cover
Contact Name
Angga Hadiapurwa
Contact Email
angga@upi.edu
Phone
+6285221282902
Journal Mail Official
curricula@upi.edu
Editorial Address
Program Studi Pengembangan Kurikulum, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung 40154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Curricula: Journal of Curriculum Development
ISSN : 29647339     EISSN : 28307917     DOI : https://doi.org/10.17509/curricula
Core Subject :
Curricula: Journal of Curriculum Development is an open access and peer-reviewed journal published by Curriculum Development Study Program, Faculty of Education, Universitas Pendidikan Indonesia in collaboration with Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN) MoU file. The journal includes particular interests in issues related to research results on curriculum development, including curriculum design, implementation, evaluation, and learning development (resources, models, media, and assessment). Curricula: Journal of Curriculum Development aims to publish research conducted by researcher, teachers, lecturers, and others focusing on research at the levels of Early Childhood, Elementary, Junior High, or Senior High Schools, as well as Higher-Education. This journal is published quarterly, in March, June, September, and December.
Arjuna Subject : -
Articles 264 Documents
Principles of curriculum development to improve the quality of learning with Kurikulum Merdeka Nina Nuraini; Levina Syafin Tejasukmana; Fauzan Yahtadi; Mega Tri Nadya
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 2 No. 1 (2023): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v2i1.52058

Abstract

The curriculum is a reference for education components in carrying out learning. The curriculum must constantly be updated to suit the needs of students from time to time. Curriculum development is essential so learning can follow applicable norms and laws and achieve educational goals, as stated in Law No. 20 of 2003. Until now, the Merdeka curriculum has become a new product of the curriculum development process. This study aims to determine the principles applied to create a curriculum, to know the directions in the Merdeka curriculum, and how the Merdeka Curriculum is developed. This research is descriptive qualitative, where the collection is carried out using the literature study method. Data comes from various literature related to curriculum development. This study describes its findings that the five principles of curriculum development and the characteristics of the independent curriculum are very diverse. The independent curriculum is an innovation that focuses on developing students' competencies to be helpful in society. The Independent Curriculum needs to focus on remote areas of Indonesia to equalize the quality of education throughout the country.   Abstrak Kurikulum menjadi acuan bagi para komponen Pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran. Kurikulum pun harus selalu diperbarui agar sesuai dengan kebutuhan siswa dari waktu ke waktu. Pengembangan kurikulum penting dilakukan agar pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku serta dapat mencapai cita-cita dari tujuan pendidikan sebagaimana tercantum pada UU No. 20 Tahun 2003. Hingga saat ini, kurikulum Merdeka menjadi produk baru dari proses pengembangan kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui prinsip-prinsip yang diterapkan untuk membuat kurikulum, mengetahui prinsip-prinsip yang ada di kurikulum Merdeka, bagaimana pengembangan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dimana pengumpulan dilaksanakan dengan metode studi kepustakaan. Data bersumber dari berbagai literatur-literatur yang berkaitan dengan pengembangan kurikulum. Penelitian ini menguraikan temuannya, bahwa lima prinsip pengembangan kurikulum dan karakteristik dari kurikulum merdeka sangat beragam. Kurikulum merdeka menjadi inovasi kurikulum yang berfokus pada pengembangan kompetensi siswa agar dapat bermanfaat di masyarakat. Kurikulum Merdeka perlu untuk berfokus pada daerah pelosok Indonesia guna meratakan kualitas Pendidikan di seluruh negeri. Kata Kunci: Kurikulum merdeka; prinsip pengembangan; prinsip pembelajaran
Merdeka Belajar Kampus Mengajar (MBKM) curriculum evaluation Referen Piliano; Rosa Choerunnisa; Muhammad Sultan Alvaro; Shalita Aura Pranadinata; Angga Hadiapurwa; Ridha Pratama Rusli
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 2 No. 1 (2023): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v2i1.52033

Abstract

Curriculum evaluation is an essential aspect in assessing the application of the curriculum in learning, with the development of the MBKM curriculum making learning changes in every tertiary institution. So, it is necessary to have a study related to evaluating the MBKM curriculum. The purpose of this research is to be able to examine the impacts and problems found in the MBKM curriculum. The approach used is qualitative with library study data collection. This study's results show that a positive and good response is received in evaluating the MBKM curriculum. MBKM is considered to be able to develop students' abilities. One of the developing abilities is the self-quality possessed by students. Even so, there are still some things that need to be improved. So far, the problem is that evaluations are mainly carried out summatively. For this reason, it is hoped that there will be improvements related to the MBKM curriculum and assessments using both summative and formative methods because they complement each other.   Abstrak Evaluasi kurikulum menjadi salah satu aspek penting dalam menilai penerapan kurikulum dalam pembelajaran, dengan perkembangan kurikulum MBKM membuat pembelajaran mengalami perubahan di setiap perguruan tinggi. Sehingga diperlukan adanya kajian berkaitan dengan evaluasi kurikulum MBKM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengkaji dampak serta permasalahan yang ditemukan pada kurikulum MBKM. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam evaluasi kurikulum MBKM mendapatkan respon yang positif serta baik. MBKM dinilai dapat mengembangkan kemampuan yang dimiliki oleh mahasiswa. Kemampuan yang berkembang juga salah satunya adalah kualitas diri yang dimiliki oleh mahasiswa. Meskipun begitu masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Sejauh ini permasalahan yang dihadapi adalah bahwa evaluasi masih banyak dilaksanakan secara sumatif. Untuk itu ke depannya diharapkan terdapat perbaikan kembali berkaitan dengan kurikulum MBKM serta penilaian dengan menggunakan kedua metode yaitu sumatif dan formatif, karena kedua penilaian tersebut saling melengkapi. Kata Kunci: evaluasi kurikulum; kurikulum; MBKM; Merdeka Belajar Kampus Merdeka
Learning approaches and strategies in online learning Shinta Ratna Yudhi Hapsari; Zhafirah Azzahrawaani; Adisa Siti Nurazizah; Alif Ismail; Gina Ramdanis; Ima Siti Halimah; Linda Angel Callista
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 2 No. 1 (2023): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v2i1.53638

Abstract

The existence of a policy of limiting activities by the government during the Covid-19 pandemic resulted in limited educational activities in schools. Online learning is an alternative for students and educators to be able to carry out learning even though they do not meet face to face in carrying out the Teaching and Learning Activities (KBM) process. This research was conducted with the aim of knowing learning approaches and strategies that can be implemented in online learning. The literature review method shows that online learning strategies can be implemented: control, organizing, and motivation. Meanwhile, the approaches that can be adapted to online learning are Student-Centered, individual, educative, and emotional approaches. This type of strategy and approach can be adjusted by the teacher depending on the conditions faced by students and teachers. With learning strategies and approaches, teaching and learning activities can be carried out properly and in a structured manner even though they are carried out online. Therefore, it is important for educators to develop learning strategies and approaches that suit the conditions and needs of students.   Abstrak Adanya kebijakan pembatasan aktivitas oleh pemerintah ketika pandemi Covid-19 mengakibatkan terbatasnya aktivitas pendidikan di sekolah. Pembelajaran daring menjadi alternatif bagi peserta didik dan pendidik agar dapat melakukan pembelajaran meskipun tidak bertemu secara langsung dalam menjalankan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pendekatan dan strategi pembelajaran yang dapat diimplementasikan pada pembelajaran daring. Melalui metode literature review, diperoleh hasil bahwa strategi pembelajaran daring yang dapat dilaksanakan adalah strategi pengontrolan, strategi pengorganisasian, dan strategi pemberian motivasi. Sedangkan jenis pendekatan yang dapat disesuaikan dengan pembelajaran daring terdapat Student Centered Approaches, pendekatan individu, pendekatan edukatif, dan pendekatan emosional. Jenis strategi dan pendekatan ini dapat disesuaikan oleh guru tergantung dari kondisi yang dihadapi oleh peserta didik dan guru. Dengan strategi dan pendekatan pembelajaran, kegiatan KBM dapat dilakukan dengan baik dan terstruktur meskipun dilakukan secara daring. Oleh karena itu, penting bagi pendidik dalam mengembangkan strategi dan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan bagi para peserta didik. Kata Kunci: Pembelajaran daring; pendekatan pembelajaran; strategi pembelajaran
Evaluation of learning during the COVID-19 pandemic Fitriani Sabila; Naureza Rania Shafa; Nisrina Kurnia Maharani; Sadam Mochammad Rashad; Theitsar Syakhisksar Rohim Permana; Lien Halimah
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 2 No. 1 (2023): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v2i1.52028

Abstract

The learning process is an essential part of education, as it aims to equip students with experiential abilities, moral understanding, and skills, enabling positive developments in their learning journey. Success in the learning process serves as a benchmark for achieving learning goals. An evaluation or assessment process is necessary to determine the achievement of learning objectives. Evaluation in learning holds significant strategic meaning in education. Learning evaluation aims to assess the development of students' learning outcomes after participating in the learning process. Evaluation is also conducted to determine the effectiveness and efficiency of the methods employed by the teacher during the learning process. The research method used in this study is qualitative research with a descriptive content analysis approach. The critical role of learning evaluation is not only defined by the system and characteristics of educators but also by the objectives, functions, principles, validity, and reliability of the evaluation tools used, which can influence the evaluation process in learning.   Abstrak Proses pembelajaran merupakan bagian terpenting dalam pendidikan sebagai salah satu upaya untuk membekali diri peserta didik dengan kemampuan-kemampuan yang bersifat pengalaman, pemahaman moral dan keterampilan supaya peserta didik dapat mengalami perkembangan yang bersifat positif. Keberhasilan dalam proses pembelajaran menjadi tolak ukur tercapainya suatu tujuan dalam pembelajaran. Untuk mengetahui tercapainya suatu tujuan pembelajaran, maka perlu dilakukan proses evaluasi atau penilaian. Evaluasi dalam pembelajaran memiliki arti penting dan strategis dalam pendidikan. Secara garis besar, evaluasi pembelajaran memiliki tujuan untuk mengetahui perkembangan hasil belajar peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. Evaluasi juga dilakukan untuk mengetahui tingkat efektivitas dan efisiensi metode yang digunakan guru selama proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan termasuk jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis isi bersifat deskriptif. Peran penting pada evaluasi pembelajaran tidak hanya dapat dilihat dari pendekatan dan karakteristik pendidik. Evaluasi pembelajaran ini memiliki peran penting dari tujuan, fungsi, prinsip, validitas, dan reliabilitas alat evaluasi pembelajaran juga dapat mempengaruhi proses evaluasi dalam pembelajaran. Kata Kunci: evaluasi; evaluasi pembelajaran; pembelajaran daring 
Systematic literature review: Curriculum development principle Amanda Azalia; Deswa Putri Lerian; Erwin Taufik; Sarah Nurul Izzah; Surya Nugraha; Ghaitsa Zahira Arya
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 2 No. 1 (2023): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v2i1.53637

Abstract

Curriculum development is significant to do. The curriculum is the core of the essential educational process carried out in various schools. Indonesia has undergone several changes to the newest curriculum, namely the independent curriculum. Changes in the education curriculum must adapt to the times without leaving the relevant cultural values of society. The method used in this study is a literature study through sources related to the principles of curriculum development. Curriculum development sources include; empirical data, experimental data, folklore, and general community knowledge. The directions in curriculum development are divided into two things: (1) General Principles, which include; the principle of relevance, the principle of flexibility, the principle of continuity, the principle of practicality, and the principle of effectiveness, (2) Specific Principles include; principles of determining educational goals, selecting educational content, selecting teaching and learning processes, selecting media and teaching tools, and principles relating to assessment. The curriculum plays a vital role in determining the success of education because the existence of the curriculum is concrete evidence in trying to achieve national education goals.   Abstrak Kurikulum menjadi inti dari proses pendidikan yang penting dilakukan di berbagai sekolah. Indonesia telah mengalami beberapa kali pergantian sampai kurikulum terbaru, yaitu kurikulum merdeka. Perubahan kurikulum pendidikan haruslah menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya masyarakat yang relevan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kepustakaan melalui sumber yang berkaitan dengan prinsip pengembangan kurikulum. Sumber-sumber pengembangan kurikulum, meliputi; data empiris, data eksperimen, cerita rakyat dan pengetahuan umum masyarakat. Adapun prinsip-prinsip dalam pengembangan kurikulum terbagi atas dua hal: Prinsip Umum, yang meliputi; prinsip relevansi, prinsip fleksibilitas, prinsip kontinuitas, prinsip praktis, dan prinsip efektivitas, Prinsip Khusus, yang meliputi; prinsip penentuan tujuan pendidikan, prinsip pemilihan isi pendidikan, prinsip pemilihan proses belajar mengajar, prinsip pemilihan media dan alat pengajaran, dan prinsip yang berkenaan dengan penilaian. Kurikulum berperan penting dalam menentukan keberhasilan pendidikan, karena keberadaan kurikulum menjadi salah satu bukti nyata dalam tercapainya tujuan pendidikan nasional. Kata Kunci: Kurikulum; pengembangan kurikulum; prinsip pengembangan 
Analyzing the efficacy of outcome-based education in Kurikulum Merdeka: A literature-based perspective Risna Risna
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 2 No. 2 (2023): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v2i2.59624

Abstract

This study analyzes the effectiveness of Outcome-Based Education in Kurikulum Merdeka from a literature-based perspective. Through a literature review, this effectiveness analysis method combines theoretical and practical aspects to better understand the contribution of Outcome-Based Education in Kurikulum Merdeka from a literature-based perspective. Students can improve their reading comprehension skills by developing literary skills, interpreting metaphor and symbolism, and appreciating literary style and structure. This analysis concludes that Results-Based Education in Kurikulum Merdeka when viewed from a literature-based perspective, can increase students' understanding of literary works, develop literary skills, broaden appreciation of literary diversity, and encourage creativity in writing literature. To maximize the effectiveness of Outcome-Based Education in Kurikulum Merdeka from a literature-based perspective, strong integration between literature and results-based learning, development of critical thinking skills through literature, an emphasis on appreciation of literary diversity, and an emphasis on creativity in writing literature can be implemented.   Abstrak Penelitian ini menganalisis keefektifan Pendidikan Berbasis Hasil dalam Kurikulum Merdeka dari perspektif berbasis sastra. Melalui peninjauan literatur, metode analisis keefektifan ini menggabungkan aspek teoretis dan praktis untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kontribusi Pendidikan Berbasis Hasil dalam Kurikulum Merdeka dari perspektif basis sastra. Melalui pengembangan keterampilan sastra, siswa dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman, menafsirkan metafora dan simbolisme, serta menghargai gaya dan struktur sastra. Analisis ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Berbasis Hasil dalam Kurikulum Merdeka, jika dilihat dari perspektif berbasis sastra, memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang karya sastra, mengembangkan keterampilan sastra, memperluas apresiasi terhadap keanekaragaman sastra, dan mendorong kreativitas dalam menulis sastra. Untuk memaksimalkan keefektifan Pendidikan Berbasis Hasil dalam Kurikulum Merdeka dari perspektif berbasis sastra, integrasi yang kuat antara literatur dan pembelajaran berbasis hasil, pengembangan keterampilan berpikir kritis melalui sastra, penekanan pada apresiasi terhadap keanekaragaman sastra, dan penekanan pada kreativitas dalam menulis sastra dapat diimplementasikan. Kata Kunci: basis sastra; Kurikulum Merdeka; pendidikan berbasis hasil
Evaluative study of the Kurikulum Merdeka learning system in Bandung Private Elementary Schools Endang Purwati; Zainal Arifin
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 2 No. 2 (2023): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v2i2.58991

Abstract

An educational institution is considered successful if it can be measured from the evaluation activities’ success. This research was conducted to evaluate the implementation of the independent curriculum using the Countence Stake evaluation model which focuses on antecedents, transactions, and outcomes. The sample used consisted of 26 respondents consisting of school principals, class teachers, and subject teachers at private elementary schools in Bandung City who implemented the Merdeka Curriculum starting in the 2022-2023 school year simultaneously from phases A, B and C. The sample was taken using the purposive sampling method, which was taken manually by the way the respondents filled out the distributed questionnaire forms. Based on the research, it shows that (1) the process of learning the independent curriculum in elementary schools is quite effective, although its implementation is still not optimal; (2) The obstacles to implementing the independent curriculum include the use of textbooks as learning resources; (3) Designing better learning strategies is needed. From this study it can be concluded that teachers must be more creative in guiding students in projects and can inspire them to develop their potential and instill character values. In addition, teachers must develop their skills so that they can carry out fun learning.   Abstrak Suatu instansi pendidikan dinilai berhasil apabila dapat diukur dari keberhasilan kegiatan evaluasi yang dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan kurikulum merdeka dengan menggunakan model evaluasi Countence Stake yang menitikberatkan pada antecedent, transaction, dan outcomes. Sampel yang digunakan terdiri dari 26 responden yang terdiri dari kepala sekolah, guru kelas dan guru mata pelajaran di SD Swasta Kota Bandung yang menerapkan Kurikulum Merdeka mulai tahun ajaran 2022-2023 secara serentak dari fase A, B dan C. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling, yang diambil secara manual dengan cara responden mengisi form kuesioner yang dibagikan. Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses pembelajaran kurikulum merdeka di sekolah dasar berjalan cukup efektif, meskipun penerapannya masih belum optimal; (2) Kendala penerapan kurikulum merdeka antara lain penggunaan buku teks sebagai sumber belajar; (3) Perancangan strategi pembelajaran yang lebih baik dibutuhkan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru harus lebih kreatif dalam membimbing siswa dalam proyek dan dapat menginspirasi mereka untuk mengembangkan potensi dan penanaman nilai karakter. Selain itu, guru harus mengembangkan keterampilannya agar dapat melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan. Kata Kunci: evaluasi program; implementasi kurikulum merdeka; model countenance stake
Evaluation of learning English with the illuminative model in the Fun English program Risa Ginting
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 2 No. 2 (2023): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v2i2.59000

Abstract

English is an international language used by almost all countries, one of which is Indonesia. English is also very important to learn because it can be used to communicate with many people in various countries. This study aims to determine the level of students' learning skills in English conversation classes, to measure the level of effectiveness of the Fun English program in developing students' English skills, as well as to make improvements and improvements to the Fun English learning program, which is evaluated using the illuminative model. This study used the literature study method, and data collection was carried out using direct observation techniques in the Fun English program. The participants in this study were English course leaders, teachers, and students who participated in an English conversation practice program. The study results show that the learning evaluation implemented in the Fun English program is effective enough to measure students' English proficiency. The Fun English program is quite effective in developing students' English conversation skills, especially in listening, speaking, pronunciation, and fluency.   Abstrak Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang digunakan oleh hampir semua negara, salah satunya adalah Indonesia. Bahasa Inggris juga sangat penting untuk dipelajari karena dapat digunakan sebagai alat komunikasi dengan banyak orang pada berbagai macam negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecakapan belajar para siswa dalam kelas percakapan bahasa Inggris, mengukur tingkat efektivitas program Fun English dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris siswa, serta untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan program pembelajaran Fun English yang di evaluasi menggunakan model iluminatif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi secara langsung pada program Fun English. Partisipan dalam penelitian ini adalah pimpinan kursus bahasa Inggris, guru, dan murid-murid yang mengikuti program latihan percakapan bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran yang diterapkan dalam program Fun English ini sudah cukup efektif untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris siswa. Program Fun English ini cukup efektif untuk mengembangkan kemampuan percakapan siswa dalam bahasa Inggris khususnya dalam aspek menyimak, berbicara, pelafalan, dan kelancaran. Kata Kunci: evaluasi pembelajaran; fun English; model illuminatif; pembelajaran Bahasa Inggris
Evaluation of post-education and training to determine alumni performance quality Nia Kurniawati
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 2 No. 2 (2023): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v2i2.58882

Abstract

Education and training are structured and planned actions or processes with the aim of forming an optimal learning environment. The purpose of this article is to increase understanding of post-education and training evaluation and the importance of seeing the quality of education and training alumni on an ongoing basis. Through an effective and continuous evaluation, we can identify the strengths and weaknesses of training programs, provide recommendations for appropriate improvements, and improve the quality of education and training alumni to face competition in the ever-evolving world of work. The method used in this research is a descriptive method using a literature study approach. The findings obtained from this article are that as a whole, the community has not directly experienced the impacts and benefits provided by the various types of training held. The conclusion is that it is often found that a training activity is ultimately only limited to measuring the output of training participants and tends to ignore alumni outcomes. Outcomes of this training can be known through post-training evaluation activities which are carried out three to 6 months after the training is completed.   Abstrak Pendidikan dan pelatihan merupakan tindakan atau proses yang terstruktur dan terencana dengan tujuan membentuk lingkungan pembelajaran yang optimal. Tujuan dari artikel ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang evaluasi pasca pendidikan dan pelatihan serta pentingnya melihat kualitas alumni diklat secara berkelanjutan. Melalui evaluasi yang efektif dan berkelanjutan, kita dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan program pelatihan, memberikan rekomendasi perbaikan yang tepat, dan meningkatkan kualitas alumni diklat untuk menghadapi persaingan di dunia kerja yang terus berkembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif menggunakan pendekatan studi literatur. Temuan yang didapat dari artikel ini bahwa secara keseluruhan, masyarakat hingga saat ini belum mengalami secara langsung dampak dan manfaat yang diberikan oleh berbagai jenis diklat yang diselenggarakan. Kesimpulannya bahwa banyak sekali ditemukan bahwa suatu kegiatan diklat ini pada akhirnya hanya sebatas mengukur output peserta diklat dan cenderung mengabaikan outcome alumni. Outcome diklat ini dapat diketahui melalui kegiatan evaluasi pasca diklat yang dilakukan tiga sampai 6 bulan setelah diklat selesai dilaksanakan. Kata Kunci: evaluasi; evaluasi pasca diklat; outcome diklat
Discrepancy evaluation of social reconstruction-based curriculum implementation at Sekolah Rimba Indonesia Rika Yustikarini
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 2 No. 2 (2023): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v2i2.58981

Abstract

This study aims to determine the suitability of implementing a social reconstruction-based curriculum at Sekolah Rimba Indonesia based on the ideological criteria and characteristics of the social reconstruction curriculum of experts, namely John D., Mc Neil, and Michael Stephen Schiro used the discrepancy evaluation model. The selected resource persons are teachers and principals at Sekolah Rimba. This data collection technique is through interviews, observations, and document studies. The data analysis technique used Miles and Hubberman, namely condensation and presentation of data, and conclusion. The results of the study describe the implementation of a social reconstruction-based curriculum at Sekolah Rimba Indonesia, which includes aspects of the basic concepts and objectives of the social reconstruction curriculum, teaching perspectives, the nature of learning, teaching, and evaluation have been following the criteria set at the beginning of the study. The implementation of the curriculum at Sekolah Rimba Indonesia can be maintained and used as a reference for schools that adopt the social reconstruction curriculum. In this study, the long-term outcomes assessment aspect of Sekolah Rimba Indonesia was not included as an aspect of the research.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara implementasi kurikulum berbasis rekonstruksi sosial di Sekolah Rimba Indonesia yang berdasarkan dengan kriteria Ideologis dan ciri khas kurikulum rekonstruksi sosial para ahli yaitu John D., Mc Neil dan Michael Stephen Schiro dengan model evaluasi discrepancy. Narasumber yang dipilih yaitu guru dan kepala sekolah di Sekolah Rimba. Teknik pengumpulan data ini melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan Miles dan Hubberman yaitu kondensasi dan penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan implementasi kurikulum berbasis rekonstruksi sosial di Sekolah Rimba Indonesia yang meliputi aspek konsep dasar dan tujuan kurikulum rekonstruksi sosial, perspektif pengajaran, sifat pembelajaran, pengajaran, dan evaluasi telah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan di awal penelitian. Implementasi kurikulum di sekolah Rimba Indonesia dapat dipertahankan dan dijadikan rujukan sekolah yang mengadaptasi kurikulum rekonstruksi sosial. Dalam penelitian ini aspek penilaian long term outcomes Sekolah Rimba Indonesia tidak dimasukkan sebagai aspek penelitian. Kata Kunci: implementasi kurikulum; kurikulum rekonstruksi sosial; model evaluasi discrepancy

Page 6 of 27 | Total Record : 264