cover
Contact Name
Nanda Septiana
Contact Email
mubtadijurnal@uinmadura.ac.id
Phone
+6285646309147
Journal Mail Official
mubtadijurnal@uinmadura.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Panglegur km. 04 Pamekasan East Java. Phone. (0324) 333187 fax 322551
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah
ISSN : 27157067     EISSN : 27208850     DOI : https://doi.org/10.19105/mubtadi
Core Subject :
Mubtadi adalah Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah yang dikelola Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtadiiyah (PGMI) UIN Madura yang berlokasi di jalan Jalan Raya Panglegur Km 4 Pamekasan 69371. Terbit 2 kali dalam satu tahun, pada bulan Pebruari dan Agustus. Bermula dari usul dan masukan para praktisi pendidikan bahwa begitu pentingnya saling tukar informasi dan sharing terkait keilmuan pendidikan khususnya seputar ke-MI/SD-an, untuk meningkatkan mutu pendidikan. Prodi PGMI UIN Madura kemudian melakukan koordinasi secara intensif untuk merespon masukan positif tersebut, dengan melakukan rapat dan workshop tentang pendirian jurnal, hingga terbitlah jurnal ini dihadapan pembaca. Untuk menjamin kualitas dari isi jurnal dan penyeragaman subtansi tulisan serta efektifitas, maka jurnal ini cukup menerbitkan seputar naskah yang berkaitan dengan keilmuan ke-MI/SD-an, baik dari sisi manajemen, pembelajaran, regulasi dan SDM di sekolah MI/SD. Adapun bentuk tulisannya bisa berupa hasil penelitian yang tentu dilengkapi dengan data, metode dan analisis yang benar; bentuk lain juga bisa berupa kajian analisis yang sangat kritis, idealis, produktif dan kontributif, dengan kaidah penulisan yang berlaku. Naskah belum pernah dimuat dimedia manapun.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPA KELAS VI SD N 05 PAGARALAM Muhammad Dhori; Nofa Dwijayanti Nofa; Ade Kurlilah; Gina Utami Gusti Rahayu; Sefti Angriani
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v7i1.18797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa melalui penerapan metode pembelajaran berbasis proyek dalam mata pelajaran IPA di kelas VI E SD Negeri 05 Pagaralam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan 26 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa setelah diimplementasikannya model PBL yang melibatkan eksperimen “lilin menyerap air”, sekitar 80% siswa menunjukkan peningkatan dalam partisipasi aktif, semangat, dan kreativitas selama proses pembelajaran. Siswa dapat menjelaskan proses ilmiah dengan cara yang sederhana, seperti pemahaman tentang tekanan udara dan prinsip kapilaritas. Selain itu, pembelajaran ini juga melatih kemampuan berpikir kritis, keterampilan motorik halus, kerjasama, dan kemandirian siswa.Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan pembelajaran berbasis proyek terbukti sangat efektif dalam meningkatkan daya kreativitas dan keterlibatan siswa dalam pelajaran IPA. Dengan keterlibatan langsung dalam aktivitas praktis, siswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis tetapi juga menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini mendukung pencapaian kompetensi abad ke-21, khususnya dalam hal berpikir kritis dan kolaborasi.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA MELALUI KEGIATAN POJOK BACA KELAS III SDN TEJA BARAT 3 PAMEKASAN Kusrina; Aflahah
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v7i1.18808

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana upaya guru dalam meningkatkan minat baca siswa melalui kegiatan pojok baca kelas III SDN Teja Barat 3 Pamekasan. Yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana upaya guru dalam meningkatkan minat baca siswa, serta apa saja problematika atau kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara Observası, wawancara kemudian dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi dan interpretasi data kualitatif. Adapun hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, upaya guru dalam meningkatkan minat baca siswa melalui kegiatan pojok baca kelas III yaitu dengan guru membiasakan siswa untuk membaca selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, membebaskan siswa memilih buku bacaan yang mereka sukai, guru mendampingi siswa agar tetap kondusif dan bisa ikut membaca bersama, ada jurnal membaca sebagai tindak lanjut dari kegiatan pojok baca, serta menghias tempat pojok baca agar menarik perhatian siswa. Kedua, problematika yang di/hadapi oleh guru adalah keterbatasan waktu, Keterbatasan buku bacaan yang ada diperpustakaan, serta pengelolaan perpustakaan yang kurang maksimal.
PENTINGNYA IMPLEMENTASI KURIKULUM CINTA DI MADRASAH IBTIDAIYAH UNTUK MEMBENTUK KEPRIBADIAN ANAK Shulhan
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v7i1.19036

Abstract

Acts of dehumanisation reflecting a lack of love for fellow human beings, religion, and the environment are on the rise at the local, national, and global levels. This study discussed the importance of implementing a love-based curriculum in elementary madrasahs to instill a sense of love and sincerity in students. The study employed a qualitative method based on library research, which the sources was guidelines for implementing a love-based curriculum in madrasahs issued by Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia. The researcher used content analysis techniques in the preparation, organization, and reporting stages. The data was evaluated descriptively and analytically using critical-pedagogical procedures to assess the significance and urgency of implementing the love curriculum in shaping children's personalities, as well as a hermeneutic approach to understand the meaning of the text contextually. Triangulation of sources and cross-checking between reliable references ensured data validity, resulting in a robust conceptual synthesis based on the critical education theory framework. The research findings include: First, the love curriculum is to grow love for human and nature. Students at the madrasah ibtidaiyah are in a highly sensitive growth phase, absorbing various information around them. Introducing a curriculum of love in the dimensions of theory and behaviour can serve as a highly effective example for fostering love for fellow human beings, nature, and religion. Second, love is the basis for liberation. Love motivates students to master science and technology as assets to liberate nature, humanity, and religion from harmful elements
IMPLEMENTASI MEDIA ANIMASI PADA MATERI ILMU TAUHID BAGI SISWA SDN GUGUL 1 PAMEKASAN Fikrur Rosyid; Halimatus Sa'diyah
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v7i1.19359

Abstract

Abstrak Banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep tauhid dan implikasinya dalam kehidupan karena metode pengajaran yang kurang menarik serta minimnya penggunaan media pembelajaran inovatif. Penelitian ini ingin membahas tentang implementasi media animasi yang digunakan untuk mengajarkan konsep dasar tauhid di SDN Gugul 1 Pamekasan. Peneliti memilih pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media animasi pada pembelajaran ilmu tauhid cukup menarik perhatian siswa dan membantu siswa memahami konsep ilmu tauhid yang sebelumnya sulit dipahami. Selain itu, siswa jadi lebih antusias dan termotivasi untuk belajar ilmu tauhid. Adapun tantangannya adalah keterbatasan teknologi di sekolah dan waktu yang dibutuhkan guru untuk menyiapkan materi animasi. Peran guru sebagai fasilitator menjadi kunci dalam memaksimalkan penggunaan media animasi di sekolah. Abstract Many students have difficulty to understanding the concept of tawhid and its implications in life due to less attractive teaching methods and the lack of use of innovative learning media. This research wants to discuss the implementation of animation media used to teach the basic concept of tawhid at SDN Gugul 1 Pamekasan. The researcher chose a qualitative approach with a case study design. Data was collected through interviews, direct observation, and documentation. The results of the study show that the use of animation media in learning tawhid is enough to attract students' attention and help students understand the concept of tawhid that was previously difficult to understand. In addition, students become more enthusiastic and motivated to learn the science of tawhid. The challenges are the limitations of technology in schools and the time it takes for teachers to prepare animation materials. The role of teachers as facilitators is the key to maximizing the use of animation media in schools.
THE EFFECT OF ANAGRAM ON STUDENTS' SPELLING PROFICIENCY: AN EXPERIMENT ON ELEMENTARY STUDENTS OF WIN INSTITUTE PAMEKASAN Rabi'ah
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v7i1.19825

Abstract

This research investigates the impact of anagram-based learning strategies on students spelling abilities, addressing the critical research question of whether these strategies can enhance spelling proficiency compared to before and after treatment. To assess this, quantitative data were collected through standardized spelling assessments and performance metrics administered before and after the implementation of anagram exercises in the classroom setting. The findings reveal a statistically significant improvement in spelling scores among students who engaged with anagram-based activities, suggesting that these strategies not only foster greater engagement in the learning process but also lead to enhanced retention of spelling patterns and rules. The result of the research shows that Sig. (2-tailed) is 0.00 that lower than 0.05. It means that there is positive effect of anagram on students spelling proficiency. Furthermore, the significance of improved spelling abilities extends beyond. By enhancing student spelling capabilities through effective and interactive methods such as anagram exercises, the study contributes valuable insights that may inform instructional design and pedagogical approaches in educational settings.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA TERINTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN KELAS 1 MIS MIFTAHUL ULUM BUNDAH SRESEH SAMPANG Wilda Al Aluf; Wahyu Hengky Irawan; Abbdussakir
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v7i1.20103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam untuk siswa kelas 1 di MIS Miftahul Ulum Bundah Sreseh Sampang. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan modul ajar, pengembangan produk, implementasi dalam pembelajaran, dan evaluasi efektivitas dan kepraktisan baha ajar. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket respon guru dan siswa, serta hasil belajar siswa, dan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan dinilai sangat praktis oleh guru dan siswa, dengan persentase kepraktisan 86,69%. Modul ajar ini juga efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dengan 83,34% siswa mencapai ketuntasan belajar. Modul ajar ini mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam materi penjumlahan dan pengurangan, serta menggunakan desain yang menarik dengan gambar, yang terbukti meningkatkan pemahaman siswa.
ENHANCING CRITICAL THINKING THROUGH PROJECT-BASED LEARNING IN FAIRY TALE LESSONS AT MADRASAH IBTIDAIYAH ISLAMIYAH CIWARU Ghina Adzkiyatul Hasna; Asep Saefurrohman; Juhji
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v7i1.20617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas 3 dalam pembelajaran dongeng di Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Ciwaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kelompok nonequivalent. Sebanyak 50 siswa berpartisipasi dalam penelitian ini, dengan 25 ditugaskan ke kelompok eksperimen, yang menerima instruksi berdasarkan model PBL, dan 25 ke kelompok kontrol, yang menerima instruksi berdasarkan teknik tradisional. Keterampilan berpikir kritis siswa dinilai menggunakan instrumen ujian berbasis esai. Data dianalisis menggunakan uji-t sampel independen, yang menghasilkan nilai signifikansi (dua sisi) sebesar 0,025. Hasil ini menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara kelompok eksperimen dan kontrol, yang mengarah pada penolakan hipotesis nol (Hâ‚€). Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran dongeng. Studi ini menyimpulkan bahwa penerapan PBL pada kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah berkontribusi positif terhadap pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hasil ini mendukung integrasi strategi pembelajaran aktif dan berpusat pada siswa dalam mengembangkan kemampuan kognitif mereka.
SOCIAL EMOTIONAL LEARNING (SEL) UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI BELAJAR SISWA SD Raden Firman Nurbudi Prijambodo; Ratna Novita Punggeti
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v7i1.20621

Abstract

Pentingnya artikel ini dibuat berangkat dari permasalahan rendahnya partisipasi belajar siswa di Sekolah Dasar (SD) yang menjadi hambatan signifikan dalam pencapaian tujuan pendidikan holistik. Pembahasan akan menganalisis secara konseptual dan empiris peran Social Emotional Learning (SEL) sebagai pendekatan integral untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Analisis singkat akan mencakup definisi SEL berdasarkan kerangka CASEL, indikator partisipasi belajar siswa, serta mekanisme teoritis dan bukti empiris bagaimana kelima kompetensi inti SEL (kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan bertanggung jawab) secara sinergis berkontribusi pada peningkatan motivasi, interaksi, dan keterlibatan aktif siswa. Abstrak ini menyimpulkan bahwa implementasi SEL yang terstruktur dan terintegrasi dalam kurikulum sekolah dasar memiliki potensi besar untuk menciptakan lingkungan belajar yang suportif, meningkatkan kesejahteraan emosional siswa, dan pada akhirnya, mendorong partisipasi belajar yang lebih tinggi dan berkelanjutan.
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPAS UNTUK ALTERNATIF PENGUATAN PEMAHAMAN KONSEP SAINS SISWA (STUDI KASUS DI SDN 5 MATARAM) Fariha Dewi Yuniarti; Sely Indriyanti Sahnan; Yanil Mala; Baiq Nur Aprilliani; Muhammad Anwar Sani
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v7i2.22809

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran IPAS pada materi bentuk dan sumber energi di kelas III SDN 5 Mataram serta melihat perannya untuk alternatif penguatan pemahaman konsep sains siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru kelas III yang berperan sebagai informan utama. Data penelitian dikumpulkan melalui kegiatan observasi pembelajaran di kelas, wawancara terstruktur dengan guru, serta dokumentasi yang meliputi RPP atau Modul Ajar dan foto-foto pendukung kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan mengikuti model Miles dan Huberman yang mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan lingkungan sekitar secara tidak langsung dengan mengaitkan contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari ke dalam penjelasan materi, seperti cahaya matahari, angin, dan panas. Strategi pembelajaran ini membantu siswa memahami konsep energi secara lebih konkret meskipun proses pembelajaran tidak dilaksanakan di luar kelas. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, jumlah siswa yang cukup banyak, serta minimnya ketersediaan media pendukung.
DEVELOPMENT OF ETHNOMATEMATICS-BASED MATHEMATICS TEACHING MATERIALS ON FLAT SHAPES Maryam Faizah; Nisfi Laila Fitrasari; Mohammad Asibly; Hasna Rahmania Firdausy; Nurlyta Virlyani
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v7i2.22887

Abstract

Students often find it difficult to understand abstract mathematical material and do not find relevance in everyday life. This study aims to develop ethnomathematics-based mathematics teaching materials on the subject of plane figures using the Borg and Gall development model. Etno aims to strengthen understanding of the material and concept of plane figures in grade 3, through historical objects or places. Learning materials are developed based on materials that are easy for students to understand, adapted to mathematics subjects and the application of mathematics that is deeply rooted in the social environment. Respondents in this study were grade 3 students of SDI Al Ghaffar. The results of this ethnomathematics-based teaching material development research were measured through a pre-test evaluation with an average value of 61.17, the frequency of students still getting low scores, then after conducting the experiment, a post-test was conducted, the results of the post-test assessment showed an average student score of 78.82. An increase in learning outcomes was found before and after students learned using ethnomathematics-based mathematics teaching materials, so that the developed Ethnomathematics-Based Teaching Materials were effective in strengthening the understanding of plane figure material. As a result, this study suggests that elementary school students can gain better conceptual understanding through locally based mathematics instruction. This study was limited to one school and covered only plane geometry.

Page 11 of 13 | Total Record : 128