cover
Contact Name
Akhsanul In'am
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jkpp_pedagogi@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144 3rd Campus, 4th Building (GKB 4), 3th Floor
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23377623     EISSN : 23377615     DOI : 10.22219
Core Subject : Education,
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, adalah jurnal open access. Diterbitkan oleh Magister Pedagogi yang sebelumnya bernama Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Terbit dua kali dalam satu volume, pada bulan April dan Oktober. Berisi tulisan ilmiah hasil penelitian dan ulasan literatur dibidang kebijakan dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
Pelaksanaan Pembelajaran PAILKEM Di Sekolah Dasar Negeri Kauman 1 Malang Kulsum, Umi; Pantiwati, Yuni
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v4i1.11569

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to investigate and analyze how implementation PAILKEM in SDN Kauman 1. The four aspects studied were: (1) How is implementation PAILKEM learning in SDN Kauman 1 Malang, subdistrict Klojen, (1) What is the enabler and barrier, (3) What school efforts/strategies to handle it and (4) What is the impact. This research used a qualitative research method. The results showed PAILKEM implementation in SDN Kauman 01 schools have been begun in 2007. PAILKEM implementation in SDN Kauman 01 has strengths, weaknesses, opportunities, and threats. Then the enabler factors in the implementation of PAILKEM in SDN Kauman 01, among others (1) educators and education, (2) infrastructure, (3) BOS funds and parents fund participation and (4) school management strategies. Strategies to overcome barriers are (1) increase the professionalism of teachers, (2) Conducting additional lesson activities. Finally, the impact generated is increasing student achievement.Keywords: Implementation, Learning, PAILKEM Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pelaksanaan PAILKEM di SDN Kauman 1. Ada empat aspek yang diteliti yaitu : (1) Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran PAILKEM di SDNKauman 1 Kecamatan Klojen Kota Malang­, (1) Apa menjadi pendukung dan penghambat, (3) Bagaimanakah upaya/strategi sekolah dalam mengatasinya dan (4) Bagaimanakah dampak yang ditimbulkan. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian yang menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan PAILKEM di SDN Kauman 01 sudah dilaksanakan sekolah tahun 2007. Kondisi pelaksanaan PAILKEM di SID Kauman 01 memiliki kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Kemudian Faktor pendukung pelaksanaan PAILKEM di SDN Kauman 01, antara lain (1) tenaga pendidik dan kependidikan,(2) sarana dan prasarana , (3) dana BOS dan dana partisipasi wali murid, (4) Strategi manajemen sekolah. Strategi untuk mengatasi hambatan  adalah (1) meningkatkan profesionalisme guru, (2) Mengadakan kegiatan pelajaran tambahan. Terakhir, dampak ditimbulkan adalah prestasi siswa semakin meningkat.Kata kunci: Implementasi, Pembelajaran, PAILKEM
Paradigma Pendidikan Masyarakat Muslim Suku Bajo Wuring Kabupaten Sikka Suryadi, Suryadi; Tinus, Agus
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v3i2.11560

Abstract

Abstract: This research aims to find out the educational paradigm of Bajo Wiring ethnic Muslim community in SukkaDistrict. The method used in this research is descriptive qualitative. This research was conducted in SukkaDistrict in the Bajo Wiring tribe. The subject of this research is the local community. Penguin data from observations, interviews and document studies. To obtain accurate data, researchers conducted source triangulation. The results in this study indicate that there is a paradigm shift in the Bajo Muslim community who initially viewed education as not yet important to be important. Revealed various obstacles faced by the Bajo Wiring Muslim community in the world of education including the custom of the Bajo tribe involving school-age children in fishing at sea and low per capita income in the Bajo Wiring tribe as traditional fishermen resulting in their difficulties in continuing their children's education. The solution that was raised was to overcome economic problems and distance traveled Bajo elbow to the location of the school.Keywords: Education, Paradigms, Bajo Wiring tribes Abstrak: Penenelitian ini bertujuan untuk mengetahui paradigma pendidikan masyarakat Muslim suku Bajo Wuring di Kabupaten Sukka. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sukka pada suku Bajo Wuring. Subjek penelitian ini adalah masyarakat setempat. Pengumh data dari hasil observasi, wawancara serta studi dokumen. Untuk memperoleh data yang akurat peneliti melakukan triangulasi sumber. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa terjadi perubahan paradigma masyarakat Muslim suku Bajo yang awalnya memandang pendidikan belum penting menjadi penting. Terungkap berbagai kendala yang di hadapi masyarakat Muslim suku Bajo Wuring dalam dunia pendidikan diantaranya adalah kebiasaan suku Bajo melibatkan anak-anak usia sekolah dalam mencari ikan dilaut serta pendapatan perkapita yang rendah dalam suku Bajo Wuring sebagai nelayan tradisional mengakibatkan sulitnya mereka dalam melanjutkan pendidikan anaknya. Solusi yang dimunculkan yakni mengatasi masalah ekonomi serta jarak tempuh permukiman siku Bajo dengan lokasi sekolah.Kata kunci: Pendidikan, Paradigma, Suku Bajo Wuring
Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Bimbingan Konseling DI SMA Negeri 1 Kalabahi Apriantyningsih, Endang; Wurianto, Arif Budi
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i1.11592

Abstract

Abstract: This study aims to determine (1) the role of counseling guidance teachers in reinforcing character education. (2) the obstacles faced by counseling guidance in providing reinforcement. (3). counseling guidance efforts to overcome obstacles in reinforcing Kalabahi 1 High School. This research uses the descriptive qualitative method. The subjects of this study were counseling guidance teachers, principals, and students. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using steps of data reduction, data display, and concluding. Data validity checking techniques using source triangulation. The results showed that (1) The role of the counseling guidance teacher in strengthening character education starts from planning the activities of providing guidance services, implementing the guidance and counseling program by implementing a form of service and evaluating the guidance and counseling service program. (2) Constraints faced are lack of cooperation between components in schools, lack of cooperation between BK teachers and parents/guardians, lack of voluntary teacher guidance and counseling in carrying out their duties and responsibilities, lack of honesty or openness from students on problems encountered. (3) Efforts are made namely establishing cooperative relationships between supporting components in schools, making visits to the homes of students with problems.Keywords: Strengthening Character Education, Teachers, Counseling Guidance Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peran guru bimbingan konseling dalam memberikan penguatan pendidikan karakter. (2) kendala yang dihadapi bimbingan konseling dalam memberi penguatan. (3). upaya yang dilakukan bimbingan konseling untuk mengatasi kendala dalam memberi penguatan di SMA Negeri 1 Kalabahi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru bimbingan konseling, kepala sekolah, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peran guru bimbingan konseling dalam penguatan pendidikan karakter dimulai dari perencanaan kegiatan pemberian layanan bimbingan, pelaksanan program bimbingan dan konseling dengan menerapkan bentuk layanan, dan kegiatan evaluasi program layanan bimbingan dan konseling. (2) Kendala yang dihadapi yaitu kurangnya kerjasama antara kompnen-konponen yang ada di sekolah, kurangnya kerjasama antara guru BK dengan orang tua/wali, kurangnya rasa sukarela guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, kurang jujur atau terbuka dari siswa atas masalah yang dihadapi. (3) Upaya yang dilakukan yaitu menjalin hubungan kerjasama antara komponen penunjang dalam sekolah, mengadakan kunjungan ke rumah siswa yang bermasalah.Kata kunci: Penguatan Pendidikan Karakter, Guru, Bimbingan Konseling
Peran Majelis Dikdasmen Dalam Peningkatan Kinerja Guru Di MTs Muhammadiyah Nangahure Wahab, Muhammad Ihsan; Tinus, Agus
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v4i2.11583

Abstract

Abstract: This research aims to describe the role of the Wiring branch primary and secondary education Council in improving teacher performance in MTs Muhammadiyah Nangahure. The research method used in this study is a descriptive qualitative approach. This research was conducted at MTs Muhammadiyah Nangahure, Wiring District. The subject of the research was the Muhammadiyah Branch Manager. Data collection techniques include observation, interview, and documentation. Data analysis techniques using Miles and Huberman (1992) in the form of reviewers, sorting, grouping data to compile work hypotheses and raise the theory of research results. Descriptive analysis is done by data reduction, data presentation, and concluding. The results of this study indicate that the role of the primary and secondary education assembly has proven ineffective. The ineffectiveness of the primary and secondary education assembly can be seen in two ways. First, because there is no structure in the organization of the primary and secondary education assembly which is shown through the management decree by the leader of the Wiring Branch Muhammadiyah. Second, there is no work program.Keywords: Council of primary and secondary education, Muhammadiyah, Teacher performance Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Majelis Dikdasmen cabang Wuring dalam Peningkatan kinerja guru di MTs Muhammadiyah Nangahure. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di MTs Muhammadiyah Nangahure Kecamatan Wuring. subyek penelitian adalah Pimpinan Cabang Muhammadiyah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles and Huberman (1992) berupa penelaah, pengurutan, pengelompokan data dengan tujuan menyusun hipotesis kerja dan mengangkat teori hasil penelitian. Analisis deskriptif dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran majelis dikdasmen terbukti tidak efektif. Ketidakefektifan majelis Dikdasmen tersebut dapat di lihat pada dua hal. Pertama, karena tidak adanya struktur dalam organisasi majelis dikdasmen yang di tunjukkan melalui SK kepengurusan oleh pimpinan Muhammadiyah Cabang Wuring. Kedua, belum adanya program kerja.Kata kunci: Majelis Dikdasmen, Muhammadiyah, Kinerja guru
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Budaya Sekolah Di SDN Bandungrejosari 1 Malang Zulfiati, Muharini; Hartiningsih, Sri
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.07 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v6i1.11524

Abstract

Abstract: The aims this study is 1) to describe the strategy of implementing character education through school culture at SDN Bandungrejosari 1 Malang; 2) describe the factors that become problems in the implementation of character education through school culture at SDN Bandungrejosari 1 Malang, and 3) describe the school's strategy in overcoming the problem factors in implementing character education through school culture at SDN Bandungrejosari 1 Malang. The method used is qualitative with a descriptive approach. This research was conducted at SDN Bandungrejosari 1, Jl. S. Supriyadi 179, Ex. Bandungrejosari, Kec. Breadfruit, Malang. Data collection techniques are used through observation, interviews, and documentation to the vice-principal, curriculum and teacher classes. Data analysis techniques with data reduction, data presentation, and conclusion making. Testing the validity of the data through a credibility test carried out by extending observations or observations, conducting interviews, and documenting the same informant. The results showed that 1) the implementation of character education through school culture has been implemented well through routine and programmed activities, spontaneous activities, modeling or exemplary activities, and extracurricular activities by developing five values namely religious, nationalist, integrity, independent, cooperation; 2) the existing problems, namely from the students themselves, parents who misinterpreted the teacher's explanation, the situation and condition of the student's character at home and school, and 3) the strategy undertaken was to coordinate with parents and make special notes to improve student character.Keywords: School Culture, Implementation, Character BulidingAbstrak: Tujuan penelitian ini yaitu 1) mendeskripsikan strategi implementasi pendidikan karakter melalui budaya sekolah di SDN Bandungrejosari 1 Malang; 2) mendeskripsikan faktor yang menjadi permasalahan dalam implementasi pendidikan karakter melalui budaya sekolah di SDN Bandungrejosari 1 Malang; dan 3) mendeskripsikan strategi sekolah dalam mengatasi faktor permasalahan dalam implementasi pendidikan karakter melalui budaya sekolah di SDN Bandungrejosari 1 Malang. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Bandungrejosari 1, jln. S. Supriyadi 179, Kel. Bandungrejosari, Kec. Sukun, Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada wakil kepala sekolah, kaur kurikulum dan guru. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Pengujian keabsahan data melalui uji kredibilitas yang dilakukan dengan perpanjangan pengamatan atau observasi, melakukan wawancara, dan dokumentasi kepada informan yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) implementasi pendidikan karakter melalui budaya sekolah telah dilaksanakan dengan baik melalui kegiatan rutin dan terprogram, kegiatan spontan, kegiatan pemodelan atau keteladanan, dan kegiatan ekstrakurikuler dengan mengembangkan lima nilai yaitu nilai religius, nasionalis, integritas, mandiri, gotong royong;2) permasalahan yang ada yaitu dari siswa sendiri, orang tua yang salah tafsir terhadap penjelasan guru, situasi dan kondisi karakter siswa di rumah dan sekolah, dan 3) strategi yang dilakukanyaitu melakukan kordinasi dengan orang tua dan membuat catatan khusus perbaikan karakter siswa.Kata kunci: Budaya Sekolah, Implementasi, Pendidikan Karakte
PEMBELAJARAN VARIASI DRIBBLING DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAK DI SMK MUHAMMADIYAH 7 GONDANGLEGI Ramadhan, Eiselin Pasca; Wuriyanto, Arif Budi; Rahardjanto, Abdulkadir
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i2.11607

Abstract

Abstract: The study aims to (1) knowing the learning process and learning outcomes variations dribbling participants extracurricular football class X in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi; (2) knowing the increase in dribbling learning outcomes of class X extracurricular soccer participants at SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang Regency after participating in dribbling variation learning. This type of research is qualitative with Class Action Research design (PTK). The research instruments include observation sheets, tests, and documentation. Data analysis techniques used to analyze student learning outcomes is a descriptive analysis technique percentage. The results showed (1) The learning process of dribbling variation in the students is done in two cycles. Variations of dribbling exercises given in cycle 1 include (a) U-dribbling exercises using inner legs, outer legs and back, (b) Z-dribbling exercises using inner legs, outer legs, and backs, (c) 8-dribbling exercises using inner legs, outer legs and back foot, and (d) doing dribble with pass and control exercises. Variations of the dribbling exercises given in cycle 2 include (a) Z-dribbling exercises using inner legs, outer legs and back, (b) 8-dribbling exercises using inner legs, outer legs and backs, and Exercise dribble with pass and control. (2) The application of learning dribbling variation in the extracurricular participants of class X football at SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi showed the percentage of students' learning completeness classically in cycle 1 reaching 62.5% (25 students reaching KKM 65), then the percentage is increased and has reached the expected percentage target in cycle 2 is 87.5% (35 students reaching KKM 65).Keywords: Dribbling variations, soccer, learning outcomes Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui proses pembelajaran dan hasil belajar variasi dribbling peserta ekstrakurikuler sepak bola kelas X di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi; (2) mengetahui peningkatan hasil belajar dribbling peserta ekstrakurikuler sepak bola kelas X di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Kabupaten Malang setelah mengikuti pembelajaran variasi dribbling. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen peneltian meliputi lembar observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis hasil belajar siswa adalah teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan (1) Proses pembelajaran variasi dribbling pada siswa dilaksanakan dalam dua siklus. Variasi latihan dribbling yang diberikan pada siklus 1 meliputi (a) latihan U-dribbling menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki, (b) latihan Z-dribbling menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki, (c) latihan 8-dribbling menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki, serta (d) melakukan latihan dribble with pass and control. Variasi latihan dribbling yang diberikan pada siklus 2 meliputi (a) latihan Z-dribbling menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki, (b) latihan 8-dribbling menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki, serta (c) latihan dribble with pass and control. (2) Penerapan pembelajaran variasi dribbling pada peserta ekstrakurikuler sepak bola kelas X di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi menunjukkan persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada siklus 1 yang mencapai 62,5% (25 siswa mencapai KKM 65), kemudian persentase tersebut meningkat dan telah mencapai target persentase yang diharapkan pada siklus 2 yaitu 87,5% (35 siswa mencapai KKM 65).Kata kunci: Variasi dribbling, sepak bola, hasil belajar
Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Melalui Ekstrakurikuler Paduan Suara Di SMA Negeri 1 Nita Koten, Florentinus P.N.; Handayani, Trisakti; Rahardjanto, Abdulkadir
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v4i1.11574

Abstract

Abstract: This study aims to describe the efforts to improve student discipline through choir extracurricular activities at SMA Nita 1. This research uses a descriptive qualitative approach. This research was carried out in SMA Nita 1. Primary data sources in this study are the principal, vice-principals in the field of students and students, counseling guidance teachers, teacher choir extra coaches, students, school committees. Secondary data sources were obtained from documents in the form of school profiles, school vision and mission documents, teacher data documents, choir extracurricular program activities documents. Data collection through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques using an interactive model that is data reduction, data presentation, and data verification. Data validity techniques through source triangulation. The results showed that efforts to improve student discipline through choir extracurricular activities in SMA Nita 1 were applied in habituation, role models, awareness, and supervision. Supporting factors to improve student discipline through choir extracurricular activities at SMA Nita 1 include school policies, cooperation between coaches, parents and also community leaders. the inhibiting factors are students, extra coaches, education personnel, facilities and infrastructure, parents, weather, distance from home school.Keywords: Discipline, Character Education, Extracurricular, Choir Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya meningkatkan kedisiplinan siswa melaui kegiatan ekstrakurikuler paduan suara di SMA Negeri 1 Nita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Nita. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang dan kesiswaan, guru bimbingan konseling, guru pembina ekstra paduan suara, siswa, komite sekolah. Sumber data sekunder diperoleh dari dokumen berupa profil sekolah, dokumen visi dan misi sekolah, dokumen data guru, dokumen program kegiatan ekstrakurikuler Paduan Suara. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan model interaktif yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Teknik keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya meningkatkan kedisiplinan siswa melaui kegiatan ekstrakurikuler paduan suara di SMA Negeri 1 Nita diterapkan dalam kegiatan pembiasaan, teladan, penyadaran, pengawasan. Faktor pendukung dalam upaya meningkatkan kedisiplinan siswa melalui ekstrakurikuler paduan suara di SMA Negeri 1 Nita meliputi kebijakan sekolah, kerja sama antara guru Pembina, orang tua dan juga tokoh masyarakat. faktor penghambatnya adalah siswa, Pembina ekstra, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, orang tua, cuaca, jarak dari rumah kesekolah.Kata kunci: Disiplin, Pendidikan Karakte, Ekstrakurikuler, Paduan suara
Implementasi Permendikbud Nomor 87 Tahun 2013 Tentang Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Di Universitas Muhammadiyah Malang Nurinayah, Nurinayah; Waluyo, Lud
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i1.11597

Abstract

Abstract: This study aims to describe (1) Implementation of Permendikbud Number 87 of 2013 concerning Pre-service Teacher Professional Education (PPG); (2) Inhibiting factors in the implementation of Permendikbud Number 87 of 2013. This study uses descriptive qualitative methods. This research was conducted at the PGSD Study Program at the University of Muhammadiyah Malang. The subjects of this study were the chairperson of PPG, the chairperson of the PGSD study program, and the PPG student of the study program PGSD. The data collection techniques used were using techniques, interviews, documentation, and observation. Data analysis techniques using the Milles Huberman model, with the stages of reduction, presentation, and concluding. Test the validity of the data using source triangulation. The results showed (1) Implementation of Permendikbud Number 87 of 2013 in the implementation of PPG through learning activities in the classroom, in the dormitory, and field practice in schools. The purpose of this implementation is to produce professional teachers who master the four competencies, are skilled in preparing teaching materials, and motivate teachers to become professionals by continuing education. (2) The inhibiting factor in implementation is influenced by the lack of preparation of participants in participating in UTN, and K-13 based schools are inadequate.Keywords: Teacher, PPG, Minister of Education and Culture Regulation Number 87 the Year 2013 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Implementasi Permendikbud Nomor 87 tahun 2013 tentang Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan; (2) Faktor penghambat dalam implementasi permendikbud Nomor 87 tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Malang. Subjek penelitian ini adalah ketua PPG, ketua prodi PGSD, dan mahasiswa PPG prodi PGSD.Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan teknik, wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data menggunakan model Milles Huberman, dengan tahap reduksi, penyajian, dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan (1) Implementasi Permendikbud Nomor 87 Tahun 2013 dalam pelaksanaan PPG melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas, di asrama, dan praktik lapang di sekolah. Tujuan dalam implementasi ini yaitu utnuk mencetak guru profesional yang menguasai empat kompetensi, terampil menyiapkan bahan ajar, dan memotivasi guru untuk menjadi tenaga profesional dengan melakukan pendidikan berkelanjutan. (2) Faktor penghambat dalam implementasi dipengaruhi oleh persiapan yang kurang peserta dalam mengikuti UTN, dan sekolah yang berbasis K-13 belum memadai.Kata kunci: Guru, PPG, Permendikbud Nomor 87 Tahun 2013   
Analisis Strategi Kebijakan Sistem Informasi Pelayanan Akademik Berbasis Teknologi Informasi Di IKIP Muhammadiyah Maumere Fitri, Anisa; Effendy, Moh. Mahfud
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v3i2.11565

Abstract

Abstract: This research aims to analyze information technology policy strategies based on Information Technology academic services at IKIP Muhammadiyah Maumere. The method used in this research is descriptive qualitative. The subjects in this study were 2 campus staff, 2 BAAK staff, 2 study program leaders and the vice-chancellor. Data collection techniques using in-depth interviews, observation, and study of documents. The results showed that the Head of BAAK as a service leader at IKIP Muhammadiyah Maumere started from the first planning in the academic service information system policy in the process. Second, the implementation of an academic service information system policy strategy made. Third, service evaluation is carried out among others by carrying out services in the room. Evaluation activities that have many roles, namely BAAK staff, then the results of the evaluation will be followed up. Supporting and inhibiting factors in the application of information systems for academic services is the availability of inadequate infrastructure inadequate human resources lack consistency between planning and implementation delays to produce a low output. The results that will be achieved in the application of academic service information system policies, namely the head of BAAK strive and make every effort to build infrastructure and human resources, the quality and quantity can be improved. The Head of BAAK also developed staff expertise so that the quality of outputs could be improved.Keywords: Information Systems, Academic Services, Information Technology Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kebijakan sistem informasi pelayanan akademik berbasis Teknologi Informasi di IKIP Muhammadiyah Maumere. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang staf kampus, 2 orang staf BAAK, 2 orang ketua Prodi dan wakil rektor. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala BAAK sebagai pemimpin pelayanan di IKIP Muhammadiyah Maumere mulai dari pertama perencanaan yang dimiliki dalam kebijakan sistem informasi pelayanan akademik dalam proses. Kedua, pelaksanaan strategi kebijakan sistem informasi pelayanan akademik yang dibuat. Ketiga, evaluasi pelayanan antara lain dilakukan dengan cara ikut melakukan pelayanan di ruangan. Kegiatan evaluasi yang banyak berperan yaitu staf BAAK kemudian hasil dari evaluasi akan ditindak lanjut. Faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan kebijakan sistem informasi pelayanan akademik yaitu ketersediaan sarana prasarana yang belum memadai sumber daya manusia yang belum memadai kurang konsisten antara perencanaan dan pelaksanaan keterlambatan sehingga menghasilkan output yang rendah. Hasil yang akan dicapai dalam penerapan kebijakan sistem informasi pelayanan akademik yaitu kepala BAAK berusaha dan berupaya semaksimal mungkin dalam membangun sarana prasarana dan sumber daya manusia, dapat ditingkatkan kualitas dan kuantitas. Kepala BAAK juga mengembangkan keahlian staf agar mutu output dapat ditingkatkanKata kunci: Sistem InformasiPelayanan Akademik, Teknologi Informasi
ANALISIS PERAN KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN KOMPETENSI SOSIAL GURU DI SMPK SANTO THOMAS KABUPATEN PAMEKASAN Anwar, Hairil; Sukarsono, Sukarsono
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.178 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v6i2.11616

Abstract

Abstract: This study aims to find out 1) the role of the principal's democratic leadership in building the social competence of teachers; 2) know the social competence of teachers. This research was conducted at SMP Thomas Santo Thomas Pamekasan Regency, using a qualitative approach supported by descriptive data. Data analysis is performed by presenting data, data reduction and concluding. The results showed that the role of the democratic leadership of school principals included: 1) As an educator able to facilitate and encourage teachers to improve teacher social competence. 2) As a manager that is facilitating and providing opportunities for teachers to develop their social competence through various education and training activities. 3) An administrator can allocate a budget to improve teacher competencies to build the social competencies of teachers. 4) As a supervisor, namely giving advice and guidance to the teacher's indirect supervision of learning activities in building teacher social competence. 5) As a motivator that is providing educational motivation in carrying out the tasks and functions in building the social competence of teachers. The social competence of teachers is quite good, there is cooperation within the school community which includes the cooperation of fellow teachers, teachers with students, teachers with parents, and teachers with surrounding communities.Keywords: Role of School Principals, Democratic Leadership, Social Competence Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) peran kepemimpinan demokratis kepala sekolah dalam membangun kompetensi sosial guru; 2) mengetahui kompetensi sosial guru. Penelitian ini dilaksanakan di SMPK Santo Thomas Kabupaten Pamekasan, dengan menggunakan pendekatan kualitatif didukung data deskriptif. Analisis data dilakukan dengan cara menyajikan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepemimpinan demokratis kepala sekolah antara lain: 1) Sebagai educator mampu memfasilitasi dan mendorong guru dalam meningkatkan kompetensi sosial guru. 2) Sebagai manajer yaitu memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada para guru untuk mengembangkan kompetensi sosialnya melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan. 3) Sebagai administrator yaitu dapat mengalokasikan anggaran untuk peningkatan kompetensi guru sehingga membangun kompetensi sosial para guru. 4) Sebagai supervisor yaitu memberikan saran dan bimbingan kepada guru dalam kegiatan supervisi pembelajaran secara langsung dalam membangun kompetensi sosial guru. 5) Sebagai motivator yaitu memberikan motivasi pendidikan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam membangun kompetensi sosial guru. Kompetensi sosial guru yang terjadi cukup baik, adanya kerja sama dalam warga sekolah yang meliputi kerja sama guru sesama guru, guru dengan siswa, guru dengan wali murid, serta guru dengan masyarakat sekitar.Kata kunci: Peran Kepala Sekolah, Kepemimpinan Demokratis, Kompetensi Sosial