cover
Contact Name
Ibnu Fatkhu Royana
Contact Email
ibnufatkhuroyana@upgris.ac.id
Phone
+6285600886600
Journal Mail Official
jpom.upgris@gmail.com
Editorial Address
PJKR Universitas PGRI Semarang Jl. Gajah Raya, No.40, Sambiroto, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28081358     DOI : https://doi.org/10.26877/jpom.v7i2
Core Subject :
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat has a main focus on developing science in the realm of community service. The scope of community service includes: 1. Dedication in the field of sports science 2. Dedication in the field of physical sciences 3. Dedication in the field of public health science 4. Dedication in the field of recreation and game science
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Pemberdayaan Literasi Fisik melalui Pelaksanaan Program PJOK Mahasiswa KKN bagi Masyarakat di Sulawesi Utara Muhamad Furqon Al Hadiq; Tiyas Abror Huda; I Wayan Aditya Kurnia Wijaya; Aldjon Nixon Dapa
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.875

Abstract

Program PJOK KKN dilaksanakan untuk merespons rendahnya kebiasaan berolahraga dan terbatasnya akses aktivitas fisik terstruktur di masyarakat desa. Kegiatan yang dilakukan meliputi senam sehat, edukasi literasi fisik, dan pembiasaan perilaku hidup bersih di sekolah melalui metode demonstrasi. Data diperoleh melalui angket literasi fisik yang dibagikan oleh mahasiswa KKN kepada Masyarakat peserta kegiatan. Jumlah responden mencapai 1.235. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai manfaat olahraga berada pada kategori baik, namun perilaku aktif belum terbentuk secara konsisten. Sebagian besar responden hanya berolahraga satu hingga dua kali per minggu, dan 13,36% tidak pernah berolahraga. Indikator pengetahuan menjadi aspek paling kuat, sementara motivasi, kepercayaan diri, dan kebiasaan aktif merupakan aspek yang paling lemah. Analisis per item juga memperlihatkan kesenjangan yang jelas antara pemahaman dan praktik aktivitas fisik. Pelaksanaan program PJOK KKN memberikan wadah aktivitas fisik yang mudah diikuti, mendorong partisipasi warga, dan memperkuat dukungan sosial sebagai faktor penting dalam perubahan perilaku. Kegiatan ini dapat menjadi dasar pengembangan program rutin bagi masyarakat desa
Pelatihan Implementasi Media 'Simple Return Board': Strategi Efektif Mengajarkan Teknik Dasar Tenis Meja Melalui Alat Bantu Latihan Mandiri bagi Guru Penjasorkes Sony Hasmarita; Muchamad Ishak
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.876

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan implementasi media 'Simple Return Board' sebagai strategi mengajarkan teknik dasar tenis meja kepada guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes) di Kecamatan  Cimahi Utara. Media pembelajaran inovatif diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tenis meja yang sering terkendala keterbatasan sarana dan prasarana. Metode pengabdian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Populasi pengabdian adalah 10 guru Penjasorkes di Kecamatan Cimahi Utara yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengabdian ini menggunakan lembar observasi keterampilan teknik dasar tenis meja yang mencakup aspek forehand drive, backhand drive, dan servis. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan perhitungan persentase dan kategorisasi. Hasil penganbdian ini menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan guru, dengan kategori "Sangat Baik" meningkat dari 10% menjadi 70%, kategori "Baik" dari 30% menjadi 30%, kategori "Cukup" menurun dari 40% menjadi 0%, dan kategori "Kurang" menurun dari 20% menjadi 0%. Rata-rata skor meningkat dari 68,5 (kategori Cukup) menjadi 87,3 (kategori Sangat Baik). Pelatihan ini efektif meningkatkan kompetensi guru dalam mengajarkan tenis meja melalui penggunaan alat bantu latihan mandiri yang praktis dan efisien.
Sinergi Perguruan Tinggi dan Kepolisian dalam Turnamen Tenis Meja Kapolresta Banyuwangi Cup Haris Mujianto; Moh. Irwan Sabiq H; Yuli Kartika; Untung Suryadhianto
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.881

Abstract

Kejuaraan Kapolresta Banyuwangi Cup menjadi wadah sinergi antara perguruan tinggi dan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi. Dengan dukungan PTMSI Kabupaten Banyuwangi, pembinaan olahraga masyarakat diperkuat oleh kontribusi nyata para dosen yang berperan sebagai wasit. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui 3 (tiga) Tahapan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan kejuaraan, hingga tahap evaluasi pertandingan. Hasil pelaksanaan kegiatan yang diikuti 69 peserta ini menunjukkan indeks kinerja perangkat pertandingan mencapai 88% (Kategori Sangat Baik), didukung oleh penyelesaian 100% protes lapangan. Dari aspek operasional, persentase kesesuaian jadwal tanding mencapai 94% (47 dari 50 partai tepat waktu). Validasi eksternal mencatat tingkat keberhasilan kolaborasi yang sangat tinggi, dengan Indeks Kepuasan Mitra (Polresta Banyuwangi) sebesar 8.8/10 dan Indeks Kepuasan Peserta sebesar 8.5/10. Kesimpulannya, sinergi antara Polresta Banyuwangi dan Universitas PGRI Banyuwangi sukses mewujudkan tata kelola turnamen yang profesional, tepat waktu, dan objektif
Program Berkelanjutan Sport Massage dan Bulutangkis untuk Meningkatkan Kebugaran, Konsentrasi, dan Interaksi Sosial Anak di Desa Warulor Pandu Kresnapati; Buyung Kusumawardhana; Agus Wiyanto; Dani Slamet Pratama
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.883

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kebugaran, konsentrasi, dan interaksi sosial anak melalui integrasi sport massage dalam pembinaan bulutangkis di Desa Warulor, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Permasalahan mitra meliputi rendahnya aktivitas fisik anak akibat penggunaan gadget yang tinggi, belum optimalnya pemanfaatan fasilitas olahraga, serta minimnya pengetahuan pelatih dan orang tua mengenai sport massage sebagai strategi pemulihan. Metode yang digunakan meliputi penyediaan sarana dan prasarana bulutangkis, pelatihan sport massage bagi pelatih dan orang tua, pembinaan bulutangkis secara terstruktur, penyusunan modul panduan, pembentukan kader olahraga desa, serta monitoring dan evaluasi berkala. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat dan pemerintah desa. Hasil program menunjukkan peningkatan minat anak terhadap olahraga bulutangkis dengan kategori sangat tinggi sebesar 52,3%, kategori tinggi 37,2%, dan kategori cukup tinggi 10,5%. Tingkat kehadiran peserta selama program mencapai rata-rata 82,4%. Selain itu, pemahaman masyarakat mengenai sport massage meningkat dan terbentuk kader olahraga desa yang mendukung keberlanjutan program. Program ini terbukti efektif dalam mendorong aktivitas fisik anak, meningkatkan partisipasi olahraga, serta memperkuat interaksi sosial di lingkungan masyarakat.  
Pelatihan Penerapan Pembelajaran Mendalam bagi Mahasiswa PPL I Program Studi PJKR UPG 1945 NTT Paulus N. Ngga’a; Carles Nyoman Wali
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.929

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman calon guru tentang metode pembelajaran mendalam (deep learning) guna mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berpikir reflektif, serta keterampilan sosial-emosional siswa agar mampu mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dilaksanakan pada 26 Januari 2026 di kampus UPG 1945 NTT dengan melibatkan seluruh 150 mahasiswa semester 6 Program Studi PJKR. Pelatihan menerapkan tiga pendekatan yang terintegrasi, yaitu Mindful Learning yang menekankan kesadaran penuh terhadap tujuan dan alur pembelajaran, Meaningful Learning yang mengaitkan materi dengan konteks nyata dan pengalaman hidup peserta, serta Joyful Learning yang membangun suasana belajar yang positif, aman, dan menyenangkan. Hasil pretest-posttest menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 2,86 menjadi 4,32, dengan peningkatan tertinggi pada aspek pengetahuan dasar pembelajaran mendalam (+1,60) dan motivasi meaningful learning (+1,50). Survei kepuasan peserta menghasilkan skor rata-rata 4,42 (kategori baik hingga sangat baik), menunjukkan bahwa kegiatan ini relevan dan bermanfaat bagi calon guru. Peserta menilai materi yang disampaikan mudah dipahami, menarik, dan kontekstual dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan kompetensi calon guru di bidang literasi digital serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah mitra dalam mendukung transformasi digital pendidikan.
Pembinaan Prestasi Sepakbola U-15 Sebagai Upaya Reduksi Ketergantungan Gadget pada Anak Usia Sekolah Ibnu Fatkhu Royana; Pandu Kresnapati; Yanuar Herymurtianto
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.938

Abstract

Permasalahan ketergantungan gadget pada anak usia sekolah di Desa Lemberang, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas menjadi latar belakang kegiatan pengabdian ini. Ketersediaan wifi gratis di pos-pos kamling justru menjadi tempat anak-anak berkumpul bermain game online, sementara belum tersedia wadah olahraga yang memadai. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan dasar sepakbola anak U-15 sekaligus mengalihkan ketergantungan gadget melalui program pembinaan prestasi sepakbola. Metode pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi, pengadaan sarana prasarana, dan pelatihan terstruktur selama tiga bulan (November 2025 – Januari 2026) dengan frekuensi 2 kali per minggu. Pengukuran dilakukan menggunakan desain one group pretest-posttest pada 30 peserta dengan instrumen tes passing, dribbling, dan shooting. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada ketiga aspek kemampuan dasar sepakbola: passing meningkat 88,3% (mean pretest 3,93 menjadi posttest 7,40; p = 0,000), dribbling meningkat 17,6% lebih cepat (mean pretest 10,63 detik menjadi posttest 8,77 detik; p = 0,000), dan shooting meningkat 18,4% (mean pretest 9,97 menjadi posttest 11,80; p = 0,000). Effect size menunjukkan dampak sangat besar pada passing (d = 2,14) dan dribbling (d = 1,19), serta dampak besar pada shooting (d = 0,76). Selain peningkatan keterampilan, program ini berhasil menurunkan intensitas penggunaan gadget dan meningkatkan partisipasi aktivitas fisik anak-anak di Desa Lemberang.  
Pemberdayaan Pelajar SLTA Kabupaten Landak melalui Turnamen Bola Voli Yuletide San Agustin Volleyball 2025 Pebrianus Hendri; Martinez Edison Putra; Ella Fauziah; Jayadi Jayadi; Ibrah Fastabiqi Bawana Mukti; Mauri Arpin Arus; Siskariyanti Siskariyanti
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.954

Abstract

Volleyball is among the most popular sports for senior high school (SLTA) students in Landak Regency, yet structured, regency-level competitions remain scarce. Of the approximately 40 SLTA schools in the regency, fewer than half had access to inter-school volleyball competitions prior to this activity. This community service aimed to organize the Yuletide San Agustin Volleyball 2025 tournament as a medium for character building, talent development, and experiential learning for Physical Education, Health, and Recreation (PJKR) students. The tournament was held from 6–15 December 2025 at the San Agustin multifunction field, Ngabang, using a knock-out format comprising a technical meeting, preliminary rounds, semifinals, and finals. A total of 26 teams (19 men’s, 7 women’s) from 17 schools participated, involving 286 student-athletes. Participant feedback captured through short video testimonials indicated the event ran smoothly, served as a platform for nurturing young athletic talent, and was requested to be held annually to build mental resilience and competitive spirit. Evaluation noted the need for improved match scheduling and better supporting facilities. This activity confirms that a structured sporting competition organized by a university can effectively support character development and strengthen the institution’s role as a sports development partner at the regency level.
Pendampingan Sistem Manajemen Kompetisi dan Talent Scouting Softball dan Baseball pada PERBASASI Kota Semarang Galih Pradipta; Osa Maliki; Rizqie Windiyarto
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.961

Abstract

Manajemen kompetisi dan talent scouting softball dan baseball memerlukan administrasi yang tertata, pencatatan atlet yang konsisten, dan format penilaian yang seragam. PERBASASI Kota Semarang sebelumnya mengelola administrasi kompetisi, data atlet, dan identifikasi bakat dalam catatan yang terpisah dan sebagian besar masih manual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi pengurus dan pelatih dalam menata dokumen kompetisi, menyusun format penilaian talent scouting, dan menghimpun database atlet. Program dilaksanakan pada Januari-Maret 2026 melalui identifikasi kebutuhan, pengembangan perangkat secara kolaboratif, pelatihan, pendampingan implementasi, dan evaluasi reflektif. Kegiatan melibatkan 4 pengurus dan 3 pelatih; data awal 86 atlet aktif dihimpun dalam database. Evaluasi menggunakan kerangka deskriptif implementatif berdasarkan dokumentasi kegiatan, catatan pendampingan, masukan mitra selama pelaksanaan, dan penelaahan terhadap luaran yang dihasilkan. Program menghasilkan format administrasi kompetisi, format penilaian talent scouting, database atlet, dan panduan operasional. Dalam kerangka tersebut, hasil menggambarkan proses implementasi dan capaian luaran awal. Perubahan kompetensi peserta dan performa atlet merupakan indikator hasil yang memerlukan evaluasi lanjutan melalui pengukuran longitudinal dan indikator terstandar. Evaluasi berikutnya diperlukan untuk menilai konsistensi penggunaan, kualitas data, dan kontribusinya terhadap pengambilan keputusan organisasi.
Peningkatan Pengetahuan Pelatih dan Atlet Senam Artistik melalui Pelatihan Penggunaan Alat Senam Inovatif pada Ruang Latihan Terbatas Donny Anhar Fahmi; Tubagus Herlambang; Muh Isna Nurdin Wibisana; Utvi Hinda Zhannisa
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.965

Abstract

Keterbatasan ruang latihan dan minimnya ketersediaan alat senam standar menjadi kendala dalam pembinaan senam artistik di Kabupaten Grobogan. Selain itu, pelatih dan atlet belum memiliki pengetahuan yang memadai mengenai penggunaan alat senam inovatif sehingga pemanfaatan alat alternatif belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pelatih dan atlet mengenai penggunaan alat senam inovatif yang aman dan efektif pada ruang latihan terbatas. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan pelatihan berbasis praktik melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pengembangan alat, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 20 orang yang terdiri atas 3 pelatih dan 17 atlet. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest yang terdiri atas 20 soal pilihan ganda serta observasi keterampilan penggunaan alat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan pelatih meningkat dari 73,33 menjadi 95,00, sedangkan atlet meningkat dari 59,12 menjadi 86,47. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan yang signifikan (p<0,05). Selain itu, sebagian besar peserta mampu menggunakan alat sesuai prosedur dan menerapkan prinsip keselamatan selama praktik. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan pelatih dan atlet serta mendukung pemanfaatan alat senam inovatif dalam pembinaan senam artistik pada ruang latihan terbatas
Implementasi Program KKN Berbasis Pemberdayaan Olahraga terhadap Peningkatan Kohesi Sosial Masyarakat: Studi Kasus Turnamen Catur di Desa Rambai, Pariaman Selatan Aknial; Winda Zahra Karisma; Luthfi Azzaki Marthala; Rezky Roganda; Anandito; Dori Yuvenda
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.988

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi program pengabdian berbasis olahraga (KKN) yang memanfaatkan turnamen catur sebagai instrumen penguatan kohesi sosial masyarakat di Desa Rambai, Pariaman Selatan, Sumatera Barat. Program dirancang untuk merespons menurunnya interaksi sosial, minimnya kegiatan olahraga terorganisasi, dan tidak adanya program pemberdayaan masyarakat yang terstruktur. Melalui pendekatan partisipatif, dua puluh mahasiswa melibatkan pemerintah desa, karang taruna, dan tokoh masyarakat pada seluruh tahapan program, mulai dari sosialisasi hingga evaluasi. Turnamen mengikutsertakan sekitar 140 peserta dalam tiga kategori (umum, MI putra, dan MI putri). Keberhasilan program diukur melalui data objektif rekam kegiatan dan angket persepsi (skala Likert lima poin, n = 45). Realisasi partisipasi mencapai 175% dari target awal, dan empat faktor pendorong keberhasilan—antusiasme masyarakat, dukungan pemerintah desa dan lembaga kemasyarakatan, legitimasi otoritas olahraga, serta koordinasi internal tim—seluruhnya berkategori "sangat tinggi" (rerata 90,4%). Temuan menunjukkan bahwa program KKN berbasis olahraga efektif sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat, pengembangan karakter, dan kolaborasi multipihak, serta dapat direplikasi pada wilayah pedesaan serupa.

Page 2 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2026 2026