cover
Contact Name
anggriawan ntp
Contact Email
anggriawanntp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
peternakansriwijaya@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Peternakan Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23031093     EISSN : 23031107     DOI : -
Jurnal peternakan sriwijaya is a journal containing a collection of scientific articles, both from the results of research or reviews / literature reviews in the field of animal science.
Arjuna Subject : -
Articles 121 Documents
Manajemen Pakan Ternak Sapi Potong di Peternakan Rakyat di Desa Sejaro Sakti Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir S sandi; M Desiarni; Asmak -
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Peternakan Sriwijaya
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.186 KB) | DOI: 10.36706/JPS.7.1.2018.7080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pakan ternak sapi potong di peternakan rakyat di Desa Sejaro Sakti Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yang terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung di lapangan melalui wawancara dengan setiap peternak sapi potong, sedangkan data sekunder didapat dari instansi-instansi yang terkait. Data yang diperoleh kemudian diolah dan disajikan dalam bentuk deskripsi dan gambar. Hasil yang didapat selama pelaksanaan yaitu jenis ternak sapi yang dipelihara di desa ini adalah sapi Bali dan sapi Peranakan Ongole. Manajemen pakan yang diterapkan peternak masih belum tepat, di mana ternak hanya digembalakan untuk mencari makan sendiri pada siang hari, jumlah pakan yang diberikan belum memenuhi kebutuhan, ternak tidak diberi pakan berupa konsentrat, serta frekuensi dan cara pemberian pakan yang belum tepat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peternak rakyat di Desa Sejaro Sakti belum menerapkan manajemen pakan yang baik terhadap ternak sapi potong.Kata kunci: Desa Sejaro Sakti, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, manajemen pakan, Sapi Potong ABSTRACTThis study aims to determine the management of beef cattle feed on people's farms in Sejaro Sakti Village, Indralaya District, Ogan Ilir. The method used in this study is a survey method consisting of primary data and secondary data. Primary data was obtained directly in the field through interviews with each beef cattle breeder, while secondary data is obtained from relevant agencies. The data obtained is then processed and presented in the form of descriptions and figure. The results obtained during the implementation of the type of cattle kept in this village are Bali cattle and Ongole Breeds cattle. Feed management applied by farmers was not the intensif system, where livestock was only grazed to feed themselves during the day, not given concentrated feed, as well as the frequency and method of feeding are not appropriate. The conclusion of this study is that community farmers in Sejaro Sakti Village have not applied good feed management to beef cattle.Key words: Sejaro Sakti Village, Indralaya, Ogan Ilir, Feed Management, Beef Cattle
Pengaruh Pemberian Grit Kerang dan Cahaya terhadap Kualitas Kerabang Telur Ayam Arab (Silver Brakel kriel) Meisji Liana Sari
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Peternakan Sriwijaya
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.908 KB) | DOI: 10.36706/JPS.1.1.2012.1175

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari pengaruh pemberian kerang grit dan cahaya terhadap kualitas kerabang telur Ayam Arab. Penelitian ini menggunakan rangcangan acak lengkap faktorial 2x2 dengan 3 kali ulangan dan masing-masing ulangan ditempatkan ayam sebanyak 5 ekor. Parameter yang diamati antara lain tebal kerabang, berat kerabang, dan indeks kerabang telur. Data dianalisis dengan analisis sidik ragam dan jika hasilnya berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian grit kerang dan cahaya tidak menunjukkan hasil yang signifikan terhadap tebal dan berat kerabang, akan tetapi signifikan terhadap indeks kerabang telur.Kata kunci : Ayam arab, grit kerang, kerabang telur
Pengaruh Penggunaan Asap Cair dan Lama Penyimpanan terhadap Kualitas Telur Itik Pegagan F. Yosi; S. Sandi; N. Afridayanti
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Peternakan Sriwijaya
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.018 KB) | DOI: 10.36706/JPS.4.1.2015.2296

Abstract

Asap cair merupakan hasil pirolisis kayu yang bersifat alami dan dapat digunakan untukproses pengawetan pada produk peternakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitastelur itik pegagan yang diawetkan dengan menggunakan asap cair melalui proses perendaman yangdisimpan pada lama penyyimpanan yang berbeda. Variabel yang diukur antara lain tebal kerabang,persentase berat kerabang, kedalaman rongga telur, indeks putih telur, dan warna kuning telur.Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 4x3. Faktor pertamaadalah konsentrasi asap cair yang terdiri atas 4 level, yaitu 0, 5, 10, dan 15% (v/v). Faktor keduaadalah lama penyimpanan telur yang terdiri atas 3 level, yaitu 4, 8, dan 12 hari. Masing-masingperlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan sidik ragamdan apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf 5%. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa tebal kerabang, persentase berat kerabang, dan warna kuning telurnyata (P<0,05) dipengaruhi oleh asap cair, sedangkan untuk kedalaman rongga udara dan indeksputih telur berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Lama penyimpanan nyata (P<0,05) mempengaruhikedalaman rongga udara dan indeks putih telur, sedangkan untuk tebal kerabang, persentase beratkerabang, dan warna kuning telur berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Kesimpulan penelitian adalahsemakin besar konsentrasi larutan asap cair yang digunakan dalam proses perendaman asap cair,maka persentase berat kerabang dan tebal kerabang semakin menurun. Sementara itu, penggunaanasap cair hingga konsentasi 15 % belum mampu mempengaruhi nilai indeks putih telur dankedalaman rongga udara, sedangkan untuk lama penyimpanan telur yang optimal adalah selama 4hariKata kunci : Asap cair, itik pegagan, kualitas telur, lama penyimpanan
Pengaruh Pemberian Kitosan dalam Ransum untuk Mendapatkan Telur Bebas Salmonella (SPF) E. Sahara; T. Widjastuti; R. L. Balia; Abun .
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Peternakan Sriwijaya
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.975 KB) | DOI: 10.36706/JPS.6.2.2017.5080

Abstract

Telur itik merupakan salah satu jenis pangan hewani yang sangat rentan tercemar Salmonella. Penyebabnya adalah lingkungan pemeliharaan yang kurang higienis serta pori pada kerabang telur  sehingga memberi peluang terkontaminasi. Biosekuriti yang buruk pada pemeliharaan ekstensif menyebabkan cemaran Salmonella pada itik, oleh karena itu sangat perlu dilakukan biosekuriti pakan dengan penambahan kitosan  untuk menghindari  kontaminasi Salmonella terhadap telur yang dihasilkan. Tujuan penelitian adalah mendapatkan telur itik bebas Salmonella dengan penambahan kitosan dalam ransum. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan dimana masing-masing ulangan terdiri dari 2 ekor itik. Perlakuan adalah R0= 0% kitosan, R1 = 0,5% kitosan, R2 = 2% kitosan dan R3 = 2,5% kitosan. Dosis kitosan merupakan dosis terpilih dari penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya secara in vitro.  Parameter yang diukur adalah uji Salmonella awal terhadap feses itik penelitian, uji Salmonella ransum perlakuan, uji pullorum darah (RPAT) dan uji Salmonella telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% feses itik yang diperiksa terkontaminasi Salmonella, ransum penelitian negatif Salmonella, darah itik pada perlakuan tanpa kitosan 40% terkontaminasi Salmonella pullorum dan yang diberi kitosan bebas pullorum serta telur yang dihasilkan 100% negatif Salmonella.
Level Penggunaan Urea dalam Amoniasi Pelepah Sawit terhadap Kandungan Bahan Kering , Serat Kasar, Protein Kasar, BETN, dan Lemak Kasar I.I. Sari; A. Imsya; A. Fariani
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Peternakan Sriwijaya
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.2.1.2013.2009

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penggunaan urea terbaik dalam proses amoniasi pelepah sawit terhadap kandungan bahan kering, serat kasar, protein kasar, BETN, dan lemak kasar. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan yang terdiri dari P0 (kontrol), P1 (pelepah sawit + 2% urea),  P2 (pelepah sawit + 4% urea), P3 (pelepah sawit + 6% urea). Setiap perlakuan ditambahkan dengan 15% poultry manureberdasarkan berat kering pelepah sawit. Parameter yang diamati adalah bahan kering, serta kasar, protein kasar, BETN, dan lemak kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap bahan kering, serat kasar, protein kasar, BETN, dan lemak kasar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan dengan pemberian urea 4% memberikan hasil terbaik pada amoniasi urea pelepah sawit.
Evaluasi Kualitas Pakan Komplit dan Konsentrat Unggas yang Diperdagangkan di Kota Mataram D.K. Purnamasari; . Erwan; . Syamsuhaidi; M. Kurniawan
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Peternakan Sriwijaya
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.902 KB) | DOI: 10.36706/JPS.5.1.2016.3917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pakan-pakan komplit dan konsentrat unggas yangdiperdagangkan di Kota Mataram serta kualitasnya berdasarkan kandungan nutriennya. Penelitiandilakukan dalam 2 (dua) tahapan; Tahap I. Inventarisasi jenis-jenis pakan komplit dan konsentratyang diperdagangkan di Kota Mataram dengan mendata jenis-jenis pakan komplit dan konsentratyang ada di poultry shop, selanjutnya diambil sampel pakan yang dijual untuk dilakukan evaluasikualitasnya di Tahap II. Tahap II. Evaluasi kualitas, dengan menganalisis kandungan makro nutrienpakan-pakan tersebut. Parameter yang diamati adalah jenis-jenis dan kandungan makro nutrienpakan. Data yang diperoleh ditabulasi dan dilakukan perbandingan kandungan protein yang terteradi leaflet dengan hasil analisis di laboratorium selanjutnya dilakukan pembahasan secara deskriptif.Berdasarkan hasil survei pada 7 poultry shop di Kota Mataram terdapat 49 jenis pakan komplit dan17 jenis konsentrat. Informasi kandungan makro nutrien yang tertera pada leaflet didapatkan hanyapada 13 jenis pakan komplit dan 5 jenis pakan konsentrat. Berdasarkan hasil analisis umumnyaterjadi sedikit penurunan kandungan air, abu dan lemak, serta protein kasar, sedangkan terjadikecenderungan peningkatan kadar serat kasar, namun keseluruhan kualitas pakan yangdiperdagangkan masih dalam kualitas yang baik dan masih sesuai standar mutu pakan unggas.Kata Kunci : Konsentrat, Makro nutrien, Pakan komplit, Unggas
Perbedaan Teknik Kastrasi Terhadap Bobot Badan, Panjang dan Volume Skrotum pada Sapi Bali Langgeng Priyanto; arfan abrar; Gatot Muslim
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 8, No 2 (2019): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.729 KB) | DOI: 10.36706/JPS.8.2.2019.10090

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengamati perbandingan teknik kastrasi pada caudal dan vas deferent terhadap bobot badan, panjang dan volume skrotum pada sapi Bali. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2016 dilaksanakan dikandang percobaan Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya. Metode penelitian menggunakan 6 ekor sapi Bali dibagi menjadi  dua  teknik,  Pertama  3  ekor  sapi   yang  dikastrasi  dengan  teknik pemotongan pada  caudal (P0) dan kedua 3  ekor sapi  yang dikastrasi dengan teknik pemotongan pada vas deferent (P1) metode statistik yang digunakan adalah uji  T-Test.  Hasil  penelitian  menunjukan  adanya  perbedaan  bobot  badan  pada kedua metode teknik kastrasi pada caudal maupun pada vas deferent, sedangkan pada panjang dan volume skrotum tidak memberikan perbedaan yang secara signifikan terhadap perlakuan kedua metode kastrasi baik pada caudal maupun vas deferent. 
Pemanfaatan Asap Cair sebagai Bahan Aditif dan Implikasinya terhadap Sistem Imun dan Mortalitas Ayam Broiler F. Yosi; S. Sandi
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Peternakan Sriwijaya
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.659 KB) | DOI: 10.36706/JPS.3.2.2014.1760

Abstract

Asap cair merupakan hasil ikutan dari proses pembakaran kayu yang dapat dimanfaatkansebagai salah satu pakan aditif untuk ternak unggas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh pemberian asap cair sebagai zat aditif terhadap sistem imun dan mortalitas ayam broiler.Variabel yang diukur meliputi jumlah leukosit, jumlah limfosit, dan angka mortalitas. Rancanganyang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan. Perlakuanyang diberikan meliputi R0, R1, R2, R3, dan R4, yaitu pemberian asap cair melalui air minumdengan masing-masing sebanyak 0, 0.25, 0.50, 0.75, dan 1.00% (v/v). Masing-masing perlakuandiulang sebanyak 4 kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan apabilamenunjukkan hasil yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian asap cair melalui air minum berpengaruhnyata (P>0.05) terhadap jumlah leukosit, limfosit, dan mortalitas ayam broiler. Kesimpulanpenelitian adalah penambahan asap cair sampai taraf 1,00% dalam air minum memberikan hasilyang optimal terhadap sistem imun dan angka mortalitas ayam broiler.Kata kunci : Asap cair, ayam broiler, mortalitas, sistem imun, zat aditif
Tingkat Kecernaan Nutrisi dan Konsentrasi N-NH3 Bahan Pakan dari Limbah Pertanian dan Rumput Rawa Secara In Vitro A. Imsya; Muhakka .; F. Yosi
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Peternakan Sriwijaya
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.844 KB) | DOI: 10.36706/JPS.4.2.2015.2794

Abstract

Penelitian ini menguji tiga jenis sumber hijauan yaitu pelepah sawit, jerami padi dan rumput Kumpai Tembaga terhadap tingkat kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik dan Neutral Detergent Fiber serta konsentrasi N-NH3.  Penelitian dilakukan secara in vitro dengan menggunakan metode dari Theodorou dan Brooks (1990). Sampel yang digunakan sebagai substrat yang diuji dikering oven pada suhu 60°C dan digiling. Sebanyak masing-masing 1 gram sampel dimasukkan dalam setiap botol in vitro yang telah berisi media in vitro. Masing-masing sample diulang 5 kali. Setiap botol kemudian diinukolasi dengan sumber mikroba yang berasal dari cairan rumen sapi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelepah sawit menghasilkan tingkat kecernaan bahan kering dan bahan organik yang lebih tinggi dari jerami padi dan rumput kumpai tembaga yaitu dengan tingkat kecernaan 45,89% kecernaan bahan kering dan 45,33% kecernaan bahan organik. Sementara tingkat kecernaan NDF jerami padi lebih tinggi yaitu 23,13% dibandingkan dengan pelepah sawit dan rumput kumpai tembaga. Konsentrasi N-NH3 rumput kumpai tembaga menunjukkan tingkat konsentrasi yang lebih tinggi yaitu 11,78 mM dibandingkan pelepah sawit dan jerami padi. Kata kunci: Kecernaan, Serat, in vitro, N-NH3
Pertumbuhan dan Survival Rate Larva Tenebrio molitor yang Diberikan Media Pakan Berbeda D K Purnamasari; Erwan -; K G Wiryawan; Nurmaya -; Syamsuhaidi -
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 7, No 2 (2018): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.56 KB) | DOI: 10.36706/JPS.7.2.2018.7469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tumbuh yang berasal dari pakan berbeda yang ditambahkan ampas tahu terhadap pertumbuhan dan produksi larva dan survival rate dari pupa. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan 9 ulangan dan masing-masing ditumbuhkan larva sebanyak 100 g (umur 45 hari). Adapun perlakuan yang diterapkan adalah perlakuan A= dedak padi 500 g + ampas tahu 800 g; perlakuan B= jagung giling halus 500 g + ampas tahu 800 g; perlakuan C= pakan komplit 500 g + ampas tahu 800 g. Variabel yang diamati yaitu konsumsi pakan, panjang badan, pertambahan bobot badan (PBB), konversi pakan, dan survival rate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pakan, panjang badan, pertambahan bobot badan secara statistik berbeda secara nyata (P<0,05) dengan perlakuan C memiliki nilai tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Konversi pakan berbeda secara nyata (P<0,05) dengan perlakuan A memiliki nilai konversi terendah. Survival rate secara statistik berbeda secara nyata (P<0,05) dengan bahwa perlakuan B memiliki nilai tertinggi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan media pakan komplit + ampas tahu adalah yang terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan larva. Kata kunci: Pertumbuhan, Survival Rate, Larva, Tenebrio Molitor, Media Pakan This study aims was to determine the effect of growing media derived from different feeds added to tofu waste on growth and larval production and the survival rate of pupae. The study used a Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments 9 replications and each of them grew as many as 100 g (age 45 days). The treatment conducted treatment A (rice bran 500 g + tofu waste 800 g); treatment B (fine corn 500 g + tofu waste 800 g); and treatment C ( complete feed 500 g + tofu waste 800 g). The variables observed were, feed consumption, body length, body weight gain, feed conversion, and survival rate. The variables observed were, feed consumption, body length, body weight gain, feed conversion, and survival rate. The results of this study was showed that feed consumption, body length, body weight gain were statistically significantly different (P <0.05) with treatment C had the highest value compared to other treatments. Feed conversion was significantly different (P <0.05) with treatment A had the lowest conversion value. The survival rate was statistically significantly different (P <0.05) with that treatment B had the highest value. The conclusion of this study is that the use of complete feed media + tofu waste is the best for the growth and development of larvae. Keywords: growth, survival rate, larvae, Tenebrio molitor, feed media_________________________________________________________

Page 7 of 13 | Total Record : 121