cover
Contact Name
Holla Rei
Contact Email
hollarei25@gmail.com
Phone
+6282240316203
Journal Mail Official
hollarei25@gmail.com
Editorial Address
Bogor
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam
Published by Yayasan Al-Afif
ISSN : -     EISSN : 31089623     DOI : 10.58987/ajpi.v5i2.9693
Core Subject :
jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang Pendidikan Islam. Jurnal ini menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, dan mahasiswa dalam menyebarluaskan gagasan, temuan, serta inovasi yang relevan dengan pengembangan pendidikan Islam di berbagai jenjang dan lembaga pendidikan. Ruang lingkup jurnal mencakup topik-topik seperti model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), metodologi pengajaran, pengembangan kurikulum, pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam, serta isu-isu kontemporer dalam pendidikan di madrasah, pesantren, dan sekolah. Al-Ilmiya menerapkan sistem peer-review dalam setiap proses penerbitan artikel guna menjamin kualitas dan orisinalitas karya ilmiah yang dimuat. Diterbitkan secara berkala, jurnal ini hadir sebagai kontribusi nyata dalam memperkaya khasanah keilmuan Pendidikan Islam.
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
Menjembatani Jarak: Logika Dan Etika Penerapan Big Data Untuk Intervensi Action Research halim murrahman; Efendi; Muhammad Zalnur
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan penting antara filsafat ilmu (meliputi ontologi, epistemologi, dan aksiologi) dan desain penelitian di tengah tantangan Big Data Analytics (BDA) dan Action Research (AR). Meskipun paradigma tradisional kuantitatif dan kualitatif dikotomi secara filosofis, era kontemporer ini menuntut kerangka kerja yang lebih adaptif. Dalam BDA, studi ini mengkritisi kerentanan epistemologis akibat fokus berlebihan pada korelasi prediktif. Hal ini sering mengabaikan ontologi data apakah data mencerminkan realitas akurat atau artefak digital yang bias. Untuk mengatasi bias algoritmik dan menjaga validitas, diperlukan adopsi realisme kritis. Sebaliknya, AR menekankan aksiologi (nilai dan etika), bertujuan untuk perubahan sosial, bukan sekadar pemahaman. Di sini, diusulkan pragmatisme filosofis yang disempurnakan, di mana tanggung jawab etis dan dampak sosial menjadi inti desain metodologis. Sebagai solusi, penelitian ini menekankan perlunya koherensi filosofis yang adaptif. Peneliti harus secara eksplisit memetakan asumsi ontologis dan epistemologis mereka ke dalam protokol aksiologis (etika data, partisipasi, dampak) sebelum pemilihan metode. Pendekatan ini memastikan produksi pengetahuan yang valid secara metodologis dan bertanggung jawab secara sosial.
TINJAUAN LITERATUR: DAMPAK FIDELITY GRAFIS PADA APLIKASI VIRTUAL REALITY (VR) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) Aulia Ayuningrum; Ichmi Shopie Nur Aslami; Syahadatun Toyyibah; Nazal Muhammad Ausat; Moh Khoirul Angga Prastiyo; Bakti Fatwa Anbiya
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh fidelitas grafis dalam aplikasi realitas virtual terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI). Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari jurnal ilmiah terindeks Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan DOAJ terbitan 2019–2025. Hasil menunjukkan bahwa fidelitas grafis khususnya resolusi tekstur, realisme visual, interaktivitas, dan integrasi audiovisual berpotensi meningkatkan motivasi belajar melalui peningkatan keterlibatan emosional, spiritual, dan sense of presence. Namun, peningkatan fidelitas yang berlebihan dapat memicu beban kognitif dan mengurangi fokus. Keberhasilan implementasi realitas virtual dalam PAI bergantung pada keseimbangan antara realisme visual, kesederhanaan desain, relevansi konteks keagamaan, dan kemudahan interaksi, sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan mendalam secara spiritual.
Transformasi Pembelajaran PAI Abad 21 melalui Deep Learning Berbasis Spiritualitas Islami Annisa Nurfajrina; Muhammad Afrijaludin; Muhibatul Muyasyaroh; Dio Aryansyah; Abdul Fadil
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan di era modern menuntut pendekatan yang mampu menggugah pemahaman mendalam serta kesadaran spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pembelajaran mendalam dalam Pendidikan Agama Islam sebagai strategi penguatan kompetensi spiritual di abad ke-21. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam mampu meningkatkan pemahaman keagamaan secara bermakna, menumbuhkan refleksi spiritual, serta mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, dan literasi digital. Pembahasan menegaskan bahwa keberhasilan penerapan sangat ditentukan oleh kesiapan guru, rancangan pembelajaran, dan dukungan teknologi. Penelitian ini menekankan perlunya pembaruan pedagogis agar pembelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi lebih reflektif, kontekstual, dan selaras dengan kebutuhan generasi modern.
Aplikatif Teori Program Riset Ala Imre Lakatos Dalam Keilmuan Islam Rinaldo Rinaldo
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini berfokus pada pembahasan tentang pemikiran Imre Lakatos terhadap program riset yang telah digagasnya berdasarkan kritikan dan pengembangan dari pemikiran Popper dan Kuhn. Namun, sebagian masyarakat muslim dewasa ini selalu menskeptiskan seluruh pemikiran yang berasal dari pemikiran barat atau non-muslim, dikarenakan dianggap tidak sesuai dengan ruh-ruh umat Islam atau budaya-budaya orang timur. Oleh karena itu, dengan menggunakan pendekatan analitis-deskriptif, penelitian ini akan menjelasakan bagaimana relevansi dari teori Imre Lakatos terhadap keilmuan Islam. sehingga penelitian ini menghasilkan bahwa Filsafat ilmu lakatos menawarkan pola pengembangan ilmu yang disebut “metodologi program riset,” di mana di situ ada beberapa kata kunci, yaitu hardcore, auxiliary hypotheses, dan series of theories, sebagai semacam “lapis-lapis” konseptual bagi pengembangan ilmu, yang tidak saja memberikan ruang bagi tradisi dan budaya ilmiah, tetapi juga tersedia posisi “asumsi tak terbantahkan,” yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam bangunan keilmuan.
Penerapan Teori-Teori Belajar Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Nailatul Karomah; Ma’mun Hanif
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang konsep serta implementasi teori pembelajaran dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan mengkaji empat teori utama, yaitu behavioristik, kognitif, konstruktivistik, dan humanistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang berlandaskan pada studi pustaka untuk menganalisis cara setiap teori dapat diterapkan dalam pembelajaran PAI. Hasil analisis menunjukkan bahwa teori behavioristik fokus pada pembentukan perilaku melalui rangsangan dan reaksi, teori kognitif berfokus pada cara berpikir dan pemahaman, teori konstruktivistik menekankan partisipasi aktif siswa dalam menciptakan pengetahuan, sementara teori humanistik berkaitan dengan pengembangan potensi dan nilai-nilai kemanusiaan. Keempat teori ini masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, tetapi penggabungannya dapat menghasilkan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang efektif, berharga, dan memiliki fokus pada pengembangan karakter, spiritualitas, serta moral peserta didik.
Implementasi Pendidikan Akidah Akhlak Dalam Mencegah Bullying Di MTS Nurul Anwar Adinda Sabrina Salsabila; Afifa Nurhaliza; Sabillah Aiska; Muhammad Irfan; Muhammad Rizki Syabani; Mushlihin Amali
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan akidah dan akhlak sebagai strategi pencegahan bullying di MTs Nurul Anwar, baik dalam bentuk verbal maupun nonverbal. Berangkat dari meningkatnya kasus bullying di lingkungan pendidikan, penelitian ini menekankan pentingnya internalisasi nilai keimanan dan moral dalam membangun karakter siswa. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru akidah akhlak dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran akidah dan akhlak berperan signifikan dalam menanamkan sikap menghargai, toleransi, dan kasih sayang, yang berdampak pada menurunnya perilaku bullying. Faktor pendukung meliputi keteladanan guru, lingkungan sekolah yang positif, serta keterlibatan orang tua. Namun, kendala muncul dari keterbatasan pengawasan dan perbedaan pola asuh di rumah. Jadi pendidikan akidah akhlak efektif sebagai fondasi karakter religius dan pencegahan bullying, selama terdapat sinergi antara guru, siswa, teman sebaya, dan orang tua.
Perempuan dalam Islam: Perspektif Keadilan dan Hermeutika Khaled M. Abou El-Fadl Nursyahidatul Urwati; Lu'lu'atul Maryamah; Dwichandra Setyorini; Zainal Arifin
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Januari)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian mengenai penafsiran Al-Qur’an dalam perspektif gender semakin penting dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan akan pemahaman keagamaan yang lebih adil dan inklusif. Penelitian ini menganalisis pendekatan hermeneutika Khaled M. Abou El-Fadl dalam tafsir Al-Qur'an terkait isu gender dan hak perempuan. Abou El-Fadl menekankan pentingnya memahami teks-teks suci dalam konteks historis dan sosial pada masa turunnya wahyu, serta menolak tafsir literal yang mengabaikan realitas sosial pada saat itu. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research, penelitian ini membandingkan pemikiran Abou El-Fadl dengan tokoh feminis Islam lain, seperti Amina Wadud dan Fatima Mernissi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abou El-Fadl menolak tafsir patriarkal dan lebih mengedepankan prinsip keadilan, kesetaraan, serta penghormatan terhadap hak-hak perempuan sebagai nilai moral universal dalam Islam. Pendekatan hermeneutis ini menawarkan model penafsiran Al-Qur’an yang lebih dinamis, kontekstual, dan relevan dengan tantangan zaman modern.
Maqashid Syariah sebagai Paradigma Hukum Islam kontemporer Tomi Satria; Khadijah; Widya Sari
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep maqashid syariah sebagai kerangka tujuan dalam pensyariatan hukum Islam dan relevansinya terhadap dinamika sosial kontemporer. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan dasar konseptual, perkembangan historis, dan fungsi aplikatif maqashid syariah dalam menjawab persoalan hukum modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis terhadap literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maqashid syariah berpusat pada perlindungan lima unsur pokok, yaitu agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, yang berfungsi sebagai landasan normatif dalam pengembangan hukum Islam. Pembahasan mengungkapkan bahwa pendekatan maqashid mampu menjembatani teks keagamaan dengan realitas sosial, serta memperkuat peran ijtihad dalam menghadirkan hukum yang adaptif, kontekstual, dan berorientasi pada kemaslahatan umat
Efektivitas Islamic Monopoli Dalam Materi Iman Kepada Malaikat SMPN 1 Palangka Raya Ananda Kludia; Jasiah
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to analyze the effectiveness of applying the interactive game ‘Islamic Monopoli’ as an innovative learning medium toenhance the compherehension of the Belief in Allah’s Angels material among 7th grade students at SMPN 1 Palangka Raya. This study employed a quantitative approach with a Quasi-Experimental design, involving an experimental group and a control group. Data collection instruments, specifically pre-test and post-test, were utilized to measure the increase in students’ cognitive achievement in both groups. The research findings, analyzed using the Independent Sample T-Test, revealed a significant difference in the average post-test scores between the two groups.  The increase in comprehension calculated using the N-Gain Score in the experimental group, which was taught using Islamic Monopoli, was categorized as moderate and was statistically higher compred to the control group. This finding confirms that the use of the ‘Islamic Monopoli’ game is proven effective in facilitating the learning of the Belive in Allah’s Angels material, making it a relevant alternative medium for improving student learning outcomes and motivation.  
Makna Shalat Berjamaah Dalam Pembentukan Karakter Religius Remaja Tomi Satria; Martin Kustati; Bashori
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran shalat berjamaah dalam pembentukan karakter religius dan sosial remaja. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya partisipasi remaja dalam kegiatan ibadah kolektif dan dampaknya terhadap perilaku keagamaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan shalat berjamaah terhadap kedisiplinan, tanggung jawab, dan perilaku sosial remaja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan dan penguatan data kuantitatif sederhana berbasis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa shalat berjamaah memiliki pengaruh positif terhadap pembentukan karakter religius, peningkatan disiplin waktu, dan penguatan hubungan sosial remaja. Pembahasan menegaskan bahwa shalat berjamaah berfungsi sebagai sarana internalisasi nilai-nilai kebersamaan, ketertiban, dan tanggung jawab, sehingga efektif sebagai model pendidikan karakter berbasis keagamaan