode QEC dan OWAS dipilih karena menjadi metode saling melengkapi dalam postur kerja secara keseluruhan tubuh. Metode QEC digunakan untuk menganalisis masalah postur kerja yang berfokus pada bagian atas tubuh manusia, sedangkan metode OWAS digunakan untuk melengkapi bagian bawah tubuh manusia dan dapat digunkan juga untuk menganalisis keseluruhan postur tubuh. Rekomendasi yang diberikan untuk mengatasi masalah musculoskeletal disorder pada CV Sumber Baru Rekso berupa usulan ulang perancangan stasiun kerja, usulan pelatihan aspek ergononomis, usulan alat pelindungan diri, dan usulan alat yang digunakan dalam bekerja. Setelah itu dilakukan perhitungan ulang dengan adanya usulan rekomendasi yang diberikan dan terdapat penurunan skor setelah adanya perbaikan.
EVALUASI PEMELIHARAAN KOREKTIF PRODUK AIR CONDITIONER TIPE ACI 4001 DENGAN PENDEKATAN RAMS PADA UNIT AFTER SALES PT INKA (PERSERO) Sitepu, Timothy Zefanya Rehaganta; Sulistyarini, Dwi Hadi
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT INKA (Persero) merupakan perushaan manufaktur kereta api yang salah satu produknya adalah air conditioner tipe ACI 4001. Selama 20 bulan terdapat total kerusakan sebanyak 141 kerusakan yang terjadi pada komponen penyusun produk air conditioner tipe ACI 4001. Oleh karena itu, dibutuhkan evaluasi terhadap corrective maintenance yang selama ini dilakukan pada PT INKA (Persero) khususnya pada unit after sales PT INKA (Persero) untuk menurunkan jumlah kerusakan pada produk air conditioner tipe 4001 dan mencapai tingkat kepuasan pelanggan. Penelitian ini mempergunakan metode FMECA, Risk Matrix, Index Of Fit, Goodness Of Fit, parameter distribusi, Mean Time To Failure (MTTF), Mean Time To Repair (MTTR) dan pendekatan RAMS. Berdasarkan penelitian yang didapatkan hasil reliability aktual produk air conditioner sebesar 2.43%, availability aktual produk air conditioner sebesar 99.9997%, dan maintainability aktual produk air conditioner sebesar 24.59%. sehingga diberikan rekomendasi perbaikan untuk sistem corrective maintenance PT INKA (Persero). Rekomendasi perbaikan yang diberikan adalah upgrading alat vacuum dan evaluasi standard operational procedure (SOP).
PENGEMBANGAN KUALITAS LAYANAN PERIZINAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT PADA DISNAKER PMPTSP KOTA MALANG Anggraini, Febbi Dwita; Setyanto, Nasir Widha
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah diharuskan memiliki kemampuan melakukan pelayanan kepada publik dengan baik agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Pelayanan publik yang diselenggarakan di Kota Malang salah satunya yaitu Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) yang melayani pada bidang perizinan. Dalam penyelenggaraan proses pelayanannya, Disnaker PMPTSP Kota Malang memiliki permasalahan yaitu adanya keluhan yang disampaikan pengguna jasa. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan berdasarkan kebutuhan pengguna jasa dengan menggunakan service quality dan quality function deployment. Berdasarkan metode service quality dan gap 5 diketahui terdapat 18 atribut kebutuhan yang memiliki nilai negatif. Dimensi reliability menjadi dimensi dengan nilai negatif terbesar. Nilai negatif menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan belum memenuhi harapan pengguna jasa. Berdasarkan analisis HOQ, perbaikan yang dilakukan yaitu pada fasilitas layanan kantor, tingkat ketepatan waktu dengan janji layanan, sistem informasi, tingkat efektifitas penanganan keluhan, pemeliharaan layanan online, dan penyediaan informasi jelas dan mudah diakses.
STRATEGI PENINGKATAN JUMLAH MITRA BUDIDAYA CACING MENGGUNAKAN METODE QSPM DI CV RAJ ORGANIK Mahendra, Fikri Ardiansyah; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV RAJ Organik merupakan badan usaha yang bergerak dibidang budidaya dan pengolahan cacing. CV RAJ Organik membuka kontrak kerjasama kemitraan dengan masyarakat dengan berbagai macam paket pilihan. Tujuan dari kontrak kerjasama kemitraan ini yaitu untuk mencapai visi perusahaan, pengembangan sistem “Bio Cyclo Farming” sistem bisnis terintegrasi dibidang pertanian, peternakan dan perikanan. Namun terdapat permasalahan yang dialami perusahaan dalam mencapai visinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi internal dengan bantuan bauran pemasaran 7P dan eksternal dengan bantuan metode lima kekuatan porter yang dapat dimanfaatkan untuk menentukan strategi-strategi yang sesuai dengan kondisi internal dan eksternal perusahaan dengan bantuan matriks IE dan SWOT dan juga membandingkan berbagai macam alternatif strategi yang dapat diimplementasikan oleh CV RAJ Organik dengan bantuan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM).
ANALISIS WAKTU DAN BIAYA PADA PERCEPATAN PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA DAAN MOGOT MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF Widyastri, Citta Pradipta; Tantrika, Ceria Farela Mada; Hamdala, Ihwan
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat di Provinsi DKI Jakarta mengakibatkan berkurangnya ketersediaan lahan pemukiman bagi masyarakat. Salah satu alternatif yang diambil oleh Pemerintah dalam menangani masalah tersebut adalah dengan melakukan pembangunan rumah susun. PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi merupakan perusahaan yang berperan sebagai kontraktor dalam pengerjaan Proyek Pembangunan Rusunawa Daan Mogot. Berdasarkan data laporan mingguan, pada minggu ke-43 diketahui terjadi keterlambatan 3,892%. Dalam meminimalisir biaya denda yang dihasilkan dari keterlambatan, dilakukan percepatan proyek menggunakan metode Time Cost Trade Off dengan alternatif penambahan jam kerja dan penambahan jumlah tenaga kerja dan penyusunan jaringan kerja menggunakan metode Precedence Daigram Method (PDM). Biaya paling optimal yang dihasilkan adalah dengan menggunakan alternatif penambahan jumlah tenaga kerja dengan total durasi 131 hari, total biaya sebelum denda sebesar Rp193.286.244.303, total biaya denda sebesar Rp4.263.097.004, sehingga total biaya yang dihasilkan adalah sebesar Rp198.040.233.569. Percepatan dapat meminimalisir total biaya yang dikeluarkan oleh kontraktor sebesar Rp4.456.874.141.
EVALUASI KINERJA RANTAI PASOK CV BAGUS AGRISETA MANDIRI MENGGUNAKAN LIMA PROSES UTAMA MODEL SCOR Adnandy, Rheza; Yuniarti, Rahmi; Azlia, Wifqi
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan kompetitif yang terdapat dalam dunia bisnis menuntut perusahaan untuk memperhatikan secara detail mengenai strategi yang dijalankan. Sebelum bersaing dengan kompetitor, perusahaan perlu mengetahui baik atau buruknya kinerja perusahaan. CV Bagus Agriseta Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri makanan ringan dan minuman. Dalam melaksanakan kegiatan produksi, perusahaan mengalami beberapa permasalahan pada kegiatan pemesanan bahan baku, produksi, hingga distribusi. Sehingga, perusahaan membutuhkan sistem pengukuran kinerja secara menyeluruh mulai dari hulu sampai ke hilir. Pengukuran kinerja supply chain dilakukan berdasarkan lima proses inti Supply Chain Operations Reference (SCOR). Lalu, metode Objective Matrix (OMAX) dan Traffic Light System (TLS) untuk mengetahui kondisi kinerja perusahaan. Bobot Key Performance Indicator (KPI) ditentukan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP).Berdasarkan hasil pengukuran kinerja supply chain pada CV Bagus Agriseta Mandiri didapatkan nilai indikator kinerja total sebesar 6,15. Berdasarkan hasil pengukuran kinerja, terdapat 38 KPI kategori hijau, 17 KPI kategori kuning, dan 7 KPI kategori merah.

Page 7 of 32 | Total Record : 320


Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 8 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 3 No. 7 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 2 No. 11 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 2 No. 10 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 2 No. 9 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 2 No. 8 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 2 No. 4 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 1 No. 12 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 1 No. 11 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 1 No. 10 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 1 No. 9 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 1 No. 8 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 1 No. 6 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 1 No. 5 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri More Issue