ISTORIA
Journal Istoria is a high quality research journal that is published by History Education Study Program Universitas Negeri Yogyakarta in collaboration with Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) and Keluarga Alumni Prodi Pendidikan Sejarah (KAPPS). Journal Istoria is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professional, and practitioners from all over the world.
Articles
190 Documents
KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI AMERIKA SERIKAT
Taat Wulandari
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 7, No 1 (2008): ISTORIA Edisi Maret 2018, Vol. 7, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (529.979 KB)
|
DOI: 10.21831/istoria.v7i1.6310
AbstractRegarding education is a means of countries to develop, there are some policiesand strategies to fulfill the above mission. Such as to provide good infrastructures andstructures to develop curriculum, to develop the quality of teachers, to increase education budget and to adopt the good aspect of others education system.This article is to elaborate education system in United States of America. Despite there are some countries which have good education system, USA has relatively good education system. It is not surprisingly that there are some qualified universities, so that some students choose these universities for studying. Up to now the numbers of Indonesian graduate from USA is still in the first range.Keywords: Education, policy.
TERNATE DAN USAHA BINA NEGARA ABAD XVI -XIX
Jamin Safi
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 12, No 1 (2016): ISTORIA Edisi Maret 2016, Vol. 12, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (58.157 KB)
|
DOI: 10.21831/istoria.v12i1.9540
Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang birokrasi tradisional kesultanan Ternate dan usaha bina negara. Penelitian ini menggunakan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Kesultanan Ternate didirikan sekitar abad ke-15. Sejak terbentuk, Kesultanan Ternate dibagi dalam dua zaman yaitu zaman zaman pra-Islam dan Zaman Islam. Kedudukan Sultan sebagai kepala negara dan juga berfungsi sebagai kepala pemerintahan. Sultan diberi dua macam hak yaitu Idhin (perintah) Jaib (hak veto). Tugas utama Sultan adalah melaksanakan keputusan bobato nyangimoi se tufkange (dewan 18) dan berkewajiban melindungi rakyat, negara, dan menyebarkan Islam karena posisinya sebagai imam besar. Kaitannya dengan pajak dan sistem pembiayaan negara, negara memiliki sumber pendapatan sendiri dalam memenuhi kebutuhannya yaitu dalam bentuk ngase (pembagian) hasil pendapatan baik di darat maupun di laut. Di samping itu, negara juga memberlakukan sistem pajak dan upeti yang dibebankan kepada rakyat. Sumber pendapatan lainnya juga diperoleh dari rempah-rempah seperti cengkeh dan pala.Kata Kunci: Ternate, Struktur pemerintahan, Pajak, Pembiayaan Negara.
Reformulasi Pembelajaran Sejarah: Sebuah Tantangan
Sardiman Sardiman
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 13, No 1 (2017): ISTORIA Edisi Maret 2017, Vol. 13, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (412.213 KB)
|
DOI: 10.21831/istoria.v13i1.17610
AbstractHistory is a strategic subject and very important to form a private student who love the homeland or spirited patriotism. Learning history in schools has started from the elementary school unit up to high school level. Of course, with material whose capacity follows the development of students. However, learning history in schools is considered less attractive, resulting in students feel bored and tired. It makes the outcome of learning history not optimal. Many critics say historical learning tends to be rote. Therefore, creative and innovative learning methods are needed to teach history to the students. This study aims to reformulate the inspiring and inspiring learning history. In addition, the need to explore the meaning of learning history that can be reflected with everyday life. This research is a qualitative research through several stages of research, including observation, in-depth interviews, and documentary. The results show that in history learning needs to be emphasized on the search for the meaning of a historical event associated with the values of life. History has a reflective, anti-inspirational function in anti, historical learning can build wisdom in the life of society and nation, histories make man wise. Reformulating one's learning history is done through renewal in historical learning activities to be more fun and inspirational. Keywords: reformulate, learning history, students
PENERAPAN KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN SEJARAH PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS
Danu Eko Agustinova
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 14, No 1 (2018): ISTORIA Edisi Maret 2018, Vol. 14, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.326 KB)
|
DOI: 10.21831/istoria.v14i1.19396
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) penerapan kurikulum 2013 dibeberapa sekolah di indonesia, (2) kedudukan mata pelajaran sejarah dalam kurikulum 2013, dan (3) evaluasi penerapan mata pelajaran sejarah pada kurikulum 2013 yang ada dibeberapa sekolah menegah atas di indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dan penelitian kualitatif dengan data sekunder dalam mendapatkan sumber-sumber data untuk penyusunannya. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang berbasis kompetensi dan karakter, (2) sejarah merupakan mata pelajaran yang mendapatkan amanat sebagai mata pelajaran pendidikan karakter dalam kurikulum 2013, (3) dalam penerapannya, mata pelajaran sejarah telah berhasil menjalankan amanat kurikulum 2013 yang berbasis pada kompetensi dan karakter, akan tetapi di dalam penerapannya terdapat hal-hal yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan, seperti sarana prasarana, metode pembelajaran, dan lain sebagainya.
PENGEMBANGAN MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS ANDROID DI KELAS X SMK PENERBANGAN AAG ADISUTJIPTO
Veri Setiawan;
Rizal Izmi Kusumawijaya
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 15, No 1 (2019): ISTORIA Edisi Maret 2019, Vol. 15, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (452.336 KB)
|
DOI: 10.21831/istoria.v15i1.23903
ABSTRAKTeknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu bidang yang berkembang pesat saat ini. Berbagai macam inovasi baru dikembangkan oleh para ahli. Pada penelitian ini, peneliti bertujuan untuk (1) mengembangkan media evaluasi pembelajaran sejarah berbasis android; (2) mengetahui efektifitas penggunaan media evaluasi pembelajaran sejarah berbasis android pada siswa kelas X SMK Penerbangan AAG Adisutjipto. Penelitian ini menggunakan model Addie oleh Molenda yang terdiri dari lima tahapan; (1) Analisis; (2) Desain; (3) Pengembangan; (4) Implementasi dan (5) Evaluasi. Hasil penelitian menunjukan kelayakan Media Evaluasi Pembelajaran Sejarah menurut ahli media diperoleh 92,3% dan termasuk dalam kategori sangat layak dan menurut ahli materi diperoleh 74% dan termasuk dalam kategori layak. Pada uji coba terbatas diperoleh persentase 82,6% dan termasuk dalam kategori sangat layak, pada Uji luas diperoleh persentase 80,5% dan termasuk dalam kategori sangat layak. Kata Kunci: Android, media evaluasi, sejarah ABSTRACT Information and communication technology is one of the most advanced fields today. Various new innovations come from the results of the development of the experts. In this research, the researchers aimed: (1) to produce history evaluation media based on android; (2) to know the effectiveness of the use of history evaluation media based on android applications in class X SMK Penerbangan AAG Adisutjipto. This research using ADDIE model by Molenda’s that consists of five stages; (1) analysis model; (2) design model; (3) development; (4) implementation; and (5) evaluation. The research result showed that History Evaluation Media based On Android with feasibility level according to the assessment by media expert was obtained by 92,3% which was category of very feasible, and assessment by material experts was obtained by 74% which was category of feasible. The limited trial result obtained percentage by 82,6% which was category of very feasible. The result of extensive trial obtained percentage by 80,5% which was category of very feasible. Keyword: Android, media evaluation, history
BERSIH DESA “KEBOAN” KOMUNITAS USING DESA ALIYAN KECAMATAN ROGOJAMPI KABUPATEN BANYUWANGI
Dwi Ayu Oktavia
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 15, No 2 (2019): ISTORIA Edisi September 2019, Vol. 15, No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (28.189 KB)
|
DOI: 10.21831/istoria.v15i2.25367
Desa Aliyan merupakan salah satu desa tempat basis berkonsentrasinya Suku Using yang ada di Banyuwangi yang masih kental akan adat budaya leluhurnya, yakni salah satu adat budaya leluhur yang tetap dilestarikan adalah Ritul Keboan. Ritual Keboan merupakan budaya bersih desa yang diselenggarakan setahun sekali, khususnya pada Suku Using. Pelaksanaan ritual ini diadakan berkaitan dengan pertanian yang digelar oleh masyarakat Suku Using di Desa Aliyan pada Bulan Sura. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis ritual adat kebo-keboan sebagai budaya luhur masyarakat Suku Using kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan tahapan: (1) pemilihan topik, (2) pengumpulan sumber, (3) kritik sumber, (4) interpretasi, (5) penulisan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan Ritual Adat Keboan merupakan salah satu budaya leluhur Suku Using yang masih dilestarikan oleh generasi Using yang berada di Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi.
PEMBELAJARAN IPS SEBAGAI MEDIA PENANAMAN NASIONALISME
Taat Wulandari
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 8, No 1 (2010): ISTORIA Edisi September 2010, Vol. 8, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (508.942 KB)
|
DOI: 10.21831/istoria.v8i1.3718
Berbicara tentang nasionalisme tidak akan pernah ketinggalan zaman. Nasionalisme bukanlah suatu rasa dalam diri seseorang yang melekat sejak lahir, tetapi perwujudan dari respons manusia terhadap masalah-masalah yang dihadapinya. Di era globalisasi ini nasionalisme bangsa Indonesia sepertinya sedang mengalami pernurunan. Indikatornya dapat dilihat dengan semakin banyaknya aksi-aksi yang menunjukkan euforia kelompok, keagamaan, maupun yang sifanya kedaerahan. Lembaga pendidikan seperti sekolah adalah salah satu wahana yang dapat mengemban penanaman dan pelestarian nasionalisme. Mata pelajaran -mata pelajaran yang ada merupakan media yang tepat untuk menanamkan rasa nasionalisme pada generasi muda Indonesia. IPS sebagai satu mata pelajaran di sekolah, sangat relevan sebagai alat menumbuhkan nasionalisme, mengingat tujuan IPS adalah membentuk siswa menjadi warga negara yang baik. Melalui kegiatan-kegiatan pembelajaran yang beragam dalam IPS, guru dapat menanamkan nasionalisme pada diri siswa. Kata Kunci: nasionalisme, pembelajaran IPS
FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG KUALITAS PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA 5 YOGYAKARTA
admin Wisnu istoria
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 9, No 1 (2011): ISTORIA Edisi April 2011, Vol. 9, No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (203.189 KB)
|
DOI: 10.21831/istoria.v9i1.6257
ABSTRAK Pembelajaran sejarah memiliki karakteristik khusus dalam tujuan pencapaiannya terutama menyangkut tertanamkannya nilai-nilai kesadaran sejarah dan nasionalisme, di samping kemampuan akademik siswa. Untuk menanamkan nilai-nilai tersebut, maka perlu pembelajaran yang inovatif sehingga perlu pendukung agar pembelajaran sejarah menjadi berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika pembelajaran sejarah di SMA 5 Yogyakarta selama ini, dan mengetahui faktor-faktor yang mendukung kualitas pembelajaran sejarah di SMA tersebut. Hal ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa SMA 5 Yogyakarta tergolong sekolah yang memiliki tingkat keberhasilan tinggi dalam proses pembelajaran maupun dalam realitas outputnya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bersifat naturalistik. Sedangkan strategi yang digunakan mengingat penelitian tersebut sudah direncanakan secara terperinci dalam proposal sebelum peneliti terjun ke lapangan, maka strateginya yang cocok adalah embedded research (penelitian terpancang). Adapun langkah-langkahnya adalah 1) pengumpulan sumber melalui wawancara, observasi, dan teknik dokumentasi); 2) mereduksi data dengan tujuan untuk menyederhanakan dan mengkategorisasi data; 3) menyajikan data dalam bentuk deskripsi memorial; 4) menarik kesimpulan sebagai hasil interpretasi; 5) mengajukan rekomendasi berupa implikasi; dan 6) menyusun laporan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika pembelajaran sejarah di SMA 5 Yogyakarta selama ini menunjukkan keanekaragaman pencerminan dimana proses pembelajaran sudah berlangsung cukup baik. Proses pembelajaran sejarah menunjukkan adanya kualitas proses dan hasil pembelajaran. Penilaian yang dilaksanakan oleh guru juga sudah mencakup penilaian proses dan produk pembelajaran. Selanjutnya melalui penelitian ini ditemukan faktor-faktor yang mendukung kualitas pembelajaran di SMA 5 Yogyakarta tersebut yakni adanya kompetensi guru yang sudah memiliki kompetensi dengan baik; adanya sikap siswa yang positif terhadap pelajaran sejarah; adanya motivasi yang cukup tinggi untuk berprestasi dalam mata pelajaran sejarah; sarana pembelajaran yang cukup memadai; dan iklim kelas yang mendukung proses pembelajaran sejarah. Dengan demikian hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan landasan atau pedoman bagi pimpinan sekolah maupun guru pada umumnya untuk senantiasa memerhatikan faktor-faktor yang mendukung terwujudnya kualitas pembelajaran. Kata Kunci: pembelajaran, kualitas, sejarah.
Pengembangan Media Blog Sejarah sebagai Alternatif Media Pembelajaran Sejarah di Sekolah Menengah Atas
Sudrajat, Ajat;
Zulkarnain, Zulkarnain
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 11, No 2 (2015): ISTORIA Edisi September 2015, Vol. 11, No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1066.172 KB)
|
DOI: 10.21831/istoria.v11i2.7565
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana langkah-langkah pengembangan media blog sejarah sebagai media pembelajaran sejarah di SMA, (2) mengetahui bagaimana efektivitas media blog sejarah dalam pembelajaran sejarah di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development yang terdiri dari empat tahapan, yaitu: (1) tahap pendahuluan yang meliputi kegiatan pengumpulan informasi terkait dengan arti penting media blog sejarah sebagai media pendukung pembelajaran, (2) tahap desain media blog dan strategi implementasi media sebagai pengembangan bentuk produk awal, (3) tahap uji coba, evaluasi dan revisi melalui implementasi pembelajaran sejarah di SMA, dan (4) tahap implementasi dan pembinaan berkelanjutan dalam implementasi media blog sebagai media alternatif pembelajaran sejarah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. 1)langkah-langkah pengembangan blog sebagai media pembelajaran sejarah di SMA melalui: a) studi pendahuluan, b) merencanakan dan menyusun blog, c) melakukan uji coba terbatas di 1 SMA, evaluasi dan revisi blog. 2) Melalui uji coba terbatas pada 1 sekolah yakni SMA N 5 Yogyakarta. Uji coba blog menunjukkan bahwa media blog efektif dengan rerata skor pre tes sebesar 78,57 dan pos tes sebesar 93,71. Dengan demikian peran media blog dalam pembelajaran sejarah sebesar 15,14 persen. Kata Kunci: pembelajaran sejarah, media blog, dan Sekolah Menengah Atas
PENANAMAN KESADARAN SEJARAH DAN SIKAP NASIONALISME DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 2 BANGGAI
Sinyo A Lamato
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 12, No 2 (2016): ISTORIA Edisi September 2016, Vol. 12, No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (148.48 KB)
|
DOI: 10.21831/istoria.v12i2.11055
Abstract: The purpose of the research is to reveal: (1) the reality of historical learning at SMAN 2 Banggai during this time, (2) to know the history of teacher efforts to create awareness of history and nationalism in historical learning at SMA Negeri 2 Banggai, and (3) to know constraints of the history teacher embed the a sense of history and nationalism at SMA Negeri 2 Banggai. The approach method used in this research is descriptive qualitative method. The results showed : (a) learning based on KTSP in SMA 2 Banggai and teachers use varied methods and appropriate media learning materials, (b) instill a sense of history and nationalism in learning history through: (1) approach to students, (2) cultivating history for the development of national culture, (3) teachers more use varied learning methods, (4) implement activities of PPBN, (5) efforts to instill a sense of pride as a nation of Indonesia. Constraints history of teachers instill a sense of history and nationalism in learning history that (1) professionalism of teachers history, (2) limited allocation of time history lesson, (3)lLearning facilities and infrastructure, (4) the attitude of the students in the learning process, (5) the development of communication tools. Keywords: awareness of history, nationalism, historical learning