cover
Contact Name
Elihami
Contact Email
elihamid72@gmail.com
Phone
+6282343195141
Journal Mail Official
elihamid72@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 17 Enrekang, Indonesia
Location
Kab. enrekang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Edumaspul: Jurnal Pendidikan
ISSN : 25488201     EISSN : 25800469     DOI : https://doi.org/10.33487/edumaspul.v10i2
Core Subject :
Edumaspul: Jurnal Pendidikan publishes original research articles, review articles, and current issues related to the multidisciplinary field of education. The journal provides an academic platform for teachers, lecturers, and researchers to contribute innovative scholarly work in education and learning. The journal focuses on curriculum development, teacher education and professional development, teacher training, cross-cultural studies, learning, evaluation, English language teaching, counseling, management, educational quality, and the use of communication and information technology at various levels of education and in the delivery of learning.
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
Ecoteological Perspective on the Local Wisdom of the Kajang Tribe: A Literature Review and Its Implications for Islamic Education Ardiyansyah; Andi Muhammad Asbar; Ahmad Syarif Hidayatullah Galib; Yasser Mulla Shadra; Futri Syam; Abd Rahim
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perspektif ekoteologi Islam dalam kearifan lokal masyarakat Kajang, memetakan penelitian terdahulu, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap pengembangan pendidikan lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research melalui telaah literatur terhadap berbagai jurnal ilmiah, buku akademik, dan hasil penelitian terkait ekoteologi Islam, pendidikan lingkungan, dan kearifan lokal masyarakat Kajang yang terbit pada periode 2020–2026. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kritis dengan menekankan integrasi teori, temuan penelitian, dan identifikasi research gap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai adat masyarakat Kajang seperti kamase-masea, penghormatan terhadap hutan adat, prinsip kehati-hatian dalam pemanfaatan sumber daya alam, serta larangan eksploitasi lingkungan memiliki keselarasan dengan konsep ekoteologi Islam seperti tauhid, khalifah, amanah, dan mizan. Kearifan lokal tersebut membentuk sistem etika lingkungan berbasis spiritualitas dan kolektivitas sosial yang berfungsi menjaga keberlanjutan ekologis masyarakat. Penelitian ini juga menemukan bahwa nilai-nilai ekologis masyarakat Kajang memiliki relevansi kuat terhadap pengembangan pendidikan Islam ekologis melalui integrasi nilai religius, budaya lokal, dan kesadaran lingkungan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya rekonstruksi pendidikan Islam yang tidak hanya berorientasi pada aspek ritualistik, tetapi juga responsif terhadap isu lingkungan hidup berbasis nilai budaya dan spiritualitas lokal. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan studi empiris mengenai implementasi pendidikan Islam berbasis ekoteologi masyarakat adat dalam konteks lembaga pendidikan formal maupun nonformal. Abstract This study aims to analyze the perspective of Islamic ecotheology in the local wisdom of the Kajang community, map previous research, and identify its implications for the development of environmental education. The study uses a qualitative approach with library research through a literature review of various scientific journals, academic books, and research results related to Islamic ecotheology, environmental education, and the local wisdom of the Kajang community published in the period 2020–2026. Data analysis was conducted descriptively-critically with an emphasis on the integration of theory, research findings, and identification of research gaps. The results show that the traditional values ​​of the Kajang community such as kamase-masea, respect for customary forests, the principle of caution in the use of natural resources, and the prohibition of environmental exploitation are aligned with Islamic ecotheological concepts such as tauhid, khalifah, amanah, and mizan. This local wisdom forms an environmental ethics system based on spirituality and social collectivity that serves to maintain the ecological sustainability of the community. This study also found that the ecological values ​​of the Kajang community have strong relevance to the development of ecological Islamic education through the integration of religious values, local culture, and environmental awareness in the learning process. This research implies the importance of reconstructing Islamic education that is not only ritualistic in orientation but also responsive to environmental issues based on local cultural values ​​and spirituality. Further research is recommended to develop empirical studies on the implementation of Islamic education based on the ecotheology of indigenous communities in the context of formal and non-formal educational institutions.
The Integration of Tawakal Values in Islamic Religious Education Learning: A Conceptual Analysis of the Al-Hikam Perspective by Ibn Athaillah al-Sakandari Fudailah Alfain; Sinta Nuriyah; Mohammad Wakhyudi; Zamach Syari; Ahmad Syifauddin; Moch. Mahdiyan Nasikhin; Meylinda Khusnan Aprilia; Siti Khafiyatul Ulwiyah; M. Husni Mubarak
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to reconstruct the concept of tawakal in the perspective of the book Al-Hikam by Ibn Athaillah al-Sakandari and formulate its integration in the learning of Islamic Religious Education (PAI). In the modern era, the distortion of understanding of tawakal often gives birth to a fatalistic (passive) attitude or conversely, rationality without a spiritual dimension that triggers anxiety. Using qualitative methods through library research and philosophical-pedagogical approaches, this study analyzes the content of the book of Al-Hikam as a primary source. The findings of the study show that in Ibn Athaillah's view, tawakal is not a passive attitude, but a balance between submission of the heart (the inner aspect) and obedience in endeavor (the birth aspect). Pedagogically, tawakal values can be integrated into PAI learning through the internalization of character values, teacher examples, and reflective processes. This integration functions as an instrument of emotional regulation for students, which is parallel to the concepts of self-efficacy and perceived control in psychology, so as to be able to form a student mentality that is resilient, optimistic, and has inner peace in facing academic and social challenges. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep tawakal dalam perspektif kitab Al-Hikam karya Ibnu Athaillah al-Sakandari serta merumuskan integrasinya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Di era modern, distorsi pemahaman terhadap tawakal sering kali melahirkan sikap fatalistik (pasif) atau sebaliknya, rasionalitas tanpa dimensi spiritual yang memicu kecemasan. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan (library research) dan pendekatan filosofis-pedagogis, penelitian ini menganalisis konten kitab Al-Hikam sebagai sumber primer. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam pandangan Ibnu Athaillah, tawakal bukanlah sikap pasif, melainkan keseimbangan antara ketundukan hati (aspek batin) dan ketaatan dalam berikhtiar (aspek lahir). Secara pedagogis, nilai tawakal dapat diintegrasikan dalam pembelajaran PAI melalui internalisasi nilai karakter, keteladanan guru, dan proses reflektif. Integrasi ini berfungsi sebagai instrumen regulasi emosi bagi peserta didik, yang paralel dengan konsep self-efficacy dan perceived control dalam psikologi, sehingga mampu membentuk mentalitas siswa yang tangguh, optimis, dan memiliki ketenangan batin dalam menghadapi tantangan akademik maupun sosial.
Students' Critical Thinking and Mathematical Problem Solving Skills through the Problem Based Learning (PBL) Model and Guided Inquiry at SMA Negeri 5 Lebong Jeli Dahliah; Apriza Fitriani; Risnanosanti
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine whether there are differences and influences on students' critical thinking and mathematical problem-solving abilities through the Problem Based Learning (PBL) and Guided Inquiry models at SMA Negeri 5 Lebong. The population of this study was all grade X students of SMA Negeri 5 Lebong. The sampling technique used cluster random sampling, namely random sampling based on class, so that three sample classes were obtained, each consisting of 33 students, namely class X.1, X.2, and X.5 with a total of 99 students. The type of research used was quasi-experimental. Data collection was carried out using essay tests to measure students' critical thinking and mathematical problem-solving abilities. Data were analyzed using the One Way ANOVA test. The results of the study showed that there were significant differences in students' critical thinking and mathematical problem-solving abilities between classes using the PBL, Guided Inquiry and Conventional Learning models. The Guided Inquiry model was more effective in improving critical thinking abilities and the PBL model showed more effectiveness in improving students' mathematical problem-solving abilities. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan dan pengaruh kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah matematis siswa melalui model Problem Based Learning (PBL) dan Inkuiri Terbimbing di SMA Negeri 5 Lebong. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 5 Lebong. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak berdasarkan kelas, sehingga diperoleh tiga kelas sampel, masing-masing berjumlah 33 siswa, yaitu kelas X.1, X.2, dan X.5 dengan total 99 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan test essay untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Data di analisis menggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah matematis siswa antara kelas menggunakan model PBL, Inkuiri Terbimbing dan Pembelajaran Konvensional. Model Inkuiri Terbimbing lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan Model PBL Menunjukan lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
The Effectiveness of the Muhadatsah Method in Improving the Maharah Kalam of Students at MTs Al-Ishlah Tanjung Jabung Timur Khairul Fajri; M. Syukron Maksum
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to analyze the effectiveness of the muhadatsah method in improving students' speaking skills (maharah kalam) in Arabic learning at MTs Al-Ishlah Tanjung Jabung Timur. The background of this study is based on the low Arabic speaking ability of students caused by the dominance of conventional learning methods oriented toward grammar memorization and translation. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a pretest-posttest control group design. The population consisted of all eighth-grade students of MTs Al-Ishlah, with a sample of 60 students divided into experimental and control classes. Data collection techniques included oral tests, observation, documentation, and supporting interviews. Data analysis was conducted through normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing using the t-test. The results showed that the average posttest score of the experimental class was 82.4, higher than the control class score of 71.6. The t-test result showed a significance value of 0.000 < 0.05, indicating that the muhadatsah method significantly affected students' speaking skill improvement. The novelty of this study lies in the implementation of context-based muhadatsah using students' daily life situations in rural madrasah settings, which has not been widely discussed in previous studies. This study recommends the systematic use of the muhadatsah method in Arabic language learning at the junior Islamic school level. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode muhadatsah dalam meningkatkan maharah kalam siswa pada pembelajaran Bahasa Arab di MTs Al-Ishlah Tanjung Jabung Timur. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan berbicara Bahasa Arab siswa yang disebabkan oleh dominannya metode pembelajaran konvensional yang berorientasi pada hafalan kaidah dan penerjemahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment melalui model pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Al-Ishlah, dengan sampel penelitian sebanyak 60 siswa yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes lisan, observasi, dokumentasi, dan wawancara pendukung. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 82,4 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 71,6. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti metode muhadatsah berpengaruh signifikan terhadap peningkatan maharah kalam siswa. Novelty penelitian ini terletak pada penerapan muhadatsah berbasis situasi kontekstual kehidupan sehari-hari siswa madrasah pedesaan yang belum banyak dikaji dalam penelitian sebelumnya. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode muhadatsah secara sistematis dalam pembelajaran Bahasa Arab tingkat madrasah tsanawiyah.
Quantum Learning-Based Arabic Language Learning Innovation for Generation Z Lina Ulfa Fitriani
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Advances in science and technology have brought significant changes to the world of education. Quantum Learning presents itself as a learning approach capable of creating a more enjoyable, communicative, effective, and relevant learning environment for Generation Z (Gen Z) students, who are synonymous with digital technology. This approach emphasizes emotional engagement, experience, and real-world contexts to help students grasp material more quickly and meaningfully. Learning Arabic, which was often considered difficult and boring due to the dominant use of traditional methods, has become more innovative with the use of digital media in Arabic learning. This paper was conducted using literature analysis from various journals, books, and relevant sources. The results of the study indicate that the Quantum Learning approach can be used as a reference in practicing the four Arabic language skills (maharah lughowiyah al-arba'ah) for Gen Z students, increasing their motivation to learn Arabic because this approach refers to interactive learning and the integration of students' personal experiences. This Quantum Learning model is considered relevant for implementation as an innovation in Arabic language learning for students, especially Generation Z today. Abstrak Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Quantum Learning hadir sebagai pendekatan pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar lebih menyenangkan, komunikatif, evektif dan relevan bagi peserta didik generasi Z (gen Z) yang identik dengan teknologi digital. Pendekatan ini menekankan keterlibatan emosi, pengalaman dan konteks nyata untuk membantu peserta didik memahami materi secara lebih cepat dan bermakna. Pembelajaran Bahasa Arab yang tadinya sering dianggap sulit dan membosankan karena dominan menggunakan metode tradisional oleh peserta didik menjadi lebih berinovasi dengan pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Bahasa Arab. Penulisan ini dilakukan dengan metode analisis literatur dari berbagai jurnal, buku dan sumber yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa model pendekatan dalam quantum learning dapat dijadikan acuan dalam mempraktikkan ketrampilan berbahasa Arab yang empat (maharah lughowiyah al-arba’ah) bagi peserta didik gen Z menjadikan mereka lebih termotivasi dalam mempelajari Bahasa Arab sebab pendekatan ini mengacu pada pembelajaran interaktif dan integrasi pengalaman personal peserta didik. Model quantum learning ini dinilai relevan diterapkan sebagai inovasi pembelajaran Bahasa Arab pada peserta didik khususnya generasi Z saat ini.
Efforts to Cultivate Habituation-Based Character Education in Students of Kalibaru State Vocational High School (SMK) Banyuwang Susiana; M. Ngantori
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Character education is the process of instilling positive values in students through various effective methods so that these values can be consciously applied without coercion. Successful character education instillation requires synergy from all school components, both through the school's flagship program and the active role of teachers in guiding students. This study aims to examine the efforts of Kalibaru State Vocational School (SMK Negeri Kalibaru) in instilling habit-based character education, identify supporting and inhibiting factors, and determine the results of implementing this character education among students. This study used a qualitative approach with a case study, in which the researcher served as the primary instrument, while data collection was conducted through observation and interviews, mostly conducted online. The results indicate that the efforts to instill habit-based character education at Kalibaru State Vocational School (SMK Negeri Kalibaru) have been running according to the school program, although several supporting and inhibiting factors have been identified. Overall, the process of instilling character in students has been successful, with the implementation of rewards and punishments helping teachers instill discipline and accustom students to applying character values, ensuring the school's program runs smoothly. Abstrak Pendidikan karakter merupakan proses penanaman nilai-nilai positif kepada peserta didik melalui berbagai metode yang efektif sehingga nilai tersebut dapat diterapkan secara sadar tanpa paksaan. Keberhasilan penanaman pendidikan karakter memerlukan sinergi seluruh komponen sekolah, baik melalui program unggulan sekolah maupun peran aktif guru dalam membimbing peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya SMK Negeri Kalibaru dalam menanamkan pendidikan karakter berbasis pembiasaan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta mengetahui hasil dari penerapan pendidikan karakter tersebut pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, di mana peneliti berperan sebagai instrumen utama, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara yang sebagian besar dilaksanakan secara daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penanaman pendidikan karakter berbasis pembiasaan di SMK Negeri Kalibaru telah berjalan sesuai dengan program sekolah, meskipun terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Secara umum, proses penanaman karakter pada peserta didik berhasil dengan baik, di mana penerapan reward dan punishment turut membantu guru dalam menanamkan kedisiplinan serta membiasakan peserta didik untuk menerapkan nilai-nilai karakter sehingga program sekolah dapat berjalan sebagaimana mestinya.
The Influence of Digital Literacy and the Utilization of Artificial Intelligence Technology on Students’ English Language Skills Nur Eva Yanti; Nur Rahmah Wahyuddin; Sam Hermansyah
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) terhadap keterampilan bahasa Inggris mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 50 mahasiswa sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert yang mengukur variabel literasi digital, penggunaan teknologi AI, dan keterampilan bahasa Inggris mahasiswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha masing-masing variabel di atas 0,60. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa literasi digital dan penggunaan teknologi AI secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keterampilan bahasa Inggris mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,046. Selain itu, hasil korelasi menunjukkan bahwa literasi digital memiliki hubungan positif terhadap penggunaan AI dan keterampilan bahasa Inggris mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan literasi digital dan pemanfaatan teknologi AI berkontribusi dalam mendukung peningkatan keterampilan bahasa Inggris mahasiswa di era digital.
Overcoming the Problem of Speaking Ability of Lower Grade Elementary School Students with the Kipin School Application Marsella Desriyarini Gui
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi pelatihan seni tradisional dan literasi digital sebagai pendekatan pembelajaran transformatif dalam pendidikan modern. Dilaksanakan di Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang, penelitian ini berfokus pada Sanggar Sastra dan Seni Budaya Masumange, sebuah komunitas seni dan budaya lokal yang terdiri dari 35 anggota aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana praktik seni tradisional—seperti musik, tari, dan kerajinan lokal—dapat direvitalisasi dan dipertahankan melalui penerapan keterampilan literasi digital, termasuk dokumentasi multimedia, promosi daring, dan pembuatan konten digital. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan keterlibatan partisipatif dalam kegiatan seni komunitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi alat digital dalam pelatihan seni tradisional tidak hanya meningkatkan kreativitas dan kompetensi teknologi anggota, tetapi juga memperkuat identitas budaya serta transfer pengetahuan antar generasi. Selain itu, program ini mendorong pemberdayaan komunitas dengan memungkinkan anggota menampilkan karya seni mereka melalui platform digital, sehingga meningkatkan visibilitas dan potensi peluang ekonomi.Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggabungan pendidikan seni tradisional dengan literasi digital merupakan strategi efektif untuk pembelajaran transformatif, menjembatani kearifan lokal dengan inovasi global. Pendekatan ini dapat dijadikan model bagi komunitas budaya lain yang ingin melestarikan warisan budaya sekaligus beradaptasi dengan era digital.
The Concept of Tawakal in the Perspective of Sufism: An Analysis of Ibn Atha'illah's Thought in the Book of Al-Hikam Ana Rohmatul Wafiroh; Aoulia; Siti Komariah; Sifa Latifah; Ajeng Wundari; Abdul Yamin; Cecep Ubaidillah; Moch. Mahdiyan Nasikhin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the concept of tawakkal from a Sufi perspective through the analysis of the thought of Ibn 'Atha'illah al-Sakandari in Al-Hikam. The background of this research lies in the frequent distortions of tawakkal in modern society, which is often interpreted as passive fatalism that ignores human effort or as an over-reliance on rational efforts that ignores the spiritual dimension. This research aims to provide a comprehensive conceptual understanding of tawakkal and analyze its relevance in addressing contemporary psychological and existential challenges. This research uses a qualitative approach with library research methods, using conceptual and interpretive frameworks. Primary data sources include Al-Hikam, the Qur'an, and Hadith, while secondary sources consist of classical Sufi works and contemporary studies on religiosity and mental health. The findings reveal that tawakkal, according to Ibn 'Atha'illah, is not a neglect of effort but a state of the heart that is detached from dependence on worldly causes while continuing to make optimal efforts (endeavor). Tawakkal serves as an integrative principle that harmonizes effort and surrender, offering a critique of fatalistic and materialistic tendencies. In addition, tawakkal has significant psychological implications, including reducing anxiety, strengthening emotional resilience, and fostering inner peace in the midst of uncertainty. In conclusion, tawakkal in Al-Hikam represents a holistic spiritual-ethical concept that is theologically based and relevant as a psycho-spiritual coping mechanism in modern life. Abstrak Penelitian ini mengkaji konsep tawakkal dari perspektif Sufi melalui analisis pemikiran Ibnu 'Atha'illah al-Sakandari dalam Al-Hikam. Latar belakang penelitian ini terletak pada seringnya distorsi tawakkal dalam masyarakat modern, di mana sering diartikan sebagai fatalisme pasif yang mengabaikan upaya manusia atau sebagai ketergantungan berlebihan pada upaya rasional yang mengabaikan dimensi spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman konseptual yang komprehensif tentang tawakkal dan menganalisis relevansinya dalam mengatasi tantangan psikologis dan eksistensial kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian perpustakaan, menggunakan kerangka konseptual dan interpretatif. Sumber data primer termasuk Al-Hikam, Al-Qur'an, dan Hadis, sedangkan sumber sekunder terdiri dari karya-karya Sufi klasik dan studi kontemporer tentang religiusitas dan kesehatan mental. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa tawakkal, menurut Ibnu 'Atha'illah, bukanlah pengabaian usaha tetapi keadaan hati yang terlepas dari ketergantungan pada sebab-sebab duniawi sambil terus melakukan upaya yang optimal (ikhtiar). Tawakkal berfungsi sebagai prinsip integratif yang menyelaraskan upaya dan penyerahan, menawarkan kritik terhadap kecenderungan fatalistik dan materialistis. Selain itu, tawakkal memiliki implikasi psikologis yang signifikan, termasuk mengurangi kecemasan, memperkuat ketahanan emosional, dan menumbuhkan kedamaian batin di tengah ketidakpastian. Kesimpulannya, tawakkal dalam Al-Hikam mewakili konsep spiritual-etika holistik yang didasarkan secara teologis dan relevan sebagai mekanisme koping psiko-spiritual dalam kehidupan modern.
Canva & Wordwall Digital Media Development at Religious Learning TPQ Al Irsyad Graha Asri Week Saturday in Bengkulu City Desy Eka Citra Dewi; Rahma Dwi Miftakhia; Pradita Ayu Nurwana; Lisa Apriani; Yeni Puspita Sari
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Religious learning at TPQ Al Irsyad Graha Asri Pekan Sabtu, Bengkulu City, has so far relied on conventional methods based on verbalistic lectures and static textbooks, thus triggering student boredom and low retention of Islamic religious material. This Thematic Community Service (KKN) activity based on Research by the PGMI Study Program Group 12 aims to transform the conventional religious learning model into an interactive one through the integration of the Canva and Wordwall digital platforms. The implementation method uses the Asset-Based Community Development (ABCD) approach which includes the stages of Discovery, Dream, Design, and Destiny. The results of the service show a significant increase in educators' technological literacy, the visual quality of teaching materials through Canva, and student activeness in interactive evaluations based on Wordwall gamification. Measurement using the Societal Impact Index (SII) confirmed a partner satisfaction level of 91.4% (very high). The resulting social impacts include the growth of an adaptive digital religious ecosystem, a radical increase in student learning motivation, and the development of institutional independence in managing technology-based learning in Pekan Sabtu, Bengkulu City. Abstrak Pembelajaran keagamaan di TPQ Al Irsyad Graha Asri Pekan Sabtu Kota Bengkulu selama ini masih mengandalkan metode konvensional berbasis ceramah verbalistis dan buku teks statis, sehingga memicu kejenuhan santri serta rendahnya retensi materi keagamaan Islam. Kegiatan pengabdian masyarakat (KKN) Tematik berbasis Riset Prodi PGMI Kelompok 12 ini bertujuan untuk mentransformasi model pembelajaran keagamaan konvensional menjadi interaktif melalui integrasi platform digital Canva dan Wordwall. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahapan Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi teknologi pendidik, kualitas visual materi ajar melalui Canva, serta keaktifan santri dalam evaluasi interaktif berbasis gamifikasi Wordwall. Pengukuran menggunakan Societal Impact Index (SII) mengonfirmasi tingkat kepuasan mitra sebesar 91,4% (sangat tinggi). Dampak sosial yang dihasilkan mencakup tumbuhnya ekosistem digital keagamaan yang adaptif, peningkatan motivasi belajar santri secara radikal, serta terbangunnya kemandirian institusional dalam pengelolaan pembelajaran berbasis teknologi di Pekan Sabtu Kota Bengkulu.

Page 3 of 18 | Total Record : 176