cover
Contact Name
Dr. Salmia, S.Pd.I., M.Pd.
Contact Email
almia99@gmail.com
Phone
+62887436801828
Journal Mail Official
sarawetajurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Saraweta
ISSN : 29861632     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Saraweta adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Saraweta menerbitkan hasil studi literatur serta hasil penelitian dalam lingkup pendidikan madrasah ibtidaiyah atau pendidikan sekolah dasar. Frekuensi jurnal adalah dua edisi per tahun, yaitu pada bulan April dan bulan Oktober. Artikel yang telah disubmit akan dipublikasikan setelah direview
Arjuna Subject : -
Articles 97 Documents
Kajian Makna Sistem dalam Fondasi Pendidikan Nasional Indonesia A. Nurul Faratunnisa; Ainun syahrani; Nur Afifah
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna sistem dalam konteks fondasi pendidikan nasional Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Pendidikan nasional Indonesia dibangun di atas landasan filosofis dan normatif yang kompleks, mencakup nilai-nilai Pancasila, tujuan pendidikan, dan peran sistematis dalam mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas. Kajian ini menguraikan konsep dan prinsip dasar sistem pendidikan yang mencakup keterkaitan antar komponen, seperti kebijakan, kurikulum, tenaga pendidik, sarana dan prasarana, serta partisipasi masyarakat. Dengan melakukan analisis terhadap berbagai literatur dan penelitian terdahulu, penelitian ini menemukan bahwa sistem pendidikan nasional yang efektif harus didasari oleh integrasi komponen yang sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dan karakter bangsa. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman dan penerapan konsep sistem secara utuh dalam pendidikan nasional tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga dalam memperkokoh identitas dan daya saing bangsa di tengah dinamika global. Implikasi dari temuan ini mendorong pentingnya penguatan sistemik dalam perumusan kebijakan pendidikan yang bersifat holistik dan berkelanjutan.
Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Kurikulum merdeka belajar memakai teori humanistick dan konsep dasar perkembangan zaman Mantasia; Nur Atifah; Salmia Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum yang baik adalah kurikulum yang mengikuti zamannya dan mampu memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Konsep merdeka belajar merupakan perkembangan terbaru dari kurikulum yang digunakan di Indonesia saat ini. Konsep merdeka belajar berkaitan dengan teori belajar, teori belajar termasuk bagian yang tidak terpisahkan dalam proses pendidikan, salah satu teori yang ada yaitu teori belajar humanistik. Metode yang digunakan dalam artikel ini yaitu studi pustaka, Konsep merdeka belajar dan teori berlajar humanistik memiliki kemiripan, keduanya menekankan aspek kebebasan, mandiri dan fleksibilitas serta memiliki tujuan yang sama yaitu memanusiakan manusia. Kedua konsep tersebut berpandangan bahwa pembelajaran dapat berlangsung di mana saja, baik diluar kelas maupun didalam kelas. Untuk melaksanakannya diperlukan penanganan yang memberikan perhatian terhadap aspek strategis pendekatan yang tepat ketika individu belajar.
Inovasi Pembelajaran Digital Dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan di Abad 21 Nuraeni eni; Alia Safitri; Suandi; Salmia Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran inovasi pembelajaran digital dalam mengatasi tantangan pendidikan di abad ke-21, khususnya dalam konteks pendidikan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yang mencakup analisis berbagai artikel ilmiah, laporan kebijakan, dan studi terdahulu terkait pembelajaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran digital memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas dan aksesibilitas pendidikan, serta mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas yang sangat dibutuhkan di era digital. Namun, implementasi pembelajaran digital di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, terutama ketimpangan infrastruktur dan literasi digital di daerah terpencil, yang berdampak pada kesenjangan akses dan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini juga menemukan bahwa meskipun pembelajaran digital dapat meningkatkan keterampilan kognitif, terdapat kekhawatiran terkait pengaruhnya terhadap keterampilan sosial-emosional siswa, seperti komunikasi dan kerja sama. Untuk itu, strategi inovatif seperti model pembelajaran campuran (blended learning) dan pelatihan literasi digital bagi guru disarankan sebagai solusi dalam mengatasi tantangan tersebut. Studi ini merekomendasikan penelitian lebih lanjut untuk memahami dampak jangka panjang pembelajaran digital terhadap perkembangan karakter dan keterampilan sosial siswa. Dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, inovasi pembelajaran digital berpotensi menjadi solusi yang efektif untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Peran dan Tantangan Pendidik dalam Mewujudkan Pembelajaran Inklusif Dhea Velianantha; Rezkhy Baharuddin; Alya Rafiah; Salmia Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to understand the roles and challenges of educators in implementing inclusive education in schools. Using a qualitative method, the research involved in-depth interviews, observations, and document analysis related to educators’ experiences in addressing diverse student needs. The results show that educators play a primary role as facilitators who create inclusive learning environments where every student feels welcomed and supported. Educators employ various adaptive strategies, such as project-based learning methods and the use of visual and audio aids to adjust materials for students with special needs.However, the study also identifies several challenges, including limited access to specialized training and supporting facilities, as well as a lack of social support from the community. Many educators feel underprepared in terms of skills and resources to deliver inclusive learning effectively. Despite these challenges, educators continue to innovate by collaborating with parents, engaging in self-directed learning, and enhancing classroom management skills.The study concludes that educators play a crucial role in the successful implementation of inclusive education. Policy recommendations include increasing training opportunities, providing supporting facilities, and raising public awareness about inclusive education. Comprehensive support will assist educators in achieving effective and sustainable inclusive education
Peran Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar Risnawati Azis; Wulan; Salmia Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas peran guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar serta keterkaitannya dengan teori belajar dan penelitian terdahulu. Pembelajaran berdiferensiasi diakui sebagai pendekatan penting untuk memenuhi kebutuhan, minat, dan kemampuan siswa yang beragam. Guru memainkan peran utama sebagai perancang dan fasilitator pembelajaran yang dapat menyesuaikan materi dan metode dengan kebutuhan individu siswa. metode penelitian yang diguanakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi datam penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penerapan diferensiasi terbukti mendukung perkembangan kognitif dan sosial siswa melalui pengalaman belajar yang sesuai dengan tahap perkembangan dan interaksi sosial yang bermakna. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa penerapan diferensiasi menghadapi tantangan, terutama dalam hal keterbatasan pelatihan, waktu, dan sumber daya bagi guru. Banyak guru di Indonesia mengalami kesulitan dalam memahami dan mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi secara efektif karena faktor-faktor tersebut. Untuk mencapai keberhasilan implementasi, penelitian ini merekomendasikan adanya dukungan kebijakan yang lebih fleksibel, pelatihan khusus bagi guru, dan ketersediaan sumber daya pendidikan yang memadai. Dengan dukungan ini, guru dapat lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam, sehingga tercipta lingkungan belajar yang inklusif dan optimal di sekolah dasar.  
Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Karakter Bangsa Pada Siswa Sekolah Dasar Isma Niar; Sri Muliati; Nuraenun Haerani
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam membangun karakter bangsa pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif yang berdasarkan kepada pendapat para ahli atau penelitian terdahulu dan mengumpulkan data-data dari beberapa jurnal ilmiah, hasil-hasil penelitian dalam bentuk skripsi, dan sumber relevan lainnya. Pendidikan Kewarganegaraan sangat berperan dalam membangun karakter bangsa pada siswa sekolah dasar karena di dalamnya terkandung nilai-nilai sikap, moral, dan norma-norma atau aturan yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam membangun karakter bangsa. Implementasi dari nilai-nilai sikap, moral, dan norma-norma yang terkadung dalam pendidikan kewarganegaraan masih belum berjalan dengan baik dimasyarakat sehingga diperlukan penanaman nilai-nilai tersebut lebih intensif lagi agar implementasi dan peran dari pendidikan kewarganegaraan dalam membangun karakter bangsa ini berjalan dengan baik Kata Kunci: pendidikan, kewarganegaraan, karakter, bangsa.
Media dan Teknologi Pembelajaran PPKn dalam Memenuhi Tujuan dan Fungsi Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Nur Jannah; Aida Zalsabila Idris; Resky Andriany; Sudarmin Sudarmin
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar merupakan suatu kegiatan yang mendidik. Nilai-nilai edukatif mewarnai interaksi yang terjadi antara guru dan pendidik. Untuk memajukan bangsa, tidak ada pilihan lain yang tepat selain memperkenalkan Pendidikan sebagai wujud ikhtiar manusia untuk menumbuhkembangkan potensi baik lahiriah maupun batin sesuai dengan nilai dan budaya Masyarakat. Dalam pembelajaran diperlukan media dan teknologi. Media sendiri berasal dari bahasa latin medio yang berarti perantara atau pengantar. Media pembelajaran dan teknologi di ppkn diharapkan mampu membantu memotimasi dan merancang aktifitas siswa dalam belajar disekolah. Media pembelajaran digunakan dalam rangka membangun komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Terlebih lagi perkembangan Pendidikan saat ini sangatlah cepat khususnya perkembangan Pendidikan digital di Indonesia. Teknologi tersebut kita bisa dapatkan segala sesuatu dengan cepat, seperti bahan ajar. Dalam proses pembelajaranya pengajar bisa menyampaikan materi pembelajaran menggunakan media - media seperti proyektor, audio visual, pengembangan game education. Hal itu dilakukan agar dapat disampaikan oleh guru dan diterima oleh siswa. Dalam proses pembelajarannya pengajar bisa menyampaikan materi pembelajaran menggunakan media–media seperti proyektor, audio visual, pengembangan game education, hal itu dilakukan agar dapat mempermudah para siswa dalam menyerap atau menerima suatu materi yang disampaikan oleh guru dan proses pembelajarannya lebih efektif. Itulah pentingnya teknologi digital yang digunakan pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan karena pendidikan tersebut memiliki tujuan tertentu, seperti menanamkan nilai–nilai ideologi pancasila.
Pengaruh Pembelajaran PKn dan Proses Penyesuaian Penguatan Nilai Karakter Siswa Dewi kumala; Abdul Malik; Muhammad Yusri
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan membuktikan pengaruh pembelajaran pendidian kewarganegaraan (PKn) terhadap pembentukan karakter siswa, Jenis penelitian ini adalah korelasional, sebagai sebuah penelitian korelasi untuk mengetahui pengaruh pembelajaran PKn terhadap pembentukan karakter siswa, Hasil yang dicapai: (1) sangat beralasan apabila pendidikan karakter dalam pembelajarannya diintegrasikan ke dalam semua mata pelajaran. Alasan itu karena pendidikan karakter mampu meningkatkan akhlak luhur siswa, sehingga penanaman karakter menjadi tanggung jawab semua guru. Hal ini senada dengan tujuan pendidikan yaitu membentuk sosok siswa secara utuh, sehingga pencapaian pendidikan harus mencakup dampak instruksional dan dampak pengiring; (2) implementasi pendidikan karakter terintegrasikan ke dalam semua mata pelajaran, pengembangannya lebih memadai pada model kurikulum terpadu dan pembelajaran terpadu dengan menentukan center core pada mata pelajaran yang akan dibelajarkan, seperti mata pelajaran PKn dan pendidikan agama; dan (3) proses pengembangan pendidikan karakter sebagai pembelajaran terpadu harus diproses seperti kuriklum lain, yaitu sebagai: 1) ide, dokumen, dan proses; 2) kejelian profesional dan penguasaan materi; 3) dukungan pendidikan luar sekolah, arahan spontan dan penguatan segera; 4) penilaian beragam; serta 5) difusi, inovasi dan sosialisasi adalah komitmen-komitmen yang harus diterima dan disikapi dalam pencanangan pembelajaran terpadu pendidikan karakter itu sendiri. Penelitian ini merupakan analisis kritis terhadap literatur yang relevan untuk membangun peran Pendidikan karakter. Pendidikan karatkter merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk membentuk karakter generasi muda. Situasi generasi muda di Indonesia saat ini dalam posisi yang sangat mengganggu. Berbagai kasus yang melibatkan generasi muda semakin meningkat dan menunjukkan bahwa ada kerusakan moral, yang menunjukkan bahwa generasi muda tidak memiliki karakter yang baik lagi, untuk itu diperlukan pendidikan karakter. salah satu sarana untuk mewujudkannya untuk generasi mendatang yaitu dengan dilakukan melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Harapan dari pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat meremajakan karakter siswa yang lambat laun merosot agar sejalan dengan nilai Pancasila
Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar kurniawan; Suci Nur Febria; Suryaningsi; Risnawati Azis
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pendidikan karakter di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian menggunakan studi pendekatan literatur. Penulis membaca dari berbagai sumber baik itu dari buku, jurnal, dan artikel. Untuk menghasilkan sebuah data yang lebih akurat peneliti mengambil beberapa referensi dari literatur dalam media internet sebagai penyempurnaan hasil penelitian. Hasil penelitian bahwa pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah dasar dilakukan dalam pembelajaran maupun di luar pembelajaran. Implementasi pendidikan karakter didalam pembelajaran dengan perencanaan pelaksanaan pembelajaran dan proses pembelajaran. Pelaksanaan pendidikan karakter diluar pembelajaran yakni kultur sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler. Kultur sekolah meliputi kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan oleh guru, dan pengkondisian lingkungan.
Teknik Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Hadriani Hadriani; Fadilah Fadilah; Salmia Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran tematik ialah untuk membantu meningkatkan dan memperluas kemampuan setiap siswa untuk menyelesaikan segala masalah pembelajaran. Berbasis aspek penunjang, salah satunya ialah teknik pembelajaran yang dikuasi oleh pendidik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses pembelajaran yang digunakan guru dalam proses belajar mengajar. Jenis penelitian ini menggunakan studi literatur atau studi Pustaka Pertama-tama peneliti merumuskan masalah penelitian, kemudian dilanjutkan dengan menelusuri jurnal elektronik melalui googel schoolar. Hasil penelitian tentang teknik pembelajaran ditentukan berdasarkan metode yang digunakan, dan metode disusun berdasarkan pendekatan yang dipakai. Dengan kata lain pendekatan menjadi dasar penentuan metode, dari metode dapat ditentukan teknik. Karena itu, teknik pembelajaran yang digunakan guru dapat bervariasi. Teknik pembelajaran yang digunakan guru tergantung pada kemampuan guru itu mencari akal atau siasat agar proses belajar mengajar dapat berjalan lancar dan berhasil dengan baik.

Page 4 of 10 | Total Record : 97