cover
Contact Name
Dr. Salmia, S.Pd.I., M.Pd.
Contact Email
almia99@gmail.com
Phone
+62887436801828
Journal Mail Official
sarawetajurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Saraweta
ISSN : 29861632     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Saraweta adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Saraweta menerbitkan hasil studi literatur serta hasil penelitian dalam lingkup pendidikan madrasah ibtidaiyah atau pendidikan sekolah dasar. Frekuensi jurnal adalah dua edisi per tahun, yaitu pada bulan April dan bulan Oktober. Artikel yang telah disubmit akan dipublikasikan setelah direview
Arjuna Subject : -
Articles 97 Documents
Hubungan Filsafat dengan Pendidikan Islam A. Widya; Sudarmin; Ainun Jariah; Muhammad Ilham Akbar J
JURNAL SARAWETA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat pendidikan Islam dapat didefinisikan sebagai kajian tentang berbagai masalah yang terkandung dalam dinamika ilmu pendidikan berdasarkan al-Qur'an dan al-Hadits sebagai sumber utama dan pendapat para ahli hadits sumber kedua. Filsafat Pendidikan Islam menjadi konsep berpikir tentang pendidikan berdasarkan ajaran islam tentang hakikat kemampuan manusia untuk dibina dan dikembangkan serta dibimbing menjadi manusia muslim yang seutuhnya kepribadian yang dijiwai oleh ajaran Islam. Dengan mempelajari pendidikan Islam filsafat berarti memasuki yang mendasar, sistematis, logis, dan universal arena pemikiran yang bersumber dari ajaran Islam. Peranan filsafat dalam pendidikan Islam disatukan oleh sebuah tujuan yang sama, yakni pencarian kebenaran. Namun meskipun sama antara keduanya ada juga perbedaannya. Filsafat lebih kepada rasio sedangkan pendidikan Islam merupakan pendidikan pada umumnya berarti daya upaya untuk memajukan budi pekerti (kekuatan batin), pikiran (intelektual), dan jasmani anak- anak selaras dengan alam dan masyarakatnya. Atau suatu pimpinan jasmani dan rohani menuju kesempurnaan dan kelengkapan arti kemanusiaan dengan arti yang sesungguhnya. Jadi peranan filsafat dalam pendidikan Islam dibutuhkan karena yang namanya manusia tidak terlepas yang namanya berfikir untuk mencari pengetahuan yang logis yang nantinya suatu teori filsafat tersebut dapat dipertanggungjawabkan kebenaran, teori filsafat ini termasuk teori ilmu yang juga harus kita kaji. pendidikan merupakan suatu proses penyiapan generasi muda untuk menjalankan kehidupan dan memenuhi tujuan hidupnya secara efektif dan efesien. Dalam pendidikan Islam menghadapi krisis yang berpangkal pada empat hal, yaitu lemahnya visi, penekanan pada kesalehan individual sehingga menyebabkan ketertinggalan teknologi, keilmuan yang dikotomis, dan pola pikir normatif-deduktif, dari keempat hal tersebut haruslah dicari jalan ke luarnya sehingga umt dan pendidikan Islam dapat mengalami perkembangan, kemajuan, dan kejayaan. Problematika pendidikan Islam didekati dengan kerangka berfikir segitiga hadharah. Dari pengembangan konseptual tersebut dengan tujuan bisa berubah menjadi pendidikan Islam yang visioner, integratif-interkonektif, non dikotomis dan bisa menjawab isu-isu kontemporer, di sinilah yang dimaksud dalam pendidikan yang menyebabkan umat Islam mengalami kemajuan peradaban. Prinsip-prinsip tersebut dirajut dalam suatu konsep pendidikan Islam yang berkemajuan dan berperadaban ( pendidikan hadhari). Oleh kerena itu, penelitian ini memadukan antar jenis penelitian falsafah dengan penelitian pendidikan. Penelitian falsafah dimaksudkan untuk mengkaji pemikiran tokoh beserta konep pendidikannya. Objek formalnya adalah buah pikiran filsuf tersebut yang diketahui.
Peran kurikulum merdeka dalam pengembangan belajar di sekolah dasar nurazizah Azizah; Salmia; Nur Indah
JURNAL SARAWETA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan itu sendiri pada hakekatnya adalah pemenuhan kebutuhan dasar hidup manusia dan menjadi sarana manusia untuk menyelenggarakan kehidupan dunia dalam rangka proses pemeliharaan kebutuhan hidup. Pendidikan bertujuan agar tetap bertahan sebagai kristalisasi nilai-nilai yang diwujudkan baik dalam dimensi nilai psikologis, sosiologis, sosial dan budaya. Mempelajari suatu ilmu pendidikan harus berkaitan dengan ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan pembahasan kajian pemikiran pendidikan menurut Paulo Freire dan implementasinya dalam kurikulum pembelajaran mandiri agar pembaca dapat memperoleh lebih banyak peningkatan pengetahuan yang dapat diterapkan juga di pendidikan masing-masing dimana pembelajaran mandiri akan diintensifkan dengan Menteri Pendidikan sebagai kurikulum baru yang mulai dipraktikkan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Kehadiran kurikulum Pembelajaran Mandiri yang saat ini masih dalam tahap eksperimen memiliki kesamaan dengan konsep pendidikan yang dikemukakan oleh Paulo bahwa pendidikan harus merasakan kebebasan baik dari kebebasan berpikir maupun mengeluarkan pendapat. Kurikulum pembelajaran mandiri memberikan kebebasan kepada siswa dalam kegiatan belajarnya, siswa bebas mengemukakan pendapat, melakukan diskusi baik dengan siswa maupun dengan guru. Kegiatan ini sama seperti yang dilakukan oleh Paulo Freire dalam pendidikan pembebasan, siswa membebaskan diri untuk mengemukakan pendapatnya
Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Sri Wahyulia; Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang penerapan kurikulum merdeka di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan tentang keterlaksanaan dalam penerapan kurikulum merdeka di SDN 213 Inpres Sanggalea sehingga menjadi informasi yang berguna dan mudah dipahami oleh pembaca. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara untuk meneliti informan kunci. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi kurikulum merdeka di SDN 213 Inpres Sanggalea telah dilaksanakan dan sedang berlangsung, walaupun dalam pelaksanaannya masih terdapat tantangan dan hambatan khususnya dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Adapun Kurikulum tersebut memiliki tujuan untuk memberikan ruang agar peserta didik dapat berpikir kreatif dan aktif. Pergeseran peran dari guru dalam kurikulum ini adalah fungsinya yang beralih menjadi fasilitator di kelas. Tidak hanya untuk mengingat, Kurikulum Merdeka memiliki tujuan membentuk generasi yang mampu memahami materi dengan cepat. Pembelajaran yang fleksibel juga diharapkan mampu memberikan ruang lebih bagi peserta didik untuk dapat mengungkapkan kreasinya dalam bidang yang disukai. Serangkaian alat bantu harus disediakan untuk mendukung penggunaan belajar secara mandiri. Peralatan yang memadai diperlukan untuk mengimbangi pertumbuhan yang cepat. Digitalisasi sangat penting untuk pengembangan kurikulum di sekolah dasar. Kurikulum pada dasarnya disesuaikan dengan kebutuhan saat ini. Ini diharapkan lebih baik dari sebelumnya dalam praktiknya. Akibatnya, implementasi digitalisasi diperlukan. Digitalisasi sekolah sangat penting karena perubahan dan perkembangan zaman. Teknologi dan ilmu pengetahuan juga sangat penting
Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Mind Mapping dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa pada Materi Perpindahan Kalor Kelas V UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea Kecamatan Turikale Kabupaten Maros Eka Suci; Muhammad Azmi; Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penggunaan model kooperatif mind mapping dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi perpindahan kalor kelas V UPTD SDN 213 inpres Sanggalea Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Metode penelitian ini adalah penelitian tidakan kelas (PTK) dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Mind Mapping yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea Maros yang terdiri dari 29 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I persentase angket aktivitas belajar siswa mencapai 6,89% dan siklus II persentase angket aktivitas belajar siswa mencapai 86,20% sedangkan nilai rata rata ketuntasan hasil belajar peserta didik yaitu sebesar 48,26% pada siklus I dan mengalami peningkatan pada siklus siklus II aitu sebesar 89,64%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penerapan Model Kooperatif Mind Mapping sangat berpengaruh untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Penerapan Metode Kata Acak dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Kalimat Sederhana pada Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas II UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea Kabupaten Maros Sahyuni Gaffar; Andi Amiruddin; Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah Penerapan Metode Kata Acak dalam Meningkatkan Kemapuan Menulis Kalimat Sederhana pada Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas II UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea. Dengan tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaiamana penerapan metode kata acak terhadap peningkatan kertampilan siswa menulis kalimat sederhana pada sisiwa kelas II UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea dan untuk mengetahui apakah pengaruh metode kata acak terhadap peningkatan keterampilan menulis kalimat sederhana pada siswa kelas II UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea. Metode penelitian ini adalah penelitian tidakan kelas dengan menggunakan metode kata acak yang terdiri dari duasiklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea Maros yang terdiri dari 17 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I dengan persentase belajar siswa mencapai 53% dan siklus II dengan persentase belajar siswa mencapai 86%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menerapkan metode kata kata acak dalam menyusun kalimat sederhana dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Peran Guru Dalam Aktivitas Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Picture And Picture Pada Siswa Kelas V SD Quran Qaf Kecamatan Mandai Kabupaten Maros Nurfaidah Samad; Abd Gani; Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran guru dalam aktivitas belajar IPA melalui model pembelajaran Picture and Picture pada Peserta Didik kelas V SD Quran Qaf Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Penelitian ini dilatar belakangi oleh aktivitas belajar IPA melalui model pembelajaran Picture and Picture materi ekosistem. Guru harus melibatkan siswa ikut aktif dalam pembelajaran khususnya mata Pelajaran IPA di kelas V SD Quran Qaf Maros. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif untuk menjawab bagaimana peran guru dalam aktvitas belajar IPA. Pengumpulan di lakukan dengan cara oservasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yaitu redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil peneitian ini menemukan peran guru dalam menerapkan model pembelajaran Picture And Picture bahwa guru berperan penting untuk siswa dimana sebagai pembimbing, pengajar, pengelola kelas, fasilitator, dan evaluator. Dan guru juga bisa sebagai pemberi inspirasi beserta dorongan dalam perkembangan sikap dan tingkah laku siswa.Kendala guru dalam menerapkan model pembelajaran Picture And Picture adalah guru terlalu banyak menggunakan imajinasi dan intuisi siswa dalam pembelajaran, membutuhkan banyak biaya untuk pembuatan gambar, guru susah payah menemukan gambar yang sesuai dengan pembelajaran karena tidak semua materi pembelajaran dapat digunakan dalam bentuk gambar, apalagi dalam bentuk gambar yang tidak berurutan, dan cukup memberatkan guru, terutama untuk mencari gambar yang sesuai dengan tema pelajaran.
Peran Pondok Pesantren Al-Irsyad Biringkaloro dalam Meningkatkan Pendidikan di Dusun Biringkaloro Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros Jumriani; Rahmat Rizal; Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang memiliki kontribusi penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Lembaga ini layak diperhitungkan dalam pembangunan bangsa di bidang pendidikan, keagamaan, dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pondok pesantren Al-Irsyad Biringkaloro dalam meningkatkan pendidikan di Dusun Biringkaloro dan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat pondok pesantren Al-Irsyad Biringkaloro dalam meningkatkan pendidikan . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder dan dalam mengumpulkan data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Peran pondok pesantren dalam meningkatkan pendidikan yaitu menciptakan generasi muda yang berilmu pengetahuan dan berakhlak mulia, meningkatkan pendidikan Islam, kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan yangdilakukan di pondok pesantren sehingga dapat menjadikan masyarakat yang lebih religius dan pengajian-pengajian rutin. 2) Faktor pendukung pondok pesantren dalam meningkatkan pendidikan yaitu: peran aktif pendiri pondok pesantren, adanya interaksi baik antara ustadz dan santri dan dukungan positif masyarakat dan warga setempat. Dan adapun faktor penghambat pondok pesantren dalam meningkatkan pendidikan yaitu: sarana dan prasarana yang tidak terjaga, kurangnya minat masyarakat terhadap pondok pesantren dan kurangnya sarana penunjang.
Metode Guru Agama dalam Meningkatkan Pembelajaran Baca Tulis Al-Quran pada Ma Al-Irsyad Biringkaloro Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros Abdullah; Marjan Massere; Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang metode guru agama dalam meningkatkan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an pada MA Al-Irsyad Biringkaloro Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros. Tujuan dari penelitian ini adalah metode guru agama dalam meningkatkan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an pada MA Al-Irsyad Biringkaloro Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros serta faktor penghambat dalam meningkatkan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu penelitian ini menggambarkan fakta atau gejala dengan diuraikan dalam bentuk kata-kata atau rekaman suara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumtasi. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Berdasarkan temuan peneliti inilah metode guru agama dalam meningkatkan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an Di MA Al-Irsyad Biringkaloro dengan melakukan metode yaitu metode membaca (Iqra’ dan Qira’ah) dan metode menulis (Uktub). faktor pendukung dalam meningkatkan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an pada MA Al-Irsyad Biringkaloro yaitu : Kebiasaan atau tradisi yang baik kesadaran para siswa, kerjasama guru, motivasi dan dukungan dari orang tua adapun faktor penghambat seperti latar belakang siswa yang kurang mendukung, lingkungan masyarakat (pergaulan) dan kurangnya sarana dan prasarana.
Peran Majelis Dzikir As-Sakinah Nurul Huda dalam Pembinaan makhlak Jamaah di Lingkungan Bonto Cabu Kecamatan Lau Kabupaten Maros kurniati; muhammad azmi; ahsan taqwim
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah Peran Majelis Dzikir As-Sakinah Nurul Huda dalam Pembinaan Akhlak Jamaah di Lingkungan Bonto Cabu Kecamatan Lau Kabupaten Maros. Adapun rumusan masalah yang dibahas yaitu, bagaimana bentuk kegiatan Majelis Dzikir As-Sakinah Nurul Huda serta bagaimana peran Majelis Dzikir As-Sakinah Nurul Huda dalam pembinaan akhlak jamaah. Sebagai tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk kegiatan Majelis Dzikir As-Sakinah Nurul Huda serta untuk mengetahui peran Majelis Dzikir As-Sakinah Nurul Huda dalam pembinaan akhlak jamaah. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun dalam teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun sumber data yang diambil yaitu data primer dan data sekunder, serta teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan terlihat bahwa bentuk kegiatan yang ada di Majelis Dzikir As-Sakinah Nurul Huda terdiri dari beberapa bagian yaitu bentuk kegiatan harian (Mengaji Satu Hari Satu Juz (SHSJ), Sakinah Bersama Al-Quran (SBA) dan membaca wirid Imam Al-Ghazali), bentuk kegiatan mingguan (Yasinan dan Al-kahfian bersama), bentuk kegiatan bulanan (Mendengarkan ceramah agama Islam, tadarus bersama dan mengadakan arisan bulanan), dan bentuk kegiatan tahunan (Peringatan hari besar agama Islam dan kegiatan amal sosial). Adapun beberapa peran Majelis Dzikir As-Sakinah Nurul Huda yaitu pengingat terhadap Allah SWT, meningkatkan kualitas ibadah, menguatkan solidaritas dan tali silaturahmi, dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman agama Islam.
Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perilaku Belajar Peserta Didik di Kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Babul Jannah Kecamatan Marusu Kabupaten Maros Nur Khalis; Abdul Hafid; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh dampak penggunaan gadget dalam perilaku peserta didik MI Babul Jannah, penggunaan teknologi dalam pembelajaran akan menimbulkan dampak tertentu. Fokus penelitian yakni bagaimana dampak penggunaan gadget dalam perilaku peserta didik MI Babul Jannah Kec. Marusu Kab. Maros. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui penggunaan gadget peserta didik di MI Babul Jannah. 2) Untuk mengetahui perilaku peserta didik di kelas VI MI Babul Jannah. 3) Untuk mengetahui dampak positif dan negatif gadget terhadap perilaku belajar peserta didik di MI Babul Jannah. Pendekatan dan jenis penilitian ini deskriptif kualitatif. Sumber data pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik dalam pengelolaan dan analisis data yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yakni daftar pertanyaan sebagai pedoman wawancara, kamera, dan smartphone. Hasil penelitian yakni 1) Dalam konteks pembelajaran, gadget bermanfaat untuk mencapai kompetensi dan materi pembelajaran, serta cocok untuk ujian berbasis komputer. 2) Kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam menyediakan akses gadget di MI Babul Jannah penting. Pengaturan penggunaan gadget yang bijak dapat menjaga interaksi sosial selama proses pembelajaran dan menunjukkan bahwa gadget bisa menjadi alat yang bermanfaat dalam pendidikan digital. 3) Penggunaan gadget dalam pendidikan memiliki dampak positif dan negatif yang signifikan. Dalam menghadapi hal ini, penting bagi guru dan sekolah untuk mengatur penggunaan gadget secara bijak, memastikan bahwa gadget hanya digunakan sesuai kebutuhan pembelajaran, dan menjaga fokus peserta didik pada materi pelajaran. Kata Kunci: Dampak penggunaan gadget, Perilaku belajar

Page 2 of 10 | Total Record : 97