cover
Contact Name
Harun Joko Prayitno
Contact Email
hjp220@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
m.syahriandi@ums.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani No. 157, Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah 57169
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin KKN Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27160327     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The scope of the journal study is community service activities in the form of: the application of science, technology, art, and culture to solve various problems that exist in the educational community understanding the conditions of community education in remote educational communities, to foster sensitivity and concern for the education community who need educational assistance training and development of soft skills and character for college or school students training and life-skills development for college or school students preparing the youth to develop Business Charities (especially Muhammadiyah Business Charities) training and development for future leaders training students in developing the ability to live in society in the context of education preparing university graduates as education initiators and education fighters
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Penguatan Gerakan Literasi Sekolah dalam Pembentukan Karakter dan Peningkatan Minat Baca Siswa di SMP Negeri 3 Kartasura Shanty Noor Azizah; Fikriyyah Luthfiatuzzahra
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i2.13334

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMP Negeri 3 Kartasura, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya, serta memaparkan upaya sekolah dalam mengatasi berbagai kendala yang dihadapi. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dalam kerangka pengabdian, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung selama satu bulan, dokumentasi jurnal literasi harian siswa, dan catatan lapangan selama kegiatan pendampingan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan GLS di SMP Negeri 3 Kartasura berjalan secara rutin, terstruktur, dan konsisten melalui kegiatan membaca dan menulis ringkasan selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Program ini didukung oleh komitmen warga sekolah, partisipasi aktif siswa, serta lingkungan sekolah yang kondusif, dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kepercayaan diri, serta menunjukkan indikasi peningkatan minat baca. Namun demikian, pelaksanaan GLS masih menghadapi beberapa hambatan, antara lain keterbatasan variasi bahan bacaan, perbedaan motivasi siswa, dan keterbatasan waktu. Sekolah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kendala tersebut melalui penguatan koordinasi guru dan wali kelas, pemberian motivasi dan apresiasi kepada siswa, pemanfaatan bahan bacaan alternatif, serta integrasi literasi dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini menegaskan bahwa keberhasilan dan keberlanjutan GLS sangat ditentukan oleh konsistensi implementasi, dukungan sistem sekolah, serta sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan.
Pendampingan Pendidikan Berbasis Kuliah Kerja Nyata Internasional bagi Anak Indonesia di Sanggar Bimbingan Aisyiyah Kampung Pandan, Malaysia Ahmad Suwarno; Ahmad Sazili; Sefina Marantika
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.16668

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan komunitas, termasuk masyarakat Indonesia di luar negeri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di Sanggar Bimbingan Aisyiyah Kampung Pandan, Malaysia, melalui penguatan pembelajaran, pembentukan karakter religius, pengenalan budaya Indonesia, dan penguatan kemitraan dengan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, pengelola sanggar, guru, peserta didik, dan masyarakat dalam tahapan observasi kebutuhan, perencanaan program, koordinasi, pelaksanaan, serta evaluasi. Program yang dilaksanakan meliputi pendampingan pembelajaran, metode bermain sambil belajar, les tambahan, Senam Anak Indonesia Hebat, pembiasaan sholat dhuha, dzikir dan doa bersama, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), pelatihan public speaking, pengenalan Batik Nusantara, serta partisipasi dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan motivasi belajar peserta didik, penguatan nilai religius, karakter, dan identitas budaya, serta terjalinnya kemitraan yang baik antara perguruan tinggi, Sanggar Bimbingan Aisyiyah, guru, dan masyarakat. Program ini menunjukkan bahwa KKN Internasional mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan komunitas Indonesia di luar negeri.
Penguatan Identitas Nasional dan Literasi Finansial melalui Pembelajaran Berbasis Permainan Edukatif bagi Anak Indonesia di Sanggar Bimbingan Puchong Perdana, Malaysia Shinta Nur Sheeva; Nurafni R. Pomide; Devid Dwi Erwahyudin; Nur Azizah; Umar Sako Baderan
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.16703

Abstract

Anak-anak Indonesia yang tinggal di luar negeri menghadapi tantangan dalam mempertahankan identitas nasional akibat interaksi dengan lingkungan sosial dan budaya negara tempat tinggal. Di sisi lain, literasi finansial sejak usia dini juga menjadi kompetensi penting sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat identitas nasional dan meningkatkan literasi finansial peserta didik melalui pembelajaran berbasis permainan edukatif di Sanggar Bimbingan Puchong Perdana, Selangor, Malaysia. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, edukasi budaya Indonesia, edukasi literasi finansial, dan evaluasi kegiatan. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan 38 provinsi di Indonesia beserta ibu kota, rumah adat, pakaian adat, makanan khas daerah, pengenalan mata uang Rupiah, serta simulasi konversi Rupiah terhadap Ringgit Malaysia. Pembelajaran didukung oleh media presentasi visual, board game, numeric puzzle, flip card game, dan alat peraga mata uang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik berpartisipasi aktif dalam setiap aktivitas pembelajaran serta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai keberagaman budaya Indonesia, identitas nasional, dan konsep dasar literasi finansial. Pendekatan pembelajaran berbasis permainan edukatif mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan kontekstual sehingga materi lebih mudah dipahami oleh peserta didik. Program ini memberikan manfaat bagi mitra dalam mendukung pendidikan karakter kebangsaan dan literasi finansial anak-anak Indonesia di luar negeri serta berpotensi menjadi model pembelajaran yang dapat diterapkan pada kegiatan pengabdian di lokasi lain.
Penguatan Identitas Budaya Indonesia melalui Program Pengenalan Budaya bagi Anak Pekerja Migran Indonesia di Sanggar Bimbingan At-Tanzil, Malaysia Nurlaelah Sanatul Hadisah; Siti Nur Fajria Laiya; Rini Andini Rumakefing; Anisa Nur Fazillah; Azizatul Mardhiyyah; Sri Hartono; Kukuh Ariyanto
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.16707

Abstract

Anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia memiliki keterbatasan dalam mengenal budaya Indonesia sehingga diperlukan upaya untuk memperkuat identitas budaya dan wawasan kebangsaan mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia melalui Program Kuliah Kerja Nyata Kemitraan Internasional (KKN-KI) di Sanggar Bimbingan At-Tanzil, Selangor, Malaysia. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan melalui pengenalan keberagaman budaya Indonesia, penyampaian cerita rakyat, pembelajaran seni tari tradisional, permainan tradisional, serta pengenalan destinasi wisata Indonesia dengan memanfaatkan media presentasi, gambar, video edukatif, dan aktivitas interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian program dengan antusias serta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai keberagaman budaya, warisan budaya, dan kekayaan alam Indonesia. Selain itu, kegiatan ini turut menumbuhkan nilai-nilai karakter, seperti disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan rasa bangga terhadap identitas bangsa. Program pengabdian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat identitas budaya dan wawasan kebangsaan anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia melalui pembelajaran budaya yang interaktif dan kontekstual.
Pendampingan Pembelajaran Operasi Hitung Dasar Berbasis Permainan bagi Anak Imigran Indonesia di Sanggar Bimbingan At-Tanzil Hicom, Malaysia Muhamad Lutfi Al Hakim; Zildan Zultonika
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.16708

Abstract

Keterbatasan akses pendidikan formal menyebabkan sebagian anak imigran Indonesia di Malaysia belum memperoleh pembelajaran matematika secara optimal, sehingga kemampuan operasi hitung dasar masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan operasi hitung dasar melalui pendampingan pembelajaran berbasis permainan di Sanggar Bimbingan At-Tanzil Hicom, Malaysia. Kegiatan dilaksanakan dalam Program KKN-Dik Kemitraan Internasional dengan melibatkan 15 peserta didik berusia 8–12 tahun selama empat minggu. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan, dan pendampingan melalui teka-teki matematika, adu kecepatan berhitung, serta permainan tradisional Engklek yang diintegrasikan dengan puzzle matematika. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian sesuai tingkat kemampuannya. Selain itu, motivasi belajar, keaktifan, keberanian bertanya, dan kepercayaan diri peserta juga meningkat selama proses pembelajaran. Program ini memberikan alternatif strategi pembelajaran yang menyenangkan dan efektif untuk memperkuat kemampuan numerasi dasar sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan nonformal bagi anak-anak imigran Indonesia di Malaysia.
Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial bagi Guru SD di Sukoharjo sebagai Upaya Peningkatan Literasi Digital di Era Society 5.0 Helmi Imaduddin; Muhammad Syahriandi Adhantoro; Novel Idris Abas; Toni Ardi Rafsanjani
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.16903

Abstract

Era Society 5.0 menuntut penguatan literasi digital dan computational thinking sejak pendidikan dasar, namun kesenjangan kompetensi guru di daerah pedesaan masih menjadi tantangan utama dalam implementasinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan koding dan kecerdasan artifisial (AI) ke dalam pembelajaran sebagai upaya mendukung peningkatan literasi digital siswa. Kegiatan dilaksanakan di SDN 03 Mulur, Sukoharjo, dengan melibatkan 33 guru sekolah dasar sebagai peserta, menggunakan pendekatan andragogi melalui ceramah interaktif, praktik langsung, diskusi kelompok, dan project-based learning. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru dalam memahami konsep computational thinking, memanfaatkan platform pemrograman visual seperti Scratch, serta menggunakan teknologi AI seperti ChatGPT dan Google Gemini dalam pembelajaran. Guru juga mampu menghasilkan produk bahan ajar inovatif berupa game edukasi, media visual berbasis AI, dan rencana pembelajaran terintegrasi teknologi. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak multilevel yang mencakup peningkatan kapasitas guru, potensi peningkatan kualitas pembelajaran siswa, serta terbentuknya budaya pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan sekolah. Efek multiplier dari program ini memperluas jangkauan manfaat hingga ratusan siswa di berbagai sekolah. Dengan demikian, pelatihan koding dan kecerdasan artifisial berbasis praktik dan proyek terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan guru dalam mendukung transformasi pendidikan dasar di era Society 5.0. Kegiatan ini berkontribusi terhadap upaya pemerataan pendidikan berkualitas dan penguatan literasi digital di wilayah pedesaan.
Pengenalan Perkuliahan sebagai Upaya Meningkatkan Minat Studi Lanjut Siswa SMA Muhammadiyah 5 Karanganyar melalui Program KKN Pendidikan Alfi Nurhayati; Uyung Odyah Pratiwi; Rayhana Maulida Syakiroh; Qanitah Masykuroh
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.16990

Abstract

Rendahnya minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi masih menjadi tantangan di SMA Muhammadiyah 5 Karanganyar, yang dipengaruhi oleh lingkungan industri, keterbatasan informasi mengenai pendidikan tinggi, serta persepsi terhadap biaya kuliah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan minat studi lanjut siswa melalui program Pengenalan Perkuliahan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik). Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, sharing session, diskusi interaktif, serta penyampaian informasi mengenai program studi, jalur masuk perguruan tinggi, dan peluang beasiswa. Evaluasi dilakukan melalui angket untuk mengetahui respons dan perubahan rencana studi siswa setelah mengikuti kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa jumlah siswa yang berminat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi meningkat dari 7 menjadi 14 orang, sedangkan siswa yang memilih langsung bekerja menurun dari 18 menjadi 9 orang. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman siswa mengenai pendidikan tinggi, peluang beasiswa, dan perencanaan karier. Program ini terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi pendidikan tinggi, motivasi studi lanjut, serta kesiapan siswa dalam merencanakan pendidikan dan karier. Kegiatan serupa berpotensi diterapkan pada sekolah lain dengan karakteristik yang sejenis.
Penguatan Karakter Kerja Sama melalui Penyediaan dan Pemanfaatan Permainan Tradisional Gobak Sodor bagi Siswa Sekolah Dasar Anggip Agustian; Allvia Desi Purnamasari; Assifaa Tri Wahyuningsih; Honest Ummi Kaltsum
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.17077

Abstract

Penguatan karakter kerja sama merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan dasar yang perlu dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan. Namun, berkurangnya pemanfaatan permainan tradisional di lingkungan sekolah menyebabkan kesempatan siswa untuk mengembangkan kemampuan bekerja sama dan berinteraksi sosial menjadi semakin terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter kerja sama siswa sekolah dasar melalui pemanfaatan permainan tradisional gobak sodor di SD Muhammadiyah Jatiyoso. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahapan observasi awal, koordinasi dengan pihak sekolah, perencanaan program, pelaksanaan pembuatan dan pengecatan lapangan gobak sodor, implementasi permainan, serta dokumentasi dan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa penyediaan lapangan gobak sodor berhasil menghadirkan sarana bermain edukatif yang dimanfaatkan secara aktif oleh siswa pada saat waktu istirahat. Pelaksanaan permainan mendorong peningkatan komunikasi, koordinasi, tanggung jawab, sportivitas, dan kerja sama antarsiswa dalam setiap kelompok. Selain itu, program memberikan dampak positif terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aktif, kolaboratif, dan mendukung implementasi pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Keberadaan lapangan permainan yang bersifat permanen juga memberikan peluang bagi sekolah untuk memanfaatkan permainan tradisional secara berkelanjutan sebagai media pembelajaran dan penguatan karakter. Dengan demikian, permainan tradisional gobak sodor dapat menjadi alternatif media edukatif yang efektif dalam memperkuat karakter kerja sama siswa sekaligus mendukung implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar.
Penguatan Literasi Digital, Etika Bermedia Sosial, dan Keamanan Digital bagi Pengurus dan Anggota Aisyiyah PRA Sroyo melalui Program Sosialisasi Mada Kusuma; Riskya Egi; Arif Setiawan
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.17429

Abstract

Pemanfaatan media sosial memiliki peran penting dalam mendukung komunikasi, dakwah, publikasi organisasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, Pengurus dan anggota Aisyiyah PRA Sroyo masih menghadapi kendala berupa rendahnya literasi digital, kurangnya pemahaman etika bermedia sosial, kesadaran terhadap keamanan digital, serta belum optimalnya pemanfaatan media sosial secara produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan media sosial secara produktif, aman, dan beretika. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode Pendidikan Masyarakat (community education) melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sosialisasi dilaksanakan pada 8 Februari 2026 di Masjid Al Istiqomah Ngledok, Sroyo, Jaten, Karanganyar dengan melibatkan sekitar 100 Pengurus dan anggota Aisyiyah PRA Sroyo. Materi yang diberikan meliputi literasi digital, etika bermedia sosial, keamanan digital, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah dan pemberdayaan ekonomi. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi, partisipasi peserta, dan umpan balik selama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai literasi digital, etika komunikasi, verifikasi informasi, keamanan data pribadi, serta pemanfaatan media sosial sebagai media dakwah, publikasi organisasi, dan promosi usaha. Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kapasitas digital masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya digital yang produktif, aman, dan berkelanjutan di lingkungan Aisyiyah.
Pendampingan Digital Marketing Berbasis Content Creation bagi Diaspora Indonesia di Selandia Baru untuk Meningkatkan Visibilitas Usaha Hardika Dwi Hermawan; Siti Hadiyati Nur Hafida; Arif Setiawan; Taufik Probowasisto; Rian Fahardhi; Abdul Kadir
Buletin KKN Pendidikan Vol. 8, No. 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v8i1.18423

Abstract

Transformasi digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha mikro dan kecil, termasuk usaha yang dikelola oleh diaspora Indonesia di luar negeri. Mill Bakery, salah satu unit usaha di bawah Fabulous Work Group Ltd. di Auckland, Selandia Baru, menghadapi permasalahan berupa pengelolaan media sosial yang belum optimal, ditandai dengan rendahnya konsistensi publikasi konten, belum tersusunnya content planner, serta keterbatasan kemampuan dalam produksi konten digital dan strategi branding. Program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) ini bertujuan meningkatkan kapasitas mitra dalam mengimplementasikan digital marketing melalui pelatihan dan pendampingan berbasis praktik. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Mentoring (PAM) yang meliputi asesmen kebutuhan, pelatihan, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi mitra dalam mengelola media sosial dan menghasilkan konten digital yang lebih berkualitas. Dampak program ditunjukkan oleh peningkatan jumlah pengikut Instagram dari 3.345 menjadi 4.224 akun (26,28%), perolehan 321.414 views, jangkauan 177.265 akun, serta peningkatan signifikan pada indikator engagement. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Surakarta, Fabulous Work Group Ltd., PCIM New Zealand, dan praktisi digital marketing sebagai Key Opinion Leader (KOL). Program ini membuktikan bahwa pendampingan berbasis praktik dan kolaborasi internasional efektif dalam memperkuat kapasitas digital serta branding usaha diaspora Indonesia, sehingga berpotensi direplikasi pada UMKM dan komunitas diaspora di berbagai negara.