cover
Contact Name
Dr. Salmia, S.Pd.I., M.Pd.
Contact Email
almia99@gmail.com
Phone
+62887436801828
Journal Mail Official
sarawetajurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Saraweta
ISSN : 29861632     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Saraweta adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Saraweta menerbitkan hasil studi literatur serta hasil penelitian dalam lingkup pendidikan madrasah ibtidaiyah atau pendidikan sekolah dasar. Frekuensi jurnal adalah dua edisi per tahun, yaitu pada bulan April dan bulan Oktober. Artikel yang telah disubmit akan dipublikasikan setelah direview
Arjuna Subject : -
Articles 97 Documents
Elemen Dasar Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Zeftiyani Aprelyanti; sardinah dina; Salmia Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk mendeskripsikan elemen – elemen dasar pembelajaran tematik di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan pada penyusunan artikel ini adalah studi literature atau kepustakaan yang dimana peneliti mencari referensi dari berbagai sumber seperti buku, artikel, majalah, jurnal, google scholar dan lainnya, tentunya yang terkait tentang elemen – elemen dasar pembelajaran tematik disekolah dasar. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa elemen dasar pembelajaran tematik terbagi menjadi 3 yaitu: komponen pembelajaran tematik, aktivias pembelajaran tematik, dan keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran tematik. Komponen pembeljaran tematk meliputi; bahan ajar, integrasi, kolaborasi, masyarakat sebagai sumber belajar, waktu dan pemberdayaan. Aktivitas pembelajaran tematik; keberadaan aktivitas dalam suatu pembelajaran sangatlah penting sekali. Tanpa ada aktivitas maka proses belajar tidak mungkin berlangsung dengan baik. Macam-macam kegiatan (aktivitas belajar) yang dapat dilakukan peserta didik di kelas hanya mendengar atau mencatat. Dan keterlibatan orang tua secara terperinci menjadi 6 tipe keterlibatan, yakni: parenting, komunikasi, relawan, belajar di rumah, pengambil keputusan, dan kerja sama masyarakat. Unit pemebelajaran tematik memiliki beberapa kekhasan yaitu secara khusus terdiri dari 3 elemen utama yaitu: fakta-fakta dan informasi, topik, dan tema-tema. Tema yang dikembangkan memuat topik dan fakta-fakta informasi. Oleh karena itu, pembelajaran ini bersifat ramah otak, guru harus mampu mengidentifikasi elemen-elemen lingkungan yang mungkin relavan dan dapat dioptimasi ketika berinteraksi dengan peserta didik selama proses pembelajaran.
Kajian Teori Pembelajaran dalam Implementasi Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Mutiara Suci; Wahdatun Istiqamah; Salmia Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori yang mendasari pembelajaran tematik disekolah dasar sangat penting sebab dalam proses pembelajaran para pendidik perlu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna. Tujuan dari artikel ini ialah untuk menjelaskan terdapat beberapa teori yang mendasari pembelajaran tematik disekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan pada penyusunan artikel ini ialah studi literatur atau kepustakaan yang dimana peneliti mencari referensi dari berbagai sumber seperti buku, makalah, artikel, jurnal, internet, google scholar dan lainnya, tentunya yang terkait tetang teori yang mendasari pembelajaran tematik. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pembelajaran tematik sering disebut dengan pembelajaran terpadu. Hal ini karena pembelajaran tematik itu menjadi salah satu model pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran yang dapat memberikan pengalaman bermakna bagi siswa serta meningkatkan kecerdasan kogitifnya, oleh karena itu terdapat beberapa teori yang mendasari pembelajaran tematik yang dimana teori-teori tersebut saling berhubungan dan mendukung untuk mengembangkan dan meningkatkan proses pembelajaran dikelas khususnya pada pelajaran tematik, teori-teori tersebut ialah teori perkembangan jean piaget, teori pembelajaran konstruktivisme, teori vygotsky, teori bandura, dan teori belajar bruner. Teori-teori inilah yang menjadi dasar untuk mengimplementasikan pembelajaran tematik, dan untuk memenuhi kebutuhan siswa dalam proses belajar. Kata Kunci: Teori dasar, Pembelajaran Tematik.
Optimalisasi Pengelolaan Kelas Tematik untuk Meningkatkan Pembelajaran di Sekolah Dasar Ika Sari Dwi Rahmawati; Hilda Inayah. S; Salmia Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran tematik sudah diterapkan di Sekolah Dasar. Dalam implementasinya diperlukan pengelolaan kelas saat proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan pengelolaan kelas dalam pembelajaran tematik di Sekolah Dasar sehingga dapat memberikan pengetahuan berkaitan dengan yang menjadi pengelolaan kelas ketika berada di lapangan. Jenis penilitian ini menggunakan studi literatur atau studi pustaka pertama tama peniliti merumuskan masalah penelitian, kemduian dilanjutkan dengan menelusuri jurnal elektronik melalui goggle schoolar. Hasil dari penelitian ini yaitu pengelolaan kelas dalam pembelajaran tematik dapat dibagi menjadi dua yaitu pengelolaan kelas secara non fisik dan fisik. Pada pengelolaan kelas secara non fisik meliputi kepedulian, ketegasan, modeling, dan harapan yang tinggi. Sedangkan pengelolaan kelas secara fisik meliputi meliputi pengaturan posisi papan tulis, modifikasi tempat duduk, mading dan pengaturan ventilasi dalam ruang kelas. Oleh sebab itu, penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pustaka dalam mengelola kelas pada pembelajaran tematik.
Implementasi dan Tantangan Prinsip Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar resky andriani; Abdul Malik; Nur aenun Haerani
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyampaikan prinsip pembelajaran tematik di Sekolah dasar secara utuh dan menyeluruh kepada siswa. Pembelajaran model ini akan lebih menarik dan bermakna bagi peserta didik karena menyajikan tema pembelajaran yang lebih aktual dan kontekstual dalam kehidupan sehari-hari. penelitian menggunakan studi pustaka atau hasil penelitian ini menggunakan studi literature terhadap berbagai buku, artikel, jurnal yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suksesnya pembelajaran tematik, sangat dipengaruhi oleh guru, siswa, sarana prasarana, sumber pembelajaran, kurikulum, maupun cara penilaian. untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga ada proses interaksi antara guru dan siswa untuk mencapai tujuan, maka dari itu penelitian ini mengkaji rancangan prinsip prinsip dalam pembelajaran tematik yang diterapkan disekolah Dasar. Kata Kunci: prinsip, pembelajaran tematik
Model Webbed Pada Pembelajaran Tematik di SD Indiska Paramita; Sri Muliati
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merupakan bagian terpenting dari kegiatan pendidikan, dimana fungsi utamanya sebagai pedoman dalam proses penyelenggaraan pendidikan. Pada penerapannya kurikulum perlu memuat pembelajaran berisikan materi pembelajaran. Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Model pembelajaran tematik integratif merupakan perwujudan kurikulum 2013. Model Pembelajaran tipe webbed merupakan model pembelajaran terpadu berpusat pada pendekatan tematik. Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan atau literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, artikel-artikel ilmiah, dan hasil-hasil penelitian dalam bentuk skipsi dan sumber relevan lainnya dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2024. Sumber data dari penelitian studi literatur atau kepustakaan adalah data sekunder. Sumber utama penelitian ini adalah jurnal-jurnal yang terdapat di google schoolar yang dipilih dari peneliti berdasarkan beberapa pertimbangan. Model webbed ini membentuk memahami konsep yang dipelajari secara bermakna, membuhkembangkan keterampilan menemukan, mengolah dan memanfaatkan informasi, menumbuhkembangkan sikap positif kebiasaan baik dan nilai-nilai luhur yang diperlukan dalam kehidupan, menumbuhkembangkan keterampilan sosial, meningkatkan gairah belajar, memilih kegiatan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan. Model webbed membentuk membuat keterkaitan kagiatan dan gagasan tanpa melihat batas-batas pemisah antar mata pelajaran.
Model Connected Pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar azzahra syarifah; muflia andini
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran tematik terpadu tipe connected meningkatkan motivasi dan keterampilan berpikir kritis peserta didik di sekolah dasar. Artikel ini mengkaji secara komprehensif model pembelajaran tematik terpadu tipe connected dan hubunganya dalam meningkatkan berpikir kritis di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian studi literatur (library research). Pembelajaran tematik adalah pembelajaran terpadu yang melibatkan beberapa Pelajaran yang diikat dalam tema-tema tertentu. Pembelajaran ini melibatkan beberapa kompetensi dasar, hasil belajar, dan indikator dari suatu mata pelajaran, atau bahkan beberapa mata pelajaran. Lebih lanjut, perlu dipahami bahwa pembelajaran tematik merupakan pembelajaran terpadu yang menekankan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk membuat siswa aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan pemberdayaan dalam memecahkan masalah, sehingga hal ini menumbuhkan kreativitas sesuai dengan potensi dan kecenderungan mereka yang berbeda satu dengan lainnya. Sekaligus, dengan diterapkannya pembelajaran tematik, siswa diharapkan dapat belajar dan bermain dengan kreativitas yang tinggi. Model pembelajaran terpadu tipe connected merupakan pembelajaran yang dilakukan dengan mengaitkan satu pokok bahasan dengan pokok bahasan berikutnya, mengaitkan satu konsep dengan konsep lainnya, atau mengaitkan satu keterampilan dengan keterampilan lain. Pembelajaran dengan model pembelajaran tematik terpadu connected menjadikan siswa aktif dalam proses pembelajaran di kelas baik secara fisik, mental, intelektual, maupun emosional.
Model Integrated Dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar arnisya arnisya; dewi kumala; Salmia Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pembelajaran di lakukan agar siswa dapat mengetahui cara memadukan berbagai mata pelajaran atau bidang studi dengan menggunakan tema tertentu. Tujuan tersebut kemudian diulas atau dielaborasi dari berbagai sudut pandang baik dari pandangan ilmu pengetahuan sosial, ilmu pengetahuan alam, humaniora maupun agama, sehingga memberikan pengalaman bermakna bagi anak didik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model integrated memberikan berbagai manfaat bagi siswa, seperti meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, dan daya ingat. Selain itu, pembelajaran terpadu juga mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran dan mengembangkan kemampuan kolaboratif. Namun, tantangan yang dihadapi dalam penerapan model integrated di sekolah dasar meliputi kurikulum yang terfragmentasi, pengelolaan waktu yang efektif, serta pemilihan strategi dan metode yang tepat. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran terpadu perlu menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran terpadu di sekolah dasar. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendekatan pembelajaran terpadu di sekolah dasar dan menjadi acuan bagi para pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Model Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar nur jannah; Aida Zalsabilah Idris
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendiskripsikan model pembelajaran tematik terpadu dalam memberikan kemudahan bagi peserta didik untuk memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah seamangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata dan bermakna bagi peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi pustaka atau studi literature terhadap berbagai buku, artikel, dan jurnal yang berkaitan dengan topik yang sedang dibahas. Penulis mengumpulkan informasi dari berbagai karya tulis ilmiah dan jurnal referensi yang terdapat di bermacam situs web terkemuka seperti Google Scholar, Jurnal Model Pembelajaran Tematik, dan berbagai website terpercaya lainnya. Jadi Tematik dapat dimaknai sebagai pembelajaran yang dirancang berdasarkan tema-tema tertentu. Hasil penelitian ini merupakan jenis model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran tematik antara lain: 1) Model pembelajaran kooperatif 2) Model pembelajaran Discovey Learning 3) Model pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran tematik ini juga menyediakan keluasan serta kedalaman implementasi kurikulum, ia juga menawarkan kesempatan yang begitu banyak pada siswa dalam mengembangkan dinamika dalam pendidikan. Maka dapat disimpulkan bahwa Model pembelajaran tematik adalah model pembelajaran yang menekankan pemberian tema khusus pilihan untuk mengajarkan beberapa konsep. diperkuat dengan berbagai komentar dan teori, penerapan model PBL efektif diterapkan pada pembelajaran terpadu berbasis mata pelajaran pada intansi pendidikan terutama sekolah dasar.
Implementasi Model Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar Nisa Annisa febrianti; Rahmat Aziz; Salmia Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari beberapa karakteristik, landasan pembelajaran tematik, prinsip pembelajaran tematik, dan rambu-rambu pembelajaran tematik yang membedakannya dengan pendekatan pembelajaran lain. Penelitian ini merupakan penelitian karya sastra melalui analisis dokumen berupa studi pustaka. Pembelajaran tematik adalah salah satu bentuk atau model dari pembelajaran terpadu, yaitu model terjala (webbed). Hasil dari penelitian ini adalah anak usia sekolah / 6-12 tahun disebut masa sekolah, karena anak sudah menamatkan taman kanak-kanak sebagai lembaga persiapan bersekolah yang sebenarnya. Disebut masa matang untuk belajar, Karena anak sudah berusaha untuk mencapai sesuatu, tetapi, perkembangan aktivitas bermain yang hanya bertujuan untuk mendapatkan kesenangan pada waktu melakukan aktivitas itu sendiri. Maka dari itu penelitian ini mngkaji rancangan pembelajaran tematik yang diterapkan di sekolah dasar.
Penilaian dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar sinar syamsinar; isma niar; Salmia Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian autentik merupakan salah satu penyempurna kurikulum 2013. Penilaian autentik termasuk penilaian yang telah ada dikurikulum sebelumnya, yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Namun, dalam implementasiannya belum maksimal sehingga pemerintah melakukan penyempurnaan penilaian autentik pada kurikulum 2013. Penilaian autentik kurikulum 2013 ini menekankan dalam aspek kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dinilai melalui proses pembelajaran dan akhir pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) implementasi penilaian autentik kurikulum 2013 pada pembelajaran tematik di SD. (2) kendala guru dalam mengimplementasikan penilaian autentik kurikulum 2013 yang digunakan dalam pembelajaran Tematik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif sebab penelitian ini menggambarkan bagaimana pengimplementasian guru kelas dalam penilaian autentik kurikulum 2013 pada pembelajaran tematik dan melibatkan guru sebagai study literatur. Penelitian ini menggunakan study literatur dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi penilaian autentik kurikulum 2013 pada pembelajaran tematik meimplementasikan penilaian autentik kurikulum 2013 dengan menggunakan teknik penilaian autentik dalam menilai kompetensi sikap di dalam kelas antara lain percaya diri, tanggung jawab, peduli, dan disiplin. Penilaian kompetensi pengetahuan dilaksanakan melalui tes tertulis, tes lisan dan penugasan. Sedangkan penilaian kumpetensi keterampilan dilaksanakan melalui teknik penilaian kinerja, penilaian portofolio dan projek.

Page 5 of 10 | Total Record : 97