cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
ISTORIA
ISSN : 18582621     EISSN : 26152150     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Istoria is a high quality research journal that is published by History Education Study Program Universitas Negeri Yogyakarta in collaboration with Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) and Keluarga Alumni Prodi Pendidikan Sejarah (KAPPS). Journal Istoria is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professional, and practitioners from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 190 Documents
INCULCATING THE VALUES OF NATIONALISM THROUGH HISTORICAL LEARNING IN SMA NEGERI 1 PAJANGAN Gandhi Ramadhan; Ayu Niza Machfauzia
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 14, No 2 (2018): ISTORIA Edisi September 2018, Vol. 14, No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.658 KB) | DOI: 10.21831/istoria.v14i2.22249

Abstract

ABSTRACT This research aimed to (1) describe the effort to inculcate the values of nationalism in school; (2) describe efforts to inculcate the values of nationalism in the history learning; (3) identify the obstacles of history teacher in instilling the values of nationalism. This research was a naturalistic qualitative research. The sample was determined through purposive sampling and snowball sampling. The data were collected through observation, interviews, and documentation. The data trustworthiness was done through triangulation. Interactive model of Miles and Huberman were used for data analyzed. The results of the research showed that (1) the efforts to inculcate the values of nationalism in SMA Negeri 1 Pajangan had been implemented through the policy and school order. The suspension system became the basis for disciplining learners in school; (2) the inculcation of the values of nationalism by the history teacher was done through preparation of the lesson planing, teaching media according to material, lecturing method and discussion; (3) there were three factors that became obstacles of history teacher in the effort to inculcate the values of nationalism, were a) history teacher, b) attitudes of learners, and c) learning facilities. Keywords: the cultivation of the values of nationalism, nationalism, the study of history.
NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI MISALIN DI KECAMATAN CIMARAGAS KABUPATEN CIAMIS Dewi Ratih
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 15, No 1 (2019): ISTORIA Edisi Maret 2019, Vol. 15, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.335 KB) | DOI: 10.21831/istoria.v15i1.24184

Abstract

AbstrakTradisi Misalin merupakan upacara adat yang dilaksanakan secara rutin setiap setahun sekali di Desa Cimaragas menjelang bulan suci Ramadhan. Banyak masyarakat yang mengetahui dan bahkan mengikuti tradisi tersebut, tetapi belum menyadari penuh nilai-nilai kearifan lokal yang terkadung di dalamnya. Oleh karenanya, tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan nilai-nilai kearifan lokal Tradisi Misalin di Desa Cimaragas. Metode yang digunakan adalah metode historis, yang terdiri dari heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Misalin memiliki nilai-nilai kearifan lokal, di antaranya nilai religius, gotong royong, seni, sejarah, dan ekonomi.Kata kunci: Tradisi, Misalin, Kearifan Lokal AbstractThe Misalin tradition is a traditional ceremony that is routinely held every time it is held in the village of Cimaragas which asks for the holy month of Ramadan. Many people understand and even follow the tradition, but have not yet fully realized the local values contained in it. Therefore, this paper will discuss the implementation and values of the local wisdom of the Misalin Tradition in Cimaragas Village. The method used is the historical method, which consists of heuristics, criticism, interpretation, and historiography. The results of the study indicate that Misalin Tradition has local wisdom values, in religious exchange rates, mutual cooperation, art, history, and economics.Keywords: Tradition, Misalin, Local Wisdom
REFORMULASI KETATANEGARAN INDONESIA Zulkarnain Zulkarnain
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 10, No 1 (2014): ISTORIA Edisi Maret 2014, Vol. 14, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.128 KB) | DOI: 10.21831/istoria.v10i1.3612

Abstract

Keinginan politik untuk melakukan perubahan atau amandemen UUD 1945 di era reformasi dilatarbelakangi oleh -pengalaman  sejarah masa lalu, baik masa Orde Lama (1959-1966) maupun pada masa Orde Baru (1966-1998). Bila kita kaji secara detail dan mendalam, dapat dikatakan bahwa UUD 1945 memang dibuat dalam keadaan tergesa-gesa, sehingga mengandung segi-segi kelemahan, yang memungkinkan munculnya pemerintahan yang diktator. Konstitusi ketatanegaraan Indonesia sebelum amandemen memberikan titik berat kekuasaan kepada Presiden. Majelis Permusyawaratan Rakyat, meskipun disebut sebagai pelaksana kedaulatan rakyat dan penjelmaan seluruh rakyat, dalam kenyataannya susunan dan kedudukannya sepenuhnya di bawah kendali presiden.Keinginan untuk menata ulang kedudukan lembaga-lembaga negara agar tercipta check and balances juga terasa begitu kuatnya. Demikian pula keinginan untuk memperjuangkan tegaknya hukum dan pengakuan serta perlindungan terhadap hak asasi manusia. Keinginan untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada daerah-daerah juga demikian menguat, sehingga kewenangan-kewenangan Pemerintah Daerah juga perlu diperkuat untuk mencegah terjadinya disintegrasi Bangsa. Kata Kunci: Reformulasi, Tatanegara,  Indonesia.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN NASIONALISME DI SEKOLAH PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUS YAYASAN GIRLAN NUSANTARA Diana Trisnawati
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 11, No 1 (2015): ISTORIA Edisi Maret 2015, Vol. 11, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.534 KB) | DOI: 10.21831/istoria.v11i1.5762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan sistem dan pola pendidikan karakter di Yayasan Girlan Nusantara, (2) Mendeskripsikan pengembangan modul pembelajaran sejarah berbasis pendidikan karakter untuk meningkatkan nasionalisme, dan (3) Menganalisis efektivitas modul pembelajaran sejarah berbasis pendidikan karakter dalam meningkatkan nasionalisme. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model desain ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pola pendidikan di Sekolah Pendidikan Layanan Khusus tidak menggunakan media dalam pembelajaran, (2) Pengembangan modul pembelajaran sejarah berbasis pendidikan karakter dilakukan melalui tahapan ADDIE dan mengalami 2 kali revisi, serta telah tervalidasi oleh ahli media dan selanjutnya berhasil diujicobakan di Sekolah Pendidikan Layanan Khusus Yayasan Girlan Nusantara Yogyakarta, dan (3) Uji efektivitas modul pembelajaran sejarah berbasis pendidikan karakter dilakukan dengan membandingkan nilai post test kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan menggunakan taraf signifikasi sebesar 5% dan diketahui bahwa nilai t hitung lebih besar dari pada t tabel (8,162 1,734) dan nilai signifikansi lebih kecil dari pada alpha 5%, maka dapat disimpulkan bahwa nilai nasionalisme post test antar kelompok eksperimen yang diberikan modul dengan kontrol yang tidak diberikan tindakan terdapat perbedaan. Kata Kunci: pengembangan, modul pembelajaran sejarah, nasionalisme.
Kesiapan Guru Sejarah SMA Islam 1 Gamping Sleman dalam Implementasi Kurikulum 2013 Aman Aman
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 11, No 2 (2015): ISTORIA Edisi September 2015, Vol. 11, No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.268 KB) | DOI: 10.21831/istoria.v11i2.7557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kesiapan guru sejarah SMA Islam I Gamping Sleman dalam implementasi kurikulum 2013, dan (2) mengetahui upaya-upaya apa yang telah dilakukan guru dan sekolah dalam mempersiapkan implementasi kurikulum 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, data yang digunakan adalah data hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi; validitas menggunakan triangulasi dan informant review; dan model analisis yang digunakan adalah model interaktif. guru sejarah di SMA Islam I Gamping Sleman yang berjumlah 2 orang pada dasarnya sudah siap untuk menerapkan kurikulum 2013 pada tahun 2014 ini. Hal ini ditunjukkan dengan kemampuannya untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berdasarkan perangkat pembelajaran, media pembelajaran,  dan lembar penilaian yang sudah sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013. Upaya-upaya yang dilakukan oleh guru dan sekolah adalah: mengikuti pelatihan kurikulum 2013 yang diselenggarakan oleh pemerintah, mengikutkan guru-guru untuk workshop kurikulum 2013 yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi dan LSM, serta mengikuti seminar-seminar kurikulum 2013 di sekolah-sekolah maupun dinas pendidikan. Kata Kunci: kesiapan, implementasi, kurikulum 2013
PERAN MUSEUM SASANA WIRATAMA DALAM MENINGKATKAN RASA CINTA TANAH AIR MASYARAKAT DESA TEGALREJO, KECAMATAN TEGALREJO, YOGYAKARTA Asteria Herbani
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 12, No 1 (2016): ISTORIA Edisi Maret 2016, Vol. 12, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.093 KB) | DOI: 10.21831/istoria.v12i1.9556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan pendapat masyarakat Desa Tegalrejo Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta terhadap keberadaan Museum Sasana Wiratama, dan (2) Menjelaskan upaya pemanfaatan Museum Sasana Wiratama Yogyakarta dalam meningkatkan rasa cinta tanah air masyarakat Desa Tegalrejo Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta. Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Kegiatan analisis yang dilakukan peneliti meliputi: menangkap, mencatat, menginterp retasikan dan menyajikan informasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Sasana Wiratama memiliki peranan penting dalam upaya meningkatkan rasa cinta tanah air masyarakat Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta. Melalui Museum Sasana Wiratama, masyarakat mampu mengetahui dan memahami sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro dan merasa semakin bangga dan cinta terhadap tanah air.Kata kunci: Peran, Museum Sasana Wiratama, rasa cinta tanah air.
Tantangan Pembelajaran Sejarah di Era Globalisasi Hermanu Joebagio
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 13, No 1 (2017): ISTORIA Edisi Maret 2017, Vol. 13, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.14 KB) | DOI: 10.21831/istoria.v13i1.17617

Abstract

AbstractThe impact of globalization both positive and negative is not only felt in the economic, social, and political. The existence of globalization also gives a significant influence in education. The purpose of writing this article is to know the position of learning history in the world of education in the era of globalization and explain the learning of history as an alternative inspiration history in the era of globalization. With historical complexity, and globalism already engulfing the world, it is necessary to consider innovations in historical learning, namely: (1) Drawing past red threads into present-day projection. The dark past and the good must be the basis of our projection to see how far the policy that has been done shows the right action. (2) The era of globalism is an open era that requires us to build an awareness that the national heritage of today's painted country is reflected in the social structure as well as the cultural structure. Both structures are local aspects admired by other nations, and should not be destroyed, but must be revitalized to confront globalism. Keywords: learning history, globalization, innovation
SAKRALISASI PEMBUKAAN UUD 1945 Wahyu Pambudi
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 14, No 1 (2018): ISTORIA Edisi Maret 2018, Vol. 14, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.796 KB) | DOI: 10.21831/istoria.v14i1.19401

Abstract

Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 telah lama di anggap sebagai staatsidee, dan oleh karenanya tidak boleh dirubah, merubahnya berarti merubah dasar negara. Namun kejanggalan-kejanggalan yang terdapat dalam Pembukaan Undang-undang Dasar itu menimbulkan beberapa pertanyaan dalam artikel ini, antara lain: (1) Bagaimanakah Staatsidee Negara Kesatuan Republik Indonesia? (2) Bagaimanakah kejanggalan-kejanggalan Pembukaan UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia? (3) Bagaimanakah kemungkinan amandemen terhadap Pembukaan UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia? Adapun metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur, yaitu mencari sumber-sumber dari buku-buku yang relevan dengan topik yang dibahas. Selain itu, digunakan juga sumber internet sebagai referensi penunjang yang melengkapi sumber-sumber kepustakaan. Kesimpulan yang didapat antara lain: Pertama, Staatsidee Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak terdapat dalam Proklamasi, melainkan dalam Pembukaan UUD 1945. Namun demikian itu tidak serta merta menjadi alasan bahwa Pembukaan itu sakral karena mengandung staatsidee, karena perubahan atau amandemen terhadapnya telah dijamin dalam Undang-Undan Dasar. Kedua, Kejanggalan-kejanggalan Pembukaan UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia antara lain terdapat ambigu tentang pernyataan kemerdekaan antara pada Proklamasi atau Pembukaan UUD 1945. Kejanggalan yang lain adalah inkonsistensi penggunaan kata Allah dan Tuhan. Kejanggalan selanjutnya adalah panggantian terhadap naskah pembukaan UUD sehingga berarti pula penggantian terhadap staatsidee yaitu Pancasila. Ketiga, Amandemen terhadap Pembukaan UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah kemungkinan yang rasional dan berlandaskan hukum. Sebaliknya pengsakralan terhadapnya adalah sebuah mitos yang tidak berdasar hukum. Kejanggalan pembukaan UUD 1945 dan kemungkinan tuntutan zaman yang berbeda seharusnya memungkinkan untuk tetap memberikan peluang terhadap Amandemen UUD, termasuk didalamnya adalah Pembukaan. Kata kunci: Staatsidee, Amandemen UUD
AKTUALISASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH Desvian Bandarsyah
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 10, No 1 (2014): ISTORIA Edisi Maret 2014, Vol. 14, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.218 KB) | DOI: 10.21831/istoria.v10i1.3592

Abstract

Abstrak  Problema kemanusiaan yang tengah kita dihadapi saat ini, memerlukan pemecahan sebagai jalan keluar dari dunia yang semakin sempit, brutal, dan kejam. Perlu terobosan filosopis-teoritis sebagai dasar pijakan di dalam menjalankan solusi yang tepat, terukur, sistematis, dan sistemik. Dengan demikian dunia keilmuan dan corak pendekatan pendidikan kita dalam tataran teoretis dan praktisnya harus mampu melepaskan diri dari pengaruh kelimuan warisan Cartesian yang mekanistik positivistik. Ilmu-ilmu sosial dan sejarah merupakan solusi dalam mengatasi krisis kemanusiaan dewasa ini. Terutama sejarah melalui implementasi pembelajaran yang tepat, sejarah dapat menjadi solusi efektif terhadap berbagai persoalan kemanusiaan kita, karena sejarah memuat pesan moral kemanusiaan dan pembelajaran sejarah dapat menderegulasikan nilai-nilai moral kemanusiaan yang terdapat di dalamnya. Suatu upaya di dalam menjalankan pendidikan karakter bagi generasi masa depan. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pembelajaran, Sejarah.
PENGEMBANGAN MEDIA GAMBAR “BE A SCIENTIST” DENGAN PROGRAM ADOBE FLASH CS3 UNTUK PEMBELAJARAN SEJARAH Dina Fitriana
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 11, No 1 (2015): ISTORIA Edisi Maret 2015, Vol. 11, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.452 KB) | DOI: 10.21831/istoria.v11i1.5760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media gambar “Be a Scientist” dengan program Adobe Flash CS3 untuk pembelajaran Sejarah kelas X SMA; (2) mengetahui kelayakan media gambar yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah research and development. Subjek uji coba dalam penelitian ini sejumlah 52 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas: wawancara, observasi, lembar penilaian, dan dokumentasi. Prosedur analisis data yang digunakan untuk menentukan kelayakan produk yang dikembangkan adalah: (1) data yang diperoleh dari lembar penilaian dikonversi ke skala 100; (2)  data dianalisis dengan statistik deskriptif; (3) data dianalisis menggunakan penilaian acuan patokan (PAP); (4) seluruh data dikonversi ke dalam skala 100 untuk menentukan kriteria kelayakan pada masing-masing aspek. Hasil penilaian menunjukkan bahwa skor media sebagai berikut: (1) aspek materi, penilaian layak dengan skor 79,4 dan kategori penilaian “B” (baik). (2) aspek media, penilaian layak dengan skor 81,6 dan kategori penilaian “B” (baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media gambar “Be a Scientist” yang dikembangkan layak digunakan untuk pembelajaran Sejarah di kelas X SMA pada materi pengaruh agama dan kebudayaan Islam di Indonesia. Kata Kunci: media gambar “Be a Scientist”, pembelajaran sejarah, Adobe Flash CS3.style='mso-bidi-font-style: normal'.  Kata kunci: connected, nested, parsial, berpikir kritis

Page 3 of 19 | Total Record : 190


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): ISTORIA Edisi September 2025, Vol. 21. No. 2 Vol. 21 No. 1 (2025): ISTORIA Edisi Maret 2025, Vol. 21. No. 1 Vol. 20 No. 2 (2024): ISTORIA Edisi September 2024, Vol. 20. No.2 Vol. 20 No. 1 (2024): ISTORIA Edisi Maret 2024, Vol. 20. No.1 Vol. 19 No. 2 (2023): ISTORIA Edisi September 2023, Vol. 19. No.2 Vol. 19 No. 1 (2023): ISTORIA Edisi Maret 2023, Vol. 19. No.1 Vol. 18 No. 2 (2022): ISTORIA Edisi September, Vol. 18. No.2 Vol. 18 No. 1 (2022): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 18. No. 1 Vol 17, No 2 (2021): ISTORIA Edisi September, Vol. 17. No. 2 Vol 17, No 1 (2021): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 17. No. 1 Vol 16, No 1 (2020): ISTORIA Edisi Maret 2020, Vol 16, No.1 Vol 16, No 2 (2020): ISTORIA Edisi September, Vol. 16. No. 2 Vol 15, No 2 (2019): ISTORIA Edisi September 2019, Vol. 15, No.2 Vol 15, No 1 (2019): ISTORIA Edisi Maret 2019, Vol. 15, No.1 Vol 14, No 2 (2018): ISTORIA Edisi September 2018, Vol. 14, No.2 Vol 14, No 1 (2018): ISTORIA Edisi Maret 2018, Vol. 14, No.1 Vol 13, No 2 (2017): ISTORIA Edisi September 2017, Vol. 13, No.2 Vol 13, No 1 (2017): ISTORIA Edisi Maret 2017, Vol. 13, No.1 Vol 12, No 2 (2016): ISTORIA Edisi September 2016, Vol. 12, No.2 Vol 12, No 1 (2016): ISTORIA Edisi Maret 2016, Vol. 12, No.1 Vol 11, No 2 (2015): ISTORIA Edisi September 2015, Vol. 11, No.2 Vol 11, No 1 (2015): ISTORIA Edisi Maret 2015, Vol. 11, No.1 Vol 10, No 1 (2014): ISTORIA Edisi Maret 2014, Vol. 14, No.1 Vol 9, No 1 (2011): ISTORIA Edisi April 2011, Vol. 9, No.1 Vol 8, No 1 (2010): ISTORIA Edisi September 2010, Vol. 8, No.1 Vol 7, No 1 (2008): ISTORIA Edisi Maret 2018, Vol. 7, No.1 More Issue