cover
Contact Name
Dr. Salmia, S.Pd.I., M.Pd.
Contact Email
almia99@gmail.com
Phone
+62887436801828
Journal Mail Official
sarawetajurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Saraweta
ISSN : 29861632     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Saraweta adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Saraweta menerbitkan hasil studi literatur serta hasil penelitian dalam lingkup pendidikan madrasah ibtidaiyah atau pendidikan sekolah dasar. Frekuensi jurnal adalah dua edisi per tahun, yaitu pada bulan April dan bulan Oktober. Artikel yang telah disubmit akan dipublikasikan setelah direview
Arjuna Subject : -
Articles 97 Documents
Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar Hairul Amri; Rifaldi Rifaldi; Abdul Malik
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di sekolah dasar, yang merupakan bagian dari Kurikulum 2013 di Indonesia. Kurikulum ini mendorong pembelajaran yang terintegrasi melalui pendekatan tematik untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih holistik dan bermakna bagi siswa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran tematik terpadu karena melibatkan siswa secara langsung dalam pemecahan masalah nyata. Model pembelajaran ini membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan kemampuan untuk bekerja secara kolaboratif. Oleh karena itu penerapan Problem Based Learning (PBL) membutuhkan strategi yang tepat untuk memastikan keterlibatan aktif siswa, yang pada gilirannya dapat meningkatkan prestasi siswa dengan membuat pembelajaran lebih relevan dengan pengalaman hidup mereka. Artikel ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan pendekatan pembelajaran terpadu di sekolah dasar serta menjadi referensi bagi para pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Kata Kunci : Model Problem Based Learning, Pembelajaran Tematik.
Pengembangan Materi Pembelajaran Inovatif Guru Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas IV Alif MUhammad; A. Muhammad Yusri; Furhaniati
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada permasalahan tentang bagaimana pengembangan materi pembelajaran inovatif guru untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IVB SDN 213 inpres sanggalea? Dari poko permasalahan di atas maka peneliti menyusun sub masalah yang di rumuskan kedalam pertanyan peneliti yaitu: 1. Bagaimana pengembangan materi pembelajaran inovatif guru berpengaruh terhadap minat belajar siswa kelas IVB SDN 213 Inpres Sanggalea? 2. Bagaimana inovatif guru berpengaruh terhadap minat belajar siswa kelas IVB SDN 213 Inpres Sanggalea? 3. Bagaimana meningkatan minat belajar siswa kelas IVB SDN 213 Inpres Sanggalea?Jenis penelitian merupakan penelitian kualitatif deskirptif dengan mengunakan pendekatan keilmuan dan pendekatan komunikasi. Adapun sumber data pada penelitian ini yaitu dari sumber data primer yang meliputi wali kelas IVB SDN 213 inpres sanggalea dan sumber data sukender yang meliputi buku jurnal dan intrnet yang relevan dengan masalah penelitian. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian Teknik pengolan dan analisis data ada tiga tahap yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Instrument yang di gunakan untuk memperoleh data di lapangan berupa daftar pertanyaan sebagai pedoman wawancara, kemera, dan alat rekam. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengembangan materi pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IVB SDN 213 inpres sanggalea melakukan pembelajaran dengan cara tanya jawab untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IVB SDN 213 inpres sanggalea, guru dapat menggunakan berbagai strategi seperti menggunakan contoh-contoh yang menarik, memberikan kemungkinan bagi siswa untuk memberikan umpan balik.
Pengaruh Literasi Baca Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas IV Nur Indah; Mujahidah; A. Syarifah Witraniyah Assaggaf
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi baca merupakan kemampuan individu untuk memahami, mengevaluasi, dan menggunakan berbagai jenis teks dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa Indonesia sebagai salah satu mata pelajaran yang sangat bergantung pada kemampuan membaca dan pemahaman teks memperlihatkan betapa pentingnya literasi baca dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh literasi baca terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SDN 213 Inpres Sanggalea Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Fokus penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan literasi baca terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran tersebut dan untuk memperkuat strategi pembelajaran yang mendukung peningkatan literasi baca di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan dalam mengumpulkan data yang digunakan adalah tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Adapun teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistic inferensial, mencari hubungan korelasi antara (x) dan (y). Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan setelah diberi perlakuan. Rata-rata nilai meningkat sebesar 28,158. Nilai t yang sebesar -9,491 dengan derajat kebebasan 18 mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang nyata, karena nilai signifikansi 0,000 > 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program pembiasaan literasi baca berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SDN 213 Inpres Sanggalea Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Kata kunci: Literasi Baca, Hasil Belajar, Bahasa Indonesia
Mirnawati Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair and Share Siswa Kelas V Mirnawati; Mujahidah; Furhaniati
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Think, Pair, and Share yang bertujuan untuk menciptakan suasana belajar kooperatif berpasangan yang efektif dan bermakna. Model ini mengharuskan siswa untuk berpikir secara individu terlebih dahulu terhadap permasalahan yang diberikan oleh guru (think), kemudian bekerja sama dengan pasangan untuk memecahkan masalah tersebut (pair), dan akhirnya dengan percaya diri berbagi hasil pemikiran mereka dengan kelompok kelasnya (share). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa kelas V mata pelajaran IPAS di SDN 150 Inpres Toddopulia setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think, Pair, and Share.Metode penelitian yang digunakan dalam peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 150 Inpres Toddopulia kelas V. Data hasil belajar siswa dikumpul dengan teknik tes yang dilakukan pada setiap akhir siklus. Hasil peneliti menunjukkan bahwa nilai rata-rata ketuntasan hasil belajar peserta didik yaitu sebesar 61,29 % pada siklus I dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu sebesar 80,64 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Think, Pair, and Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 150 Inpres Toddopulia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Think, Pair and Share dengan mata pelajaran IPAS sangat berpengaruh untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Pada Siswa Kelas IV Irma Sri Lukmana; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teams Games Tournament (TGT) merupakan salah satu jenis model pembelajaran kooperatif yang menggunakan diskusi tim yang akan merangsang minat belajar siswa dengan cara memberikan ide kepada sesama teman dalam anggota kelompok sehingga menumbuhkan semangat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui bagaimana model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV B SD Angkasa 1 Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dan setiap siklus terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV B SD Angkasa 1 Kecamatan Mandai Kabupaten Maros yang berjumlah 21 orang siswa. Secara keseluruhan kinerja aktivitas guru dapat dikatakan baik. Begitu juga dengan konsep matematika siswa yang semakin meningkat dari siklus I ke siklus II. Hal ini bisa dilihat dari hasil perolehan tes konsep matematika pada siklus I siswa menunjukkan persentase klasikal sebanyak 38,95% dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu dengan persentase klasikal 80,95%.
Tantangan Guru dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Maros Nur Isna; A. Muhammad Yusri; Nurul Amalia
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merdeka adalah pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan kemampuan alami mereka dalam lingkungan yang tenang, santai dan menyenangkan. Tujuan program ini adalah untuk membantu semua institusi pendidikan menghasilkan generasi pelajar yang berkepribadian sebagai siswa Pancasila sepanjang hayat. Kurikulum merdeka diawali kemendikbudristek yang melakukan penyederhanaan kurikulum untuk megejar ketertinggalan pembelajaran pada masa pandemi.Tantangan guru menjadi perhatian khusus dalam kebijakan kurikulum baru ini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, instrument penelitian adalah peneliti sendiri dengan menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun untuk memperoleh keakuratan data peneliti melakukan pengujian keabsahan data dengan teknik triangulasi sumber, triangulasi waktu. Triangulasi teknik untuk menguji kredibilitas data yang dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru UPTD SDN 4 Amarang, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, menghadapi tantangan dalam menerapkan kurikulum merdeka. Tantangan yang dihadapi oleh para guru UPTD SDN 4 Amarang, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros yaitu, Guru mengalami hambatan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, beban ganda guru dengan adanya Platform Merdeka Mengajar(PMM), adanya panen hasil setiap akhir proses melalui kegiatan pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Adapun upaya yang dilakukan guru menghadapi tantangan dalam menerapkan kurikulum merdeka yaitu dengan pembiasaan, pembelajaran teman sebaya, dan mengikuti workshop terkait kurikulum merdeka. Kata Kunci : Tantangan guru, Kurikulum Merdeka
Raodatul Jannah Peran Guru Aqidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Siswa Kelas V MI Hidayatul Ihsan Raodatul Jannah; Mujahidah; Abdul Rahman
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang peran guru aqidah akhlak dalam membentuk karakter siswa kelas v (lima) MI Hidayatul Ihsan Desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru aqidah akhlak dalam membentuk karakter siswa dan apa faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk karakter siswa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini bertempat di MI Hidayatul Ihsan Desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros. Sumber data yang digunakan adalah data premier dan data sekunder. Dalam penelitian ini, yang menjadi instrumen penelitian untuk mengumpulkan data adalah peneliti sendiri. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru aqidah akhlak dalam membentuk karakter siswa adalah guru sebagai pendidik dan guru sebagai pengajar. Adapun faktor pendukung dalam membentuk karakter siswa adalah lingkungan sekolah atau guru aqidah akhlak beserta guru yang lain juga melakukan hal yang sama seperti memberikan contoh yang baik kepada siswa, dan adanya kesadaran siswa dari dalam dirinya sendiri. Sedangkan faktor penghambat yang dialami guru adalah siswa yang memiliki sikap yang tidak menghormati dan menghargai gurunya, pengaruh media sosial, dan kurangnya perhatian dari orang tua atau lingkungan keluarga.  
Peran Guru dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan Kelas 1 Sekolah Dasar Kecematan Turikale Kabupaten Maros Nurlela Pajeriani; Mujahidah; Rahmat Rizal
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya keterampilan menulis siswa kelas 1 sehingga keadaan tersebut dapat menghambat proses pembelajaran. Skripsi ini membahas tentang peran guru dalam meningkatkan keterampilan menulis permulaan kelas 1 kecamatan turikale kabupaten Maros. Fokus permasalahan dari penelitian ini adalah peran guru kelas terhadap siswa kelas 1 dalam meningkatkan keterampilan menulis permulaan kelas 1 Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, serta faktor penghambat dan faktor pendukung guru dalam meningkatkan keterampilan menulis permulaan kelas 1 Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengelolaan data penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memperoleh data akurat peneliti melakukan pengujian keabsahan data dengan teknik triangulasi dan referensi cukup. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran yang dilakukan oleh guru dalam meningkatakan keterampilan menulis permulaan kelas 1 UPTD SDN 156 Inpres Tamalalang Kecematan Turikale Kabupaten Maros yaitu guru sebagai motivator, memberikan motivasi dan Ice Breaking kepada siswa dan guru sebagai pembimbing, memberikan metode Abjad. Adapun faktor penghambat yang dalam meningkatkan keterampilan menulis permulaan yaitu rendahnya penguasaan Alphabet/huruf, kurangnya perhatian dari keluarga dan lingkungan sangat berpengaruh pertumbuhan siswa. Faktor pendukung yaitu media pembelajaran membuat siswa tidak merasa bosan dan tertarik untuk mengenal huruf-huruf dan lingkungan, sikap guru yang ramah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Pengaruh Pembelajaran Paikem Terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas V Kecamatan Turikale Kabupaten Maros Mutmainnah; A. Muhammad Yusri; Abdul Rahman
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering kali terjadi dalam proses pembelajaran ialah terkait dengan model pembelajaran yang digunakan oleh pendidik kurang efektif dan kurang mengembangkan pembelajaran yang demokratis. Oleh karena itu, hasil belajar siswa kurang optimal. Atas dasar hal tersebut, maka penerapan PAIKEM merupakan solusi untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PAIKEM terhadap hasil belajar belajar PKn dan kendala yang dihadapi dalam menerapkan model PAIKEM di kelas V UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan dalam mengumpulkan data yang digunakan adalah tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Adapun teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial, mencari hubungan korelasi antara (x) dan (y). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar dengan menggunakan pendekatan PAIKEM mendapatkan nilai rata-rata 78,75, sedangkan nilai rata-rata yang diperoleh dengan tidak menggunakan pendekatan PAIKEM adalah 49,50. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pendekatan PAIKEM meningkatkan hasil belajar siswa. Kendala-kendala yang dihadapi dalam menerapkan PAIKEM adalah karakter siswa yang berbeda-beda dan kurangnya sarana dan prasarana.
Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Take and Give Berbantuan Media Kartu dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Sekolah Dasar nur wahida.; A. Muhammad Yusri; Andi Asdar
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Take and Give merupakan salah satu jenis pembelajaran model kooperatif. Model pembelajaran take and Give yang memiliki sintaks siswanya diberi kartu yang berisi tentang materi yang akan dipelajari kemudian untuk dihapal sebentar lalu mencari pasangan untuk saling menginformasikan, selanjutnya siswa diberi pertanyaan sesuai dengan kartunya. Siswa dituntun mampu memahami materi pelajaran yang telah diterimanya lewat kartu yang diberikan guru dan teman sebayanya (siswa lain). Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui bagaimana model pembelajaran Take and Give ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa kela IV SDN 193 Pasandang kecamatan Turikale. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Dan, setiap siklus terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 193 Pasandang kecamatan Turikale yang berjumlah 10 orang siswa. Hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Take and Give di kelas IV dalam pembelaran matematika materi Bangun datar di SDN 193 Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros terjadi peningkatan disetiap siklusnya. Hal ini dapat dilihat pada siklus I memperoleh rata-rata 64 dan terdapat 5 siswa atau 50% yang telah mencapai KKM 70, serta 5 siswa atau 50% yang tidak mencapai KKM 70 dari total 10 siswa. Kemudian setelah dilaksanakan siklus II terjadi peningkatan menjadi 90% dengan rata-rata 70 dan terdapat 9 siswa yang lulus KKM 70 dari 10 siswa

Page 6 of 10 | Total Record : 97