cover
Contact Name
Tri Yulianti
Contact Email
jts@uajy.ac.id
Phone
+62274-487711
Journal Mail Official
jts@uajy.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jl.Babarsari No.44 Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 1411660X     EISSN : 25492918     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil adalah wadah informasi bidang Teknik Sipil berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali Oktober tahun 2000. Frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober. (ISSN 1411-660X).
Articles 406 Documents
ANALISA KEKUATAN TARIK BESI BETON STRUKTUR BETON JEMBATAN WAIHATTU (PERHITUNGAN MANUAL-MINITAB.13) Nanse H Pattiasina, Steanly R.R Pattiselanno
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.898 KB) | DOI: 10.24002/jts.v12i1.615

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisa lanjut hasil uji kekuatan tarik besi beton untuk tulangan beton jembatan melalui perbandingan hasil perhitungan manual dengan program minitab versi 13 untuk tingkat kepercayaan 95% dan 99%. Perbandingan hasil yang dilakukan melalui pendekatan tahapan perhitungan manual adalah menghitung mean sampel, deviasi standar sampel dan estimasi interval mean populasi, serta tahapan Minitab Versi 13 adalah uji normalitas dan perhitungan cepat tingkat kepercayaan 95% dan 99%. Penelitian dilakukan menggunakan prosedur jumlah sampel kecil (n<30), untuk sampel berdiameter (Ø) 10 mm, 16 mm, 19 mm dan 22 mm. Berdasarkan teknik analisa   dan hasilnya, terdapat perbedaan besaran kekuatan tarik maksimum dari benda uji melalui penggunaan metode estimasi titik dan metode estimasi interval, sebagai berikut besaran perbedaan   untuk interval kepercayaan ci = 95%, berkisar antara 0,001% s/d 0,239%, besaran perbedaan   untuk interval kepercayaan ci = 99% berkisar antara 0,002% s/d 0,550% dan perbedaan besaran tegangan tarik antara daerah interval kepercayaan ci = 99% dan ci= 95% berkisar antara 0,001% s/d 0,315%.
EFEKTIVITAS BENTUK ABUTMEN TERHADAP GERUSAN DI SEKITAR ABUTMEN JEMBATAN Purnomo, Sanidhya Nika; Nasta’in, ,; Widiyanto, Wahyu; Salsabilla, Loren
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.973 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i4.940

Abstract

Abutmen jembatan merupakan bagian struktur jembatan yang cukup rawan terhadapproses gerusan lokal. Proses gerusan lokal pada abutmen jembatan dapat menyebabkan kegagalanstruktur pada jembatan, dan mengakibatkan jembatan tidak dapat berfungsi kembali. Untukmengetahui efektivitas bentuk abutmen jembatan terhadap gerusan lokal, dilakukan simulasiterhadap 2 buah model abutmen jembatan, vertical wall abutment dan semi – end – circularabutment, yang diletakkan di hamparan sedimen untuk 3 variasi debit sebesar 0,45 lt/det, 0,51lt/det, dan 0,79 lt/det diflume, kemudian diukur perubahan elevasi di sekitar jembatanmenggunakan alat ukur digital. Hasil simulasi menunjukkan bahwa model vertical wall abutmentmemberikan kedalaman gerusan yang lebih dalam pada debit simulasi terbesar jika dibandingkandengan model semi – end – circular abutment, dengan kedalaman gerusan berturut-turut sebesar -2,35 cm dan -2,12 cm. Untuk pola gerusan lokal, gerusan yang terjadi pada model vertical wallabutment hanya terjadi pada arah C, sedangkan pada model semi – end – circular abutment terjadipada arah A dan C. Untuk itu, model semi – end – circular lebih efektif mengurangi kedalamangerusan, namun menghasilkan pola gerusan yang lebih banyak.
KARAKTERISTIK KECELAKAAN LALU LINTAS DAN LOKASI BLACK SPOT DI KAB. CILACAP Mina Yumei Santi, Gito Sugiyanto Bagyo Mulyono
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.495 KB) | DOI: 10.24002/jts.v12i4.634

Abstract

Kecelakaan dan kemacetan lalu lintas merupakan dua masalah transportasi yang perlu diatasi segera. Selama tahun 2012 tercatat sebanyak 25.131 nyawa hilang akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menganalisis karakteristik kecelakaan lalu lintas dan melakukan identifikasi terhadap lokasi yang merupakan titik rawan kecelakaan lalu lintas. Penentuan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dengan menggunakan metode pembobotan angka ekivalen kecelakaan menurut Pdt T-09-2004-B tahun 2004. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa karakteristik kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Cilacap dari tahun 2006 s.d 2008 berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh laki-laki. Sepeda motor merupakan kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan diikuti oleh mobil penumpang. Berdasarkan lokasi kecelakaan maka sebagian besar kecelakaan terjadi di ruas jalan antar kota dan faktor utama penyebab kecelakaan adalah manusia. Lokasi rawan kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan perkotaan yaitu jalan Rinjani, jalan Urip Sumoharjo dan jalan Gatot Subroto. Lokasi rawan kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan antar kota yaitu ruas jalan raya Jeruk Legi, ruas jalan raya Cimanggu, ruas jalan raya Purwokerto-Banjar, Kecamatan Wanareja dan ruas jalan raya Kedungreja-Tambakareja, Cilacap.
Analisa Bangunan Non Engineering Pada Tanah Terlikuifaksi (Studi Kasus :Bangunan Rumah Masyarakat Di Kota Padang) Fauzan, Egi Athari, Febrin Anas Ismail Abdul Hakam
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.247 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i2.645

Abstract

Likuifaksi (liquefaction) merupakan salah satu bahaya yang ditimbulkan dari gempa bumi. Pada saat gempa terjadi,tanah mengalami perubahan sifat dari solid ke liquid akibat beban siklik yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bangunan rumah satu lantai terhadap tanah terlikuifaksi dan menganalisa penurunan yang terjadi akibat tanah dan beban bangunan ditinjau berdasarkan tebal plat lantai yang digunakan sebagai perkuatan struktur. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode analisa struktur dengan menggunakan data tanah eksisting bangunan berdasarkan hasil uji Cone Penetration Test (CPT).Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur yang kemudian dianalisis menggunakan software SAP 2000 versi 11. Dari titik tinjau luar dan dalam bangunan memperlihatkan bahwa perpindahan (displacement) lateral pada kolom mengalami penurunan nilai jika diberikan pelat beton bertulang pada dasar lantai dan struktur bangunan menjadi lebih kaku.Disamping itu, penurunan bangunan yang terjadi setelah diberikannya plat lantai menjadi seragam. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada pemerintah agar menjadi pertimbangan dalam membuat kebijakan terhadap bangunan khususnya bagunan non engineering( rumah sederhana ) yang berada pada tanah terlikuifaksi.
PENGARUH PENAMBAHAN MINYAK PELUMAS BEKAS DAN STYROFOAM PADA BETON ASPAL L, JF.Soandrijanie
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.556 KB) | DOI: 10.24002/jts.v12i2.610

Abstract

Seringnya terjadi kerusakan lapis permukaan jalan berupa retak-retak sebelum masa             layan     berakhir,   menimbulkan    suatu   pemikiran             perlunya                dicarikan                solusi penggunaan bahan tambah pada beton apal yang dapat menurunkan tingkat kekakuan lapis  perkerasan  jalan  tersebut,  sehingga  diperoleh  lapis  permukaan  jalan  yang  lebih fleksibel. Harga bahan tambah yang mahal menimbulkan pemikiran untuk memanfaatkan minyak pelumas bekas (MPB) dan limbah styrofoam bekas pengepakan barang elektronik sebagai  bahan  tambah.  Penambahan  minyak  pelumas  bekas  dan  styrofoam  dalam campuran beton aspal diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas  campuran. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penambahan  minyak pelumas bekas dan 0,03% styrofoam pada beton aspal dapat meningkatkan nilai density, Void Fill With Asphalt ( VFWA) dan flow, serta menurunkan  nilai Void In The Mix (VITM), stabilitas, dan Marshall Quotient (QM) dalam campuran. Kadar aspal optimum diperoleh pada campuran 0,03% styrofoam dengan penambahan 5% minyak pelumas bekas yaitu sebesar 6.5% dan pada penambahan 10%  dan  12,5%  yaitu sebesar  7%. Jadi  penambahan  minyak pelumas  bekas  dengan 0,03% styrofoam dapat menurunkan kekakuan dan memperbaiki fleksibilitas campuran, sehingga lapis permukaan jalan tidak mudah mengalami keretakan.
DIAGRAM INTERAKSI PERANCANGAN KOLOM DENGAN TULANGAN PADA EMPAT SISI BERDASARKAN SNI 2847:2013 DAN ACI 318M-11 Arfiadi, Yoyong
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2457.872 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i4.935

Abstract

Dalam tulisan ini dibahas perancangan kolom yang disesuaikan dengan SNI 2847:2013 dan ACI 318M-11. Untuk keperluan praktis, dikembangkan diagram-diagram sebagai alat bantu perancangan. Kolom yang ditinjau adalah kolom empat persegi panjang dengan tulangan pada keempat sisinya, di mana masing-masing sisi mempunyai luas tulangan yang sama. Dalam penurunan rumus-rumus dan grafik-grafik, tulangan dianggap sebagai pias baja dengan tebal tertentu yang sesuai dengan luas tulangan masing-masing sisi. Persamaan-persamaan keseimbangan gaya dan momen kemudian diturunkan untuk berbagai diagram regangan dan tegangan yang mungkin terjadi. Sebagai pendekatan, dalam penurunan persamaan, luas tulangan yang ditempati oleh baja desak tidak ditinjau.  Diagram-diagram untuk berbagai mutu beton dan baja selanjutnya dibuat untuk memudahkan perancangan kolom. Diagram interaksi dibuat tak-berdimensi, sehingga dapat digunakan untuk berbagai ukuran kolom. Dalam setiap diagram, disediakan beberapa rasio tulangan yang dapat digunakan untuk perencanaan. Diagram interaksi dibuat untuk kuat perlu, kuat nominal dan kapasitas maksimum. Dengan demikian diagram interaksi yang dikembangkan dapat digunakan untuk perencanaan kolom-kolom struktur sebagai kolom pada struktur rangka momen biasa, rangka momen menengah, dan rangka momen khusus menurut peraturan gempa yang berlaku. Pada bagian akhir disajikan beberapa aplikasi penggunaan diagram interaksi yang dibuat sebagai alat bantu perancangan.
ANALISA SENSITIVITAS PERTUMBUHAN LALU LINTAS DAN PROBABILITAS RISIKO PADA PEMBANGUNAN JALAN TOL KATEGORI PRIORITY PROJECT Alfian, Alfian
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.878 KB) | DOI: 10.24002/jts.v12i3.626

Abstract

Pembangunan jalan tol di Indonesia dikembangkan melalui konsep kerjasama pemerintah dan swasta. Pengelolaan jalan tol oleh pihak swasta dibayang-bayangi oleh risiko dan ketidakpastian investasi. Pendapatan utama jalan tol berasal dari tarif tol yang dibayar oleh pengguna jalan tol. Oleh sebab itu, volume dan tingkat pertumbuhan lalu lintas selama masa konsesi merupakan unsur yang sangat berpengaruh terhadap tingkat pengembalian investasi. Rencana pembangunan ruas tol Pekanbaru–Kandis adalah salah satu ruas tol kategori priority project yang belum diminati oleh pihak swasta. Kajian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh volume dan tingkat pertumbuhan lalu lintas serta probabilitas risiko investasi, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu pedoman dalam membuat keputusan investasi oleh calon investor dan kreditor. Jalan tol diasumsikan mulai beroperasi pada tahun 2016.Analisa dilakukan melalui simulasi dengan 10.000 iterasi pada tingkat pertumbuhan lalu lintas bervariasi antara 1% sampai 10%, tarif awal kendaraan Golongan I Rp. 490/km,dan masa konsesi selama 35 tahun. Hasil analisa melalui pendekatan stokastik memberikan informasi bahwa pembangunan ruas tol Pekanbaru – Kandis layak secara finansial pada tingkat pertumbuhan lalu lintas ≥ 10% dengan probabilitas risiko kerugian relatif rendah (percentile 1,71%). Kelayakan ini dipengaruhi oleh asumsi proyeksi volume lalu lintas di awal masa operasi yang cukup tinggi yaitu 15.274 kendaraan/hari. Jika investor membatasi probabilitas kerugian pada tingkat 5% (percentile 5%), maka investasi sangat berisiko bila pertumbuhan lalu lintas < 10% per tahun. Tingkat pertumbuhan lalu lintas kendaraan Golongan III, IV dan V merupakan faktor berisiko ranking ke-3 (di bawah SBI dan inflasi). Namun, tingkat pertumbuhan lalu lintas tidak memiliki pengaruh dan hubungan yang cukup signifikan terhadap Net Present Value.
PERILAKU STRUKTUR BAJA TIPE MRF DENGAN BEBAN LATERAL BERDASARKAN SNI 1726-2012 DAN METODE PERFORMANCE BASED PLASTIC DESIGN (PBPD) Eem Ikhsan, Nidiasari Jati Sunaryati
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3457.975 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i1.640

Abstract

Struktur rangka baja pemikul momen merupakan jenis struktur baja tahan gempa yang populer digunakan. Daktilitas struktur yang tinggi merupakan salah satu keunggulan struktur ini, sehingga mampu menahan deformasi inelastik yang besar. Dalam desain, penggunaan metode desain elastis berupa evaluasi non-linear static (Pushover analysis) maupun evaluasi non-linear analisis (Time History Analysis) masih digunakan sebagai dasar perencanaan meskipun perilaku struktur sebenarnya saat kondisi inelastik tidak dapat digambarkan dengan baik. Metode Performance-Based Plastic Design (PBPD) berkembang untuk melihat perilaku struktur sebenarnya dengan cara menetapkan terlebih dahulu simpangan dan mekanisme leleh struktur sehingga gaya geser dasar yang digunakan adalah sama dengan usaha yang dibutuhkan untuk mendorong struktur hingga tercapai simpangan yang telah direncanakan. Studi dilakukan terhadap struktur baja 5 lantai yang diberi beban gempa berdasarkan SNI 1726, 2012 dan berdasarkan metode PBPD. Hasil analisa menunjukkan bahwa struktur yang diberi gaya gempa berdasarkan metode PBPD mencapai simpangan maksimum sesuai simpangan rencana dan kinerja struktur yang dihasilkan lebih baik .
KAJIAN SEGMENTASI PASAR DAN STRATEGI PEMASARAN USAHA JASA KONSTRUKSI DI NEGARA-NEGARA ASEAN (Studi Kasus : Indonesia vs Filipina) Tanesia, Randy Kristovandy; Suryani, Dwi; Yudha, Frederick Martce; Ramba, Juniastuti
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.593 KB) | DOI: 10.24002/jts.v13i3.878

Abstract

Abstrak : Tren pertumbuhan pasar konstruksi nasional terus meningkat dari tahun ke tahun seiring tingginya kebutuhan pembangunan infrastruktur di Tanah Air. Seperti halnya pada industri lain, pasar jasa konstruksi di Indonesia sangat dipengaruhi oleh daya beli dari masyarakat dan pemerintah, dimana daya beli ini berkaitan erat dengan perkembangan ekonomi makro Indonesia yang mengalami gangguan akibat krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1997/1998 tersebut. Sedangkan pertumbuhan perekonomian Filipina jatuh ke 0,6% pada 1998 dari 5% pada 1997, tetapi kembali ke sekitar 3% pada 1999, dan 4% pada 2000. Pemerintah Filipina telah berjanji untuk terus mereformasi ekonomi mereka untuk membantu negara sesuai dengan perkembangan negara-negara industri di Asia Timur. Strategi yang dilakukan termasuk peningkatan infrastruktur, merombak sistem pajak untuk menambah pendapatan pemerintah, deregulasi, dan penswastaan ekonomi, serta meningkatkan integrasi perdagangan di wilayah sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui segmentasi pasar, strategi pemasaran dan regulasi hukum yang mengatur tentang bisnis jasa konstruksi di Indonesia dan Filipina. Dari hasil analisis yang kami lakukan ini menunjukkan bahwa dalam segmentasi pasar dapat dilihat, potensi pasar konstruksi Indonesia lebih mendominasai pasar konstruksi ASEAN daripada pasar konstruksi Filipina, tetapi dari segi ketersediaan tenaga ahli, Filipina lebih unggul daripada Indonesia karena Pemerintah Filipina lebih memperhatikan kualitas SDM. Sementara itu, dari segi strategi pasar, pertumbuhan pasar konstruksi nasional tidak dapat dinikmati secara adil dan merata oleh kontraktor, khususnya kontraktor menengah dan kecil yang semakin sulit bersaing. Hal ini mempengaruhi daya saing, bukan tidak mungkin kita akan semakin sulit membendung kontraktor asing karena fakta menunjukkan bahwa kontraktor negara tetangga lebih maju seperti: Singapura, Malaysia, dan Filipina telah memenangkan pangsa proyek konstruksi diluar negeri, sebaliknya kontraktor nasional kita masih memperebutkan proyek pemerintah dan swasta.
KONSEP PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR BERKELANJUTAN Suprapto, Mamok
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.609 KB) | DOI: 10.24002/jts.v12i1.621

Abstract

Pengelolaan Sumberdaya Air pada daerah irigasi, didasarkan pada debit andalan dengan faktor-K sebagai tolok ukur keberhasilannya. Adanya perubahan iklim, banyak daerah irigasi sering mengalami kekeringan dan gagal panen. Keraguan terhadap efektivitas penggunanan faktor- K dalam pengelolaan sumberdaya air, memberikan inspirasi perlunya kajian terhadap pemakaian ambang batas pengelolaan. Penelitian ini menggunakan indeks keandalan (Ia) dan indeks kelentingan (Ik) dalam pengelolaan daerah irigasi Notog, daerah aliran sungai Pemali. Terdapatnya sifat alami aliran mengisyaratkan bahwa tiap daerah irigasi memiliki ambang batas berbeda. Konsep telah diuji-cobakan pada daerah irigasi Notog, dengan ketetapan awal nilai Ia ≥ 0,75 dan Ik ≥ 0,5. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Ia ≥ 0,75 dapat dicapai, tetapi nilai Ik ≥ 0,5 sulit. Keadaan ini selaras dengan fenomena kekeringan yang sering dialami oleh daerah irigasi Notog. Hasil penelitian membuktikan bahwa faktor-K semata, tidak dapat menjamin hasil panen yang baik.

Page 7 of 41 | Total Record : 406