cover
Contact Name
Akhsanul In'am
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jkpp_pedagogi@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144 3rd Campus, 4th Building (GKB 4), 3th Floor
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23377623     EISSN : 23377615     DOI : 10.22219
Core Subject : Education,
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, adalah jurnal open access. Diterbitkan oleh Magister Pedagogi yang sebelumnya bernama Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Terbit dua kali dalam satu volume, pada bulan April dan Oktober. Berisi tulisan ilmiah hasil penelitian dan ulasan literatur dibidang kebijakan dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
Kebijakan Pendidikan Kemardiwayataan Sebagai Program Penguatan Pendidikan Karakter Di SMAK Frateran Malang Payong, Yohanes Laga; Wuriyanto, Arif Budi
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.232 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v6i1.11531

Abstract

Abstract: To find out how Kemardiwiyataan education is implemented, the purpose of this study is to describe the planning, implementation, and evaluation of Kemardiwiyataan education as an amplifier of character education based on the unique values of this educational institution. This type of research is qualitative research using interviews, observation and study documents in collecting data. The results showed that as a religious-based educational institution, Frateran Malang Senior High School has a specific spirituality that becomes a spirit of drive and a spiritual impetus in educational services, namely: a tough heart spirituality. Typical values of a tough heart include orderly, adaptive, nationalist, enterprising, happy, superior and harmonious values with a heart approach pattern that is approaching, inviting, admonishing and reminding. These values are turned on as a school step to maintain its identity. Kemardiwiyataan Learning combines the unique values of schools with character education from the government while maintaining a school identity based on religion. This learning is supported by a guidebook used in classroom learning activities in addition to through habituation, extra-curricular and exemplary. The evaluation system is done through observation and observation using certain indicators. The specificity of institution spirituality can enrich the character education character.Keywords: Policy, Character Education, KemardiwiyataanEducation, Strengthening Character Education Abstrak: Untuk mengetahui bagaimana pendidikan Kemardiwiyataan diimplementasikan, maka tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan mengenai perencanaan, pelaksanaan dan pengevaluasian pendidikan Kemardiwiyataan sebagai penguat pendidikan karakter dilandasakan pada nilai-nilai khas lembaga pendidikan ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumen dalam pengumpulan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagai lembaga pendidikan berbasis agama, SMAK Frateran Malang memiliki kekhasan spiritualitas yang menjadi roh pengerak dan daya dorong spiritual dalam pelayanan pendidikan, yaitu: spiritualitas hati yang tangguh. Nilai khas hati yang tangguh, meliputi: nilai tertib, adaptif, nasionalis, giat, gembira, unggul dan harmonis dengan pola pendekatan hati yaitu hampiri, ajak, tegur dan ingatkan. Nilai-nilai ini dihidupkan sebagai langkah sekolah untuk mempertahankan identitasnya. Pembelajaran Kemardiwiyataan memadukan nilai khas sekolah dengan pendidikan karakter dari pemerintah dengan tetap mempertahankan identitas sekolah yang berbasis agama. Pembelajaran ini didukung dengan buku panduan yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas di samping melalui pembiasaan, extra kurikuler dan keteladanan. Sistem evaluasinya dilakukan melalui observasi dan pengamatan dengan menggunakan indikator tertentu.  Kekhasan spiritualitas lembaga dapat memperkaya khasanah pendidikan karakter.Kata kunci: Kebijakan, Pendidikan Karakter, Pendidikan Kemardiwiyataan, Penguatan Pendidikan Karakter
Analisis Kebijakan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-nilai Agama Islam Di MA AT-Taqwa Maumere Kasim, Abdullah Muis; Handayani, Trisakti
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i1.11588

Abstract

Abstract: This research aims to (a) describe the implementation of character education-based Islamic religious values in MA At-Taqwa Maumere. (b) describe the factor endowments and a barrier to the implementation of education policy analysis the character-based values of Islam in MA At-Taqwa Maumere. (c) describe the solution character education-based Islamic religious values MA At-Taqwa Maumere. This research uses qualitative descriptive approach. Data collection procedure using the method of interview, observation, and document. The results of the study are as follows: (1) how can the implementation of character education in MA Islamic be basis At-Taqwa, aims to improve the quality and results of education in madrasah can formation character of learners. (2) factor endowments and a barrier to the implementation of character education-based Islamic religious values, find solutions in overcoming obstacles faced by learners. (3) the solution constraints the implementation of character education through activities fostering religion.Keywords: Implementation, Character Education, Islamic Values Abstrak: Penelitian ini bertujun (a) Mendeskripsikan Pelaksanaan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama Islam di MA At-Taqwa Maumere;(b) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan analisis kebijakan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama Islam di MA At-Taqwa Maumere; (c) Mendeskripsikan solusi mengatasi pendidikan karakter berbasis nilai- nilai agama Islam MA At-Taqwa Maumere. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Prosedur pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumen.Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Bagaiman pelaksanaan pendidikan karakter berbasisi agama Islam di MA At-Taqwa, bertujuan untuk meningkatkan mutu   dan hasil pendidikan di madrasah  dapat pembentukan karakter peserta didik; (2) Faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pendidikan karakter  berbasis nilai-nilai  agama Islam, mencari solusi dalam mengatasi kendala yang dihadapi oleh peserta didik; (3) Solusi mengatasi kendala pelaksanaan pendidikan karakter melalui kegiatan pembinaan keagamaan.Kata Kunci: Pelaksanaan, Pendidikan Karakter, Nilai-nilai Agama Islam
Implementasi Kurikulum Sekolah Dan Pesantren Di SMP Muhammadiyah Boarding School Tarakan Wahyudi, Wahyudi; Tobroni, Tobroni; Syahri, M.
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v4i2.11579

Abstract

Abstract: This research aims to find out about the implementation of the pesantren curriculum and schools in Tarakan Muhammadiyah Boarding School SMP which includes three aspects namely preparation, implementation, and evaluation. This study uses a qualitative approach to the type of case studies because this research is one form of field research. Data obtained through observation, documentation analysis, and interviews. Research subjects include the Principal, Deputy Principal for Curriculum and teachers. Data analysis techniques using the stages of Miles and Huberman (1992) began by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. Test the validity of the data using source techniques. The results of this study indicate that the establishment of the pesantren curriculum and Muhammadiyah Boarding School SMP Tarakan depart from the need for a balanced educational concept between general subjects and religion in the education unit and the integration between the school curriculum and pesantren curriculum produces a composition of 16 subjects consisting of 6 subjects general lessons and 10 cottage lessons. All lessons are taught in class except tahfidz taught outside class hours. Percentage of subject division by looking at the curriculum composition table in each class. The pesantren curriculum has a percentage of 47.83% with details: 5 subjects in general programs, 4 subjects in supporting programs, and 2 subjects in special programs. School curriculum (National) has a percentage of 34.78% with details: 7 subjects in general programs and 1 subject in support programs. The other 17.39% is extracurricular material and special activities as a characteristic of Muhammadiyah's charitable endeavors in the field of education.Keywords: Curriculum, Pesantren, Schools Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang implementasi kurikulum pesanten dan sekolah di SMP Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang mencakup tiga aspek yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus karena penelitian ini merupakan salah satu bentuk penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, analisis dokumentasi dan wawancara. Subjek penelitian meliputi Kepala Sekolah, Wakil kepala sekolah bidang Kurikulum dan guru. Teknik analisis data menggunakan tahapan Miles and Huberman (1992) dimulai dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penetapan kurikulum pesantren dan sekolah SMP Muhammadiyah Boarding School Tarakan berangkat dari kebutuhan konsep pendidikan yang seimbang antara pelajaran umum dengan agama dalam satuan pendidikan dan keterpaduan antara kurikulum sekolah dan kurikulum pesantren ini menghasilkan komposisi berupa 16 mata pelajaran yang terdiri atas 6 mata pelajaran pelajaran umum dan 10 pelajaran pondok. Semua pelajaran diajarkan di kelas kecuali tahfidz diajarkan di luar jam pelajaran. Persentase pembagian mata pelajaran dengan melihat tabel komposisi kurikulum tersebut dalam setiap kelas. Kurikulum pesantren memiliki persentase 47,83% dengan rincian: 5 mata pelajaran dalam program umum, 4 mata pelajaran pada program penunjang, dan 2 mata pelajaran pada program khusus. Kurikulum sekolah (Nasional) mempunyai persentase sebesar 34,78% dengan rincian: 7 mata pelajaran pada program umum dan 1 mata pelajaran pada program penunjang. 17,39% lainnya merupakan materi ekstrakurikuler dan kegiatan khusus sebagai kekhasan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan.Kata kunci: Kurikulum, Pesantren, Sekolah
Implementasi Kebijakan Kedisiplinan Peserta Didik Di SMK Negeri 1 Maumere Albertus, Mite; In’am, Akhsanul
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i2.11603

Abstract

Abstract: This study aims to describe the implementation of disciplinary policies of students in SMK Negeri 1 Maumere; 2) what obstacles are faced by SMK Negeri 1 Maumere in implementing disciplinary policies; 3) what efforts have been made to overcome problems or obstacles in the implementation of discipline. The research method used is a qualitative descriptive research method. to be informants in this study are 1) Tatib Team Coordinator, 2) BK Teachers. Data collection in this study uses the following methods: 1) interview 2) Observation, 3) Documentation. This study uses the analysis method and the Moles and Huberman (1994) model with the stages of data reduction, presenting data, and drawing conclusions. Testing the data in this study uses a participation extension technique which means a single researcher in the field until the saturation of data collection is achieved. The results of this study indicate (1) The implementation of student disciplinary policies at SMK Negeri 1 Maumere meets the standards that have been formulated by the Tatib team. (2) The obstacles that become obstacles in the implementation of disciplinary policies of students in SMK Negeri 1 Maumere are 1) from the students, 2) lack of support from parents, 3) from the school which consists of administration that has not been neatly arranged and lack of support from the teacher.Keywords: Policy implementation, Discipline, Students Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan kedisiplinan peserta didik di SMK Negeri 1 Maumere; 2) kendala apa saja yang dihadapi SMK Negeri 1 Maumere dalam melaksanakan kebijakan kedisiplinan; 3) upaya-upaya apa saja yang sudah dilakukan untuk mengatasi masalah atau kendala dalam pelaksanaan kedisiplinan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskritif kualitatif. menjadi imforman dalam penelitian ini adalah 1) Koordinator Tim Tatib, 2) Guru BK. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode 1) wawancara 2) Observasi, 3) Dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis dan model Moles and Huberman (1994) dengan tahapan reduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian data dalam penelitian ini menggunakan teknik perpanjangan keikutsertaan yang berarti peneliti tunggal di lapangan sampai kejenuhan pengumpulan data tercapai. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Implementasi kebijakan kedisiplinan peserta didik di SMK Negeri 1 Maumere pada dasarnya sudah memenuhi standar yang telah dirumuskan oleh tim tatib. (2) Kendala-kendala yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan kebijakan kedisiplinan peserta didik di SMK Negeri 1 Maumere adalah 1) dari pihak peserta didik, 2) kurang adanya dukungan dari orangtua, 3) dari pihak sekolah yang terdiri dari administrasi yang belum tertata rapi dan kurang adanya dukungan dari guru.Kata kunci: Implementasi kebijakan, Kedisiplinan, Peserta didik
Pelaksanaan Model Pembelajaran Snow Ball Throwing Pada Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Di SMAN 2 Maumere Elisvita, Theresia; In'am, Akhsanul; Widodo, Estu
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v4i1.11570

Abstract

Abstract: This study aims to describe the extent of the use of the Snowball Throwing learning model in the learning process so that students are more active and bolder in expressing ideas about English speaking skills by grammatical structures. The method used in this research is descriptive qualitative. Sources of data were obtained from students of class XI IPS 2 and teachers of English subjects. Data collection through observation, interviews, and documents. The results of this study indicate that the implementation of the Snowball Throwing learning model has a positive impact on teachers and students in the learning process, whereby using the Snow Ball Throwing model students are more creative, brave, and active in expressing opinions properly according to grammar, thus motivating students to obtain optimal results for improving teacher competency in using the right methods in the learning process.Keywords: Learning model, Snowball Throwing, Speaking English Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing dalam proses pembelajaran agar siswa lebih aktif dan lebih berani dalam mengungkapkan gagasan dalam kaitannya dengan keterampilan berbicara bahasa Inggris sesuai dengan struktur tata bahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari siswa kelas XI IPS 2 dan guru mata pelajaran bahasa Inggris. Pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, dan dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran Snowball Throwing memberikan dampak yang positif bagi guru dan siswa dalam proses pembelajaran, dimana dengan menggunakan model Snow Ball Throwing siswa lebih kreatif, berani, dan aktif dalam mengungkapkan pendapat dengan benar sesuai dengan tata bahasa, sehingga memotivasi siswa untuk memperoleh hasil yang optimal untuk peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan metode–metode yang tepat dalam proses pembelajaran.Kata kunci: Model pembelajaran, Snowball Throwing, Berbicara Bahasa Inggris
Hubungan Perpsepsi Budaya Organisasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Widyaiswara PPPPTK BOE Malang Suprianto, Suprianto; Soenaryo, Siti Fatimah; Pantiwati, Yuni
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v3i2.11561

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to analyze the relationship between organizational culture perceptions and work motivation on Widyaiswara's performance at the Center for Development and Empowerment of Educators and Educational Personnel in the Field of Automotive and Electronics Malang. This research uses descriptive quantitative correlational research approach. The population in this study were 119 people. Sampling was used cluster random sampling. Data collection techniques using a scale method by distributing questionnaires to respondents. Data analysis was carried out using descriptive analysis and Double Correlation analysis using the SPSS for Windows 17.0 program. The results of the analysis show the magnitude of the variable coefficient of organizational culture perception by 0.332, the coefficient of the variable work motivation by 0.719, the coefficient of multiple correlations (R) of 0.692. While the predictive power of the regression model (R-square) formed in this test is 0.479. These results indicate that the perception of organizational culture and work motivation have contributed to the widyaiswara performance by 47.9%, while the remaining 52.1% is influenced by other variables outside the model.Keywords: Perception of organizational culture, work motivation, Widyaiswara performance Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan persepsi budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap kinerja Widyaiswara di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika Malang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelasional pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 119 orang. Pengambilan sampel digunakan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode skala dengan cara membagikan angket kepada responden. Analisis data dilaksanakanmenggunakan analisis deskriptif dan analisis Korelasi Gandamenggunakan program SPSS for Windows 17.0. Hasil analisis menunjukkan besarnya koefisien variabel persepsi budaya organisasi sebesar 0.332, koefisien variabel motivasi kerja sebesar 0.719, koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0.692. Sedangkan daya prediksi dari model regresi (R-square) yang dibentuk dalam pengujian ini sebesar 0.479. Hasil ini mengindikasikan bahwa persepsi budaya organisasi dan motivasi kerja mempunyai kontribusi terhadap kinerja widyaiswarasebesar 47.9%, sedangkan sisanya 52.1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model.Kata kunci: Persepsi budaya organisasi, Motivasi kerja, Kinerja Widyaiswar
ANALISIS PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR NEGERI DI PULAU GILI IYANG KABUPATEN SUMENEP Imamiyah, Nuris Syarifatul; Rofieq, Ainur; Syaifuddin, Mohammad
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.072 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v6i2.11612

Abstract

Abstract: This study was a qualitative study using a descriptive approach. The data of the study was obtained through the interview, researcher observation, and documents study. The interview data were collected from state elementary schools? headmasters and teachers in Bancamara, Gili Iyang island. The observation sheets were based on the researcher?s direct participation during classroom activities held by teachers. While the data of the document study was taken from teachers? and students? number and attendance list, syllabus, and also lesson plan. Then the data was analyzed using the interactive model, a concept from Miles and Huberman. This study used source triangulation for its validity checking. While the results showed that the teaching plan, which consisted of planning, implementing, and evaluating the process, was arranged and applied. In general, the learning problems that happened in Gili Iyang island were the teachers? work-placement; imbalance number of teachers; public transportation issues; the number of schools; and also, the teachers? salary issues. The strategies applied to overcome those problems were maintaining good relationship and way of communicating among teachers; recruiting fresh graduates; applying a family-friendly approach to comfort those honorary teachers; making a regular schedule to keep teachers attending school; applying a working day of 50 percent plus 1 day from the total number of effective days in a month; applying an internal policy in school in terms of allocating the school fund for honorary teachers? welfare, and having the teachers familiar teaching more than one class at the same day.Keywords: Learning Problems, State Elementary Schools, Island Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis (1) problematika pembelajaran yang terjadi pada sekolah dasar negeri di pulau Gili Iyang Kabupaten Sumenep? (2) mendeskripsikan strategi yang diterapkan untuk mengatasi problematika pembelajaran pada sekolah dasar negeri di pulau Gili Iyang Kabupaten Sumenep? Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Data wawancara diperoleh dari kepala sekolah dan guru-guru di sekolah dasar negeri di Desa Bancamara pulau Gili Iyang sebagai informan. Lembar observasi didasarkan pada pengamatan langsung peneliti terkait proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Data untuk studi dokumen diperoleh dari data jumlah guru, jumlah siswa, presensi kehadiran guru dan siswa, silabus dan juga RPP. Analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif dari Miles and Huberman. Kemudian untuk menguji keabsahan data, digunakan teknik triangulasi. Jenis triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pembelajaran, secara umum, yang terjadi di pulau Gili Iyang adalah distribusi guru yang belum merata, ketimpangan jumlah guru honorer dan pegawai negeri, faktor transportasi, jumlah sekolah, dan tunjangan kesejahteraan. Strategi yang diimplementasikan guna mengatasinya adalah menjaga baik komunikasi antar guru, merekrut fresh graduate yang merupakan penduduk asli pulau Gili Iyang, mengupayakan pendekatan secara kekeluargaan untuk membuat nyaman para guru honorer sehingga memperkecil niat untuk berhenti mengajar, membuat piket masuk secara bergantian guna mengupayakan tetap ada guru yang hadir ke sekolah, memberlakukan hari kerja sebanyak 50 persen plus 1 hari dari jumlah total hari efektif dalam satu bulan, memberlakukan kebijakan internal sekolah sehubungan dengan alokasi dana BOS untuk kesejahteraan guru honorer, dan membiasakan para guru berstatus honorer dan pegawai negeri untuk siap mengajar lebih dari satu kelas.Kata kunci: Problematika Pembelajaran, Sekolah Dasar Negeri, Pulau
Strategi Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Kinerja Guru Di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Kotimah, Kusnul; Rahardjanto, Abdulkadir
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i1.11593

Abstract

Abstract: This research aims to know the principal's strategy in improving teacher performance. The focus of this study was to find out how the strategy was carried out by the School Principal in Improving Teacher Performance in Gondanglegi 7 SMK Muhammadiyah. This research was conducted with a descriptive qualitative approach. The subjects of the study were the school principal, deputy headmaster and 2 teachers at SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data analysis in this study was based on Miles and Huberman's steps: data collection, data presentation, data reduction, and conclusion drawing/verification. The results of the study show how the strategies are undertaken by the principal in improving teacher performance in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, starting from the planning made by the school principal, the implementation carried out by the principal; Discipline, Motivator, and Rewards and Punishment, the evaluation conducted by the principal consists of Attendance, MSG, sustainable professional development (PKB), Administration, School activities to improve teacher performance and student questionnaires.Keywords: Strategy, Principal, Teacher Performance Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stategi kepala sekolah dalam peningkatan kinerja guru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan 2 guru yang ada di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Teknik pengumpulan data melelui kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini didasarkan atas langkah-langkah Miles dan Huberman: pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan / verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bagimana strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam peningkatan kinerja guru di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, mulai dari perencanaan yang dilakukan kepala sekolah, pelaksanaan yang dilakukan kepala sekolah; Kedisiplinan, Motivator dan Rewads dan Punishment, evalusi yang dilakukan kepala sekolah terdiri dari: Kehadiran, MSG, pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (PKB), Administrasi, Kegiatan sekolah guna meningkatkan kinerja guru dan angket siswa.Kata kunci: Strategi, Kepala Sekolah, Kinerja Guru
Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Sar Pelajar SFAT Dalam Konteks Penanggulangan Bencana Di SMK Al-Mabrur Kabupaten Banjarnegara Gera, Irega Gelly; Wurianto, Arif Budi; Raharjanto, Abdul Kadir
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v4i2.11584

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to find out the implementation of SFAT Student SAR extracurricular in the context of disaster management in SMK Al-Mabrur, Banjarnegara Regency. The research method used in this study is descriptive qualitative. The location of the study was at SMK Al-Mabrur, Pejawaran District, Banjarnegara Regency. The subjects of this study were the deputy headmaster in the student field, extracurricular coaches, and students. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques using the interactive model of Miles and Huberman 1994, and testing the validity of the data using triangulation of sources and techniques. The results of the study showed that the implementation of SFAT Student SAR extracurricular activities in the context of disaster management in SMK Al-Mabrur Banjarnegara District was seen through three factors, namely the agenda of the SAR SAR SFAT activities which included registration, weekly routine training, education and education, materials for the SFAT Student SAR activities. which contains disaster and SAR material, the instructor's method is divided into three, namely a few lectures, an emphasis on practice, and a semi-military situation. The driving factor consists of the selection of competent coaches, interesting activities and high enthusiasm, and support from the school principal. Factors that have hindered the SFAT Student SAR activities are the lack of funds for facilities and infrastructure, the and post-processing of activities began to be less effective.Keywords: Extracurricular, SAR, Disaster Abstrak: Penelitian bertujuan mengetahui pelaksanaan ekstrakurikuler SAR Pelajar SFAT dalam konteks penanggulangan bencana di SMK Al-Mabrur Kabupaten Banjarnegara. Matode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian bertempat di SMK Al-Mabrur Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara. Subjek penelitian ini adalah wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru pembina ekstrakurikuler, dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles and Hubberman 1994, dan uji keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler SAR Pelajar SFAT dalam konteks penanggulangan bencana di SMK Al-Mabrur Kabupaten Banjarnegara dilihat melalui tiga faktor yaitu agenda kegiatan SAR Pelajar SFAT yang berisi kegiatan pendaftran, pelatihan rutin mingguan, diklat dan pengorenan, materi kegiatan SAR Pelajar SFAT yang berisi materi kebencanaan dan SAR, cara mengajar pembina yang terbagi tiga yaitu sedikit ceramah, penekan pada praktek, dan mengkondisikan situasi semi militer. Faktor pendorong terdiri dari pemilihan pembina yang berkompeten, kegiatan yang menarik dan antusiame yang tinggi, dan dukungan dari kepala sekolah. Faktor yang menjadi penghambat kegiatan SAR Pelajar SFAT adalah kurangnya dana sarana dan prasarana, dan pasca pengorenan kegiatan mulai kurang efektif.Kata kunci: Esktakurikuler, SAR, Bencana 
Pengembangan Video Cedera Dan Penanggulangannya Dengan Pemanfaatan Sarana Dan Prasarana Di SD Negeri Se-Kecamatan Purwosari Azmi, Moch. Amin Faris Maulidin; Sukarsono, Sukarsono
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.419 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v6i1.11525

Abstract

Abstract: The use of LCD projectors as a means of supporting the teaching and learning process has never been used in the learning process. The cause of the unavailability of LCD projector in the lessons of physical education of sports and health (Penjas orkes) in the Elementary School District of Purwosari District Pasuruan is no support tool that is learning video. The purpose of this research is to develop a learning video about the injury and handling of orchestra to maximize school facilities and infrastructure that is LCD Projector. The method used is for validity test referring to Borg and Gall, and effectiveness test using t test. The results of the development in this study are as follows: (1) the justification of the media experts of 77.78% is very valid (usable), (2) the expert learning justification of 88.89% is very valid (usable), (3) stage I small group (teachers) of 93.06% is very valid (usable) and (students) 90.15% is very valid (usable), (4) small group stage test (teacher) of 95.14 % is very valid (usable) and (student) is 89,36% is very valid (usable), while effectiveness test known t-count equal to -27,70 smaller than t-table (1,687), hence can be concluded that usage video injury and coping can improve learning outcomes. With the results of the research, the development of video injury and handling can maximize the facilities and infrastructure LCD projectors available.Keywords: Development, Video Learning, Facilities and Infrastructure Abstrak: Pemakaian LCD proyektor sebagai sarana pendukung proses belajar mengajar tidak pernah terpakai dalam proses pembelajaran. Penyebab tidak terpakainyaLCD proyektor pada pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (Penjas Orkes) di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan ialah tidak adanya alat pendukung yaitu video pembelajarannya. Tujuan Penelitian ini adalah mengembangan video pembelajaran tentang cedera dan penanggulangannya penjas orkes untuk memaksimalkan sarana dan prasarana sekolah yaitu LCD Proyektor. Metode yang digunakan adalah untuk uji validitas mengacu pada Borg dan Gall, dan uji efektifitas menggunakan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwajustifikasi ahli media sebesar sangat valid (dapat digunakan), justifikasi ahli pembelajaran sebesar sangat valid (dapat digunakan), uji coba tahap I kelompok kecil (guru) sangat valid (dapat digunakan) dan (siswa) sangat valid (dapat digunakan), uji coba tahap II kelompok kecil (guru) sangat valid (dapat digunakan) dan (siswa) sangat valid (dapat digunakan), sedangkan uji efektifitas diketahui t-hitung lebih kecil dari t-tabel, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan video cedera dan penanggulangannya dapat meningkatkan hasil belajar. Dengan hasil penelitian tersebut, pengembangan video cedera dan penanggulangannya dapat memaksimalkan sarana dan prasarana LCD proyektor yang tersedia.Kata kunci: Pengembangan, Video Pembelajaran, Sarana dan Prasarana