cover
Contact Name
Elmanani Simamora
Contact Email
paradikmajpm@unimed.ac.id
Phone
+6261-6613365
Journal Mail Official
paradikmajpm@unimed.ac.id
Editorial Address
Study Program of Mathematics Education Postgraduate Program of UNIMED Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Medan, 20221 Tel / fax : (061)6613365,6613276 / (061)6614002,6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Paradikma: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 19788002     EISSN : 25027204     DOI : https://doi.org/10.24114/paradikma.v13i3
Core Subject : Education,
Paradikma: Jurnal Pendidikan Matematika (PJPM) focuses on presenting new ideas and essential developments for those working in mathematics education (subject matter: pedagogical, technological, psychological) and the application of mathematics in education. It seeks to reflect the diversity of research concerns in this field and the various methods used to study it. PJPM invites original research articles and not simultaneously submitted to other journals or conferences. The entire spectrum of research in mathematics education is welcome, which includes, but is not limited to the following topics: 1. Research Design in Mathematics Education, and Mathematics Ability. 2. Realistic Mathematics Education (RME) 3. Learning Mathematics uses the TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowledge) approach 4. PISA tasks 5. Mathematics Teacher Education and Development. 6. Development of Information and Communication Technology in Mathematics Education 7. Applied Mathematics (Application of Statistics, Algebra, Mathematical Models in education)
Articles 276 Documents
TRANSPORTASI ANGKUTAN DARAT SEBAGAI KONTEKS UNTUK MEMBANTU SISWA SD MEMAHAMI OPERASI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN Kairuddin Kairuddin
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 2 (2014): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v8i1.3356

Abstract

This study aims to determine how the context of public transportation in Indonesia (i.e. angkot), can be used to build students' reasoning and understanding the basic concepts of addition and subtraction of numbers to elementary students. As a result, design research was selected as an appropriate method to achieve the objectives of this study. In the approach to the research design, the sequence of learning activities are designed and developed based on the investigation of student learning process. 28 students and a teacher in grade 2 elementary schools in Indonesia (i.e. MIN-2 Palembang) involved in this study. The experimental results show that get on and get off of passengers in drama of public transportation, playing angkot-angkotan, can stimulate students to get ideas on number operations. Furthermore, the strategies and tools used by the students in the playing angkot-angkotan can be developed gradually, through modeling appears, the operation of addition and subtraction of integers. In activity-based learning experience for addition and subtraction operations numbers, modeling appears plays an important role in students' reasoning shifts from concrete experience in situational levels to the formal of mathematical concepts
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK KEMAMPUAN VISUAL THINKING MATEMATIS DAN SELF EFFICACY SISWA KELAS VII SMP SWASTA RAJA GARUDA MAS BESITANG Meli Rama Yunita; Edy Surya; Edi Syahputra
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 2 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v13i3.22913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana: 1) validitas, kepraktisan dan keefektifan perangkat pembelajaran berbasis yang dikembangkan dan 2) peningkatan kemampuan visual thinking matematis dan self efficacy siswa terhadap matematika dengan menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model Thiagarajan  yang terdiri atas 4 tahapan. Penelitian ini menghasilkan produk yaitu Rencana Pelaksanaan Pembelajarn (RPP), Buku Guru (BG), Buku Siswa (BS), Lembar Aktivitas Siswa (LAS), Tes Kemampuan Visual Thinking Matematis dan angket self efficacy siswa terhadap matematika. Uji coba 1 dilakukan di kelas VII-1 dan uji coba 2 dilakukan di kelas VII-2 SMP Swasta RGM Besitang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) perangkat pembelajaran valid, baik dari validitas isi maupun validtas konstruk, 2) perangkat pembelajaran praktis digunakan, dilihat dari penilaian validator dan respon positif siswa terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan, 3) perangkat pembelajaran efektif, dilihat dari ketuntasan belajar dan aktivitas siswa, 4) peningkatan kemampuan visual thinking  siswa berada pada kategori sedang dan 5) adanya peningkatan kemampuan self efficacy siswa terhadap matematika dari uji coba 1 ke uji coba 2.Kata Kunci: Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Pembelajaran Berbasis Masalah, Visual Thinking dan Self Efficacy
PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA Syarifah Fadillah
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 1 (2012): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v6i2.1069

Abstract

Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari tercapainya target akademis siswa. Proses pembelajaran harus dapat membawa siswa kepada sosok generasi bangsa yang tidak sekedar memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki nilai karakter yang tercermin dalam kehidupan sehari-harinya. Pembelajaran matematika yang mendapatkan porsi jam pelajaran cukup banyak di setiap jenjang pendidikan diharapkan dapat membentuk karakter siswa melalui proses pembelajarannya. Pembelajaran matematika harus didisain secara baik sehingga tujuan membentuk karakter siswa melalui pembelajaran matematika dapat dicapai. Dalam tulisan ini penulis memberikan contoh pembelajaran matematika dengan pendekatan open ended. Dengan tahapan pembelajarannya diharapkan dapat membentuk karakter siswa antara lain: bertanggungjawab, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, menghargai dan demokratis.
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBANTUAN AUTOGRAPH TERHADAP KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 MEDAN Yuli Ragelia Sinaga; Edi Syahputra; Faiz Ahyaningsih
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 1 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v12i1.22955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh yang signifikan pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) berbantuan Autograph terhadap kemampuan representasi matematis siswa, (2) pengaruh yang signifikan pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) berbantuan Autograph terhadap self-efficacy siswa, (3) interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal matematika terhadap kemampuan representasi matematis siswa, dan (4) interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal matematika terhadap self-efficacy siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Medan. Sampel penelitian ini adalah Kelas XI-MIPA 5 sebagai kelas eksperimen I (36 siswa) dan kelas XI-MIPA 6 sebagai kelas eksperimen II (36 siswa). Instrumen yang digunakan terdiri dari tes KAM, tes kemampuan representasi matematis dan angket self-efficacy siswa. Analisis yang dilakukan menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) berbantuan Autograph terhadap kemampuan representasi matematis siswa, (2) Terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) berbantuan Autograph terhadap self-efficacy siswa, (3) Tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan KAM terhadap kemampuan representasi matematis siswa, dan (4) Tidak terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan KAM terhadap self-efficacy siswa.Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Think Pair Share, Autograph, Kemampuan Representasi Matematis, dan Self-Efficacy
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATKA SISWA MELALUIMODEL PEMBELAJARAN GROUPINVESTIGATION PADA MATERI BILANGAN BULAT Adha Yunita Simanullang; Edy Surya
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 2 (2013): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v7i3.2970

Abstract

This study aimed to know how to increase students’ ability to apply mathematical reasioning cooperative learning model Group investigation on the subject of integers in class VII SMP Negeri 17 Medan. This type of research is a classroom action research (classroom action research). Subjects in this study were students of class VII-s SMP Negeri 17 Medan as many as 32 students. The object of this research is  the improvement of students’ mathematical reasoning ability by applying the learning model of Group Investigation on material integers in class VII-2 SMP Negeri 17 Medan academic year 2014/2015. From the observations, the researchers found that the average value of observations increases from the first cycle to the second cycle. The results of observations of teachers increased from 2.78 in the good category in the first cycle to 3.3 with excellent category on the second cycle. So also with the observation of students increased from 2.68 in both categories in the first cycle to 3.27 in both categories in the second cycle. Of action I through the prevision of mathematical reasioning ability test I obtained 17 students (53.125 %) of 32 students have achieved mastery learning (value of 2.66). after the second act through the prevision of mathematical reasioning test II acquired 28 students (87.66 %) of the 32 students who have achieved mastery learning (2.66). An increse in the precentage of completeness in complaint
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA SMP NEGERI LANGKAT YANG DIAJARKAN MODEL PROBLEM CENTERED LEARNING Fitriani Fitriani; Edy Surya; Sahat Saragih
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 2 (2017): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v10i2.8696

Abstract

Penelitian ini bertujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan komunikasi matematik siswa yang diberi model Problem Centered Learning lebih tinggi dari pada siswa yang diberi pembelajaran konvensional, (2) terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematik siswa, (3) bagaimana proses penyelesaian jawaban yang dibuat siswa dalam menyelesaikan masalah pada model Problem Centered Learning dan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri Langkat dari sekolah yang berakreditasi B yang ada di kecamatan Besitang Kabupaten Langkat dan sampelnya dipilih secara acak  yaitu SMP Negeri 1 Besitang terdiri dari  kelas VII-3 (kelas eksperimen) dan kelas VII-5 (kelas kontrol) masing-masing berjumlah 40 siswa. Instrument yang digunakan terdiri dari:(1) tes KAM, (2) tes kemampuan pemecahan masalah dan (3) tes kemampuan komunikasi matematik, pada materi bangun datar segiempat. Instrument tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat validasi serta  memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,899, 0,945 dan 0,890 berturut-turut untuk KAM, kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematik. Analisis data dilakukan dengan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematik siswa yang diberi model Problem Centered Learning lebih tinggi dari pada siswa yang diberi pembelajaran konvensional, (2) tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal siswa terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematik siswa, (3) proses penyelesaian jawaban siswa pada model Problem Centered Learning lebih baik dibandingkan dengan siswa pada model pembelajaran konvensional. Peneliti menyarankan agar model Problem Centered Learning menjadi alternatif bagi guru dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematik siswa
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION DI SMP NEGERI 3 STABAT Fahrum Nisa Rani; Elvis Napitupulu; Hasratuddin Siregar
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v11i1.22886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui pendekatan Realistic Mathematics Education,. Subjek penelitian kelas VII-I SMP Negeri 3 Stabat yang berjumlah 32 siswa. Instrumen penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kritis matematis dan pedoman wawancara. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui pendekatan Realistic Mathematics Education diperoleh bahwa  sebanyak 8 siswa atau sebesar 25% pada kategori rendah untuk kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Kemudian kategori sedang sebanyak 11 siswa atau sebesar 34,375%. Lebih lanjut untuk kategori tinggi diperoleh sebanyak 13 siswa atau sebesar 40,625%. Sedangkan Indikator berpikir kritis berupa interpretasi lebih dominan dengan persentase 80,58% dicapai siswa untuk indikator tersebut, hal  ini membuktikan bahwa siswa mampu memahami makna dari soal tersebut artinya siswa mampu membuat diketahui dan ditanya dari soal. Kemudian pada indikator analisis sebesasr 61,94% siswa mampu membuat model matematika dari soal tersebut dan untuk indikator evaluasi didapatkan bahwa persentase 57,36% siswa mampu untuk menyelesaikan soal tersebut disertai dengan adanya alasan yang logis dan untuk indikator inferensi didapat 56,69% dalam hal menyimpulkan, hal ini dikarenakan siswa sebagian besar tidak memberikan kesimpulan pada penyelesaian soalKata Kunci: Realistic Mathematics Education, Berpikir Kritis matematis
PEMBELAJARAN INKUIRI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Erika Nora Simamora
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2, No 1 (2009): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v4i1.748

Abstract

The study was conducted to improve the ability of critical thinking and mathematical communication students of SMP Negeri 14 Medan. This was an experimental study where the population is all students in grade IX SMP Negeri 14 Medan, which consisted of five classes. Samples were selected at random simple two classes so that the selected class IX (D) to control the class and class IX (E) be a class experiment where each class consists of 40 students. The instruments used in this study namely, tests of critical thinking skills and communication ability test shaped mathematical description of each test consists of 4 questions. The instrument has been tested and found valid and the reliability coefficient of 0.935 and 0.95 respectively for the ability of critical thinking and mathematical communication skills. The test is given twice before (pretest) and after (posttest) of learning. Conclusion of the study: (1) increase students 'critical thinking skills inquiry learning junior who received 0.3974 (39.74%) better than students who received conventional learning 0.274 (27.40%), (2) improving students' mathematical communication skills junior who received inquiry learning 0.3317 (33.17%) better than students who received conventional learning 0.257 (25.70%), (3) the pattern of responses of the students who followed the inquiry learning better than students who received conventional teaching based on value scores obtained by each class.
PENGEMBANGAN SOAL MATEMIKA MODEL PISA PADA KONTEN CHANGE AND RELATIONSHIP UNTUK MENGUKUR KEMAMPUANPEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 6 PADANGSIDIMPUAN Siti Aisyah Hasibuan; KMS. M. Amin Fauzi; Mukhtar Mukhtar
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 1 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v13i1.22946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) validitas dan soal matematika model PISApada konten change and relathionship yang dikembangkan; 2) kepraktisan soal matematika model PISApada konten change and relathionship yang dikembangkan;  3) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada soal matematika model PISA konten change and relathionship yang dikembangkan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan tipe formative evaluation.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 6 Padangsidimpuan sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah walk through, dokumen,  tes, dan angket. Dari hasil dapat disimpulkan bahwa penelitian in telah menghasilkan soal yang valid, reliabel dengan interpretasi tinggi, dan respon positif siswa terhadap soal tes yang telah dikembangkan. Hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa mencapai skor rata-rata sebesar 69,74% dengan kategori cukup. Maka dapat disimpulkan bahwa soal matematika model PISA yang dikembangkan dikategorikan dalam kriteria valid dan praktis serta memiliki efek potensial terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.Kata Kunci: Pengembangan soal matematika model PISA, Konten change and relationship, Kemampuan pemecahan masalah
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PENCAPAIAN KONSEP PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BILAH BARAT Sintong Nainggolan; Bornok Sinaga; Iswita Dewi
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 2 (2012): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v7i2.2961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) meningkatkan pemahaman konsep matematika melalui penerapan model pencapaian konsep pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bilah Barat, (2) mendeskripsikan aktivitas siswa selama proses pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran pencapaian konsep. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Populasi penelitian ini adalah kelas VII-A SMP Negeri 1 Bilah Barat tahun pelajaran 2012/2013. Instrumen yang digunakan tes pemahaman konsep, lembar kerja siswa (LKS), dan lembar observasi aktivitas siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis secara diskriptif  terhadap kemampuan pemahaman konsep dengan kriteria “Sangat Kurang,Kurang,Cukup,Baik, Sangat Baik”. Analisis kemampuan pemahan konsep dilakukaan pada setiap akhir siklus pembelajaran. Penelitian dihentikan ketika tingkat kemampuan pemahaman siswa secara klasikal minimal 80% berada pada katagori minimal cukup. Hasil penelitian pada siklus Isecara klasikal tingkat pemahaman konsep sebesar 75% atau 24 orang siswa. Pada siklus II secara Kalasikal tingkat pemahaman konsep sebesar 96,875% atau 30

Page 11 of 28 | Total Record : 276


Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2024): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (July - December 2024) Vol. 17 No. 1 (2024): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (January-June 2024) Vol 17, No 1 (2024): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (January-June 2024) Vol 16, No 2 (2023): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (July - December 2023) Vol. 16 No. 2 (2023): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (July - December 2023) Vol 16, No 1 (2023): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (January - June 2023) Vol 15, No 2 (2022): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 15, No 1 (2022): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 14, No 2 (2021): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 14, No 1 (2021): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 2 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 13, No 1 (2020): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 2 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 1 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 2 (2017): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 1 (2017): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 9, No 2 (2016): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 9, No 1 (2016): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 8, No 2 (2015): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 8, No 1 (2015): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 2 (2014): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 1 (2014): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 2 (2013): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2013): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 2 (2012): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 1 (2012): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 2 (2011): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 1 (2011): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 2 (2010): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 1 (2010): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2, No 2 (2009): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 2, No 1 (2009): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 2 (2008): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2008): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA More Issue