cover
Contact Name
Mega Septia Sarda Dewi
Contact Email
mega.septia.ft@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
syahidah.faninastiti.ft@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Bangunan
ISSN : -     EISSN : 26210959     DOI : 10.17977
Core Subject : Engineering,
This journal explores conceptual ideas, theories, practices, research, and education in the fields of Civil Engineering and Building Engineering.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "vol. 30 no. 2 (2025)" : 12 Documents clear
PENGEMBANGAN MAKET INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PROMOSI DAN PEMBELAJARAN DI MTS UMMU AIMAN Syahidah Fani Nastiti; Syahdam Habib Akbari; Muhammad Abdul Rahman; Sabrina Salsabila Mustaqiem; Mega Septia Sarda Dewi; Dzul Fikri Muhammad
Bangunan Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i22025p103-110

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan maket interaktif sebagai media promosi sekaligus sarana pembelajaran inovatif di MTS Ummu Aiman, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh kebutuhan sekolah dalam meningkatkan daya tarik promosi serta menyediakan media pembelajaran yang lebih kontekstual dan menarik bagi siswa. Program ini dilaksanakan melalui skema Kemitraan Masyarakat Universitas Negeri Malang dengan pendekatan partisipatif antara tim pengabdi dan pihak sekolah. Metode penelitian terdiri dari tiga tahap utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui survei lapangan, analisis kebutuhan, dan wawancara dengan guru serta pengelola sekolah. Tahap pelaksanaan meliputi perancangan desain 2D, pengembangan model 3D dengan perangkat lunak SketchUp, produksi maket menggunakan teknologi cetak 3D, serta perakitan dan penambahan ornamen untuk meningkatkan realisme. Tahap evaluasi dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner kepada 50 siswa, 10 guru, dan 30 calon siswa/orang tua untuk menilai daya tarik, manfaat pedagogis, serta efektivitas maket sebagai media promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% responden menilai maket sangat menarik, dan 78% guru menyatakan bahwa maket membantu penyampaian materi spasial serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Selain itu, terdapat peningkatan minat pendaftaran siswa baru sebesar 15% dibandingkan promosi tahun sebelumnya. Temuan ini menegaskan bahwa maket interaktif berfungsi ganda, yaitu sebagai alat promosi yang efektif sekaligus media pembelajaran yang mendukung metode visual. Secara keseluruhan, pengembangan maket interaktif berkontribusi pada peningkatan citra sekolah, inovasi pembelajaran, dan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 9 tentang inovasi serta infrastruktur.
PENINGKATAN EFISIENSI PEMANFAATAN TENAGA KERJA MELALUI METODE RESOURCE LEVELING (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN DERMAGA LANAL BIAK) Isaiah Saron Imanuel Salu; Arnetha Sari Raintung; Stefani Switly Peginusa
Bangunan Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i22025p111-120

Abstract

The construction of a pier is a complex project, particularly in the management of human resources (HR). This study aims to evaluate the effectiveness of HR utilization in the Dermaga Lanal Biak pier construction project and optimize it through the application of the Resource Leveling method. This method is used to balance the distribution of labor and minimize workforce fluctuations during project execution, leading to a more efficient and controlled implementation. The analysis was conducted using Microsoft Project 2019, covering labor requirement calculations, critical path identification, and the application of Resource Leveling. The data analyzed included unit work plans, S-Curves, activity relationships, and labor coefficients based on the 2023 AHSP issued by the Indonesian Ministry of Public Works and Housing (PUPR). The results show that Resource Leveling successfully improved HR utilization efficiency by 25.31% without extending the project duration. This optimization is reflected in a more stable daily labor distribution and the effective use of float time. After analysis, the total human resource requirements were as follows: general workers 137.33 OH, carpenters 40 OH, masons 5.33 OH, foremen 6.53 OH, surveyors 1.75 OH, supervisors 6.67 OH, welders 23.93 OH, installers 0.02 OH, plumbers 1.61 OH, and steel workers 16.67 OH.
APLIKASI PEMANFAATAN ABU SEKAM PADI DAN SERAT KALENG BEKAS PADA BETON MUTU TINGGI Imam Junaidi; Tedy Pranadiarso; Slamet Rohadi Budi Prasetyo; Bagas R. Subchan
Bangunan Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i22025p141-152

Abstract

Perkembangan teknologi beton mutu tinggi menjadi kebutuhan penting dalam pembangunan infrastruktur modern yang menuntut material dengan kinerja optimal, efisiensi penggunaan sumber daya, serta mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan. Upaya pemanfaatan limbah industri dan pertanian sebagai bahan tambah menawarkan solusi inovatif dalam mewujudkan konsep beton ramah lingkungan (green concrete) yang tidak hanya kuat secara mekanik tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan abu sekam padi, serat kaleng bekas, serta superplasticizer viscocrete-1005 terhadap sifat mekanik beton mutu tinggi, dengan fokus utama pada kelecakan beton segar dan kekuatan tekan beton. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan spesimen silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm yang diuji pada umur 7, 14, dan 28 hari. Variasi campuran terdiri atas beton normal (SN) dan beton modifikasi (SC) yang terdiri dari 10% abu sekam padi terhadap berat semen, 4% serat kaleng bekas terhadap agregat halus (filler), serta penambahan superplasticizer sebesar 2%. Hasil pengujian slump menunjukkan bahwa spesimen SC memiliki kelecakan yang lebih kecil daripada spesimen SN. Nilai kuat tekan spesimen SC pada umur 7, 14, dan 28 hari berturut-turut mencapai 52,23 MPa, 59,09 MPa, dan 73,32 MPa, lebih tinggi sekitar 3 hingga 4% dibandingkan spesimen SN. Disimpulkan bahwa kombinasi antara limbah abu sekam padi dan serat kaleng bekas berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai material alternatif dalam produksi beton ramah lingkungan dapat berkontribusi dalam pengurangan limbah domestik serta limbah industri.
OPTIMALISASI KONSTRUKSI MELALUI HOLLOW CORE SLAB: TINJAUAN KOMPARATIF WAKTU, BIAYA, DAN WASTE MATERIAL DI PROYEK TOWER 3 ITS Naura Firdausi; Nafis Fajar Yuditya; Afif Navir Refani; Ragil Purnamasari; Akhmad Yusuf Zuhdy
Bangunan Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i22025p121-128

Abstract

Permasalahan kualitas beton menjadi tantangan utama dalam pembangunan Tower 3 ITS, di mana metode konvensional sering menghasilkan beton keropos dan tulangan yang terekspos. Peristiwa tersebut tidak hanya menurunkan mutu struktur, tetapi juga berpotensi menyebabkan pembengkakan biaya dan keterlambatan proyek akibat pekerjaan perbaikan. Sebagai solusi, penelitian ini mengkaji Hollow Core Slab (HCS) sebagai alternatif pelat konvensional. HCS dipilih karena dianggap lebih unggul dalam hal mutu, kecepatan pemasangan, serta efisiensi tenaga kerja dan material. Selain itu, penggunaan HCS diharapkan dapat mengurangi limbah material konstruksi di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif, di mana data primer dan sekunder dikumpulkan untuk menghitung volume pekerjaan, waktu pelaksanaan, biaya, dan limbah material dari kedua metode. Data kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak penjadwalan proyek dan analisis produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan metode HCS mempercepat waktu pengerjaan proyek menjadi 307 hari, 2,56% lebih cepat dibanding metode konvensional yang membutuhkan 315 hari. Pada segi biaya, HCS membutuhkan Rp 22.960.906.082,31, sekitar 2,89% lebih tinggi daripada metode konvensional yang biayanya Rp 22.298.445.817,84. Namun, penghematan paling signifikan terlihat pada pengurangan limbah material. HCS secara drastis mengurangi limbah pembesian sebesar 88,67%, limbah bekisting sebesar 83,7%, dan limbah pengecoran sebesar 93,91% dibandingkan metode konvensional. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun membutuhkan biaya awal yang sedikit lebih besar, penggunaan Hollow Core Slab menawarkan efisiensi waktu dan pengurangan limbah material yang signifikan, menjadikannya pilihan yang layak untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan proyek konstruksi.
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA DAN KECENDERUNGAN GURU DALAM MEMILIH MEDIA PEMBELAJARAN SMKN 2 KRAKSAAN KABUPATEN PROBOLINGGO Moch. Hanafi Andito Dwi Putro; Antelas Eka Winahyo; Eko Suwarno; Fadila Fitria Wulandari
Bangunan Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/10.17977/um071v30i22025p39-50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya belajar dominan siswa serta mengetahui kecenderungan guru dalam memilih media pembelajaran baik dalam mata pelajaran teori maupun praktik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif. Subjek penelitian meliputi 62 siswa kelas X Program Keahlian DPIB serta 14 guru mata pelajaran (9 teori dan 5 praktik). Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar dominan siswa adalah visual (58,06%). Pada pemilihan media, guru cenderung memilih media visual dalam mata pelajaran teori (66,67%), sedangkan pada mata pelajaran praktik dominan menggunakan media kinestetik (60%).
STUDI ANALISIS PERKUATAN STRUKTUR GEDUNG 5 LANTAI DI SURABAYA AKIBAT BEBAN DINAMIS MENGGUNAKAN SHEARWALL Ifarrel Hariyanto; Budi Suswanto; Ahmad Basshofi Habieb; I Gusti Putu Raka
Bangunan Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i22025p153-168

Abstract

Penelitian ini berfokus pada studi kasus sebuah bangunan lima lantai di Surabaya yang mengalami getaran struktural signifikan akibat lalu lintas truk yang melintas. Untuk menangani masalah ini secara menyeluruh, Laboratorium Struktur telah dilibatkan. Studi ini mengeksplorasi dampak getaran dari lalu lintas jalan terhadap integritas struktur, dengan memaparkan temuan penting dari penelitian eksperimental menggunakan pengukuran kebisingan ambien. Penelitian ini menekankan pentingnya menentukan kekakuan bangunan secara akurat untuk mengevaluasi dampak dari getaran yang tercatat. Sebagai langkah mitigasi, penggunaan U-Ditch diusulkan untuk mengurangi getaran struktur secara memadai. Evaluasi menyeluruh yang mencakup delapan solusi alternatif telah dilakukan, memberikan pemilik bangunan berbagai opsi. Akhirnya, alternatif pertama dipilih sebagai solusi yang disarankan. Perhitungan rinci yang dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000 mengonfirmasi bahwa struktur yang ada cukup aman untuk penambahan dinding geser. Penguatan pada dinding geser dirancang dengan spesifikasi 2D16-100 mm
EVALUASI DAN PERKUATAN BETON BERTULANG STRUKTUR SILO KERUCUT Moh Fadhlan Rosyidi; Arsyad Susanto; Kohar Yudoprasetyo; Mohammad Akbar Alrasyidi
Bangunan Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i22025p169-180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami proses evaluasi perkuatan pada struktur kerucut silo yang mengalami kerusakan, dengan pendekatan teknis terhadap analisis perbaikan struktur. Fokus utama adalah pada silo berbentuk melingkar yang berbahan beton dengan sistem hopper menggunakan kerucut beton. Penilaian terhadap kualitas material dan kondisi struktur dilakukan melalui berbagai metode teknis, termasuk survei visual, pengujian non-destruktif seperti hammer test, Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) test, dan rebar locator, serta pengujian destruktif berupa pengambilan sampel beton untuk pengujian kekuatan tekan di laboratorium. Analisis kapasitas struktur digunakan untuk menentukan properti material eksisting, yang menjadi dasar dalam simulasi teknis menggunakan metode elemen hingga. Struktur silo dimodelkan beserta beban dan pengaruh peningkatan suhu secara berkala yang mempengaruhi untuk mengevaluasi kapasitas tahanan momen dan risiko deformasi. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan perlunya perkuatan tambahan pada struktur untuk meningkatkan kemampuan tahanan momen dan mengurangi potensi deformasi struktural yang dapat mengganggu integritas bangunan. Teknik-teknik perbaikan ini berpusat pada peningkatan daya tahan struktur melalui pendekatan teknis yang komprehensif.
PENGEMBANGAN DESAIN GEOMETRIK DAN STRUKTUR JEMBATAN INTERCHANGE BANYUREJO Zafira Jovita Bayuyudo; Juang Akbardin; Yudi Sekaryadi
Bangunan Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i22025p181-196

Abstract

The Jogja-Bawen Toll Road is planned to commence operations in 2026 with an Average Daily Traffic (ADR) of 8,464 vehicles. Based on traffic growth projections, by 2027, the ADR of this road is estimated to exceed 10,000 smp/day, thus entering the very high ROW category. With this increase, developments in infrastructure design are required, especially in interchange planning. The interchange is planned to use a directional type with a bridge structure using prestressed concrete in the form of a box girder. The purpose of this study is to design the geometric and superstructure of the interchange adapted to the directional interchange type. The data used are secondary data in the form of average daily traffic data and the existing interchange layout. The research method uses a quantitative method, where geometric and structural design parameters will be calculated and then modeled using Autodesk Civil 3D software. The geometric planning results produced FC curve on the first main road (towards Banyurejo) with a curvature radius of 1500 m and a pseudo transition curve of 180 m and SCS curve on the second main road (towards Yogyakarta-Bawen) with a curvature radius of 250 m and a transition curve of 77 m. Meanwhile, for ramp planning, 4 ramps were produced with a minimum radius of 125 m. The ramp was designed as a curve with the FC type on ramp 1 and ramp 2 with a largest radius of 800 m and a preservation curve of 130 m and a compound curvature radius design on ramp 3 and ramp 4 with R min = 125 m using a radius of 1: 2 and 1: 1.5. In the planned geometry, the interchange bridge was designed at STA 0 + 700.00 – 0 + 840.00 using a box girder with a width of 10.5 meters and a height of 3 meters using a strand type 6-31.
ANALISA BIAYA DAN METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN PONDASI BORE PILE PADA GEDUNG Y Ozzy Pratiwi; Badzlina Harvy Nesya; Ria Larici
Bangunan Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i22025p91-102

Abstract

Struktur bawah dari sebuah bangunan yaitu pondasi merupakan aspek penting dalam proses konstruksi. Keuntungan penggunanan pondasi bore pile merupakan proses pemasangan yang bertujuan untuk tidak menimbulkan gangguan suara pada area sekitar, kedalaman tiang dapat bervariasi, data tanah dapat dicocokkan, tiang dapat menembus batuan, dan tidak ada resiko kenaikan muka air tanah. Sedangkan kelemahannya adalah pengeboran akan mempengaruhi kepadatan tanah, air tanah mempengaruhi kapasitas tiang bore pile, dan adanya resiko pembesaran pada ujung bawah tanah. Untuk mengetahui metode pelaksanaan pekerjaan bore pile serta kebutuhan biaya yang dibutuhkan merupakan tujuan yang diharapkan, sedangkan untuk penelitian ini tidak menghitung kapasitas tiang bore pile. Metode bore pile dapat dilakukan secara manual dan secara mekanis, pada sistem manual dapat dilakukan dengan sistem kering atau sistem basah. Dimensi bore pile adalah 30 cm dengan tinggi 9,8 m serta total pekerjaan adalah 75 titik. Metode manual dengan kapasitas produksi adalah 1 hari 2 tiang sedangkan apabila menggunakan mekanis kapasitas produksinya adalah 1 hari adalah 4 tiang, sehingga durasi pelaksanaan untuk manual adalah 38 hari dan durasi pelaksanaan menggunakan mekanis adalah 19 hari. Adapun hasil biaya menggunakan metode manual didapat Rp 655.419.974,23, sedangkan menggunakan sistem mekanis didapat Rp 663.704.630,76 dengan selisih biaya Rp 8.284.656,52.
PERAN ASISTEN GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PADA JURUSAN DPIB DI SMK NEGERI 1 KEMLAGI Rani Wulandari
Bangunan Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v30i22025p205-214

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Asisten Guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di SMK Negeri 1 Kemlagi. Melalui metode penelitian pustaka, studi ini menganalisis implementasi program Asisten Guru, tantangan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asisten Guru berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas DPIB, memfasilitasi pembelajaran berdiferensiasi, dan menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik. Kehadiran Asisten Guru juga membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan meningkatkan kesiapan kerja siswa. Namun, beberapa tantangan teridentifikasi, termasuk kurangnya pelatihan yang memadai, kebutuhan untuk meningkatkan kolaborasi antara guru utama dan Asisten Guru, serta risiko ketergantungan siswa. Untuk memaksimalkan manfaat program ini, diperlukan upaya yang lebih terstruktur dalam hal pelatihan, kolaborasi, evaluasi, dan pengembangan profesional berkelanjutan bagi Asisten Guru. Penelitian ini mengembangkan mekanisme evaluasi yang komprehensif. Temuan ini memberikan landasan untuk pengembangan dan perbaikan program Asisten Guru di masa depan, tidak hanya di SMK Negeri 1 Kemlagi, tetapi juga di institusi pendidikan kejuruan lainnya di Indonesia.

Page 1 of 2 | Total Record : 12