cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 553 Documents
PENGEMBANGAN ALAT PRAKTIKUM VISKOSIMETER ZAT CAIR -, Karsumi
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimalisasi pembelajaran melalui kegiatan laboratorium diharapkan dapat meningkatkan daya nalar dan daya pikir peserta didik yang selanjutnya diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar.  Dalam penelitian ini dikembangkan alat praktikum viskosimeter sebagai alat bantu mengajar alternatif untuk pokok bahasan fluida. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan beberapa langkah yaitu identifikasi masalah, tinjauan pustaka, identifikasi alat peraga yang sudah ada, pembuatan alat peraga, ujicoba, analisis alat, perbaikan alat, uji coba hasil perbaikan dan pembuatan manual alat praktikum. Pengembangan alat didasarkan pada prinsip  gesekan zat cair terhadap bidang sentuh. Alat ini memanfaatkan bidang geser yang berupa kulit silinder yang berputar diantara fluida yang dibatasi oleh bejana.Hasil kalibrasi alat yang dilakukan dengan menggunakan uji t untuk taraf signifikansi 5% diperoleh t tabel 1,734; Sedangkan t hitung diperoleh 1,759. Hasil pengukuran koefisien viskositas beberapa jenis zat cair yang diukur pada suhu kamar antara lain: gliserin diperoleh 782,4 . 10-3 Pas dengan kesalahan relatif 1,23%;  dan olie diperoleh 214,2 . 10-3 Pas dengan kesalahan relatif 7,23%.Efforts to optimize learning through laboratory activities are expected to be able to increase reasoning and thinking power of students which can in turn improve their learning achievement. In this research, a viscosimeter instrument was developed as an alternative teaching aid of fluid topic. This R & D research was carried out through several stages: identifying problem, reviewing literature, identifying existing teaching aid, making teaching aid, testing the developed aid, analyzing and repairing the aid, testing the repaired aid, and developing manual of the aid. The aid was developed based on the principle of liquid friction on the contact area. The aid works on the basis of the rolling of friction surface, in a form of cylinder wall, in fluids surrounded by the container. The result of aid calibration performed shows that for significance level of 0.05, the ttable  found is 1.734, while tvalue is 1.759.  Additionally, the results of viscosity measurement of two kinds of liquid in room temperature are as follows: η glycerin = 782.4 x 10-3 Pas, with relative error 1.23% and η oil = 214.2 x 10-3 Pas with relative error of 7.23%.
PENGEMBANGAN “CELS” DALAM EKSPERIMEN FISIKA DASAR UNTUK MENGEMBANGKAN PERFORMANCE SKILLS DAN MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Samsudin, A.; Suhendi, E.; Efendi, R.; Suhandi, A.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan mengembangkan keterampilan kinerja (performance skills) mahasiswa dalam bereksperimen melalui Combination Experiment Laboratory by Simulation (CELS) pada eksperimen elastisitas untuk benda tegar. CELS merupakan kegiatan eksperimen yang memadukan antara eksperimen verifikatif dengan eksperimen berbasis multimedia komputer baik berupa simulasi komputer maupun video yang dikembangkan dari internet. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R and D) dengan subjek penelitian adalah mahasiswa Eksperimen Fisika Dasar di salah satu LPTK Jawa Barat. Langkah-langkah dalam penelitian pengembangan ini, yaitu: analisis kebutuhan, desain perkuliahan, pengembangan media, evaluasi produk (validasi ahli, one to one evaluation, small goup evaluation, dan field evaluation), dan hasil produk CELS. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket motivasi belajar mahasiswa dan lembar pengamatan berbasis performance assessment (penilaian kinerja). Analisis data menggunakan analisis skala sikap atau skala Likert (1, 2, dan 3) untuk menghasilkan persentase pencapaian motivasi belajar dan analisis dengan Rating Scale (skala 4 dan skala 5) untuk penilaian kinerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan CELS dapat me-ningkatkan motivasi belajar mahasiswa dan mengembangkan kemampuan kinerja mahasiswa yang meliputi aspek: mempersiapkan alat dan bahan, melaksanakan (melakukan eksperimen), dan menggunakan hasil pengukuran untuk menarik kesimpulan.The prurposes of the research were to improve learning motivation and develop performance skills of students in doing experiment through the use of Combination Experiment Laboratory by Simulation (CELS) on elasticity experiment of rigid body. CELS is an experiment activity combining between verification and computer-based experiments including either computer simulation or video developed from the internet. This research used R&D method and its research subjects were “Basic Physics Experiment” students of an education institute located in West Java. The research stages developed were analyzing the need, designing the course, developing the media, evaluating the product consisting of expert validation, one to one evaluation, small group evaluation and field evaluation, and producing CELS final product.  Research data were gathered by using student learning motivation questionnaire and performance assessment based observation sheet. The Liker scale analysis was used in order to gain the percentage of learning motivation achievement, while the rating scale was used to gather performance assessment. The result showed that the use of CELS can increase the learning motivation of the students and develop performance skills of students including preparing tools and material, performing the experiment and using the measurement result to derive the conclusion.
PENGEMBANGAN CD PEMBELAJARAN LAGU ANAK UNTUK MENUMBUHKAN PEMAHAMAN SAINS SISWA SEKOLAH DASAR Subali, B.; -, Idayani; Handayani, L.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa faktor yang menyebabkan siswa sulit memahami materi ajar adalah sulit konsentrasi, mudah lupa, merasa bosan, tidak kreatif, suasana belajar tidak menyenangkan, dan merasa tegang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan CD pembelajaran lagu anak untuk menumbuhkan pemahaman sains siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket uji ahli, tes rumpang dan tes uraian. Hasil penelitian yang telah dilakukan adalah sebagai berikut: 1) Berdasarkan analisis kualitatif diperoleh bahwa CD pembelajaran lagu anak termasuk kategori sangat layak untuk dijadikan media pembelajaran sains siswa sekolah dasar. 2) Berdasarkan hasil uji t dan uji gain ternormalisasi diperoleh bahwa terjadi peningkatan pemahaman sains siswa sekolah dasar dengan kategori tinggi (g= 0,74).Some factors influencing the students’ understanding about a teaching material are difficult to concentrate, easy to forget, feel bored, lack of creativity, inconducive learning process, and feeling of stress. The goal of the research is to develop a learning CD containing children song in order to grow science understanding of elementary school student. This R & D research applied instruments of expert questionnaire, close test, and essay test. The result of the research are 1) based on the qualitative analysis it can be conclude that the developed learning CD is feasible to be used as a learning media for elementary school student; 2) the t test and normalized gain test analysis show that there is a significant improvement of students’ science understanding in high category (g score = 0.74).
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA MATEMATIKA BERBASIS SELF REGULATED LEARNING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BELAJAR MANDIRI -, Ellianawati; Wahyuni, S.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Fisika Matematika dengan memberi keleluasaan kepada mahasiswa dalam memilih tipe belajar yang diminati agar dapat memacu mahasiswa mampu belajar secara mandiri. Model Self Regulated Learning (SRL) dipilih karena dinilai memuat uraian tugas dan kewajiban dosen dan mahasiswa untuk mencapai tujuan ini. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa semester genap 2010/2011 yang mengambil mata kuliah Fisika Matematika 1. Berdasarkan hasil penelitian yang menggunakan metode penelitian research and development ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan capaian prestasi belajar yang cukup signifikan. Peningkatan persepsi diri mahasiswa tentang pemahaman materi Fisika Matematika 1 serta capaian rata-rata yang masuk dalam kategori B menggambarkan keefektifan metode ini. Masih ada beberapa mahasiswa yang perlu mendapatkan perhatian dengan perbaikan yang berkelanjutan baik dari segi konten, sajian, maupun proses pembelajaran.The research aimed to increase the students’ motivation in learning Mathematical Physics by choosing their own type of study in order to challenge them to study autonomy. Self Regulated Learning (SRL) model is chosen since the model provides the role for teacher and learner to reach the learning goal. This research has been done to the students who taken Mathematical Physics 1 in even semester of academic year of 2010/2011. Based on the result using research and development methodology, it can be concluded that there is a quite significant gain of students’ understanding of Mathematical Physics 1 concepts. The increase of students’ self perception of material understanding of Mathematical Physics 1 and the average of achievement categorized as B shows the effectiveness of the method.  There are some students who still need to be concerned by continuing their improvement in learning content as well as the learning process.
IMPLEMENTASI MODEL EKSPERIMEN GELOMBANG OPEN-INQUIRY UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA FISIKA -, Sarwi; Rusilowati, A.; Khanafiyah, S.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Fisika Gelombang (PFG) dilaksanakan melalui implementasi model eksperimen open-inquiry. Tujuan utama penelitian ini untuk menguji keefektivan model eksperimen open-inquiry untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen pendidikan. Subjek penelitian adalah dua kelompok belajar yang terdiri dari 27 mahasiswa (eksperimen) dan 38 mahasiswa (kontrol) tahun 2011. Data penelitian tentang eksperimen open-inquiry dan keterampilan berpikir kritis dikumpulkan dengan lembar observasi dan panduan penilaian laporan, dan kuesioner untuk tanggapan mahasiswa. Hasil penelitian yaitu:1) skor rerata kemampuan eksperimen gelombang open-inquiry 80 (tutorial) dan 78 (tanpa tutorial) (skala 100), 2) hasil uji beda t diperoleh 2,205 (p < 0,05) dan uji t sampel tunggal diperoleh 10,15 (p < 0,01), yang menunjukkan kemampuan bereksperimen kedua kelompok berbeda secara signifikan, 3) skor rerata keterampilan berpikir kritis 80 (tutorial) dan 78 (tanpa tutorial), 4) hasil uji beda t diperoleh 1,864 (p < 0,05) dan uji t sampel tunggal diperoleh 8,34 (p< 0,01), yang menjelaskan keterampilan berpikir kritis kedua kelompok berbeda secara signifikan. Kesimpulan penelitian adalah implementasi model eksperimen gelombang open-inquiry efektif untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa fisika.The Waves  Physics Learning (WPL) is carried out through implementation of an open-inquiry experiment waves model. The main objective is to examine of effectiveness of an implementation model and to develop of physics’ students critical thinking skills. This research used developmental research model. These data of the implementation experiment and the critical thinking skills were collected by observation sheets, assessment guidelines, and questionnaires for student responses. The results were 1) average score of an open-inquiry experiment model are 80 (tutorial) and 78 (non tutorial) (100 scale); 2) result of t test  2.205 ( p < 0.05) and one sample t test  10.15 (p<0.01) show that achievement in experiment between two groups was significantly difference; 3) average score of critical thinking skills are 80 and 78 (100 scale), 4) results of t test 1.864 (p<0.05) and t test one sample 8.34 (p<0.01) show that achievement in experiment between two groups was significantly difference (reguler) (100 scale). It can be concluded that the implementation of an open-inquiry experiment waves model effective to develop the critical thinking skills physics students.
MITIGASI BENCANA ALAM BERBASIS PEMBELAJARAN BERVISI SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY AND SOCIETY Rusilowati, A.; -, Supriyadi; Binadja, A.; S. Mulyani, S. E.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengembangkan perangkat pembelajaran kebencanaan alam bervisi SETS yang terintegrasi dalam mata pelajaran IPA, (2) mengimplementasikan bahan ajar kebencanaan bervisi Science Environment Technology and Society (SETS) terintegrasi dalam mata pelajaran IPA, (3) meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dan siswa mengenai konsep, prinsip dan praktek penyelamatan diri jika terjadi bencana alam, (4) meningkatkan kolegialitas antara dosen dan guru serta antarguru dalam mem-belajarkan materi kebencanaan kepada siswa. Penelitian pengembangan (R&D) multitahun ini dilaksanakan berkolaborasi dengan guru di pendidikan dasar dan menengah. Tahap eksplorasi secara teoretis dan dievaluasi pakar terhadap fitur tema dan subtema dari model pembelajaran kebencanaan terintegrasi dalam mata pelajaran IPA bervisi SETS, telah dilakukan. Teknik analisis data dengan deskriptif persentase, uji Gain ternormalisasi, dan uji t. Hasil penelitian berupa lima fitur model pembelajaran seperti: Silabus, RPP, metode pembelajaran, bahan ajar, serta teknik dan jenis asesmennya yang dikembangkan meliputi materi IPA kelas IV, V,VI SD dan VII, VII, IX SMP. Kelima fitur dikemas dalam Buku Panduan Mengajarkan Kebencanaan Alam Terintegrasi dalam IPA (untuk Guru), Buku Ajar (untuk Siswa) dan suplemen berupa komik kartun. Hasil desiminasi menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak diberikan kepada siswa, dan dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam mengenali dan menangani bencana.The research aim to (1) developing of instructional of study of natural disaster  have vision  of SETS (Science Environment Technology Soceity) which integrated in subject of IPA, (2) materials implementation teach disaster  have vision to of SETS integrated in subject of IPA, (3) improving understanding and skill of student and teacher concerning concept, principal and practice saving self if happened natural disaster, (4) improving team work among teacher and lecturer and also teacher interaction in learning disaster items to student. This Research and Development (R&D) is executed by teacher in education of base and is middle. This research represent research of multi years. Eksploration by theory and expert review to theme fitur and of sub theme of model study of disaster integrated in subject of IPA have vision to of SETS, have been done. Techniques of data analyze are descriptively percentage, test Gain normalization, and t-test. Result of research in the form of five fitur model study like: Syllabus, RPP, study method, teaching materials, and also technique and asesment its developed like items of IPA class of IV, V,VI SD and of VII, VII, IX SMP. Fifth [of] tidy fitur in Guide-Book Teach Natural disaster Integrated in IPA ( for the Teacher of) and Book Teaching (for Student). Despitefully, made also suplemen to study nature disaster in the form of cartoon comic. Result of study model desimination which have been developed to indicate that peripheral of passed to competent developed study of student, and can improve the understanding of student in recognizing and handling disaster.
MODEL PENDEKATAN PAKAR FISIKA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH FISIKA KONTEKSTUAL: SEBUAH STUDI KASUS Syukri, M.; Halim, L.; M. Meerah, T. S.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menentukan pendekatan penyelesaian masalah fisika kontekstual oleh pakar fisika. Masalah fisika kontekstual dalam kajian ini merupakan soal fisika yang menggambarkan pengalaman hidup kita sehari-hari. Subjek penelitian terdiri dari sepuluh pakar fisika dari Universitas Syiah Kuala. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes tulis dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakar fisika melakukan 20 pendekatan penyelesaian masalah sewaktu menyelesaikan masalah fisika kontekstual. Seterusnya penelitian ini juga memperoleh satu pendekatan umum yang sering dijalankan oleh semua pakar fisika apabila mereka diminta untuk menyelesaikan masalah fisika kontekstual. Dalam pendekatan ini mereka melakukan; (a) mengumpulkan informasi, (b) menentukan prinsip/konsep, (c) mengidentifikasi variabel, (d) membuat hubungan kuantitatif, (e) membina persamaan spesifik, (f) membuat subtitusi, (g) membuat perhitungan, (h) membuat keputusan dan (i) memeriksa kembali jawaban. Sumbangan penelitian ini adalah satu model pendekatan penyelesaian masalah  fisika kontekstual oleh pakar fisika yang boleh digunakan sebagai garis panduan untuk membantu pelajar dalam menyelesaikan masalah fisika kontekstual.This qualitative study aims to determine the contextual approach to solving physics problems by experts physics. Contextual physics problems in this study is a matter of physics that portray the experience of our daily lives. Research subjects consisted of ten experts from physics education, Syiah Kuala University. Data collection method used was a written test and structured interview. The results showed that physics experts do 20 approaches to solve the problem while solving the problem of contextual physics. So this study also found a general approach that is often executed by all physicists when they were asked to solve physics problems in context. In this approach, they do: (a) menghuraikan information, (b) determining the principles / concepts, (c) identified the variables, (d) make quantitative relationships, (e) develop specific equations, (f) make the substitution, (g) make calculation, (h) make decisions, and (i) to re-examine the answers. Contribution of this study is a model of a contextual approach to solving physics problems by experts in physics that be used as guidelines to assist students in solving physics problems contextual.
PENGGUNAAN BAHAN AJAR DENGAN PENDEKATAN ANDRAGOGI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA RSBI Umriyah, M.; Yulianto, A.; Hindarto, N.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Andragogi merupakan teori pembelajaran orang dewasa. Konsep pembelajaran orang dewasa merupakan pembelajaran yang berpola non otoriter. Berdasarkan ciri-ciri biologis maupun psikologis sebagian besar siswa SMA telah memasuki usia dewasa, sehingga pendekatan andragogi agaknya lebih sesuai. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yaitu mengembangkan bahan ajar dengan pendekatan andragogi, bertujuan untuk memperoleh bahan ajar yang dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa. Subyek penelitian adalah siswa  kelas X-2 SMA Islam Sudirman Ambarawa tahun pelajaran 2010/2011. Pengambilan data dilakukan dengan metode dokumentasi, observasi dan  test hasil belajar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan digunakannya bahan ajar dengan pendekatan andragogi, skor kreativitas  dan hasil test kognitif siswa rata-rata meningkat.Andragogy is adult learning theory. Adult learning concept is learning activity that gets to pattern non authoritarian. Based on biological characteristics and also psychological a large part Senior High School students  have entered adult age, so pedagogy approach (education for children) was not suitable anymore for them, it seems that andragogy (education for adult) is more suitable. This research is development research which develop learning material in andragogy approach, has an aim to get a learning material that can develop creativity and studying result. The research is executed in X2 class at Sudirman Islamic Senior High School of Ambarawa, academic year 2010 / 2011 which is chosen bases random sampling. Data taking is done by documentation method, observation and learning result test.  Data analysis  indicate   an  improving  of average  value  in creativity and learning result.
MODEL MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS GAYA BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP PENDAHULUAN FISIKA ZAT PADAT Wiyono, K.; -, Liliasari; Setiawan, A.; Paulus, C. T.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model multimedia interaktif berbasis gaya belajar dalam meningkatkan penguasaan konsep pendahuluan fisika zat padat mahasiswa calon guru. Metode eksperimen dengan desain control group pretest-posttest design dilaksanakan terhadap 37 mahasiswa kelas eks-perimen dan 36 mahasiswa kelas kontrol di LPTK Sumatera Selatan. Instrumen berupa kuesioner gaya belajar, tes pilihan ganda, angket dan lembar observasi. Uji t beda rerata digunakan melihat peningkatan penguasaan konsep mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tertinggi terjadi pada gaya belajar visual sebesar 83,0 (kategori tinggi) dan terendah pada gaya belajar kinestetik sebesar 66,3 (ketegori sedang). Peningkatan penguasaan konsep kelas eksperimen 74 (kategori tinggi) dan kelas kontrol 47 (ketegori sedang). Disimpulkan bahwa penggunaan  multimedia interaktif berbasis gaya belajar lebih efektif daripada pembelajaran konvensional dalam meningkatkan penguasaan konsep pendahuluan fisika zat padat.This study aims to see the effect of interactive multimedia model based learning styles to improve the concept mastery introductory solid state physics prospective teachers. Experimental methods with pretest posttes control group design implemented of 37 students in the experimental class and 36 students in the control class LPTK South Sumatra. Instruments of learning styles questionnaires, multiple choice tests, questionnaires and observation sheets. The mean difference t test used to see an increase in student concepts of mastery. The results showed that the highest increase occurred in the visual learning style that is equal to 83.0 (high category) and the lowest at 66.3 for kinesthetic learning styles (medium category). Increased concept of mastery class experiments 74 (high category) and a control class 47 (medium category). Concluded that the use of interactive multimedia-based learning style is more effective than conventional learning in improving the concept mastery introductory solid-state physics.
SIFAT MEKANIK BAHAN GESEK REM KOMPOSIT DIPERKUAT SERAT BAMBU -, Sutikno; Sukiswo, S. E.; Dany, S. S.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan gesek komposit diperkuat serat bambu untuk kampas rem otomotif dibuat menggunakan mesin pres isostatik panas pada 19oC selama 3 jam. Jumlah serat bambu dan serbuk logam di dalam pencampuran dioptimasi, setiap komposisi komponen lain dibuat tetap, pengaruhnya pada sifat-sifat mekanik dan struktur mikro diselidiki. Serat bambu disini digunakan sebagai pengganti serat asbes yang jumlahnya divariasi antara 2,86-17,14% dari volume total dan fraksi berat masing-masing unsur penyusun ditentukan menggunakan energy dispersive X-ray spectroscopy. Angka kekerasan Brinell, kekuatan tarik maksimum, dan ketahanan aus khas bahan gesek yang difabrikasi berada pada rentang 21,7-43,4 kg/mm2, 0,021-0,036 ton, dan 1,5exp-11-5,2exp-11 m2/N.Friction materials of bamboo fibers reinforced composites for automotive brakes were made using hot isostatic pressing machine at 190oC for 3 hours. The contents of bamboo fiber and metal powder in the mixing were optimized, each composition of other components was fixed, its effects on mechanical properties and microstructure were investigated. Bamboo fibers were used here as substitutes for asbestos fibers whose number varied between 2.86 to 17.14% of the total volume and weight fraction of each constituent element is determined using energy dispersive X-ray spectroscopy. Brinell hardness number, the maximum tensile strength and specific wear resistance of friction materials fabricated in the ranges of 21.7 to 43.4 kg/mm2, 0.021 to 0.036 tons, and 1.5 exp-11-5, 2exp-11 m2 / N, respectively.

Page 10 of 56 | Total Record : 553