cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi
ISSN : 14121131     EISSN : 25285750     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
FISIENSI - Kajian Ilmu Administrasi adalah jurnal ilmiah dari hasil penelitian dan/atau kajian pustaka dalam bidang ilmu administrasi perkantoran baik dalam bidang kependidikan maupun dalam bidang ilmu administrasi murni dengan fokus dan ruang lingkup pembahasan tentang: 1) Pendidikan Vokasi Administrasi Perkantoran, 2) Manajemen Sumber Daya Perkantoran, 3) Administrasi/Manajemen Perkantoran, 4) Otomatisasi Perkantoran, 5) Teknologi Perkantoran, 6) Hubungan Masyarakat, 7) Simulasi Perkantoran, 8) Manajemen Event, 9) Pelayanan Prima, 10) Kesekretarisan, 11) Korespondensi, 12) Komunikasi, 13) Organisasi, dan 14) Kearsipan. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY secara berkala satu tahun dua kali yakni pada bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
Implementasi Koordinasi dalam Program-Program Pembangunan di Tingkat Pemerintahan Desa Francisca Winarni
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume III, Februari 2003
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10812.016 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v3i1.3789

Abstract

Konsep dasar PPK adalah suatu program pemberdayaan masyarakat dengan pemberian akses pada masyarakat untuk memperoleh dan memanfaatkan nilai-nilai hak asasi masyarakan miskin dalam mengembangkan kesejahteraan dan kualitas hidupnya. Tulisan ini membahas secara kritis implementasi koordinasi program pembangunan desa/wilayah, faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilannya. Pelaksanaan koordinasi PPK di tingkat pemerintah desa pada umumnya telah berlangsung dengan cukup baik, namun pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan agar tujuan yang ingin dicapai dari program tersebut dapat dicapai secara maksimal. Hal-hal yang mendukung koordinasi yang efektif di lapangan menunjukkan perlunya diterapkan komunikasi yang terbuka dan persuasif sehingga menimbulkan kesadaran dan kesepahaman tentang hak, wewenang, dan tanggung jawab dari masing-masing pihak yang terlibat. Selain itu diperlukan waktu dan intensitas sosialisasi PPK scara merata kepada masyarakat sehingga program tersebut dapat dimanfaatkan sceara maksimal.
Otomatisasi Keputusan Pemberian Kredit Pensiun Menggunakan Metode Weighted Product Kezia Tirza Naramessakh; Cahyo Prianto
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XVI No. 1 Februari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.573 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v16i1.24475

Abstract

Abstrak: Otomatisasi Keputusan Pemberian Kredit Pensiun Menggunakan Metode Weighted Product. Dalam memberikan kredit pensiun, PT. Pos Indonesia masih mengalami kesulitan dalam menentukan Pensiun yang berhak atau layak untuk mendapatkan pinjaman kredit, sehingga dalam menentukan Pensiun yang berhak dan layak untuk diberikan pinjaman kredit membutuhkan waktu yang lama serta belum tentu hasil yang didapat juga benar. Maka penulis melakukan analisis kelayakan pemberian kredit agar bisa mempermudah dalam menentukan Pensiun yang layak atau diprioritaskan untuk diberikan pinjaman kredit. Penelitian ini menggunakan metode Weighted Product, yaitu salah satu metode penyelesaian untuk masalah Multi Attribute Decision Making (MADM). Multi Attribute Decision Making adalah keputusan analisis multi kriteria yang popular dan merupakan metode pengambilan keputusan multi kriteria. Dengan menggunakan metode Weighted Product (WP) akan mencari bobot untuk setiap kriteria, kemudian dilakukan proses peringkat yang akan menentukan alternatif optimal dari Pensiunan. Metode Weighted Product dapat membantu dalam mengambil keputusan kelayakan pemberian kredit. Penulis menggunakan lima kriteria yaitu, besar gaji, jumlah pinjaman, usia, jangka waktu kredit, kredit ke-berapa dan jaminan. Hasil dari penelitian ini, mempermudah dalam menentukan pensiun yang layak atau diprioritaskan untuk diberikan pinjaman kredit pensiun.  Abstract: PENSION CREDIT ADMINISTRATION AUTOMATION USING THE WEIGHTED PRODUCT METHOD. In providing pension credit, PT. Pos Indonesia still has difficulties in determining which pensions are entitled or eligible to get a loan, so in determining which pensions are entitled and eligible to be given a credit loan requires a long time and not necessarily the results obtained are also correct. So the author analyzes the feasibility of lending in order to make it easier to determine which pensions are feasible or prioritized for credit loans. This study uses the Weighted Product method, which is one of the settlement methods for the Multi Attribute Decision Making (MADM) problem. Multi Attribute Decision Making is a popular multi-criteria analysis decision and is a multi-criteria decision making method. Using the Weighted Product (WP) method will look for weights for each criterion, then a ranking process will be carried out that will determine the optimal alternative of the Pensioner. Weighted product methods can help in making credit worthiness decisions. The author uses five criteria, namely, the amount of salary, loan amount, age, credit period, what credit and collateral. The results of this study make it easier to determine a decent or prioritized pension for a pension credit loan. Jika Anda menyusun daftar pustaka menggunakan standar American Psychological Association (APA), Anda bisa copy paste teks dibawah ini untuk Anda masukkan pada bagian daftar pustaka Anda!Naramessakh, K. T., Prianto, C. (2019). Otomatisasi keputusan pemberian kredit pensiun menggunakan metode weighted product. Efisiensi-Kajian Ilmu Administrasi, 16(1), 33-48. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v16i1.24475
Kemampuan Manajer Meningkatkan Motivasi Kerja Didi Wahyu Sudirman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1, Volume IV, Februari 2004
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3733.526 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v4i1.3805

Abstract

Dalam lingkup wacana proses manajemen kesuksesan suatu organisasi/perusahaan selalu menghendaki kinerja yang memuaskan dan berkualitas. Oleh karena itu diperlukan tenaga kerja/karyawan atau sebutan apapun lainnya memiliki komitmen dan selalu termotivasi dengan baik. Peran manajer dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan merupakan tanggung jawab moral manajer dengan kemampuan memotivasi dirinya sendiri dan orang lain. Hal ini sebagai wujud kompetensi diri dan keberhasilan manajer melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Dari berbagai kajian-kajian, motivasi merupakan hal yang mendasar dari implementasi proses manajemen, dan di lingkungan kerja merupakan daya dorong yang menimbulkan semangat kerja. Mengenai peran manajer dalam memotivasi kerja karyawan/bawahan maka manajer perlu memiliki kemampuan memadukan berbagai implementasi teori-teori motivasi agar dapat digunakan di lingkungan kerja organisasi/perusahaan untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan. Manajer dalam hal ini juga harus mampu melihat dan memahami bahwa motivasi sebagai suatu sistem yang mencakup sifat-sifat individual pekerjaan, situasi kerja, dan memahami hubungan antara insentif, motivasi, dan produktivitas kerja.
Analisis Kebutuhan Keterampilan Desain Grafis Perkantoran Bagi Mahasiswa D3 Sekretari UNY Nadia Sasmita Wijayanti; Sutirman Sutirman; Purwanto Purwanto; Mochamad Hanafi; Wahyu Rusdiyanto
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XV No. 2 Agustus 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.913 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v15i2.24488

Abstract

Abstrak: Analisis Kebutuhan Keterampilan Desain Grafis Perkantoran Bagi Mahasiswa D3 Sekretari UNY. Salah satu peran sekretaris adalah sebagai pelaksana fungsi hubungan masyarakat, sehingga seorang calon sekretaris dituntut memiliki keterampilan mendesain publikasi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui tanggapan Dunia Usaha /Dunia Industri (DU/DI) tentang kebutuhan keterampilan desain grafis perkantoran bagi mahasiswa D3 Sekretari FE UNY; 2) Mengetahui keterampilan desain grafis yang dibutuhkan oleh DU/DI. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juni tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian diambil menggunakan angket tertutup. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa D3 Sekretari FE UNY dan organisasi atau perusahaan yang menjadi tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL) Mahasiswa D3 Sekretari FE UNY. Penarikan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling untuk responden dari kelompok  DU/DI dan teknik insidental sampling untuk responden dari kelompok mahasiswa D3 Sekretari FE UNY. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan sebagian besar DU/DI dan mahasiswa mengenai kebutuhan keterampilan desain grafis perkantoran yaitu: 1). Keterampilan desain grafis perkantoran merupakan ketrampilan administrasi perkantoran modern yang diperlukan untuk menghadapi modernisasi dan variasi pekerjaan kantor; 2). Media penyampian informasi yang paling banyak digunakan di DU/DI adalah X-banner; 3). Penyampaian informasi terlihat lebih modern, menarik dan informatif dengan keterampilan desain grafis kantor; 4). Keterampilan desain grafis perkantoran bagi mahasiswa dan pegawai dianggap penting untuk dikuasai; 5). produk desain grafis perkantoran untuk pekerjaan perkantoran modern yang paling banyak dipilih yaitu logo instansi/perusahaan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan rekomendasi perumusan kurikulum D3 Sekretari FE UNY dan sekolah vokasi lain yang mempunyai kemiripan nomenklatur keilmuan. ABSTRACT: Analysis of Office Graphic Design Skills for Diploma Students of Secretary Program in Yogyakarta Sate University. One of the secretary roles is as an executor of public relations functions, so that a prospective secretary is required to have the skills to design publications. This study aims to: 1) Know the response of the business/industrial about the needs of office graphic design skills for diploma students of the Secretariat FE UNY; 2) Knowing the graphic design skills needed by business / industrial. The study was conducted in April-June 2018. This study used a descriptive research design with a quantitative approach. The research data was taken using a closed questionnaire. The population in this study were D3 Secretariat students of the UNY FE and organizations or companies that became the place of Field Work Practices (PKL) of D3 Students Secretariat of the Faculty of Economics UNY. The withdrawal of the study sample used a purposive sampling technique for respondents from the DU / DI group and incidental sampling techniques for respondents from the D3 student group at the UNY FE Secretariat. The results showed that the responses of most DU / DI and students regarding the needs of office graphic design skills were: 1). Office graphic design skills are the skills of modern office administration needed to deal with the modernization and variation of office work; 2). The most widely used media delivery information in business/industrial is X-banner; 3). Submission of information looks more modern, interesting and informative with office graphic design skills; 4). Office graphic design skills for students and employees are considered important to be mastered; 5). office graphic design products for the most chosen modern office work, namely agency / company logos. The results of this study can be used as material for consideration and recommendations for the formulation of the UNY FE Secretariat Diploma curriculum and other vocational schools that have similar scientific nomenclature.
Optimalisasi Kinerja Organisasi Sekolah Muhyadi Muhyadi
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume VI, Februari 2006
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3240.413 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v6i1.3824

Abstract

Salah satu faktor penting yang ikut menentukan tercapaitidaknya tujuan sekolah adalah pengelolaan sekolah yang bersangkutan, berupa penerapan sejumlah prinsip dasar organisasi yang meliputi: penentuan visi, misi, dan tujuan sekolah, penentuan struktur organisasi atau pola kerjasama, pembagian kerja, koordinasi, kelancaran komunikasi, proses pengambilan keputusan, dan penjaminan sustainabilitas atau kelangsunganhidup organisasi.Faktor lain yang juga ikut menentukan kinerja sebuah sekolah adalah faktor manusia yang terlibat di dalamnya yang biasa disebut sebagai warga sekoJah. Setiap warga sekolah memiliki harapan­harapan dan tujuan tertentu yang berakibat pada perbedaan tingkah laku dan kinerja yang mereka tunjukkan. Perbedaan tersebut dlsebabkan oleh perbedaan faktor internal masing-masing individu dan lingkungan yang dihadapi. Faktor internal terkait dengan persepsi, sikap, nilai, motivasi, dan kepribadian masing-masing; sedangkan Iingkungan terdiri dari lingkungan fisik dan sosial di mana seseorang berada. Kepala sekolah perlu memahami perilaku warga sekolah agar dapat mengoptimalkan perannya dalam mencapai tuluon sekolah.Kata Kunci: pengelolaan, kinerja, organisasi
PENGARUH BUKU MANAJEMEN ARSIP PERGURUAN TINGGI TERHADAP HASIL BELAJAR KEARSIPAN MAHASISWA ADMINISTRASI PERKANTORAN Sri Mutmainnah; Ellys Siregar; Gartima Sitanggang
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 17 No. 1 Februari 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.441 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v17i1.30438

Abstract

Abstrak: Pengaruh Buku Manajemen Arsip Perguruan Tinggi terhadap Hasil Belajar Kearsipan Mahasiswa Administrasi Perkantoran.  Peningkatan hasil belajar Mata Kuliah Kearsipan mahasiswa Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan menjadi sasaran utama dari penelitian ini. Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya tentang pengembangan buku Manajemen Arsip Perguruan Tinggi. Metode eksperimen kuasi digunakan untuk melihat dampak dari pengembangan buku Manajemen Arsip Perguruan Tinggi terhadap hasil belajar mahasiswa pada Mata Kuliah Kerasipan. Mahasiswa Program Studi Administrasi Perkantoran yang mengikuti mata kuliah Manajemen Kearsipan berjumlah 31 orang merupakan sampel dalam penelitian ini.  Uji-t dilakukan untuk menganalisis dua kelompok dari data satu kelompok sampel berpasangan melalui perbandingkan data sebelum (pretest) dengan sesudah (post test) perlakuan dari satu kelompok sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Buku Manajemen Arsip Perguruan Tinggi memberikan efek terhadap hasil belajar kearsipan Mahasiswa Administrasi Perkantoran, Jurusan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan. Buku teks yang mengandung konsep dan prosedur pengelolaan arsip aktif dan inaktif serta klasifikasi dan jadwal retensi arsip akan membantu mahasiswa untuk menguasai konsep pengeloaan arsip aktif dan inaktif dengan lebih mudah. Abstract: The Influence of College Archives Management Book on Learning Outcomes of Student Archiving of Office Administration. The goal of this research is to improve the learning outcomes of Students Archiving of the Office Administration of Faculty of Economics, Universitas Negeri Medan. This research is a further research of previous research on the development of Archive Management Book for Higher Education Student. Quasi experimental method is used to see the impact of the development of Archive Management book for Higher Education Student on student learning outcomes in Archive Management Subject. 31 Office Administration students who took Archive Management were selected to be the sample in this study. T-test is used to analyze two groups of data from one paired sample group by comparing the data before and after the treatment of one sample group. The results showed that the use of the Archives Management book for Higher Education Student affected the learning outcomes of the Archive Management Course for Office Administration students at the Faculty of Economics, Universitas Negeri Medan.Jika Anda menyusun daftar pustaka menggunakan standar American Psychological Association (APA), Anda bisa copy paste teks dibawah ini untuk Anda masukkan pada bagian daftar pustaka Anda!Mutmainnah, S., Siregar, E., Sitanggang, G. (2020). Pengaruh Buku Manajemen Arsip Perguruan Tinggi Terhadap Hasil Belajar Kearsipan Mahasiswa Administrasi Perkantoran. Efisiensi-Kajian Ilmu Administrasi, 17(1), 34-41. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v17i1.30438
Komunikasi dan Penerapan Budaya Kerja Muslihkah Dwi Hartanti
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 2 Volume VI, Agustus 2006
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2789.725 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v6i2.3860

Abstract

Lahimya sebuah organisasi selalu didukung oleh tiga unsur yang saling berhubungan, yaitu manusia, kerjasama, dan tujuan bersama. Diantara ketiganya, faktor manusia adalah yang paling penting sebagai pengolah input menjadi output yang memenuhi keinginan pasar. Agar organisasi dapat mencapai tujuan dan mampu menguasai masa depan, maka setiap Sumber Daya Manusia (SDM) harus dikondisikan sedemikian rupa sehingga mereka dapat bekerja dengan efisien. Untuk itu di dalam organisasi diperlukan adanya program budaya kerja yang akan merubah cara kerja lama atau tradisional yang menghambat kemajuan, menjadi cara kerja baru yang lebih terbuka dan mendorong SDM untuk bekerja lebih optimal dan efisien. Pelaksanaan program budaya kerja harus didukung oleh komunikasi yang baik diantara masing-masing level dalam organisasi. Karena dengan komunikasi, adanya benteng birokrasi yang membuat SDM terkotak-kotak dapat dibuka dan dengan demikian penyebaran informasi dapat mencapai sasaran sekaligus memberi peluang untuk adanya koordinasi dan partisipasi. Pelaksanaan komunikasi harus dilakukan dengan efektif yaitu dengan meningkatkan respon serta menghindarkan pesan yang tidak jelas. Dengan demikian informasi yang disampaikan akan lebih jelas dan tidak terjadi salah tafsir.
Potret Masalah Perubahan di Indonesia Pasca Reformasi Tahun 1998 Argo Pambudi
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 2, Volume IV, Agustus 2004
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1789.435 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v4i2.3901

Abstract

Masih tingginya angka pengangguran korban PHK, banyaknya aksi unjuk rasa kaum buruh dan munculnya berbagai bentuk pergolakan buruh di Indonesia pasca reformasi tahun 1998 mengindikasikan belum terselesaikannya persoalan-persoalan perburuhan di Indonesia secara tuntas. Ada 2 kelompok penyebab masih terus exist-nya masalah perburuhan ltu dilndonesla, Pertama adalah faktor peningkatan kuantitas tenaga kerja yang terus-menerus tanpa diimbangi peningkatan daya serap lapangan kerja yang cukup. Kedua, tidak mampunya institusi pemerintah. melalui kebijakan yang dikeluarkannya menangani permasalahan yang terus berkembang tersebut. Tulisan ini mencoba memaparkan potret masalah perburuhan di Indonesia yang masih mengemuka pada beberapa dekade terakhir, khususnya pada masa pasca reformasi politik di Indonesia tahun 1998
Membangun Kinerja Profesional dalam Organisasi Publik Rosidah Rosidah
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 2 Volume VII, Agustus 2007
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4895.639 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v7i2.3918

Abstract

Dalam membangun kinerja profesional dalam organisasi publik salah satunya adalah meningkatkan produktivitas kerja yang berkualitas pada aparatur pemerintah. Upaya tersebut mengandung konsekuensi bahwa pemerintah perlu membuat aturan yang mampu memicu dan mendorong aparatur berperilaku mengarah pada kualitas yang diharapkan. Beberapa hal terkait dengan itu, maka jajaran kepemimpinan perlu kiranya mensosialisasikan dan menerapkan dalan kinerja sehari-hari Keputusan Menteri PAN No.25/Kep/M.Pan/4/2002 tentang Pedoman Pengembangan Budaya Kerja Aparatur Negara, yang sarat dengan nilai-nilai moral, yang harus ditegakkan, antara lain adanya: komitmen dan konsistensi, integritas dan profesional, kebersamaan dan dinamika kelornpok kerja, disiplin dan keteraturan kerja, keikhlasan dan kejujuran. Di samping itu kiranya perlu mengevaluasi kembali Daftar Penilaian Prestasi Pegawai (DP3), yang selama ini terkesan formalitas serta pedoman Pemberian Penghargaan kepada aparatur yang mampu memberikan pendorong untuk meningkatkan prestasi kerja.
Mengenal DEcision Support System (DSS) Saliman Saliman
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume X, Februari 2010
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10119.412 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v10i1.3971

Abstract

Sistem Pendukung Keputusan (Inggris: Decision Support Systems disingkat DSS) adalah bagian dan sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan/manajemen pengetahuan) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik. Sistem Pendukung Keputusan mulai dikembangkan pada tahun 1970. DSS dengan didukung oleh sebuah sistem informasi berbasis komputer dapat membantu seseorang dalam meningkatkan kinerjanya dalam pengambilan keputusan. Seorang manajer/pimpinan di suatu perusahaan/organisasi dapat memecahkan masalah semi struktur, di mana mansjer dan komputer harus bekerja sama sebagai tim pemecah masalah dalam memecahkan masalah yang berada di area semi struktur. DSS mendayagunakan resources individu-individu secara intelek dengan kemampuan komputer untuk meningkatkan kualitas keputusan.

Page 4 of 26 | Total Record : 256


Filter by Year

2001 2025