cover
Contact Name
LPPM UNAN
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+6282241418157
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
https://tscners.ejournal.unan.ac.id/index.php/1/about/editorialTeam
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032445     EISSN : 25032453     DOI : https://doi.org/10.35720/
Core Subject :
Focus and Scope The journal includes various fields of nursings sciences such as: Health Children Nursing, Nursing Management, Medical Surgical Nursing, Maternity Nursing, Psiciatric Nursing, Community Nursing, Gerontology Nursing, Emergency Nursing, Family Nursing.
Arjuna Subject : -
Articles 144 Documents
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH KELUARGA DAN PENGARUHPEER GROUP TERHADAP POTENSI PERILAKU KEKERASAN FISIK(BULLYING FISIK) PADA ANAK REMAJA PUTRADI SMA 22 JAKARTA. Lisnadiyanti; Tohit Bagus
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4 No 1 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/xpkqnm47

Abstract

Latar Belakang; Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan pengaruh peer group terhadap potensi perilaku bullying di sekolah pada remaja putra. Hal ini dianggap sangat penting mengingat setiap tahun perilaku bullying terjadi di SMA/SMK di Jakarta. keluarga dan pengaruh peer group berperan dalam pengaruh kehidupan seorang remaja di kehidupannya.Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain deskriptif correlation atau crossectional dengan teknik accidental sampling seluruh responden diambil sebanyak 73 orang yang memenuhi kategori dan dilakukan pada siswa kelas X dan XI SMA.Hasil; Setalah dilakukan perhitungan Chi-Square didapatkan nilai p value 0,002 pada pola asuh (otoriter, demokratis dan permessif) terhadap potensi perilaku kekerasan fisik. Selain itu nilai p value pada pengaruh peer gruop yaitu 0,026 hal ini juga membuktikan adanya hubungan yang signifikan pengaruh peer group terhadap potensi perilaku bullying disekolah.Kesimpulan: Hasil analisis membuktikan bahwa peran pola asuh keluarga dan pengaruh peer group mempunyai potensi untuk mempengaruhi anak untuk melakukan perilaku kekerasan fisik (bullying fisik) baik di lingkungan rumah, sekolah maupun masyarakat
PENGARUH PIJAT (MASSAGE) BAYI TERHADAP KUALITAS TIDURBAYI USIA 6 – 12 BULAN DI DESA PILANGPAYUNGKEC. TOROH KAB. GROBOGAN Anita Lufianti; Christina Nur Widayati; Ninik Puji
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4 No 1 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/zp11b179

Abstract

Latar belakang; Pijat bayi yaitu suatu bentuk permainan gerakan pada bayi, untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan serta kemampuan pergerakan bayi secara optimal. Pijat bayi merupakan salah satu cara yang menyenangkan yang akan membuat perasaan nyaman bagi bayi. Saat ini berbagai terapi telah dikembangkan, baik terapi farmakologis maupun non farmakologis. Salah satu terapi non farmakologis untuk mengatasi masalah tidur bayi adalah pijat bayi, dengan menggunakan terapi pijat bayi sehingga kualitas tidur bayi akan lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat (massage) bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 6 – 12 bulan di Desa Pilangpayung, Kec. Toroh, Kab. Grobogan.Metode; Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan non equivalent control group design with pretest and posttest. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan metode Simple Random Sampling dan didapatkan sampel berjumlah 40 responden.Hasil; Berdasarkan analisis menggunakan uji Paired Sample T Test pada kelompok intervensi menunjukkan p value 0.000. sebab nilai p velue < 0.05 maka ada pengaruh pijat (massage) bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 6 – 12 bulan di Desa Pilangpayung, Kec. Toroh, Kab. Grobogan. Pada kelompok kontrol hasil uji dengan menggunakan uji Wilcoxcon, didapatkan hasil p value 0,000, jika alpha (α) adalah 0,05 maka hasil yang didapatkan adalah pV < α atau 0,000 < 0,05 maka ada pengaruh pijat bayi (massage) terhadap kualitas tidur bayi.Simpulan; Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan ada pengaruh pijat (massage) bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 6 – 12 bulan di Desa Pilangpayung, Kec. Toroh, Kab. Grobogan.
MODAL SOSIAL DAN EFIKASI KOLEKTIF MENGHADAPIBENCANA ERUPSI MERAPI Fx Joko Krisdiyanto
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4 No 1 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/fhk52m40

Abstract

Latar Belakang: Perilaku kesiapsiagaan lebih mungkin untuk dipertahankan jika individu memiliki keyakinan terhadap kemampuan anggota lain dalam lingkungan sosial dan keyakinan terhadap lembaga yang ada. Penanggulangan bencana akan berjalan dengan baik jika seluruh elemen bisa berkoordinasi dengan baik. Peningkatan kapasitas masyarakat melalui pemanfaatan modal sosial yang efektif sangat penting dalam proyek penanggulangan bencana. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui hubungan antara modal social dengan efikasi kolektif menghadapi bencana erupsi merapi.Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan metode cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah warga masyarakat dari desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi Product Moment.Hasil: Hasil analisis korelasi Product Moment Pearson antara variabel modal sosial dengan efikasi kolektif menghasilkan (r) = 0,746 dengan taraf signifikan p = 0,000 (p < 0,05). Aspek modal sosial (trust, norma dan jaringan) semuanya mempunyai korelasi yang signifikan, nilai p < 0,05 (p = 0,000< 0,05) dengan masing-masing nilai r = 0,747 (trust), r = 0,577 (Norma), dan r = 0,582 (Jaringan).Kesimpulan: Terdapat hubungan yang positif antara modal sosial dengan efikasi kolektif. Semakin tinggi modal sosial yang dimiliki masysrakat maka akan semakin tinggi efikasi kolektif pada masysarakat tersebut, dan semakin rendah modal sosial masyarakat maka akan semakin rendah efikasi kolektif masyarakat tersebut.
PENGARUH ESSENTIAL OIL LAVENDER TERHADAP KUANTITASTIDUR SIANG DAN GANGGUAN TIDUR SIANG PADA ANAK PRA SEKOLAH Sitti Khadijah; Vitrianingsih
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4 No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/f5mepk39

Abstract

Latar belakang; Anak membutuhkan tidur yang adekuat untuk status kesehatan yang baik. Tanpa tidur yang seimbang, akan mendorong munculnya masalah perkembangan dan masalah kesehatan yang serius. Gangguan tidur pada anak dapat mempengaruhi perilaku dan emosi anak, dimana anak menjadi kurang perhatian, mudah lelah, aktivitas fisik dan daya ingat menurun, rewel bahkan menyebabkan temper tantrum. Salah satu cara yang aman dilakukan dalam rangka memperbaiki kualitas serta kuantitas tidur adalah dengan pemberian aromaterapi lavender.Metode; Jenis penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-postest design group. Populasi anak pra sekolah usia 3-6 tahun di PGTK Jogja Kids Park sebanyak 21 anak. Esssential oil diberikan secara inhalasi menggunakan diffuser selama 1 bulan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan analisis uji Paired t-test dan Mc Nemar.Hasil; Rata-rata skor kuantitas tidur siang sebelum pemberian essential oil lavender adalah 84,76 menit sedangkan rata-rata skor kuantitas tidur siang setelah diberikan essential oil lavender adalah 98,57 menit dengan p-value 0,013<0,05. Pengaruh aromaterapi lavender terhadap gangguan tidur siang dipeoleh p-value 0,065 > 0,05.Kesimpulan; Pemberian aromaterapi lavender berpengaruh terhadap peningkatan kuantitas tidur siang pada anak pra sekolah namun tidak berpengaruh terhadap penurunan gangguan tidur siang.
STUDI DISKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG MENOPAUSEPADA IBU PREMENOPASE DI DUSUN TUNGGAK Christina Nur Widayati; Purhadi; Ardita Putri Utami
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4 No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/j1yyyt04

Abstract

Latar belakang: Pengetahuan tentang menopause merupakan segala sesuatu yang diketahui mengenai menopause. pengertian premenopause merupakan bagian dari masa klimakterium yang terjadi sebelum menopause. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang menopause pada ibu premenopause di Dusun Tunggak.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling sebanya 55 ibu yang belum mengalami menopause.Hasil: Berdasarkan penelitian ini besar responden memiliki umur 43-44 tahunsejumlah 19 responden (34,5%), sebagian besar responden memiliki pekerjaansebagai IRT sebanyak 23 responden (41,8%), sebagian besar responden memiliki pendidikan SD sebanyak 29 responden (52,7%). sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang menopause baik sejumlah 21 responden (38,2%).Kesimpulan: Tingkat pengetahuan tentang menopause pada ibu premenopause di Dusun Tunggak sebagian besar baik.
ANALISIS FAKTOR YANGMEMPENGARUHI MINAT MASYARAKAT DALAM KEPESERTAAN JKN-KIS MANDIRI DI DESA PANDANHARUMKABUPATEN GROBOGAN Wahyu Dewi Hapsari; Kiki Natassia; Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4 No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/r7vrm519

Abstract

Latar belakang: Jaminan Kesejatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. BPJS Kesehatan memiliki sasaran pokok, salah satunya adalah tercapainya kepesertaan semesta sesuai peta jalan menuju Jaminan Kesehatan Nasional Tahun 2019. Tapi tampaknya sasaran tersebut belum tercapai dengan cepat, seperti di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah masih terdapat 1300 penduduk yang belum menjadi peserta JKN-KIS. Hal ini tentunya menjadi pertanyaan tentang minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS khususnya mandiri.Metodologi: Metode penelitian ini adalah survei yang bersifat analitik, yang menggunakan pendekatan waktu cross sectional dengan metode pengumpulan data didapatkan melalui wawancara langsung dengan kuesioner terstruktur yang ditujukan kepada 93 responden Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan yang didapat dengan cara non random sampling dengan teknik porposive sampling.Hasil: Karakteristik umur responden di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan dari 93 responden 49,5% berumur dewasa akhir (36 – 45 tahun), 43% berpendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) dan 32,3% bekerja swasta. Sedangkan tingkat pengetahuan dari 93 responden 88,2% tergolong cukup baik, 52,7% menganggap biaya cukup memberatkan, 76,3% cenderung cukup berminat. Hasil uji statistik pada pengetahuan dan biaya berpengaruh dengan minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS Mandiri di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan.Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan dan biaya terhadap minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS Mandiri di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PERKEMBANGAN ANAK DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK ANAKDI PUSKESMAS PURWODADI I Meity Mulya Susanti; Yuwanti; Anita Lufianti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4 No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/cvz51258

Abstract

Latar Belakang: Kurangnya pengetahuan ibu tentang perkembangan anak akan mempengaruhi perkembangan motorik anak. Tidak banyak orang tua yang mengerti tentang keterampilan motorik seorang anak sehingga perlu diinformasikan dan dilatih setiap saat agar perkembangan motorik anak optimal. Tujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan anak, mengidentifikasi motorik anak dengan DDST II dan menganalisa hubungan pengetahuan ibu tentang perkembangan anak dengan perkembangan motorik anak di wilayah Puskesmas Purwodadi I.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional, populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia 4-5 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling sebanyak 85 orang. Uji hipotesis menggunakan Chi Square.Hasil : Didapatkan nilai ρ (0,002) < 0.05, maka dapat disimpulkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang perkembangan anak dengan perkembangan motorik anak dan didapatkan nilai kekuatan korelasi sebesar 0.335 artinya kekuatan korelasinya lemah dan arah korelasinya positif.Kesimpulan : Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu tentang perkembangan anak dengan perkembangan motorik anak di Puskesmas Purwodadi I.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN PERILAKUPENCEGAHAN HEPATITIS DI KABUPATEN GROBOGAN Nurulistyawan Tri Purnanto; Suryani; Sulistiyarini
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4 No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/djp5td23

Abstract

Latar Belakang: Hepatitis merupakan salah satu penyakit yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Mayoritas penderita telah terdekti setelah kronis. Di Indonesia pada tahun 2019, data menyebutkan lebih dari 877 orang terdiagnosa dengan hepatitis dan separo dari jumlah tersebut mengalami komplikasi. Ada banyak faktor penyebab hepatitis yang salah satunya adalah pengetahuan dan perilaku perawat dalam pencegahan hepatitis.Tujuan: tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan perilaku pencegahan hepatitis di Kabupaten Grobogan.Metode: desain penelitian ini menggunakan quantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sample dalam penelitian ini adalah 109 responden yang dipilih secara simple random sampling. Data dianalisa dengan menggunakan chi-square.Hasil: Tingkat pengetahuan responden tentang hepatitis adalah baik yaitu sebanyak 58 (53,2%); perilaku perawat dalam pencegahan hepatitis berada pada level baik yaitu 98 (89,9%) dan terdapat hubungan antara Pengetahuan Perawat dengan Perilaku pencegahan hepatitis (p-value; 0,001 dengan nilai r sebesar 0,824)Kesimpulan: terdapat hubungan antara Pengetahuan Perawat dengan Perilaku pencegahan hepatitis
NURSING STUDENTS PERCEPTION TOWARDS CARING BEHAVIOR OF CLINICAL INSTRUCTOR: A LITERATURE REVIEW Sri Yulian Hunowu; Fitri Arofiati
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4 No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/g45d2q62

Abstract

Background: Important factors for student success are determined by the behavior of an instructor. Students understand that caring instructors clinic can make students more confident. Caring behavior is a behavior that always assists others holistically. The objective is to know the perception of the caring behavior of nursing students on the clinical instructor.Method: This literature review uses searches from the Google Scholar database, Science Direct, EBSCO. At the initial stage of the search with keywords: "Caring Instructor" AND "Nursing Students Perceptions" obtained the results of 8 international articles from the range of 2014 to 2019 that correspond to the inclusion and exclusion criteria.Results: Based on the results of the literature review of 8 articles, it was found that the caring behavior of clinical instructors can be an indicator of how caring nursing students are when they enter the profession. According to nursing students caring behavior from clinical instructor have a positive attitude towards nursing students. Students become more compassionate, feel helpful when experiencing difficulties, are more open, confident and have high learning motivation.Conclusion: Caring behavior clinical instructor is to be considered by the clinical instructor to students. This is because nursing students always looked clinical instructor as a role model in demonstrating professionalism in nursing, and can improve the caring behavior of their students. Besides that, the caring behavior of the instructor can also improve the clinical learning process to be even better
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA Sri Martini; Wahyu Hapsari
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 8 No 2 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/azn2t048

Abstract

Latar Belakang : Anemia dalam kehamilan yang sering dijumpai ialah anemia akibat kekurangan besi. Apabila masuknya besi tidak ditambah dalam kehamilan, maka mudah terjadi anemia defisiensi besi. Anemia defisiensi besi pada wanita hamil mempunyai dampak buruk, baik pada ibunya maupun terhadap janinnya. Anemia defisiensi zat besi dapat ditangani dengan pemberian asupan zat besi yang adekwat (Pratami, 2022).   Metode: Penelitian ini menggunakan metode survai analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisis yag digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi Square. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 39 responden. Sedangkan sampling yang digunakan adalah total sampling. Hasil: ada hubungan antara tingkat pengethuan ibu hamil tentang tablet Fe dengan kejadian anemia dilihat dari nilai probabilitas (p)  pada signifikansi 5% yaitu 0,022 dan nilai X2hitung 7.644 . Nilai p < 0,05 dan X2hitung > X2tabel. Kesimpulan: ada hubungan antara tingkat pengethuan ibu hamil tentang tablet Fe dengan kejadian anemia. 

Page 5 of 15 | Total Record : 144