cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,873 Documents
An Investigation on Teachers' E-learning Readiness toward E-learning Implementation in Public Senior High Schools in Singaraja, Bali, Indonesia ., Ketut Sri Pusparini; ., Made Hery Santosa, S.Pd, M.Pd., Ph.D.; ., I Putu Ngurah Wage Myartawan, S.Pd., M.P
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.711 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.15160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kesiapan E-learning guru terhadap implementasi E-learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris di empat sekolah negeri di Singaraja, Bali, Indonesia. Penelitian ini menggunakan explanatory sequential design. Populasi dari penelitian ini adalah 21 Guru di SMA N 1 Singaraja, SMA N 2 Singaraja, SMA N 3 Singaraja, and SMA N 4 Singaraja. Jumlah sampel dalam peneltitian adalah 20 guru Bahasa Inggri. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner E-learning (ERQ) dan wawancara. Kuesioner tersebut diadaptasi oleh teori kesiapan E-learning dari Akaslan dan Law, data yang diperoleh dialalisis menggunakan SPSS 24.0, dan hasilnya diinterpretasikan dengan menggunakan metode penilaian kesiapan E-learning dari Aydin dan Tasci. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa nilai rata-rata kesiapan guru Bahasa Inggris secara keseluruhan adalah 3.99 dari 5.00. Sedangkan, level terendah kesiapan yang diharapkan adalah 3.40. Hal ini menunjukkan bahwa guru Bahasa Inggris sudah siap terhadap pengaplikasian E-leaning, namun membutuhkan beberapa penyempurnaan. Dilihat dari hasil sub-komponen kesiapan E-learning guru, skor rata-rata tertinggi yaitu mengenai pengalaman guru terhadap penggunaan teknologi, yakni sebesar 4.50. sedangkan skor rata-rata terendah guru adalah persepsi mereka terhadap kemudahan penggunaan smartphone, yakni sebesar 3.30. Kemudian, wawancara tersebut digunakan untuk mendukung data yang telah diperoleh dari kuesioner.Kata Kunci : E-learning, kesiapan E-learning, kesiapan guru This research aimed to investigate the teachers’ E-learning readiness toward the implementation of E-learning in English subject in public senior high schools. To achieve the air, the researcher used explanatory sequential design. The population were 21 teachers of SMA N 1 Singaraja, SMA N 2 Singaraja, SMA N 3 Singaraja, and SMA N 4 Singaraja. 20 English teachers were selected as the sample to gain quantitative data of this research. The data collection was gained quantitatively through E-learning readiness questionnaire (ERQ) and qualitatively through interview. The questionnaire was adapted from the E-learning readiness theory proposed by Akaslan and Law, the data gained was analyzed by using SPSS 24.0, and the result of the data analysis was interpreted by using E-learning readiness assessment model by Aydin and Tasci. The result of the questionnaire shows that the grand mean score of the English teachers’ readiness is 3.99 out of 5.00. Whereas, the expected level of readiness (Mo) is 3.40. It implies that the English teachers are ready, but need few improvements in the E-learning implementation. Seen from the sub-components of the teachers’ E-learning readiness, the highest mean score of the teachers is about the experience toward the use of technology (4.50). Meanwhile, the lowest mean score of the teachers is on the perceived ease of use of the smartphone (3.30). Then, the interview was used to support the result of ERQ. keyword : E-learning, E-learning Readiness, Teachers’ E-learning readiness
DEVELOPING DIFFERENTIATED ELECTRONIC SUPPLEMENTARY READING EXERCISES FOR THE FAST LEARNERS OF SEVENTH YEAR STUDENTS AT SMP N 2 SINGARAJA ., Ni Putu Yeni Pramita; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 2, No 2 (2016):
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengingat permintaan dari kurikulum 2013 untuk mengintegrasikan ICT dalam pembelajaran Bahasa Inggris, masalah yang dihadapi oleh SMP N 2 Singaraja dalam mengintegrasikan ICT, pentingnya keterampilan membaca dan masalah peserta didik yang berkemampuan diatas rata-rata, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) jenis latihan bacaan tambahan yang dibutuhkan oleh siswa kelas 7 di SMP N 2 Singaraja; (2) desain latihan bacaan tambahan elektronik untuk peserta didik diatas rata-rata; dan (3) kualitas latihan bacaan tambahan elektronik untuk peserta didik diatas rata-rata. Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada penelitian dan pengembangan desain dari Sugiyono (2011). Penelitian ini dilakukan di SMP N 2 Singaraja. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui analisis dokumen, kuesioner, wawancara, observasi, uji ahli, dan studi lapangan. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan Itterater Agreement Model oleh Gregory (2000). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) latihan membaca tambahan yang dibutuhkan adalah dalam bentuk latihan tambahan elektronik yang dapat digunakan sebagai media untuk mengintegrasikan ICT dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Mereka juga membutuhkan latihan baca elektronik yang didasarkan pada karakteristik peserta didik kelas tujuh yang berkemampuan diatas rata-rata. (2) desain latihan bacaan tambahan elektronik untuk peserta didik berkemampuan diatas rata-rata yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan. (3) latihan bacaan tambahan elektronik untuk peserta didik berkemampuan diatas rata-rata dikategorikan mempunyai kualitas yang sangat tinggi seperti yang terlihat dari validitas isi, kualitas empiris, kualitas media and uji lapangan.Kata Kunci : R&D, Latihan Tambahan, Latihan Membaca Elektronik, Differentiated Instruction, Siswa diatas rata-rata Considering the demand of the current curriculum on integrating ICT in teaching English, the problem that is faced by SMP N 2 Singaraja in integrating ICT in English class, the importance of reading skill and the problems of fast learners, this study aimed at finding out (1) kinds of supplementary reading exercises that are needed by the seventh year students at SMP N 2 Singaraja; (2) the design of the electronic supplementary reading exercises; and (3) the quality of the electronic supplementary reading exercises. This study was conducted based on the research and development design of Sugiyono (2011). This study was conducted at SMP N 2 Singaraja. The data for this study were collected through document analysis, questionnaire, interview, observation, expert judge, and field study. The data of this study were analyzed using descriptive analysis and interrater Agreement Model by Gregory (2000). The result of this study showed that (1) the supplementary reading exercises needed was in the form of electronic reading that could be used as the media to integrate ICT in English learning. They also needed the electronic reading exercises that were based on the fast learners characteristics of the seventh years students. (2) the design of the electronic supplementary reading exercises for the fast learners was developed based on the needs. (3) the electronic supplementary reading exercises for the fast learners was categorized as a very high quality as seen from content validity, empirical validity, quality of media, and field test.keyword : R&D, Supplementary Exercises, Electronic Reading Exercises, Differentiated Instruction, Fast Learners
The Effect of The Use of ICT-Based Interactive Game on Achievement Motivation and English Achievement of 4th Grade Elementary School Students in Cluster V of Sukasada District in Academic Year 2016/2017. ., Md Yudyantara Risadi; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 2 (2017):
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh dari permainan interatif berbasis ICT terhadap motivasi prestasi, prestasi Bahasa Inggris, dan secara simultan terhadap motivasi prestasi dan prestasi Bahasa Inggris siswa. Penelitian eksperimental ini mengambil 228 siswa sekolah dasar sebagai populasi di gugus V kecamatan Sukasada, kabupaten Buleleng tahun akademik 2016/2017, dimana 48 siswa yang melibatkan 24 siswa dari SD Negeri 4 Panji menjadi control group dan 24 siswa dari SD Negeri 2 Panji sebagai experimental group. Mereka dipilih sebagai sampel penelitian melalui teknik cluster random sampling. Data telah dikumpulkan melalui kuisioner motivasi prestasi dan post-test. Data tersebut dianalisis menggunakan ANOVA satu jalan dan MANOVA dengan SPSS 22.0. hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) siswa yang diajarkan permainan interaktif berbasis ICT memiliki motivasi prestasi yang lebih baik daripada siswa yang diajarkan dengan teknik konvensional, 2) siswa yang diajarkan permainan interaktif berbasis ICT memiliki prestasi Bahasa Inggris yang lebih baik daripada siswa yang diajarkan dengan teknik konvensional, dan 3) terdapat pengaruh simultan dari permainan interaktif berbasis ICT terhadap motivasi prestasi dan prestasi Bahasa Inggris siswa.Kata Kunci : Motivasi Prestasi, Permainan Interaktif Berbasis ICT, Prestasi Bahasa Inggris This study aimed at investigating the effect of ICT-based interactive game on students’ achievement motivation, English achievement, and simultaneously on students’ achievement motivation and English achievement. This experimental study employed 228 4th grade elementary school students as the population in cluster V of Sukasada district, Buleleng regency in academic year 2016/2017 wherein 48 students involving 24 students from SD Negeri 4 Panji as control group and 24 students from SD 2 Panji as experimental group. They were chosen as the sample through cluster random sampling. The data were collected through achievement motivation questionnaire and post-test. Those data were analyzed by using one-way ANOVA and MANOVA assisted by SPSS 22.0. the findings showed that 1) the students who were taught by ICT-based interactive game achieved better achievement motivation than those who were taught by conventional teaching, 2) students who were taught by ICT-based interactive game achieved better English achievement than those who were taught by conventional teaching, and 3) there was simultaneous effect of ICT-based interactive game on students’ achievement motivation and English achievement.keyword : Achievement Motivation, English Achievement, ICT-based Interactive Game
AN ANALYSIS OF ACTIVE LEARNING CHARACTERISTICS IMPLEMENTED IN EFL AT SMA NEGERI 2 SINGARAJA ., Putu Dian Sukmawati; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra, M.Sc.; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.678 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.13462

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penerapan karakteristik pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 oleh siswa kelas X di SMA Negeri 2 Singaraja dan mengidentifikasi kendala dalam menerapkan pembelajaran aktif siswa kelas X pada pembelajaran menulis di SMA Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara. Data dianalisis berdasarkan respon siswa saat pembelajaran sedang berlangsung di kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dan objek penelitian ini adalah respon siswa. (1) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada lima karakteristik pembelajaran aktif yang diajukan oleh Bonwell dan Eison (1991) yang diimplementasikan dalam X.MIPA 3 yaitu: siswa dilibatkan dalam lebih dari sekedar mendengarkan pasif, siswa terlibat dalam kegiatan (mis. , membaca, mendiskusikan, berbicara dan menulis), ada penekanan lebih besar pada eksplorasi sikap dan nilai, motivasi siswa meningkat (terutama untuk pelajar dewasa) dan Siswa dilibatkan dalam pemikiran tingkat tinggi (analisis, sintesis, dan evaluasi). (2) Kendala yang ditemukan dalam menerapkan pembelajaran aktif adalah waktu yang terbatas, media yang digunakan oleh guru dan manajemen kelas.Kata Kunci : Kurikulum 2013, pembelajaran aktif, karateristik pembelajaran aktif dan kendala The objectives of this study were analyzing of the implementation of learning characteristics based on Curriculum 2013 by the tenth grade students at SMA Negeri 2 Singaraja and identifying the constraints in implementing the students’ active learning by the tenth grade students in writing classes at SMA Negeri 2 Singaraja. This study was descriptive qualitative. The data were collected through doing classroom observation and interview. The data were analyzed based on the students’ responses when the teaching and learning process were running in the classroom. The subjects were the tenth grade students and the objects of this study were students’ responses. (1) The result of this study shows that there were five characteristics of active learning which proposed by Bonwell and Eison (1991) implemented in X.MIPA 3 namely:students are involved in more than passive listening, students are engaged in activities (e.g., reading, discussing, speaking and writing), there is greater emphasis placed on the exploration of attitudes and values, student motivation is increased (especially for adult learners) and Students are involved in higher order thinking (analysis, synthesis, and evaluation). (2) The constraints which were found in implementing students’ active learning were the limited time, the media used by the teacher and classroom management.keyword : Curriculum 2013, active learning, active learning characteristics and constraints
AN ANALYSIS OF LEARNING MATERIALS IN LEARNING ENGLISH AT THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 4 SINGARAJA IN TERMS OF SPEECH ACT TYPE, SUB TYPE AND SPEECH STANDARD BASED ON CURRICULUM 2013 ., Ni Putu Artila Dewi; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8775

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini difokuskan pada dua masalah. Pertama, perencanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 dalam buku siswa dan rencana pelaksanaan pembelajaran guru. Bahan pembelajaran dianalisis dalam hal jenis tindak tutur utama dan spesifik dan sub jenis serta variasi bahasa. Kedua, pelaksanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran guru. Bahan pembelajaran dianalisis dalam hal jenis tindak tutur utama dan spesifik dan sub jenis serta variasi bahasa. Subjek penelitian terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran guru, buku siswa kelas VII dan guru bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui studi dokumen, observasi, dan pedoman wawancara. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1) perencanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam buku siswa dan RPP guru, yaitu: a. expressif dengan sub jenisnya menyapa, berterima kasih, meminta maaf. b. asertif dengan sub jenisnya menyatakan, mendeskripsikan dan menjelaskan. c. komisif dengan sub jenisnya menawarkan dan d. directif dengan sub jenisnya menanya, meminta, memohon. Semua dari mereka menggunakan pidatonya bahasa baku dan tidak baku. 2) pelaksanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam RPP guru dan implementasinya, yaitu: a. expressif dengan sub jenisnya menyapa, berterima kasih, meminta maaf. b. asertif dengan sub jenisnya menyatakan, mendeskripsikan. c. komisif dengan sub jenisnya menawarkan dan d. direktif dengan sub jenisnya menanya, meminta. keseluruhan menggunakan pidatonya bahasa baku dan tidak baku.Kata Kunci : bahan pembelajaran, tindak tutur, tuturan baku dan tidak baku ABSTRACT The research focused on two problems. First, the planning of learning materials based on Curriculum 2013 in the students’ book and teacher’s lesson plan. The learning materials were analyzed in terms of the main and specific speech act types and sub types as well as speech variation. Second, the implementation of learning materials based on Curriculum 2013 as planned in the teacher’s lesson plans. The learning materials were analyzed in terms of the main and specific speech act types and sub types as well as speech variation. Research subjects consisted of teacher’s lesson plans, students’ book and the English teacher. The Data were collected through document study, observation, and interview guide. The data were analyzed qualitatively. The results show the following: 1) the planning of learning materials based on Curriculum 2013 as planned in the students’ book and lesson plans, namely: a. expressives with subtypes greeting, thanking, apologizing. b. Assertive with subtypes stating, describing. c. Commisives with subtype offering. d. directives with subtypes questioning, requesting, ordering. All the learning materials used standard and non standard. 2) implementation learning materials based on Curriculum 2013 : a. expressive with sub type greeting, thanking, apologizing. b. Assertive with sub type stating, describing. c. commisives with sub type offering. dan d. Directives with sub type questioning, requesting. All the learning materials used standard and non standard. keyword : learning material, speech act, speech standard and non standard
An Analysis of Grammatical Errors in Writing Descriptive Texts Committed by the Tenth Grade Students of SMK Negeri 3 Singaraja in Academic Year 2016/2017 ., Putu Rika Pramayani; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 3, No 3 (2016):
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki jenis-jenis kesalahan grammar yang dilakukan oleh murid-murid dikelas X TKJ 2 di SMK Negeri 3 Singaraja didalam menulis teks deskriptif dan menemukan sumber-sumber dari kesalahan grammar tersebut. Semua data dianalisis dengan menggunakan teori dari Azar dan Wakkad dalam mengelompokkan tipe-tipe kesalahan grammar yang dilakukan oleh siswa. Berdasarkan analisa dari data didalam penelitian ini, terdapat 16 jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa, diantaranya: add a word (25.52%), capitalization(12.41%), verb error (8.62%), pronoun (8.62%), spelling (7.93%), word order (6.55%), word choice (4.83%), singular/plural (5.86%), preposition (4.48%), omit a word (4.48%), meaning not clear (2.76%), word form (2.41%), punctuation (2.07%), article (1.38%), run-on-sentence (1.38%), and incomplete sentence (1.03%). Dalam sumber kesalahan, hasil dari penelitian ini diindikasikan bahwa sumber kesalahan terbanyak adalah kesalahan intralingual (65.77%).Kata Kunci : kesalahan grammar, menulis, teks deskriptif. This research aimed at investigating the types of grammatical errors committed by the students of class X TKJ 2 in SMK Negeri 3 Singaraja in writing descriptive text and finding out the sources of those grammatical errors. All data were analyzed by using Azar and Wakkad’s theory in classifying the types of grammatical error committed by the students. Based on the analysis of the data of this study, there were 16 types of errors committed by the students, which includes: add a word (25.52%),capitalization(12.41%), verb error (8.62%), pronoun (8.62%), spelling (7.93%), word order (6.55%), word choice (4.83%), singular/plural (5.86%), preposition (4.48%), omit a word (4.48%), meaning not clear (2.76%), word form (2.41%), punctuation (2.07%), article (1.38%), run-on-sentence (1.38%), and incomplete sentence (1.03%). In terms of error sources, the result of this study indicated that the major source of errors was intralingual error (65.77%).keyword : grammatical errors, writing, descriptive text.
DEVELOPING E-LEARNING BASED ENGLISH MATERIALS WITH THE INSERTION OF BALINESE CULTURE FOR THE TENTH GRADE STUDENTS OF TOUR AND TRAVEL DEPARTMENT AT SMKN 1 SINGARAJA ., I Gede Oka Yasa Aryawan; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A.; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 2 (2017):
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi jenis materi Bahasa Inggris yang diperlukan untuk siswa kelas 10 jurusan Unit Perjalanan Wisata (UPW) di SMK N 1 Singaraja; (2) mengidentifikasi desain materi Bahasa Inggris Inggris yang diperlukan untuk siswa; (3) mengukur kualitas produk e-learning untuk siswa Jurusan UPW; (4) mengidentifikasi respon guru dan murid terhadap produk yang dikembangkan. Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada desain penelitian dan pengembangan oleh Lee & Owen (2004). Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumen, angket, uji ahli dan uji lapangan. Data dianalysis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif, model analisis data interaktif, dan Inter-rater Agreement Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa membutuhkan materi Bahasa Inggris yang sesuai dengan jurusannya dan pekerjaan mereka; (2) desain materi dikembangkan berdasarkan kebutuhan siswa; (3) materi Bahasa Inggris dengan tambahan budaya Bali berbasis e-learning untuk siswa jurusan UPW dikategorikan sebagai materi berkualitas tinggi; dan (4) perspektif guru dan murid terhadapa produk menunjukan respon yang positifKata Kunci : R & D, e-learning, ESP, Tour and Travel, Balinese Local Culture This study was a Research and Development (R&D) study which aimed at: (1) identifying kinds of English materials needed for the tenth grade students majoring in Tour and Travel at SMK N 1 Singaraja; (2) identifying the design of English materials needed by the students (3) measuring the quality of the E-learning English materials; (4) identifying students’ and teachers’ response toward the implementation of the developed e-learning materials. This study was conducted based on the research and development design proposed by Lee and Owens (2004). The data of the research were collected from an interview, observation, document analysis, questionnaire, expert judgments, and field test. The data were analyzed by using descriptive qualitative analysis, Interactive data analysis model, and inter-rater agreement model. The study showed that (1) the students need English materials that were appropriate to their major and with their career in the future; (2) the design of the materials was developed based on the students’ needs; (3) the e-learning based English materials with the insertion of Balinese local culture for students of Tour and Travel Department were categorized as highly qualified; and 4) teachers’ and students’ perspectives toward the product showed positive response.keyword : R & D, e-learning, ESP, Tour and Travel, Balinese Local Culture
Thanking Acts among The EFL Students at SMA Negeri 3 Singaraja ., PUTU NARITA SARI; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra, M.Sc.; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.537 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.15166

Abstract

Thanking acts are always used by the students at school. They are used for showing respect, building relationship and acknowledging the favor. However, the students do not know and understand about the appropriate sentence styles (forms) and the strategies of thanking acts. This study aimed at describing locutionary thanking acts, perlocutionary thanking acts, and strategies of thanking acts. The problems were focused on the locutionary acts (the verbal literal meanings of what are said) and perlocutionary acts (the responses to what are said). The research used a descriptive qualitative design. The subjects were EFL senior high school students from language and culture department. The data were collected through observing simulated role play speech encounters. The data were analyzed descriptively following the steps of identifying locutionary acts and perlocutionary acts, classifying them and drawing the conclusion. The results showed that most of the students employed informal forms as their locutionary thanking acts and formal-informal forms as their perlocutionary thanking acts. Also, the students mostly used explicit-emotional thanking as the strategy of their locutionary thanking acts and acceptance strategy as the perlocutionary thanking acts. This research was limited to the use of a role play under five situations.keyword : EFL students, speech acts, thanking acts forms, thanking acts strategies.
THE EFFECT OF THE COMBINATION OF IDEA-DETAILS AND P.O.W.E.R.S. STRATEGY ON TENTH GRADE STUDENTS’ WRITING ACHIEVEMENT AT SMA LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2016/2017 ., I Putu Agus Ariangga Iswara; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menulis teks recount siswa kelas 10 dengan menggunakan strategi kombinasi Idea-Details dan P.O.W.E.R.S. di SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Post-test Only Control Group. Populasi dari penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 10 di SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja. Kemudian, teknik random sampling digunakan untuk memilih sampel dalam penelitian ini. Ada dua kelompok sampel yaitu kelompok eksperimen yang diajar dengan menggunakan strategi kombinasi Idea-Details dan P.O.W.E.R.S., dan kelompok kontrol yang diajar menggunakan strategi mengajar menulis konvensional. Data penelitian diambil dari hasil post-test yang diselenggarakan setelah dua kelompok tersebut belajar dengan strategi yang berbeda selama 6 kali pertemuan. Setelah itu, data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil dari analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki kemampuan lebih baik daripada kelompok kontrol dimana nilai rata-rata kelompok eksperimen (88,85) lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (78,29). Kemudian, pada analisis statistik inferensial, menunjukkan bahwa the observed t value yang sejumlah 3,240 (tobs) lebih tinggi dari t critical value yang sejumalah 2,06 (tcv) pada level standar alfa (α = .05). Hal ini berarti hipotesis nol ditolak atas hipotesis alternatif. Kesimpulannya, hal ini memastikan bahwa ada pengaruh yang signikan pada kemampuan menulis teks recount siswa kelas 10 dengan menggunakan strategi kombinasi Idea-Details dan P.O.W.E.R.S.Kata Kunci : Strategi Idea-Details, Strategi P.O.W.E.R.S., Teks Recount, Kemampuan Menulis This study was aimed at investigating whether or not there was a significant effect on the tenth grade students’ writing achievement in recount text by the combination of Idea-Details and P.O.W.E.R.S. strategy at SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja. Post-test Only Control Group Design was used as the research design. The population for this study was tenth grade students in SMA Laboratorium UNDIKSHA Singaraja. Then, simple random sampling technique was used in selecting the sample. There were two groups of sample, namely experimental group which was taught by the combination of Idea-Details and P.O.W.E.R.S. strategy and control group which was taught by conventional teaching writing strategy. The data for this study were gathered through the post-test which conducted after those two groups were given different treatment for six meetings. After that, the research data were analyzed by using descriptive statistics analysis and inferential statistics analysis. The result of descriptive statistics analysis showed that the experimental group had better performance in writing where the experimental group’s mean score (88.85) was higher than the control group’s mean score (78.29). Furthermore, in inferential statistics analysis, it was found that the observed t value of 3.240 (tobs) was higher than the t critical value of 2.06 (tcv) at standard alpha level (α = .05). It means the null hypothesis was rejected in favour of the alternative hypothesis. Therefore, it could be confirmed that there was a significant effect on the tenth grade students’ writing achievement in recount text by the combination of Idea-Details and P.O.W.E.R.S. strategy.keyword : Idea-Details strategy, P.O.W.E.R.S. strategy, Recount Text, Writing Achievement.
Developing E-Learning Based English Materials With The Insertion of Balinese Culture for the Eleventh Grade Students of Food and Beverage Service Department at SMK N 2 Singaraja ., Kadek Puji Wedayani; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11508

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi jenis materi bahasa Inggris dan budaya Bali yang dibutuhkan oleh siswa kelas sebelas Jurusan Tata Hidang di SMK N 2 Singaraja; (2) mengidentifikasi desain materi bahasa Inggris untuk siswa Jurusan Tata Hidang dengan insersi budaya Bali dalam bentuk e-learning; (3) mengidentifikasi kualitas dari materi untuk siswa Jurusan Tata Hidang dengan insersi budaya Bali dalam bentuk e-learning. Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada desain penelitian dan pengembangan oleh Lee & Owens (2004). Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, angket, wawancara dan uji ahli. Hasil data dari observasi, angket, dan wawancara dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif, dan data dari uji ahli dianalisis menggunakan Interrater Agreement Model. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) siswa membutuhkan materi bahasa inggris dengan insersi budaya Bali yang mencakup tujuh unit, dan didukung oleh infrastruktur dari sekolah; (2) desain materi bahas Inggris dengan insersi budaya Bali untuk siswa Jurusan Tata Hidang di SMK N 2 Singaraja berdasarkan kebutuhan; (3) materi bahasa inggris dengan insersis budaya Bali untuk siswa jurusan Tata Hidang dikategorikan sebagai materi berkualitas tinggi berdasarkan validasi isi, tanggapan dari guru dan siswa, dan skoring rubrik. Kata Kunci : R & D, siswa Jurusan Tata Hidang, materi Bahasa inggris. This study was a Research and Development (R&D) study which aimed at: (1) identifying kind of English materials and Balinese culture are needed by the eleventh year students majoring in Food and Beverage Service Department at SMK N 2 Singaraja; (2) identifying the design of English materials for Food and Beverage Service Department with the insertion of Balinese culture in the form of E-learning; (3) identifying the quality of the materials for Food and Beverage Department with the insertion of Balinese culture in the form of e-learning. This study was conducted based on the research and development design proposed by Lee and Owens (2004). The data of the study were collected through observation, questionnaire, interview and expert judge. The results of the data from observation, questionnaire, and interview were analyzed by using descriptive analysis, and the data from expert judge was analyzed by using interrater agreement model. The result of the study showed that (1) the students needed English materials and Balinese culture developed in seven units, and supported by the infrastructure from the school; (2) the design of the English materials for Food and Beverage department students was developed based on the needs; (3) the English materials for Food and Beverage department students was categorized as high quality materials based on content validity, teachers’ and students’ response, and scoring rubric.keyword : R & D, Food and Beverage Service department students, English materials

Page 34 of 188 | Total Record : 1873