cover
Contact Name
Ipung dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
+6285199110809
Journal Mail Official
sportmu@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl Karimata No 49, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, 68124
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
ISSN : 27161900     EISSN : 27756254     DOI : https://doi.org/10.32528/sport-mu
Core Subject :
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga dikelola oleh Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan diterbitkan Oleh Universitas Muhammadiyah Jember, jurnal ini memuat artikel hasil penelitan yang berkaitan dengan pendidikan olahraga, ilmu olahraga dan kesehatan jasmani serta olahraga rekreasi dan tradisional. jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2020.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Peran Kekuatan Otot Lengan dalam Optimalisasi Akurasi Servis Panjang Bulutangkis Marsuna
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 2 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sport-mu.v6i2.4581

Abstract

Servis panjang merupakan teknik dasar penting dalam permainan bulutangkis yang menuntut akurasi dan kekuatan pukulan. Salah satu faktor fisik yang memengaruhi keberhasilan servis panjang adalah power lengan, karena berperan dalam menghasilkan pukulan yang kuat dan terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kekuatan otot lengan dalam optimalisasi akurasi dan jarak servis panjang bulutangkis. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 10 Kendari yang berjumlah 37 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria siswa laki-laki yang mampu melakukan servis panjang, sehingga jumlah sampel adalah 37 orang. Instrumen penelitian meliputi tes pull-up sebagai indikator kekuatan ototlengan dan tes kemampuan servis panjang untuk menilai akurasi dan jarak hasil pukulan. Berdasarkan hasil uji korelasi, diperoleh nilai koefisien hubungan antara kekuatan otot lengan dan performa servis panjang sebesar r = 0,42, termasuk korelasi sedang, dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Nilai koefisien determinasi (r² = 0,18) mengindikasikan bahwa kekuatan otot  lengan memberikan kontribusi sebesar 18,4% terhadap akurasi dan jarak servis panjang, sedangkan 81,6% sisanya dipengaruhi faktor lain seperti teknik pukulan, koordinasi gerak, kekuatan pergelangan tangan, timing, dan pengalaman bermain. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kekuatan otot lengan lengan berperan signifikan dalam mengoptimalkan akurasi dan jarak servis panjang bulutangkis, meskipun bukan satu-satunya faktor yang menentukan performa servis secara keseluruhan.
Optimalisasi Kelincahan untuk Meningkatkan Kualitas Dribbling Pemain Sepak Bola Jud; Muhammad Rusli; Hasanuddin Jumareng
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 2 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sport-mu.v6i2.4588

Abstract

Dribbling merupakan salah satu keterampilan dasar yang sangat penting dalam permainan sepak bola karena berperan langsung dalam kemampuan pemain untuk menguasai bola, melewati lawan, dan menciptakan peluang serangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kelincahan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas dribbling dalam permainan sepak bola. Studi ini menggunakan rancangan penelitian korelasional dengan sampel sebanyak 30 siswa laki-laki SMA Negeri 2 Kendari. Instrumen pengukuran kelincahan menggunakan Illinois agility, sedangkan kemampuan dribbling diukur melalui tes kemampuan menggiring bola. Data dianalisis menggunakan uji korelasi melalui aplikasi SPSS versi  26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelincahan memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas dribbling pemain sepak bola, dengan nilai rxy = 0,606 pada taraf signifikansi 0,000 < 0,05, yang termasuk kategori korelasi sedang. Koefisien determinasi sebesar 36,7% menunjukkan bahwa kelincahan memberikan kontribusi langsung terhadap kualitas dribbling, sedangkan 63,3% dipengaruhi oleh komponen kondisi fisik lainnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa optimalisasi kelincahan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas dribbling pemain sepak bola.
Perbandingan Pengaruh Latihan Menggunakan Samsak dan Petching terhadap Keterampilan Tendangan Pencak Silat pada Atlet Putra Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Mu’allimin Kota Makassar Hasbi Asyhari
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh latihan menggunakan samsak dan latihan menggunakan petching terhadap keterampilan tendangan pencak silat pada atlet putra Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Mu’allimin Kota Makassar. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan Quasi Experimental bentuk Two Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian adalah 10 atlet putra yang dipilih dengan teknik purposive sampling dari populasi 40 atlet putra Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Mu’allimin Kota Makassar. Subjek dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok latihan samsak (Eksperimen 1) dan kelompok latihan petching (Eksperimen 2). Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan tendangan, yaitu jumlah tendangan sah yang dapat dilakukan selama 1 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest keterampilan tendangan pada kelompok samsak dan kelompok petching masing-masing sebesar 50. Setelah perlakuan selama 6 minggu, rata-rata skor posttest kelompok samsak meningkat menjadi 76, sedangkan kelompok petching meningkat menjadi 60. Uji t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara hasil posttest kedua kelompok, dengan kecenderungan bahwa latihan samsak memberikan peningkatan keterampilan tendangan yang lebih besar dibandingkan latihan petching. Temuan ini mengindikasikan bahwa latihan menggunakan samsak dapat dipertimbangkan sebagai salah satu metode latihan yang efektif untuk meningkatkan keterampilan tendangan pencak silat pada atlet putra Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Mu’allimin Kota Makassar, meskipun hasil ini perlu diinterpretasikan dengan hati-hati mengingat ukuran sampel yang kecil. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pelatih Tapak Suci untuk memprioritaskan penggunaan samsak dalam program latihan ketika tujuan utama adalah meningkatkan jumlah, kekuatan, dan efektivitas tendangan atlet.
Studi Deskriptif tentang Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Usia 6–9 Tahun di SD Aisyiyah Muhammadiyah 3 Kota Makassar Nurliani Nurliani
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa usia 6–9 tahun di SD Aisyiyah Muhammadiyah 3 Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik pengumpulan data berupa tes dan pengukuran. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas I–III SD Aisyiyah Muhammadiyah 3 Kota Makassar, sedangkan sampel berjumlah 86 siswa berusia 6–9 tahun yang dipilih secara total sampling. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) usia 6–9 tahun yang terdiri atas lima item tes, yaitu lari 30 meter, angkat tubuh gantung/ gantung siku, sit-up, lompat tegak, dan lari 600 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada siswa yang berada pada kategori sangat baik dan baik; sebanyak 20 siswa (24%) berada pada kategori sedang, 64 siswa (74%) berada pada kategori kurang, dan 2 siswa (2%) berada pada kategori kurang sekali. Secara umum dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa usia 6–9 tahun di SD Aisyiyah Muhammadiyah 3 Kota Makassar berada pada kategori kurang. Temuan ini menegaskan perlunya program pembinaan kebugaran jasmani yang lebih terstruktur dan berkesinambungan di lingkungan sekolah dasar
Peningkatan Keterampilan Tendangan T Pencak Silat Menggunakan Resistance Band Ahmad Setiawan; Johansyah Lubis; Taufik Rihatno
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sport-mu.v6i1.4599

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk menelaah sejauh mana penerapan variasi latihan tendangan T dengan pemanfaatan resistance band mampu meningkatkan kualitas teknik tendangan T dalam Pencak Silat. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif melalui metode Penelitian Tindakan (Action Research), di mana peserta didik menerima intervensi latihan tertentu untuk memperbaiki keterampilan eksekusi tendangan T. Penilaian kemampuan dilakukan berdasarkan beberapa komponen gerak, yaitu tahap persiapan, fase pengangkatan kaki, proses menendang, serta tahapan akhir gerakan. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa ekstrakurikuler SMPN 64 Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode penelitian tindakan dan latihan bertahap, terdapat peningkatan keterampilan tendangan T pada siswa. Pada tes awal, hanya 4 siswa (20%) yang mencapai kriteria keberhasilan. Setelah pelaksanaan siklus I, jumlah siswa yang berhasil meningkat menjadi 12 orang (60%). Karena belum mencapai target, dilakukan siklus II, dan hasilnya semua siswa (100%) mencapai tingkat keberhasilan yang diharapkan.
Profil Kondisi Fisik Atlet Pencak Silat PPLOP Jawa Tengah Tahun 2025 Nanda Farah Muftia; Siti Baitul Mukarromah; Amar Abdullah Dani; Rizka Andika Puri; Yosef Ferdy Yangkara; Rosa Dwi Fatimah; Barata Yuda; Laras Anugraheni; Elizabeth Devi Rahmawati; Nandika Juniano Yudha Pratama; Park Teun-Teun; Rafli Muhammad
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 2 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sport-mu.v6i2.4622

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis profil kondisi fisik atlet pencak silat di Jawa Tengah, dengan fokus pada komponen utama seperti kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelincahan, dan kelenturan menjadi fokus penelitian ini. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan secara jelas objek atau subjek yang diteliti. Penelitian ini juga berharap dengan penelitian ini pelatih dapat lebih sadar dengan adanya pengontrolan kondisi fisik atlet. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif persentase (%). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah atlet pelajar PPLOP Pencak Silat Jawa Tengah Tahun 2025 yang berjumlah 14 atlet. Berdasarkan hasil analisis komponen fisik terkuat atlet male adalah kelincahan dan daya tahan (VO2max) yang keduanya masuk kategori "baik sekali" (67%), didukung oleh daya ledak tungkai yang juga "baik sekali" (33%) serta kecepatan (3,12 detik), kelentukan (37,67cm), dan kekuatan dalam kategori "baik"(45,33). Sementara itu, pada atlet female, kelincahan dalam kategori "baik sekali" (86%) dan kekuatan lengan mendominasi dengan kategori "baik sekali"(77%), kelentukan (39.79cm), daya tahan (VO2max) memiliki kategori "baik" (29%), kecepatan (3,39 detik), dan daya ledak otot tungkai kategori ”cukup" (203,43). Kesimpulan dalam penelitian ini secara keseluruhan, kondisi fisik atlet PPLOP Pencak Silat Jawa Tengah telah berada pada tingkat yang memadai untuk menunjang performa latihan dan pertandingan.
Korelasi Daya Tahan Otot Lengan dan Corestrenght dengan Guntingan Jurus Regu Pencak Silat Kikih Dyahayuwati; Hendro Wardoyo; Uzizatun Maslikah
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara daya tahan otot lengan dengan kemampuan melakukan guntingan regu, hubungan antara kekuatan inti (core strength) dengan kemampuan guntingan regu, serta keterkaitan keduanya secara simultan pada atlet seni pencak silat. Pengumpulan data dilaksanakan pada November–Desember 2023 di Gedung LPMP, Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Populasi penelitian mencakup atlet remaja kategori seni pada perguruan PAMUR DKI Jakarta, dengan sampel sebanyak 15 atlet seni pencak silat. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: pertama, terdapat hubungan signifikan antara daya tahan otot lengan dan kemampuan guntingan regu, dengan persamaan garis regresi Y terhadap X1 sebesar 182,596 + 8,1341 dan koefisien korelasi ry = –0,089. Kedua, terdapat hubungan signifikan antara core strength dan kemampuan guntingan regu, dengan persamaan regresi 168,701 + 5,0932 serta koefisien korelasi ry = 0,548. Ketiga, daya tahan otot lengan dan core strength secara bersama-sama berhubungan secara signifikan dengan kemampuan guntingan regu, ditunjukkan oleh persamaan regresi Ȳ = 178,395 – 0,449X1 + 3,685X2 dengan koefisien korelasi ry = 0,525.
Efektivitas Metode Latihan Keseluruhan dan Bagian Terhadap Peningkatan Kemampuan Jurus Tunggal Tangan Kosong Mila Lusiana Megawati; Hendro Wardoyo; Mansur Jauhari
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode latihan bagian (part method) dan metode latihan keseluruhan (whole method) dalam meningkatkan kemampuan jurus tunggal tangan kosong pada siswa Perguruan Pencak Silat Setia Hati Terate Cabang Khusus TMII. Penelitian menggunakan desain eksperimen pretest–posttest dengan dua kelompok, melibatkan 30 siswa yang dipilih secara purposive dari total populasi 50 siswa. Setiap kelompok terdiri dari 15 siswa yang masing-masing diberi perlakuan latihan selama 16 pertemuan. Kemampuan jurus tunggal dievaluasi menggunakan penilaian wasit juri resmi pada pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan peningkatan signifikan terhadap kemampuan jurus tunggal. Kelompok metode latihan bagian mengalami peningkatan rata-rata sebesar 18,75%, sedangkan kelompok metode latihan keseluruhan meningkat sebesar 17,42%. Perbedaan efektivitas ini menunjukkan bahwa metode latihan bagian lebih unggul dalam membantu siswa menguasai rangkaian gerakan kompleks secara bertahap sebelum digabungkan menjadi satu kesatuan. Temuan ini menegaskan bahwa latihan dengan pendekatan bagian lebih direkomendasikan untuk tahap pembelajaran awal jurus tunggal tangan kosong, sementara metode keseluruhan dapat dioptimalkan pada tahap penyempurnaan teknik.
Permainan Manipulatif Untuk Peningkatan 6 Unsur Profil Pelajar Pancasila Pada Jenjang Sekolah Dasar Khurotul Aini; Aisya Kemala; Ade Setiowati; Andi Rahman
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 2 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sport-mu.v6i2.4637

Abstract

Aktivitas jasmani penting untuk peningkatan kualitas hidup manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan permainan manipulatif untuk peningkatan karakter profil pelajar pancasila siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan metode 4D (Define, Design, Development and Disseminate). Subjek penelitian adalah siswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 4,5 dan 6 Tambun Bekasi dengan total 40 subjek. Analisis data menggunakan mix method yakni statistic descpitive kualitatif dan kuantitatif. Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar refleksi diri dari buku panduan guru pendidikan jasmani Kemendikbud RI. Setelah melalui tahapan penelitian dengan metode 4D, hasil penelitian menghasilkan 10 modifikasi permainan manipulative yang memiliki 6 dimensi utama profil pelajar pancasila meliputi; ((1) beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia;(2) mandiri; (3) bernalar kritis; (4) kreatif; (5) bergotong royong dan :6) berkebhinekaan global) yang memperoleh presentase 81,55% dengan kategori sangat layak pada uji kelayakan komponen permainan oleh 3 ahli. Pada uji kelompok terbatas memperoleh 75,5% (layak) dan uji coba kelompok besar memperoleh 94,5 (sangat layak). Simpulan penelitian menjelaskan melalui modifikasi permainan manipulative dapat meningkatkan 6 dimensi utama pelajar pancasila siswa sekolah dasar
Program Pelatihan Pencak Silat untuk Anak-Anak: Tinjauan Pustaka Muhammad Naufal Luthfi; Nanda Alfian Mahardhika
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai program latihan pencak silat yang sesuai untuk anak-anak melalui pendekatan literature review. Kajian dilakukan dengan menelusuri artikel-artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2015–2025 menggunakan basis data Google Scholar, Science Direct, ProQuest, Elsevier, dan Shub. Dari 62 artikel yang ditemukan, dilakukan proses penyaringan berdasarkan relevansi judul dan abstrak, kemudian diperoleh 10 artikel yang dianalisis secara mendalam. Hasil telaah menunjukkan bahwa beragam metode latihan—seperti circuit training, SAQ drill, standing jump, interval sprint, latihan resistensi Xander (TRX), leg muscle power, penggunaan ban karet, tendangan ke atas kursi, heavy bag thrust, dan medicine ball throw—dapat meningkatkan komponen biomotorik anak, seperti kekuatan, kecepatan, keseimbangan, kelincahan, dan koordinasi bila dimodifikasi sesuai kemampuan usia dini. Selain itu, permainan edukatif seperti coloring book, puzzle, dan permainan tradisional seperti gobak sodor terbukti efektif menjaga motivasi, mengurangi kejenuhan, serta mendukung perkembangan motorik dasar anak. Temuan ini menegaskan bahwa pelatih perlu menyusun program latihan yang variatif, terukur, dan aman agar anak dapat berkembang secara optimal tanpa risiko kelelahan atau cedera.

Page 2 of 3 | Total Record : 30